cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan is a double blind-peer-reviewed journal managed by Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga cooperates with the Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia presenting diverse themes, yet still within major themes in education. Particularly about the study of theoretical education and results of classroom action research, experimental research and development research in the development of education including sustainable professionalism. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan is published three times a year in January, May and September.
Arjuna Subject : -
Articles 446 Documents
PENGARUH PENERAPAN METODE TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN PERMAINAN DADU TERHADAP HASIL BELAJAR IPA Widayanti, Eka Rizki; Slameto, Slameto
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.652 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i3.p182-195

Abstract

Berdasarkan observasi ketika mengikuti pembelajaran siswa kelas 3 terlihat tidak tertarik dalam mengikuti pembelajaran sehingga siswa cenderung pasif dan pembelajaran tampak membosankan. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan perbedaan yang signifikan antara penerapan metode pembelajaran Teams Games Tournament berbantuan permainan dadu dengan metode pembelajaran diskusi terhadap pencapaian hasil belajar IPA pada siswa kelas 3 SDN Lemahireng 02 Bawen Semester II Tahun Ajaran 2015/2016 sehingga siswa menjadi tertarik dan merasa senang mengikuti pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah Pre-Eksperimental Design, dengan desain One-Group Pretest-Postest Design. Teknik analisis data menggunakan uji t (Paired samples t-test) dengan taraf signifikansi = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara penerapan metode pembelajaran Teams Games Tournament berbantuan permainan dadu dengan metode pembelajaran diskusi terhadap pencapaian hasil belajar IPA pada siswa kelas 3 SDN Lemahireng 02 Bawen. Hal ini dikarenakan siswa tertarik dan merasa senang dalam mengikuti pembelajaran dan dibuktikan dengan hasil rata-rata nilai posttest setelah diberikan perlakuan menggunakan metode Teams Games Tournament berbantuan permainan dadu yaitu sebesar 72,1 dibandingkan dengan rata-rata pretest sebelum diberikan perlakuan yaitu sebesar 57. Berdasarkan hasil penelitian disarankan menggunakan metode pembelajaran Teams Games Tournament berbantuan permainan dadu yang dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pelajaran IPA.
ANALISIS PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (PCK) TERHADAP BUKU GURU SD KURIKULUM 2013 Resbiantoro, Gaguk
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.726 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i3.p153-162

Abstract

Analisis buku pegangan guru SD dalam implementasi kurikulum 2013 perlu dilakukan karena buku ini menjadi acuan guru dalam mengajar. Guru SD harus menguasai konten materi dan cara penyampaian (pengajarannya) kepada peserta didik atau yang dikenal sebagai PCK (Pedagogical Content Knowledge). Buku pegangan guru harus sesuai dengan kaidah-kaidah PCK. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai ruang lingkup Pedagogical Content Knowledge pada buku pegangan guru SD. Populasi pada penelitian ini adalah semua bab pada buku pegangan guru SD yang digunakan dalam implementasi kurikulum 2013. Sedangkan sampel pada penelitian ini adalah beberapa bab pada buku yang dianalisis, diambil sebanyak 20% dengan cara purposive random dari sebuah buku yang menjadi acuan mengajar SD yang digunakan dalam implementasi kurikulum 2013, khususnya muatan IPA. Hal tersebut atas pertimbangan bahwa karakteristik materi IPA sangat sesuai dengan teori konstruktivisme anak SD dan pendekatan saintifik. Data dijaring dengan lembar observasi berupa instrumen evaluasi buku guru yang berisi perpaduan indikator PCK dari lima komponen PCK yang dikembangkan oleh Magnusson et al. dalam Newsome dan Lederman (2002) dan instrumen yang telah dikembangkan Swanepoel (2010). Identifikasi dilakukan pada dua sampel buku guru SD kurikulum 2013 pada satu sub tema. Rata-rata prosentase masing-masing sub komponen PCK dalam buku guru SD kurikulum 2013 yaitu capaian pembelajaran 82%, pengetahuan inti 44%, hakekat ilmu pengetahuan 52%, kegiatan pembelajaran 74%, penilaian 50%, contoh dan penjelasan 67%, kerangka metakognisi 58%, perbedaan perlakuan siswa 58%, serta pemberian motivasi pada siswa 79%. Sub komponen Content Knowledge perlu dilengkapi tentang pengetahuan miskonsepsi dan pengetahuan tambahan. Sedangkan sub komponen Pedagogical Knowledge perlu dilengkapi tentang kelengkapan penilaian dan kerangka metakognisi. Beberapa permasalahan tersebut dapat menjadi pertimbangan untuk penelitian lanjutan.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) DAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS 4 Christina, Lucia Venda; Kristin, Firosalia
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.517 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i3.p217-230

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe GI dan CIRC dalam meningkatkan kreativitas berpikir kritis dan hasil belajar IPS siswa kelas 4 SDN Gendongan 02 Salatiga. Jenis penelitan adalah eksperimen. Subyek pada penelitian ini adalah siswa kelas 4 SDN Gendongan 02 yang berjumlah 37 siswa dan siswa kelas IV SDN Sidorejo Kidul 02 yang berjumlah 35 siswa. Metode pengumpulan data dengan menggunakan tes untuk mengetahui hasil belajar dan rubrik untuk mengetahui kreativitas berpikir kritis siswa. Metode analisis data dengan melakukan uji t. Berdasarkan hasil uji t diperoleh data  nilai t hitung = 5,722 dan t tabel = 0,05 dengan signifikansi pada uji t adalah 0,000<0,05 maka terdapat perbedaan rata-rata antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pada analisis penilaian kreativitas berpikir kritis siswa didapat peningkatan dari rata-rata 28,05 menjadi 29,32. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI dan CIRC efektif dalam meningkatkan kreativitas berpikir kritis siswa, serta dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas 4 SDN Gendongan 02. Saran bagi guru hendaknya menggunakan model pembelajaran kooperatif yang dapat disesuaikan dengan materi yang akan diajarkan, bagi siswa hendaknya lebih aktif dalam mengikuti pelajaran, bagi sekolah supaya menyediakan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk pembelajaran, dan bagi pembaca yang akan melakukan penelitian dengan model pembelajaran yang sama hendaknya guru yang menentukan setiap anggota kelompok sehingga waktu untuk pembentukan kelompok tidak terlalu banyak.
PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK MEMBUAT ENSIKLOPEDIA ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) UNTUK MENINGKATKAN ACADEMIC SKILL PADA MAHASISWA Purbosari, Para Mitta
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.458 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i3.p231-238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1). Mengetahui bagaimana hasil media pembelajaran ensiklopedia IPA dengan menggunakan Pembelajaran Berbasis Proyek (Projek-Based Leraning) berdasar penilaian Dosen, 2). Mengetahui apakah media pembelajaran ensiklopedia IPA yang dihasilkan oleh mahasiswa dengan menggunakan Pembelajaran Berbasis Proyek (Projek-Based Leraning)   dapat meningkatkan academic skill. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Pembelajaran Berbasis Proyek (Projek-Based Leraning) untuk medapatkan ensiklopedia IPA sehingga academik skill meningkat. Penelitian PTK ini dilaksanakan minimal 2 siklus utuk meningkatkan academic skill mahasiswa. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester 2 PGSD Univet Bantara Sukoharjo mulai dari kelas A sampai F secara berkelompok untuk mengerjakan proyek dengan bantuan dosen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes dan non tes. Analisis data menggunakan diskriptif kualitatis. Hasil penelitian menunjukkan nilai academic skill pada siklus I dalam kategori kurang lengkap dan pada siklus II menjadi kategori lengkap. Sedangkan nilai ensiklopedia pada siklus I terdapat 67% memiliki nilai 75 dan 33% memiliki nilai 80. Pada siklus II 67% memiliki nilai 85 dan 33% memiliki nilai 90. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan maka didapatkan kesimpulan bahwa, pembelajaran berbasis proyek membuat ensiklopedia Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dapat meningkatkan Academic Skill pada mahasiswa S1 PGSD Semester 2 Tahun Akademik 2015/2016.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGRATIF SUBTEMA HUBUNGAN MAKHLUK HIDUP DALAM EKOSISTEM PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK KELAS 5 SD Arum, Tia Sekar; Wahyudi, Wahyudi
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.04 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i3.p239-250

Abstract

Buku pegangan siswa sebagai bahan ajar utama yang digunakan dalam proses pembelajaran dalam kurikulum 2013 dinilai masih dangkal dan terkesan masih berdiri sendiri sebagai mata pelajaran. Diperlukan pengembangan berupa modul pembelajaran tematik integratif dengan pendekatan saintifik pada subtema Hubungan Makhluk Hidup dalam Ekosistem. Modul dikembangkan dengan model desain pembelajaran ADDIE. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa uji pakar, tes, dan nontes. Teknik tes yang digunakan adalah tes tertulis uraian singkat, teknis nontes yang digunakan adalah wawancara, angket, dan observasi. Keefektifan modul dianalisis menggunakan uji Paired-Samples T Test sedangkan kevalidan modul dianalisis menggunakan uji pakar. Hasil dari penelitian berupa modul pembelajaran tematik integratif dengan pendekatan saintifik subtema Hubungan Makhluk Hidup Dalam Ekosistem untuk kelas 5 SD. Modul terbukti valid berdasarkan uji pakar yang dilakukan. Penilaian validator aspek materi diperoleh rata-rata 3,96 dengan persentase 79,17%. Validator aspek media mendapat rata-rata 4 dengan persentase 80%. Modul terbukti efektif berdasarkan perbedaan pretest dan posttest pada taraf signifikansi 0,000. Rata-rata pretest sebesar 62,34 sedangkan rata-rata posttest sebesar 74,05. Keefektifan terlihat dari peningkatan jumlah siswa yang mencapai nilai di atas KKM. Sebanyak 75,61% siswa dinyatakan tuntas pada posttest sedangkan pada pretest jumlah siswa yang tuntas sebesar 34,15%. 
PERBEDAAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DAN STAD DITINJAU DARI HASIL BELAJAR SISWA Kusumawati, Hanifah; Mawardi, Mawardi
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.569 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i3.p251-263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achivement Division (STAD) pada siswa kelas 5 SD Gugus Singoprono 1 dan 3 Simo. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 5B SDIT Al Falaah (SD swasta) dan SDN 02 Simo (SD Imbas) sebagai kelompok eksperimen 1, dan 5A SDIT Al Falaah (SD Swasta) dan SDN Putri (SD Imbas) sebagai kelompok eksperimen 2. Variabel dalam penelitian ini terdiri atas model NHT dan STAD sebagai variabel bebas, hasil belajar sebagai variabel terikat, dan pretest sebagai variabel kovariat. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen soal tes dan lembar observasi. Teknik analisis data hasil penelitian ini menggunakan teknik deskriptif dan teknik statistik ANCOVA. Berdasarkan uji ANCOVA yang telah dilakukan terhadap skor posttest kelompok eksperimen 1 dan kelompok eksperimen 2 diperoleh hasil F hitung sebesar 10,303, pada taraf signifikansi/probabilitas 0,002; oleh karena nilai probabilitas tersebut < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan pada siswa kelas 5 SD Gugus Singoprono 1 dan 3 dalam pembelajaran menggunakan model pembelajaran NHT dan STAD. Perbedaan hasil belajar Matematika yang signifikan tersebut didukung oleh perbedaan rerata dua sampel penelitian, dimana rerata hasil belajar pada penerapan model pembelajaran NHT sebesar 81, sedangkan rerata hasil belajar pada penerapan model pembelajaran STAD sebesar 74. Maknanya adalah bahwa perlakuan pembelajaran dengan model NHT memberikan dampak pada hasil belajar yang berbeda dan lebih tinggi daripada model pembelajaran STAD. Saran yang penulis ajukan berkenaan dengan hasil penelitian ini adalah guru dapat memilih model pembelajaran kooperatif tipe NHT dalam pembelajaran Matematika sebagai alternatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
PELAKSANAAN PERILAKU SEHAT PADA ANAK USIA DINI DI PAUD PURWOMUKTI DESA BATUR KECAMATAN GETASAN Astuti, Apriliana Kuntoro
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.603 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i3.p264-272

Abstract

Tumbuh berkembangnya anak usia dini yang optimal tergantung dari perilaku sehat yang dilakukan. Perilaku sehat yang diamati dalam penelitian ini adalah perilaku makan dan minum; perilaku terhadap kebersihan diri; perilaku terhadap kebersihan lingkungan; perilaku terhadap sakit dan penyakit; perilaku keseimbangan (olahraga yang rutin, istirahat dan tidur yang cukup). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku sehat anak usia dini di PAUD Purwomukti, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kab. Semarang sebagai rekomendasi pada lembaga  PAUD untuk bisa ditindaklanjuti, karena lembaga PAUD sebagai patner bagi orang tua murid harusnya melakukan edukasi tentang perilaku sehat bagi anak usia dini dan menjadi tempat kedua untuk melakukan pembiasaan perilaku sehat tersebut. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan metode survei, dilakukan melalui penyebaran angket secara langsung kepada 27 orang tua/wali murid PAUD Purwomukti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku sehat anak usia dini di PAUD Purwomukti belum dilaksanakan dengan baik oleh peserta didik. Hal ini ditunjukan oleh perilaku yang berada dalam kriteria cukup diantaranya perilaku kebersihan lingkungan  58%, perilaku terhadap kebersihan diri 63%  dan perilaku keseimbangan (kebutuhan tidur dan aktifitas) 65%. Sedang perilaku makan dan minum 75%; perilaku terhadap sakit dan penyakit 82% berada dalam kriteria baik.
THE USE OF GRAPHIC CALCULATOR IN MATHEMATICS LEARNING: IS IT STILL RELEVANT? Dirgantoro, Kurnia Putri Sepdikasari
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.937 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2017.v7.i2.p106-117

Abstract

In the middle of the advancement of technology today where the rapid development of a wide range of software that can be used in mathematics, it seems the use of graphing calculators in the classroom are being abandoned. Relatively expensive, parents and schools tend to think twice before buying a graphing calculator for their children as well as the availability of media learning in school. However, is it true that the used of graphic calculator are not relevant at this time? It is intended to be a review of theory to answer these questions.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER BERBANTUAN MEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA Hapsari, Agni Era
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.178 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2017.v7.i1.p1-9

Abstract

This study aimed to improve history learning achievement through the implementation of cooperative learning model NHT assisted interactive media. The method used in this research was a classroom action research by conducting two meetings in two cycles. The instrument used was questionnaire for the interview and questionnaire for observation of learning activities and achievement test. Data analysis techniques used was comparative descriptive method by comparing pre cycle and between cycles. The results of the study in the first cycle was the activity of 12 students or 40% in the high category, activity 9 students or 30% was in medium category and the activity of another 9 students or 30%  was in lower categories. It was found that 24 students or 70% were mastery learning with average grade 62.25. In the second cycle, the activity of 24 students or 80% was in higher category, activity of 6 students or 20% was in medium category, and 0 student or 0% in lower categories. The average of learning achievement reached 85 with 30 students mastery learning or 100%. Based on the analysis and discussion of the research, it is concluded that the implementation of cooperative learning model NHT aided interactive media can improve student achievement.
PERAN JAM BELAJAR EFEKTIF SISWA DI SEKOLAH DALAM MEMODERATORI MOTIVASI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA W, Darius Imanuel
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.479 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2017.v7.i1.p10-16

Abstract

Motivation is the mean or a process that can be used to affect someone in a positive way so that it can motivate a person to achieve learning outcomes. Learning hours is the time needed to do learning activities well in school. In this study, researcher was interested to know the effect of motivation on learning outcomes moderated by students’ effective hours in the school. Without motivation, the learning process will be difficult to be succesfully achieved. This quantitative research was conducted as a case study in high school science students. The study aimed to show an effective model for achieving better student learning outcomes. There were 32 high school science students who became sampled in this study. The data were collected through questionnaire and students’ test results. The result was processed and looking for the average by using SPSS.  From the SPSS analysis, it was found that the learning motivation was valid and reliable with the value 0.775 and 0.795. Then, it is concludede that motivation model using students’ effective hours as a moderator can improve students’ learning outcomes in schools. 

Page 7 of 45 | Total Record : 446