cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan is a double blind-peer-reviewed journal managed by Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga cooperates with the Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia presenting diverse themes, yet still within major themes in education. Particularly about the study of theoretical education and results of classroom action research, experimental research and development research in the development of education including sustainable professionalism. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan is published three times a year in January, May and September.
Arjuna Subject : -
Articles 446 Documents
Implementasi Prinsip The Seven Habits dalam Membina Karakter Siswa di SD Peradaban Serang Nurul Aulia, Fadhila; Robiansyah, Firman; Suprianto, Oki
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 15 No 3 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.js.2025.v15.i3.p226-239

Abstract

Pendidikan karakter di Indonesia masih memiliki kualitas karakter yang belum baik, meskipun karakter memengaruhi semua aspek kehidupan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui, menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana prinsip-prinsip The Seven Habits digunakan untuk membina karakter siswa di SD Peradaban Serang. Studi ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan studi kasus. Penelitian dilaksankan di SD Peradaban Serang, partisipannya yaitu kepala sekolah, wali kelas, dan siswa kelas 4-6. Analisis kualitatif model Miles dan Huberman digunakan untuk mengumpulkan data penelitian dari observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan penyebaran kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menerapkan prinsip The Seven Habits dapat membina karakter siswa di SD Peradaban Serang. Penerapan prinsip tersebut dapat membina 17 nilai karakter siswa. Nilai karakter tersebut sebagai berikut: religius, tanggung jawab, mandiri, jujur, bersahabat dan komunikatif, ingin tahu, membaca, disiplin, peduli sosial, menghargai prestasi, semangat kebangsaan, kerja keras, damai, demokratis, dan kreatif. Hasilnya menunjukkan bahwa 94% siswa memberikan respon tepat, dan 6% siswa memberikan respon tidak tepat. Melalui langkah kebiasaan yang konsisten, penelitian ini dapat memberikan kontibusi baru dalam bidang pendidikan karakter.
IMPLEMENTASI SUPERVISI AKADEMIK MELALUI PLATFORM PENGELOLAAN KINERJA GURU Fauzan, Rizki; Harjito, Harjito; Nurkolis, Nurkolis; Soedjono, Soedjono
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 15 No 3 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.js.2025.v15.i3.p251-259

Abstract

Supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala sekolah memiliki peran strategis dalam pendampingan praktik pengajaran guru. Pemanfaatan platform digital mengelalui pengelolaan kinerja guru dalam supervisi akademik memungkinkan kepala sekolah untuk merencanakan, mengobservasi, mengevaluasi, serta memberikan umpan balik secara lebih sistematis dan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengenalisis tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut supervisi akademik melalui platform digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model analisis interaktif Miles dan Huberman, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan studi dokumen, kemudian direduksi, disajikan, dan ditarik kesimpulan berdasarkan triangulasi sumber. Temuan menunjukkan bahwa perencanaan supervisi melalaui platform digital dirancang secara sistematis dan partisipatif, pelaksanaan berbasis observasi dan umpan balik, serta tindak lanjut meliputi pelatihan dan mentoring khusus. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi platform digital sebagai instrumen pembinaan berkelanjutan, transparan, dan akuntabel. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi platform digital sebagai instrumen pembinaan berkelanjutan, transparan, dan akuntabel. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan supervisi akademik dari perencanaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut melalui Platform Pengelolaan Kinerja Guru sudah berbasis data sebagai strategi pembinaan yang berorientasi pada peningkatan profesionalisme guru dan mutu pembelajaran. Rekomendasi yaitu pengembangan instrumen evaluasi supervisi yang komprehensif mengintegrasikan data kuantitatif dan kualitatif.
Penerapan SQ3R Berbasis Budaya dan Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Literasi Matematika Kelas 1 Aini, Fithroh Nor; Wahyudi
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 15 No 3 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.js.2025.v15.i3.p298-308

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk meingkatkan kemampuan literasi matematika melalui pembelajaran SQ3R ( Survey, Question, Read, Recite, Review) berbasis kearifan budaya lokal yang ada di Kota Salatiga dan dengan pendekatan berdiferensiasi pada peserta didik kelas 1 SD N Kecandran 01 Salatiga. Metode penelitian dengan menggunakan CAR (penelitian tindakan kelas) dari model Kemmis dan MC Taggart yang terdiri atas 4 tahapan: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Siklus penelitian ini terdiri dari 2 siklus, dengan jumlah 28 peserta didik sebagai subjek penelitian. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan tes, dokumentasi, dan observasi. Sedangkan untuk analisis data yang digunakan dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil yang diperoleh dari tindakan penelitian kelas menunjukkan adanya peningkatan presentase rata-rata kemampuan literasi matematika peserta didik, pada pra siklus sebesar 32%, dan mengalami peningkatan pada siklus I sebesar 71%, dan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 86%. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh tersebut, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa melalui penerapan model pembelajaran SQ3R ( Survey, Question, Read, Recite, Review) berbasis kearifan budaya lokal yang ada di Kota Salatiga dan dengan pendekatan berdiferensiasi dapat meningkatkan kemampuan literasi matematika
EFEKTIVITAS MODEL PBL BERBASIS AI DAN TI DALAM PEMBELAJARAN IPAS DI SEKOLAH DASAR Janah, Aminatul; Haryono
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 15 No 3 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.js.2025.v15.i3.p217-225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain nonequivalent control group, melibatkan dua kelas paralel di SD Negeri Bendungan. Kelas eksperimen memperoleh pembelajaran PBL berbasis AI menggunakan ChatGPT sebagai mitra belajar interaktif, sementara kelas kontrol mendapatkan pembelajaran PBL berbasis TI melalui pemanfaatan mesin pencari daring. Instrumen pengumpulan data berupa tes pemahaman konsep yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis paired samples t-test menunjukkan bahwa kedua model pembelajaran memberikan peningkatan signifikan terhadap pemahaman siswa, dengan model PBL berbasis AI menunjukkan efek yang lebih besar. Namun, hasil independent samples t-test menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua model. Dengan demikian, disimpulkan bahwa baik PBL berbasis AI maupun TI sama-sama efektif meningkatkan pemahaman konsep IPAS, meskipun PBL berbasis AI memiliki potensi dampak yang lebih kuat secara praktis. Penelitian ini menunjukkan pentingnya integrasi teknologi dalam pembelajaran berbasis masalah di sekolah dasar.
Pedagogi Strukmut: Smp Kristen Kotamobagu Medium dalam Literasi Pemajuan Budaya di Bolaang Mongondow Ingkiriwang, Rivo; Kalalo, Jefry; Wales, Cornelius; Korompis, Christy
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 15 No 3 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.js.2025.v15.i3.p268-279

Abstract

The purpose of this study is to explore, describe, and analyze the significance of Mongondow cultural literacy at Kotamobagu Christian Junior High School as a medium for cultural advancement in Bolaang Mongondow. The research method used was descriptive qualitative, and data collection techniques included observation, interviews, literature review, and documentation study. The results of the study show that at Kotamobagu Christian Junior High School, literacy about Mongondow culture is minimal, so that access for educators (teachers) and students to obtain local knowledge about Mongondow culture is limited. In fact, the author found that the Kotamobagu Christian Junior High School Library only had books (dictionaries) on the Mongondow language, but books discussing what Bolaang Mongondow is and the history of Bolaang Mongondow were not available at the Kotamobagu Christian Junior High School Library. This has led to a decline in the epistemic knowledge of junior high school students at SMP Kristen Kotamobagu regarding the genealogy and history of Bolaang Mongondow.  Therefore, Strukmut pedagogy (mutualism structure) is needed as a complementary medium between pedagogy (Mongondow language) and Mongondow historical-cultural literacy pedagogy, so that cultural advancement in Bolaang Mongondow can be escalated.
Analisis Model PjBL Untuk Meningkatkan Pembelajaran Terdiferensiasi di Sekolah Dasar Budi, Intan Budi Komara; Delia Nurul Fauziah; Bunyamin Maftuh; Mubarok Somantri
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 15 No 3 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.js.2025.v15.i3.p240-250

Abstract

Penerapan model pembelajaran yang tepat dalam Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di Sekolah Dasar menjadi salah satu tantangan dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model Project-Based Learning (PjBL) dalam mendukung pembelajaran terdiferensiasi guna meningkatkan pemahaman konsep kewarganegaraan serta keterampilan sosial peserta didik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik, kerja sama tim, serta pemahaman mereka terhadap nilai-nilai kebangsaan. Melalui strategi diferensiasi dalam PjBL, peserta didik dapat belajar sesuai dengan karakteristik dan gaya belajar masing-masing, sehingga meningkatkan motivasi dan hasil belajar mereka. Selain itu, penerapan asesmen berbasis proyek memungkinkan guru untuk memberikan umpan balik yang lebih spesifik dan membimbing peserta didik dalam menyelesaikan proyek secara mandiri. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa model PjBL yang diterapkan secara berdiferensiasi dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PKn di Sekolah Dasar, sejalan dengan implementasi Kurikulum Merdeka.
MERANGSANG KREATIVITAS MENGAJAR: DINAMIKA IKLIM ORGANISASI DAN PENGEMBANGAN KARIR PENDIDIK Mulyoto, Mulyoto; Ayda, Erni
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 16 No 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.js.2026.v16.i1.p75-87

Abstract

­21st-century education requires teachers to be highly creative. There is evidence that educators often lack creativity in their teaching. So, the right formula is needed to increase teacher creativity. This research aims to analyze the influence of the school's organizational climate on the creativity of educators in teaching, with management and career planning as the mediator variable. This research method uses quantitative approaches and data analysis techniques using Structural Equation Modelling (SEM) with the help of Smart-Pls version 4. The population of this study consists of certified Polri educators, with a total sample of 238 respondents. The results of the research show that the school's organizational climate has a positive and significant influence on the creativity of educators in teaching mediated by the career management and career planning of educator Indonesian National Police. This research provides a more holistic understanding of the relationship between the school's organizational climate, career development, and educators' creativity in teaching. These findings can serve as a foundation for developing more effective and sustainable education policies to increase educators' creativity to impact the quality of education in Polri educational institutions and other educational institutions.
PRESEPSI GURU TERHADAP KONSEP SERVICE LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPAS SEKOLAH DASAR Deviyanti, Nafisah; Irma Inesia Sri Utami
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 16 No 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.js.2026.v16.i1.p13-21

Abstract

This study aimed to explore elementary school teachers’ perceptions of the concept of service learning in the context of IPAS (Integrated Science and Social Studies) learning. The research was conducted in May 2025 at a public elementary school in Bogor, West Java, using a descriptive qualitative design. Data were collected through an open-ended online questionnaire and in-depth interviews with six teachers of grades V and VI. The data were analyzed through thematic analysis consisting of data reduction, categorization, and conclusion drawing, supported by triangulation of techniques. The findings revealed that teachers had carried out classroom practices related to real-life issues, such as waste management, bringing healthy lunch, and environmental awareness, which reflected elements of service learning. However, these activities were still limited to the school context, without structured reflection or broader community involvement. Teachers’ understanding of the concept was still developing, yet their perception of its benefits in fostering students’ empathy, social skills, and responsibility was consistently positive. Moreover, all teachers expressed readiness to implement service learning in IPAS, although institutional support and systematic guidelines remain limited.  
Meningkatkan Student Engagement dan Hasil Belajar Menggunakan Media Pembelajaran Pemrograman Berbasis Game Noven Indra Prasetya; Shofiya Syidada
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 16 No 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.js.2026.v16.i1.p42-52

Abstract

Computer programming is an essential skill in the digital era, yet many students struggle due to teacher-centered lecture methods that rely heavily on one-way explanations and passive notetaking. This study aims to develop a game-based programming learning media to enhance student engagement and learning outcomes. Using Design-based Research (DBR) with the ADDIE model, a web-based media integrating game elements such as live coding, leaderboards, and level-based challenges was designed and tested. Participants included 276 students from Wijaya Kusuma Surabaya University, selected via purposive sampling. Data were collected through knowledge tests, engagement questionnaires, and user satisfaction surveys, then analyzed using descriptive statistics and paired sample t-tests. Results indicated significant improvements in student engagement (89% of students achieved high engagement) and learning outcomes (average score increase of 19.94 points). These findings demonstrate the effectiveness of game-based media in creating interactive and enjoyable learning experiences. The study contributes to the development of innovative educational methods in technology-based learning.
Pendidikan Menurut Paulo Freire Sebagai Penanggulangan Terhadap Kondisi Darurat Literasi di NTT Delahoya, Samuel; Risaldi Runesi, Simri
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 16 No 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.js.2026.v16.i1.p53-61

Abstract

Penelitian ini mau menganalisis konteks yang terjadi di Indonesia, yaitu Darurat Literasi di NTT. Ini menggambarkan bagaimana situasi pendidikan dan kebijakan pemerintah tidak berjalan dengan baik dan tepat sasaran dan kompetensi pendidik yang tidak memadai. Dari sinilah, penelitian ini dibuat untuk dianalisis dengan menggunakan teori Pendidikan menurut Freire, yang menekankan pendidikan pembebasan, dialog, dan pendidikan gaya bank untuk membaca apa yang terjadi dan ini sebagai rujukan untuk membantu mengevaluasi, demi tercapainya pendidikan di Indonesia yang maju, dan berdaya juang. Metode yang dipakai ialah menggunakan penelitian jenis kualitatif dengan pendekatan studi literatur atau pustaka yang berfokus pada dokumen, artikel, buku, dan jurnal. Untuk data penelitian sendiri menggunakan sumber artikel terpercaya. Dari sinilah, bisa disimpulkan bahwa Imperatif moral adalah pemerintah dan masyarakat, serta melalui pembacaan teori Freire, sebagai responsif terkait adanya ketimpangan serta ketidaksesuaian di NTT dalam memberikan pengajaran dan implementasi kebijakan.