Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN LEARNING CYCLE 7E BERBASIS ETNOMATIKA NGADA PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL SISWA KELAS VII SMP Bhoke, Wilibaldus; Editha Bela, Maria; Ngina , Maria Yoanita
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasikan modul ajar matematika dengan pendekatan learning cycle 7e berbasis etnomatika Ngada pada materi aritmatika sosial untuk siswa kelas VII SMP yang valid dan praktis. Pengembangan modul ajar ini dilakukan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu analysis (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Metode pengumpulan data yang digunakan antara lain dokumentasi, wawancara, dan angket/instrumen. Berdasarkan hasil analisis data penilain kevaildan modul ajar dilihat dari lembar validasi ahli materi dan ahli desain diperoleh rata-rata skor sebesar 4,4 dengan kriteria “Baik”. Berdasarkan hasil analisis data penilaian kepraktisan modul ajar yaitu dilihat dari angket respon guru dan angket respon siswa diperoleh rata-rata skor sebesar 4,42 dengan kriteria ”Baik”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa modul ajar matematika dengan pendekatan learning cycle 7e berbasis etnomatika Ngada pada materi aritmatika sosial untuk siswa kelas VII SMP dikatakan valid dan praktis untuk digunakan dalam proses kegiatan belajar mengajar di sekolah.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL TEKNIK MEMAINKAN ALAT MUSIK NDOTO UNTUK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 KEO TENGAH SATAP Wea, Yohana; Bate Dopo, Ferdinandus; Fikri, Kanzul Fikri
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan bahan ajar modul teknik memainkan alat musik Ndoto. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (research and development), dengan model yang dikembangkan adalah ADDIE. Pengumpulan data, dilakukan melalui wawancara angket dan dokumentasi. Hal pertama yang dilakukan peneliti yaitu menyusun draf dan mendesain bahan ajar dan materinya. Untuk menghasilkan produk yang baik, peneliti melakukan ujicoba kepada 3 ahli yaitu: ahli konten/materi, ahli bahasa, ahli dan desain. Uji coba dilakukan dengan memberikan lembar kuisioner/angket kepada para ahli dengan skala 4-1. Hasil uji coba yang dilakukan peneliti terhadap ahli konten/materi (Bapak Florentianus Dopo S.Fil.,M.Pd) berada pada kategori “valid” dengan presentase 82,81%. Kemudian peneliti melakukan uji coba kepada ahli bahasa (Bapak Pelipus Wungo Kaka M.Pd) berada pada kategori “sangat valid” dengan presentase 96,87%. Yang terakhir peneliti melakukan uji coba kepada ahli desain (Bapak Dek.Ngurah Laba Laksana M.Pd) berada pada kategori“ sangat valid” dengan presentase 86,42%. Dari hasil penilaian di atas disimpulkan bahwa bahan ajar modul ini layak untuk digunakan.
PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN BAHAN AJAR E-MODUL DALAM PROSES PEMBELAJARAN Lastri, Yunita
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i3.1914

Abstract

guru membutuhkan bahan ajar yang dapat berkontribusi dalam meningkatkan efesiensi dan efektivitas belajar siswa. Bahan ajar mempunyai peran yang signifikan bagi guru maupun siswa dalam proses pembelajaran. Perkembangan teknologi saat ini membuat perubahan terhadap bahan ajar salah satunya pengembangan bahan ajar digital yaitu e-modul atau modul elektronik. Artikel ini mejelaskan tentang arti dan karakteristik e-modul, manfaat e-modul, kelebihan dan kekurangan e-modul, prinsip pengembangan e-modul serta komponen e-modul. Pemanfaatan e-modul dalam proses pembelajaran bertujuan untuk meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam belajar. Bahan ajar yang berkualitas dapat membantu dan memudahkan siswa dalam memahami materi dengan baik dan tentunya akan mendapatkan hasil belajar yang baik. Kata Kunci: Bahan ajar, E-modul, Proses pembelajaran
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL PERMAINAN ALAT MUSIK TRADISIONAL GA’A LI DENGAN METODE DRILL PADA SISWA-SISWI KELAS VIII SMPS YOS SOEDARSO JEREBUU KABUPATEN NGADA Lado, Wilfridus; Bate Dopo, Ferdianandus; Dopo, Florentianus
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i4.2236

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sebuah produk modul ajar musik tradisional Ga’a Li yang merupakan alat musik tradisional Ngada. Penelitian pengembangan (R & D) ini mengikuti prosedur penelitian dan pengembangan ADDIE yang terdiri 5 tahap pengembangan bahan ajar yakni 1) analyze, 2) design, 3) development, 4) implementation, dan 5) evaluation. Adapun hasil dari penelitian ini adalah 1) uji coba ahli materi memperoleh skor pada kategori baik (80%) , 2) ahli desain pembelajaran berada pada kategori baik (75%), dan 3) siswa berada pada kategori sangat baik (94%). Berdasarkan hasil uji coba tersebut, maka modul ajar yang dikembangkan ini layak untuk digunakan oleh siswa kelas VIII SMPS Yos Sudarso Jerebuu.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR UNTUK KURIKULUM BERBASIS MERDEKA BELAJAR DI PAUD SKB JAKARTA BARAT Cecilia, Clarisa; Imelda, Elsa
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.23913

Abstract

Learning in PAUD SKB uses an independent curriculum so that education in PAUD is learning while playing. In this case, the type of activity chosen must be able to provide a fun and meaningful experience for students. SKB education also focuses on developing the personality of individual students, so that the development of each student is monitored from a cognitive and psychosocial perspective. Student creativity must also be encouraged from an early age so that it can develop properly as students grow (Intishar, 2003520). Therefore, in connection with the implementation and realization of the SKB PAUD independent curriculum, teaching modules were created to support the learning process in the classroom. Module is one of various types of teaching tools that contain lesson plans that guide the teaching process to achieve learning objectives. The purpose of developing teaching modules is to provide teaching materials that can guide educators in the implementation of learning in the classroom. The development of modules made as teaching materials in the PAUD SKB consists of 5 themes, namely Myself, My Family and Environment, My Needs, Animals and Plants. Each theme consists of several sub-themes which include learning objectives, theoretical basis, various creativity and student activity sheets related to the theme. This module is made by collecting from various sources such as the internet, books, as well as creativity and previous student worksheets. With teaching modules, it will be more helpful in the teaching and learning process in class, because the learning process will be more coordinated and interesting. This is because students can explore through various creativity and activity sheets provided. Therefore, the development of modules that are made can support the implementation of the Independent Curriculum at PAUD SKB, namely playing while learning. Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) SKB menggunakan Kurikulum Merdeka sehingga pendidikan di PAUD bersifat belajar sambil bermain. Dalam hal ini, jenis kegiatan yang dipilih harus dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa. Pendidikan di PAUD SKB juga menitikberatkan pada pengembangan kepribadian siswa secara individu, sehingga perkembangan setiap siswa terpantau dari sisi kognitif dan psikososial. Kreativitas siswa juga harus didorong sejak dini agar dapat berkembang dengan baik seiring pertumbuhan siswa (Intishar, 2020). Oleh karena itu, sehubungan dengan implementasi dan realisasi kurikulum merdeka PAUD SKB, maka dibuat modul ajar untuk menunjang proses pembelajaran di kelas. Modul adalah satu dari berbagai jenis alat ajar yang berisi rencana pembelajaran yang memandu proses pengajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan pengembangan modul ajar adalah menyediakan bahan ajar yang dapat membimbing pendidik dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas. Pengembangan modul yang dibuat sebagai bahan ajar di PAUD SKB terdiri dari 5 tema yaitu Diri Sendiri, Keluarga dan Lingkunganku, Kebutuhanku, Hewan, dan Tanaman. Tiap tema terdiri dari beberapa sub tema yang mencakup tujuan pembelajaran, landasan teori, berbagai kreativitas dan lembar aktivitas siswa yang berkaitan dengan tema. Modul ini dibuat dengan mengumpulkan dari berbagai sumber seperti internet, buku-buku, serta kreativitas dan lembar kerja siswa sebelumnya. Dengan adanya modul ajar, akan lebih membantu dalam proses belajar mengajar di kelas, karena proses pembelajaran akan lebih terkoordinasi dan menarik. Hal ini dikarenakan siswa-siswi dapat bereksplorasi melalui berbagai kreativitas dan lembar aktivitas yang disediakan. Oleh sebab itu, pengembangan modul yang dibuat dapat mendukung penerapan Kurikulum Merdeka di PAUD SKB, yaitu bermain sambil belajar.
Pengembangan Bahan Ajar Kompilasi Berupa Modul Pada Mata Kuliah Aljabar Matriks Di Universitas Muhammadiyah Sukabumi Setiani, Ana; Kartiwi, Asti Putri; Wulandari, Heni
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 2 No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/sjme.v2i1.924

Abstract

Makalah ini merupakan hasil penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang diaplikasikan dalam 3 tahapan penelitian, yaitu tahap pendahuluan, uji coba kelompok kecil, dan terakhir uji lapangan. Tahap pendahuluan diantaranya meliputi analisis bahan ajar melalui studi literatur; merancang dan mengembangkan bahan ajar kompilasi; melakukan validasi bahan ajar oleh 2 orang ahli; dan melakukan revisi ke-1. Tahap uji coba kelompok kecil meliputi uji terbatas terhadap 10 mahasiswa yang dipilih secara acak sebagai sampel menguji produk dan melakukan revisi ke-2. Metode yang digunakan pada tahap Kedua adalah eksperimen  single one shot case study. Tahap uji lapangan meliputi pengunaan bahan produk yang dilakukan terhadap 30 mahasiswa peserta mata kuliah aljabar matriks tahun akademik 2016/2017. Pada Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Uji lapangan ini menggunakan pengembangan prototipe. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, lembar validasi, pedoman wawancara, lembar penilaian kinerja bahan ajar, dan tes uraian. Hasil validasi 2 orang ahli menujukna bahwa modul kompilasi aljabar matriks berada pada kategori jelas dan aspek untuk kevalidan modul termasuk kategori valid. RPS, pedoman wawancara, lembar observasi aktivitas mahasiswa termasuk pada kategori valid, keberhasilan aktivitas belajar mahasiswa masuk pada kategori berhasil, kepraktisan perangkat bahan ajar kompilasi jika dilihat dari aspek kepraktisan termasuk pada kategori praktis, efektivitas, ketertarikan mahaiswa terhadap bahan ajar kompilasi, dan hasil belajar mahasiswa, lebih baik daripada efektivitas pembelajaran sebelum menggunakan bahan ajar kompilasi. Oleh karena itu, bahan ajar kompilasi yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran.
Pengembangan Bahan Ajar E-Modul Matematika Berbantuan Flip Pdf Professional pada Materi Peluang Kelas VIII SMP M, Fesi Meliana; Herlina, Sari; Suripah, Suripah; Dahlia, Agus
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 6 No 1 (2022): Supremum Journal of Mahematics Education
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/sjme.v6i1.5712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar matematika berupa e-modul dengan bantuan flip pdf professional pada materi peluang kelas VIII SMP yang teruji kevalidan dan kepraktisannya. Jenis penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahap, yaitu tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi dengan teknik pengumpulan data menggunakan skala Likert dan skala Guttman serta angket respon siswa menggunakan skala Likert. Subjek uji coba terbatas pada kelompok kecil terdiri dari 12 siswa kelas VIII SMP. E-Modul divalidasi oleh tiga validator. Data validasi dan data kepraktisan dianalisis dengan cara menentukan rata-rata dari setiap penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penilaian e-modul pada aspek kelayakan penyajian menggunakan skala Guttman diperoleh rata-rata sebesar 100% dengan kritera sangat valid serta pada aspek media, materi, dan bahasa menggunakan skala Likert diperoleh rata-rata 86,11% dengan kriteria sangat valid. (2) Hasil uji kepraktisan berdasarkan penilaian siswa pada angket respon siswa diperoleh rata-rata 95,39% dengan kriteria sangat praktis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar e-modul matematika berbantuan flip pdf professional pada materi peluang kelas VIII SMP teruji kepraktisan dan kevalidannya.
Inovasi Pembelajaran Pecahan: Pengembangan Dan Efektivitas Modul Ajar Interaktif Berbasis Canva Untuk Siswa Sekolah Dasar Sari, Nila Kartika; Naba, Diana Magdalena; Arifendi, Rio Febrianto
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 9 No 2 (2025): Supremum Journal of Mahematics Education
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/sjme.v9i2.203

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan dan mengevaluasi modul ajar interaktif berbasis Canva, inovasi baru dalam pembelajaran materi pecahan di kelas IV Sekolah Dasar. Modul ajar ini dirancang dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep dan hasil belajar mereka tentang materi pecahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, tes hasil belajar (pre-test dan post-test), angket kepraktisan guru dan siswa, wawancara, serta observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar interaktif berbasis Canva yang dikembangkan dinyatakan sangat valid oleh ahli materi (skor rata-rata 3.38) dan ahli media (skor rata-rata 3.80). Modul ini juga dinilai sangat praktis oleh guru (skor rata-rata 3.35) dan siswa (skor rata-rata 3.41). Uji efektivitas menunjukkan perbedaan signifikan hasil belajar antara kelompok eksperimen (M=95, SD=5.00) dan kontrol (M=80.00, SD=6.00) dengan nilai p < 0.001, serta N-Gain Score kelompok eksperimen (0.83, kategori Tinggi) lebih unggul dari kelompok kontrol (0.29, kategori Rendah). Disimpulkan bahwa modul ajar interaktif berbasis Canva valid, praktis, dan efektif secara signifikan dalam meningkatkan hasil belajar materi pecahan siswa sekolah dasar, menawarkan solusi inovatif yang visual dan interaktif untuk pembelajaran matematika.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS ASSET-BASED COMMUNITY DEVELOPMENT (ABCD) UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DI TPQ AL-QODIRI JEMBER Ansori, Muhamad Ansori
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v6i1.259

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an pada anak usia dini melalui kegiatan pendampingan pembelajaran di SPS Bougenville 61 Nogosari, Rambipuji, Jember. Pendekatan yang digunakan menggabungkan model Asset-Based Community Development (ABCD) dengan metode PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan). Pelaksanaan program mencakup lima tahap utama: Define, Discovery, Dream, Design, dan Deliver. Peserta kegiatan terdiri dari empat guru dan dua puluh anak berusia 4–6 tahun. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan guru, pengembangan media pembelajaran, praktik mengajar langsung, serta refleksi hasil. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan nyata dalam kompetensi pedagogik guru, motivasi belajar anak, dan kemampuan mengenal huruf hijaiyah. Selain itu, program ini menghasilkan model pembelajaran Al-Qur’an yang partisipatif, berbasis potensi lokal, dan berkelanjutan. Integrasi antara pendekatan ABCD dan PAIKEM terbukti efektif dalam menciptakan suasana belajar Qur’ani yang menyenangkan serta melibatkan komunitas secara aktif.
Pendampingan Pengembangan Modul Ajar Matematika Berbasis Etnomatematika di SMA: Evaluasi dan Penyempurnaan Bela, Maria Editha; Wewe, Melkior; Wangge, Maria Carmelita Tali; Hari, Christina Lusiana; Lola, Teofania Kristina; Leoni Jari, Walburga Laong; Lewa, Yusta Selvianjeli
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.34290

Abstract

Abstract:  The purpose of this community service activity is to improve the ability of mathematics teachers in developing ethnomathematics-based mathematics teaching modules by providing mentoring to teachers in developing teaching modules. This activity was carried out at Citra Bakti High School with 10 Mathematics Teachers who are members of the MGMP in Golewa District. The approach used in this activity was Interviews, Face-to-face, and direct mentoring which was carried out in July 2025. The methods used in this activity included evaluation workshops and reflective discussions with teachers and students to obtain constructive feedback. Evaluation was carried out based on aspects of material feasibility, learning effectiveness, and integration of local cultural values in mathematical concepts. The data collection instrument used in this Community Service activity was a participant response questionnaire with a Likert scale category on a 4-point scale, namely very good, good, less good, and very less good. Data were analyzed referring to indicators, namely participant satisfaction, material relevance, and usefulness. The results of the mentoring activity showed that the satisfaction aspect showed a very good response, the relevance of the material was very good, and the usefulness of the material was very good.Abstrak: Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru matematika dalam mengembangkan modul ajar matematika berbasis etnomatematika dengan cara memberikan pendampingan terhadap guru dalam mengembangkan modul ajar. Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Citra Bakti dengan 8 Guru Matematika yang tergabung dalam MGMP di Kecamatan Golewa. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Wawancara, Tatap muka, dan pendampingan langsung yang dilaksanakan pada bulan Juli 2025. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup workshop evaluasi dan diskusi reflektif bersama guru dan siswa untuk mendapatkan umpan balik yang konstruktif. Evaluasi dilakukan berdasarkan aspek kelayakan materi, efektivitas pembelajaran, dan keterpaduan nilai budaya lokal dalam konsep matematika.Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah angket respon peserta dengan kategori skala likert pada skala 4 poin yaitu sangat baik, baik, kurang baik, dan sangat kurang baik. Data dianalisis mengacu pada indikator yaitu kepuasan peserta, relevansi materi, dan kebermanfaatan. Hasil kegiatan pendampingan menunjukkan aspek kepuasan menunjukkan respon sangat baik, relevansi materi sangat baik, dan kebermanfaatan materi sangat baik.        

Page 79 of 90 | Total Record : 896