Filter By Year

1945 2024


Found 1,176 documents
Search l3 BIPA

Bahan Ajar Menyimak Teks Eksposisi Berbasis Website untuk Pelajar BIPA Tingkat Madya Yoga Rifqi Azizan; Kusubakti Andajani; Azizatuz Zahro
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 6: JUNI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i6.14893

Abstract

Abstract: The purpose of this research and development is to produce teaching materials to listen to website-based exposition texts for intermediate BIPA students. The teaching materials developed contain the diversity of Indonesian culture which is implemented in various themes. The development research model used was to adapt the Four-D Model. Each eligibility obtains a percentage of the assessment as follows. (1) the feasibility aspect of the presentation obtained a percentage of 71% (2) the aspect of content eligibility obtained a percentage of 77%. (3) then the language feasibility aspect obtained an eligibility percentage of 79%, (4) the website graphic feasibility aspect obtained a 72% percentage, as for the results of the intermediate level BIPA student response questionnaire to the developed teaching materials this obtained a percentage of 100%.Abstrak: Tujuan penelitian dan pengembangan ini menghasilkan bahan ajar menyimak teks eksposisi berbasis website pada pelajar BIPA tingkat madya. Bahan ajar yang dikembangkan memuat keakeragaman budaya Indonesia yang diimplementasikan dalam berbagai tema. Model penelitian pengembangan yang digunakan mengadaptasi Four-D Model. Masing-masing kelayakan memperoleh persentase penilaianan sebagai berikut. (1) aspek kelayakan penyajian memperoleh persentase 71% (2) aspek kelayakan isi memperoleh persentase kelayakan 77%. (3) selanjutnya aspek kelayakan bahasa memperoleh persentase kelayakan 79%, (4) aspek kelayakan kegrafikaan website memperoleh persentase 72%. Adapun untuk hasil angket respon pelajar BIPA tingkat madya terhadap bahan ajar yang dikembangkan ini memperoleh persentase 100%.
Bahan Ajar Keterampilan Berbicara Tingkat Menengah untuk Pembelajaran BIPA Daring Ivena Violensia; Gatut Susanto; Kusubakti Andajani
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 7: JULI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i7.14925

Abstract

Abstract: Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar berbicara BIPA tingkat menengah untuk pembelajaran daring. Prosedur pengembangan menggunakan model ADDIE dengan lima tahapan sebagai berikut. Tahapan tersebut adalah (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasi, dan (5) evaluasi. Hasil produk pengembangan divalidasi oleh ahli materi dan praktisi BIPA. Berdasarkan hasil uji validasi tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar keterampilan berbicara ini layak digunakan untuk pembelajaran BIPA secara daring.Abstrak: This study is aimed to develop online intermediate-level BIPA speaking teaching materials. The development procedure used the ADDIE model with five stages as follows: (1) analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation, and (5) evaluation. The online intermediate-level BIPA speaking teaching materials were validated by BIPA teaching material experts and BIPA practitioners. Based on the results of the validation test, it can be concluded that this speaking skill teaching material is suitable for online BIPA learning.
EVALUATION OF ONLINE LEARNING MATERIALS DEVELOPMENT OF BIPA USING THE CIPP EVALUATION MODEL Mahda Haidar Rahman; Wagiran Wagiran; Subyantoro Subyantoro
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9, No 1 (2022): January 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i1.1864

Abstract

During the pandemic, lectures that were originally conducted face-to-face switched to online, including learning the development of BIPA teaching materials based on the destination country. This change certainly brings several impacts that affect the lecture. Therefore, it is necessary to evaluate learning. The evaluation used is the CIPP evaluation model. The CIPP evaluation model is known as formative evaluation with the aim of making decisions and improving the program. The purpose of this research is to find out how effective the online learning of developing BIPA teaching materials is based on the destination country. This research is an evaluative research that uses a qualitative descriptive approach. The data in this study are primary and secondary data. Data was collected by using interview and questionnaire techniques. Overall aspects of the evaluation of the CIPP model as a result of this study are 1.5% very ineffective, 16.15% ineffective, 55.52% effective and 26.35% very effective. From this percentage, it can be seen that this lecture has been effective, but there needs to be improvements and developments to make it better.
INDONESIAN LEARNING WITH A GENRE-BASED APPROACH FOR BIPA STUDENTS AT SOUSSE UNIVERSITY, TUNISIA Idris, As Rakhmad
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bahasa.v3i2.108

Abstract

This study seeks to explore the stages of BIPA learning at Sousse University, Tunisia, which uses a genre-based approach. The design of this study is qualitative and is described descriptively. Indonesian language skills including writing skills are the focus of this research. This study uses observation data, worksheets, and questionnaire results. Based on the results of the analysis conducted, it was found that there was an increase in learner skills. Also found obstacles faced by teachers as a form of evaluation for the sending of teaching staff in the following year. Lack of teaching staff and time allocation are problems of text-based learning that requires repetition and focus on the learner. The research also found that the genre-based approach was very effective to be used in the classroom and filled with a small number of students. This research is expected to be a proposal for policies for the management of BIPA learning abroad.AbstrakPenelitian ini berupaya mengeksplorasi tahapan pembelajaran BIPA di Universitas Sousse, Tunisia, yang menggunakan genre-based approach. Desain penelitian ini bersifat kualitatif dan dipaparkan secara deskriptif. Keterampilan berbahasa Indonesia termasuk di dalamnya keterampilan menulis menjadi fokus penelitian ini. Kajian ini menggunakan data amatan, lembar kerja, dan hasil kuesioner. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, ditemukan peningkatan keterampilan pemelajar. Ditemukan juga kendala yang dihadapi pengajar sebagai bentuk evaluasi bagi pengiriman tenaga pengajar di tahun berikutnya. Kekurangan tenaga pengajar dan alokasi waktu merupakan problematika pembelajaran berbasis teks yang membutuhkan pengulangan dan fokus pada pemelajar. Penelitian ini juga menemukan bahwa pendekatan genre-based sangat efektif digunakan di kelas dalam dan diisi jumlah pemelajar yang tidak banyak. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi usulan bagi kebijakan bagi pengelolaan pembelajaran BIPA di luar negeri.
RANCANGAN KAMUS IDIOM BAHASA INDONESIA BERBASIS ANDROID BAGI PEMBELAJAR BIPA Melati, Sofylia
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 34, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v34i1.10918

Abstract

BIPA learners during this experience many difficulties when learning Indonesian. One such obstacle is the understanding of the idiom premises. This idiom comprehension problem occurs because the idiom seldom or even not found in the language in other countries. In order to make a foreign learners understand the specific vocabulary and idioms, teachers usually use the image as a tool. Based on these problems, the researchers had the idea to develop a product in the form of Indonesian idiom dictionary to resolve the issue. Dictionaries are designed an android-based monolingual dictionary idiom that contains the terms of its practicality.
PENERAPAN MEDIA GAMBAR DALAM PEMBELAJARAN MENULIS DESKRIPSI DI KELAS MULTI-LEVEL BIPA Prima Vidya Asteria
Kode : Jurnal Bahasa Vol 8, No 2 (2019): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.936 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v8i2.13939

Abstract

Penghambat utamakegiatan pembelajaran Kelas Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Universitas Negeri Surabaya adalah perbedaan kemampuan berbahasa indonesia antar individu. Mahasiswa dengan tingkat kemampuan berbahasa dari level pemula, sampai tingkat mahir melaksanakan kegiatan pembelajaran dalam kelas bersama disebut “Multi-level Classroom”.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses dan hasil Penerapan Media Gambar dalam Pembelajaran Menulis Deskripsi di Kelas Multi-Level BIPA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa di kelas BIPA Unesa pada Tahun Akademik 2018/2019. Data berupa hasil observasi, hasil respons mahasiswa, hasil tes kompetensi menulis deskripsi, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan proses Penerapan Media Gambar dalam Pembelajaran Menulis Deskripsi di Kelas Multi-level BIPA dipengaruhi oleh (1) pemilihan tema pembelajaran; (2) kemampuan dan karakter belajar mahasiswa; (3) penentuan target capaiankompetensi; (4) penyesuaian strategi pembelajaran; (5) pengondisian suasana pembelajaran; dan (6) evaluasi berbasis pengalaman mahasiswa. Hasil penilaian kompetensi menulis deskripsi menunjukkan bahwa persentase Ketuntasan Klasikal untuk mahasiswa BIPA mencapai 100%. Selanjutnya nilai KKM untuk mahasiswa BIPA dengan tingkat kemampuan menulis mahir 83.75. Sedangkan nilai KKM untuk mahasiswa BIPA dengan tingkat kemampuan menulis menengah adalah 71.25, dan nilai KKM untuk mahasiswa BIPA dengan tingkat kemampuan menulis pemula adalah 67.5. Kata kunci: Kelas multi-level, BIPA, menulis deskripsi, media gambar.
Leksikon Nama Binatang Dalam Peribahasa Indonesia dan Relevansinya Bagi Pengetahuan Kosakata Pemelajar BIPA A1 Sudaryanto Sudaryanto; Suroso Suroso; Nurhadi Nurhadi
Kode : Jurnal Bahasa Vol 10, No 2 (2021): Kode: Edisi Juni 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.649 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v10i2.25985

Abstract

Indonesia memiliki kekayaan berupa bahasa dan sastra Indonesia yang berharga nilainya, salah satunya adalah peribahasa Indonesia. Peribahasa Indonesia merupakan ungkapan atau kalimat ringkas padat berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku masyarakat Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan leksikon atau kosakata nama binatang dalam peribahasa Indonesia dan relevansinya bagi pengetahuan kosakata pemelajar bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA) tingkat A1 atau prapemula. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data yang dianalisis dalam penelitian ini meliputi data kebahasaan (peribahasa) dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) V dan buku ajar BIPA Sahabatku Indonesia Tingkat A1 terbitan Badan Bahasa pada tahun 2006. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat leksikon nama-nama binatang dalam peribahasa Indonesia, seperti kucing, anjing, kerbau, kambing, nyamuk, gajah, rusa, semut, kutu, dan kumbang. Dengan membaca peribahasa Indonesia yang di dalamnya terdapat nama binatang, pemelajar BIPA tingkat A1 dapat memiliki dan menambah pengetahuan kompetensi bahasa berupa kosakata yang berhubungan dengan nama binatang.Kata Kunci: leksikon, nama binatang, peribahasa Indonesia, kosakata, pemelajar BIPA
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BIPA BERMUATAN BUDAYA SUMATERA UTARA BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL BAGI TINGKAT PEMULA Diah Eka Sari; Khairil Ansari
Kode : Jurnal Bahasa Vol 10, No 1 (2021): Kode: Edisi Maret 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.329 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v10i1.23963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media bahan ajar yang menarik dan relevan untuk pembelajaran BIPA khususnya pada tingkatan pemula (A1 dan A2) di Universitas Negeri Medan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian pengembangan atau research and development (R&D) dengan model Four-D (4-D). Tahapan pelaksanaannya terdiri empat langkah, yang terdiri atas define (pendefenisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan desiminate (destiminasi/penyebaran). Instrumen pengumpulan data pada penelitian pengembangan ini adalah angket (kuisioner) guna memperoleh validitas. Sedangkan instrumen penelitian yang dikembangkan untuk menilai media audio visual yang telah disusun adalah dengan menggunakan lembar validasi. Prototipe produk dikembangkan berdasarkan aspek materi, bahasa, penyajian, dan tampilan. Prototipe pengembangan media pembelajaran BIPA dinilai berdasarkan aspek materi dan media oleh dosen ahli materi dan media. Berdasarkan hasil angket yang telah disebarkan ke empat kelas BIPA dengan total 65 orang mahasiswa, maka data hasil yang diperoleh data 68% pemelajar BIPA memilih menggunakan bahan ajar berbasis audiovisual sebagai media ajar yang paling menarik. Namun, pada tahap penyebaran dan ujicoba produk bahan ajar BIPA bermuatan budaya Sumatera Utara berada pada kategori baik, karena mencapai angka keberhasilan 59%, sehingga dapat disimpulkan bahwa perlu dilaksanakannya proses revisi ulang media ajar untuk memenuhi tingkat kevalidan dari produk yang telah dihasilkan. Oleh sebab itu, dalam mengembangkan media ini menjadi lebih baik lagi, dosen ahli tetap memberikan masukan guna perbaikan produk. Berdasarkan hasil perbaikan tersebutlah, maka dapat dikatakan bahwa pengembangan bahan ajar BIPA bermuatan budaya Sumatera Utara dengan berbantuan media audiovisual telah memenuhi kelayakan.Kata Kunci: BIPA, Pengembangan, media audio visual, tingkat pemula, budaya Sumatera Utara
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING (BIPA) MELALUI PERMAINAN SOSIODRAMA DI SANGGAR KAMPUNG INDONESIA TULUNGAGUNG mohamad jazeri jazeri; Mokh Mukhlas; Oktavia Winda Lestari; Siti Kameelah Kareng
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v8i2.11547

Abstract

AbstrakArtikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan sosiodrama dalam pembelajaran BIPA di Sanggar Kampung Indonesia, Tulungagung yang meliputi pelaksanaan sosiodrama, keterampilan berbahasa, dan nilai-nilai yang diajarkan. Data diperoleh dari kegiatan pembelajaran BIPA dengan menggunakan metode sosiodrama di Sanggar Kampung Indonesia, Tulungagung. Data tersebut dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi digunakan untuk mendapatkan data pelaksanaan bermain sosiodrama. Wawancara digunakan untuk mengetatahui keterampilan dan nilai-nilai yang diajarkan melalui permainan sosiodrama. Kedua teknik tersebut dilengkapi dengan dokumen naskah sosiodrama yang diperankan oleh mahasiswa. Data  dianalisis dengan model interaktif yang diadaptasi dari Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan simpulan akhir. Hasil analisis data menemukan bahwa dalam pelaksanaan sosiodrama, seluruh karakter diperankan oleh mahasiswa BIPA. Permainan sosiodrama tersebut bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara sesuai dengan konteks sosial budaya yang meliputi keterampilan mengungkapkan perasaan suka, tidaksuka, bahagia, sedih, dan kecewa. Nilai-nilai yang diajarkan melalui sosiodrama meliputi nilai budaya dan nilai religious. Kata Kunci: Sosiodrama, keterampilan berbahasa, BIPA, nilai budaya, nilai                   religiousAbstractThis artikel aims to describe the implementation of playing sociodrama, language skills, and values taught through playing sociodrama in teaching Indonesian for Foreign Speakers (BIPA) at Sanggar Kampung Indonesia, Tulungagung. The data were collected through technique of observation, interview, and documentation.   The data were analyzed by interactive model adopted from Miles and Huberman, consisted of collecting data, reducing data, displaying data, verifying data, and drawing conclusion. The data analysis revealed some findings as follow: (1) students were divided into four groups and each group played as actors of sociodrama, (2) sociodrama aimed to improve language skills such as expressing like and dislike, happiness, sadness, and disappointed, (3) sociodrama taught cultural values, pragmatics values, and religious values. Keywords: Sociodrama, language skills, BIPA, culture value, religious value
Pengaruh Pandemi Covid-19 dalam Proses Pembelajaran BIPA di Universitas Negeri Surabaya Abrian, Rizky Abrian; Sulistiawati, Afwin
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: SEMINAR NASIONAL LALONGET II
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines how the impact of the emergence of the Covid-19 Pandemic on the BIPA (Bahasa Indonesia Penutur Asing) learning process at the State University of Surabaya. The formulation of the problem in this study is (1) How is the influence of the Covid-19 pandemic on the learning conditions of BIPA at the State University of Surabaya? (2) How are the efforts of the State University of Surabaya in overcoming obstacles in BIPA learning due to the Covid-19 pandemic? The method used in this research is to conduct interviews by conducting a survey of BIPA teachers and stakeholders in State University of Surabaya especially BIPA program. The results obtained, there are new problems from the Covid-19 pandemic, limited mobility, and activities in the learning process, plus students who cannot come to the country where they study. On the other hand, the university is looking for a solution by adjusting the learning process using an innovative online learning process to deal with students who cannot come to Indonesia due to the Covid-19 pandemic.

Page 40 of 118 | Total Record : 1176