cover
Contact Name
Debby Ratno Kustanto
Contact Email
koestanto88@gmail.com
Phone
+6281374563222
Journal Mail Official
jurnal.stikespn@gmail.com
Editorial Address
Jl. Khusuma Bhakti No 99 Kelurahan Gulai Bancah Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20857098     EISSN : 26571366     DOI : -
Jurnal Kesehatan STIKes Prima Nusantara merupakan jurnal ilmiah berkala yang ditujukan untuk mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian, pengembangan, dan studi pustaka dibidang ilmu keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat dan ilmu kesehatan pada umumnya.
Articles 453 Documents
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Variasi Makanan Dengan Status Gizi Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Mandiangin Kota Bukittinggi Tahun 2014 Rulfia Rulfia Desi Maria; Suci Rahmadeni Suci Rahmadeni
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v5i2.228

Abstract

Angka kejadian gizi di bukittinggi pada tahun 2011 kejadian gizi kurang pada balita sebanyak 675 orang balita (5.61%), dan kejadian gizi buruk sebanyak 155 orang balita (1,33%). Gizi merupakan salah satu penentu untuk kualitas sumber daya manusia, gizi kurang akan menyebabkan kegagalan pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan, meningkatkan angka kesakitan dan angka kematian, khususnya kematian terhadap anak dan balita. Penelitian ini bertujuan mengetahui Hubungan Pengeahuan Ibu Tentang Variasi Makanan dengan Status Gizi Balita di wilayah kerja Puskesmas Mandiangin, Bukittinggi Tahun 2014. Design penelitian yang digunakan adalah Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu yang mempunyai Balita di wilayah kerja Puskesmas Mandiangin yaitu berjumlah 37 orang dengan jumlah balita 37 orang ibu pada bulan Februari 2014. Sampel dipilih dengan tehnik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik wawancara dengan alat bantu berupa kuesioner. Analisis data melalui dua tahapan, yaitu analisis univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi dan analisis bivariat untuk mengetahui hubungan. Analisis univariat dilakukan dengan uji Chi Square serta perhitungan Odd Ratio. Hasil penelitian menunjukkan 56,8 % ibu anak balita memiliki pengetahuan yang tinggi dan 51,4 % anak balita memiliki status gizi baik, Hasil analisis bivariat pengetahuan berhubungan dengan status gizi balita di wilayah kerja puskesmas mandiangin bukittinggi tahun 2014 (p= 0.002;OR=13.86). Hasil ini dapat disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan, degan status gizi di wilayah kerja puskesmas mandiangin Bukittinggi tahun 2014 diharapkan pada petugas kesehatan untuk meningkatkan kualitas penyuluhan tentang gizi kurang pada orang tua yang mempunyai anak balita yang berada di Wilayah Kerja Puskemas Mandiangin Bukittinggi.
Hubungan Persepsi Mahasiswa dengan Penggunaan Video APN saat Pembelajaran dengan Hasil Belajar Mata Kuliah Askeb II Mahasiswa Semester III Prodi D-III Kebidanan STIKes Prima Nusantara Bukittinggi Tahun 2014 Fitri Fitri Rahmadhaniaty; Nikmatullah Nikmatullah Wahidah
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v5i2.229

Abstract

Untuk menurunkan AKI dan AKB diperlukan bidan terampil yang dibentuk sejak masa pendidikan. Salah satu kompetensinya ialah asuhan persalinan yang terdapat dalam mata kuliah Askeb II dan salah satu sarana penunjang pembelajaran dikelas adalah media audio visual yang dapat menyampaikan pesan yang lebih realistis dan video ini telah diberikan oleh pendidik kepada peserta didik atau mahasiswa kebidanan dalam proses pembelajaran Askeb II. Namun dari evaluasinya masih terdapat mahasiswa yang 9,3% mahasiswa yang belum lulus mata kuliah ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara persepsi mahasiswa terhadap penggunaan video APN dalam pembelajaran dengan hasil belajar mata kuliah Askeb II. Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Dilakukan di STIKes Prima Nusantara Bukittinggi dengan jumlah sampel 129 mahasiswa D-III Kebidanan. Data dikumpulkan dengan mengambil hasil belajar dibagian evaluasi dan menyebarkan kuisioner penelitian, dan uji statistik menggunakan chi-square secara komputerisasi. Dari hasil pengolahan data yang dilakukan didapatkan hasil bahwa 66,7% mahasiswa yang memiliki persepsi yang positif terhadap penggunaan video APN dalam pembelajaran dan 90,7% mahasiswa lulus mata kuliah Askeb II. Mereka mengatakan bahwa pembelajaran dengan menggunakan video lebih menyenangkan dibandingkan dengan hanya mengunakan simulator. Hasil uji statistik menggambarkan bahwa nilai p=0,002
Pelaksanaan Posyandu Lansia di Jorong Tiakar Wilayah Kerja Puskesmas Dangung Dangung Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2014 Darnisah Darnisah Umala Harahap; Fitri Fitri Ramadhaniaty
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v5i2.230

Abstract

Penelitian ini berawal dari pengamatan pelaksanaan pelaksanaan kegiatan Posyandu Lansia di beberapa tempat. Dari pengamatan sekilas didapatkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat sangat kurang dalam pemanfaatan Posyandu Lansia tersebut. Pencapaian hanyan 10,5%-22,4% pada tahun 2013 dari target 70%. Angka kunjungan terendah terdapat di Posyandu Lansia Jorong Tiakar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaannya, faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan kegiatan. Penelitian ini berbentuk kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada 8 orang informan di sertai dengan observasi langsung ke lokasi dan studi dokumentasi. Data yang di dapatkan berupa data primer dan data sekunder. Data diolah sehingga diketahui bagaimana proses pelaksanaan Posyandu Lansia dan dapat diketahui faktor-faktor yang mendukung serta faktor-faktor yang menghambat dalam proses pelaksanaanya. Dari penelitian dapat di simpulkan bahwa proses pelaksanaan Posyandu Lansia du Jorong Tiakar belum sesuai standar pelayanan dan di dukung oleh beberapa faktor serta mengalami beberapa hambatan dalam pelaksanaannya.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL RIMPANG TEMU HITAM (Curcuma aeruginosa Roxb.) TERHADAP KEMAMPUAN FAGOSITOSIS DAN JUMLAH SEL LEUKOSIT PADA MENCIT PUTIH BETINA Vina Vina Hidayana
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v5i2.233

Abstract

Temu hitam (Curcuma aeruginosa) termasuk family Zingiberaceae merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak digunakan sebagai obat tradisional. Bagian yang sering digunakan adalah rimpangnya. Sebagai obat tradisional, temu hitam diduga memiliki aktivitas imunostimulan. Untuk melihat aktifitas tersebut, maka dilakukan pengujian terhadap pengaruh pemberian ekstrak etanol rimpang temu hitam (Curcuma aeuginosa Roxb.) terhadap kemampuan fagositosis dengan metoda carbon clearance dan jumlah sel leukosit pada mencit putih betina menggunakan metode hapusan darah. Dari penelitian tersebut diperoleh data yang memperlihatkan indeks fagositosis rata rata pada kelompok dosis 30mg/kgBB, dosis 100 mg/kgBB, dan dosis 300 mg/kgBB besar dari satu (IF > 1) . Dalam perhitungan jumlah sel leukosit adanya perbedaan yang bermakna (F Hitung > 0,05) terhadap jumlah sel monosit. Maka dapat disimpulkan pemberian ekstrak etanol rimpang temu hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.) dapat meningkatkan kemampuan fagositosis dan jumlah sel darah putih yaitu monosit yang berperan dalam sistem imun non spesifik dan dapat memberikan efek imunostimulan.
PENGARUH TERAPI DAUN PEPAYA TERHADAP PENURUNAN TINGKAT DISMENORE PADA REMAJA PUTRI PESANTREN MUALIMIN SAWAH DANGKA BUKITTINGGI TAHUN 2014 Fauzi Ashra; Mutia Fellina
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i1.246

Abstract

Dismenore adalah nyeri menstruasi, dikarakteristikkan sebagai nyeri singkat sebelum awitan atau selama menstruasi (Reeder, 2011). Daun pepaya mengandung enzim papain, alkaloid karpaina, pseudokarpaina, glikosid, karposid, saponin, sakarosa, dekstrosa, levulosa. Alkaloid karpaina mempunyai efek seperti digitalis, kandungan yang ada pada daun pepaya berkhasiat untuk menambah nafsu makan dan peluruh haid (Setiawan, 2004). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi daun pepaya terhadap penurunan tingkat dismenore pada remaja putri pesantren mualimin sawah dangka bukittinggi tahun 2014. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode Preexperimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh remaja putri kelas X, dan XI yang mengalami dismenore. Sampel berjumlah 14 responden dengan menggunakan tekhnik pengambilan sampel total sampling. Penelitian ini menggunakan tekhnik paired sample t-test. Hasil uji statistik perbandingan tingkat dismenore antara sebelum dan sesudah diberikan terapi daun pepaya yaitu sebesar 1,929, uji statistik paired sample t-test P 0,000 jika dibandingkan dengan nilai α= 0,05 maka P < 0,05. Berdasarkan nilai p value tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi daun pepaya terhadap penurunan dismenore pada Remaja Putri Pesantren Mualimin Sawah Dangka Bukittinggi Tahun 2014, dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Saran peneliti pada responden agar dapat menerapkan pemberian terapi daun pepaya saat mengalami dismenore untuk penurunan tingkat dismenore.
Perbedaan Efektifitas Terapi Warna Merah Dan Senam Otak Terhadap Memori Jangka Pendek Pada Lansia Dengan Dimensia Di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Di Sicincin Tahun 2015 Rinawati Kasrin; Yuhendri Putra; Junios Junios
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i1.247

Abstract

Lanjut usia yang berusia diatas 60 tahun berisiko terkena penyakit demensia. Demensia merupakan gangguan intelektual yang menghambat fungsi kerja dan sosial seperti perubahan anatomis, fisiologis, dan biokimia pada tubuh, Kemunduran lain yang terjadi adalah kemampuan-kemampuan kognitif seperti suka lupa, kemunduran orientasi terhadap waktu, ruang, tempat, serta tidak mudah menerima hal atau ide baru. Survei awal yang dilakukan pada 6 responden didaapatkan hasil 5 orang (83,33%), dari 6 lansia mengalami Dimensia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektifitas terapi warna merah dan senam otak terhadap memori jangka pendek pada lansia dengan demensia di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih di Sicincin tahun 2015. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Quasy-eksperimen “Non Equivalent Control Group”. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah sebanyak 110 lansia dan banyak sampel 32 responden di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih, Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Penelitian ini menggunakan teknik analisis univariat dengan observasi eksperimental melalui rata-rata dan analisis bivariat dengan uji independent t-test secara komputerisasi. Hasil uji statistik didapatkan p value =0.056 > (α = 0.05) yang bearti p > α. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan pemberian terapi warna merah dan senam otak terhadap memori jangka pendek pada lansia dengan demensia dengan kata lain pemberian terapi warna merah dan senam otak sama-sama efektif terhadap peningkatan memori jangka pendek dan disarankan penelitian ini dapat memberikan informasi bagi PSTW Sabai Nan Aluih di Sicincin dan menerapkan terapi warna merah dan latihan senam otak sebagai suatu program dalam rencana kegiatan.
Perbedaan Tingkat Insomnia Pada Lansia Sebelum Dan Sesudah Senam Lansia Di PSTW Kasih Sayang Ibu Tahun 2015 Elfira Husna; Evi Susanti; Yuhendri Putra; Junios Junios
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i1.248

Abstract

Insomnia merupakan ketidakmampuan memperoleh secara cukup kualitas dan kuantitas tidur. Berdasarkan data di Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Sayang ibu Batusangkar lansia berjumlah 70 orang,saat melakukan wawancara pada 7 orang lansia di Panti Tresna Werdha Kasih Sayag ibu didapatkan 4 0rang yang mengalami gangguan tidur (insomnia).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perbedaan Tingkat Insomnia Pada Lansia Sebelum Dan Sesudah Senam Lansia Di PSTW Kasih Sayang Ibu Tahun 2015. Penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen semu dengan pendekatan one group pretest posttest, populasi 70 lansia dan sampel 16 responden teknik purposive sampling, tempat di PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar diuji paired T-test Pengolahan data dilakukan dengan bantuan komputerisasi. Hasil penelitian ini didapatkan nilai rat-rata tingkat insomnia pada lansia sebelum diberikan senam lansia adalah 4,94 dan rata-rata tingkat insomnia pada lansia sesudah diberikan senam lansia adalah 0,94. Secara Statistik didapatkan bahwa tingkat insomnia sebelum dan sesudah diberikan senam lansia dengan p value 0,000. Disimpulkan bahwa ada perbedaan antara tingkat insomnia sebelum dan sesudah diberikan senam lansia di PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar Tahun 2015. Selain itu disarankan bagi petugas panti bisa melakukan senam lansia tersebut pada pagi hari atau sore hari selama 30 menit untuk mengurangi insomnia pada lansia.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Gangguan Siklus Menstruasi Pada Wanita Usia Subur Di Wilayah Kerja Puskesmas Mandiangin Bukittinggi Tahun 2014 Evi Susanti; Fredia Heppy
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i2.249

Abstract

This study originated from the phenomenon of women's lack of attention to the menstrual cycle disorders, reproductive health-related, and therefore the presence of this research will be the concern of every woman's reproductive health. Disorders of the menstrual cycle is an important indicator which shows the function of the reproductive system disorders that can be associated with an increased risk of various diseases such as cervical cancer and infertility. Initial survey in Dublin City Health Office showed that the majority of women of childbearing age are in Work Area Health Center Mandiangin. The study aims to determine the factors associated with impaired menstrual cycle in women of childbearing age. This research was conducted at the Work Area Health Center Mandiangin, cross sectional study design, April to October 2014, population in this study were women of reproductive age 15-44 years in the Work Area Health Center Mandiangin as 556 after being put into a formula of simple random sampling of 85 samples, Data were processed and analyzed by computer. The results showed that most respondents experienced menstrual cycle disorders (65.9%), the majority of respondents experience stress (81.6%), most respondents weight premises at risk (78.4%), the majority of respondents had no good diet (81 , 6%), and the majority of women of childbearing age with activities that are not at risk (66.2%). Based on the variables studied, there are three variables that had a significant relationship to the menstrual cycle disturbances in women of childbearing age are stress, weight, and diet. While physical activity variables were not related. Expected to health center staff Mandiangin especially midwives to conduct outreach and counseling to women of childbearing age that every woman will know her menstrual cycle in order to improve knowledge of women of childbearing age about the normal menstrual cycle
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Konsumsi Sayur Pada Anak Di SD Negeri 05 Simpang Tiga Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2014 Rima Rima Berlian Putri; Dian Sari
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i2.250

Abstract

Vegetables and fruits are a source of the best fiber with a high water content, it useful facilitate digestion. The cause of nutrition problem is the lack of nutrition including vegetable intake in children. Thesurvey resultsobtainedfromSDN05whichat least12 peopleto consume vegetables(40%).. Secretary of the Ministry of Agriculture Directorate of Horticulture, said the people of Indonesia vegetable consumption among the lowest in the world. The low consumption of vegetables in children is influenced by several factors, knowledge, attitude, related factor availability of vegetables, and education, this study aims to determine the Factors Associated With Vegetable Consumption In Children At SD N 05 Simpang Tiga subdistrict Luhak Nan Duo West Pasaman 2014.This research is analytic studies using cross sectional study design with the entire population of mothers who have children attending the elementary school as much as 439 people, random sampling method (random sampling). The collection of data is data taken from the distribution of questionnaires to the respondents. The collected data is processed by computerized using Chi-square statistical test. These results indicate that most mothers high knowledge level of 41 (50,6%), have a positive attitude 31 (38,3%), availability of vegetables 56 (69,1%) and higher education 18 (22,2%). The results of chi-square test for knowledge obtained p = 1,000, p = 0.322 attitude, availability of vegetable p = 0.878 and p = 0.928 obtained education. It means that the probability of p> .0,05. So some hypothesis is not proven, it means there is no relationship between knowledge, attitude, availability of vegetable and education with vegetable consumption in children, Suggestedthat the counseling and health education to mothers of elementary school children about the importance of nutrition and a balanced diet containing vegetables inelementaryschoolchildren.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU MEROKOK DI RUMAH PADA MASYARAKAT DI JORONG GANTIANG ATEH NAGARI TANTUNG ALAM KECAMAAN TANJUNG BARU KABUPATEN TANAH DATAR TAHUN 2014 Debby Ratno Kustanto; Bambang Prihmono; Lestari Utami
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i2.251

Abstract

Perilaku merokok selalu terjadi peningkatan di Indonesia, survei yang dilakukan di Kabupaten Tanah Datar pada dua puluh dua jorong ditemukan tingginya kasus yang merokok di rumah terutama pada kepala keluarga di jorong Gantiang Ateh. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku merokok di rumah pada masyarakat di Jorong GantiangAteh Nagari Tantung Alam Kecamatan Tanjung Baru Kabupaten Tanah Datar Tahun 2014. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga yang ada di Jorong Gantiang Ateh dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Systematic Random Sampling dengan jumlah populasi 203 orang dan sampel 67 orang. Hasil penelitian ini ada 62 orang merokok di dalam rumah, 35 (52,2%) orang yang memiliki sikap negatif, 36 (53,7%) terpapar dengan iklan rokok, dan 51 (76,1%) orang berada pada lingkungan yang buruk. Dari hasil analisis dengan menggunakan uji chi-square tidak ada hubungan antara sikap dan iklan rokok dengan perilaku merokok, dan terdapat hubungan antara lingkungan sosial dengan perilaku merokok, dengan p value 0,010 ≤ α (0,05). Dapat disimpulkan dari tiga variabel yang diteliti tidak terdapat hubungan antara sikap dan iklan rokok dengan perilaku merokok, dan terdapat hubungan yang signifikan antara lingkungan sosial dengan perilaku merokok. Diharapkan kepada kepala keluarga untuk tidak merokok di rumah agar dapat meningkatkan kesehatan keluarga dan kepada pihak puskesmas agar dapat melakukan pembinaan kepada keluarga yang memiliki kepala keluarga perokok.

Page 5 of 46 | Total Record : 453


Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 1 Tahun 2025 (on progress) Vol 15 No 3 (2024): Jurnal Kesehatan Volume 15 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 3 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 (2022): Supplementary 1 Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 (2021): Supplementary 2 Vol 12 (2021): Supplementary 1 Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN - Special Issue Hari Kesehatan Nasional 2020 Vol 11 No 3 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN-SPECIAL ISSUE KEBIDANAN Vol 10 No 3 (2019): JURNAL KESEHATAN Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi Vol 10 (2019): Special Issue HKN Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 1 (2017) Vol 7 No 2 (2016) Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015) Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) Vol 2 No 2 (2010) More Issue