cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Edukasi: Jurnal Pendidikan
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : 18298702     EISSN : 24071803     DOI : -
Core Subject : Education,
EDUKASI: Jurnal Pendidikan is a Research Scientific Journal published two times a year by LPPM IKIP PGRI Pontianak with p-ISSN 1829-8702 (print) and e-ISSN 2407-1803 (online). The article contains the results of research and other scientific literature related to education, learning, science, technology, socio-culture, and entrepreneurship, especially related to higher and basic Education in order to inspire and provide benefits for the wider community. it contains research results and basic scientific literature) according to the field of its scientific work.
Arjuna Subject : -
Articles 505 Documents
ANALISIS CERITA PENDEK TUGAS MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA IKIP PGRI PONTIANAK Hartati, Mesterianti
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 1 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.921 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v15i1.411

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui unsur pembangun dari cerita pendek yang dikarang oleh mahasiswa. Cerita pendek tersebut merupakan satu diantara tugas mata kuliah Fiksi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, berbentuk kualitatif dalam bentuk kata-kata atau gambar-gambar. Adapun data berupa unsur intrinsik yang bersumber dari cerita pendek mahasiswa Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia Pontianak. Penelitian merupakan deskripsi artikel dokumenter karena yang dikaji berupa cerita pendek hasil karya mahasiswa. Penelitian bermaksud mendeskripsikan hasil analisis cerita pendek karya mahasiswa mata kuliah Fiksi yang dikaji berdasarkan unsur intrinsiknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita pendek yang dianalisis tersebut dilihat berdasarkan tema, alur, latar, penokohan, sudut pandang, dan amanat. Secara keseluruhan, cerpen berlatar di wilayah Kalimantan Barat dan menggunakan alur maju. Cerita Pendek diperankan oleh berbagai karakter dan memiliki pesan yang positif.Kata Kunci: analisis, cerita pendek, tugas mahasiswa.
EFEKTIVITAS METODE JIGSAW DAN MAKE A MATCH MENINGKATKAN KUALITAS BELAJAR ARSITEKTUR DAN ORGANISASI KOMPUTER Santoso, Danar
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 2 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.048 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v13i2.111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan metode Jigsaw dan metode Make a Match ditinjau dari kualitas proses dan hasil belajar. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian quasi experiment dengan  pretest-posttest control group design dengan kelompok non ekuivalen. Penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Institut Keguruan Ilmu Pendidikan PGRI Pontianak tahun akademik 2012/2013 Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi dan Komputer yang terdiri atas 6 kelas dengan total mahasiswa sebanyak 204 dan diacak menggunakan tekinik simple random Sampling sehingga diperoleh 3 kelas sebagai sampel penelitian. Kelas eksperimen A (A Sore), kelas kontrol B (B Pagi), dan kelas eksperimen C (C Sore). Data penelitian ini dianalisis dengan uji One Way Anova untuk melihat metode mana yang lebih efektif dan uji Paired Sample t-test untuk menguji rata-rata antar kelompok pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) kualitas proses pembelajaran yang dilakukan oleh dosen kelas eksperimen baik metode Jigsaw maupun metode Make a Match lebih efektif dibandingkan dengan kelas kontrol baik itu pertemuan pertama dan pertemuan kedua; (2) kualitas proses pembelajaran dilihat dari interaksi mahasiswa pertemuan pertama lebih efektif dibandingkan dengan interaksi mahasiswa pertemuan kedua; (3) metode Jigsaw dan  Make a Match lebih efektif dibandingkan menggunakan metode konvensional; dan (4) terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest baik itu yang menggunakan metode eksperimen maupun yang menggunakan metode konvensional.Kata Kunci: Efektivitas, Jigsaw, Make a Match.
INVENTARISASI KARAKTERISTIK LAHAN LOKASI SUMBER AIR PANAS UNTUK PENGEMBANGAN PARIWISATA DI KECAMATAN JANGKANG KABUPATEN SANGGAU Paiman, Ajun Purwanto,
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 2 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.859 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v12i2.154

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) mengetahui karakteristik lahan untuk untuk pengembangan pariwisata air panas di daerah penelitian, 2) melakukan upaya pengembangan pariwisata air panas di daerah penelitian .Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Data yang diperlukan adalah data primer dan sekunder. Data primer antara lain; topografi, tanah, batuan, hidrologi dan aksesibilitas data sekunder terdiri dari data monografi, curah hujan, peta geologi, peta tanah, penggunaan lahan dan jaring-jaring jalan. Metode analisis Data yang digunakan adalah anaisis SWOT.Hasil penelitian ini menunjukkan 1) Karakteristik lahan untuk untuk pengembangan pariwisata air panas di daerah penelitian adalah: mempunyai kemiringan lereng 3 -  7 %, ketinggian tempat berkisar dari 25 – 400 meter di atas permukaan air laut, bentuklahan yang menyusun adalah dataran aluvial dan perbukitan denudasional, tanah bertekstur lempung dan tersusun dari batuan sedimen, menuju lokasi air panas tersebut dengan jarak tempuh kurang lebih 70 km dari kota Sanggau. 2) Upaya yang dapat ditempuh untuk pengembangan pariwisata sumber air panas adalah peningkatan anggaran APBD khususnya untuk pengembangan dan pengelolaan pariwisata,  pemasaran yang lebih intensif, peningkatan industri-industri pariwisata di lokasi penelitian dan peningkatan tingkat kesadaran wisata. Kata Kunci: Inventarisasi, Karakteristik, Lahan, Sumber Air Panas, Pengembangan, Pariwisata.
KOMPARASI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PICTURE AND PICTURE DAN PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR DALAM MATERI KERUSAKAN LINGKUNGAN PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 PONTIANAK Norsidi, Norsidi
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 1 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.74 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v12i1.193

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) bagaimanakah rata-ratahasil belajar penerapan model pembelajaran kooperatif picture and picture materi kerusakan lingkungan pada mata pelajaran IPS Terpadu Geografi di kelas VIII SMP Negeri 3 Pontianak; 2) bagaimanakah rata-rata hasil belajar penerapan model pembelajaran kooperatif problem solving materi kerusakan lingkungan pada mata pelajaran IPS Terpadu Geografi di kelas VIII SMP Negeri 3 Pontianak; 3) apakah terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar melalui penerapan model pembelajaran kooperatif picture and picture dan problem solving materi kerusakan lingkungan hidup pada mata pelajaran IPS Terpadu Geografi kelas VIII SMP Negeri 3 Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan bentuk penelitian quasi eksperimental design yaitu untuk mengetahui perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar melalui penerapan antara model pembelajaran kooperatif picture and picture dengan pembelajaran problem solving materi kerusakan lingkungan hidup pada matapelajaran IPS Terpadu Geografi kelas VIII SMP Negeri 3 Pontianak. Berdasarkan hasil perhitungan dalam penelitian ini, maka secara umum dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar melalui penerapanantara model pembelajaran kooperatif picture and picture dengan pembelajaran problem solving materi kerusakan lingkungan hidup pada mata pelajaran IPS Terpadu Geografi kelas VIII SMP Negeri 3 Pontianak. Secara khusus dapat disimpulkan bahwa 1) rata-rata hasil belajar siswa setelah diajarkan menggunakan pembelajaran kooperatif picture and picture materi kerusakan lingkungan diperoleh informasi bahwa nilai post-test kelas eksperimen sebesar 2110 dengan rata-rata 73,1. 2) rata-rata hasil belajar siswa setelah diajarkan menggunakan pembelajaran model problem solving pada materi kerusakanlingkungan kelas kontrol sebesar 1645 dengan rata-rata nilai 60,9. 3) Hasil belajar siswa yang diberikan model picture and picture lebih baik dari pada rata-rata hasil belajar siswa yang diberikan pembelajaran model problem solving karena diperoleh Zhitung Ztabel, yaitu 3,83  1,64 , berarti Ho ditolak.Kata Kunci : Model Pembelajaran picture and picture, Model Pembelajaran Problemsolving, Hasil belajar.
PEMBAHASAN PENERAPAN PENELITIAN POSTMODERN DI INDONESIA DIDASARKAN ARTIKEL PENELITIAN KRITIS MODERN DAN POST MODERN ALLAN TARP GRENAA INTERNATIONAL BACCALAUREATE Zuldafrial, Zuldafrial
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 11, No 2 (2013): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.96 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v11i2.219

Abstract

Tulisan ini merupakan pembahasan terhadap atikel yang berjudul Penelitian Kritis Modern dan Pos Modern oleh Allan Trap. Bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang arti dan makna penelitian kritis modern dan post modern. Penelitian di Indonesia, lebih didominasi oleh penelitan kritis modern dibadingkan dengan penelitian postmodern. Perkembangan ilmu pengetahuan dan tekonologi dalam proses pendidikan menjadi mandul. Inilah salah satu indikator yang menunjukan mengapa sumber daya pendidikan di Indonesia tertinggal dibandingkan dengan Negara-negara di Asia. Sehubungan dengan itu ke depan paradigma pendidikan di Indonsesia harus digeser dari paradigma berfikir modern menjadi paradigama berfikir postmodern, dari paradigma berfikir positivistis menjadi paradigma berfikir postmodernisme, poststrukturalis dan postparadigmatik.Kata Kunci: Penerapan, Penelitian Post Modern
KEMAMPUAN GURU PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENYUSUN PROGRAM PENGAJARAN DI SMP NEGERI 22 PONTIANAK Lia Indrayani, Dada Suhaida,
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 2 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.047 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v14i2.354

Abstract

Penelitian ini memfokuskan pada Kemampuan Guru Pendidikan Kewarganegaraan dalam Menyusun Program Pengajaran dilakukan di SMP Negeri 22 Pontianak. Tujuan dalam penelitian ini; 1) Mengetahui kemampuan guru di SMP Negeri 22 Pontianak dalam mengembangkan silabus mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, 2) Mengetahui kemampuan guru di SMP Negeri 22 Pontianak dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran. Metodologi penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpul data yakni, observasi, wawancara, studipustaka studi dokumentasi, dengan subyek penelitian sebanyak 1 orang guru Pendidikan Kewarganegaraan. Teknik analisis data yang digunakan yakni, teknik observasi langsung, teknik komunikasi langsung, dan teknik dokumentasi. Secara umum hasil penelitian mengungkapkan bahwa kemampuan guru Pendidikan Kewarganegaraan di SMP Negeri 22 Pontianak dalam menyusun program pengajaran sudah dilaksanakan dengan baik. Secara khusus hasil penelitian mengambarkan bahwa,kemampuan guru di SMP Negeri 22 Pontianak dalam mengembangkan silabus mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan cukup kreatif yang ditampilkan dengan kemampuan guru mengembangkan secara mandiri maupun berkelompok. Kemampuan guru Pendidikan Kewarganegaraan di SMP Negeri 22 Pontianak dalam menyusun rencana pengajaran cukup baik dengan guru memahami prinsip-prinsip yang sesuai dengan standar pendidikan. Kata kunci: Kemampuan Guru, Pendidikan Kewarganegaraan, Program Pengajaran.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INVESTIGASI KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR MAHASISWA Eviliyanto, Endah Evy Nurekawati,
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 1 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.65 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v15i1.406

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatkan keaktifan belajar mahasiswa dengan menerapkan model pembelajaran investigasi kelompok pada mata kuliah Geografi Desa Kota. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif berbentuk Penelitian Tindakan Kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi langsung dan dokumentasi. Variabel bebas dalam penelitian adalah penerapan model pembelajaran investigasi kelompok dan  variabel terikat dalam penelitian adalah keaktifan belajar siswa. Subjek dalam penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi semester IV kelas A Sore sejumlah 38 mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif yakni dalam bentuk persentase. Hasil penelitian meunjukkan bahwa penerapan model investigasi kelompok pada mata kuliah Geografi Desa Kota dapat meningkatkan keaktifan belajar mahasiswa di kelas A Sore Program Studi Pendidikan Geografi IKIP PGRI Pontianak. Keaktifan dan hasil belajar siswa meningkat dari pra tindakan ke siklus I sebesar 20,4%, dan dari siklus I ke siklus II  sebesar 14,9%.Kata kunci: Model Pembelajaran Investigasi Kelompok, keaktifan belajar.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PRODI SEJARAH SEMESTER 3 IKIP PGRI PONTIANAK TA 2014/2015 Saiful Bahri, Sahid Hidayat, Siswandi,
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.305 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v13i1.21

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar  mahasiswa prodi sejarah semester 3 IKIP PGRI Pontianak TA 2014/2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif, dengan bentuk penelitian studi hubungan,  jenis Ex-post facto. jumlah populasi 146 orang dan sampel 40 orang mahasiswa semester 3. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik komunikasi tidak langsung dan teknik studi dokumenter. Alat penelitian yang digunakan berupa angket dan data IPK semester 2 dari mahasiswa yang diteliti. Sedangkan teknik pengolahan data dipergunakan rumus persentase, mean dan rumus r product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan dalam perhitungan data yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan sebesar 0,865. Sehingga dapat ditarik kesimpulan terdapat hubungan yang positif antara motivasi belajar dengan hasil belajar mahasiswa prodi sejarah semester 3 IKIP PGRI Pontianak, sebesar 0,865 kategori “tinggi”. Kata Kunci: Motivasi Belajar, Hasil Belajar.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PERBAIKAN RUMAH TIDAK LAYAK HUNI DI KECAMATAN PASAR KLIWON KOTA SURAKARTA TAHUN 2012 Equanti, Dian
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 1 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.179 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v12i1.188

Abstract

Dalam rangka mewujudkan visi Kota Bebas Permukiman Kumuh 2010, KotaSurakarta melaksanakan program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Kecamatan Pasar Kliwon merupakan penerima bantuan perbaikan RTLH terbanyak berjumlah 1.388 unit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Kecamatan pasar Kliwon ditinjau dari: (1) bentuk partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program; (2) hambatan dalam pelaksanaan program. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus terpancang. Populasi penelitian merupakan pemilik rumah tidak layak huni di Kecamatan PasarKliwon. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan metode interaktif. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) Tingkat partisipasi masyarakat pada implementasi pelaksanaan program dapat diamati mulai dari partisipasi pasif hingga partisipasi fungsional; (2) Hambatan pelaksanaan program meliputi: keswadayaan penerima bantuan rendah, kurangnya evaluasi dan pengawasan pelaksanaan program baik oleh Pemerintah Kota maupun masyarakat, serta kurangnya integrasi antara Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni dengan program perbaikan lingkungan di sekitarpermukiman. Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Pelaksanaan Program, Rumah Tidak Layak Huni
PENDIDIKAN SEJARAH BANGSA: TUNAS BANGSA INDONESIA Syaifulloh, Muhammad
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 11, No 2 (2013): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.215 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v11i2.214

Abstract

Sejarah bangsa perlu dan penting diajarkan di sekolah. Sejarah bangsa memuat isi bagaimana bangsa ini terbentuk, dari asal mula terbentuknya sampai menjadi bangsa yang bersatu. Dengan menyadari asal-usul tersebut membuat siswa semakin sadar akan jati dirinya. Memberikan pendidikan sejarah bangsa sejak dini menjadi alternatif yang penting dalam pembentukan bangsa yang kuat. Teori belajar sejarah berbasis kesadran sejarah bangsa dapat digunakan agar menjadi tunas dalam pembentukan bangsa Indonesia yang kuat. Tunas semakin tumbuh besar seiring dengan perkembangan zaman. Demikianlah pendidikan sejarah bangsa sebagai tunas-tunas Indonesia.Kata Kunci: Kesadaran Sejarah Bangsa,Pendidikan Sejarah Bangsa, Tunas Bangsa

Page 9 of 51 | Total Record : 505


Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 1 (2025): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 22 No 2 (2024): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 22 No 1 (2024): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 21 No 2 (2023): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 21, No 1 (2023): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 20, No 2 (2022): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 20, No 1 (2022): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 19, No 2 (2021): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 19, No 1 (2021): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 2 (2020): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 1 (2020): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 2 (2018): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 2 (2018): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 1 (2018): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 1 (2018): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 2 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 2 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 1 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 1 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 2 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 2 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 2 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 2 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 2 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 2 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 1 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 1 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 11, No 2 (2013): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 11, No 2 (2013): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 2 (2012): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 1 (2012): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2011): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2011): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 8, No 1 (2011): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 7, No 1 (2010): Edukasi: Jurnal Pendidikan More Issue