cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL STATIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 815 Documents
PENGARUH HAMBATAN SAMPING TERHADAP KINERJA JALAN (STUDI KASUS: JL. LEMBONG, KOTA MANADO) Militya Christi Nangaro; Lucia I. R. Lefrandt; James A. Timboeleng
Jurnal Sipil Statik Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : Jurusan Sipil, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan menjadi prasarana transportasi darat yang sangat penting dalam menunjang aktivitas masyarakat, sehingga dapat memberikan akses yang mudah bagi masyarakat baik mobilitas maupun ke tata guna lahan. Pertambahan penduduk mengakibatkan adanya peningkatan terhadap penggunaan transportasi darat, sehingga kapasitas dan kinerja jalan pada jalan berkurang. Pada kondisi ini kemacetan pun terjadi, salah satu faktor penyebabnya adalah aktivitas pada sisi jalan atau hambatan samping Analisa pengaruh hambatan samping terhadap kinerja jalan perlu dilakukan untuk mengatasi permasalahan lalu lintas. Dalam menganalisa data ini terbagi menjadi dua bagian yaitu volume, kecepatan dan kecepatan arus bebas menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Sedangkan analisis kapasitas untuk derajat kejenuhan diperoleh melalui model linear Greenshield, model logaritmik Greenberg, dan exponential Underwood sebagai tinjauan tingkat pelayanan jalan. Pengaruh hambatan samping dianalisis menggunakan regresi liniear berganda serta tundaan dengan bantuan Microsoft Excel. Kemudian analisis melalui simulasi dari software Simulation Of Urban Mobility (SUMO).Model terpilih untuk mendapatkan nilai kapasitas model liniear Greenshield dilihat dari nilai koefisien determinasi (R2) tertinggi yaitu pada hari Kamis, 5 November 2020 sebesar 0,7701 sehingga didapat nilai kapasitas sebesar 426,624 smp/jam dan volume pada jam puncak sebesar 494,4 smp/jam sehingga nilai derajat kejenuhan sebesar 1,159 dengan tingkat pelayanan jalan LOS F, dan tundaan sebesar 58,951 detik. Hambatan samping mempengaruhi kinerja jalan sebesar 74,8967% terhadap kecepatan. Kemudian, analisis dengan simulasi melalui software SUMO dilakukan pelebaran jalan menjadi 3 lajur sehingga saat hambatan samping rendah nilai kecepatan sebesar 13,414 km/jam dan hambatan samping tinggi nilai kecepatan sebesar 8,42 km/jam..Kata kunci: Hambatan Samping, Kinerja Jalan, Greenshield, Greenberg, Underwood, Level Of Service (LOS), Simulation Of Urban Mobility (SUMO)
ANALISIS KAPASITAS PENAMPANG SUNGAI PINOBIAN DESA TUMANI KECAMATAN MAESAAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN Eunike T. I. Montolalu; Tommy Jansen; Cindy J. Supit
Jurnal Sipil Statik Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : Jurusan Sipil, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Pinobian merupakan salah satu sungai di Kecamatan Maesaan yang pernah meluap dan membanjiri beberapa daerah yang dilewati oleh sungai Pinobian yang sebagian besar merupakan lahan perkebunan dan lahan persawahan. Oleh karena itu dibutuhkan data mengenai besar debit banjir dan tinggi muka air yang dapat terjadi. Analisis dimulai dengan mencari frekuensi hujan menggunakan metode Log Pearson III. Adapun data hujan yang digunakan berasal dari pos hujan Tompaso Baru. Data curah hujan yang digunakan adalah data curah hujan harian maksimum dari tahun 2009 s/d 2018. Setelah didapat besar hujan, dilakukan simulasi hujan aliran dengan HSS SCS menggunakan program komputer HEC-HMS. Setelah itu debit puncak hasil simulasi dimasukkan dalam program komputer HEC-RAS untuk simulasi tinggi muka air pada penampang yang telah diukur. Hasil simulasi menunjukkan bahwa hampir semua penampang sungai Pinobian yang ditinjau, sudah tidak mampu menampung debit banjir yang terjadi untuk kala ulang 5 tahun, 10 tahun, 25 tahun, 50 tahun dan 100 tahun. Kecuali penampang sta 0 dan sta 20 yang tidak terjadi luapan di setiap kala ulang 5 tahun, 10 tahun, 25 tahun, 50 tahun dan 100 tahun.  Kata Kunci: Sungai Pinobian, Debit Banjir, Kapasitas Penampang Sungai, Tinggi Muka Air, HEC-HMS, HEC-RAS
PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DESA PUNGKOL KECAMATAN TATAPAAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN Ary Nugraha Pamona; Cindy J. Supit; Jeffry D. Mamoto
Jurnal Sipil Statik Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : Jurusan Sipil, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Pungkol yang terletak di kecamatan Tatapaan Kabupaten Minahasa Selatan memiliki sumber mata air yang cukup besar tapi tidak di maanfaatkan karena belum adanya sistem jaringan air bersih yang mampu membawa air ke pemukiman masyarakat karena jarak yang cukup jauh serta medan yang sulit. Sampai saat ini masyarakat masih memanfaatkan air yang kurang baik, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat perlu dirancangkan suatu sistem jaringan air bersih.Sistem penyediaan air bersih di Desa Pungkol direncanakan untuk memenuhi kebutuhan hingga tahun 2031. Untuk memprediksi jumlah kebutuhan air bersih maka digunakan proyeksi degan analisis Regresi. Hasil survey dan analisis menunjukkan bahwa jumlah pertumbuhan penduduk Desa Pungkol hingga tahun rencana 2031 adalah 518,776 jiwa, dengan jumlah kebutuhan air bersih sebesar 1,54 liter/detik. Jaringan Perpipaan dihitung dengan menggunakan persamaan Hazen-Williams dan pipa HDPE. Sumber air yang digunakan berasal dari mata air dengan debit sesaat sebesar 1,54 liter/detik, dan kebutuhan air jam puncak sebesar 0,457 liter/detikDalam perencanaan ini untuk menangkap air dari mata air dibuat bronkaptering dan kemudian air dipompa dan ditampung di bak penampung melalui pipa transimsi, dan di alirkan ke Kran Umum dengan metode gravitasi. Untuk melayani kebutuhan air bersih penduduk Desa Pungkol sampai tahun 2031, dibutuhkan 5 Kran Umum Kata kunci: Desa Pungkol, Air Bersih, Sitem Penyediaan, Pengaliran Dua System
EVALUASI GEOMETRIK JALAN PADA RUAS JALAN MATALI – TOROSIK DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW SELATAN SEPANJANG 3 KM Januar E. Kairupan; Mecky R. E. Manoppo; Joice E. Waani
Jurnal Sipil Statik Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : Jurusan Sipil, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan merupakan salah satu akses transportasi darat yang menghubungkan wilayah yang satu ke wilayah yang lain. Ruas Jalan Matali - Torosik yang merupakan jalan penghubung antar Kabupaten di Sulawesi Utara, bila dilihat secara visual pada ruas jalan ini belum memenuhi standar geometrik jalan yang dimana pada jalan ini memiliki bentuk tikungan tajam (berjari-jari kecil), yaitu kurang dari Rmin = 110 yang dimana disyaratkan oleh Bina Marga 1997 untuk Jalan Kolektor dengan Vr = 60 km/jam. Dengan kondisi jalan seperti ini dapat menyebabkan ketidakamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan. Maka dari itu penulis melakukan penelitian dengan judul “Evaluasi Geometrik Jalan Pada Ruas Jalan Matali – Torosik Di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Sepanjang 3 km”.Dikarenakan banyak tikungan yang tidak memenuhi syarat maka dilakukan perbaikan geometrik. Untuk memperoleh data kondisi geometrik lapangan maka dilakukan pengukuran menggunakan alat ukur Theodolite dan GPS, data yang diperoleh dari pengukuran yaitu data koordinat dan data elevasi, selanjutnya data hasil pengukuran tersebut diolah menggunakan Microsoft Excel dan dimasukkan keprogram Autocad, dari hasil penggambaran tersebut maka selanjutnya dilakukan analisa geometrik.Dari penelitian yang dilakukan, diperoleh 32 tikungan dan hanya tikungan 17 dengan jari- jari 115 m yang memenuhi kriteria. Tikungan lainnya sebanyak 31 tikungan memiliki jari-jari yang lebih kecil dari jari-jari minimum dan akan cukupberbahaya untuk kecepatan rencana 60 km/jam. Terdapat tanjakan curam dan penurunan yang terjal pada beberapa lokasi, dimana kelandaian jalan mencapai 28% jauh lebih besar dari yang disyaratkan maksimum sebesar 8%. Kata Kunci: Geometrik Jalan, Bolaang Mongondow Selatan, Alinyemen Horizontal, Alinyemen Vertikal, Jalan kolektor
ANALISIS PASANG SURUT DI PANTAI MAHEMBANG KECAMATAN KAKAS KABUPATEN MINAHASA PROVINSI SULAWESI UTARA Nathania Fabiola Rompas; Muh. Ihsan Jasin; Hansje J. Tawas
Jurnal Sipil Statik Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : Jurusan Sipil, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai merupakan bentuk geografis yang terdiri dari pasir dan terdapat di daerah pesisir laut. Wilayah pantai terbentuk akibat adanya gelombang serta arus air laut yang menghantam tepi daratan secara terus menerus. Hantaman ombak air laut yang sifatnya merusak itu dapat mengakibatkan terjadinya pengikisan pada permukaan daratan sehingga membentuk daerah pantai. Gelombang laut yang besar secara terus menerus terjadi di pantai Mahembang, jika dibiarkan secara terus menerus dapat mengakibatkan erosi atau abrasi pada pantai tersebut.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui besaran jenis pasang surut dan elevasi muka air laut di Pantai Mahembang dengan menggunakan metode Admiralty dimana pengukuran data pasang surut dilakukan selama 15 hari, dan data pasang surut didapat dari Navigasi TNI AL.Melalui hasil analisis pasang surut yang dilakukan di pantai Mahembang  maka diperoleh perairan pantai Mahembang memiliki pasang surut tipe harian ganda (semi diurnal). Elevasi muka air laut tinggi tertinggi (HHWL) terjadi sebesar 360cm (+170cm dari MSL) dan elevasi muka air laut rendah terendah terjadi sebesar 50cm (-140cm dari MSL). Kata Kunci: Pantai Mahembang, Metode Admiralty, Pasang Surut
PERATAAN SUMBER DAYA TENAGA KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG MENGGUNAKAN MICROSOFT PROJECT (Studi Kasus Pembangunan Lanjutan Aula Dan Gedung RKB SMA Negeri 1 Kawangkoan) Muchlis Arfadri Loleh; Revo L. Inkiriwang; Jantje B. Mangare
Jurnal Sipil Statik Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : Jurusan Sipil, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin besar suatu proyek, menyebabkan semakin banyak pula masalah yang harus dihadapi. Mulai dari perencanaan kita dihadapkan pada pengaturan sumber daya seperti tenaga kerja, biaya, waktu, peralatan dan lain sebagainya, sampai pada pelaksanaan proyek. Pada umumnya suatu proyek dibatasi oleh waktu, biaya, dan sumber daya. Salah satu masalah yang sering terjadi dalam proyek konstruksi adalah fluktuasi, yang diakibatkan oleh pengelolaan alokasi tenaga kerja yang kurang merata. Maka diperlukan suatu usaha untuk meminimumkan fluktuasi tersebut yaitu dengan melakukan metode perataan tenaga kerja (Resource Levelling) sehingga penggunaan sumber daya manusia menjadi lebih optimal dan terkontrol.Salah satu progaram aplikasi yang dapat digunakan untuk melakukan metode perataan tenaga kerja adalah Microsoft project professional 2016. Salah satu progaram aplikasi yang dapat membuat histrogram untuk grafik tenaga kerja , menyusun jadwal, serta mengendalikan dan mengelola proyek sehingga lebih efisien dan efektif.Data awal yang harus dimasukkan adalah data proyek, data aktivitas proyek, durasi, hubungan antar pekerjaan,dan kebutuhan tenaga kerja. Penggunaaan metode Resource Levelling pada Micosoft Project 2016 didapat hasil untuk trial ke-3 dimana mengalami penurunan sumber daya manusia dibandingkan perancanaan awal pada proyek tersebut yakni diperoleh penggunaan pekerja di awal sebanyak (2423) pekerja menjadi (2302) pekerja dengan selisih sebesar (4,99%). Dan untuk tukang pada awal sebanyak (2392) tukang menjadi (2134) tukang dengan selisih sebesar (10,78%). diperoleh schedule yang terbaik yaitu selama 155 hari untuk penjadwalan proyek pembangunan lanjutan aula dan gedung RKB SMA Negeri 1 Kawangkoan. Kata kunci: Tenaga kerja , sumber daya, Microsoft Project 2016.
ANALISIS POTENSI LIKUEFAKSI PADA DAERAH ENDAPAN DANAU TONDANO Joshua Banua; Hendra Riogilang; Steeva G. Rondonuwu
Jurnal Sipil Statik Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : Jurusan Sipil, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi terjadinya likuefaksi di daerah endapan Danau Tondano, tepatnya di Desa Paslaten, Kecamatan Kakas. Analisis potensi likuefaksi dilakukan dengan metode Idriss dan Boulanger (2004) dengan cara menghitung perbandingan antara rasio tahanan siklik dan rasio tekanan siklik. Dimana nilai rasio tekanan siklik dan rasio tahanan siklik bergantung dari tiap parameter tanah seperti berat jenis, kadar air, fines content, tegangan tanah, dan tegangan efektif tanah juga dari parameter luar seperti magnitude gempa, dan kecepatan rambat gelombang tanah. Dilakukan uji standard penetration test di Desa Paslaten, Kecamatan Kakas untuk mengambil nilai N dari standard penetration test yang akan dipakai dalam analisis. Kemudian dilakukan pengujian di laboratorium untuk mengetahui jenis tanah dan tiap parameternya. Uji laboratorium yang dilakukan berupa pengujian analisa saringan, pengujian kadar air, dan pengujian batas-batas Atterberg. Setelah itu dilakukan analisis likuefaksi untuk mengetahui faktor kemanan dari likuefaksi terhadap magnitude gempa M=5, M=5.5, M=6, M=6.5, M=7, M=7.5. Dari penelitian yang dilakukan didapatkan nilai faktor keamanan terhadap likuefaksi berada di bawah 1 terhadap magnitude gempa M=5, M=5.5, M=6, dan M=6.5 pada kedalaman 0.4 – 8 m, dan terhadap magnitude gempa M=7, dan M=7.5 faktor keamanan dibawah 1 untuk kedalaman 0.4 - 10 m. Sehingga dapat disimpulkan bahwa daerah endapan Danau Tondano di Desa Paslaten, Kecamatan Kakas memiliki potensi tinggi terjadinya likuefaksi. Kata Kunci: Endapan Danau Tondano, Likuefaksi, Standard Penetration Test.
ANALISIS KARAKTERISTIK GELOMBANG DI PANTAI MOINIT AMURANG, MINAHASA SELATAN Indah Ribka Lempoy; Tommy Jansen; Nicolaas J. A. Tangkudung
Jurnal Sipil Statik Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : Jurusan Sipil, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Moinit, berada di Desa Tewasen, Kecamatan Amurang Barat, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, dan berada pada posisi 10 11’ 07.1” LU dan 1240 29’ 25.5” BT di Teluk Amurang. Daerah pantai ini merupakan salah satu lokasi pariwisata yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan. Berdasarkan hasil pengamatan di lokasi, pada bulan tertentu terjadi gelombang yang cukup besar sehingga mengakibatkan mundurnya garis pantai yang berdampak pada lokasi tempat berjualan masyarakat setempat. Dimana pada bulan tertentu lokasi berjualan mereka digenangi air laut akibat dari gelombang yang cukup besar. Dengan masalah yang ada, maka dalam penataan serta pengembangan lokasi pariwisata didaerah tersebut maka diperlukan penelitian mengenai karakteristik gelombang yang terjadi di Pantai Moinit, sehingga informasi tentang karakteristik gelombang dapat digunakan untuk menangani masalah mundurnya garis pantai pada Pantai Moinit. Dalam penelitian ini dilakukan survey lokasi penelitian, pendekatan teori, peramalan gelombang dan analisis transformasi gelombang yang terjadi di Daerah Pantai Moinit Amurang. Peramalan gelombang dihitung dengan metode hindcasting gelombang berdasarkan data angin selama 10 tahun dari Web Penyedia Data Klimatologi (ECMWF) untuk mendapatkan tinggi dan periode gelombang yang terjadi di pantai tersebut. Dari hasil perhitungan tinggi dan periode gelombang di Daerah Pantai Moinit Amurang didominasi oleh gelombang arah Barat Barat Laut (WNW) dengan gelombang maksimum terjadi pada bulan Februari 2017 dengan tinggi gelombang (H) = 1.303 m dan periode (T) = 4.353 detik. Koefisien refraksi (Kr) bekisar antara 0.9866 sampai 0.9981 dan koefisien shoaling (Ks) bekisar antara 0.9131 sampai 1.2241. Tinggi gelombang pecah yang didapat dari hasil perhitungan adalah 0.9660 m sampai 1.2532 m pada kedalaman 0.5 m sampai 10 m Kata kunci: Pantai Moinit, Karakteristik Gelombang, Refraksi, Shoaling, Gelombang Pecah
ANALISIS PERCEPATAN PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN METODE “WHAT IF” (Studi Kasus: Pembangunan Biara Susteran Ursulin-Onolimbu, Nias Barat) Micheline Agatha Sugitan; Jermias Tjakra; Tisano Tj. Arsjad
Jurnal Sipil Statik Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : Jurusan Sipil, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembangunan suatu proyek konstruksi, perlu dilakukan perencanaan yang matang agar pelaksanaan pembangunan proyek tersebut dapat berjalan dengan baik. Pembatasan atau kendala ini menghambat kemajuan proyek konstruksi. Diharapkan tidak ada kendala yang mempengaruhi waktu konstruksi selama proses pelaksanaan. Salah satu metode crash yang akan digunakan adalah analisis “what if”, yang digunakan untuk mensimulasikan keterlambatan dalam model CPM atau jalur kritis. Analisis ini digunakan untuk memprediksi adanya keterlambatan dalam proses implementasi. Oleh karena itu, jika terjadi keterlambatan kerja, pekerjaan sebelumnya atau pekerjaan berikutnya yang terkena jalur kritis harus dipercepat, yaitu dengan meningkatkan total waktu kerja yang dapat dilakukan untuk memenuhi rencana awal. Untuk mempercepat waktu penyelesaian pekerjaan maka perlu dilakukan penambahan jam kerja (lembur) atau penambahan tenaga, peralatan dan biaya. Adapun durasi total proyek berdasarkan time schedule adalah 230 hari. Sedangkan, durasi total yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek setelah dilakukan peninjauan terhadap salah satu waktu aktivitas yakni pada aktivitas A yang mengalami asumsi keterlambatan sebesar 10% adalah 221,6 hari, 20% adalah 210,3 hari, 30% adalah 209,5 hari, 40% adalah 199,2 hari, dan 50% adalah 232,5 hari. Kata Kunci: Time Schedule, Crashing, Analisis “What If”, Metode CPM, Penambahan Jam Kerja
PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI KELURAHAN TARATARA 3 KECAMATAN TOMOHON BARAT KOTA TOMOHON Morong, Nikita; Sumarauw, Jeffry S. F.; Tangkudung, Hanny
Jurnal Sipil Statik Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : Jurusan Sipil, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air adalah salah satu kebutuhan yang terpenting dari makhluk hidup yang ada di bumi ini. Mata air Po’poh adalah mata air yang berada di Kelurahan Taratara 3, akan tetapi masyarakat setempat belum mengelolah system jaringan air bersih dengan baik juga menyeluruh. Oleh karena itu diperlukan perencanaan untuk system penyediaan air bersih di Kelurahan Taratara 3. Penelitian ini dimulai dengan mengumpulkan data-data yang diperlukan dalam mendisign system penyediaan air bersih, seperti studi lapangan dan literature. Sistem penyediaan air bersih direncanakan dapat memenuhi kebutuhan air bersih di Kelurahan Taratara 3 sampai tahun 2030. Kebutuhan air bersih dihitung berdasarkan proyeksi jumlah penduduk dengan menggunakan analisis regresi linear karena memiliki nilai r (koefisien korelasi) yang paling mendekati 1. Debit mata air sebesar 2,027 lt/det. Dari hasil perhitungan, prediksi jumlah penduduk Kelurahan Taratara 3 berjumlah 1873 jiwa pada tahun 2030, dan untuk kebutuhan air bersih mencapai 1,559 lt/det. Perencanaan sistem penyediaan air bersih yaitu menampung air dari mata air yang terletak di Kelurahan Taratara 3, kemudian dengan menggunakan pompa air akan dinaikkan ke reservoir distribusi, selanjutnya dari reservoir distribusi air akan didistribusikan ke penduduk melalui 19 Hidran Umum dengan sistem gravitasi. Jenis pipa yang digunakan adalah pipa HDPE. Untuk mendesain sistem penyediaan air bersih perpipaan menggunakan software Epanet 2.0. Secara umum, komponen sistem distribusi yang direncanakan mampu untuk melayani kebutuhan masyarakat. Kata kunci: Air Bersih, Kelurahan Taratara 3, Perencanaan Sistem Penyediaan Air Bersih, Regresi Linear

Filter by Year

2012 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 2 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9, No 4 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 6 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 5 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 4 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 3 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 2 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 12 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 11 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 10 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 9 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 8 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 7 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 6 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 5 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 4 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 3 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 2 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 12 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 11 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 10 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 9 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 8 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 7 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 6 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 5 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 3 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 2 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 10 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 9 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 8 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 7 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 6 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 5 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 3 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 2 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 1 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 12 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 11 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 10 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 9 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 8 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 7 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 6 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 5 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 4 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 3 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 2 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 1 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 12 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 11 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 10 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 9 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 8 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 7 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 6 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 5 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 4 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 3 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 2 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 1 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 7 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 6 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 5 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 4 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 3 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 2 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 1 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 12 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 11 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 10 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 9 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 8 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 7 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 6 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 5 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 4 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 3 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK More Issue