Filter By Year

1945 2024


Found 1,304 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Audit Keamanan Informasi Pemasok Pada Perusahaan Penyelenggara Sistem Pembayaran XYZ Mulyadi, Farroh Sakinah; Rizal Fathoni Aji
The Indonesian Journal of Computer Science Vol. 13 No. 4 (2024): The Indonesian Journal of Computer Science
Publisher : AI Society & STMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33022/ijcs.v13i4.4167

Abstract

The relationship between companies and suppliers is one of the manifestations of the company's resource strategy to remain productive and competitive. However, suppliers also create information security risks, such as cybersecurity threats and data protection. To ensure the security of the company's information assets, PT XYZ implements an information security management system based on ISO / IEC 27001: 2022 for all company information assets, both managed by internal and external parties (suppliers). Therefore, this research aims to measure suppliers' criticality level with an information technology asset risk management approach. The company will evaluate the critical suppliers's information security control implementation through systematic monitoring processes such as audits and due diligence. The results of this study indicate that two suppliers at PT XYZ with a high level of criticality need to be audited, and three suppliers with a medium level of criticality need to conduct due diligence.
Evaluasi Tingkat Capability Keamanan Sistem Informasi PT. CPPI Menggunakan Framework COBIT 2019 Suroto, Suroto; Friadi , John
Jurnal Ilmu Siber dan Teknologi Digital Vol. 2 No. 1 (2023): November
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jisted.v2i1.2945

Abstract

Purpose: This study aims to determine the capability level of information system security in PT. CPPI.  In addition, it provides recommendations for enhancing IS security. Methodology: This study used a qualitative approach. The objective of this study was PT. The CPPI, a company in Batam, operates in the fields of Forwarding, Transportation, and warehousing. The interviews were directed to personnel in the IT department. Framework for evaluation using the COBIT 2019 framework. Results: The study results show that the capability level value in the APO12 process reaches level 2 with an average value of 67%, which is the fully achieved level. In addition, in the APO13 process, the capability level reached level 2, with a value of 64%. In the DSS05 process, the capability level is at level 2, with a value of 71%. Finally, in the DSS06 process, the capability level was level 3, with a value of 86%. Limitations: Some management practices and activities from each process domain were not used as questionnaire material. For example, in the APO12 process, only one management practice is revealed, namely APO12.01, Collect Data. Meanwhile, other practices were not disclosed, such as APO12.02 - Analyze Risk, APO12.03 - Maintain a Risk Profile, etc. The author suggests that other research reveals these management practices. Contribution: This study can help companies increase their level of capability in IT governance, especially in the area of information technology security. Achievement targets for capability levels can be realized according to COBIT 2019 standards.
PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI DAN KEAMANAN APLIKASI TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA QRIS PADA MASYARAKAT DI KOTA BANDUNG Zulkarnaen, Sekar Rahayu; Wisna, Nelsi; Asniar, Asniar
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 8 No 2 (2024): Edisi Mei - Agustus 2024
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v8i2.4355

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variabel teknologi informasi, keamanan aplikasi dalam bertransaksi terhadap pengguna QRIS (Quick Response Indonesian Standard) pada masyarakat di kota Bandung. Analisis ini menggunakan tiga set variabel: variabel teknologi informasi (X1), variabel keamanan aplikasi (X2), dan variabel kepuasan pengguna QRIS (Y). Analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan SPSS. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling yaitu dengan metode simple random sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang bersumber dari pengisian kuesioner, dari kuesioner yang kembali didapat 122 responden yang layak dijadikan sampel. Teknik analisis yang digunakan untuk menjawab permasalahan penelitian dan menguji hipotesis adalah analisis regresi berganda. Temuan penelitian ini adalah (1) teknologi informasi berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasaan pengguna QRIS, (2) pengaruh keamanan aplikasi berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasaan penggunaan QRIS. Kata kunci : teknologi informasi, keamanan aplikasi, kepuasan pengguna QRIS
PERSPEKTIF HUKUM TERHADAP KEAMANAN DATA: TANTANGAN DAN SOLUSI DI ERA TEKNOLOGI INFORMASI Andy Satria; Nadiah Puteri Hana Ulina; Putri Safira; Bagus Pangestu
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 18, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v18i1.4264

Abstract

Penanganan Risiko Keamanan Informasi Aplikasi Webmarket Berdasarkan ISO 27001:2013 (Study Kasus pada PT Sanjaya Citra Anugrah) M. Hadi Prayitno
Journal of Informatic and Information Security Vol. 2 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/3fa8tm26

Abstract

Sanjaya Citra Anugerah (SCA) is a company engaged in the rental and sale of heavy equipment, committed to ensuring the security of organizational information to maintain the confidentiality, integrity and availability of information from the threat of information security failure. This is realized by implementing an information security management system based on the international standard ISO 27001:2013. This study aims to describe the scope of the information security management system, the internal and external factors that influence it and to identify broadly the potential failures of information security and their impact. The potential failure is a risk that must be identified based on current conditions, which will then be determined to cause a risk management plan to be prepared, so that information security can be maintained and ultimately increase the level of trust from stakeholders.
KEAMANAN INFORMASI Ramadhani, Aditya
Nusantara Journal of Information and Library Studies (N-JILS) Vol. 1 No. 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/n-jils.v1i1.249

Abstract

Informasi sebagai aset yang sangat berharga karena merupakan salah satu sumber daya strategis dalam meningkatkan nilai usaha dan kepercayaan publik. Sejalan dengan perkembangan informasi maka keamanan informasi juga harus diperhatikan. Keamanan informasi adalah bagaimana kita dapat mencegah penipuan (cheating) atau, paling tidak, mendeteksi adanya penipuan di sebuah sistem yang berbasis informasi, dimana informasinya sendiri tidak memiliki arti fisik. Dalam ISO-17799, Keamanan informasi ini terdiri dari 3 aspek penting, dapat menghafalnya dengan nama CIA yang berarti Confidentiality, Integrity dan Availability. Terdapat berbagai ancaman dalam system keamanan informasi diantaranya virus, worm, Trojan horse, serta ancaman dari dalam maupun dari luar, disengaja maupun tidak disengaja. Langkah-langkah untuk memastikan bahwa sistem benar-benar mampu menjamin keamanan data dan informasi dapat dilakukan dengan menerapkan kunci-kunci pengendalian yang teridentifikasi dalam standar ISO 17799 tentang keamanan informasi diantaranya terdapat 10 kontrol clouse. ABSTRACTInformation become a valuable asset because it is one of the strategic resources in increasing business value and public trust. In line with the development of information, information security must also be considered. Information security is how we can prevent cheating or, at the very least, detect fraud in an information-based system, where the information itself has no physical meaning. In ISO-17799, this information security consists of 3 important aspects, it can memorize it with the name CIA which means Confidentiality, Integrity and Availability. There are various threats in the information security system including viruses, worms, Trojan horses, as well as internal and external threats, intentional or unintentional. Steps to ensure that the system is truly capable of ensuring data and information security can be carried out by applying the control keys identified in the ISO 17799 standard regarding information security including 10 clouse controls.
Pengaruh Kecepatan Layanan dan Keamanan Sistem Informasi terhadap Kepuasan yang Dimoderasi oleh Kepercayaan Mahasiswa UniversitasNegeri Padang pada Penggunanaan BRIZZI Trans Padang Renti Jasia Putri; Rino Rino
Jurnal Salingka Nagari Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Salingka Nagari
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jsn.v2i1.85

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of service speed and information system security on satisfaction moderated by trust in Padang State University students in the use of BRIZZI Trans Padang. This type of research is causative quantitative. The population in this study were all Padang State University students who were active in the January-June 2021 semester from BP 2016-2020. The number of research samples was 100 people and was selected using the Proportional Random Sampling technique. The data used is the type of primary data obtained by distributing questionnaires to Padang State University students with predetermined criteria. The analytical method that the researcher uses is Moderated Regression Analysis (MRA) with the help of the SPSS 18 program. The results show that: First, there is a positive and significant influence between service Speed on Padang State University student satisfaction on the use of BRIZZI Trans Padang. Second, there is a positive and significant effect between information system security on the joy of Padang State University students on the use of BRIZZI Trans Padang. Third, trust does not strengthen the impact of service speed on Padang State University student satisfaction in using BRIZZI Trans Padang and. Fourth, security does not enhance the influence of information system security on the joy of Padang State University students in using BRIZZI Trans Padang
Keamanan Informasi pada Layanan Open Access di Perpustakaan Perguruan Tinggi Bahgie, Yuni; Masruri, Anis
Indonesian Journal of Library and Information Science Vol. 4 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Library and Information Science
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ijlis.v4i2.4026

Abstract

Kemajuan teknologi informasi mendorong kebutuhan masyarakat akan informasi yang semakin beragam untuk menghadapi tantangan ini, perpustakaan harus memberikan layanan yang terbaik. Open access adalah salah satu layanan yang dapat diakses tanpa keterbatasan waktu dan tempat. Oleh karena itu, keterbukaan informasi mengundang riskiko penyalahgunaan yang mesti dicegah dengan keamanan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan pentingnya keamanan informasi pada layanan open access di perpustakaan perguruan tinggi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan pendekatan deskriftif kualitatif dengan studi Pustaka dengan melakukan analisis terhadap artikel dan buku terkait, selain itu, penelitian ini memakai model Milles Huberman untuk menganalisis data yang terkumpul. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pentingnya keamanan informasi di perpustakaan, agar menghindari penyalahgunaan dan untuk menjamin perlindungan terhadap data yang disimpan dan diakses oleh pemustaka dari segala kemungkinan ancaman yang muncul.
Pengukuran Efektivitas Sistem Informasi Pangan dan Keterjangkauan Pangan Sehat terhadap Keamanan Pangan di Indonesia Rissa Megavitry; Iwan Harsono; Imam Widodo; Amelia S. Sarungallo
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 03 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v3i03.1058

Abstract

Analisis kualitatif ini menggali seluk-beluk keamanan pangan, sistem informasi, dan keterjangkauan pangan sehat di Indonesia. Di tengah latar belakang lanskap kuliner yang beragam dan kesenjangan ekonomi, memastikan keamanan produk pangan tetap menjadi perhatian utama. Berdasarkan hasil wawancara dengan para pemangku kepentingan yang mewakili berbagai sektor, termasuk lembaga pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, produsen makanan, pengecer, konsumen, dan pakar kesehatan masyarakat, studi ini mengeksplorasi efektivitas sistem informasi pangan dan keterjangkauan pangan sehat terkait keamanan pangan. Temuan-temuan utama mengungkapkan tantangan dalam aksesibilitas dan keandalan sistem informasi pangan, kendala ekonomi yang menghambat akses ke makanan bergizi, dan persepsi yang beragam mengenai kerangka kerja peraturan untuk keamanan pangan. Terlepas dari tantangan-tantangan tersebut, para pemangku kepentingan menekankan pentingnya kesadaran dan pemberdayaan konsumen dalam mendorong permintaan akan pilihan makanan yang aman dan sehat. Intervensi kebijakan seperti subsidi untuk makanan pokok dan insentif untuk produksi pangan lokal diusulkan untuk mengatasi hambatan keterjangkauan dan mempromosikan keragaman makanan. Studi ini menggarisbawahi perlunya upaya kolaboratif di antara para pembuat kebijakan, praktisi, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat peraturan keamanan pangan, meningkatkan edukasi konsumen, dan mendorong sistem pangan yang berkelanjutan. Dengan mengatasi tantangan-tantangan ini secara holistik, Indonesia dapat membuka jalan untuk meningkatkan ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, dan kesejahteraan konsumen.
Pengujian Yuridis UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Ditinjau dari UUD 1945: Menyeimbangkan Kebebasan Berekspresi dan Keamanan Siber Irman Putra
Jurnal Hukum dan HAM Wara Sains Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Hukum dan HAM Wara Sains
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jhhws.v3i01.1516

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi implikasi yuridis dan normatif dari UU No. 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terhadap UUD 1945, khususnya berfokus pada keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan keamanan siber. UU ITE, yang diberlakukan untuk mengatur transaksi elektronik dan penyebaran informasi, telah menjadi bahan perdebatan mengenai kesesuaiannya dengan hak-hak konstitusional. Penelitian ini menggunakan analisis yuridis dan normatif untuk menilai bagaimana UU ITE sejalan dengan prinsip-prinsip yang diabadikan dalam UUD 1945, memeriksa ketentuan-ketentuannya dalam konteks menjaga kebebasan berekspresi sambil memastikan keamanan siber. Dengan mengevaluasi pasal-pasal kunci dan interpretasi hukum, studi ini menyoroti potensi konflik dan sinergi antara jaminan konstitusional dan regulasi siber. Temuan-temuan tersebut menggarisbawahi perlunya penyempurnaan legislatif untuk menyelaraskan kepentingan-kepentingan ini, dan menyarankan amandemen yang meningkatkan kepastian hukum dan melindungi hak-hak individu tanpa mengorbankan keamanan nasional. Analisis ini berkontribusi pada wacana yang sedang berlangsung tentang peran hukum dalam mengelola teknologi komunikasi dan informasi digital di Indonesia.

Page 73 of 131 | Total Record : 1304