Filter By Year

1945 2024


Found 57 documents
Search PERPUSTAKAAN DAN MASYARAKAT INFORMASI

Peran Perpustakaan Digital dalam Melayani Masyarakat Informasi Abdurokhim, Muhamad; Masruri, Anis
Al-Ma mun Jurnal Kajian Kepustakawanan dan Informasi Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jkki.v6i1.10446

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah mengubah paradigma gaya hidup Masyarakat dari time series menjadi real time, hal ini menciptakan fenomena yang disebut masyarakat informasi. Masyarakat informasi ditandai oleh tingginya kebutuhan akan informasi dan kemampuan menggunakan teknologi informasi telah menjadi hal yang wajar dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini bertujuan untuk menyoroti pentingnya peran perpustakaan digital dalam melayani Masyarakat informasi. Pada Penelitian ini, metode yang digunakan menggunakan studi kepustakaan (library research). Library research melibatkan sejumlah literatur dan sumber data sekunder lainnya yang berkaitan dengan peran perpustakaan digital dalam melayani Masyarakat informasi. Hasil penelitian ini mengatakan bahwa terdapat tiga peran utama perpustakaan digital dalam melayani Masyarakat informasi diantaranya, 1) penyedia akses terhadap informasi global, 2) penghubung antara informasi dan Masyarakat informasi, 3) kemudahan akses terhadap informasi. Dengan di dukung teknologi yang canggih, perpustakaan digital dapat mengatasi kendala yang disebabkan oleh faktor geografis yang aksesnya tidak dibatasi oleh ruang dan waktu, artinya Perpustakaan digital dapat diakses dari manapun dan kapanpun
Strategi Pemberdayaan Layanan Referensi untuk Meningkatkan Akses Informasi Masyarakat di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat Maulana, Muhamad Luthfi; Alfarez, Muhammad; Izza, Nafisah Nurul; Rahmah, Elva
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kapasitas, memperluas jangkauan, dan memastikan informasi yang diberikan dapat diakses dengan mudah dan efektif oleh masyarakat pada layanan referensi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dan Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur/ studi pustaka. Hasil penelitian ini adalah Layanan referensi di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat sangat penting dalam menyediakan informasi yang akurat dan relevan bagi masyarakat. Meskipun ada tantangan terkait infrastruktur dan pengetahuan masyarakat, pemberdayaan pustakawan dan pengembangan layanan digital dapat meningkatkan akses informasi. Untuk meningkatkan efektivitas layanan referensi, diperlukan peningkatan fasilitas, manajemen yang baik, serta pengelolaan dana yang tepat. Sosialisasi yang lebih luas juga penting agar masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini secara optimal. Dengan langkah-langkah tersebut, layanan referensi dapat mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pembangunan daerah.
Iptek berbasis masyarakat melalui program JIBAS (jaringan informasi bersama antar sekolah) dalam pengelolaan perpustakaan sekolah Putri Rosyadi, Alfiani Athma; Kusumawardana, Adi Slamet
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v4i2.9314

Abstract

Library is one of the learning resources that can be used by students to find the information needed. However, based on the result of observations obtained the fact that students are not attracted to the library because they have difficulty in finding the book they are looking for. This is because the management of books in the school still uses manual book data collection. Based on these problems, IT-based library management is one of the solutions offered. JIBAS is a network of school information systems that are integrated into assisting school management. One application that is available at JIBAS is SIMTAKA which is an application that helps schools manage data and library activities. The activity was started with the JIBAS program training by the Community Service Team. After the training, the activity continued with mentoring activities. This assistance was carried out in schools by testing the use of the JIBAS program in library management. The next activity is the implementation of the JIBAS program where partners have used the program in three months. The last activity is the reflection. In this activity, there is an exchange of information and experience during library management using the JIBAS program for three months. Suggestions for the next activity can be developed JIBAS for school finance and management.
Peran pustakawan Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu dalam meningkatkan literasi informasi masyarakat Hamidah, Dinda Tri; Silvana R, Tine; Lusiana, Elnovani
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 8 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i8.412

Abstract

Kemampuan literasi saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat umum untuk mewujudkan masyarakat yang literat. Hal ini dapat meningkatkan tingkat budaya literasi di indonesia, khususnya pada masyarakat Indramayu yang tergolong masih rendah. Permasalahan tersebut harus diperhatikan oleh pustakawan seorang yang berprofesi, sebagai seorang pengelola informasi. Ketika budaya literasi terus meningkat, maka bangsa ini akan semakin maju. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pustakawan pustakawan Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu dalam meningkatkan literasi informasi masyarakat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu dengan cara menganalisis data yang berhasil dikumpulkan lalu dianalisis sesuai dengan penelitian deskriptif. Adapun hasil penelitian ini yaitu Perpustakaan memiliki peran yang sangat penting, dalam menciptakan masyarakat yang melek akan suatu informasi dan peran itu dilaksanakan oleh pustakawan. Pustakawan sendiri memiliki kontribusi yang sangat besar, untuk membentuk masyarakat yang melek akan informasi yang berpikir kritis dan menjadi pembelajar seumur hidupnya.
DIGITALISASI PENGEMASAN ULANG INFORMASI KOLEKSI BUDAYA MINANGKABAU OLEH DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN PROVINSI SUMATERA BARAT: UPAYA MENINGKATKAN LITERASI BUDAYA MASYARAKAT Putri, Sasmita Hanifah; fadli, muhammad; Putri, Afifah Admi
Jurnal Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan (JIPKA) Vol 4, No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Jurnal Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan (JIPKA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jipka.v4i2.94902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya digitalisasi pengemasan ulang informasi terhadap koleksi budaya Minangkabau yang dilakukan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat sebagai langkah strategis dalam meningkatkan literasi budaya masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kemas ulang informasi yang telah dilakukan meliputi direktori, jurnal, tambo, dan media cetak lainnya, yang bertujuan memudahkan akses informasi budaya Minangkabau secara sistematis. Namun, belum seluruh produk informasi tersebut terdigitalisasi, sehingga akses masyarakat masih terbatas. Oleh karena itu, digitalisasi dipandang sebagai langkah penting untuk memperluas jangkauan, meningkatkan efisiensi pencarian informasi, serta memperkuat pemahaman dan pelestarian budaya lokal. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi kemas ulang informasi dan digitalisasi koleksi budaya dapat mendorong peningkatan literasi budaya dan informasi masyarakat secara lebih inklusif dan berkelanjutan. Kata kunci: Digitalisasi, Kemas Ulang Informasi, Budaya Minangkabau, Literasi Budaya, Perpustakaan
Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Layanan Informasi Terseleksi Perpustakaan Desa dengan Participatory Rural Appraisal (PRA) Indriyanti, Maretha; Ahwan, Muh Ahlis
Daluang: Journal of Library and Information Science Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/daluang.v1i2.2021.8008

Abstract

Purpose. This study aims to show that selected information services (information dissemination) of village libraries can improve the prosperity of residents in the Wonosalam District Demak Regency.Methodology. the approach used in this study is Participatory Rural Appraisal (PRA), an action of three stages (preparation, implementation, and evaluation). PRA was carried out collaboratively by the village library, sub-district officials, and cadres of PKK (a group of women concerned about family well-being) in a frame of community service activity.Discussion. This study shows that there is potential for PKK-assisted residents to develop their talents and interests through selected information services from the village library. The PKK assisted residents and librarians carried out this activity to access and find appropriate sources of information from various media and train new entrepreneurship skills. This collaborative activity turned out to grow the residents of Wonosalam District, Demak Regency's skills and create an entrepreneurship view for their prosperity.Conclusion. the selected information service has made PKK assisted residents aware that the village library can open new information and insights and create user experiences for their lives. It gradually changes the residents' mindset and makes their families and surrounding communities able to be prosperous.
Optimalisasi fungsi perpustakaan sekolah sebagai pusat informasi kesehatan bagi siswa: Pengalaman pengabdian masyarakat di SD Kristen Kota Kendari La Ode Liaumin Azim; Akifah Akifah; Agnes Mersatika Hartoyo
Tintamas: Jurnal Pengabdian Indonesia Emas Vol. 2 No. 3 (2025): Tintamas: Jurnal Pengabdian Indonesia Emas
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/tintamas.v2i3.2572

Abstract

The library's function as a health information center has not been fully utilized in many schools. This results in students' lack of understanding of the importance of easily accessible health information through the library. This community service program aims to optimize the library at SD Kristen Kota Kendari as a health information center for students. In this effort, the library was revitalized through improvements to the room layout, grouping book collections by theme, and the development of a health literacy corner. In addition, health education was provided to students through group reading activities and discussions on topics such as personal hygiene, the importance of handwashing, and healthy eating. Students' knowledge was assessed before and after the health education using a structured questionnaire. The results showed a significant increase in students' understanding. Most students who initially had poor knowledge moved to a better knowledge category after the education. The revitalization of the library and health literacy activities proved effective in increasing students' interest in reading and their understanding of the importance of clean, healthy living behaviors.
Efektivitas Pemanfaatan Instagram oleh Pustakawan dalam Meningkatkan Literasi Informasi Masyarakat di Perpustakaan Umum Kabupaten Solok Gita Tria Afnella; Marlini Marlini; Gustina Erlianti
TSAQOFAH Vol 6 No 2 (2026): TSAQOFAH: Jurnal Penelitian Guru Indonesia
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v6i2.8566

Abstract

Librarians’ use of Instagram has the potential to enhance community information literacy, yet its effectiveness in the context of regional public libraries has not been widely examined empirically. This study aimed to determine the effectiveness of librarians’ use of Instagram in improving community information literacy at the Solok Regency Public Library. A quantitative approach with an explanatory research design was employed, with the population consisting of community members who follow the Instagram account of the Solok Regency Public Library and a sample selected using purposive sampling. Data were collected using a closed Likert-scale questionnaire measuring librarians’ use of Instagram and the level of community information literacy, and were then analysed using descriptive and inferential statistics through simple linear regression. The results showed that librarians’ use of Instagram was in the good category and had a significant effect on community information literacy, as reflected in the increased ability of community members to identify their information needs and to search for, evaluate, and use information effectively. These findings affirm that improving the quality of content, interactivity, and consistency in managing the library’s Instagram account constitutes an effective strategy for strengthening community information literacy. This study provides practical implications for public libraries in optimising the use of social media as a means of enhancing information literacy and user education services.
PERPUSTAKAAN DAN MASYARAKAT INFORMASI I Gusti Ayu Ketut Yuni Masriastri
AL Maktabah Vol 3, No 2 (2018): DESEMBER
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v3i2.1373

Abstract

Perpustakaan sebagai salah satu lembaga/institusi yang merupakan salah satu wahana information resourch:knowledge resourch yang keberadaannya diharapkan mampu  membantu pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bang- sa. Semua  kegiatan  yang dilakukan  selalu mengandung unsur/nilai pembelajaran, pengembangan ilmu pengeta- huan dan teknologi, budaya  maupun penunjang pendidikan. Sebagai based of learning keberadaannya senantiasa diharapkan untuk dapat memenuhi  harapan masyarakat  dalam memperoleh informasi atau data yang dibutuhkan. Perpustakaan sebagai pusat Sumber Informasi menjadi tulang punggung  gerak majunya  suatu institusi terutama  di bidang pendidikan, dimana  tuntutan  untuk adaptasi  terhadap perkembangan informasi sangat tinggi. Hal ini dikar- enakan  pengguna dominan  di kalangan  akademisi  yang mempunyai kebutuhan informasi sangat  tinggi sehingga perpustakaan harus berupaya mengembangkan diri untuk memenuhi  kebutuhan pengguna. Perpustakaan sebagai lembaga yang berorientasi melayani masyarakat  penggunannya harus tanggap dengan perubahan zaman jika tidak ingin ditinggalkan. Masyarakat informasi merupakan keadaan masyarakat  ketika produksi, distribusi, dan manipu- lasi suatu informasi menjadi  kegiatan utama.  Jadi,  dapat  dikatakan  bahwa  pengolahan informasi adalah  inti dari kegiatan. Pada intinya masyarakat  informasi  adalah  suatu kondisi masyarakat  yang menjadi focus utama ketika se- gala sesuatunya berhubungan dengan  informasi. Melihat fenomena seperti tersebut maka pengelola perpustakaan harus  tanggap  dan  mengembangkan perpustakaan ke arah  perpustakaan digital agar bisa memenuhi  kebutuhan masyarakat  akan informasi dan tidak ditinggalkan  oleh masyarakat.
Perpustakaan Desa Lestari Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Masyarakat Desa Bukit Peninjauan II Lailatus Sa'diyah; M. Furqon Adli
AL Maktabah Vol 9, No 1 (2024): JUNI
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v9i1.2733

Abstract

Keberadaan perpustakaan di tengah masyarakat akan membawa dampak pada perubahan kehidupan masyarakat. Perpustakaan sebagai sumber pengetahuan terseleksi dengan perkembangan sumber daya dan akses terhadap berbagai sumber informasi di era pengetahuan telah memberi penekanan pada kesadaran individu untuk pembelajaran seumur hidup. Pemerintah sudah memfasilitasi dan mengakselerasi penyelenggaraan perpustakaan umum dari tingkat nasional sampai tingkat desa. Perpustakaan Lestari Desa Bukit Peninjauan II Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu sudah ada sejak tahun 2011 tetpi belum dikelola dengan pemerintah desa karena bangunan yang masih menyatu dengan posyandu hingga akhirnya pada tahun 2017 pemerintah desa menaruh perhatian lebih terhadap perpustakaan. Di tahun 2017 Perpustakaan Lestari dikelola dengan pemerintah desa serta pengelola perpustakaan dan mempunyai gedung sendiri. Perpustakaan Lestari pada tahun 2018 mendapatkan juara II (dua) perpustakaan desa terbaik pada lomba tingkat provinsi, pada tahun 2019 memperoleh juara I (satu) pada tingkat provinsi sehingga diutus ke tingkat nasional dan memperoleh juara III (tiga) perpustakaan desa terbaik tingkat nasional. Perpustakaan Lestari berada di tengah-tengah pusat desa Bukit Peninjauan II. Masyarakat telah memanfaatkan perpustakaan tersebut dengan koleksi yang ada, Perpustakaan Lestari kerap melakukan kegiatan bimbingan belajar terhadap anak-anak serta pelatihan ke lansia maupun lapisan masyarakat lainnya. Keterbatasan pengetahuan petugas perpustakaan hal itu membuat pengelolaan perpustakaan belum berjalan dengan maksimal. Pentingnya perpustakaandalam meningkatkan pengetahuan masyarakat merupakan pekerjaan rumah yang digalakkan oleh pemerintah untuk meningkatkan minat baca sehingga esensi dari kehadiran perpustakaan desa benar-benar dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat. Perpustakaan desa seharusnya berperan untuk memenuhi kebutuhan informasi masyarakatnya.

Page 5 of 6 | Total Record : 57