Filter By Year

1945 2024


Found 1,176 documents
Search l3 BIPA

Pengembangan Bahan Ajar Berbicara untuk Pelajar BIPA Tingkat Pemula Tinggi Jamiatul Asyah; Gatut Susanto; Kusubakti Andajani
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 4: APRIL 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i4.14719

Abstract

Abstract: This research aims to produced speaking teaching materials for BIPA students in novice high level. The development model used is Borg and Gall development model. The result of the development is the teaching material developed have three characteristics, namely the topics in the teaching material according to the needs of BIPA students in novice high level, the speaking material is based on language functions for verbal communication needs, and the level of Indonesian difficulty is adjusted to skills of the BIPA students in novice high level. Based on the validation, it is concluded that the teaching material produced is worthy because it matches the characteristics of BIPA students in novice high level.Abstrak: Tujuan penelitian ini menghasilkan bahan ajar berbicara untuk pelajar BIPA tingkat pemula tinggi. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Borg dan Gall. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memiliki tiga karakteristik, yaitu topik-topik yang terdapat dalam bahan ajar ini sesuai dengan kebutuhan pelajar BIPA tingkat pemula tinggi materi berbicara didasarkan pada fungsi bahasa untuk kebutuhan berkomunikasi lisan, dan tingkat kesulitan bahasa Indonesia yang digunakan disesuaikan dengan tingkat kemahiran pelajar BIPA pemula tinggi. Berdasarkan hasil uji validasi pakar dan praktisi BIPA dapat disimpulkan bahwa bahan ajar yang dihasilkan cukup layak karena sesuai dengan karakteristik pelajar BIPA tingkat pemula tinggi.
Pengembangan Tes Menyimak untuk Pelajar BIPA Tingkat Pemula Diah Ayu Puspitasari; Suyono Suyono; Titik Harsiati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 6: JUNI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i6.14868

Abstract

Abstract: This research and development aims to produce listening test products for entry-level of BIPA students. The test products are packaged in the form of a website that can help carry out tests during a pandemic. To achieve this goal, a development design adapted from the Research Development Research (RDR) model is used. The results of this research and development are in the form of listening test products for beginner level BIPA students that are valid and reliable, reach test takers from various countries, and are equipped with a manual that makes it easy for test users.Abstrak: Tujuan penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan produk tes menyimak untuk pelajar BIPA tingkat pemula. Produk tes tersebut dikemas dalam bentuk website yang dapat membantu pelaksanaan tes di masa pandemi. Untuk mencapai tujuan tersebut, digunakanlah desain pengembangan yang diadaptasi dari model pengembangan Research Development Research (RDR). Hasil penelitian dan pengembangan ini berupa produk tes menyimak untuk pelajar BIPA tingkat pemula yang valid dan reliabel, menjangkau peserta tes dari beragam negara, dan dilengkapi dengan buku panduan yang memudahkan pengguna tes.
A BORDERLAND DISCOURSE ANALYSIS ON ENGLISH LANGUAGE STUDENTS AND GRADUATES TEACHING BIPA Thomas Wahyu Prabowo Mukti
IJIET (International Journal of Indonesian Education and Teaching) Vol 4, No 1 (2020): January 2020
Publisher : Sanata Dharma University Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/ijiet.v4i1.2109

Abstract

Teachers’ identity formation and tension in their working place have been the concern of many researchers and experts. However, the concern focuses only on the novice teachers who teach in the same subject as they are assigned to be. There is no sufficient research on identity tension which is faced specifically. This paper aims to find out the identity tension experienced by English language graduates teaching BIPA (Indonesian as a Foreign Language). This study employed a case study in order to generate a new understanding of this phenomena more deeply. Interview guideline with a semi-structured type of interview became the main instrument in this study. The participants of this study were five active Indonesian as foreign language teachers of Lembaga Bahasa Universitas Sanata Dharma. The study found out that teachers’ situatedness* became the main issue that influences teachers’ identity, compared to teachers’ multifaceted nature and their college. This study shows that, although the participants have been teaching for more than two years, or more, they mostly considered themselves still as English teachers.
PENGENALAN BUDAYA INDONESIA MELALUI NOVEL RANAH 3 WARNA KARYA A. FUADI UNTUK PEMBELAJAR BIPA Izzatu Khoirina; Suyitno Suyitno; Retno Winarni
Proceedings Education and Language International Conference Vol 1, No 1 (2017): Proceedings of Education and Language International Conference
Publisher : Proceedings Education and Language International Conference

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

mengenai ragam budaya Indonesia dalam novel Ranah 3 Warna karya A. Fuadi yang dapat dikenalkan kepada pembelajar BIPA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yang besifat deskriptif. Langkah kerja yang dilakukan adalah melakukan studi pustaka terkait buku-buku sumber dan penelitian-penelitian terdahulu yang mendukung penelitian ini. Langkah selanjutnya, membaca, menganalisis, dan menandai bagian-bagian novel yang menunjukkan unsur-unsur budaya Indonesia dan melakukan analisis dari berbagai sumber. Langkah kerja terakhir adalah menulis hasil penelitian. Penelitian ini menghasilkan suatu konsep mengenai ragam unsur budaya Indonesia yang ada dalam novel Ranah 3 Warna karya A. Fuadi, yangmana ragam unsur budaya dalam novel tersebut dapat digunakan oleh pengajar BIPA sebagai media sekaligus upaya pengenalan macam-macam budaya Indonesia secara tidak langsung. Hasil dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi pengajar BIPA dalam mengajar dan media belajar pembelajar BIPA. Selain itu dapat pula digunakan sebagai referensi peneliti lain yang hendak mengangkat penelitian dengan tema yang sama. Kata kunci: pembelajar BIPA, novel Ranah 3 Warna, pengenalan budaya Indonesia
MAKNA TARI BEDHAYA KETAWANG SEBAGAI UPAYA PENGENALAN BUDAYA JAWA DALAM PEMBELAJARAN BIPA Nurul Hidayah Fitriyani; Andayani Andayani; Sumarlam Sumarlam
Proceedings Education and Language International Conference Vol 1, No 1 (2017): Proceedings of Education and Language International Conference
Publisher : Proceedings Education and Language International Conference

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberlakuan MEA pada Desember 2015 memberi peluang untuk internasionalisasi bahasa Indonesia. Bahasa dan sastra Indonesia berkembang cukup pesat. Sebagai bahasa dengan jumlah penutur paling banyak di kawasan ASEAN, bahasa Indonesia berpeluang menjadi bahasa ASEAN. Dengan demikian, diperlukan upaya pengembangan bahasa Indonesia, salah satunya melalui program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). BIPA merupakan pilar penting dalam kerjasama pembangunan bagi kepentingan Indonesia, seperti mendukung investasi, pembangunan kapasitas, dan kerjasama internasiaonal. Pengajaran BIPA harus memberikan muatan-muatan sosial budaya masyarakat Indonesia. Mengenalkan budaya Jawa dalam bahan ajar BIPA merupakan salah satu upaya yang dirasa tepat mengingat banyak penutur asing yang belajar bahasa Indonesia di Jawa. Jawa memiliki beragam tarian daerah, salah satunya adalah Tari Bedhaya Ketawang. Tari ini merupakan tarian tradisional keraton yang sarat makna dan erat hubungannya dengan upacara adat, sakral, religi, dan pusaka warisan leluhur yang dimiliki raja. Tari Bedhaya Ketawang dapat digunakan sebagai upaya pengenalan budaya Jawa pada pemelajar BIPA. Pengetahuan penutur asing terkait budaya-budaya Indonesia merupakan bekal dalam hidupnya di Indonesia. Dengan demikian, mereka tidak hanya mengetahui bahasa Indonesia, tetapi juga dapat mengaplikasikan dalam kehidupan nyata sesuai dengan kultur masyarakat Indonesia.  Kata Kunci: tari Bedhaya Ketawang, budaya Jawa, BIPA
EKSKURSI SEBAGAI STRATEGI BELAJAR BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING (BIPA) DALAM MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) Ria Dwi Pusita Sari; Sarwiji Suwandi; St. Y. Slamet
Proceedings Education and Language International Conference Vol 1, No 1 (2017): Proceedings of Education and Language International Conference
Publisher : Proceedings Education and Language International Conference

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak globalisasi antara lain  adalah terbentuknya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Arus globalisasi ini senantiasa menuntut kesiapan dan  kedinamisan dalam segala aspek kehidupan. BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) ikut andil dalam pergulatan MEA tersebut. Dibutuhkan strategi khusus untuk mengajar BIPA agar efektif dan bermakna. Salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah strategi ekskursi, yaitu belajar di luar kelas dengan mengunjungi beberapa objek. Jenis ekskursi terdiri dari ekskursi akademika, ekskursi budaya, ekskursi wisata dan  ekskursi sosial. Metode penelitian ini adalah studi pustaka (library research) . Sumber data berupa buku dan jurnal baik nasional maupun internasional. Teknik pengumpulan data dengan cara memperdalam pengetahuan peneliti tentang masalah dan bidang strategi ekskursi. Teknik analisis data menggunakan komparasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil dari kajian pustaka dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya ekskursi sebagai strategi belajar BIPA dapat  memberikan tambahan wawasan bagi pemelajar baik secara kebahasaan, budaya, wisata dan lingkungan sosial, sekaligus melihat langsung bahasa Indonesia di masyarakat Indonesia. Hal ini mendukung  kesiapan bangsa dan bahasa Indonesia dalam berkiprah di MEA.Kata kunci: Ekskursi, Strategi belajar, BIPA, MEA
PEMANFAATAN SASTRA SEBAGAI BAHAN AJAR PENGAJARAN BIPA Teguh Alif Nurhuda; Herman J. Waluyo; Suyitno Suyitno
Proceedings Education and Language International Conference Vol 1, No 1 (2017): Proceedings of Education and Language International Conference
Publisher : Proceedings Education and Language International Conference

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini berkaitan dengan pemilihan bahan ajar dalam pembelajaran BIPA. Pemilihan bahan ajar yang sesuai dapat memengaruhi minat pelajar BIPA. Sastra jelas dapat digunakan sebgai bahan ajar atau materi dalam pembelajaran BIPA. Penelitian ini termasuk jenis penelitian studi literatur dan kualitatif deskritif yaitu mencari referensi teori yang relefan dan selanjutnya menjelaskan temuan dari penelitian. Studi literatur didapat dari pelbagai sumber seperti jurnal, buku dan, pustaka. Hasil dari penelitian ini berkaitan dengan tujuan, materi, dan bahan ajar dalam pembelajaran BIPA. Tujuan pelajar asing belajar BIPA adalah untuk memperlancar berbahasa Indonesia dan mengenal budaya Indonesia dari dekat. Muatan budaya dapat dikaitkan dengan sastra sebagai materi pembelajaran. Materi yang dikembangkan harus dikaitkan  dengan konteks agar bermakna. Pengajaran sastra pada peserta didik BIPA dapat dikaitkan dengan program pengetahuan budaya. Pada pembelajaran sastra di dalam pengajaran BIPA usahakan peserta didik untuk mencoba membuat sebuah karya sastra sendiri dengan kreativitas mereka masing-masing dengan mengambil tema dari Indonesia dan selanjutnya melakukan kegiatan apresiasi pada karya mereka.Kata kunci: sastra, bahan ajar, dan pembelajaran BIPA
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BIPA BERBASIS LINTAS BUDAYA MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUALKOMUNIKATIF Fida Pangesti; Arif Budi Wiranto
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v7i2.1015

Abstract

Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar BIPA berbasis lintas budaya dengan berfokus pada budaya lokal Malang melalui pendekatan kontekstual-komunikatif. Penelitian ini menggunakan desain pengembangan penelitian Borg dan Gall (R D) yang diadaptasi ke dalam enam tahap penelitian: (1) penelitian awal dan pengumpulan informasi, (2) perencanaan, (3) pengembangan format produk awal, (4) uji coba produk, dan (5) revisi produk. Data penelitian ini berupa data numerik dan data verbal (transkrip wawancara, hasil analisis bahan ajar, kuesioner, hasil observasi, dan catatan, komentar, kritik atau saran dari subjek tes).Mengingat data yang diperoleh berupa data numerik dan data verbal, analisis dilakukan dalam bentuk analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini berupa bahan ajar BIPA berbasis lintas budaya tingkat pemula yang menggunakan pendekatan kontekstual-komunikatif. Dalam hal ini budaya yang digunakan sebagai referensi adalah budaya lokal Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor uji coba ahli mencapai 84,2%, rata-rata skor uji coba praktisi mencapai 92%, dan skor uji coba lapangan rata-rata mencapai 95%. Oleh karena itu, buku ini dapat dikategorikan sangat layak untuk diterapkan.Kata Kunci: bahan ajar, bipa, lintas budaya, kontekstual-komunikatif
PEMANFAATAN MEDIA PAPAN CERITA RAKYAT DALAM KETERAMPILAN BERBICARA MAHASISWA BIPA LEVEL 6 Putri Utami Dewi Putri; Khaerunnisa
MATAPENA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 4 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Islam Majapahit (UNIM) Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study intends to describe the benefits of using folklore board media in improving the speaking skills of BIPA students from Thailand. This research method uses a qualitative descriptive method which will produce data in the form of a series of words that will form paragraph by paragraph. The data in this study is the use of folklore board media. Data acquisition is done by direct observation. The source of this research is focused on a series of BIPA learning processes with Thai students. The research subjects were BIPA students who joined the learning program carried out by the author. Data collection is in the form of listening and note-taking techniques. The results showed that the folklore board media provided benefits as a means of introducing Indonesian culture in the sociocultural aspect. The benefits of the folklore board media are as follows: (1) learning is packaged in an attractive and communicative way, (2) students are more active in learning, (3) a means of introducing culture, (4) innovation of new and meaningful teaching materials, (5) making it easier for students in his memory. Keywords: BIPA, Speaking Skills, Media.
PEMANFAATAN BONEKA WAYANG DALAM PEMBELAJARAN BIPA LEVEL 6 GUNA MEMPERKENALKAN TOKOH INDONESIA Nurul Hidayah; Khaerunnisa
MATAPENA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 4 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Islam Majapahit (UNIM) Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the efforts made to introduce the charm, uniqueness and diversity of the Indonesian nation to audiences from various parts of the world is through BIPA teaching by utilizing the use of puppet media, the puppet media itself is used with the main objective of introducing great figures from Indonesia. Indonesian nation. Descriptive qualitative method is the method used by the author in this study. The material provided in the lesson has certainly been adapted to the standard of advanced level learners with BIPA Level VI teaching with the topic of discussion material "Biography of Characters" and using puppet media as a means of delivering material to introduce great figures of the Indonesian nation such as President Soekarno, President Soeharto, KH Ahmad Dahlan, RA Kartini and other great figures. In general, the implementation of BIPA Level VI learning activities using puppet media as a means that can be used to introduce Indonesian figures is quite good, the students are enthusiastic to ask questions about many things related to the biographies of the characters presented. and effective for both teachers and learners. Keywords: Puppets, BIPA, Indonesian figures

Page 36 of 118 | Total Record : 1176