cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 454 Documents
PENERAPAN MODEL SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) SUB POKOK BAHASAN PESTISIDA DI KELAS VIII SMP NEGERI 8 KETAPANG Ira Nofita Sari, Hairida, Rini Muharini
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v3i1.204

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Ketapang pada sub pokok bahasan pestisida yang diberikan pembelajaran model konvensional dan yang diberikan pembelajaran model STM, serta respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan model STM pada sub pokok bahasan pestisida. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan rancangan penelitian Control-Group Pre-Test-Post-Test Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Ketapang yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas VIIIC dan VIIID. Pengambilan sampel dilihat dari hasil pretes kedua kelas, ternyata siswa memiliki kemampuan awal yang sama pada materi pestisida, sehingga untuk menentukan kelas eksperimen dan kontrol dilakukan dengan cabut undi, didapatlah kelas kontrol adalah kelas VIII C yang diberi pembelajaran dengan metode konvensional dan kelas eksperimen adalah kelas VIII D yang diberi pembelajaran dengan model STM. Data dikumpulkan dengan metode tes untuk hasil belajar dan non tes berupa angket untuk respon siswa. Hipotesis diuji menggunakan uji ststistik U-Mann Whitney dengan taraf signifikan α = 5% dan diperoleh Zhitung Ztabel (-5,22 1,96) terletak pada daerah penolakan Ho, maka Ha diterima. Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan antara hasil belajar siswa yang diajar dengan model STM dan yang diajar dengan metode konvensional pada sub pokok bahasan pestisida di kelas VIII SMP Negeri 8 Ketapang. Berdasarkan angket respon siswa dalam kegiatan pembelajaran dengan model STM diperoleh hasil bahwa terdapat respon positif siswa yang diajarkan dengan model STM. Kata Kunci: Sains Teknologi Masyarakat, hasil belajar, pestisida
HUBUNGAN PERSEPSI MAHASISWA TENTANG KINERJA DOSEN TERHADAP HASIL BELAJAR DALAM MATA KULIAHGEOMETRI II Iwit Prihatin
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v3i1.205

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari informasi tentang hubungan antara persepsi mahasiswa terhadap kinerja dosen dengan hasil belajar pada mata kuliah Geometri II. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif studi korelasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwapersepsi mahasiswa terhadap kinerja dosen mata kuliah Geometri II yang dilihat dari kriteria kehadiran, perilaku dan penampilan, penilaian, penyampaian materi, pemberian tes, media pembelajaran dan sumber belajar memperoleh rata-rata persentase sebesar 82,79% dengan kategori baik. Hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Geometri II memperoleh ratarata 69 dengan kategori cukup. Terdapat hubungan positif antara persepsi mahasiswa terhadap kinerja dosen dengan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Geometri II dengan harga korelasi 0,492. Kata Kunci: Persepsi mahasiswa, kinerja dosen, hasil belajar.
PENGARUH WAKTU PERKULIAHAN TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA STKIP PGRI PONTIANAK PADA MATA KULIAH TEORI BILANGAN Marhadi Saputro, Yadi Ardiawan, Jamilah
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v3i1.206

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh waktu perkuliahan terhadap hasil belajar mahasiswa semester II STKIP PGRI Pontianak pada mata kuliah Teori Bilangan ditinjau dari jenis kelamin. Sesuai dengan tujuan penelitian, metode yang digunakan adalah eksperimental semu (quasi experimental research) dan rancangan yang digunakan dalam penelitianini adalah rancangan faktorial 2 x 2. Adapun hasil penelitian pada mata kuliah Teori Bilangan dapat disimpulkansebagai berikut. (1)Mahasiswa kelas pagi memiliki hasil belajar yang sama dengan mahasiswa kelas sore.(2)Mahasiswa laki-laki memiliki hasil belajar yang sama dengan mahasiswa perempuan.(3)Khusus pada mahasiswa perempuan, mahasiswa kelas pagi memiliki hasil belajar yang sama dengan mahasiswa kelas sore.(4)Khusus pada mahasiswa laki-laki, mahasiswa kelas pagi memiliki hasil belajar yang sama dengan mahasiswa kelas sore.(5)Khusus pada mahasiswa kelas pagi, mahasiswa laki-laki memiliki hasil belajar yang sama dengan mahasiswa perempuan.(6)Khusus pada mahasiswa kelas sore, mahasiswa laki-laki memiliki hasil belajar yangsama dengan mahasiswa perempuan.Kata Kunci: Waktu perkuliahan, jenis kelamin, teori bilangan.
PEMBELAJARAN TEOREMA PHYTHAGORAS MENGGUNAKAN SOFTWARE GEOGEBRA DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL MATEMATIS Muchtadi, Noni Widiani
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v3i1.207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan peningkatan hasil belajar siswa dengan kemampuan awal matematis tinggi, sedang dan rendah dalam materi teorema Pythagoras pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Meliau. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan bentuk penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII dengan sampel satu kelas yang diperoleh menggunakan teknik cluster random sampling.Hasil analisis data menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa dengan kemampuan awal matematis tinggi sama baiknya siswa dengan kemampuan awal matematis sedang, dan lebih baik daripada siswa dengan kemampuan awal matematis rendah. Sedangkan siswa dengan kemampuan awal matematis sedang memiliki peningkatan hasil belajar lebih baik daripada siswa dengan kemampuan awal matematis rendah. Kata kunci: Pembelajaran teorema Pythagoras, software Geogebra, kemampuan awalmatematis.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PADA SISWA MTs MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK Yadi Ardiawan, Desty Septianawati
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v3i1.208

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar matematika siswa setelah diajarkan menggunakan pembelajaran matematika realistik (PMR). Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ini adalah kelas VIIC yang terdiri dari 31 siswa. Data penelitian terdiri dari data motivasi siswa yang diperoleh dengan angket motivasi dan data hasil belajar siswa yang diperoleh dari hasil tes setiap akhir siklus.Setelah dilakukan pembelajaran menggunakan pembelajaran matematika realistik yang dilaksanakan di kelas VIIC semester ganjil MTsAl Hikmah Bandar Lampung tahun pelajaran 2009/2010,dapat disimpulkan bahwa PMR dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika siswa.Kata kunci: PMR, motivasi, hasil belajar matematika.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA ALIYAH MELALUI STRATEGI HEURISTIK Yudi Darma, Muhamad Firdaus
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v3i1.209

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas strategi heuristik terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Bentuk penelitian adalah eksperimental semu dengan rancangan randomized control-group pretest-postest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII IPA Madrasah Aliyah di Kota Pontianak. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dokumentasi dan tes kemampuan pemecahan masalah matematika dengan terlebih dahulu dilakukan prosedur analisis butir yang sesuai. Berdasarkan pengujian hipotesis menggunakan uji U-Mann Whitney test secara umum pembelajaran strategi heuristik dalam pencapaian tujuan pembelajaran matematika dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika adalah efektif, hal tersebut ditunjukkan berdasarkan simpulan sub masalah yang menggambarkan keadaan sebagai berikut. (1) Siswa yang diajarkan dengan pendekatan pembelajaran strategi heuristik memiliki kemampuan pemecahanmasalah matematika yang lebih baik dari pada pembelajaran konvensional. (2) Respon siswa mengharapkan adanya regulasi dalam pembelajaran matematika melalui strategi heuristik sebagai alternatif peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika.Kata Kunci: Strategi heuristik, kemampuan pemecahan masalah.
MISKONSEPSI MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA STKIP PGRI PONTIANAK PADA MATERI LISTRIK STATIS Eti Sukadi, Ira Nofita Sari
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v2i2.220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap miskonsepsi mahasiswa Pendidikan Fisika STKIP PGRI Pontianak pada materi listrik statis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif yang berbentuk survey, dengan alat pengumpul data berbentuk essay. Sebanyak 145 orang mahasiswa dari kelas A, B pagi dan A sore semester II berpartisipasi. Sebanyak 36% mahasiswa miskonsepsi dalam memahami bentuk atom, sebanyak 44% mahasiswa miskonsepsi dalam memahami muatan listrik dalam atom dan benda dimuati listrik. Sebanyak 67% mahasiswa miskonsepsi dalam menentukan sifat muatan listrik. Dan sebanyak 68% siswa miskonsepsi dalam memahami hukum coulomb. Diharapkan temuan ini dpat membantu dosen untuk mengubah konsepsi mahasiswa yang tidak sesuai dengan konsepsi ilmuan menjadi sesauai dengan konsepsi ilmuan.Kata Kunci: Miskonsepsi, listrik statis.
RME DAN KOMUNIKASI MATEMATIK SERTA HUBUNGANNYA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Jamilah Jamilah
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v2i2.221

Abstract

Jurnal yang berjudul RME dan komunikasi matematik siswa serta hubungannya terhadap hasil belajar matematika siswa ini bertujuan untuk memaparkan pengaruh dari pembelajaran menggunakan RME terhadap hasil belajar matematik siswa ditinjau dari masing-masing tingkat kemampuan komunikasi matematik siswa pada materi bentuk aljabar. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental semu dengan rancangan penelitian berbentuk desain faktorial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada pembelajaran menggunakan RME, siswa dengan kemampuan komunikasi matematik tinggi memiliki hasil belajar matematika lebih baik daripada siswa dengan kemampuan komunikasi matematik sedang dan rendah. Selanjutnya, siswa dengan kemampuan komunikasi matematik sedang memiliki hasil belajar matematika lebih baik daripada siswa dengan kemampuan komunikasi matematik rendah.Kata Kunci: RME, Komunikasi Matematik, Hasil Belajar Matematika
PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT DAN KONVENSIONAL DITINJAU DARI GENDERPADA MATERI OPERASI PECAHANdi SMP Muchtadi Muchtadi
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v2i2.222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pembelajaran kooperatif tipe TGT dan konvensional pada materi operasi pecahan ditinjau dari gender siswa kelas VII SMP Negeri 2 Pemangkat. Metode Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan bentuk penelitian eksperimen. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas VII dengan sampel satu kelas yang diperoleh sesuai teknik cluster random sampling. Hasil analisis data menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar siswa yang diberikan perlakuan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament. Terdapat peningkatan hasil belajar siswa yang diberikan perlakuan menggunakan pembelajaran konvensioanal. Peningkatan hasil belajar siswa yang diberikan pada model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament lebih baik daripada konvensional.Siswa perempuan dan siswa laki-laki memiliki peningkatan hasil belajar yang sama.Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan gender. Aktivitas siswaselama proses pembelajaran koopertaif tipe teams games tournament tergolong aktif.Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT, Konvensional, Perbandingan
KEPUASAN BERDASARKAN PERSEPSI DAN HARAPAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA Muhamad Firdaus, Yudi Darma, Dwi Oktaviani
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v2i2.223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (persepsi, harapan, dan tingkat kepuasan) mahasiswa terhadap pelayanan pendidikan di Program Studi Matematika STKIP-PGRI Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika STKIP-PGRI Pontianak sebagai mahasiswa aktif pada semester genap tahun akademik 2012-2013. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive quota sampling. Adapun jumlah sampel yang diambil sebanyak 120 mahasiswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif dan analisis model SERVQUAL. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Tingkat kepuasan sebesar 88,91 dengan kategori tinggi; 2) Gap kesenjangan (service quality) kualitas pelayanan adalah baik dengan presisi rendah.Kata Kunci: persepsi, harapan, tingkat kepuasan

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains (In Press) Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains More Issue