cover
Contact Name
Arif Widiyatmoko
Contact Email
usej@mail.unnes.ac.id
Phone
+6281325660100
Journal Mail Official
usej@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Gedung D5 Lantai 1 Kampus Sekaran Gunungpati Semarang 50229 Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Unnes Science Education Journal
ISSN : 22526617     EISSN : 25026232     DOI : https://doi.org/10.15294/usej
Core Subject : Education,
This journal publishes original articles on the latest issues and trends occurring internationally in science curriculum, instruction, learning, policy, and preparation of science teachers with the aim to advance our knowledge of science education theory and practice
Articles 609 Documents
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU BERBASIS JOYFUL LEARNING DENGAN TEMA ROKOK DAN KESEHATAN Prasetyowati, Ratna; Sudarmin, Sudarmin; Kasmui, Kasmui
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 1 (2014): February 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i1.2954

Abstract

Pembelajaran IPA di SMP N 5 Jepara belum dilaksanakan secara terpadu dan masih berpusat pada guru. Pengembangan modul IPA terpadu berbasis joyful learning dapat menjadi salah satu cara untuk melaksanakan pembelajaran IPA terpadu sehingga siswa dapat memahami konsep IPA terpadu secara utuh dan menyeluruh serta aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan modul, keefektifan dan kepraktisan dari penerapan modul dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode R and D (Research and Development) dengan tahapan: identifikasi potensi dan masalah, perencanaan, desain modul, validasi desain, revisi desain, uji coba skala kecil, revisi modul, uji coba skala besar, revisi modul, modul final. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran dan sesuai standar BSNP dengan nilai kelayakan isi 3,47, kelayakan bahasa 3,65, kelayakan penyajian 3,56 dan kelayakan kegrafikan 3,59. Kefektifan penerapan modul diperoleh dari peningkatan hasil pretes dan postes dengan N-gain sebesar 0,52 kategori sedang dan signifikansi uji t sebesar 142,63. Nilai ketuntasan belajar siswa secara klasikal juga dapat mencapai 86,15%. Kepraktisan penggunaan modul diperoleh dari observasi keterlaksanaan pembelajaran sebesar 84,22%, aktivitas siswa sebesar 77,35%, angket tanggapan siswa sebesar 98,47% dan angket tanggapan guru sebesar 90%. Science learning in SMP N 5 Jepara has not been implemented in an integrated manner and teacher centered. Development of an integrated science module based on joyful learning can be one way to implement an integrated science learning that students can understand the concepts of integrated science completely and student can be active in this learning. This study aims to determine the feasibility of module, the effectiveness, and practicality of the implementation of module in learning. This study uses the method of R and D (Research and Development) with stages: problem identification, planning, module design, design validation, design revisions, small-scale trials, revision modules, large-scale trials, module revisions, final module. The studied variables are the feasibility of modules by experts, learning outcomes, teacher and student responses questionnaire, learning implementation observation and student activities observation. The results show that the developed module fit for use in teaching and in accordance with the standards BSNP an average score of 3.47 contents feasibility, 3.65 languages feasibility, 3.56 presentation feasibility and 3.59 graphic feasibility. Effectiveness of application modules can be seen from the increase in pretest and posttest results with the classical N-gain medium category was 0.52 and the significance of the t test for 142.63. Student’s classical mastery learning value also can reach 86.15%. Practicality of the use module that is gained from learning implementation observation 84.22%, student activities 77.35%, students' responses questionnaire is 98.47% and teachers' responses questionnaire is 90%.
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU BERBASIS MASTERY AND MEANINGFUL LEARNING PADA TEMA MANFAAT CAHAYA BAGI KEHIDUPAN DI SMP Dwi Meiatun, Riris Nurindriani; Susilo, Susilo; Lisdiana, Lisdiana
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 1 (2014): February 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i1.2955

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan bahan ajar berupa modul IPA terpadu berbasis mastery and meaningful learning pada tema manfaat cahaya bagi kehidupan di kelas VIII SMP. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian dan pengembangan (Reseach and Development)). Hasil penelitian dengan menggunakan modul IPA terpadu berbasis mastery and meaningful learning yang dilaksanakan di SMP Muhammadiyah Cilongok dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil uji kelayakan modul IPA terpadu oleh pakar isi sebesar 3,5, pakar penyajian 3,76, dan pakar bahasa 3,5. Tingkat ketuntasan klasikal siswa 100% dengan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 85,43 dan keaktifan siswa secara klasikal sebesar 86,05%. Angket tanggapan guru memiliki presentase sebesar 100%, angket tanggapan siswa dalam uji coba skala kecil sebesar 95%, dan uji coba skala besar sebesar 97%. Uji keterlaksanaan pembelajaran memiliki skor rata-rata 3,32. Hal ini berarti modul IPA terpadu yang dikembangkan layak, efektif, dan praktis digunakan dalam pembelajaran IPA di sekolah yang diteliti. Berdasarkan hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan dinyatakan layak, efektif, dan praktis The purpose of this research is to develop instructional materials in the form of an integrated science module mastery and meaningful learning based on the theme of light benefits for life in junior high school. This study uses a design research and development (Reseach and Development). Results of studies using science module integrated based on mastery and meaningful learning which was conducted at SMP Muhammadiyah Cilongok is  analyzed descriptive quantitatively. Results of validity integrated science module by expert of content is 3.54, 3.76 presenting experts, and linguists 3.5. Students’s target achievment is 100% by  average of 85.43 students’s activities generally is 86.05%. Teachers questionaire present 100%, and students respondents in the small-scale validity show 95%, while in large-scale show 97%. Test feasibility study has average score of 3.32. This means that the integrated science module which has been developed is feasible, and simple to be used in teaching and learning science at the schools under study. Based on the results of this study, it can be concluded that the module dveloped is feasible, effective, and practical.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERPENDEKATAN JELAJAH ALAM SEKITAR MATERI EKOSISTEM Cholidah, Nur; Parmin, Parmin; Priyono, Bambang
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 1 (2014): February 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i1.2956

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui kelayakan LKS berpendekatan JAS untuk bisa dikembangkan sebagai bahan pembelajaran serta mengetahui tanggapan guru dan siswa tentang penggunaan LKS berpendekatan JAS sebagai bahan ajar. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) meliputi beberapa tahapan yaitu: identifikasi masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain oleh ahli, Perbaikan, uji coba skala kecil, revisi produk, uji coba skala besar, revisi produk, dan produk akhir. Pengambilan sampel Uji coba skala besar tersebut secara convenience sample. Hasil penelitian ini meliputi data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari instrumen penilaian kelayakan LKS tahap I sebesar 100%, tahap II yaitu, penilaian kelayakan isi materi 96,87%, penilaian kelayakan  kebahasaan 84,62%, penilaian kelayakan penyajian 73,68%, serta angket tanggapan guru 75% dan angket tanggapan siswa 77,90%. Data kuantitatif diperoleh dari hasil belajar siswa setelah proses pembelajaran yaitu Tes evaluasi 8,67% dengan standar KKM 7,00. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa LKS berpendekatan JAS materi ekosistem kelas VII layak dan dapat dikembangkan untuk pembelajaran. This research was conducted to determine the feasibility of worksheet based on approach JAS to be developed as a learning material as well as discovering the response of teachers and students on the use of worksheet based on JAS as teaching materials. The research method used is Research and Development (R&D) which includes several stages: problem identification, data collection, product design, design validation by experts, correction , small-scale trials, product revisions, large-scale trials, revision products, and final products. The large-scale sampling is done by convenience sampling. Results of this study include qualitative data and quantitative data. The qualitative data is obtained from the feasibility assessment instruments LKS phase I of 100%, phase II, feasibility assessment materials 96.87%, the assessment linguistic appraisal criteria was 84.62%, the assessment of presentation expendience 73, 68%, as well as the questionnaire responses of 75% of teachers and students' questionnaire responses of 77.90%. Quantitative data is obtained from the results of student’s learning after the learning process of evaluation tests at 8.67%. of standart KKM 7,00. From the results of this study. It is concluded that the worksheet based JAS material class VII ecosystem is feasible and able to develop for learning.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA MODEL RECONSTRUCTION BERBANTUAN KOMPUTER KELAS VII MTs NEGERI SEMARANG Utami, Anik Setyo; Parmin, Parmin; Akhlis, Isa
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 1 (2014): February 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i1.2957

Abstract

Peraturan menteri pendidikan nasional (Permendiknas) No. 22 tahun 2006, menyatakan bahwa substansi mata pelajaran IPA pada SMP/MTs merupakan IPA terpadu. MTs Negeri 1 Semarang belum menerapkan pembelajaran IPA terpadu, sehingga diperlukan bahan ajar IPA terpadu yang dapat mendukung pembelajaran IPA terpadu. Berdasarkan latar belakang masalah, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kelayakan LKS IPA model reconstruction berbantuan komputer dan (2) keefektifan LKS model reconstruction berbantuan komputer dalam pembelajaran. Bentuk penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian pengembangan. Hasil validasi LKS dinilai berdasarkan profil dari komponen isi, bahasa dan penyajian dengan aturan penetapan yang diadaptasi dari BSNP (2007) menunjukan bahwa LKS model reconstruction termasuk kriteria layak. Uji keefektifan LKS model reconstruction berbantuan komputer menggunakan uji N gain dan ketuntasan klasikal menunjukkan pembelajaran menggunakan LKS model reconstruction berbantuan komputer memiliki efektifitas sedang. Based on minister of national education (Permendiknas) No. 22 Year 2006, the substance of Scinece lesson in SMP/MTs was integrated Science. MTs 1 Semarang had not applied integrated Science learning. Based on the background, this research was aimed to discover; (1) the properness of reconstruction model Science worksheet using computer and (2) the effectiveness of reconstruction model worksheet using computer on learning process. The type of this research was development research. The result of worksheet validation which was assessed based on the profil of content elements, language and presentation with determining rules adapted from BSNP (2007) showed that reconstruction model worksheet belonged to proper criteria. The effectiveness test of reconstruction model worksheet using computer with N gain test showed that learning using reconstruction model worksheet using computer had medium effectiveness.
PENGEMBANGAN ALAT EVALUASI PEMBELAJARAN BERTINGKAT BERDASARKAN TAKSONOMI BLOOM UNTUK MENGETAHUI KEMAMPUAN BERPIKIR SISWA PADA TEMA CAHAYA Nurulshifa, Alvi Mutia; Linuwih, Suharto; Parmin, Parmin
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 1 (2014): February 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i1.2958

Abstract

Tahapan terpenting dalam proses pembelajaran adalah evaluasi. Untuk itu diperlukan adanya pengembangan alat evaluasi yang dapat mengukur ketercapaian dari tujuan pembelajaran tersebut. Rumusan masalah yang ada pada skripsi ini meliputi bagaimana bentuk tes untuk dapat mengetahui kemampuan berpikir siswa dan uji kelayakannya menurut penilaian pakar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan alat evaluasi berdasarkan taksonomi bloom pada materi cahaya dan mengetahui kelayakannya menurut pakar dan hasil ujicoba. Untuk itu peneliti melakukan pengembangan alat evaluasi bertingkat berdasarkan taksonomi bloom. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian Research and Development (R & D) yaitu suatu metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan suatu produk tertentu dan diuji keefektifannya. Analisis data yang digunakan adalah data hasil validasi produk oleh ahli, angket tanggapan guru dan siswa serta nilai hasil belajar siswa The most important phase in learning process is the evaluation. The benefits of the evaluation is to find out achievement of learning objectives and learning objectives instead a reference in implemented an evaluation. For that we need the development of an evaluation tool that can measure the achievement of learning objectives. The problem in this paper include how the test form can measure the thinking ability of students and trials their feasibility according to expert assessment and resut of trials. Then, researcher do development an evaluation tool based multilevel taxonomy bloom. Design research is Research and Development (R & D) is a research method that is used to produce a particular product tested its effectiveness. Analysis of the data used the result of a data product validation by expert, questionnaire responses of teachers and students and the value of student learning.
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA TEMA CAHAYA BAGI KEHIDUPAN Fauzan, Adi Fauzan Akhmad; Dewi, Novi Ratna; Pamelasari, Stephani Diah
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 1 (2014): February 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i1.2965

Abstract

Proses belajar mengajar akan lebih efektif bila didukung dengan tersedianya bahan ajar atau alat bantu yang menunjang. Modul IPA terpadu dengan pendekatan kontekstual diharapkan dapat memperjelas dan mempermudah penyajian materi dan mengembangkan kemampuan siswa dalam berinteraksi langsung dengan lingkungan dan sumber belajar lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan modul IPA terpadu dengan pendekatan kontekstual dan mengetahui keefektifan penggunaannya dalam pembelajaran. Penilaian kelayakan didasarkan pada hasil penilaian instrument kelayakan oleh para ahli, meliputi kelayakan materi, kebahasaan, dan penyajian. Keefektifan modul dianalisis dengan membandingkan perbedaan hasil belajar sebelum dan setelah menggunakan modul. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development). Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul IPA terpadu dengan pendekatan kontekstual termasuk dalam criteria layak. Rata-rata hasil belajar setelah menggunakan modul lebih besar dari pada hasil belajar sebelum menggunakan modul. Modul yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran IPA terpadu dan efektif digunakan dalam pembelajaran. Teaching and learning activity will be more effective if it is supported by the availability of teaching materials. Integrated NaturalScience module with contextual approach is expected to clarify and simplify the presentation of the materials, and also develop the students ability to interact with the environment and another learning source directly. Research design used in this research was Research and Development.This research aims to determine the feasibilty of integrated NaturalScience module with contextual approach and to determine the effectiveness of using module in learning activity. The feasibility assesmentis based on instrument assesmentby experts of materials, languages, and designs. Theeffectiveness of module usage wasanalyzed by comparing the difference of learning outcomes before and after using the module. The research output showed that integrated NaturalScience module with contextual approach was valid. Learning outcomes average after using module was better than before. It can be conluded that Module that has been developed was feasible and effecttive to be used in integrated natural science learning.
PENERAPAN PEMBELAJARAN IPA TERPADU MENGGUNAKAN LKS BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA SISWA KELAS VII SMP N 1 DUKUHSETI PATI Wiliani, Nur Okta; E.S, Srii Mulyan; Parmin, Parmin
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 1 (2014): February 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i1.2967

Abstract

Berdasarkan hasil observasi diperoleh fakta bahwa pembelajaran IPA di SMP N 1 Dukuhseti, diketahui masih belum terpadu. Lembar kerja siswa yang digunakan juga belum terpadu, masih terpilah-pilah berdasarkan tiga mata pelajaran IPA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan apakah pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam terpadu dengan menggunakan lembar kerja siswa berbasis CTL efektif diterapkan pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Dukuhseti. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan control group pre-test post-test desain. Berdasarkan uji hipotesis diperoleh thitung > ttabel atau 5,03 > 1,68 maka Ha (peningkatan hasil belajar setelah diberi pembelajaran IPA terpadu dengan menggunakan LKS berbasis CTL) diterima. Kelompok eksperimen sebesar 100% mendapat nilai ≥ 70. Siswa yang aktif sebesar 80,28% dengan skor rata-rata 22,36 dengan skor maksimal 28. Simpulan penelitian ini adalah pembelajaran IPA terpadu menggunakan LKS berbasis CTL efektif diterapkan pada siswa kelas VII SMP N 1 Dukuhseti.  Based on observations obtained by the fact that the study of natural science in SMP N 1 Dukuhseti, known still not integrated. Student worksheets that are used are also not unified, still separated by three natural science subjects. The purpose of this study was to describe whether the Natural Sciences learning integrated by using contextual teaching and learning based student worksheets effectively applied to a class VII student of SMP Negeri 1 Dukuhseti. The research method used was experimental research design using control group pre test post test design. Based on the hypothesis test t obtained > t table or 5.03> 1.68 then Ha (improved learning outcomes after learning be integrated with natural science students use a spreadsheet based contextual teaching and learning) received. 100% of the experimental group scored ≥ 70. Students are active of 80.28% with an average score of 22.36 with a maximum score of 28. Conclusions This study is the integrated nature of learning science penetahuan using contextual teaching and learning based student worksheets effectively applied to students of class VII SMP N 1 Dukuhseti.  
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF (MPI) PADA MATA PELAJARAN IPA TEMA ZAT ADIKTIF DAN RESPIRASI UNTUK SISWA SMP Septiyani, Sari; Sudarmin, Sudarmin; Parmin, Parmin
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 1 (2014): February 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i1.2968

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan efektifitas media pembelajaran interaktif (MPI) pada mata pelajaran IPA tema zat adiktif dan respirasi untuk siswa SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan dengan subjek penelitian kelas VIII SMP Negeri 1 Ambarawa Tahun Ajaran 2012/ 2013. Analisis data meliputi analisis kelayakan produk, angket tanggapan siswa, dan analisis hasil belajar dengan N-gain dan uji t pretest-postest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MPI termasuk dalam kriteria layak dengan perentase rata-rata skor ≥ 81% pada penilaian kelayakan media dan materi. Pada uji keefektifan menunjukkan bahwa MPI efektif digunakan dalam pembelajaran sesuai dengan kriteria N-gain 0,54. Media pembelajaran interaktif juga berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar pretest dan postest dengan nilai thitung> ttabel. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran.  This research aims to determine the feasibility and effectiveness of interactive learning media (MPI) on the theme of science subjects addictive substances and respiration for junior high school. The method used in this research  is research and development with research subjects eighth grade SMP Negeri 1 Ambarawa Academic Year 2012/2013. Data analysis includes product feasibility analysis, questionnaire responses of students, and the analysis of learning outcomes with N-gain and pretest-posttest t test. The results show that MPI is included in the criteria perentase worth an average score of ≥ 81% in assessing the feasibility of media and materials. On the effectiveness of the test showed that the effective use of learning MPI in accordance with the criteria of N-gain 0.54. Interactive learning media also have a significant effect on learning outcomes with pretest and posttest values ​​t> t table. Based on the results of this study concluded that media interactive learning feasible and effective to use in learning.
PENGEMBANGAN LKS BERBASIS KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA TEMA FOTOSINTESISUNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KERJA ILMIAH Sugianto, Sugianto; Isnaeni, Wiwi; Widiyatmoko, Arif
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 1 (2014): February 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i1.2969

Abstract

Hasil observasi menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran IPA belum mengajarkan siswa dalam proses berpikir dan menemukan pengetahuannya sendiri melalui kerja ilmiah. Hal ini terjadi karena Lembar Kerja Siswa (LKS) yang digunakan belum berperan maksimal dalam melatih siswa melakukan penyelidikan.Langkah-langkah yang disajikan dalam LKS kurang melatih siswa melakukan proses ilmiah, menganalisis dan menemukan suatu konsep. LKS belum biasa digunakan untuk mencari atau menemukan suatu konsep, dan mengaplikasikan konsep yang sudah ada dalam kehidupan. Untuk itu perlu dikembangkan LKS yang dapat membimbing siswa dalam melakukan kerja ilmiah dan menuntun siswa dalam proses belajar. LKS yang dikembangkan yaitu berupa LKS berbasis keterampilan proses sains. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan research and development. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS berbasis keterampilan proses sains tema fotosintesis dapat dikatakan layak oleh pakar sesuai dengan standar kelayakan BSNP. Pada uji coba skala kecil, LKS berbasis keterampilan proses sains mendapat respon sangat baik oleh guru dan siswa. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa penggunaan LKS berbasis keterampilan proses sainsberpengaruh atau meningkatkan kemampuan kerja ilmiah siswa. The observations results showed that science teaching activities have not taught students in the process of thinking and finding his own knowledge through the scientific work.This happens because the student worksheet has not used the maximum role in training students to investigate. The stepspresented in worksheets less train students perform scientific process, analyze and find a concept. Worksheets has not been commonly used to look for or find a concept, and apply the concepts that already there is in life.For it is necessary to develop worksheets that can guide studens in doing scientific work and guide students in the learning process. Worksheets that were developed in the form of worksheets based science process skills. The design oft his study used a research and development approach. The results showed that the worksheets based science process skills theme photosynthesis can besaid to be feasibleby expertsin accordance with eligibility standards of BSNP. On a small scale trial, worksheets based science process skills havea great response by teachers and students.The results also in dicate that theuse of worksheets based science process skills affector increase the ability of student’s scientific work.
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU BERBASIS SETS DENGAN TEMA HUJAN ASAM UNTUK KELAS VII SMP Ningtyas, Ayu Etna; Sumarni, Woro; Christijanti, Wulan
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 1 (2014): February 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i1.2970

Abstract

Proses belajar mengajar akan lebih efektif bila didukung dengan tersedianya bahan ajar atau alat bantu yang menunjang. Modul IPA terpadu dengan pendekatan SETS diharapkan dapat memperjelas dan mempermudah penyajian materi dan mengembangkan kemampuan siswa dalam berinteraksi langsung dengan lingkungan dan sumber belajar lainnya.Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengembangkan bahan ajar IPA terpadu yang layak digunakan dan efektif digunakan dalam pembelajaran.Penilaian kelayakan didasarkan pada hasil penilaian instrumen kelayakan oleh pakar, meliputi kelayakan materidan penyajian. Keefektifan  modul dianalisis dengan membandingkan perbedaan hasil belajar sebelum dan setelah menggunakan modul.Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian modul IPA terpadu oleh pakar menunjukkan kriteria sangat layak. Pada uji coba skala kecil, modul yang dikembangkan mendapat respon sangat baik oleh siswa. Hasil uji coba skala besar menunjukkan bahwa keefektifan modul yang dikembangkan dalam kegiatan pembelajaran mendapat respon sangat baik oleh guru dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa modul IPA terpadu berbasis SETS dengan tema hujan asam layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran kelas VII di SMP Negeri 30 Semarang. Teaching and learning activity will be more efective if supported by the avability of teaching materials. Integrated natural science module by SETS approach expected to clarify and simplify the presentation of the materials, and develop the student ability to interact with the environment and another learning source directly. This research aims to develop teaching materials integrated natural science that feasibility and effectively used in learning. The feasibility assesment based on assesment instrument by experts include materials and views. The effectiveness of module analyzed by comparing the difference of learning out comes before and after using the module. Research type used in this research was Research and Development. The results showed that the integrated science assessment’s module by experts showed very worthy criteria. On limited-scale trials, the module received very good response from the students. On large-scale trials showed that the effectiveness of the module in learning activity received great responses from teacher and students. Based on the results of this study concluded that the integrated sciece module based on SETS with acid rain’s theme are feasible and effective to use in learning activity at 30 semarang Junior High School.Â