Filter By Year

1945 2024


Found 1,304 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Sosialisasi Awareness Keamanan Informasi Untuk Guru Yayasan Fitrah Insani Candiwan, Candiwan; Sidiq Ari Prabowo , Fajar; Syarif Hidayatulloh, Deden
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v3i2.970

Abstract

Dengan semakin tingginya penggunakaan layanan digital sehari-hari seperti layanan digital banking yang bisa beruapa internet bangking, mobil banking, elektronik wallet, dan elektronik payment, selain memberikan kemudahan, kecepatan dan kenyamanan, namun tidak bisa dihindari adanya resiko yang akan ditimbulkan seperti penggunaan tidak sah user dan password pada beberapa aplikasi seperti pengguna dapat kehilangan uang tanpa menggunakannya. Dengan adanya resiko tersebut, maka perlu dilakukan mitigasi resiko dengan mengadakan penyuluhan keamanan informasi pada pengguna perangkat digital. Guru merupakan target yang baik untuk sosialisasi ini karena mereka sering menggunaka aplikasi pemberajaran seperti google meet, MSTeams, zoom serta aplikasi lainnya sehingga informasi yang digunakan guru dapat dijaga kerahasiaannya. Materi sosialisasi ini menggunakan item yang ada pada System Manajemen Keamanan Informasi ISO 27001 serta Human Aspects of Information Security Questionnaire {HAISQ) yang disesuaikan dengan target sasar yaitu guru-guru. Diharapkan dengan penyuluhan keamanan informasi ini guru-guru dapat lebih paham dan berprilaku yang aman dalam penggunaan perangkat digital. Metoda pelaksanaan berupa pre-test, presentasi materi, tanya jawab dan pos-test. Hasil penyuluhan didapat bahwa pengetahuan keamanan informasi peserta sebanyak 27 orang rata-rata nilainya meningkat dari angka 78,8% menjadi 92,2%, hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan ini berhasil menambah pengetahuan peserta dan dapat menurunkan resiko akibat penggunaan teknologi.
Perancangan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) Berdasarkan ISO 27001:2022 (Studi Kasus Data Center Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan) Jimmy Alberto; Maisyarah Karyati, Cut
Jurnal Ilmiah Komputasi Vol. 22 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Komputasi : Vol. 22 No 4, Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32409/jikstik.22.4.3447

Abstract

Penelitian ini mengkaji perancangan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) berdasarkan standar ISO 27001:2022, dengan studi kasus yang berfokus di Data Center Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang. E-Government Indonesia sebagai upaya transformasi digital oleh pemerintah memiliki tantangan dalam ancaman keamanan informasi, khususnya terkait privasi dan pencurian data. Oleh karena itu, penting untuk memiliki SMKI yang efektif sesuai dengan standar ISO 27001:2022 dapat menjadi acuan penting. ISO 27001:2022, standar internasional untuk manajemen keamanan informasi, memberikan panduan dan persyaratan yang jelas untuk membangun, menerapkan, dan memelihara sistem keamanan informasi yang efektif. Akan tetapi pada Diskominfo Kota Tangerang Selatan belum memiliki SMKI yang terstruktur dan sesuai dengan standar ISO 27001:2022. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi, analisis, dan evaluasi risiko keamanan informasi serta merancang SMKI yang tepat dan relevan dengan standar tersebut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi pedoman dalam pengelolaan keamanan informasi bagi peneliti selanjutnnya dan juga institusi pemerintah lainnya.
Sosialisasi Etika Penggunaan Sosial Media Dan Keamanan Penyebaran Informasi Di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Amanatul Huda, Kel.Tajur, Ciledug, Tangerang Wasis Haryono; Tita Puspitasari; Asep Erlan Maulana
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 7 : Agustus (2024): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Currently, the Tahfizhul Qur'an Amanatul Huda Islamic boarding school still carries out traditional da'wah, so that the da'wah that is carried out does not have a broad impact on society. Good preaching materials are only delivered to a handful of congregations. In carrying out da'wah, the Tahfizhul Qur'an Amanatul Huda Islamic Boarding School faces several challenges, one of which is technological challenges. In line with the very rapid advances in information and communication technology, social media has become a very influential tool in expanding the reach of preaching and religious education. In order to support this effort, there needs to be an effective socialization program. With this community service activity with the theme Socialization of the Ethics of Using Social Media and Security of Information Dissemination at the Tahfidzul Qur'an Amanatul Huda Islamic Boarding School, we will be able to carry out da'wah by utilizing social media by producing da'wah content that is right on target and can reach the community even wider.
Analisis Keamanan Sistem Informasi Perguruan Tinggi Berbasis Indeks KAMI Fauzia Anis Sekar Ningrum; Yudha Riwanto; Inggrid Yanuar Risca Pratiwi; Muhammad Ainul Fikri
Jurnal Informatika Polinema Vol. 10 No. 3 (2024): Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v10i3.5154

Abstract

Keamanan informasi merupakan hal yang penting dalam lingkungan Perguruan Tinggi, baik swasta maupun negeri untuk melindungi data sensitif dan menjaga integritas serta kerahasiaan informasi. Dalam paper ini, dilakukan perbandingan manajemen keamanan informasi antara dua Perguruan Tinggi Swasta yang berada di daerah Kabupaten Banyuwangi, yaitu Perguruan Tinggi A dan Perguruan Tinggi B untuk mengukur menggunakan Indeks Keamanan Informasi (Indeks KAMI) versi 5.0. Metode penelitian yang digunakan melibatkan pengumpulan data dari kedua Perguruan Tinggi melalui survey dengan Indeks KAMI. Setelah itu, data tersebut dianalisis dan perbandingan dilakukan berdasarkan elemen-elemen KAMI yang berstandar SNI ISO 27001, meliputi Tata Kelola Keamanan Informasi, Pengelolaan Risiko Keamanan Informasi, Kerangka Kerja Keamanan Informasi, Pengelolaan Aset informasi, Teknologi dan Keamanan Informasi dan Peran TIK. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan antara dua Perguruan Tinggi Swasta yang telah dilakukan survey. Pada Perguruan Tinggi A menunjukkan tingkat keamanan informasi dengan nilai 713 yang menunjukan indikator standar Cukup Baik yang meliputi Tata Kelola yang baik, Perlindungan Data Pribadi yang kuat, dan mengedepankan Aspek Teknologi. Sedangkan pada Perguruan Tinggi B menunjukan tingkat keamanan informasi dengan nilai 321 yang menunjukan indikator Tidak Layak standar ISO, dengan elemen yang paling kuat dalam Perguruan Tinggi B adalah kontrol keamanan Perlindungan Data Pribadi.
Analisa Manajemen Resiko Keamanan Sistem Informasi Baznas Kampar dengan Metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) Alriwanda, A; Saputra, Eki; Megawati, M; Ahsyar, Tengku Khairil
Kesatria : Jurnal Penerapan Sistem Informasi (Komputer dan Manajemen) Vol 5, No 3 (2024): Edisi Juli
Publisher : LPPM STIKOM Tunas Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30645/kesatria.v5i3.441

Abstract

Risk management is a key element in an organization's activity strategy, one of the existing risk management methods is Failure mode effect and analysis (FMEA). Many researchers use this method to determine the risks that exist in the company. This research was conducted at the National Zakat Amil Agency (BAZNAS) Kampar using FMEA to determine the risks that exist at BAZNAS. In the research, the Risk Priority Number (RPN) was calculated by multiplying Severity, Occurance and Detection. The results obtained in research using FMEA produced 5 failure modes, namely Data, Hardware, Software, People / Human Error and Network and provided recommendations to BAZNAS
IMPLEMENTASI FRAMEWORK ISO 27001 SEBAGAI PROTEKSI KEAMANAN INFORMASI DALAM PEMERINTAHAN (SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW) Aurabillah, Bilqis; Aprillia Putri, Lintang; Citra Fadhlilla, Novia; Wulansari, Anita
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 1 (2024): JATI Vol. 8 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i1.8736

Abstract

Era globalisasi, ditandai oleh kemajuan pesat dalam teknologi dan teknologi informasi, memberikan kemudahan akses informasi bagi masyarakat. Namun, keberlanjutan ini menimbulkan risiko terhadap privasi. Indonesia mengalami rendahnya keamanan informasi, terutama dalam lembaga pemerintahan. ISO 27001 memiliki kebermanfaatan dalam menjaga keamanan informasi pada lembaga pemerintah yaitu pemerintah dapat mengelola tata kelola yang baik, adanya pengukuran keberhasilan apakah tercapai tujuan dari keamanan informasi, mengetahui apa saja perbaikan dan pengelolaan yang harus dilakukan dalam keamanan informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan sistem keamanan informasi dalam lembaga pemerintahan, terutama dalam menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data. Metode yang digunakan dalam artikel jurnal ini adalah metode Systematic Literature Review atau sering disingkat dengan (SLR), merupakan metode yang melakukan pengumpulan, penelusuran berbagai artikel yang sesuai dengan topik atau tema yang dikaji setelah itu dievaluasi ditafsirkan dan kemudian dilakukan penyajian data. Hasil penelitian adalah Framework ISO 27001 selain mengamankan informasi, framework ini juga dapat mengevaluasi serta memelihara dari kebocoran keamanan data. Aturan yang baku dan formal membuat pelaksanaan keamanan sistem informasi lebih teratur dan dapat mengetahui kesalahan atau perbaikan yang harus dilakukan ketika skor yang didapatkan tidak sesuai dengan standar dari SNI ISO 20071.
ANALISIS ANCAMAN KEAMANAN PADA SISTEM INFORMASI AKADEMIK KAMPUS MENGGUNAKAN METODE OWASP ZAP Afrizal Ramadhan, M. Fery; Samsiar Ilmananda, Asri
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 4 (2024): JATI Vol. 8 No. 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i4.10599

Abstract

Penggunaan internet di Indonesia terus meningkat, dengan jumlah pengguna mencapai 221.563.479 jiwa pada tahun 2024. Perkembangan ini mendorong kemajuan di bidang teknologi informasi, yang menjadi sangat penting bagi mahasiswa dalam meningkatkan efektivitas waktu dan hasil akademik termasuk di Universitas Merdeka Malang. Sistem informasi akademik (SIAKAD) yang digunakan di Universitas Merdeka Malang, adalah salah satu alat penting berbasis website untuk mengelola data mahasiswa dan kegiatan akademik di Universitas Merdeka Malang. Namun, website ini juga rentan terhadap berbagai ancaman keamanan siber seperti SQL injection, XSS, brute force, dan DDoS. Penelitian ini menggunakan OWASP ZAP, alat yang diakui untuk analisis keamanan web, untuk mengidentifikasi celah keamanan pada Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) Universitas Merdeka Malang. Hasil pengujian menunjukkan 17 kerentanan dengan distribusi: 17,65% (3) High Risk Level, 17,65% (3) Medium Risk Level, 29,41% (5) Low Risk Level, dan 35,29% (6) Informational Risk Level. Rekomendasi diberikan khususnya pada kerentanan dalam kategori OWASP A02 (Cryptographic Failures), A03 (Injection), A04 (Insecure Design), dan A05 (Security Misconfiguration). Diharapkan hasil ini dapat membantu staf TI Universitas Merdeka Malang dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan akses website sistem informasi akademik mereka.
ANALISIS KEAMANAN SISTEM INFORMASI ABSENSI BKAD KANTOR WALIKOTA MEDAN Drizal, M. Arfan; Ridho, Faizin
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 5 (2024): JATI Vol. 8 No. 5
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i5.11624

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong digitalisasi sistem absensi di instansi pemerintah, termasuk BKAD Kota Medan. Meskipun sistem berbasis web menawarkan efisiensi, ia juga menghadapi ancaman keamanan yang dapat merusak integritas data pegawai. Sistem absensi online sering mengalami masalah seperti lemahnya mekanisme otentikasi, kurangnya enkripsi data, dan kerentanan terhadap serangan seperti man-in-the-middle. Celah ini dapat dimanfaatkan untuk manipulasi data dan pencurian informasi pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keamanan sistem informasi absensi BKAD Kota Medan, mengevaluasi risiko yang ada, dan memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan keamanan sistem. Metode yang digunakan adalah penetration testing dengan teknik sniffing menggunakan aplikasi Wireshark untuk menganalisis kerentanan dalam sistem. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem memiliki kerentanan signifikan, terutama pada protokol HTTP. Informasi sensitif seperti username dan password dapat diakses dengan mudah. Penggunaan HTTPS meningkatkan keamanan tetapi masih ada risiko kebocoran informasi.
Analisis Penerapan Sistem Informasi Akuntansi untuk Meningkatkan Efisiensi dan Keamanan Keuangan UMKM (Cafe Rindu Lokaria) Sisilia Anyel Faridawati; Henrikus Herdi; Paulus Libu Lamawitak
Jurnal Ekonomi, Akuntansi, dan Perpajakan Vol. 1 No. 4 (2024): November: Jurnal Ekonomi, Akuntansi, dan Perpajakan (JEAP)
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jeap.v1i4.443

Abstract

The research aimed to analyze how the implementation of the Accounting Information System (AIS) can improve financial efficiency and security at Rindu Lokaria Cafe which currently still manages finances manually. The method used in this research involved qualitative analysis through interviews and direct observation of the financial process at Rindu Lokaria Cafe. This research found that the lack of understanding and implementation of AIS at Rindu Lokaria Cafe led to inaccuracies in recording transactions, difficulties in inventory management, and high risks to financial data security. The results of this research stated that effective AIS implementation as proven to provide several significant benefits, including reduced errors in recording, increased operational efficiency, and better protection of financial data. AIS can hel Rindu Lokaria Cafe improve its financial performance and minimize the risks associated with manual management. This research suggest that Rindi Lokaria Cafe and other MSMEs in Indonesia consider implementing AIS as a strategic step to improve their financial efficiency and security, which will support their business growth and sustainability.
Studi Komparatif Teknik Analisis Keamanan Sistem Informasi e-Government: Penetration Testing VS Vulnerability Assessment Muhammad Ayyas; Ahmad Fauzi; Suprih Widodo
SATIN - Sains dan Teknologi Informasi Vol 10 No 1 (2024): SATIN - Sains dan Teknologi Informasi
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33372/stn.v10i1.1085

Abstract

Dalam era digital yang terus berkembang, pelayanan publik yang difasilitasi oleh pemerintah telah mengalami transformasi signifikan berkat digitalisasi melalui Electronic Government (e-Government). Namun, dengan perkembangan ini, keamanan informasi pada sistem-sistem ini menjadi aspek yang krusial. Keamanan informasi tidak hanya melindungi nilai aset informasi dari ancaman, tetapi juga memastikan kelangsungan, kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi yang vital bagi pelayanan publik. Terutama pada instansi pemerintah, keamanan informasi merupakan landasan yang penting, didukung oleh landasan hukum, seperti Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan panduan penerapan tata kelola keamanan informasi untuk penyelenggara pelayanan publik. Untuk memastikan keamanan sistem informasi, penelitian ini mencoba untuk melakukan studi komparatif antara dua teknik, yaitu penetration testing dan vulnerability assessment, dalam konteks dasar hukum dan standar keamanan informasi yang ada. Penelitian ini mengadopsi metode penelitian kualitatif untuk memahami secara holistik fenomena keamanan informasi yang terjadi, dengan tujuan untuk menggali pemahaman yang lebih mendalam tentang kedua teknik tersebut dalam konteks pelayanan publik

Page 82 of 131 | Total Record : 1304