cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 454 Documents
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODUL FISIKA BERBASIS INKUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA Nurhayati, Dwi Fajar Saputri, Ira Nofita Sari
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v4i2.74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan hasil belajar mahasiswa yang menggunakan modul berbasis inkuiri dan tanpa modul pada materi gerak,(2) perbedaan kemandirian belajar mahasiswa yang menggunakan modul berbasis inkuiri dan tanpa modul pada materi gerak, dan (3) besar efektivitas penggunaan modul fisika berbasis inkuiri terhadap hasil belajar dan kemandirian belajar mahasiswa. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu dengan desain randomized control group pretest-postest. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa semester satu Program Studi Pendidikan Fisika tahun akademik 2014/2015 yang terdiri dari tiga kelas dengan teknik pengambilan sampel yaitu cluster random sampling. Berdasarkan hasil undian terpilihlah kelas A Pagi yang diberi modul fisika berbasis inkuiri dan kelas B Pagi tidak menggunakan modul. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pengukuran dan teknik komunikasi tidak langsung. Alat pengumpul data yang digunakan adalah tes berbentuk pilihan ganda dan essai serta angket kemandirian belajar. Hipotesis diuji menggunakan statistik parametrik yaitu uji t - 2ekor dengan bantuan program SPSS versi 20 pada taraf signifikansi 0,05. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar mahasiswa yang menggunakan modul berbasisinkuiri dan tanpa modul pada materi gerak, (2) terdapat perbedaan kemandirianbelajar mahasiswa yang menggunakan modul berbasis inkuiri dan tanpa modul pada materi gerak, (3) efektivitas penggunaan modul fisika berbasis inkuiri terhadap hasil belajar sebesar 0,30 (tergolong sedang), dan (4) efektivitas penggunaan modul fisika berbasis inkuiri terhadap kemandirian belajar sebesar 0,31 (tergolong sedang).Kata Kunci: efektivitas, modul inkuiri, kemandirian belajar, hasil belajar, gerak.
PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP KOMPETENSI MAHASISWA PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA DAN KOMPUTER Ratih Widya Nurcahyo
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v4i2.75

Abstract

Penelitian ini di bertujuan untuk mengetahui: (1) kompetensi mahasiswa IKIP PGRI Pontianak dalam kegiatan PPL di SMK, SMA, SMP se Kota Pontianak; (2)pengaruh praktik persekolahan terhadap kompetensi mahasiswa IKIP PGRIPontianak sebagai calon guru; (3) pengaruh rencana pembelajaran terhadapkompetensi mahasiswa IKIP PGRI Pontianak sebagai calon guru; (4) pengaruhpelaksanaan pembelajaran terhadap kompetensi mahasiswa IKIP PGRI Pontianaksebagai calon guru; (5) pengaruh secara bersama-sama antara praktik persekolahan, rencana pembelajaran, dan pelaksanaan pembelajaran terhadap kompetensi mahasiswa. Jenis Penelitian ini adalah ex post facto. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, termasuk kategori cukup dan kompetensi profesional termasuk kategori baik;(2) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara praktek persekolahan terhadap kompetensi mahasiswa; (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara rencana pembelajaran terhadap kompetensi mahasiswa; (4) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pelaksanaan pembelajaran terhadap kompetensi mahasiswa; dan (5) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara praktik persekolahan, rencana pembelajaran, dan pelaksanaan pembelajaran secara bersama-sama terhadap kompetensi mahasiswa.Kata kunci: Kompetensi, Praktik Persekolahan, Rencana Pembelajaran,Pelaksanaan Pembelajaran.
EFEKTIVITAS PENERAPAN BLENDED LEARNING TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN MAHASISWA MATA KULIAH ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN Sarah Bibi
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v4i2.76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbedaan pemahaman mahasiswa antara pembelajaran model blended learning dengan pembelajaran konvensional, dan (2) mengetahui peningkatan pemahaman mahasiswa akibat penerapan pembelajaran model blended learning. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental. Populasi penelitian adalah mahasiswa semester 2 tahun ajaran 2014/2015 Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi dan Komputer IKIP PGRI Pontianak yang berjumlah sebanyak 130 mahasiswa. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling berjumlah 62 mahasiswa yang terdiri dari kelas A Pagi (31 orang) sebagai kelas eksperimen dan A Sore (31 orang) sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data menggunakan tes soal berbentuk pilihan objektif. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik parametrik uji-t dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan tingkat pemahaman mahasiswa antara pembelajaran model blended learning dengan pembelajaran konvensional sebesar 23,093. (2) ada peningkatan pemahaman mahasiswa akibat penerapan pembelajaran model blended learning rata-rata peningkatan 37,59.Kata kunci: Blended Learning, konvensional, tingkat pemahaman.
PENGARUH GAYA BELAJAR DAN MOTIVASI TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PADA MATAKULIAH ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER Sri Koriaty, Nurbani
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v4i2.77

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh gaya belajar terhadapprestasi belajar mahasiswa pada matakuliah Organisasi dan Arsitektur Komputer, (2) pengaruh motivasi terhadap prestasi belajar mahasiswa pada matakuliah Organisasi dan Arsitektur Komputer, dan (3) pengaruh gaya belajar dan motivasi terhadap prestasi belajar mahasiswa pada matakuliah Organisasi dan Arsitektur Komputer. Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto. Variabel dalam penelitian ini adalah gaya belajar (X1) dan motivasi (X2) yang merupakan variabel bebas, sedangkan variabel terikat yaitu prestasi belajar (Y). Sampel penelitian ini berjumlah 114 mahasiswa Program Studi P.TIK IKIP PGRI Pontianak Semester IV tahun ajaran 2014/2015. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh gaya belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa pada matakuliah Organisasi dan Arsitektur Komputer, (2) terdapat pengaruh motivasi terhadap prestasi belajar mahasiswa pada matakuliah Organisasi dan Arsitektur Komputer, dan (3) terdapat pengaruh gaya belajar dan motivasi terhadap prestasi belajar mahasiswa pada matakuliah Organisasi dan Arsitektur Komputer.Kata kunci: gaya belajar, motivasi, prestasi belajar.
EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING BENTUK WITHIN-SOLUTION POSING DAN KLASIKAL DITINJAU DARI KECERDASAN INTERPERSONAL SISWA SMP Utin Desy Susiaty
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v4i2.78

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) manakah yang memberikan prestasibelajar yang lebih baik, model pembelajaran Problem Posing bentuk Within-Solution Posing (WSP) atau klasikal; (2) manakah yang memiliki prestasi belajar yang lebih baik, siswa dengan kecerdasan interpersonal tinggi atau rendah; (3) pada masing-masing model pembelajaran, manakah yang mempunyai prestasi belajar yang lebih baik, siswa dengan kecerdasan interpersonal tinggi atau rendah; (4) pada masing-masing kecerdasan interpersonal, manakah yang memberikan prestasi yang lebih baik, model pembelajaran WSP atau klasikal. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan populasi seluruh siswa SMP Se Kota Pontianak. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified cluster random sampling. Teknik pengumpulan data meliputi metode dokumentasi untukmendapatkan nilai Ujian Nasional (UN) Sekolah Dasar tahun pelajaran 2013/2014 sebagai data kemampuan awal; metode tes untuk data prestasi belajar matematika siswa; dan metode angket untuk data kecerdasan interpersonal siswa. Uji hipotesis penelitian menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut. (1) Pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran WSP menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik dibandingkan klasikal. (2) Siswa dengan kecerdasan interpersonal tinggi maupun rendah memiliki prestasi belajar matematika yang sama. (3) Pada masing-masing model pembelajaran, siswa yang memiliki kecerdasan interpersonal tinggi maupun rendah memiliki prestasi belajar matematika yang sama. (4) Pada masing-masing kecerdasan interpersonal, pembelajaran menggunakan model pembelajaran WSP menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik dibandingkan klasikal.Kata kunci: model pembelajaran WSP, klasikal, kecerdasan interpersonal.
PENGARUH INTELEGENSI DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA KULIAH ANALISIS DATA STATISTIK Vindo Feladi, Isnania Lestari
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v4i2.79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intelegensi dan motivasi belajar terhadap hasil belajar pada matakuliah analisis data statistik di Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi dan Komputer IKIP PGRI Pontianak. Jenispenelitian ini adalah penelitian ex-post facto, dengan desain penelitian korelasional. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata – rata pencapaian skor untuk variabel intelegensi adalah 64,83. Sedangkan untuk variabel motivasi belajar adalah 76,93 dan hasil belajar adalah 77,7. Hasil pengujian hipotesis menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara intelegensi dan motivasi belajar terhadap hasil belajar mahasiswa, dengan koefisien deteminasi sebesar 30,9%.Hal ini menunjukkan bahwa intelegenti dan motivasi belajar secara bersama-sama mampu menjelaskan perubahan hasil belajar sebesar 30,9%. Kata kunci: Intelegensi, Motivasi Belajar, Hasil Belajar
DESKRIPSI KESALAHAN MAHASISWA CALON GURU DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL PEMBIASAN CAHAYA PADA LENSA TIPIS Anita Anita; Lia Angraeni; Matsun Matsun
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v3i1.200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesalahan mahasiswa calon guru dalam menyelesaikan soal-soal pembiasan cahaya pada lensa tipis. Penelitian ini menggunakan metode deskrptif dengan jenis penelitian survey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika IKIP PGRI Pontianak semester genap dan yang menjadi sampel adalah seluruh mahasiswa semester dua, sampel diambil secara Purposive dan sebanyak satu kelas dari tiga kelas yang ada di Program Studi Pendidikan Fisika IKIP PGRI Pontianak semester genap pada mata kuliah Fisika Dasar II pada materi lensa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknikpengukuran berupa tes berbentuk essay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk kesalahan yang dialami mahasiswa calon guru yaitu (1) kesalahan dalam memahami konsep esensial; (2) kesalahan dalam memahami hubungan antar konsep; (3) kesalahan menggunakan konsep dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Persentase untuk masing-masing bentuk kesalahan yang ditemukan pada mahasiswa calon guru adalah sebagai berikut: (1) kesalahan dalam memahami konsep esensial sebanyak 67.47 % atau kurang lebih 28 orang dari 42 orang mahasiswa calon guru; (2) kesalahan dalam memahami hubungan antar konsep sebanyak 70.24% atau kuranglebih 30 orang dari 42 orang mahasiswa calon guru; (3) kesalahan dalam menggunakan konsep dalam menyelesaikan permasalahan yang ada 66.67 % atau kurang lebih 38 orang dari 42 orang mahasiswa calon guru.Kata kunci: deskripsi, kesalahan, pembiasan cahaya, lensa tipis
PENGARUH TEMPERATUR ANIL ELEKTRODA GRAFIT TERHADAP KARAKTERISTIK ARUS DAN TEGANGAN (I-V) DYE SENSITIZER SOLAR CELL (DSSC) Boisandi, Anita, Nurussaniah
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v3i1.201

Abstract

Bubuk grafit dari pensil 2B dideposisi pada subtrat Fluorine doped tin oxide (FTO) dengan metode slip casting menghasilkan lapisan FTO/Grafit. Lapisan FTO/ Grafit kemudian digunakan sebagai elektroda lawan dalam dye sensitizer solar cell (DSSC). Penelitian mengamati pengaruh temperatur anil dari lapisan grafit terhadap karakteristik arus-tegangan (I-V) DSSC. Ditemukan bahwa konversi efisiensi fotolistrik (η) DSSC meningkat sebanding dengan peningkatan temperatur anil lapisan grafit dan mencapai maksimum pada 4000C peningkatan lebih lanjut dapat menurunkan kinerja DSSC. Berdasarkan pengukuran menggunakan rangkaian (metode arus-tegangan) diperoleh karakteristik I-V DSSC berupa tegangan rangkaian terbuka (Voc) sebesar 495 mV, rapat arushubungan pendek (JSC) 16,8μA/cm2, FF sebesar 0,33 dan efisiensi (η) sebesar 3,29 10-3 %. Kata Kunci: Dye Sensitized Solar Cell (DSSC), Grafit, karaktristik arus-tegangan (I-V)
DESKRIPSI MISKONSEPSI MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA IKIP PGRI PADA MATERI VEKTOR Eka Trisianawati, Nurussaniah
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v3i1.202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rata-rata miskonsepsi mahasiswa Pendidikan Fisika IKIP PGRI pada materi vektor. Penelitian ini menggunakan metode deskrptif dengan jenis penelitian survey. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Semester 4 Program Studi Pendidikan Fisika Tahun Akademik 2010/2011 IKIP PGRI Pontianak. Sampel penelitian ditentukan secara acak dengan teknik intact group terdiri dari dua kelas yaitu kelas A dan kelas B.Pengumpulan data menggunakan tes diagnostik dengan bentuk tes pilihan ganda terdiri dari 3 alternatif pilihan dengan alasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) rata-rata persentase mahasiswa yang mengalami miskonsepsi pada penelitian ini yaitu 45,79%; (2) miskonsepsi mahasiswa tentang pengertian vektor sebesar 22,7%; (3) miskonsepsi mahasiswa tentang penjumlahan vektor dengan metode grafis sebesar 29%; (4) miskonsepsi mahasiswa tentangpenjumlahan vektor dengan metode pangkal ujung sebesar 38,63%;(5) miskonsepsi mahasiswa tentang menentukan resultan vektor pada model poligon sebesar 70,92%;(6) miskonsepsi mahasiswa tentang penjumlahan vektor dengan metode jajargenjang sebesar 67,73%. Kata kunci: deskripsi, miskonsepsi, vektor
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA MELALUI PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH DITINJAU DARI GENDER PADA MATERI HIMPUNAN Hodiyanto Hodiyanto
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v3i1.203

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahuipeningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa yang diajarkan denganpembelajaran pemecahan masalah danpembelajaran konvensional ditinjau dari gender. Metodepenelitianyang digunakandalampenelitianini adalah metode eksperimen dengan bentuk penelitiannya quasi experimental designs. Hasil penelitian ini adalah(1)Peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa setelah diajarkan dengan pembelajaran pemecahan masalah tergolongsedang (2) Peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa setelah diajarkan dengan pembelajaran konvensional tergolongsedang (3) Terdapat perbedaan kemampuan berpikirkreatif siswa yang diberikan pembelajaran pemecahan masalah dengan siswa yang diberikan pembelajaran konvensional (4) Tidak terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif siswa ditinjau dari gender (laki-laki, perempuan) baik siswa yang diajarkan dengan pembelajaran pemecahan masalah maupun pada siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional (5) Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa yang diberikan pembelajaran pemecahan masalah dengan siswa yang diberikan pembelajaran konvensional (6) Tidak terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa ditinjau dari gender (laki-laki,perempuan) baik siswa yang diajarkan dengan pembelajaran pemecahan masalah maupun pada siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional. Kata Kunci: pemecahan masalah, gender, dan kemampuan berpikir kreatif

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains (In Press) Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains More Issue