cover
Contact Name
Evi Chamalah
Contact Email
chamalah@unissula.ac.id
Phone
+6282225564243
Journal Mail Official
pbsi.fkip@unissula.ac.id
Editorial Address
Jl. Kaligawe Raya Km 4 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia
ISSN : 23385944     EISSN : 26145294     DOI : https://doi.org/10.30659/jpbi
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia is a journal published by Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Sultan Agung. The journal provides a room for researchers, academists, professionals, practicians, and students to deliver and share various knowledge in forms of research articles, as well as research results or qualified theoretical studies such as case studies, analysis or book review about linguistics, literature and teaching.
Articles 139 Documents
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPLANASI MELALUI MODEL EXAMPLE NON EXAMPLE Silvia Aliece Tya; Indrya Mulyaningsih; Tato Nuryanto
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 7, No 1 (2019): Januari - Juni 2019
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/j.7.1.77-99

Abstract

AbstrakPembelajaran merupakan kegiatan pembelajaran adanya proses kerja sama antara guru dengan siswa untuk memanfaatkan seperti potensi dan sumber yang ada. Potensi yang bersumber dari dalam diri siswa itu sendiri seperti minat, bakat, dan kemampuan dasar yang dimiliki siswa, termasuk gaya belajar serta potensi yang ada di luar diri siswa seperti lingkungan, sarana dan sumber. Dalam menangkap pembelajaran, siswa kurang didorong untuk mengembangkan suatu kemampuan berpikir. Pada pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VIII MTs Madinnatunnajah ditemukan beberapa masalah mulai dari penggunaanmetode atau model pembelajaran ceramah tidak cocok pada siswa di dalam sekolah tersebut. Tujuan dalam penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan menulis teks eksplanasi menggunakan model excample non excample. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis dan Taggart. Sumber data diambil dari hasil menulis teks eksplanasi siswa. Intrumen dalam penelitian ini yaitu lembar observasi dan lembar tes uraian. Teknik analisis data yaitumenganalisis hasil observasi dari hasil pengamatan yang dicatat sebagai informasi dari kegiatan siswa atau aktivitas siswa dalam pembelajaran dan dilakukan dengan adanya lembar sikap positif dan. Selanjutnya wawancara untuk mengetahui yang menjadi kendala atau menemukan masalah yang dihadapi oleh siswa, untuk dilakukan secara berkelanjutan dari hasil wawancara dengansubjek. Dilakukannya tes uraian sebagai bahan evaluasi atau penilaian untuk pemahaman siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: bahwa penerapan model example non example dengan menggunakan media gambar dapat memberikan semangat belajar dan mampu memahami pada pembelajaran teks eksplanasi sehingga siswa dapat menuangkan ide gagasannya dengan menulis teks ekplanasi yang diberikan oleh gurunya. Siswa juga dapat memacu semangat belajar dalam mengikuti pembelajaran. Sikap siswa dapat lebih aktif, siswa mampu untuk mengungkapkan ide gagasannya, dan meningkatnya kemampuan menulis teks eksplanasi. Dengan penerapan model example non example menggunakan media gambar dapat meningkatkan kemampuan menulis siswa dari mulai prasiklus, siklus I, dan siklus II dapat mencapai 3,2%, 70,96% dan tingkat ketuntasannya mencapai 96,7%.Kata Kunci: pembelajaran, teks ekplanasi, model example non example.AbstractLearning is a learning activity where there is a process of cooperation between teachers and students to utilize such potential and existing resources. Potential originating from within the students themselves such as interests, talents, and basic abilities possessed by students, including learning styles and potential that exists outside of students such as the environment, facilities and resources. In capturing learning, students are less encouraged to develop a thinking ability. In Indonesian language learning in class VIII MTs Madinnatunnajah found several problems ranging from the use of teaching methods or learning models not suitable for students in the school. The purpose of this study was to improve the ability to write explanatory texts using the excample non excample model. This study uses classroom action research with Kemmis and Taggart models. Source of data taken from the results of writing explanatory text students. The instruments in this study are the observation sheet and the description test sheet. Data analysis techniques that analyze the results of observations from observations that are recorded as information from student activities or student activities in learning and is done in the presence of a positive attitude sheet and. Next the interview to find out the problems or find problems faced by students, to be carried out continuously from the results of interviews with the subject. The description test is conducted as an evaluation or assessment material for students' understanding. The results of the research show that: the application of the example non example model by using picture media can provide enthusiasm for learning and be able to understand the explanatory text learning so that students can pour their ideas by writing the given explanatory text. by his teacher. Students can also encourage the spirit of learning in following learning. The attitude of students can be more active, students are able to express their ideas, and increase the ability to write explanatory texts. By applying the non example example model using picture media, it can improve the students' writing ability from pre-cycle, cycle I, and cycle II can reach 3.2%, 70.96% and the level of completeness reaches 96.7%.Keywords: learning, explanatory text, model example non example.
ANALISIS KELAYAKAN ISI BUKU AJAR SAHABATKU INDONESIA DALAM PEMBELAJARAN BIPA Lina Handayani; Siti Isnaniah
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 8, No 1 (2020): Januari - Juni 2020
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/j.8.1.25-35

Abstract

Buku ajar merupakan salah satu komponen penunjang pembelajaran yang sangat  penting keberadaannya. Baik dalam konteks pendidikan formal maupun non formal. Untuk itu pemilihan bahan ajar yang baik dan berkualitas dapat dilihat dari isi bahan ajar tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kelayakan isi pada buku ajar Sahabatku Indonesia untuk Anak Sekolah B1. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif  kualitatif  dan kuantitatif. Hasil penelitian pada buku ajar Sahabatku Indonesia  sudah layak digunakan dalam kegiatan belajar BIPA. Persentase kelayakannya pada buku ajar tersebut, pada bab pertama pertansenya kelayakannya sebesar  87,50%, bab  kedua persentasenya kelayakannya sebesar 77,50 %, bab tiga persentasenya kelayakannya sebesar 75,00%, bab empat persentase kelayakannya sebesar 72,50%, dan, pada bab lima persentase kelayaknnya sebesar 67,50%. Jadi antara bab satu sampai bab limapersentase kelayakan dalam buku ajar tersebut semakin menurun. Berdasarkan persentase kelayakan lima bab buku tersebut kelayakan isi secara keseluruhan diperoleh 76,00%. Hal tersebut mencakup, 1) Kesesuaian Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar meliputi tiga indikator yaitu, kelengkapan materi, keluasan materi dan,  kedalaman materi. 2) Keakuratan materi terdapat tiga indikator yaitu, akurasi prosedur, akurasi soal dan, akurasi fakta, contoh, dan isi. 3) Materi pendukung pelajar terbagi menjadi empat indikator yaitu, keterkinian fitur, contoh, dan rujukan, penalaran, penerapan dan, kemenarikan materi. 
STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING UNTUK PEMBELAJARAN TIK BAHASA INDONESIA Khotimah, Khusnul; Triana, Leli
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 9, No 1 (2021): Januari - Juni 2021
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.9.1.13-20

Abstract

Untuk mengetahui evektivitas penggunaan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining  atau SFE dalam keterampilan berfikir kritis dan mengetahui perbandingan antara kelompok yang menggunakan model pembelajaran dengan kelompok konvensional mahasiswa semester II Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia 2021/2022. Kelompok yang menggunakan model Student Facilitator and Explaining  atau SFE adalah kelompok eksperimen dan yang tidak menggunakan model adalah kelompok kontrol. Penelitian ini juga akan menganalisa bagaimanakah keefektifan model Student Facilitator and Explaining  atau SFE, pada perkuliahan TIK mahasiswa semester II Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia 2021/2022.Populasi yang ada dan kemudian dianalisa yaitu seluruh mahasiswa semester II Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia 2021/2022 dengan jumlah 3 kelas dengan total keseluruhan yaitu 75 mahasiswa,  kemudian untuk mempersempit populasi maka diambil sampel sebanyak 50 mahasiswa yang terbagi dalam dua kelompok penelitian, kelompok A dengan jumlah 25 bertindak sebagai kelompok eksperimen sedangkan kelompok B berjumlah 25 bertindak sebagai kelompok kontrol.  Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini mengadopsi teknik cluster random sampling. Sedangkan untuk Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes untuk melihat nilai. Kemudian dianalisis menggunakan uji t-non independent dan uji t independent.Untuk simpulan hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berfikir kritis mahasiswa semester II Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia 2021/2022 dengan menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining  atau SFE dengan hasil t hitung 7,51 > t tabel 1, 67 dari hasil perhitungan dengan uji t-non independent. Pembelajaran TIK menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining  atau SFE terbukti lebih efektif apabila dibandingkan dengan kelompok yang tidak menggunakan model pembelajaran dalam kegiatan perkuliahannya. Dibuktikan dari perhitungan kelompok eksperimen yaitu 83,60 terbilang besar dibandingkan dari kelompok kontrol yaitu 77,60. Dengan demikian diharapkan untuk setiap proses pembelajaran yang dilakukan hendaknya dimaksimalkan untuk menggunakan model pembelajaran agar mahasiswa memliki motivasi dalam belajar serta mampu meningkatkan hasil belajar atau nilai.
OPTIMALISASI STRATEGI “HATDISNETKOM” (LIHAT DISKUSI NULIS INTERNET KOMUNIKASI) PADA MENULIS PUISI Indriati, Dwi Astuti
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 10, No 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.10.1.26-36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengoptimalkan Strategi “Hatdisnetkom” (Lihat Diskusi Nulis Internet Komunikasi) pada menulis puisi. Penelitian ini berjenis penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model Kemmis dan Taggart. Desain penelitian ini, setiap siklus tindakannya meliputi perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi yang dilaksanakan 2 siklus. Penggunaan Hatdisnetkom dapat meningkatkan menulis puisi. Siklus I nilai rata-rata 76 dan siklus II nilai rata-rata 81. Kesimpulan dari PTK ini adalah Hatdisnetkom dapat meningkatkan keterampilan menulis puisi.
ANALISIS KEBUTUHAN GURU DAN SISWA TERHADAP MEDIA BENEDA BERMUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA UNTUK KETERAMPILAN MENULIS SURAT PENAWARAN KELAS X DI KABUPATEN PATI Dina Zahrotun Nimah; Aida Azizah; Oktarina Puspita Wardani; Turahmat Turahmat
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari - Juni 2023
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.11.1.11-20

Abstract

Pembelajaran saat ini perlu didukung oleh media pembelajaran yang seuai dengan kebutuhan guru dan siswa karena tujuan dari media pembelajaran ialah unttuk memudahkan guru mengajar dan menyampaikan materi serta memudahkan siswa memahami materi tersebut. Pendidikan di Indonesia saat ini menggunakan kurikulum merdeka sehingga pembelajaran harus memuat dimensi profil pelajar Pancasila. Dilakukannya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan guru dan siswa menegani media pembelaajran Beneda (Belajar Negosiasi dengan Animasi) bermuatan profil pelajar pancasila untuk keterampilan menulis surat penawaran. Media Beneda merupakan media digitas nteraktif yang dibuat khusus untuk materi negosiasi dan surat penawaran. Menggnakan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan observasi, wawancara, pengambilan angket kebutuhan, dan dokumentasi. Mengguankan instrumen berupa pedoman observasi dan wawancara serta angket kebutuhan guru dan siswa. Sehingga diperoleh hasil penelitian dari analisis kebutuhan tiga guru Bahasa Indonesia dan sejumlah 97 siswa di MA Negeri 2 Pati, SMA Negeri 1 Tayu, dan SMK Cordova Margoyoso yaitu sangat dibutuhkan terhadap media pembelajaran digital interaktif berbasis audio visual, berisi materi yang lengkap dengan contoh dan kuis-kuis, menggunakan animasi yang menarik, dan tidak bergantung pada jaringan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE DAN MEDIA VIDEO DAKWAH UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF PERSUASIF BERMUATAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA SISWA KELAS X MA Riana Hastiti; Evi Chamalah; Leli Nisfi Setiana
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2017): Januari - Juni 2017
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/j.5.1.25-43

Abstract

The purpose of this research is (1) to describe the improvement of writing skill of persuasive writing of class X student of MA Al Anwar Mranggen Demak afterapplied Think Pair Share model and video media of da’wah with charactereducation, (2) to describe the improvement of learning attitude of grade X MA AlAnwar Mranggen Demak after following the writing of persuasive paragraph withThink Pair Share model and video media da’wah with character education, and(3) to describe the increase of learning motivation of grade X MA Al AnwarMranggen Demak after following lesson writing persuasive paragraph with ThinkPair Share model and video media of da’wah Charged character education. Thisresearch is a quantitative and qualitative research. Quantitative research that is in the form of value analysis from test result writing persuasive paragraph.Qualitative research in the form of data analysis from nontes result throughobservation, questionnaire, interview, and documentation. Based on the result of research that has been done, it can be seen that the skills of students of class X MA Al Anwar Mranggen Demak in writing persuasive paragraphs have increased. This can be known through the writing of a persuasive paragraph in each cycle. In prasiklus students get a grade point average of 43,5. In the first cycle the average grade of the students increased to 61,17. In cycle II the students get the average grade of 64,83 and on the third cycle the average grade of the students to 78. It proves that the writing of the persuasive paragraph of the students has increased in cycle I, cycle II, and cycle III.
MAKNA DAN PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP MANTRA SEMAR MESEM DI DESA BURENG Kumara Pasha; Wahab Sulhan; Wahyu Sahrul H
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 6, No 1 (2018): Januari-Juni 2018
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/j.6.1.26-31

Abstract

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN CORE DAN KENDALANYA PADA MATERI TEKS CERITA FABEL Hermanudin Hermanudin
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 7, No 1 (2019): Januari - Juni 2019
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/j.7.1.25-37

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) pada membaca pemahaman materi teks cerita fabel dan mengenali hambatan-hambatan pelaksanaan serta cara mengatasinya. Penelitian ini adalah penelitian tindakan. Penelitian dilakukan di kelas VII A SMP Negeri 10 Bengkulu Tengah. Data penelitian ini bersumber dari aktivitas pembelajaran siswa di kelas dan guru mata pelajaran bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data melalui observasi pembelajaran di kelas. Taknik analisis data adalah analisis deskriptif dengan mendeskripsikan proses pembelajaran yang berlangsung di kelas untuk mengenali hambatan dan memberi solusi penyelesaiannya. Hasil penelitianmembuktikan bahwa model CORE dapat meningkatkan aktivitas pembelajaran siswa pada pembelajaran membaca pemahaman materi teks cerita fabel dan terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaannya.Kata Kunci: Model CORE, membaca pemahaman, cerita fabel. AbstractThe purpose of this study is to describe the implementation of the CORE learningmodel (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) on reading theunderstanding of fable story text material and recognizing the obstacles toimplementation and how to overcome them. This research is an action research.The study was conducted in class VII A Middle School 10 Bengkulu Tengah. Thedata of this study were sourced from student learning activities in class andIndonesian language teacher. Data collection techniques through observation oflearning in class. The technique of data analysis is descriptive analysis bydescribing the learning process that takes place in class to identify obstacles andprovide solutions to their resolution. The results of the study prove that the CORE model can increase student learning activities in learning to read comprehension of fable story text material and there are several obstacles in its implementation.Keywords: CORE model, reading comprehension, fable story.
STRATEGI UMPAN BALIK SEBAGAI ALTERNATIF STRATEGI PEMBELAJARAN: PENERAPAN DAN TANTANGAN TIARA ELIZA
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 7, No 2 (2019): Juli - Desember 2019
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/j.7.2.170-175

Abstract

AbstrakDewasa ini perkembangan dunia pendidikan sangatlah pesat. Masuknya teknologi dan modernisasi semakin menambah dinamika perkembangan strategipembelajaran dan pengajaran. Terdapat beragam cara dan strategi pembelajaran yang diterapkan oleh para tenaga pengajar. Salah satunya adalah strategi umpan balik. Oleh karena itu, tulisan ini dibuat bertujuan agar menjadi salah satu referensi dalam mengembangkan strategi belajar pengajar demi mencapai pendidikan yang berkualitas. Adapun metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif analisis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi umpan balik memberikan hasil yang positif dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.Kata kunci: Strategi Umpan Balik, Penerapan, TantanganAbstractToday the development of the world of education is very rapid. The entry oftechnology and modernization increasingly adds to the dynamics of thedevelopment of learning and teaching strategies. There are various ways andlearning strategies applied by the teaching staff. One of them is a feedbackstrategy. Therefore, this paper is intended to be one of the references indeveloping instructional learning strategies in order to achieve quality education.The method used is descriptive qualitative analysis. The results of this studyindicate that the feedback strategy provides positive results in achieving the stated learning goals.Keywords: Feedback Strategy, Implementation, Challenge
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN BUKU AJAR KOMPREHENSI LISAN BERBASIS NILAI-NILAI ISLAM DAN BERORIENTASI LITERASI DIGITAL Purwati Zisca Diana; Denik Wirawati
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 8, No 2 (2020): Juli - Desember 2020
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/j.8.2.170-179

Abstract

Page 10 of 14 | Total Record : 139