cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan is a double blind-peer-reviewed journal managed by Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga cooperates with the Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia presenting diverse themes, yet still within major themes in education. Particularly about the study of theoretical education and results of classroom action research, experimental research and development research in the development of education including sustainable professionalism. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan is published three times a year in January, May and September.
Arjuna Subject : -
Articles 436 Documents
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN PROSES DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD NEGERI SEWORAN, WONOSEGORO Umi, Umi
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.288 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2015.v5.i1.p24-38

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan ketrampilan proses dan hasil belajar melalui pendekatan saintifik pada sub tema macam-macam sumber energi dengan menggunakan model project based learning (PjBL) pada siswa kelas IV SDN Seworan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Instrumen pengumpulan data menggunakan rubrik ketrampilan proses, dan soal tes untuk muatan Bahasa Indonesia dan IPA. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriftif komparatif yaitu membandingkan kondisi awal sebelum dilakukan tindakan, hasil siklus 1, dan siklus 2. Hasil penelitian menunjukkan temuan: 1) model pembelajaran PJBL  dilakukan dengan langkah-langkah; a) penentuan pertanyaan mendasar, b) mendesain perencanaan proyek, c) Menyusun jadwal, d) Memonitor peserta didik dan kemajuan proyek, e) Menilai hasil proyek, f) Mengevaluasi pengalaman. Temuan lain adalah bahwa model pembelajaran PBJL terbukti meningkatkan ketrampilan proses sub tema macam-macam sumber energi. Persentase peningkatan ketrampilan proses sub tema macam-macam sumber energi sebesar 26% pada siklus 1 dan 30,67% untuk siklus 2. b) meningkatkan persentase jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar minimal(KKM) berikut : kondisi awal, persentase pencapaian kriteria ketuntasan minimal(KKM) untuk muatan Bahasa Indonesia sebesar 40%(6 siswa), pada siklus 1 persentase meningkat menjadi 60%(9 siswa) dan pada siklus 2 persentase jumlah siswa yang mencapai KKM meningkat menjadi 73,33%(11 siswa). Sedangkan untuk muatan IPA kondisi awal persentase  pencapaian kriteria ketuntasan minimal(KKM) sebesar 46,67%,(7 siswa) pada siklus 1 persentase meningkat  menjadi 60%(9 siswa) dan pada siklus 2 persentase jumlah siswa yang mencapai KKM meningkat menjadi 80%(12 siswa).
PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA SUB TEMA MERAWAT TUBUHKU SISWA KELAS 1 SD NEGERI 1 GOSONO - WONOSEGORO Mustamilah, Mustamilah
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.05 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2015.v5.i1.p92-102

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan proses pemecahan masalah, hasil belajar matematika siswa kelas 1 SD NEGERI 1 GOSONO dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) . jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga siklus. Masing-masing siklus terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Instrumen pengumpulan data  menggunakan rubrik penilaian keterampilan proses pemecahan masalah, dan  soal tes Tema 1Sub Tema 3 tentang merawat tubuh. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif komparatif  yaitu membandingkan kondisi awal sebelum tindakan, hasil siklus 1, siklus 2, dan siklus 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBL dapat : a) meningkatkan keterampilan proses pemecahan masalah Tema 1 Sub Tema 3 tentang merawat tubuh siswa kelas 1 SD NEGERI 1 GOSONO. Presentase kenaikan keterampilan pemecahan masalah sebesar 9,09% untuk siklus 1, 11,36% untuk siklus 2, 13,63% untuk siklus 3. b) meningkatkan presentase jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar minimal (KKM) pada Bahasa Indonesia sebagai berikut : pada kondisi awal presentase pencapaian KKM sebesar 22,7% (5 siswa), pada siklus 1 presentase meningkat menjadi 40,9%(9 siswa), pada siklus 2 presentase meningkat  menjadi 59,09%(13 siswa), pada siklus 3  presentase meningkat menjadi 72,72%(16 siswa). Sedangkan untuk Matematika pada kondisi awal presentase pencapaian KKM sebesar 36,36% (8 siswa), pada siklus 1 presentase meningkat menjadi 36,36% (8 siswa), pada siklus 2 presentase meningkat menjadi 63,63%(14 siswa), pada siklus 3  presentase meningkat menjadi 77,27%(17 siswa).
PENERAPAN MODEL OPEN ENDED UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SDN 1 REPAKING - WONOSEGORO - BOYOLALI A, Betty Biliya
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.031 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2015.v5.i1.p78-91

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran Open Ended yang dapat meningkatkan keterampilan proses dan hasil belajar pada subtema Peristiwa-peristiwa Penting pada siswa kelas V SD Negeri 1 Repaking . Penelitian yang digunakan termasuk penelitian tindakan kelas, yang terdiri dari dua siklus. Masing-masing siklus terdiri atas tahapan perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data menggunakan rubrik penilaian keterampilan proses dan soal tes untuk muatan Bahasa Indonesia dan muatan Matematika. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif komparatif yaitu membandingkan kondisi awal sebelum dilakukan tindakan, hasil siklus 1, dan siklus 2. Hasil penelitian menunjukkan temuan bahwa model pembelajaran Open Ended dilakukan dengan integrasi penilaian autentik dapat: a) meningkatkan keterampilan proses pembelajaran siswa kelas V SD Negerei 1 Repaking, Wonosegoro-Boyolali. Presentase kenaikan ketermapilan proses  sub tema Peristiwa-peristiwa Penting sebesar 26,14% untuk siklus I dan 31,59% untuk siklus II. b) Meningkatkan persentase jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar siswa kelas V SD Negeri 1 Repaking pada sub tema Peristiwa- peristiwa Penting untuk muatan Bahasa Indonesia sebagai berikut: pada kondisi awal, presentase pencapaian KKM sebesar 50% (12 siswa), pada siklus I presentase meningkat menjadi 66,67% (16 siswa), dan pada siklus II presentase meningkat  mencapai 83,33%(20 siswa). Untuk muatan Matematika sebagai berikut: pada kondisi awal, presentase pencapaian KKM sebesar 37,5% (9 siswa), pada siklus I presentase meningkat menjadi 58,33% (14 siswa), dan pada siklus II presentase meningkat  mencapai 75% (18 siswa).
PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA SUB TEMA MERAWAT TUBUHKU SISWA KELAS 1 SD NEGERI 1 GOSONO - WONOSEGORO Mustamilah, Mustamilah
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.593 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2015.v5.i2.p70-79

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan proses pemecahan masalah, hasil belajar matematika siswa kelas 1 SD NEGERI 1 GOSONO dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) . jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga siklus. Masing-masing siklus terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Instrumen pengumpulan data  menggunakan rubrik penilaian keterampilan proses pemecahan masalah, dan  soal tes Tema 1Sub Tema 3 tentang merawat tubuh. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif komparatif  yaitu membandingkan kondisi awal sebelum tindakan, hasil siklus 1, siklus 2, dan siklus 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBL dapat : a) meningkatkan keterampilan proses pemecahan masalah Tema 1 Sub Tema 3 tentang merawat tubuh siswa kelas 1 SD NEGERI 1 GOSONO. Presentase kenaikan keterampilan pemecahan masalah sebesar 9,09% untuk siklus 1, 11,36% untuk siklus 2, 13,63% untuk siklus 3. b) meningkatkan presentase jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar minimal (KKM) pada Bahasa Indonesia sebagai berikut : pada kondisi awal presentase pencapaian KKM sebesar 22,7% (5 siswa), pada siklus 1 presentase meningkat menjadi 40,9%(9 siswa), pada siklus 2 presentase meningkat  menjadi 59,09%(13 siswa), pada siklus 3  presentase meningkat menjadi 72,72%(16 siswa). Sedangkan untuk Matematika pada kondisi awal presentase pencapaian KKM sebesar 36,36% (8 siswa), pada siklus 1 presentase meningkat menjadi 36,36% (8 siswa), pada siklus 2 presentase meningkat menjadi 63,63%(14 siswa), pada siklus 3  presentase meningkat menjadi 77,27%(17 siswa).
PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINTIFIK DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS 4 SDN SLUNGKEP 02 TEMA PEDULI TERHADAP MAKHLUK HIDUP MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Rini, Rismaerista; Mawardi, Mawardi
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.716 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2015.v5.i1.p103-113

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk meningkatkan keterampilan proses saintifik dan hasil belajar siswa menggunakan  model PBL pada siswa kelas 4 SDN Slungkep 02. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data menggunakan non tes dan tes. Instrumen penelitian berupa lembar observasi kegiatan mengajar guru dan aktivitas belajar siswa, keterampilan saintifik, dan hasil belajar. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif komparatif. Penerapan model PBL dapat meningkatkan keterampilan proses saintifik dan hasil belajar siswa ditunjukkan pada aktivitas mengajar guru pada siklus I mencapai kategori baik (83), dan siklus II dengan kategori baik (90). Aktivitas belajar siswa pada siklus I mencapai Kategori cuku baik (79) dan siklus II dengan kategori baik sekali (91). Peningkatan keterampilan proses saintifik siklus I dengan kategori tinggi (71,6%) dan siklus II berada pada kategori sangat tinggi (83%). Hasil belajar muatan Bahasa Indonesia meningkat menjadi 78 pada siklus I dan 84 pada siklus II dengan ketuntasan belajar pada kategori tinggi (74%) dan sangat tinggi (83%). Hasil belajar muatan Matematika meningkat pada siklus I menjadi 77 dan ketuntasan belajar pada kategori tinggi (74%). Pada siklus II hasil belajar menjadi 79 dengan ketuntasan belajar pada kategori tinggi (78%). Hasil belajar IPA pada siklus I meningkat menjadi 77 dengan ketuntasan belajar pada kategori tinggi (70%) dan siklus II sebesar 86 dengan ketuntasan belajar pada kategori sangat tinggi (87%).
PENINGKATAN PRESTASI DAN MOTIVASI BELAJAR PPKn SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 2 GEDANGSARI - GUNUNGKIDUL MELALUI PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION Ismiyati, Ismiyati
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.431 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2015.v5.i1.p39-56

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan dalam proses pembelajaran dan hasil belajar yang terjadi di kelas VIII A SMP Negeri 2 Gedangsari pada mata pelajaran PPKn. Proses pembelajaran tidak kondusif (siswa tidak fokus, berbicara dengan teman selama pembelajaran, tidak memerhatikan penjelasan guru). Prestasi belajar yang diperoleh siswa cenderung rendah (rata-rata 71,94 dari KKM 75). Selain itu, dari 34 siswa, hanya 10 orang siswa yang memenuhi ktiteria KKM. Bertolak dari permasalahan tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa yang diharapkan akan berdampak pada peningkatan prestasi belajar siswa. Upaya ini dilakukan dengan cara mengganti model pembelajaran yang konvensional dengan pembelajaran yang inovatif, yaitu pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation. Jenis penelitian ini termasuk Penelitian Tindakan Kelas yang menggunakan model Kemmis dan Taggart. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes (untuk prestasi belajar), dan pedoman observasi (untuk motivasi belajar). Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan motivasi belajar dari pra siklus ke siklus I dan siklus II. Rata-rata motivasi belajar siswa meningkat menjadi 32 pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 41 pada siklus II. Sedangkan prestasi belajar juga senantiasa mengalami peningkatan. Pada siklus I, rata-rata nilai meningkat menjadi 79,91 dengan ketuntasan sebanyak 26 orang. Sedangkan pada siklus II, rata-rata nilai meningkat menjadi 89,59 dengan ketuntasan sebanyak 32 siswa. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa penggunaan pembelajaran Group Investigation dapat meningkatkan motivasi belajar dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PPKn.
PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI MODEL GROUP INVESTIGATION (GI) PADA SISWA KELAS VI SDN BANDUNG, WONOSEGORO Wahyuni, Sri
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 4, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.526 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2014.v4.i3.p97-106

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS materi Kenampakan Alam dan Keadaan Sosial Negara negara Tetangga dengan model pembelajaran GI pada siswa kelas VI SD Negeri Bandung Wonosegoro Kabupaten Boyolali tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan prosedur penelitian: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan: observasi, wawancara, dan tes. Teknik validitas data menggunakan trianggulasi data/sumber dan trianggulasi metode. Teknik analisis data menggunakan deskriptif komparatif antar siklus dan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran melalui model GI dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPS materi Kenampakan Alam dan Keadaan Sosial Negara negara Tetangga. a) Persentase kenaikan keaktifan siswa sebesar 23,09% untuk siklus 1 dan 27,31 % untuk siklus 2.  b) peningkatkan persentase jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar minimal (KKM) berikut: pada kondisi awal, persentase pencapaian KKM sebesar 30,56% (11 siswa), pada siklus 1  persentase meningkat menjadi 52,78% (19 siswa), dan pada siklus 2 persentase jumlah siswa yang mencapai KKM meningkat menjadi 83,33% (30 siswa).
PENGEMBANGAN NILAI-NILAI BUDAYA SEKOLAH BERKARAKTER Wardani, Naniek Sulistya
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 3 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.257 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2015.v5.i3.p12-22

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui nilai-nilai budaya apa sajakah yang berkembang di SD Negeri Blotongan 3 Salatiga; 2) untuk mengetahui karakteristik nilai budaya berkarakter yang berkembang di SD Negeri Blotongan 3 Salatiga; 3) mengetahui pola pendidikan budaya karakter yang telah diterapkan, dan 4) menemukan pola pendidikan nilai budaya yang efektif di SD Negeri Blotongan 3 Salatiga. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Subyek penelitian yakni siswa SD Negeri Blotongan 3 Salatiga. Teknik pengumpul-an data melalui observasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Nilai–nilai budaya berkembang di sekolah melalui: a) simbol-simbol tertulis seperti: Visi sekolah, pajangan penuntun berperilaku, dan slogan pesan; b) Sikap siswa berupa tingkat kedisiplinan mengikuti pelajaran mencapai 100 %, kesehatan 97,04 % (164 dari 169 siswa), keberbersihan; kecerdasan yang ditunjukkan oleh tingkat kelulusan siswa selama 3 tahun mencapai 100 % dan tingkat kenaikan kelas 97,40% (dari keseluruhan 192 siswa); keterampilan siswa unggul dalam bermain drum band; berbudi luhur dalam bertutur kata dan kejujuran; bertaqwa kepada Tuhan melalui pelajaran agama, upacara bendera dan kegiatan pengajian bersama; c) Kepercayaan yang tertanam ditunjukkan oleh kepercayaan orang tua dan siswa kepada sekolah; 2) Karakteristik nilai budaya berkarakter yang berkembang di sekolah meliputi nilai kesopanan, nilai kepedulian terhadap sesama dan nilai kerjasama mencapai 84,22%, 87,52% dan 84,81%; 3) Pola pendidikan budaya karakter mengikuti pendekatan komunikasi persuasif, pendekatan kontak pribadi dan pendekatan bermain peran berturut-turut sebesar 84,61%; 84,02% dan 65,68%; 4) Pola Pendidikan Nilai Budaya terlaksana dengan efektif melalui membiasakan bertingkah laku, pemberian contoh dan penciptaan suasana harmonis.
PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PKn MELALUI METODE SOSIODRAMA DI KELAS 5 SD TLOMPAKAN 01 - TUNTANG Hardini, Tri
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 3 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.214 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2015.v5.i3.p120-135

Abstract

Keluhan guru dalam pembelajaran  PKn  pada saat ulangan harian dan semeter  nilainya rendah . Dan penerapan sikap dalam kehidupan sehari-hari sangat kurang.Guru mengajar belum menggunakan metode yang sesuai dengan materi pembelajaran.  Penggunaan metode sosiodrama untuk dapat meningkatkan prestasi siswa dalam pembelajaran PKn di SD Tlompakan 01 sangatlah perlu. Adapun tujuan dari pelelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa dalam  pembelajaran PKn yang dilandasi dengan penerapan sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Jenis data meliputi data hasil belajar, data keaktifan siswa. Tehnik pengumpulan data dengan cara observasi dan tes. Hasil analisis data pada siklus pertama diperoleh data  keaktifan siswa mencapai kategori sedang (2,1); hasi belajar  mencapai rerata 65,3; sedangkan jumlah siswa yang memenuhi KKM mencapai 9 siswa (34,6. Pada siklus kedua keaktifan siswa meningkat, meskipun baru mencapai kategori sedang (2,38); prestasi siswa lebih meningkat  (68,9) dan jumlah siswa yang mencapai KKM ada 23 siswa (88,5%). Begitu pula pada siklus ketiga lebih bagus, keaktifan mencapai kategori baik (2,54);  rata-rata hasil belajar 75,2 dan jumlah siswa yang mencapai KKM mencapai 26 siswa (100%). Dengan demikian penerapan metode sosiodrama dalam proses belajar mengajar PKn melalui tahapan yang dilakukan guru dengan cara menetukan situasi sosial yang akan disosiodramakan  mampu meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa kelas 5 SDN Tlompakan 01 pada pembelajaran PKn menggunakan metode sosiodrama.
PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SD MELALUI SUPERVISI AKADEMIK Giarti, Sri
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 3 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.995 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2015.v5.i3.p37-46

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru kelas VI SD Negeri 2 Bengle melalui supervisi akademik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah. Kegiatan dalam penelitian ini terdiri atas tahapan perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik obeservasi kelas. Instrumen observasi yang digunakan adalah alat penilaian kemampuan guru (APKG) berupa: 1) instrument penilaian kemampuan guru dalam mengembangkan silabus, 2) instrument penilaian kemampuan guru dalam menyusun rencana pembelajaran, 3) instrument penilaian kemampuan guru dalam pelaksanaan pembelajaran. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif komparatif. Data kuantitatif yang diperoleh di deskripsikan dalam bentuk kata-kata atau penjelasan. Selanjutkan dilakukan komparasi data untuk memastikan ada tidaknya peningkatan kemampuan guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran, peningkatan kemampuan guru dalam pelaksanaan. Hasil penelitian menunjukkan temuan bahwa supervisi akademik dapat: a) meningkakan kemampuan guru kelas VI dalam mengembangkan silabus di SD Negeri 2 Bengle, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali sebesar 41%. b) meningkakan kemampuan guru kelas VI dalam menyususn rencana pembelajaran di SD Negeri 2 Bengle, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali sebesar 39%. c) meningkakan kemampuan guru kelas VI dalam melaksanakan pembelajaran di SD Negeri 2 Bengle, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali sebesar 34%.

Page 2 of 44 | Total Record : 436