Filter By Year

1945 2024


Found 27,077 documents
Search Information

DRIVING FACTORS OF COMMUNITY INTEREST IN TOURISM IN POST-COVID-19 PANDEMIC IN THE PERSPECTIVE OF HALAL AND CHILD-FRIENDLY FACILITIES, AND INFORMATION TECHNOLOGY Rana Ardila Rahma; Wala Erpurini; Hani Fitria Rahmani
Jurnal Ekonomi Vol. 11 No. 02 (2022): Jurnal Ekonomi, Periode September 2022
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.647 KB)

Abstract

State income fell drastically to Rp. 20.7 billion during the covid-19 pandemic from the tourism and creative economy sectors. Foreign tourists have decreased by 75% or only 25% from usual compared to before Covid-19 (Kemenparekraf), even though tourism is one of the foreign exchange earners that has enormous potential to be developed. This study aims to see public interest in 3 provinces on the island of Java with popular tourist destinations that are influenced by facilities in this case are halal facilities, child-friendly facilities and information technology, which complement the Kamenparekraf program in boosting the interest of local and foreign people in traveling. Currently public interest has not returned to normal due to Covid-19, this research accompanies the Kamenparekraf program in seeing public interest in tourism. The analysis technique in this study is using qualitative data analysis techniques. The sampling method uses cluster sampling which is a sampling technique based on certain clusters. The results of this study prove that each variable partially Halal Facilities and Child Friendly Facilities have a small effect compared to the Information Technology variable on Travel Interest. Meanwhile, if halal facilities, child-friendly facilities, and information technology work well together, it will have a high enough impact on community tourism interest after the COVID-19 pandemic.
From Information Seeking to Social Support: Utilities of WhatsApp Group for Health Education and Postpartum Healing among CS Mothers in Nigeria Umar Olansile Ajetunmobi
International Journal of Qualitative Research Vol. 2 No. 1 (2022): July
Publisher : CV. Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47540/ijqr.v2i1.523

Abstract

Previous studies on computer-mediated communication have investigated the use of WhatsApp groups for health education, health communication, and behavior change, but no empirical study had documented the experiences of Cesarean Section (CS) mothers on their use of WhatsApp groups for health education, information seeking and postpartum healing. This study identifies the post-CS goals of mothers who joined Csection Mum Community WhatsApp group, examines the extent to which the group’s activities satisfied those goals, investigates why they felt safe disclosing their personal health information in the group and explores the role of interpersonal empathic communication on their postpartum healing. Using Online Focus Group Discussion (OFGD) to collect data from twenty-seven CS mothers, and guided by some propositions of uses and gratifications, social penetration theories, and empathic model, the findings revealed that the WhatsApp group satisfied the mothers’ informational, educational, experiential learning and social support needs. Their affinity with the group’s activities influenced their spontaneous self-disclosure in the group. It was also found that interpersonal empathic communication improved the postpartum depression healing process of the mothers. It, therefore, recommends that hospitals (that operate on patients) empower adult mental health nurses or clinical psychiatrists to engage CS mothers and their caregivers (family members, spouses, etc.) in psycho-education, especially empathic communication, before discharging the mothers.
Tingkat Kecemasan Ibu, Izin Suami dan Informasi Sosial Media Dengan Minat Akseptor KB Implan Pada Ibu : Mother's Anxiety Level, Husband's Permission and Social Media Information on Mother's Interest in Birth Control Implant Acceptors Jenab Nurhasibah; Madinah Munawaroh; Rofiatun
SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 2 No 1 (2022): SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/sjki.v2i1.48

Abstract

Pendahuluan: KB implan adalah salah satu metode kontrasepsi jangka panjang dimana alat ini berbentuk seperti tabung plastik elastis dan berukuran kecil menyerupai batang korek api yang dimasukan ke jaringan lemak pada legan atas wanita. Tingkat kecemasan, izin suami dan informasi sosial media merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi minat akseptor menggunakan KB implan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan, izin suami dan informasi sosial media dengan minat akseptor KB implan pada ibu di PMB Jenab Nurhasibah tahun 2022. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 100 wanita usia subur dan Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu total sampling dengan sampel yang berjumlah 100 orang. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner lalu dianalisis menggunakan uji Chi-Squere. Hasil: Hasil penelitian ini adalah sebagian besar responden (85%) merasa cemas terhadap KB implan, sebagian besar responden (72%) tidak mendapatkan dukungan dari suami terhadap KB implan, sebagian besar responden (63%) mendapatkan informasi yang baik terkait KB implan, dan sebagian besar responden (56%) tidak berminat KB implan di PMB Jenab Nurhasibah. Hasil uji Chi-Squere menunjukan tingkat kecemasan P-value = 0,535, Izin Suami P-value= 0,414, Informasi Sosial Media P-Value = 0,00 dengan nilai OR 77,4 (9,8-605.2). Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara Tingkat Kecemasan dan Izin Suami dengan minat akseptor KB implan pada ibu di PMB Jenab Nurhasibah. Ada hubungan antara Informasi Sosial Media dengan minat KB implan pada ibu di PMB Jenab nurhasibah.
Pengetahuan, Sikap, dan Sumber Informasi Dengan Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Remaja Putri : Knowledge, Attitudes, and Sources of Information on Personal Hygiene Behavior During Menstruation in Adolescent Girls Imas Wiwin Laswini; Aprilya Nency
SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 2 No 1 (2022): SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/sjki.v2i1.55

Abstract

Pendahuluan: Berdasarkan data WHO, angka kejadian infeksi saluran reproduksi (ISR) tertinggi di dunia adalah pada usia remaja (35%-42%) dan dewasa muda (27%-33%), angka prevalensi candidiasis (25-50%), bacterial vaginosis (20-40%) dan trichomoniasis (5-15%). Kemudian berdasarkan data penelitian kesehatan reproduksi wanita, sebanyak 75% wanita di dunia pernah mengalami keputihan sebanyak satu kali dan 45% diantaranya mengalami keputihan lebih dari dua kali. Negara Indonesia memiliki iklim yang panas dan lembap, sehingga lebih rentan mengalami ISR. Berdasarkan data statistik di Indonesia tahun 2012 dari 43,3 juta jiwa remaja putri berusia 10-14 tahun berperilaku hygiene sangat buruk. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, dan sumber informasi dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri di MTS Pondok Pesantren Al Inayah Kota Bogor Tahun 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan Pendekatan Cross-Sectional dengan jumlah populasi sebanyak 103 siswi, jumlah sampel sebanyak 50 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Proportionate Stratified Random Sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan analisis chi-square. Hasil: Pengetahuan dalam kategori kurang baik yaitu sebesar 86%, Sikap dalam kategori kurang baik yaitu 58%, sumber informasi juga dalam kategori kurang baik yaitu 58%. Hasil uji chi-squere menunjukan   Pengetahuan   (p-value=1,000;OR=1,042; 95%,CI=0,207-5,237), Sikap (p-value=0,001;OR=9,583; 95%CI=2,598-35,348). Sumber Informasi (p-value=0,693; OR=1,488; 95% CI= 0,477-4,644). Kesimpulan: Tidak ada hubungan pengetahun dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri di MTS Pondok Pesantren Al-Inayah Kota Bogor, ada hubungan sikap dan sumber informasi dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri di MTS Pondok Pesantren Al-Inayah Kota Bogor.
Hubungan Sikap, Akses Informasi dan Jarak Fasilitas Kesehatan Terhadap Pemilihan Tenaga Pertolongan Persalinan: The Relationship between Attitudes, Access to Information and Distance to Health Facilities on the Selection of Birth Assist Personnel Titi Sumarni
SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 2 No 1 (2022): SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/sjki.v2i1.66

Abstract

Pendahuluan: Tenaga kesehatan merupakan salah satu upaya dan strategi pelayanan kesehatan dalam menangani masalah kesehatan ibu dan anak sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan ibu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensi sikap, akses informasi dan jarak fasilitas kesehatan terhadap pemilihan penolong persalinan di Puskesmas Cijeruk tahun 2022 Metode: Metode dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Cross-sectional dengan populasi seluruh ibu bersalin di Puskesmas Cijeruk pada bulan Desember 2021-Januari 2022 dan sampel sebanyak 61 responden dan pengambilan data dengan kuesioner kemudian dianalisis univariat dan bivariat. Hasil: Hasil analisis menunjukkan nilai Sikap (p-value=0,009), Odd Ratio (19.500). Akses Informasi (p-value=0,028), Odd Rasio (10.500) dan Jarak Fasilitas Kesehatan (p-value=0,001), Odd Ratio (1.385). Kesimpulan: Ada hubungan yang bermakna antara sikap, akses informasi, jarak dari fasilitas kesehatan dengan pemilihan penolong persalinan. sikap positif berpeluang 19 kali memilih tenaga pertolongan persalinan dengan tenaga kesehatan dibandingkan sikap negatif. akses informasi mudah berpeluan 10 kali memilih tenaga pertolongan persalinan dengan tenaga kesehatan dibandingkan akses informasi tidak mudah. jarak fasilitas kesehatan dekat memiliki peluang 1 kali memilih tenaga pertolongan kesehatan dengan tenaga kesehatan dibandingkan jarak jauh.
Pemberian Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Tenaga Kesehatan, Personal Hygiene dan Dukungan Suami dengan Pencegahan Infeksi Luka Perineum pada Ibu Postpartum: Provision of Communication, Information and Education (CIE) for Health Workers, Personal Hygiene and Husband's Support in Prevention of Perineal Wound Infection in Postpartum Mothers Efriana Gaimau
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 8 (2022): Open Access Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v1i8.54

Abstract

Latar Belakang: Pencegahan infeksi luka perineum dapat dilakukan dengan perilaku hidup bersih dan sehat termasuk kebersihan diri, melakukan vulva hygiene dan  perawatan  luka perineum yang benar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  adanya hubungan antara pemberian KIE tenaga kesehatan, personal hygiene, dan dukungan suami dengan pencegahan infeksi luka perineum. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan cross-sectional. Populasinya ibu postpartum yang mengalami ruptur perineum sebanyak 55 orang. Sampel diambil dengan teknik total sampling sebanyak 55 orang, pengumpulan data menggunakan kuesioner dan di uji statistik SPSS dengan analisis chi-square. Hasil: Dari 55 responden terdapat 24 ibu (43,6%) kurang mendapat KIE tenaga kesehatan,  43 ibu (78,2%) yang melakukan personal hygiene dan  29 ibu (52,7%) mendapat dukungan suami. Hasil uji statistik menunjukkan  hubungan pemberian KIE tenaga kesehatan dengan pencegahan infeksi luka perineum dengan  p-value = 0,5  OR = 0, hubungan personal hygiene dengan pencegahan infeksi luka perineum pada ibu postpartum dengan p-value = 0,02 OR = 7,556, hubungan dukungan suami dengan pencegahan  infeksi luka perineum pada ibu postpartum dengan p-value = 0,04 OR = 6,250. Kesimpulan: Tidak ada hubungan pemberian KIE tenaga kesehatan dengan pencegahan  infeksi luka perineum pada ibu postpartum dan ada hubungan personal hygiene dan dukungan suami dengan pencegahan  infeksi luka perineum pada ibu postpartum.
Hubungan Pola Makan, Dukungan Suami dan Sumber Informasi terhadap Anemia pada Ibu Hamil di Usia Remaja: The relationship between diet, husband's support and sources of information about anemia in pregnant women in their teens Selvia Trirahayu
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 8 (2022): Open Access Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v1i8.58

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan di usia remaja dapat meningkatkan terjadinya risiko kematian sebanyak 2-4 kali lipat lebih tinggiidibandingkan dengan wanita yang hamil padaiusia 20-30 tahun. Hampir seluruh ibu hamil di Indonesia dapat mengalami anemia atauikekurangan darahisebanyak 48,9% ibu hamil di Indonesiaimengalami anemia. Persentase ibuihamil yang mengalami anemia di Indonesia mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2013 yaitu sebanyak 37,1% Tujuan: Untuk mengetahui hubunganipola makan, dukungan suami dan sumber informasi terhadapianemia pada ibuihamil usia remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskritif, populasi berjumlah 55 orang. Sampel yang digunakan dengan teknik purvosive sampling sebanyak 35 ibu hamil. Instrumen yangidigunakan yaituikuesioner kemudian di analisis dengan uji Chi- Square. Hasil: Hasilipenelitian menunjukan hubunganipola makan dengan kejadian anemia nilaiiP (0,000) lebihikecil dari nilai αi (0,05). Hubungan dukungan suami denganikejadian anemia nilai P (0,003) lebih kecil dari nilai α (0,05). Hubungan sumberiinformasi dengan kejadianianemia nilai P (0,006) lebih kecil dari nilaiiα (0,05). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan tentang hubungan pola makan, dukungan suami dan sumber informasi terhadap anemia pada ibu hamil usia remaja di maka dapat disimpulkan bahwa, terdapat hubungan antara pola makan, dukungan suami dan sumber informasi dengan kejadian anemia ibu hamil pada masa remaja.
INNOVATION STRATEGY OF HEWLETT-PACKARD INDONESIA TO COMPETE IN INFORMATION TECHNOLOGY INDUSTRY Michael Surya Gunawan; Martani Huseini
JIANA ( Jurnal Ilmu Administrasi Negara ) Vol 16, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1330.741 KB) | DOI: 10.46730/jiana.v16i2.6773

Abstract

Innovation Strategy of Hewlett-Packard Indonesia to Compete in InformationTechnology Industry. Research objectives : 1. Analyze the quality level of Hewlett-Packard (HP)Indonesia services provided to its customers in Indonesia, 2. Analyzing to what extent thedelegation of authority of Hewlett-Packard (HP) headquarters to Hewlett-Packard (HP) Indonesiawhich includes autonomy discretion in innovating both in terms of process and measurementinstruments (support). Knowing the information technology industry strategy in the case study isHewlett-Packard (HP) strategy in building a culture of continuous innovation that can becategorized as a strategic innovation. This study is generated through quantitative and qualitativemethod by disseminating questinaire to 112 loyal customers which have been at least 3 yearsexperience with Hewlett-Packard (HP) Indonesia as well as have spent at least 1 (one) million US$every year and interview top management of Hewlett-Packard (HP) Asia Pacific and Hewlett-Packard (HP) Indonesia. The result of research found human capital and the role of topmanagementhave played a very important role-model to implement A-to-F model in innovationand disseminate a socialization, externalization, combination and internalization (SECI) in spiralmode within company to create innovation culture. It is purposed to manage their sustainability oflife and growth in a changing strategic environment in Indonesia.
Tata Kelola Ekosistem Berbagi Informasi Keamanan Siber pada Information Sharing and Analysis Center (ISAC) Sektor Pemerintah Daerah di Indonesia Fandi Aditya Putra
Info Kripto Vol 16 No 1 (2022)
Publisher : Politeknik Siber dan Sandi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56706/ik.v16i1.39

Abstract

Infrastruktur sejenis yang diterapkan oleh instansi Pemerintah Daerah menyebabkan serangan siber yang terjadi terus berulang di masa depan. Berbagi informasi keamanan siber antar instansi pemerintah di Pemerintah Daerah bermanfaat dalam proteksi keamanan siber pada masing-masing instansi Pemerintah Daerah. Tata kelola berbagi informasi keamanan siber melalui ISAC di sektor Pemerintah Daerah belum menjadi fokus penelitian sebelumnya. Pada penelitian ini, tata kelola berbagi informasi keamanan siber pada ISAC sektor Pemerintah Daerah dianalisis berdasarkan NIST Cybersecurity Framework dan MITRE Building a National Cyber Information-Sharing Ecosystem. Hasilnya, terdapat 5 (lima) area tata kelola berbagi informasi keamanan siber, yaitu kebutuhan ISAC seperti model ekosistem dan klasifikasi informasi, entitas, jaringan informasi, teknologi, serta program kolaborasi dan koordinasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa model yang dapat diterapkan merupakan model hybrid dengan kombinasi tiga model, empat klasifikasi informasi, empat peran entitas, lima spesifikasi keamanan privasi, serta delapan program kolaborasi dan koordinasi berbagi informasi keamanan siber pada ISAC sektor Pemerintah Daerah. Manfaat dari penelitian ini yaitu memberikan ruang lingkup fundamental terhadap implementasi ekosistem berbagi informasi keamanan siber pada sektor Pemerintah Daerah dalam rangka strategi penanganan risiko keamanan siber.
PERAN PELATIHAN KARYAWAN PADA PENGGUNAAN INFORMATION AND TECHNOLOGY (IT) DALAM PENCAPAIAN KEBERHASILAN KINERJA DI ERA INDUSTRI 4.0 (STUDI KASUS PADA YAYASAN BAITUL MAAL BANK RAKYAT INDONESIA KANTOR WILAYAH – MALANG) Na'imatul Kusnaini; Rini Rahayu Kurniati; Dadang Krisdianto
JIAGABI (Jurnal Ilmu Administrasi Niaga/Bisnis) Vol 8, No 1 (2019): JIAGABI
Publisher : LPPM FIA Unisma Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.393 KB)

Abstract

Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia merupakan yayasan yang bergerak di bidang ZIS yaitu Zakat, Infak, dan Sadaqah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pelatihan karyawan pada penggunaan IT dalam pencapaian keberhasilan kinerja di Era Industri 4.0. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menelaah seluruh data, mereduksi data, memeriksa keabsahan data, dan menafsirkan data.Hasil penelitian ini yaitu pelatihan karyawan dalam penggunaan IT sangat berperan penting dalam pencapaian keberhasilan kinerja. Target kinerja yang ada di Yayasan Baitul Maal adalah RKAT (Rencana Kerja Anggaran Tahunan). Pelatihan karyawan dapat stabil karena adanya pendekatan teori S-R untuk pencapaian keberhasilan kinerja guna menghadapi Era Industri 4.0.

Page 789 of 2708 | Total Record : 27077