cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan is a double blind-peer-reviewed journal managed by Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga cooperates with the Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia presenting diverse themes, yet still within major themes in education. Particularly about the study of theoretical education and results of classroom action research, experimental research and development research in the development of education including sustainable professionalism. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan is published three times a year in January, May and September.
Arjuna Subject : -
Articles 436 Documents
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR TEMA BERBAGAI PEKERJAAN MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING SISWA KELAS 4 SDN KUTOHARJO 01 PATI KABUPATEN PATI SEMESTER 1 TAHUN AJARAN 2014-2015 Rumini, Rumini; Wardani, Naniek Sulistya
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1525.822 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i1.p19-40

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah peningkatan hasil belajar tema berbagai pekerjaan dapat diupayakan melalui pendekatan discovery learning siswa kelas 4 SDN Kutoharjo 01 Pati semester 1 tahun ajaran 2014-2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Model PTK yang digunakan model spiral dari C. Kemmis & Mc Taggart dengan menggunakan 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 3 tahap yakni, 1) perencanaan tindakan 2) pelaksanaan tindakan dan observasi dan 3) refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 4 SDN Kutoharjo 01 Pati Kabupaten Pati yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data adalah teknik tes dan teknik non tes. Instrumen penelitian dengan menggunakan butir soal dan lembar observasi.Teknik analisis yang digunakan adalah teknik deskriptif komparatif yakni membandingkan hasil belajar tema berbagai pekerjaan berdasarkan ketuntasan belajar, skor minimal, skor maksimal dan skor rata-rata pra siklus, siklus 1dan siklus 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar tema Berbagai Pekerjaan dapat diupayakan melalui pendekatan discovery learning siswa kelas 4 SDN Kutoharjo 01 Pati Kabupaten Pati semester 1 tahun ajaran 2014-2015 terbukti. Hal ini ditunjukkan oleh meningkatnya hasil belajar tema berbagai pekerjaan dari pra siklus, siklus 1 ke siklus 2. 1) Hasil belajar berdasarkan ketuntasan belajar dengan KKM ≥ 80 meningkat dari pra siklus ke siklus 1 dan siklus 2 yakni dari 0%, 69,23% dan 88,46%; 2) Hasil belajar berdasarkan skor minimal dari pra siklus ke siklus 1 dan siklus 2 yakni dari 20: 53: 66; 3) Hasil belajar berdasarkan skor maksimal dari pra siklus ke siklus 1 dan siklus 2 yakni 45; 92; 100; 4) Hasil belajar berdasarkan skor rata-rata dari pra siklus ke siklus 1 dan siklus 2 yakni dari 37,1: 78,5: 88,0. PTK ini dikatakan berhasil, yang ditunjukkan oleh besarnya persentase siswa yang mencapai hasil belajar tema berbagai pekerjaan tuntas belajar dengan KKM ≥ 80, mencapai 88,46% lebih tinggi dari 80 % dari 26 siswa yang ditetapkan dalam indikator keberhasilan PTK.
PENINGKATAN KETERAMPILAN GURU SD DABIN III UPTD DIKDAS DAN LS WONOSEGORO - BOYOLALI DALAM MENGELOLA KELAS MELALUI TEKNIK SUPERVISI INDIVIDUAL Supadmono, Beni
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1314.889 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i1.p74-83

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pelaksanaan supervisi individual dalam rangka meningkatkan keterampilan guru mengelola kelas dalam mengajar di Wilayah Daerah Binaan (Dabin) III Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pendidikan Dasar (Dikdas) dan Luar Sekolah (LS) Kecamatan Wonosegoro Kabupaten Boyolali; 2) Efektivitas penerapan supervisi individual dalam rangka meningkatkan keterampilan guru mengelola kelas dalam mengajar di Wilayah Dabin III UPTD Dikdas dan LS Kecamatan Wonosegoro Kabupaten Boyolali. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS), dengan prosedur penelitian meliputi persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan pada guru SD kelas 5 di wilayah Dabin III UPTD Dikdas dan LS Wonosegoro Boyolali yang berjumlah 6 orang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif komparatif yaitu membandingkan kondisi awal sebelum dilakukan tindakan, hasil siklus 1, dan siklus 2. Hasil penelitian menunjukkan temuan bahwa supervisi individu dapat meningkakan keterampilan guru dalam mengelola kelas di wilayah Dabin III UPTD Dikdas dan LS Kecamatan Wonosegoro-Boyolali. Persentase kenaikan keterampilan guru dalam mengelola kelas sebesar 10% untuk siklus 1 dan 10,5 % untuk siklus 2.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DITINJAU DARI HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS 4 SD Kristin, Firosalia
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.441 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i2.p74-79

Abstract

Dalam melaksanakan pembelajaran di kelas, sebagian guru masih menggunakan model pembelajaran yang bersifat konvensional. Akibatnya, siswa cenderung merasa bosan sehingga kurang dapat mengikuti pelajaran dengan baik. Oleh karena itu, hasil belajarnyapun rendah. Masalah tersebut bisa diatasi dengan menerapkan model pembelajaran yang sifatnya inovatif, salah satunya adalah model pembelajaran STAD. Namun, seberapa efektifkah model pembelajaran STAD tersebut dalam peningkatan hasil belajar jika dibandingkan dengan model konvensional, perlu diketahui melalui penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran STAD jika dibandingkan dengan konvensional dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas 4 SD Negeri Duyungan 2 Sragen. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian two group pretest posttest design. Subyek penelitiannya adalah siswa kelas 4 SD Negeri Duyungan 2 Sragen. Teknik pengumpulan data dengan tes dan observasi.. Teknik analisis data menggunakan Uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran STAD lebih efektif dibandingkan model konvensional dalam meningkatkan hasil belajar IPS. Hal itu dibuktikan dari data yang diperoleh bahwa t hitung>t tabel, yaitu 3,392 > 2,000.
PENDIDIKAN LITERASI KEUANGAN PADA ANAK: Mengapa dan Bagaimana? Rapih, Subroto
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.827 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i2.p14-28

Abstract

Artikel ini akan membahas mengenai mengapa dan baiamana pendidikan literasi keuangan sangat penting untuk diterapkan pada anak sedini mungkin. Penanaman nilai – nilai literasi keuanga sedini mungkin pada anak akan sangat berpengaruh terhadap pemahaman dan pengetahuan tentang literasi keuangan dan juga tingkat kesejahteraan di masa yang akan datang. Sifat kognitif anak yang masih konkret dan masih dalam tahap perkembangan sangat efektif untuk menanamkan nilai – nilai literasi keuangan. Keluarga yang merupakan komunitas pertama merupakan tempat penanaman nilai – nilai literasi keuangan yang sangat efektif. Peran sekolah juga sangat penting guna membeArikan pengetahan tentang pendidikan literasi keuangan pada anak. Komitmen bersama serta sinergitas semua pihak sangat dibutuhkan untuk kesuksesan penanaman nilai – nilai literasi keuangan melalui keluarga ataupun sekolah.
EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL DITINJAU DARI HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS 5 SDN 1 GADU SAMBONG - BLORA SEMESTER 2 TAHUN 2014/2015 Wasitohadi, Wasitohadi; Virgiana, Andhini
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.498 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i2.p100-118

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat hasil belajar antara model problem based learning berbantuan media audio visual dengan model pembelajaran think pair share berbantuan media visual pada pembelajaran IPA siswa kelas 5 SDN 1 Gadu Sambong Kabupaten Blora semester 2 tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan nonequivalent control group design. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas 5 SDN 1 Gadu dan siswa kelas 5 SDN 2 Gagakan. Teknik  pengumpulan data dalam penelitian adalah tes dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, statistik parametrik, dan uji t dengan  independent sample t-tes pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan tingkat efektivitas antara model problem based learning berbantu media audio visual dengan model pembelajaran think pair share berbantu media visual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas 5 SDN 1 Gadu Kecamatan Sambong Kabupaten Blora semester 2 tahun 2014/2015. Terbukti hal ini ditunjukkan oleh hasil uji t-test sebesar 3,603 > 1,999 dan signifikansi sebesar 0,001 < 0,05. Perbedaan rata-rata kelas eksperimen > rata-rata kelas kontrol yaitu 87,0588 > 80,2000.
PERSEPSI MAHASISWA PPL 1 DAN 3 PGSD BIPE UKSW MENGENAI PROFESI GURU SD YANG PROFESIONAL DAN PENGAJARAN LITERASI Setyaningtyas, Eunice W.
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.991 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i2.p139-152

Abstract

Penelitian kualitatif pada 21 mahasiswa program BIPE PGSD ini bertujuan menganalisa persepsi mengenai sosok seorang guru SD yang profesional sebagai guru bahasa sehingga menjadi bekal yang memadai dalam melaksanakan pembelajaran yang ideal. Hasil penelitian ini juga berguna untuk pihak program studi untuk memonitor hasil belajar praktik magang (PPL 1 dan PPL 3) di sekolah-sekolah negeri maupun nasional plus dan internasional. Data dikumpulkan dari hasil angket Y-chart yang terbagi atas bagian “apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan”. Hasil menunjukkan mahasiswa tahap Magang 1 memiliki persepsi mendasar mengenai guru profesional dalam pembelajaran literasi yaitu rapi, berwibawa, lebih memilih menggunakan strategi, metode, dan teknik pembelajaran kreatif dan menyenangkan daripada metode belajar yang kerap digunakan sehingga kurang memaksimalkan aktivitas belajar siswa. Sedangkan mahasiswa Magang 3 lebih berorientasi pada kebutuhan di konteks kelas sesuai dengan karakter siswa yaitu kebutuhan belajar, minat, serta kemampuannya. Disarankan pihak penyelenggara pendididkan calon guru agar dapat memfasilitasi dengan pengalaman nyata dan pelatihan lebih intensif yang dapat membuka wawasan luas namun tidak melupakan kearifan lokal.
PENULISAN ARTIKEL ILMIAH HASIL PENELITIAN TINDAKAN KELAS Slameto, Slameto
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.998 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i2.p46-57

Abstract

Laporan PTK merupakan pernyataan formal tentang hasil peneliti-an yang dibuat oleh sese­orang/guru yang diharuskan untuk melakukan hal itu. Tujuan menulis laporan secara sederhana adalah untuk mencatat, mem-beritahukan, dan merekomendasi­kan hasil penelitian yang berupa temuan baru dalam bentuk teori, konsep, metode, dan prosedur, atau permasalahan yang perlu dicarikan cara pemecahannya. Hasil penelitian formal dipublikasikan melalui seminar, pengkajian ulang, analisis kebijakan, pendiseminasian dan sebagainya; Salah satu bentuk yang paling populer adalah artikel. Secara umum, isi artikel hasil penelitian meliputi: judul artikel, nama penulis, abstrak dan kata kunci, pendahuluan, metode, hasil dan pembahasan, simpulan dan saran, serta daftar rujukan.
FOSTERING STUDENT PARTICIPATION THROUGH INTERACTIVE TEACHING IN BASIC ENGLISH CLASS Indriani, Siane
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.897 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i2.p92-99

Abstract

The purpose of the study was to examine the 1st semester teacher college students’ perceptions of the interaction between them and their teacher in Basic English class through class discussion interactive teaching in Basic English class. To create a successful and effective teaching, cooperation between teacher and students is needed. An effective teacher must be able to present their material, effectively manage their classroom according to the lesson they’ve planned, accommodate their students’ needs, and enhance their students’ participation in the learning activities. Participants were 25 students who reported their perceptions on the interactive teaching in addition to their learning process. Result suggested that the interactive teaching fostered student participation during the learning activities. Teaching method such as class discussion that involved the whole class participation to raise questions and discuss about the answer or solution would require interaction between teacher and students more intensively. This interactive teaching method could be implemented for college students, especially because they were expected to participate more actively in the learning activities and become more independent learners. This study could also be an alternative for any educational practitioners who would like to foster their students’ participation.
KOMPETENSI GURU ALUMNI JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA BERDASARKAN PENDAPAT PENGGUNA LULUSAN Jaya, Melda; Hidayat, Dylmoon; Pakpahan, Hastuti
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.254 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i3.p173-181

Abstract

Undang-Undang Sistem Pendidikan Indonesia No.20 tahun 2003 pasal 35 menyatakan bahwa kompetensi lulusan harus ditingkatkan secara berencana dan berkala. Dalam rangka peningkatan tersebut perlu diketahui kompetensi lulusan untuk program perbaikan secara menyeluruh. Para lulusan Fakultas Ilmu Pendidikan Teachers College Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Pelita Harapan tersebar di seluruh wilayah Indonesia baik di sekolah-sekolah yang berada di dalam maupun di luar Yayasan Pendidikan Pelita Harapan. Semasa kuliah, mereka telah dibekali dengan berbagai kemampuan untuk mendukung profesionalisme mereka sebagai guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak guru-guru lulusan FIP Teachers College Program Studi Pendidikan Matematika UPH bagi sekolah-sekolah tempat mereka mengajar, sebagai bahan masukan untuk perbaikan kedepan yang lebih baik. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei. Subjek penelitian ini adalah para kepala sekolah, CC/TT dan peserta didik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan evaluasi bagi usaha peningkatan kompetensi lulusan FIP Teachers College Program Studi Pendidikan Matematika UPH. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa secara umum alumni  pendidikan matematika Teacher College  berdasarkan pengguna lulusan sudah mencapai ke empat kompetensi berdasarkan graduate profile Teacher College, antara lain: Guru bidang studi matematika Kristen, Guru bidang studi matematika dengan standar internasional, Seorang Kristen yang dewasa, Seorang anggota komunitas yang signifikan, namun ada beberapa aspek didalamnya yang perlu ditingkatkan dan diperbaiki.  
PENERAPAN PENDEKATAN BERMAIN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK PADA SISWA KELAS 5 SEKOLAH DASAR Prasetyo, Koko
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.65 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i3.p196-205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok dengan penerapan pendekatan bermain pada siswa kelas 5 Sekolah Dasar Negeri Sonorejo1 tahun pelajaran 2015/2016. Jenis  penelitian yang dipakai adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada dua siklus untuk melihat peningkatan hasil belajar dan aktifitas siswa dalam mengikuti pembelajaran lompat jauh gaya jongkok melalui pendekatan bermain.Subjekdalam penelitian ini adalah siswa kelas 5 Sekolah Dasar Negeri Sonorejo 1 tahun pelajaran 2015/2016yang berjumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini terdiri dari; tes dan observasi. Data yang dikumpulkan pada setiap kegiatan observasi dari pelaksanaan siklus PTK dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan teknik presentase untuk melihat kecenderungan yang terjadi dalam kegiatan pembelajaran.Data hasil belajar lompat jauh gaya jongkok diperoleh melalui tes unjuk kerja, lembar observasi digunakan untuk mengumpulkan data kegiatan siswa di dalam mengikuti proses pembelajaran teknik dasar lompat jauh gaya jongkok melalui penerapan pendekatan bermain. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil keterampilan lompat jauh gaya jongkok meningkat dari 36  % pada kondisi awal menjadi 60  % pada akhir siklus I dan meningkat menjadi 84 % pada akhir siklus II. Sedangkan kemampuan siswa dalam melakukan rangkaian gerakan lompat jauh gaya jongkok meningkat  dari 28 % pada kondisi awal menjadi 64 % pada akhir siklus I dan meningkat menjadi 100 % pada akhir siklus II.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa penerapan pendekatan bermain dapat meningkatkan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok siswa kelas 5 Sekolah Dasar Negeri Sonorejo 1 tahun pelajaran 2015 /2016.

Page 6 of 44 | Total Record : 436