p-Index From 2021 - 2026
9.583
P-Index
This Author published in this journals
All Journal AL-MAKTABAH Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Jurnal Adabiya Buletin Perpustakaan JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) KOMUNIKA Warta Perpustakaan Pusat Undip JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman Thaqafiyyat : Jurnal Bahasa, Peradaban dan Informasi Islam Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Al-Kuttab : Jurnal Kajian Perpustakaan, informasi dan kearsipan Unilib: Jurnal Perpustakaan Fihris: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi JURNAL ILMU PERPUSTAKAN (JIPER) Tik Ilmeu : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Informatio: Journal of Library and Information Science Daluang: Journal of Library and Information Science JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan Literatify : Trends in Library Development International Journal Software Engineering and Computer Science (IJSECS) Baitul Ulum: jurnal Ilmu Perpustakaan CITIZEN: Jurnal Ilmiah Mulitidisiplin Indonesia KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Al-Ma`mun: Jurnal Kajian Kepustakawanan dan Informasi Jurnal Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan (JIPKA) Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) Media Informasi Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Inkunabula: Journal of Library Science and Islamic Information Libraria: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Pustakaloka: Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Tadwin: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Educaniora: Journal of Education and Humanities Jurnal Teknologi Informasi Indonesia Maktabatuna: Jurnal Kajian Kepustakawanan Indonesian Journal of Library and Information Science (IJLIS) Librarium: Library and information science journal Library Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN KOMPETENSI DAN PENDIDIKAN BERKELANJUTAN PUSTAKAWAN PTAIN: STUDI KASUS DI PERPUSTAKAAN UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA Masruri, Anis; Kuntoro, Sodiq A.; Arikunto, Suharsimi
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Vol 4, No 1 (2016): Juni
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.685 KB) | DOI: 10.21831/jppfa.v4i1.9818

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkapkan pengembangan kompetensi dan pendidikan berkelanjutan pustakawan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menurut persepsi pustakawan, pimpinan, dan pengguna perpustakaan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) kompetensi pustakawan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang perlu dikembangkan terbagi menjadi enam bidang, yaitu: kompetensi manajerial, kompetensi pengelolaan informasi, kompetensi kependidikan, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi pengembangan profesi; (2) pendidikan berkelanjutan bagi pustakawan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dilakukan melalui pendidikan nonformal berbentuk pelatihan dengan mengacu pada prinsip pendidikan orang dewasa (andragogi). Adapun materi yang perlu dipelajari dalam kegiatan pelatihan oleh pustakawan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta meliputi kajian minat dan kebutuhan informasi, seleksi bahan pustaka, pengadaan bahan pustaka, organisasi dan analisis informasi, manajemen perpustakaan, pelayanan informasi, literasi informasi, teknologi informasi, pengembangan kepribadian, dan keterampilan interpersonal.Kata kunci: kompetensi pustakawan, pendidikan berkelanjutan THE DEVELOPMENT OF ADVANCED EDUCATION AND COMPETENCY FOR THE LIBRARIANS OF ISLAMIC STATE UNIVERSITY: A CASE STUDY IN THE LIBRARY OF SUNAN KALIJAGA STATE ISLAMIC UNIVERSITY YOGYAKARTAAbstractThe study was to reveal the development of advanced education and competency for the librarians of Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta according to the perception of the librarians, the leaders and the users. The method that the researchers employed was a qualitative method by means of case study approach and the study was conducted in the Library of Sunan Kalijaga State Islamic University. The results of the study were as follows: (1) The competencies for the librarians of Sunan Kalijaga State Islamic Universities that should be developed were divided into six domains namely: managerial competency, information-processing competency, education competency, personality competency, social competency and professional development competency; and (2) The advanced education for the librarians of Sunan Kalijaga State Islamic University should be conducted through a non-formal education in the form of training programs by referring to the principles of andragogy (education for the adult people). However, the materials that should be studied by the librarians of Sunan Kalijaga State Islamic University in the training activities included the interest and information needs analysis, the literary material selection, the literary material procurement, the information organization and analysis, the library management, the information service, the information literacy, the information technology the personality development and the interpersonal skills.Keywords: librarians’ competency, advanced education
PERILAKU MAHASISWA ILMU PERPUSTAKAAN UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA DALAM MENYIKAPI HOAKS DI MEDIA SOSIAL Silmi Afkarina Hanum; Anis Masruri
Fihris: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 16, No 1 (2021): JUNE
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, UIN Sunan Kalijaga Yogyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/fhrs.2021.161.60-79

Abstract

This study aims to determine the behavioral stages of students in responding to hoaxes, which are increasingly rampant due to the easy access to information that is widely available on social media so that there is no information filtering system when information is disseminated on social media. Social media is a virtual social place between individuals, to share information with each other. The subjects of this study were students major of library science, faculty of civil and cultural science State Islamic University of Sunan Kalijaga Yogyakarta. The Major of Library Science has contributed to the development of information literacy in Indonesia. Information literacy consists of searching, analyzing and finding the information needed. This research uses descriptive qualitative research methods. Techniques for determining informants using purposive sampling or non-random techniques. There are 16 students of the Library Science study program who are included in the category of research informants. The research method was carried out by interview and documentation. Researchers gave several questions to informants regarding information and hoaxes circulating on social media. Then the informants analyzed the information on social media, and distinguished valid and hoax information. The results showed that the behavioral stages of Library Science students at UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta in responding to hoax information on social media were 1. Students searched for news on social media, 2. Students looked at posted news accounts / sources, 3. Students paid attention to synchronization of titles and contents. news, 4. Students check the validity of the news by means of; a. see the comments column, b. double check, and c. crosscheck.
Asal-usul Dewey Decimal Classification: melacak pemikiran Melvil Dewey dalam organisasi pengetahuan Anis Masruri; Khusnul Khotimah
Al Maktabah Vol 16, No 1 (2017)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.484 KB) | DOI: 10.15408/almaktabah.v16i1.8091

Abstract

The library material needs to be classified according to the content or subject to be easily recoveredwhen searched by library users. To classify the library materials required a classificationguideline. The most popular and widely used Classification Guidelines are Dewey DecimalClassification (DDC). This DDC was created by Melvil Dewey. In fact, Melvil Dewey is not theabsolute inventor of DDC, because he was influenced by previous scientists, such as S.F. Bacon,William Torrey Haris, William Phipps Blake, Schwartz and Hegel’s philosophy. Nevertheless,Melvil Dewey is considered to have a very important role so known as the Father of ModernLibrarianship. This paper reveals the origin of Dewey Decimal Classification (DDC) and theprocess of making it.
PENERAPAN INFORMATION RETRIEVAL PADA SEARCH ENGINE NURAINI AHMAD; ARIENDA ADDIS PRASETYO; ANIS MASRURI
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.886 KB)

Abstract

Information retrieval (information retrieval), while it has been applied in various fields of human life. Library, museum, document management, knowledge management, collection management, records management has been known before the web search engines (search engine website, often referred to as search engines only) applied. The Web as a medium that would later appear, it requires also a model retrieval system of its own. Before the use of a search engine website that is known at this time, experts of the library has been trying to apply the principles of categorization and classification as they arrange the collection of the library. However, it turns out that the website has its own characteristics, so the model that they develop quickly outdated. The Website has the properties of fast-changing and temporary. In this paper, the authors discuss how the implementation of information retrieval in search engines. The results showed that search engines continue to evolve to provide information that is relevant to the development of the evaluation process, improving the ability, update data, continue to adapt to users ' needs, improve the ability of the performance of the device, and try to solve the problem encountered. ABSTRAKInformation retrieval (temu kembali informasi), saat ini telah diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan manusia. Perpustakaan, museum, manajemen dokumen, manajemen pengetahuan, manajemen koleksi, manajemen arsip telah dikenal sebelum web search engine (mesin pencari website, sering disebut dengan search engine saja) diterapkan. Web sebagai media yang belakangan muncul, membutuhkan pula model sistem temu kembali tersendiri. Sebelum digunakannya mesin pencari website yang dikenal saat ini, para ahli perpustakaan telah mencoba menerapkan prinsip-prinsip kategorisasi dan klasifikasi sebagaimana mereka mengatur koleksi perpustakaan. Namun, ternyata website mempunyai karakteristik sendiri, sehingga model yang mereka kembangkan dengan cepat ketinggalan zaman. Website mempunyai sifat cepat berubah dan sementara. Dalam tulisan ini, penulis mendiskusikan bagaimana penerapan information retrieval pada search engine. Hasil penelitian menunjukkan bahwa search engine terus berkembang untuk menyediakan informasi yang relevan dengan pengembangan proses evaluasi, meningkatkan kemampuan, memperbarui data, terus beradaptasi dengan kebutuhan pengguna, meningkatkan kemampuan kinerja perangkat, dan berusaha menyelesaikan masalah yang dihadapi.
MAKTABAH SYUMILA NU FIHA DAN MAKTABAH SYAMILAH: DIGITAL TRANSFORMATION AND CONTESTATION IN PESANTREN Kardi Kardi; Al Makin; Anis Masruri
Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Vol 25 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.688 KB) | DOI: 10.32332/akademika.v25i2.3047

Abstract

This article aims to describe the Pesantren’s response to the use of digital applications of classical books as open sources of education. Starting from the phenomenon of using al-maktabah sya> milah software in Pesantren Salaf (traditional Islamic boarding schools) where they have a scientific tradition of using printed Kitab Kuning (Islamic classical books) for quite a long time. The presence of a digital media transformation called al-maktabah sya>milah is an alternative for searching information on classical books in Pesantrens. Then, this article questions on the emergence of al-maktabah syu> mila NU fi>ha software at the Pesantren Assalafiyyah, Mlangi, Sleman, Yogyakarta in response to the presence of al-maktabah sya>milah. Syu>mila NU containing digital books by mu'tabar ulama taught in Pesantren Salaf, while Syamilah containing books by Arabic ulama allegedly carrying Wahhabi understanding. This has led to a contestation between the two Kitab Kuning digital applications in the Pesantren Salaf. This article uses an interpretive qualitative descriptive approach from library document data, multi-site, and software. The author analyzes the information on both the software and the related web. Maktabah syu> mila NU fi>ha software development is defensive which aims to fortify the Pesantren from the influence of the syamilah maktabah understanding which brings Wahhabi; a intolerant, apolitical, anti-tradition, and transnational understanding. The presence of this application appeared various responses from the pesantrens. Pesantren Hidayatul Mubtadi'in Lirboyo, Kediri tends to be skeptical whether Pesantren Assalafiyyah Mlangi, Yogyakarta is more neutral, and Pesantren Salafiyyah Syafi’iyyah Sukorejo, Situbondo tends to be moderate and optimistic. This response is inseparable from the pesantren policy which is contained in the board’s rules for the use of electronic devices.
PENERAPAN SISTEM KLASIFIKASI KHUSUS DI PERPUSTAKAAN DIVISI KNOWLEDGE MANAGEMENT PT. PMLI (IPC CORPORATE UNIVERSITY) Mohammad Murtando; Anis Masruri
Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 5, No 2 (2021): Tibanndaru: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1221.113 KB) | DOI: 10.30742/tb.v5i2.1592

Abstract

Perpustakaan divisi Knowledge Management merupakan perpustakaan khusus di bawah naungan PT. Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PT. PMLI), perpustakaan ini mendedikasikan diri sebagai pusat informasi dan pengetahuan di bidang kepelabuhanan. Sebagai perpustakaan khusus, koleksi perpustakaan didominasi dengan subyek port, maritime dan logistics, dan menggunakan sistem klasifikasi khusus. Lantas bagaimanakah bentuk notasi sistem klasifikasi khusus tersebut, dan bagaimanakah cara penerapannya?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara tidak terstruktur, observasi parsipatif pasif dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles and Huberman dengan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta teknik triangulasi dan membercheck. Hasil penelitian menjelaskan bahwa berdasarkan hasil wawancara, observasi dan tinjauan literatur, notasi sistem klasifikasi khusus di perpustakaan divisi Knowledge Management PT. PMLI, membagi bagan sistem klasifikasi koleksi menjadi 5 besar berdasarkan jenis koleksinya yaitu: 1). Textbook (TXT), 2). Reference (REF), 3). Thesis and Dissertation (TD), 4). IPC Publication (IPC), 5). koleksi umum (LC). Proses penerapan sistem klasifikasi khusus melalui 4 tahapan yaitu: 1). analisis subjek, 2). pengklasifikasian, 3). labelling, 4). shelving, namun dalam buku panduan tersebut belum dijelaskan secara terperinci. Sehingga perlu kiranya untuk memperbarui dan melengkapi sistem klasifikasi dan aturan penerapan dalam buku pedoman tata kelola perpustakaan divisi Knowledge Management PT. PMLI.Kata Kunci: Sistem Klasifikasi Khusus; Sistem Temu Kembali Informasi; Perpustakaan Divisi Knowledge Management PT. PMLI
Kepribadian Pustakawan yang Humanis dalam Meningkatkan Layanan Perpustakaan (Aktualisasi Diri) Di Perpustakaan Universitas 17 Agustus 1945 Semarang: Humanist Library Personality In Improving Library Services (Self-Actualization) In Library Of University August 17,1945 Semarang Arin Luthfiyah; Anis Masruri
Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/soshumdik.v2i1.308

Abstract

The librarian profession is not only required to be proficient at work, but must be attractive in appearance, librarians face challenges and demands from net generation users. Being a professional librarian does not use the palms of the hands but it takes a lot of effort to achieve this, including the importance of social interaction in association to have a humanist face, which means that a librarian must be able to provide excellent service to users, so that librarians will gain the trust of their users. Librarians must also apply 3S etiquette (simple, harmonious, and polite) as well as to form a superior, inclusive, and humanist person who at least has POWER, namely, positive attitude, other people, words, expand, and realize. It is expected that librarians are able to maintain the stability of the quality of library services.
PERSEPSI PEMUSTAKA TERHADAP SIKAP PUSTAKAWAN DALAM MEMBERIKAN LAYANAN DI MAN 2 KOTA BANJARMASIN Ismayanti Yanti; Anis Masruri
JURNAL ILMU PERPUSTAKAAN (JIPER) Vol. 5, No. 1 (2023): Maret
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiper.v5i1.14478

Abstract

This article aims to find out the attitude of librarians in serving users at the MAN 2 library in Banjarmasin City, namely being attentive, helpful, considerate, polite and caring. The research method used is qualitative with the type of research used is descriptive. The data analysis used is the data collection technique through written interviews using the Google Forms application. The results showed that the user's perception of the attitude of librarians in serving at the MAN 2 library in Banjarmasin City was good and friendly in their service. However, from the assessment of initiatives to help without being asked, each is lacking or there is still a lack of attention to the needs of users. The overall attitude of the librarians was classified as good from the results of the written interviews taking into account several assessments, namely being attentive, helpful, considerate, polite and caring. The overall assessment is taken into consideration by the librarians to assess the librarian's attitude, from this assessment the librarian has almost fulfilled the attitude that is responsible for them. Librarians need to increase initiative and awareness to provide technical guidance in information retrieval that users need to know how to quickly use information retrieval tools.Keyword: User Perception, Librarian Attitude
MANAJEMEN KONFLIK DALAM ORGANISASI PERPUSTAKAAN SERTA PENANGANAN KELUHAN PEMUSTAKA DALAM LAYANAN INFORMASI Ida Susilawati; Anis Masruri
JURNAL ILMU PERPUSTAKAAN (JIPER) Vol. 5, No. 1 (2023): Maret
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiper.v5i1.14366

Abstract

Penelitian berjudul “Manajemen Konflik Dalam Organisasi Perpustakaan Serta Penanganan Keluhan Pemustaka Dalam Layanan Informasi”, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui konflik serta manajemen dalam menangani konflik serta untuk mengetahui keluhan dari pemustaka. Metode yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dimana penulis melihat penelitian-penelitian terdahulu baik dari jurnal, buku, artikel, ataupun laporan-laporan yang berkaitan dengan tema yang diteliti. Hasil dari penelitian ini ialah ada beberapa langkah dalam manajemen konflik seperti Problem Solving, Superordinate Goals, Expansion of Resources, Avoidance, Smoothing, Compromise, Authoritative Command, Intergroup Training, Third Party Mediation. Selain itu ada beberapa keluhan yang diberikan pemustaka salah satunya seperti kurangnya layanan dalam mencari koleksi referensi.Kata Kunci:Manajemen KonflikKeluhan PemustakaKonflik
SMART LIBRARY: ANTARA KONTESTASI ATAU KOLABORASI DENGAN GOOGLE DALAM MENGHADAPI DIGITAL NATIVE Silva Enlevi; Anis Masruri
JURNAL ILMU PERPUSTAKAAN (JIPER) Vol. 5, No. 1 (2023): Maret
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiper.v5i1.14374

Abstract

Google telah berhasil di dalam memenuhi beragam kebutuhan generasi Digital native, maka diperlukan sebuah perubahan yang dilakukan oleh perpustakaan. Perubahan tersebut dapat dilakukan dengan mengembangkan perpustakaan gaya baru, yakni perpustakaan pintar (Smart library). Smart library akan dirasa mampu dalam menghadirkan segala hal yang dibutuhkan oleh generasi digital native saat ini. Metode yang akan dipakai dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan yang dilakukan dengan menganalisis data melalui kegiatan mengumpukanberbagai macam sumber yang relevan dengan topik yang sedang diteliti, seperti buku, jurnal ilmiah, prosiding, maupun artikel ilmiah lainnya. metode kepustakaan juga dapat dipahami sebagai suatu metode pengumpulan data pustaka, membaca, dan menyatat, serta mengolah bahan penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah smart Google yang mengusung sebuah konsep baru dari perpustakaan, memberikan sebuah tawaran yang menarik kepada pemustaka. Anggapan pemustaka bahwa perpustakaan sebagai sebuah ruang fisik yang usang, dan tidak mampu menyaingi Google kini telah terbantahkan. Smart library yang merupakan perpustakaan pintar, dengan kemampuan yang pintar, akan mampu menciptakan manusia yang juga pintar. Smart library mengusung konsep dasar dengan berorientasi kepada kenyamanan pengguna, dengan open data repository, yang didukung oleh technological playground, serta berlokasi di lingkungan yang sustainable, akan mampu berkembang dan melayani pemustaka yang tidak hanya berasal dari generasi sekarang (digital native), akan tetapi juga generasi-generasi yang akan datang. Selain itu, smart library juga mempunyai dimensi dengan smart services, smart people, smart governance, dan smart place. Dimensi yang dimiliki smart library, akan mampu bersaing dengan Google sebagai pusat sumber daya informasi kontemporer. Kata Kunci:Perpustakaansmart librarygoogle 
Co-Authors 'Azhim Al As'hal, Ajrun Abdurokhim, Muhamad Abdurrasyiid Ridla Adzkiyah Mubarokah Afrina, Cut Ahmad Aryadi Aiman, Nur Ajrun ‘Azhim Al As’hal Al Makin Al Makin Amanda, Dina Anggraeni, Vira Arienda Addis Prasetyo Arin Luthfiyah Arin Luthfiyah Asyfiya Qurratal Jamilah Athoillah, Ahmad Arya Bagas Aldi Pratama Bagas Aldi Pratama Bagas Aldi Pratama Bahgie, Yuni Bella, Elsa Listia Cindy Fadilah Conzizca, Mika Julia Dara Septiara Dina Amanda Elsa Listia Bella Enlevi, Silva Erika Setyanti Kusumaputri, Erika Setyanti Fadilah, Cindy Farah Ghina Fina Maulidina Fitri, Laili Sofia Ghalib Muhammad Syukri Al Ghiffary Halawa, Kerisman Hanafi, Sofia Hanifa Salsabila Hanifa, Salsabila Hati Murdani Hati Murdani Henky Ahmad Rihal Hikmat, Arsyad Nuzul Holyness Nurdin Singadimedja Ida Susilawati Imam Kurniady Imroatun Shaleha Inayat, Muhammad Indriyani, Meyza Ismayanti Yanti Jayanti, Lida Dara Kardi Kardi, Kardi Kartika Puspita Sari Kartika Puspita Sari, Kartika Puspita komahh, nur isti Labibah, Labibah Lubis, Efi Amrina Machsun Rifauddin Majidah, Maydani Nur Maulidina, Fina Maydani Nur Majidah Mega Adjie Wikhda Misshuari, Dinda Hafsah Mohammad Murtando Moliza Gusriani Mubarokah, Adzkiyah Muh Ahlis Ahwan Muhamad Syahrul Mubarok Nahla, Febri Nasution, Cindy Fadilah Nento, Khairuddin Ni Putu Premierita Haryanti NURAINI AHMAD Nurdin Laugu Nurdin Nurdin Nuri Ifka Bengi MS Nuur Lathifah Hasanah Pratama, Bagas Aldi Prayumi Wikanti Asning Rahmawati, Nadia Rifka Riazmi Yusma Sari Rizky, Muhammad Reza Nur Romadhon, Rifki Rosalia, Desfiana Ramdhani Rosalia, Desfiana Ramdhani Sander, Ali Sari, Kartika Puspita Sari, Kartika Putri Sari, Khairunnisa Etika Septiara, Dara Shaleha, Imroatun Shinta Dewi Sholihah, Husna Amalina Sidik Rokhmadi, Sidik Silmi Afkarina Hanum Silva Enlevi Siti Ma'rifah Siti Wahdah Sodiq A. Kuntoro, Sodiq A. Sri Rohyanti Zulaikha Suharsimi Arikunto Sundariyati, Dwi Syafi'i, Muhammad Zakki Syifa Andina Triningsih Unyil Unyil Usnah, Yulianah Wisnu Ramadhon Yehuda Abiel Yumna, Atikah Nur Aini Yusrin Karauna