cover
Contact Name
Debby Ratno Kustanto
Contact Email
koestanto88@gmail.com
Phone
+6281374563222
Journal Mail Official
jurnal.stikespn@gmail.com
Editorial Address
Jl. Khusuma Bhakti No 99 Kelurahan Gulai Bancah Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20857098     EISSN : 26571366     DOI : -
Jurnal Kesehatan STIKes Prima Nusantara merupakan jurnal ilmiah berkala yang ditujukan untuk mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian, pengembangan, dan studi pustaka dibidang ilmu keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat dan ilmu kesehatan pada umumnya.
Articles 453 Documents
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG TOILET TRAINING DI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) QURRATU ‘AINI KECAMATAN MANDIANGIN KOTO SELAYAN KOTA BUKITTINGGI Nikmatullah Wahida
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v3i1.173

Abstract

Di era globalisasisaatini, perempuan juga dituntut untuk memiliki tingkat pendidikan yang tinggi dan turut bekerja demi kemajuan suatu bangsa sehingga terkadang menekan perannya sebagai seorang ibu yang seharusnya mengawasi pertumbuhan dan perkembangan anak salah satunya dalam hal pengendalian kemampuan buang air. Toilet training pada anak merupakan suatu usaha untuk melatih anak agar mampu mengontrol buang air kecil dan buang air besar. Keberhasilan dan kegagalan toilet training dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya faktor pengetahuan dan cara ibu dalam menyikapi kesiapan anak untuk melakukan toilet training. Berdasarkan survei awal, 60% ibu tidak tahu tentang kesiapan anak dalam melakukan toilet training. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dansikapibutentang toilet training di PAUD Qurratu ‘Aini kecamatan Mandiangin Koto Selayan Bukittinggi tahun 2012. Penelitian ini bersifat survei deskriptif dengan teknik analisa univariat. Populasi dalam penelitian ini adalah 28 ibu yang mempunyai anak usia 1- 3 tahun dengan seluruh populasi dijadikan subjek penelitian. Penelitian ini menggunakan data primer yang didapat dari hasil pengisian kuesioner oleh responden. Hasil penelitian yang didapatkan 53, 6% responden berpengetahuan tinggi dan sebagian responden menyikapinya dengan sikap positif (50%). Dapat disimpulkan bahwasanya pengetahuan ibu cukup tinggi dalam mengenali kesiapan anak melakukan toilet training, namun tidak semua ibu dengan pengetahuan tinggi dalam mengenal tanda anak siap melakukan toilet training menyikapinya dengan positif. Respondendapatmeningkatkan pengetahuan dan menyikapi toilet training dengan lebih positif sehingga tercapai derajat tumbuh kembang anak yang optimal.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI TATANAN IBU RUMAH TANGGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUGUK PANJANG BUKITTINGGI TAHUN 2012 Sari Rahma Fitri
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v3i1.174

Abstract

PHBS adalah perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran sehingga keluarga dapat berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat. Salah satu kebijakan promosi kesehatan adalah pengutamaan terciptanya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat bagi masyarakat untuk mencegah timbulnya masalah-masalah kesehatan melalui upaya promotif dan preventif, tanpa mengabaikan upaya kuratif dan rehabilitatif. Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi menyatakan bahwa hanya 8,1% yang mencapai rumah tangga ber PHBS berdasarkan 10 indikator. Tujuan penelitan yaitu mengidentifikasi Gambaran Pengetahuan Ibu tentang Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Tatanan Ibu Rumah Tangga. Jenis penelitian dengan menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh ibu rumah tangga di wilayah kerja puskesmas Guguk Panjang Bukittinggi. Pengambilan sampel secara random sampling, yaitu sebanyak 98 responden. Data diambil melalui penyebaran angket kemudian data dioleh dengan menggunakan cara komputerisasi. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa sebanyak 46 reponden (46,1%) memiliki pengetahuan tinggi tentang PHBS, dan 52 responden (53,9%) memiliki pengetahuan rendah. Dapat diambil kesimpulan bahwa lebih dari separoh responden memiliki pengetahuan rendah. Disarankan kepada tenaga kesehatan diharapkan perlunya penyuluhan kepada Ibu Rumah Tangga tentang pentingnya prilaku hidup bersih dan sehat.
HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KB SUNTIK 3 BULAN DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA AKSEPTOR KB SUNTIK DI JORONG BATU LIMBAK NAGARI SIMAWANG KECAMATAN RAMBATAN KABUPATEN TANAH DATAR Mutia Mutia Felina
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v3i1.175

Abstract

Menurut WHO hampir 380 juta pasangan menjalankan keluarga berencana dan 66-75 juta di antaranya, terutama di Negara berkembang, menggunakan kontrasepsi hormonal. Prevalensi kontrasepsi menurut alat kontrasepsi berdasarkan hasil survey peserta aktif tahun 2011, menunjukan bahwa prevalansi penggunaan kontrasepsi di Indonesia 75,96%, alat atau cara kontrasepsi yang dominan di pakai adalah suntik (46,47%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara lama pemakaian KB suntik 3 bulan dengan siklus menstruasi. Penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional study yang dilaksanakan pada Juni 2012. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu akseptor KB suntik sebanyak 46 orang. Semua populasi dijadikan subjek dalam penelitian yaitu 46 orang. Data diolah dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan distribusi frekuensi lama penggunaan KB suntik 3 bulan kategori lama (≥ 2 tahun) sebanyak 56,5 % (26 orang) dan distribusi frekuensi siklus menstruasi akseptor KB suntik yang siklus haidnya tidak teratur sebanyak 67,4 % (31 orang). Hasil uji chi-square hubungan lama penggunaan KB suntik 3 bulan dengan siklus menstruasi didapatkan nilai P value 0,012 (< 0,05), maka secara statistik terdapat hubungan antara lama penggunaan KB suntik 3 bulan dengan siklus menstruasi. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan bermakna antara lama pengunaan KB suntik 3 bulan terhadap siklus menstruasi di jorong Batu Limbak, nagari Simawang kecamatan Rambatan. Semakin lama menggunakan KB suntik 3 bulan maka siklus menstruasi semakin terganggu. Disaran kan kepada tenaga kesehatan agar lebih meningkatkan penyuluhan KB sehingga diharapkan kepada ibu – ibu dapat memilih KB yang cocok dan sesui dengan keinginan nya.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PERNIKAHAN DINI DENGAN KEJADIAN PERNIKAHAN DINI DI KEC. LUBUK TAROK KAB. SIJUNJUNG TAHUN 2012 Desti Nataria
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v3i1.176

Abstract

Di Indonesia 15-20% pernikahan dini dilakukan oleh pasangan baru dengan rentang usia 18-20 tahun. Sedangkan di Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat angka pernikahan dini terus mengalami peningkatan, dari tahun 2010-2011 terus peningkatan mencapai 3%, total kejadian pernikahan dini yang terjadi yaitu sebanyak 30 pasang dari tahun 2011. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang pernikahan dini dengan kejadian pernikahan dini di Kecamatan Lubuak Tarok Kab Sijunjung. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian ini adalah pasangan yang menikah pada tahun 2011 sebanyak 147 pasangan. Sampel berjumlah 107 pasangan yang diambil dengan teknik simple random sampling. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Data diolah dengan menggunakan uji statistic chi sqaure. Hasil penelitian didapatkan lebih dari separoh lansia memiliki pengetahuan tinggi (60,7%) dan sebagian besar responden tidak menikah dini (86.9%). Hasil uji statistic chisquare dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang pernikahan dini dengan kejadian pernikahan dini dengan nilai p > 0,05. Dapat disimpulkan tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang pernikahan dini dengan kejadian pernikahan dini. Disarankan kepada tenaga kesehatan memberikan penyluhan dan konseling mengenai faktor-faktor yang penyebab pernikahan dini.
HUBUNGAN STATUS GIZI TERHADAP USIA MENARCHE PADA REMAJA PUTRI USIA 10-16 TAHUN DI SMPN I BASO Evi Susanti
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v3i1.177

Abstract

Status gizi adalah ukuran keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi untuk anak yang diindikasikan oleh berat badan dan tinggi badan anak. Status gizi juga didefinisikan sebagai status kesehatan yang dihasilkan oleh keseimbangan antara kebutuhan dan masukan nutrien. Penelitian status gizi merupakan pengukuran yang didasarkan pada data antropometri serta biokimia dan riwayat diit.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara status gizi terhadap menarche pada remaja putri usia 10-16 tahun. Desain penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional, penelitian ini dilakukan pada Mei 2012. Pengambilan sampel dilakukan secara (system random sampling) sebanyak 35 sampel.Pengolahan data ini dilakukan dengan uji chi-square dengan menggunakan sistem komputerisasi. Hasil pengolahan data univariat didapatkan dari 35 orang responden yang di ukur status gizinya memiliki perbadaan yang jelas antara overweight sebanyak 11 orang ( 31,4%) dengan normal sebanyak 23 orang (65,7%) serta underweight sebanyak 1 orang (2,9 %) di SMPN I Baso tahun 2012 dan lebih dari separuhnya memiliki kategori usia yang normal ketika mengalami menarche,yaitu sebanyak 26 orang responden (74,3%). Analisa bivariat didapatkan ada hubungan yang bermakna antara status gizi dan usia menarche dengan p=0,029. Hasil penelitian ini dapat di simpulkan bahwa ada hubungan antara status gizi dan menarche diharap kan kepada petugas kesehatan dapat melakukan pendataan siswa SMP mengenai status gizi terhadap menarche sehingga bisa memberikan penyuluhan.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN IBU DENGAN PERAWATAN YANG DILAKUKAN DI RUMAH KEPADA BALITA YANG MENDERITA COMMON COLD DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LIMA KAUM I KABUPATEN TANAH DATAR TAHUN 2012 Fauzi Ashra
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v3i1.178

Abstract

Kecemasan merupakan pengalaman subjektif yang tidak dapat diobservasi secara langsung dan merupakan sumber penting dalam usaha memelihara keseimbangan hidup. Perubahan kondisi/kesehatan anak termasuk saat anak menderita Common Cold akan menimbulkan kecemasan pada ibu dengan tingkatan yang berbeda-beda. Common Cold merupakan salah satu penyakit yang angka kunjungannya banyak setiap bulan yaitu ± 200 balita perbulan di Puskesmas Lima Kaum I. Balita yang menderita Common Cold membutuhkan perawatan dirumah yang baik oleh ibu agar tidak terjadi komplikasi. Desain penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan crosssectional. Pengambilan sampel dengan metode accidental sampling, dengan jumlah sampel 50 orang. Penelitian ini dilakukan bulan Juni 2012 di Puskesmas Lima Kaum I. Alat pengumpulan data untuk kecemasan menggunakan HRS-A (Hamilton Rating Scale For Anxiety) dan untuk perawatan dirumah menggunakan 15 pertanyaan tertutup. Variabel yang diteliti yaitu tingkat kecemasan ibu dan perawatan yang dilakukan di rumah pada balita yang menderita Common Cold. Dari hasil penelitian pada umumnya (60%) ibu berpendidikan menengah atas, dan bahkan (18%) berpendidikan tinggi. Berdasarkan pekerjaan sebagai Ibu rumah tangga (50%) dan (50%) lainnya bekerja sebagai petani, pedagang,guru dan PNS. Tingkat kecemasan ibu pada umumnya (58%) mengalami cemas sedang, (24%) cemas ringan dan (18%) cemas berat. Perawatan dirumah yang dilakukan ibu hampir setengah (46%) dengan kualias cukup,(30%) kurang, dan (24%) baik. Hasil analisa bivariat diketahui ada hubungan yang bermakna antara tingkat kecemasan ibu dengan perawatan yang dilakukan di rumah kepada balita yang menderita Common Cold dimana P< 0,05.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN, PENGETAHUAN DAN SIKAP BIDAN DENGAN PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI DI WILAYAH KERJA PUKESMAS BATIPUH I, II DAN III TAHUN 2012 Yeltra Armi
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v3i1.179

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini (IMD) merupakan cara paling tepat untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).Namun masih ada petugas dilapangan yang tidak menjalankan program IMD.Survei awal dari 10 bidan hanya 1 yang melaksanakan inisiasi menyusu dini, sedangkan 9 lagi tidak melaksanakan inisiasi menyusu dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan, pengetahuan dan sikap bidan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini di wilayah kerja Puskesmas Batipuh I,II dan III Kabupaten Tanah Datar Tahun 2012. Desain penelitian deskriptif analitik, dengan cross sectional study. Populasi adalah seluruh bidan yang berpraktek di wilayah kerja Puskesmas Batipuh I,II dan III yag berjumlah 38 orang. Sampel yang diambil secara Total Samling. Analisa Data menggunakan analisa data univariat dan bivariat secara komputerisasi. Hasil penelitian didapatkan 68.4 % responden memiliki tingkat pendididkan Diploma I Kebidanan,65,8% memiliki pengetahuan rendah tentang pelaksanaan IMD, 55,3% memiliki sikap negative tentang pelaksanaan IMD,dan 71,1% tidak melaksanakan IMD terhadap bayi baru lahir . Hasil analisa bivariat terdapat hubungan bermakna antara tingkat pendidikan (p =0,017 dan OR -7,700), pengetahuan bidan (p =0,024 dan OR =6,125) dan sikap (p = 0,001 dan OR = 28,571) dengan pelaksanaan IMD Dapat disimpulkan bahwa rendahnya pelaksanaan IMD dipengaruhi oleh pendidikan, pengetahuan dan sikap bidan. Diharapkan kepada pihak Puskesmas agar memfasilitasi upaya – upaya peningkatan pengetahuan bidan tentang pelaksanaan IMD, seperti memberikan kesempatan mengikuti pelatihan dan seminar- seminar sehubungan dengan pelaksanaan IMD, serta memberikan penghargaan bagi bidan yang dapat melaksanakna IMD pada setiap persalianan yang di tolongnya.
PENGARUH PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK TERHADAP GANGGUAN MENSTRUASI PADA WUS DI PUSKESMAS MANDIANGIN KECAMATAN MANDIANGIN KOTO SELAYAN KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2012 Fivi Fivi Aulia
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v3i1.180

Abstract

Salah satu target dari Millenium Development Goals (MDGs) adalah peningkatan kesehatan dan kesejahteraan ibu sepanjang siklus kehidupan, termasuk dalam hal kontrasepsi serta efek kontrasepsi. Salah satu jenis kontrasepsi adalah kontrasepsi suntik. Kontrasepsi suntik memiliki efek samping yang mempengaruhi menstruasi diantaranya amenore, oligomenore, polimenore, dan timbulnya bercak. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui pengaruh penggunaan kontrasepsi suntik pada WUS terhadap gangguan menstruasi. Jenis penelitian survei analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah akseptor KB suntik yang berjumlah 457 responden ibu dengan sampel 100 responden diambil dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan angket yang dianalisis dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menemukan ada sebanyak 61responden (61%) yang mengalami gangguan menstruasi dari jumlah pemakaian kontrasepsi suntik 3 bulan yaitu adalah sebanyak 58 (58%) responden, sedangkan responden dengan kontrasepsi suntik 1 bulan adalah sebanyak 42 responden (42%). Dari hasil pengolahan data didapatkan ada hubungan yang bermakna antara penggunaan kontrasepsi suntik dengan gangguan menstruasi pada WUS di Puskesmas Mandiangin Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi Tahun 2012 dengan p value < 0.05 Dapat ditarik kesimpulan bahwa ada pengaruh penggunaan kontrasepsi suntik terhadap gangguan menstruasi. Saran yang dapat di berikan kepada akseptor KB suntik yang mengalami gangguan menstruasi agar menggunakan kontrasepsi non hormonal untuk menghindari efek samping yang berat.
PENGARUH LIMBAH PABRIK KELAPA SAWIT TERHADAP KUALITAS AIR SUNGAI MUARO USAU KABUPATEN DHARMASRAYA Hendri Hendri Zoni
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v3i1.181

Abstract

Kualitas Air Sungai harus dijaga dari pencemaran, antara lain melalui upaya pembagian kelas air, pengurangan beban limbah yang masuk kedalam sungai dengan memperketat aturan baku mutu limbah. Permasalahan lingkungan Pabrik Kelapa Sawit yang mengemukakan, umumya disebabkan oleh limbah cair dan limbah padatnya yang belum dikelolah secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh limbah pabrik kelapa sawit terhadap kualitas air sungai di Muaro Usau, Kabupaten Dharmasraya Tahun 2012. Jenis penelitian Deskritif Analitik. Penelitian dilakukan di Muaro Usau Kabupaten Dharmasraya pada bulan Mei 2012. Data diambil secara sekunder dari PT. Binapratama Sakatojaya. Pengolahan data dilakukan dengan membaca hasil pemeriksaan laboratorium dari sampel air sungai, dilaboratorium Baristand, Ulu Gadut Padang, kemudian mengkaitkan dengan teori mengasumsikan serta menyimpulkan Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa kualitas limbah cair pabrik kepala sawit sudah memenuhi syarat karena memiliki pH dan BOD kurang dari baku mutu yang ditetapkan oleh Kep. Men. LH No 29 Tahun 2003. Namun demikian kualitas tersebut berubah-ubah setiap bulannya dengan pH 8,18, BOD 307,9 , COD 1,211 meningkat pada bulan Juni dan yang semakin meningkat dan mendekati batas baku mutu. Namun demikian dapat diketahui bahwa kualitas air sungai Muaro Usau sudah memenuhi syarat karena memiliki pH dan BOD kurang dari baku mutu yang ditetapkan oleh Kep. Men LH No. 29 Tahun 2003. Namun demikian BOD air Sungai tersebut meningkat pada bulan Januari dengan hasil analisa 2,68 sedangkan pada bulan Mei 2014 kualitas pH dengan hasil analisa 7,59 semakin meningkat dan mendekati batas baku mutu. Disarankan pada PT. Binapratama Sakatojaya agar dapat memberikan izin bagi peneliti lain yang akan melakukan penelitian tentang kualitas limbah cair pabrik, agar ada transparansi kualitas limbah cair dan tidak ada kecurigaan dari pihak luar.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PERSALINAN PRETERM DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG TAHUN 2013 Mutia Mutia Felina; Yeltra Yeltra Armi
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 2 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i2.200

Abstract

Most perinatal deaths occurred in developing countries, including Indonesia. One of the major contributing factors to the high AKB in Indonesia is preterm delivery by 29%. The incidence of preterm birth at RSUP DR. M. Padang djamil 3 years a significant increase. In 2010 with a percentage of 14.03%, increasing to 15.74% in 2011, then increased in 2012 to 15.89%. The purpose of this study was to determine the factors associated with the incidence of preterm birth at RSUP DR. M. Djamil Padang in 2012. This type of research is analytic survey with case control design. The research was conducted on 14 to 25 October 2013. The study population was all women giving birth in the department of RSUP DR. M. Djamil the month of January to December 2012. Samples totaling 73 sample cases and 73 control samples were taken by simple random sampling method. Types of research data is secondary data. Data is manually processed and analyzed through univariate and bivariate analysis with the Chi-Square test statistic. The results showed that 50% of mothers in the maternity department of RSUP DR. M. Padang djamil a preterm delivery. 30.14% by age-risk maternity. 33.56% with parity-risk maternity. Maternity 36.99% with hypertension. From the bivariate analysis, obtained χ 2 = 14.346 h for relationship age, parity relations for 31.454, 18.367 to the relationship with the incidence of hypertension persalian preterm, with χ 2 t = 6.63, bivariate analysis of all the obtained χ2 h ≥ χ2t which means HO rejected. Based on the obtained results of analysis of the relationship of age, parity and hypertension of membranes with the incidence of preterm birth. Expected to health care through the department of RSUP DR. M. Djamil Padang in order to improve the quality of ANC services, especially in dealing with at-risk pregnancies occurrence of preterm birth.

Page 2 of 46 | Total Record : 453


Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 1 Tahun 2025 (on progress) Vol 15 No 3 (2024): Jurnal Kesehatan Volume 15 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 3 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 (2022): Supplementary 1 Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 (2021): Supplementary 2 Vol 12 (2021): Supplementary 1 Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN - Special Issue Hari Kesehatan Nasional 2020 Vol 11 No 3 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN-SPECIAL ISSUE KEBIDANAN Vol 10 No 3 (2019): JURNAL KESEHATAN Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi Vol 10 (2019): Special Issue HKN Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 1 (2017) Vol 7 No 2 (2016) Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015) Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) Vol 2 No 2 (2010) More Issue