cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL STATIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK" : 10 Documents clear
PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN JADWAL DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM MICROSOFT PROJECT 2010 (Studi Kasus: Proyek PT. Trakindo Utama) Walean, David M.; Mandagi, Robert J. M.; Tjakra, Jermias; Malingkas, Grace Y.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu proyek bisa dikatakan berhasil jika proses pelaksanaannya bisa selesai sesuai dengan waktu yang telah direncanakan. Perencanaan proyek yang baik harus didukung dengan suatu pengendalian proyek yang baik. Karena yang terjadi di lapangan belum tentu sesuai dengan apa  yang  telah  direncanakan.  Pengendalian  yang  buruk  dalam  suatu  proyek  dapat mengakibatkan pemborosan terhadap penggunaan sumber daya dan ini dapat mengakibatkan kegagalan untuk mencapai tujuan proyek itu sendiri. Untuk  merencanakan  jadwal  suatu  proyek  dengan  program Microsoft  Project  2010  yang pertama  harus  dilakukan  adalah  memasukkan  data-data  seperti  jenis  kegiatan,  durasi, sumber  daya  dan  lain-lain.  Dalam  tahap  pengendalian  proyek  menggunakan  Microsoft Project  salah  satu metode yang dapat dilakukan  ialah dengan menambahkan waktu  lembur pada suatu kegiatan. Dari perencanaan jadwal pada proyek pembangunan fasilitas PT.Trakindo Utama khususnya pembangunan Annex Building dengan menggunakan Microsoft Project 2010 didapat 66 hari kerja.  Pada  tahap  pengendalian  terdapat  pekerjaan  yang  berada  pada  lintasan  kritis sehingga penulis melakukan  sistem kerja  lembur  (Crash Program) dengan  tambahan 2  jam lembur. Sehingga durasi pekerjaan pengecatan berkurang menjadi 9 hari  kerja dari waktu normal 12 hari kerja.  Kata kunci: Microsoft Project 2010, Pengendalian, Perencanaan.
ANALISIS DEBIT SUNGAI MUNTE DENGAN METODE MOCK DAN METODE NRECA UNTUK KEBUTUHAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR Indra, Zulfikar; Jasin, Mohammad I.; Binilang, Alex; Mamoto, Jeffry D.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam  suatu  perencanaan  Pembangkit  Listrik  Tenaga  Air,  faktor  penting  yang  perlu diketahui yaitu: besarnya debit harian, debit bulanan dan debit Andalan 80%, serta kondisi topografi daerah pengaliran Sungai. Untuk  menghitung  besarnya  debit  harian,  bulanan,  dan  debit  andalan  untuk  kebutuhan Pembangkit  Listrik  Tenaga  Air  di  sungai  munte  dengan  titik  tangkapan  didesa  Tincep digunakan  Metode  NRECA  dan  Metode  Mock.  Dan  besarnya  Evapotranspirasi  Potensial menggunakan Metode Penman. Data curah hujan yang digunakan adalah data curah hujan 2001  sampai  dengan  tahun  2010  dari  Stasiun  Kakaskasen  dan  data  klimatologi  adalah Stasiun Paleloan. Dari hasil perhitungan diperoleh debit harian menggunakan metode NRECA yaitu data tahun 2001 s/d tahun 2010 besarnya debit pada kisaran Q = 0.7054 m³/det s/d Q = 0.7342 m³/det. Sedangkan debit bulanan menggunakan metode Mock besarnya debit pada kisaran Q = 0.171 m³/det s/d Q = 0.9150 m³/det, dan debit andalan probabilitas 80% untuk debit harian (Q80%) Qmax = 0.8891 m³/det, Qmin = 0.7053 m³/det  sedangkan debit bulanan  (Q80%) diperoleh Qmax = 0.7640 m³/det, Qmin = 0.3407 m³/det. Berdasarkan hasil analisis dan standar untuk kebutuhan pengembangan diperoleh jenis PLTA yaitu jenis PLTM dengan daya teoritis Pt = 531.83 Kw < 5 Mw. Kata kunci : sungai munte, metode NRECA, metode Mock, PLTM
STUDI PENENTUAN TARIF TOL RENCANA RUAS JALAN MANADO-BITUNG Petracia, Pingkan; Jansen, Freddy; Lintong, Elisabeth; Rumajar, Audie L. E.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah  propinsi  Sulawesi Utara  sedang melakukan  pembangunan  infrastruktur transportasi diantaranya pembangunan jalan tol di ruas jalan Manado-Bitung. Jalan tol  ini  nantinya  akan  menjadi  jalan  tol  pertama  di  Sulawesi  Utara,  sehingga diperlukan penelitian terhadap tarif tol rencana untuk ruas jalan tersebut. Survey dilakukan untuk mendapatkan  jumlah volume  lalu  lintas dan kecepatan rata-rata  kendaraan  di  jalan  eksisting  dan  dilakukan  selama  12  jam  dari  pukul  07.00-19.00  WITA  selama  seminggu.  Jenis  kendaraan  yang  ditinjau  hanya  kendaraan golongan  I,  IIA  dan  IIB.  Analisis  tingkat  pelayanan  jalan  eksisting  menggunakan standarisasi MKJI,  sedang  analisis  biaya  operasional  kendaraan  didasarkan  pada analisis  yang  dikembangkan  oleh  LAPI-ITB.  Tarif  dihitung  berdasarkan  70 %  dari besar keuntungan  biaya operasional kendaraan. Hasil  penelitian menunjukkan  kondisi  tingkat  pelayanan  untuk  ruas  jalan Manado-Bitung  (non-tol)  adalah  A  (arus  bebas)  dengan  derajat  kejenuhan  ≤  0,35. Perhitungan  tarif yang diperoleh untuk jalan  tol Manado-Bitung adalah golongan I: Rp 200/km, golongan II A: Rp 500/ km dan golongan II B: Rp 800/ km. Kata kunci: Analisis, Kendaraan, Jalan, Tarif tol
PERBANDINGAN RESPONS STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT DENGAN DINDING PENGISI DAN TANPA DINDING PENGISI AKIBAT GEMPA Tololiu, Bryan Jeferson; Manalip, Hierico; Windah, Reky S.; Dapas, Servie O.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simpangan lateral yang besar pada struktur bangunan gedung bertingkat akibat gempa perlu diperhitungkan  karena  dapat  menyebabkan  keruntuhan  struktur.  Penambahan  kekakuan lateral  struktur  dengan  penggunaan  dinding  pengisi  merupakan  salah  satu  cara  untuk mereduksi deformasi lateral tersebut.  Penelitian  ini dilakukan untuk mengetahui respons struktur dan besarnya kontribusi dinding pengisi pada bangunan gedung bertingkat akibat beban  gempa. Perhitungan simpangan dan gaya  geser  pada  bangunan  gedung  bertingkat  dilakukan  menggunakan  respons  spektrum pada  tanah  sedang  di  wilayah  gempa  lima  (Sulawesi  utara)  Indonesia.  Analisa  dilakukan terhadap dua model struktur yaitu struktur portal dengan dinding pengisi dan struktur portal tanpa dinding pengisi. Pada struktur portal dengan dinding pengisi analisa dilakukan dengan metode  diagonal  tekan  ekuivalen.  Variasi  dinding  pengisi  yaitu  seperempat  batu,  setengah batu dan satu batu dengan beberapa kelas dinding pengisi sebagai berikut: 25, 50, 100, 150, 200, dan 250 (PUBI 1982). Hasil  analisa  menunjukkan  bahwa  kuat  tekan  dinding  pengisi  dan  susunan  batu  sangat mempengaruhi  kekakuan  lateral  struktur portal.  Kuat  tekan dinding  yang  kecil  tidak akan memberikan  kontribusi  pada  kekakuan,  dinding  tersebut  hanya  menjadi  beban  tambahan saja. Besarnya massa  struktur mempengaruhi nilai dari gaya geser, dengan demikian gaya geser  struktur  portal  dengan  dinding  pengisi  lebih  besar  daripada  struktur  portal  tanpa dinding pengisi. Kata kunci:  bangunan bertingkat, dinding pengisi, gaya geser, gempa, respons struktur,           simpangan lateral.
ANALISIS OPTIMALISASI WAKTU DAN BIAYA DENGAN PROGRAM PRIMAVERA 6.0 (Studi Kasus : Proyek Perumahan Puri Kelapa Gading) Kareth, Michael; Tarore, Huibert; Tjakra, Jermias; Walangitan, D. R. O.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan  suatu proyek dapat berhasil apabila  sumber daya yang ada digunakan  secara efektif dan efisien. Terbatasnya sumber daya yang tersedia akan menyebabkan keterlambatan pada  durasi  proyek.  Durasi  kegiatan  suatu  proyek  berkaitan  erat  dengan  pembiayaan. Memperpendek durasi proyek  terhadap durasi normalnya memerlukan peningkatan  sumber daya  seperti  tenaga  kerja,  material  dan  lain  sebagainya  yang  beresiko  terjadinya penambahan  biaya  langsung.  Optimalisasi  perlu  dilakukan  untuk  memperpendek  durasi proyek dengan pengeluaran biaya seminimal mungkin.  Penggunaan  program  primavera  6.0  dapat  mempermudah  dalam  proses  perencanaan, penjadwalan, pengendalian dan monitorin. Hasil  keluaran dari program primavera berupa Lay Out Gantt Chart, Kurva  S,  Tabel  dan  Profil  Sumber Daya  dan  lain  sebagainya  yang dapat digunakan dalam pengontrolan proyek. Hasil dari penggunaan program pada proyek Perumahan Puri Kelapa Gading, pada  tahap perencanaan  kondisi  normal  ;  waktu  pelaksanaan  proyek  selama  174  hari  dengan  biaya langsung  sebesar Rp. 120.443.990,25. Sedangkan hasil percepatan umur proyek  (optimasi) dengan  penambahan  jam  kerja  (lembur),  diperoleh  waktu  pelaksanaan  menjadi  162  hari dengan tambahan biaya langsung menjadi Rp. 122.294.476,10. Kata Kunci : Waktu dan Biaya, Primavera 6.0, Perencanaan.
EVALUASI KINERJA SIMPANG TIDAK BERSINYAL MENGGUNAKAN PROGRAM aaSIDRA (Studi Kasus: Persimpangan Jalan TNI–Jalan Tikala Ares–Jalan Daan Mogot–Jalan Pomorow, Kota Manado) Marpaung, Olivia Rosalyn; Sendow, Theo K.; Lintong, Elisabeth; Longdong, Jefferson
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persimpangan  jalan  merupakan  jaringan  daerah  kritis  dalam  melayani  arus  lalu  lintas, terlebih bila persimpangan  tersebut tidak diatur berdasarkan kecukupan ruang untuk keluar masuk  kendaraan  dari  berbagai  jenis,  mengakibatkan  terjadi  tundaan  yang  cukup  besar. Persimpangan juga merupakan tempat rawan terhadap kecelakaan karena terjadinya konflik antara kendaraan dengan kendaraan lainnya ataupun kendaraan dengan pejalan kaki.  Lokasi  penelitian  di  kota Manado,  yaitu  persimpangan  empat  lengan  antara  Jalan  TNI  - Jalan  Tikala  Ares  –  Jalan  Daan  Mogot  –  Jalan  Pomorow,  yang  sangat  sering  terjadi kemacetan.  Evaluasi  kinerja  simpang  empat  lengan  tidak  bersinyal  dilakukan  dengan menggunakan  program  aaSIDRA  dan Metode MKJI  1997,  dimana  dapat  diketahui  derajat kejenuhan, kapasitas total, panjang antrian, kontrol tundaan dan tingkat pelayanan. Hasil  analisa menggunakan  program  aaSIDRA menunjukkan  bahwa  pada  simpang  terjadi kondisi  arus  lalulintas  yang  stabil  dan  memiliki  kebebasan  manuver  yang  terbatas, sedangkan  hasil  analisa  menggunakan  metode  MKJI  1997  menunjukkan  bahwa  pada simpang terjadi sedikit hambatan. Kata kunci: persimpangan tidak bersinyal, kontrol tundaan, tingkat pelayanan, aaSIDRA
PENGENDALIAN WAKTU DAN BIAYA PADA TAHAP PELAKSANAAN PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN METODE NILAI HASIL (Studi Kasus : Proyek Lanjutan Pembangunan Gedung PIP2B Kota Manado) Junaidi, .; Tarore, Huibert; Malingkas, Grace Y.; Walangitan, D. R. O.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian  dalam  proyek  konstruksi  pada  umumnya  menyangkut  tiga  aspek  utama,  yaitu, biaya,  waktu  dan  SDM.  Didalam  pelaksanaan  suatu  proyek  konstruksi,  perencanaan  dan pengendalian merupakan  fungsi  yang paling pokok didalam mewujudkan  keberhasilan proyek. Persoalan  yang  timbul  adalah  bagaimana  mencapai  pemecahan  optimum  dengan  kondisi sumber  daya  yang  serba  terbatas.  Bagaimana  menerapkan  suatu  metode  pada  proyek  untuk mengendalikan biaya dan waktu, serta mengendalikan pelaksanaan proyek konstruksi  terhadap terjadinya  penyimpangan,  dan  mengevaluasi  proyeksi  penyelesaian  terhadap  terjadinya penyimpangan pada proyek merupakan tujuan dari penelitian ini. Untuk  meningkatkan  efektivitas  dalam  memantau  dan  mengendalikan  proyek,  perlu  dipakai metode  yang  mengintegrasikan  jadwal  dan  biaya  sehingga  mengungkapkan  kinerja  kegiatan. Salah satu metode yang memenuhi tujuan ini adalah Konsep Nilai Hasil, Earned Value Concept, yang terdiri dari tiga indikator yaitu BCWS, BCWP, dan ACWP. Prosedur  penelitian  dimulai  dengan  melakukan  studi  kepustakaan,  pengambilan  data, melakukan  pengamatan  langsung  pada  proyek,  dan merangkum  hasil  pengumpulan  data-data yang ada.  Variansi  yang  ditekankan  disini  adalah  untuk  menyelidiki  penyimpangan  biaya  atau  jadwal pelaksanaan yang  telah direncanakan atau ditentukan.   Bila angka kinerja ditinjau  lebih lanjut maka  Angka  indeks  kinerja  kurang  dari  satu  (<1),  dan  (>1)  yang  berarti  makin  besar penyimpangannya dari perencanaan dasar atau anggaran, atau prestasi pelaksanaan pekerjaan sangat baik, perlu diadakan pengkajian apakah mungkin perencanaan tidak realistis. Konsep Nilai Hasil bisa diterapkan pada studi kasus  ini di dalam  tujuan pengendalian dimana berdasarkan analisis maka pengendalian yang dilakukan banyak terjadi penyimpangan dari sisi penjadwalan  pada  saat  pelaporan-pelaporannya.  Berdasarkan  nilai  ETC  dan  EAC  yang terhitung maka apabila kinerja tidak diperbaharui akan terjadi bergeseran. Kata Kunci : Metode Nilai Hasil, BCWS, BCWP, ACWP
PERANAN KONSULTAN MANAJEMEN KONSTRUKSI PADA TAHAP PELAKSANAAN MECHANICAL ELECTRICAL – PLUMBING (ME-P) PROYEK PEMBANGUNAN PT. TRAKINDO UTAMA Wuwungan, Tycho Priestley Giovanni; Langi, Juno E. Ch.; Rantung, Johan P.; Sibi, Mochtar
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jasa  Konsultan  manajemen  konstruksi  biasanya  digunakan  pada  proyek  berskala  besar, dimana  konsultan  manajemen  konstruksi  berperan  untuk  mengelola  manajemen  proyek. Meskipun  demikian,  penggunaan  jasa  konsultasi  ini  tidak  menjamin  suatu  proyek pembangunan bisa berjalan  lancar. Justru berbagai permasalahan pada  tahap pelaksanaan pembangunan sering terjadi. Dalam pelaksanaan proyek ini, manajemen konstruksi berfungsi untuk mengatur  dan mengendalikan  pelaksanaan  kegiatan  proyek  dengan mengoptimalkan peranan  konsultan  manajemen  konstruksi.  Metode  yang  digunakan  adalah  manajemen konstruksi  murni,  mengingat  konsultan  manajemen  konstruksi  adalah  murni  wakil  pemilik proyek.  Pada  tahap  pelaksanaan  mechanical  electrical-plumbing  (ME-P)  proyek pembangunan  PT.  Trakindo  Utama,  peranan  konsultan  manajemen  tidak  dilaksanakan sepenuhnya  terutama dalam hal: (1) mengkoordinasi dan memberi pengarahan pada pihak-pihak  yang  terlibat,  (2)  melaksanakan  pengawasan  pekerjaan  di  lapangan,  (3)  mengen-dalikan  jadwal pelaksanaan berdasarkan waktu  yang  telah ditentukan dalam  jadwal  induk, sehingga pada akhirnya pekerjaan mengalami keterlambatan. Kata kunci : Konsultan Manajemen Konstruksi, pelaksanaan ME-P, waktu
ANALISIS CASH FLOW OPTIMAL PADA KONTRAKTOR PROYEK PEMBANGUNAN PERUMAHAN Tolangi, Martho F.; Rantung, Johan P.; Langi, Juno E. Ch.; Sibi, Mochtar
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan  pemukiman  dari  waktu  ke  waktu  semakin  meningkat.  Hal  ini  seiring  dengan perkembangan proyek perumahan dengan  tujuan guna untuk memenuhi  kebutuhan masyarakat akan  hunian  yang  asri  dan  nyaman.  Namun  dalam  pelaksanaannya  investor  atau  pihak pengembang perlu mengetahui kepastian akan  investasi yang ditanamkan menyangkut sejumlah besar  dana,  dengan  demikian  dapat memperoleh  gambaran  sebagai  acuan  bagi  para  investor dalam pengembangannya pada tahap berikutnya. Resiko  waktu  dan  resiko  biaya  pada  proyek  konstruksi  bagi Kontraktor  pada  akhirnya  akan mengakibatkan  berkurangnya  keuntungan  Kontraktor,  sedangkan  tujuan  utama  Kontraktor dalam mengerjakan  suatu  proyek  konstruksi  adalah mendapatkan  keuntungan  optimal.  Salah satu cara pengendalian biaya pada proyek konstruksi adalah dengan merencanakan cash  flow proyek secara optimal sehingga dengan dana yang ada akan dicapai keuntungan yang optimal. Untuk mengetahui perencanaan cash  flow yang optimal, akan dianalisa perencanaan cash  flow berdasarkan Uang Muka 10%  dan 15% dengan pembayaran bulanan dilakukan selama 5 tahun, 10  tahun,  15  tahun. Dari  hasil  analisa  perencanaan  cash  flow Kontraktor  disimpulkan  bahwa perencanaan  cash  flow  optimal  adalah  perencanaan  cash  flow  dengan  sistem  pembayaran selama 5 tahun dengan uang muka 15%, karena pembayaran yang diterima lebih besar sehingga besar overdraft positif lebih kecil. Kata Kunci : perumahan, cash flow, overdraft.
OPTIMASI JARAK ANTAR DUA BANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT YANG BERSEBELAHAN DENGAN MEMPERHITUNGKAN PENGARUH GEMPA The, Femmy; Sumajouw, Marthin D. J.; Wallah, Steenie E.; Windah, Reky S.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Benturan  dapat  terjadi  pada  dua  bangunan  gedung  bertingkat  yang  bersebelahan  apabila jarak antar dua bangunan tersebut lebih kecil dari simpangan maksimum yang terjadi akibat beban  gempa.    Benturan  menimbulkan  gaya-gaya  dalam  tambahan  pada  elemen  struktur yang  terakumulasi  dengan  gaya-gaya  dalam  akibat  beban  dinamik  itu  sendiri  sehingga mengakibatkan kerusakan pada struktur. Untuk  itu diperlukan optimasi  jarak pemisah antar dua bangunan gedung bertingkat yang bersebelahan, agar benturan dapat dihindari.  Analisa dilakukan pada model bangunan penahan geser bertingkat 2  (dua)  sampai dengan bertingkat  10  (sepuluh)  dengan  material  beton  bertulang.  Simpangan  horisontal  struktur diperoleh  menggunakan  analisa  respon  spektrum  untuk  tanah  keras  di  wilayah  gempa  VI (enam)  Indonesia. Hasil analisa menunjukkan bahwa  syarat batas ultimit untuk  jarak antar dua  bangunan  yang  bersebelahan  0,008  kali  tinggi  bangunan  agar  tidak  terjadi  benturan (efek Pounding) pada dua bangunan tersebut. Kata  kunci  :  benturan  antar  gedung,  gempa,  jarak  antar  bangunan,  optimasi  jarak    pemisah, respons spectrum, simpangan horisontal

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2012 2012


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Sipil Statik Vol 10 No 2 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9, No 4 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 6 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 5 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 4 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 3 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 2 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 12 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 11 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 10 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 9 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 8 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 7 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 6 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 5 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 4 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 3 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 2 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 12 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 11 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 10 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 9 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 8 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 7 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 6 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 5 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 3 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 2 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 10 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 9 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 8 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 7 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 6 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 5 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 3 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 2 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 1 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 12 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 11 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 10 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 9 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 8 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 7 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 6 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 5 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 4 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 3 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 2 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 1 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 12 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 11 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 10 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 9 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 8 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 7 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 6 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 5 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 4 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 3 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 2 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 1 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 7 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 6 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 5 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 4 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 3 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 2 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 1 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 12 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 11 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 10 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 9 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 8 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 7 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 6 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 5 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 4 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 3 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK More Issue