Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Vol 15, No 2 (2024)"
:
14 Documents
clear
Global Halal Lifestyle : Transformasi Spiritual Concern kepada Healthy and Quality Concern Dalam Agama Digital
Ahmad, Ikhsan;
Truna, Dody S;
Gibson, Ahmad
Jurnal Riset Komunikasi Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31506/jrk.v15i1.29130
Halal adalah inti syariat dari ajaran Islam. Fatwa halal pada awalnya adalah otoritas Kyai. Berkembang menjadi otoritas fatwa MUI sebagai representasi civil society. Kini jaminan produk halal menjadi otoritas negara yang bersifat mandatory. Jaminan produk halal sebagai spiritual safety concern lambat laun berkembang menjadi quality and health concern. Media agama digital, mengangkat folosofis halal sebagai kebutuhan asasi manusia secara universal, yakni kesehatan, keselamatan, kesejahteraan dan kenyamanan. Tanpa memandang ras, suku, agama dan batas negara. Halal tidak lagi dipandang menjadi urusan agama. Transformasi nilai halal dalam media agama digital diangkat sebagai kesadaran untuk mendapatkan kualitas dan perlindungan hukum konsumen. Kesadaran ini membentuk halal lifestyle. Banyak negara dengan penduduk minoritas Muslim, seperti Amerika, Kanada, Brazil, China, Korea Selatan dan China mendirikan pusat riset halal dalam kerangka memproduksi produk halal untuk memenuhi pasar global sekaligus menjadi pasar bagi produk halal di negaranya.
Penggunaan Komunikasi Simbolik Tentang Pilpres 2024 Pada Media Sosial X
Aslam, Muhammad;
Andung, Petrus Ana;
Pietriani, I Gusti Ayu Rina
Jurnal Riset Komunikasi Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31506/jrk.v15i1.29598
The 2024 Presidential Election in Indonesia presents a number of candidate pairs who are trying to capture public attention through various strategies, including intensive political communication on social media. One of the candidate pairs that has attracted public attention is Anies Baswedan and Muhaimin Iskandar, or often abbreviated as "Paslon Anies-Cak Imin." This type of research is qualitative using the Cyber Media Analysis method. Methodologically, Cyber Media Analysis (AMS) is another variant of research based on netnography or virtual ethnography. Each level of analysis in AMS will provide the conditions of virtual communities on the internet. The use of symbolic communication about the 2024 Presidential Election on social media X for Candidate Pair No. 1 was found as an expression to communicate the figure and character of Anies as an ideal leader for the Indonesian Nation.
Pengaruh Perceived Participation Benefit terhadap Niat Partisipasi Mahasiswa di Pulau Jawa dalam Kampanye Online tentang Kebersihan Lingkungan
Siby, Natasya Cerolina;
Pratamawaty, Benazir Bona;
Wibowo, Kunto Adi
Jurnal Riset Komunikasi Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31506/jrk.v15i2.23607
Media sosial menciptakan ruang baru bagi mahasiswa untuk berbagi mengenai sebuah isu. Pemanfaatan media sosial membentuk perubahan partisipasi dan aktivisme digital. Salah satu bentuk aktivisme digital adalah kampanye online terkait isu tentang kebersihan lingkungan. Pada pelaksanaan kampanye banyak faktor yang mempengaruhi partisipasi aktif seseorang, salah satunya adalah perceived participation benefit. Perceived participation benefit merupakan faktor dorongan berupa manfaat yang diperoleh ketika berpartisipasi dalam kampanye. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah perceived participation benefit berpengaruh pada niat partisipasi mahasiswa di pulau Jawa dalam kampanye online tentang kebersihan lingkungan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Survei kuantitatif dilakukan kepada mahasiswa di Pulau Jawa, dan akan dianalisis menggunakan uji korelasi pearson. Hasil dari analisis, menyatakan bahwa hipotesis diterima dengan koefisien korelasi sebesar 0,670. Dapat disimpulkan bahwa, terdapat pengaruh antara perceived participation benefit pada niat partisipasi mahasiswa di pulau Jawa dalam kampanye online tentang kebersihan lingkungan.
Kenapa Generasi Muda Menghindari Berita Politik?: Studi Pengaruh News Avoidance dan Partisipasi Politik di Pemilu 2024
Putri, Titadella Ramadhina;
Setianto, Yearry Panji
Jurnal Riset Komunikasi Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31506/jrk.v15i1.29222
Penelitian ini meneliti pengaruh penghindaran berita politik terhadap partisipasi politik pemilih muda, khususnya Generasi Z, dalam Pemilihan Presiden 2024. Menggunakan Theory of Planned Behavior, penelitian ini mengkaji apakah penghindaran berita politik memengaruhi perilaku memilih. Data diperoleh melalui survei terhadap 400 responden dari 30 provinsi di Indonesia. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun banyak pemilih muda menghindari berita politik karena beragam faktor, hal ini tidak selalu mengurangi partisipasi politik mereka. Sebaliknya, pemilih muda tetap aktif berdiskusi tentang pemilu dan berpartisipasi dalam memilih. Secara statistik juga tidak ditemukan pengaruh dari news avoidance pada partisipasi politik mereka. Penelitian ini menyoroti dinamika kompleks antara konsumsi media dan keterlibatan politik.
Komunikasi Antarbudaya dalam Mempertahankan Eksistensi Budaya Lokal Mahasiswa Perantau Sekolah Vokasi IPB University
Qothrunnada, Adinda;
Meonawar, Mohamad Ghozali;
Dharmawan, Leonard
Jurnal Riset Komunikasi Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31506/jrk.v15i1.29777
Komunikasi antarbudaya adalah proses pertukaran pesan antara orang-orang yang memiliki perbedaan budaya, bahasa, ras, suku hingga bangsa. Komunikasi antarbudaya dilakukan mahasiswa perantau sebagai cara untuk berinteraksi satu sama lain. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi dan tantangan mahasiswa perantau dalam berkomunikasi dan mempertahankan keberadaan budaya lokal yang dibawa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan dari hasil wawancara dengan tiga mahasiswa perantau yang memiliki asal daerah yang berbeda dan studi pustaka sebagai data pendukung. Analisis data dimulai dari pengumpulan data hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa perantau melakukan beberapa strategi untuk mempertahankan keberadaan budaya lokalnya. Walaupun terdapat tantangan, mahasiswa perantau dapat mengatasi dengan baik. Mahasiswa perantau tetap berusaha untuk mempertahankan dan memperkenalkan kebudayaan aslinya kepada mahasiswa lainnya yang memiliki kebudayaan yang berbeda.
The Meaning of Independent Women in Social Media
Sundah, Pierre Mauritz;
Parulian, Nathaniel Antonio;
Naha, Rambu
Jurnal Riset Komunikasi Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31506/jrk.v15i1.24280
Indonesian women’s lives had been challenging at times, leaving little room for them to work. Numerous reasons contribute to these restrictions. One of the influencing elements is that men in Indonesia are given more flexibility to participate in the wider context of society, including being the primary source of producing revenue, but women in Indonesia are forced to play a role as someone who is responsible for household duties. The deeply ingrained patriarchal culture in Indonesia is to blame for this. Women in East Nusa Tenggara are also affected by this social issue, particularly those who reside on Solor Island in East Flores. Due to the poor and inconsistent quality of education, women who live there frequently receive social evaluations from other Indonesians and are stereotyped as being unintelligent, leading to the belief that women can only rely on men. However, there are other things that can be seen on the Instagram account @duAnyam, where women have the chance to become empowered in the production of woven goods, giving them the same opportunities as men who can establish economic and financial independence. Based on this social phenomenon, it is intriguing to do this research in order to understand what independent women lies @duAnyam on Instagram imply. To describe how women perceive their function as independent, typically tied to males, this study will employ qualitative methods and a phenomenological approach. The findings reflect what women mean in terms of their varying perceptions of the intrinsic independence that they possess.
WACANA PEREMPUAN DALAM LIRIK LAGU DAN VIDEO KLIP AESPA "GIRLS"
Paokuma, Dzakiyyah Dzikraa;
Iman, Asrul Nur
Jurnal Riset Komunikasi Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31506/jrk.v15i1.29282
Lagu “Girls” berbicara mengenai kekuatan untuk memerangi kejahatan, menerima individualisme seseorang, serta ajakan agar para perempuan bersatu bersama-sama melalui jalan cerita berupa perlawanan Aespa kepada kejahatan Black Mamba di dunia Metaverse. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan memahami bagaimana wacana perempuan dalam lirik lagu dan video klip “Girls” oleh Aespa. Penelitian ini menggunakan analisis wacana Sara Mills (Feminist Stylistics) dengan empat strukturnya yakni peran/karakter, fragmentasi, fokalisasi, dan skemata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan diposisikan sebagai subjek sekaligus objek media. Pada video klip dan lirik lagu “Girls” mewacanakan adanya citra perempuan pada era postfeminisme dengan menjadi subjek yang kuat, mandiri, dan berani. Namun secara fragmentasi, tubuh perempuan masih dijadikan objek komersial dan ditampilkan sedemikian rupa untuk mengonstruksi citra tubuh perempuan sempurna, sehingga dapat menjadi komoditas yang memiliki nilai jual bagi perusahaan industri media.
IMPLEMENTASI FUNGSI KEHUMASAN DALAM DISTRIBUSI INFORMASI PELAYANAN PUBLIK DI KECAMATAN YOSOWILANGUN KOTA LUMAJANG
Ananta, Adela Rahmah
Jurnal Riset Komunikasi Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31506/jrk.v15i2.27589
Hubungan Masyarakat (Humas) merupakan sebuah bidang atau proses yang mengelola dan memfasilitasi komunikasi antara suatu entitas (seperti organisasi, pemerintah, atau individu) dengan masyarakat luas. Peran Humas meliputi penyampaian informasi secara jelas dan akurat kepada publik, membangun suatu hubungan baik dan saling menguntungkan antar entitas tersebut dengan masyarakat, serta menjaga dan memperbaiki citra atau persepsi yang dimiliki oleh entitas tersebut di mata masyarakat. Bagian Humas Kecamatan Yosowilangun Kota Jember memfokuskan upayanya pada pelayanan kepada masyarakat sehari-hari. Peran Humas sangat penting dalam memastikan informasi mengenai berbagai layanan publik tersebar efektif kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi strategi dan praktik Humas dalam menyampaikan informasi tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk menyelidiki fungsi kehumasan dalam menyebarkan dan mendistribusikan informasi mengenai layanan publik di wilayah tersebut, sambil mengevaluasi hubungan yang terjalin antara Humas, masyarakat, dan pemerintah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasanya implementasi kehumasan berfungsi sebagai komunikator (Communicator) yang efektif, pembangun hubungan (Relationship) yang baik, dan pengelola citra untuk memperkuat interaksi positif antara pemerintah daerah dengan masyarakat di Kecamatan Yosowilangun Kota Jember.
Media Sosial TikTok sebagai Ruang Baru untuk Ekspresi Keagamaan
Mukhroman, Iman;
Truna, Dody S;
Gibson, Ahmad
Jurnal Riset Komunikasi Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31506/jrk.v15i1.29297
Perkembangan teknologi informasi memasuki era society 5.0, dimana agama sebagai living religion sudah bersinergi dengan media baru menjadi digital religion. Media sosial TikTok. menjadi salah satu platform digital yang populer bagi lintas generasi untuk mengekspresikan keagamaannya dengan menggunakan beragam fitur yang menarik pa TikTok Shop. Dengan menggunakan metode literatur review dan analisis isi konten Tiktok, kajian ini mengungkap bahwa kehadiran Tiktok selain menjadi ruang baru untuk mengekspresikan keagamaan juga memunculkan dan tantangan, seperti fanatisme dan penyebaran informasi palsu tentang ajaran agama. Interaksi sensitif antara tiktokers dan keyakinan lain dapat memicu konflik. Penting untuk kemudian mempertimbangkan risiko yang terkait dengan publikasi konten keagamaan di media TikTok, dengan tetap memperhatikan etika dan kaidah living religion yang berlaku di masyarakat