cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 454 Documents
CARA MEMBUAT MEDIA PEMBELAJARAN ONLINE MENGGUNAKAN EDMODO Nurita Putranti
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v2i2.224

Abstract

Saat ini peserta didik terbiasa menggunakan internet. Penggunaan Internet untuk belajar bukan hanya untuk media sosial dan game online sebagai media pembelajaran namun dapat yang dapat mendukung pembelajaran. Penggunaan pembelajaran online sebagai media pembelajaran sistem baru, mendorong pelaksanaan pembelajaran lebih efektif. Dengan media pembelajaran online dimungkinkan banyak pelajaran sehingga dapat memberikan layanan yang lebih memuaskan kepada siswa. Salah satu aplikasi di internet yang dapat digunakan untuk pembelajaran online adalah media yang Edmodo. Edmodo adalah jaringan berbasis lingkungan sekolah sosial (lingkungan berbasis sekolah). Edmodo dapat membantu guru membangun kelas virtual sesuai dengan kondisi pembelajaran di kelas, berdasarkan pembagian kelas nyata di sekolah, di mana kelas-kelas yang terkandung dalam tugas, kuis dan tugas pada akhir setiap pelajaran. Dengan menggunakan media Edmodo pembelajaran online, interaksi dan komunikasi di dalam kelas dapat didirikan seperti di kelas konvensional, di mana setiap siswa dapat dengan bebas berkomunikasi dan berbagi dengan guru dan teman sekelas, untuk menanggapi materi yang disampaikan.Kata Kunci: Internet, e- learning, Edmodo
PERILAKU METAKOGNISI BERDASARKAN TINGKAT KEMAMPUAN DALAM PEMECAHAN MASALAH POLA BILANGAN PADA SISWA KELAS X SMA Nurmaningsih Nurmaningsih
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v2i2.225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap perilaku metakognisi siswa kelas X SMA yang berada pada tingkat kemampuan atas, menengah, dan bawah dalam pemecahan masalah pola bilangan. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimen yang bersifat survey-deskriptif dengan siswa kelas XB SMA Negeri 2 Pontianak sebagai partisipannya yang dibagi ke dalam tiga kelompok tingkat kemampuan yaitu atas, menengah dan bawah. Berdasarkan analisis data, maka dapat disimpulkan bahwa: (1) pada tingkat kemampuan atas, perilaku metakognisi siswa dalam pemecahan masalah pola bilangan termasuk kriteria aktivitas cukup (57,14%) (2) pada tingkat kemampuan menengah, perilaku metakognisi siswa dalam pemecahan masalah pola bilangan termasuk kriteria aktivitas cukup (64,28%) dan (3) pada tingkat kemampuan bawah, perilaku metakognisi siswa dalam pemecahan masalah pola bilangan termasuk kriteria aktivitas tinggi (78,60%).Kata Kunci: perilaku metakognisi, pemecahan masalah
PROSES BERPIKIR SISWA TUNAGRAHITA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER Sandie, Budi Usodo, Riyadi
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v2i2.226

Abstract

Penelitian ini adalah kualitatif dengan data utama yakni proses berpikir siswa yang dituangkan dalam bentuk kata-kata tertulis atau transkrip wawancara. Pemilihan subyek ditinjau dari proses berpikir dan gender, sehingga subyek penelitian terdiri dari dua siswa dengan keterbelakangan mental dengan klasifikasi jenis kelamin pria dan wanita . Kedua peserta dari penelitian ini adalah siswa kelas X Sekolah Luar Biasa C Dharma Asih Pontianak. Data proses berpikir siswa dihimpun melalui wawancara berbasis tugas . Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk ( 1 ) mengetahui proses berpikir siswa tunagrahita dengan jenis kelamin laki-laki, ( 2 ) mengetahui proses berpikir siswa tunagrahita dengan jenis kelamin perempuan. Berpikir adalah proses pembentukan representasi mental yang baru melalui transformasi informasi dengan interaksi yang kompleks dari atribusi mental yang mencakup pertimbangan, penalaran abstrak, representasi, pemecahan masalah logis, pembentukan konsep, kreativitas dan kecerdasan. Proses berpikir adalah tahap dalam proses pemecahan masalah matematika dengan tahap pembentukan konsep, logika, dan pengambilan keputusan. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa, proses berpikir siswa tunagrahita yang ditinjau dari perbedaan gender adalah berbeda. Perbedaan ini terjadi pada tahap logika dalam memecahkan masalah matematika dengan nilai tempat pada suatu angka. Siswa laki-laki dapat menjawab dan memecahkan masalah yang diberikan dengan benar, tetapi siswa perempuan tidak dapat memecahkan masalah yang diberikan dengan benar. Pada masalah ini terdapat perbedaan antara proses berpikir siswa tunagrahita laki-laki dan perempuan. Berdasarkan hasil analisis yang telah diuraikan di atas menunjukkan bahwa siswa tunagrahita laki-laki memiliki pemahaman yang lebih baik tentang konsep nilai tempat dibandingkan dengan siswa tunagrahita perempuan.Kata kunci: Proses Berpikir, Tunagrahita, Pemecahan Masalah Matematika, Gender
KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIK SISWA SMP MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD Syarifah Fadillah, Muhammad Heru Setiawan
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v2i2.227

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pemahaman matematik siswa melaui model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan penelitiannya adalah one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa pada kelas VIII B SMP Negeri 5 Sungai Kakap. Analisis data dengan menggunakan skor gain ternormalisasi menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa tergolong sedang. Hasil posttest menunjukkan bahwa 10,3% siswa berada pada kemampuan 0 artinya belum memiliki pemahaman walaupun pada tingkat translasi; 30,8% siswa berada pada kemampuan I yang artinya sudah memiliki pemahaman tingkat translasi; 17,9% siswa berada pada kemampuan II yang artinya telah memiliki pemahaman tingkat translasi dan interpolasi; dan 41,0% siswa berada pada kemampuan III yang artinya siswa telah memahami semua soal baik tingkat translasi, interpolasi maupun ekstrapolasi.Kata Kunci: model pembelajaran kooperatif tipe STAD, kemampuan pemahaman matematik
MODEL PEMBELAJARAN SYNECTICS: SUATU TAWARAN MENGEMBANGKAN KREATIVITAS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN SAINS Tomo Djudin
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v2i2.228

Abstract

Basis utama bagi munculnya kreativitas adalah penggunaan pengetahuan yang telah ada secara imaginatif (kreatif) untuk menghasilkan suatu produk yang baru, tak biasa, dan bermanfaat. Penafsiran suatu masalah dengan cara yang baru dan berbeda (restructuring) dan inkubasi merupakan dasar tambahan bagi munculnya kreativitas. Upaya peningkatan kreativitas dapat dilakukan guru melalui penerapan strategi brainstorming dan model synectics.Kata kunci: kreativitas, basis kreativitas, brainstorming, model synectics
PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI DENGAN MEDIA ANIMASI PADA MATERI KONSEP ZAT DI KELAS VII SMPN 4 PONTIANAK Wahyudi, Wahyu Alfian Dinata
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v2i2.229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar siswa yang diajar dengan metode demonstrasi berbantu media animasi dengan metode konvensiaonal (ceramah) yang biasa digunakan guru dalam mengajar fisika serta untuk mendeskripsikan aktivitas belajar siswa yang diajar dengan metode demonstrasi animasi pada materi konsep zat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan rancangan nonequivalent groups posttest olny. Sampel berjumlah dua kelas yang dipilih dengan teknik cluster random sampling. Alat pengumpul data berupa soal tes uraian dan lembar observasi. Analisis komparatif dilakukan dengan menggunakan uji t independent sampel. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan metode demonstrasi dengan media animasi lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang diajar menggunakan metode konvensional. Aktivitas belajar siswa yang diajar menggunakan metode demonstrasi dengan media animasi tergolong tinggi dan lebih bersikap dan bertingkah laku positif selama pembelajaran berlangsung.Kata Kunci: Metode Demonstrasi, Media Animasi, Konsep Zat, Hasil Belajar, Aktivitas Belajar
ANALISIS KORELASI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN SIKAP ILMIAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA Dona Fitriawan, Eka Kasah Gordah, Ivan Eldes Dafrita
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v5i1.248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) tingkat kemampuan berpikir kritis dan sikap ilmiah mahasiswa pendidikan matematika, 2) korelasi signifikan kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar mahasiswa pendidikan matematika, 3) korelasi signifikan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar mahasiswa pendidikan matematika, 4) korelasi signifikan kemampuan berpikir kritis dan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar mahasiswa pendidikan matematika. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional, dengan metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasi. Instrumen penelitian berupa angket dan nilai akademik mahasiswa. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil penelitian 1) nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis matematis, sikap ilmiah, serta prestasi belajar mahasiswa semuanya pada rentang kategori cukup, 2) kemampuan berpikir kritis tidak memberikan korelasi yang signifikan terhadap prestasi belajar, 3) sikap ilmiah tidak memberikan korelasi yang signifikan terhadap prestasi belajar, 4) kemampuan berpikir kritis dan sikap ilmiah secara simultan tidak memberikan korelasi yang signifikan terhadap prestasi belajar mahasiswa.Kata Kunci: Korelasi, berpikir kritis, sikap ilmiah, prestasi belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA Eka Trisianawati
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v5i1.249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh penggunaan model inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar mahasiswa; (2) Pengaruh pkemampuan awal tinggi dan rendah terhadap hasil belajar mahasiswa; (3) Pengaruh kemampuan berpikir kritis tinggi dan rendah terhadap hasil belajar mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2 x 2 x 2. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Semester 2 Program Studi Pendidikan Fisika Tahun Akademik 2014/2015 IKIP PGRI Pontianak sebanyak tiga kelas yaitu kelas A terdiri dari 20 mahasiswa, kelas B terdiri dari 21 mahasiswa, dan C terdiri dari 21 mahasiswa. Pengumpulan data menggunkan tes prestasi belajar terdiri dari tes awal, tes akhir pembelajaran, tes kemampuan awal dan tes kemampuan berpikir kritisdengan bentuk tes essay. Uji hipotesis penelitian menggunakan uji anava dengan bantuan software SPSS 18. Hasil penelitian didapatkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh pembelajaran model inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar; (2) Terdapat pengaruh kemampuan awal tinggi dan rendah terhadap hasil belajar; (3) Terdapat pengaruh kemampuan berpikir kritis tinggi dan rendah terhadap hasil belajar.Kata kunci: inkuiri terbimbing, kemampuan awal, kemampuan berpikir kritis 
DESKRIPSI PENGUASAAN KONSEP VEKTOR DAN JENIS KESALAHANNYA DITINJAU DARI TINGKAT PENCAPAIAN KOGNITIF PADA MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA Eti Sukadi
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v5i1.250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pencapaian kognitif mahasiswa pendidikan fisika semester IV dalam menyelesaikan soal vektor. Bentuk penelitian ini adalah deskriptif dengan metode survey. Populasinya seluruh mahasiswa pendidikan fisika semester IV tahun akademik 2013/2014 dan sampel yang digunakan adalah mahasiswa pendidikan fisika semester IV tahun akademik 2013/2014 kelas A pagi dan A, B sore. Teknik penelitian dengan menggunakan tes tertulis dan instrumen pengumpul data dalam penelitian berupa tes essay. Berdasarkan dari analisis data yang diperoleh untuk tingkat penguasaan kognitif mahasiswa pendidikan fisika dalam menyelesaikan soal-soal vektor pada tingkat pengetahuan sebesar 52,50%, tingkat pemahaman sebesar 78,17%, dan tingkat aplikasi sebesar 83,33%. Tingkat pencapaian kognitif mahasiswa pendidikan fisika pada materi vector perlu peningkatan penguasaan pada ranah kognitif terutama pada tingkat pengetahuan. Hal ini perlu diperhatikan agar hasil belajar mahasiswa akan menjadi lebih baik lagi.Kata kunci: tingkat pencapaian kognitif, vektor 
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN MEDIA SOBOTTA ANATOMY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI MAHASISWA Handy Darmawan
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v5i1.251

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasisteknologi informasi menggunakan media sobotta anatomy learning (SAL) terhadapprestasi belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen denganrancangan pre eksperimen. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa semester IIIProgram Studi Pendidikan Matematika IKIP-PGRI Pontianak yang mengambil matakuliah biologi umum. Hasil penelitian menunjukkan; 1) rata-rata hasil belajarmahasiswa setelah menggunakan media animasi SAL sebesar 67,38, lebih baikdibandingkan sebelum menggunakan yakni 49,25, 2) terdapat pengaruh signifikanpembelajaran berbasis teknologi informasi menggunakan media SAL terhadap hasilbelajar biologi mahasiswa.Kata kunci : Teknologi informasi, sobotta anatomy learning, prestasi belajar

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains (In Press) Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains More Issue