cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
AGRIKAN Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan
ISSN : 19796072     EISSN : 26210193     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Bidang kajian dimuat meliputi agribisnis, teknologi budidaya, sumberdaya perikanan, kelautan, sosial ekonomi kelautan dan perikanan, bioteknologi perikanan. Sejak tahun 2017 mulai diterbitkan secara elektronik kerjasama Pusat Studi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna Raha.
Arjuna Subject : -
Articles 826 Documents
Model Matematika Pertumbuhan Udang Vanami (Litopenaeus vannamei) dengan Pengaruh Pemanenan Parsial sebagai Dasar Penetapan Waktu Pemanenan Alfan, Aris; Resmi, Fitroh; Ifandi, Slamet
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 13, No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1523.939 KB) | DOI: 10.29239/j.agrikan.13.1.75-82

Abstract

Pemanenan parsial pada budidaya udang vaname telah banyak dipraktikkan oleh para petani. Pemanenan parsial telah terbukti secara praktis dapat menghasilkan panen yang lebih banyak dibandingkan dengan pemanenan tunggal. Namun untuk menentukan waktu pemanenan parsial, para petani masih menggunakan perkiraan atau kebiasaan. Melalui penelitian ini akan dibuat suatu model pertumbuhan biomassa nonlinier dari budidaya udang vanami yang selanjutnya dapat digunakan untuk memprediksi waktu pemanenan yang menghasilkan biomassa maksimal. Dalam artikel ini digunakan data sekunder yang diolah menggunakan software MAPLE. Menggunakan persamaan pertumbuhan Von Bertalanffy, penelitian ini menunjukkan bahwa pemanan parsial mampu menunjukkan hasil 78% lebih banyak dibandingkan dengan sistem pemanenan tunggal. Model pertumbuhan biomassa yang telah dikonstruksi dipengaruhi oleh beberapa parameter yaitu A, M, L, W_, k, t_0
Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Destinasi Wisata di Pantai Natsepa Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah Lucas P. Molle
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 13, No 1 (2020)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.13.1.102-107

Abstract

This study aims to describe the forms and levels of participation at the planning, implementation, enjoying the results and evaluation of tourism development programs, by describing the process of forming participation and the process of transitioning participation forms from individual level (tourism entrepreneurs) to communities (Tourism Aware Groups), from the level individuals become organizations (Village-Owned Enterprises), as well as from the community level into tourism organizations and the process of organizing individuals, groups and organizations to reach the stage of public power (citizen power) in each stage of development (planning, implementation, enjoying the results and evaluation) at the destination tour of Natsepa Suli Beach, Central Mollucas Regency. This research will use qualitative research methods, to describe community participation in planning, implementing, enjoying the results and evaluating tourism development programs. Data collection techniques in this study used in-depth interviews (in-depth interviews), observation and document study. In addition, the Researcher organized a Focus Group Discussion (FGD) to discuss matters related to tourism development issues as well as related to factors supporting and inhibiting participation. Thus, it is expected that with the participation of the community in the tourism planning process, it can provide an opportunity for the community to express ideas and expectations related to tourism development so that the tourism development program implemented is able to answer the needs of the local community, and it is hoped that the results of this study can be accepted published in the National Journal.
Produksi dan Nilai Jual Ikan Pelagis Dominan di TPI Higienis Pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate Umar Tangke
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 13, No 1 (2020)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.13.1.97-107

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Unit Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate pada bulan Mei  2020, dengan metode observasi dan wawancara langsung dengan penjual ikan di TPI Higienis, nelayan yang mendaratkan ikan dan pihak PPN Ternate. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini analisis deskriptif  dengan penyajian data dalam bentuk grafik, tabel, presentase, frekuensi, diagram, grafik, mean, modus untuk mengkaji jenis ikan, jumlah produksi ikan, nilai jual dan distribusi daerah penangkapan ikan yang dipasarkan pada Unit Tempat Pelelangan Ikan Higienis. Hasil penelitian didapat bahwa jenis ikan pelagis dipasarkan di TPI Higienis PPN Ternate didominasi oleh ikan cakalang, ikan layang, ikan madidihang, ikan tongkol dan ikan kembung, dengan daerah penangkapan ikan yang di daratkan di PPN Ternate adalah daerah Ternate, Tidore, Makian, Kayoa dan Bacan. Jumlah produksi total pada tahun 2018 adalah sebesar 4.605.737 ton dengan nilai jual perjenis ikan pelagis berkisar antara Rp. 10.000-20.000 per kg.
Strategi Pengembangan Usaha Bagan (Lift Net) di Desa Sathean Kecamatan Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara Abu Samad Serang; Yoisye Lopulalan; Hurip Pratomo
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 13, No 1 (2020)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.13.1.108-115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: mengkaji kondisi manajemen usaha bagan, menganalisis penerimaan usaha dan pendapatan nelayan pemilik, menganalisis kelayakan usaha bagan, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usaha bagan, dan merumuskan strategi pengembangan usaha bagan di Desa Sathean, Kecamatan Kei Kecil.  Metode yang digunakan terdiri atas survey descriptive (deskriptif survei)dansurvey explanatory (eksplanasi survei). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa, manajeman usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap bagan yang telah berjalan dengan baik adalah manajemen produksi dan manajemen pemasaran, sedangkan manajemen permodalan masih sulit untuk dijalankan. Pendapatan nelayan pemilik usaha bagan di Desa Sathean, Kecamatan Kei Kecil dengan rata-rata 264 trip adalah Rp 282.120.000,- hingga Rp 815.996.000,- atau rata-rata Rp 355.458.000,- tiap unit usaha. Usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap bagan di DesaSathean layak untuk diusahakan. Faktor-Faktor yang mempengaruhi produksi usaha bagan adalah frekuensi melaut, biaya operasional, waktu/lama melaut, dan umur. Strategi pengembangan usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap bagan di desa Sathean Kecamatan Kei Kecil Kebupaten Maluku tenggara, meliputi: 1). Pengembangan usaha bagan kepada lembaga pemberi kredit untuk menambah modal usaha; 2). Program kebijakan yang diarahkan pada pengembangan teknologi dan jumlah alat tangkap bagan; 3). Pelaksanaan penelitian yang diarahkan pada peningkatan hasil tangkapan usaha, pengelolaan permodalan, ketidak efisiensi penggunaan biaya opersional dan waktu melaut serta pengembangan pemasaran hasil tangkapan bagan; dan 4) Peningkatan fungsi manajemen produksi, yakni mengefisiensikan penggunaan biaya operasional dan waktu melaut, dan manajemen pemasaran.
Analisis pengembangan tanaman hutan komersil berbasis kesesuaian lahan di Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan Ahmad Sabir; Rochmady Rochmady
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 13, No 1 (2020)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.13.1.91-101

Abstract

Penelitian dilakukan di Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian bertujuan untuk menentukan tingkat kesesuaian lahan aktual dan potensial untuk pengembangan vegetasi hutan di kecamatan Tinanggea kabupaten Konawe Selatan, dan untuk menentukan rekomendasi untuk perencanaan penggunaan lahan dan strategi untuk mengembangkan vegetasi hutan di kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian dilakukan dari Juli hingga Desember 2016. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data demografi sekunder dikumpulkan dari BPS Tinanggea dan lembaga terkait, serta dari laporan sebelumnya yang relevan dengan penelitian ini. Data primer dikumpulkan dari survei tanah di lapangan, analisis laboratorium, analisis kesesuaian lahan, dan arah penggunaan lahan. Kelas terbaik dari kesesuaian lahan aktual untuk pengembangan tanaman hutan termasuk teak dan akasia, dan sengon. Kelas potensial lahan terbaik yang cocok untuk pengembangan tanaman hutan adalah jati dan sengon. Arahan untuk pengembangan tanaman hutan adalah: SPL 1, 2, 3, 4, 5, 6, 10, 12, 20, 21, 22, 23, 25, 26, dan 27 (sengon), SPL 7, 8, 9, 11, 16, 17, 18, 19, 24, 28, 29, 30, 31 (jati) dan 13, 14, 15 (sengon, jati). Strategi pengembangan tanaman hutan di Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan dapat dilakukan dengan meningkatkan kemandirian petani, pengembangan kemitraan, pengembangan kelompok tani, peningkatan keterampilan sumber daya manusia, demplot yang lebih intensif, dan peningkatan pemanfaatan teknologi melalui pengembangan dan perluasan.
Food Safety and Quality Flying Grilled Fish of Produced in Dermasandi Village Tegal Fatahuddin Fatahuddin; Aef Permadi; Hari Eko Irianto
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 13, No 2 (2020)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.13.2.%p

Abstract

Food safety and product quality are very important things applied in the processing of fishery products. This study aims to determine the food safety and quality of flying fish products produced by the village of Dermasandi. Flying fish is a traditional processed product that is very popular with the community because it has a distinctive texture and aroma. The sample of flying grilled fish was tested in the laboratory of the Regional Technical Implementation Unit for Testing and Application of Quality of Fishery Products in Cirebon. The results obtained are sensory test parameters with results 8 - 8.17, moisture content with results 67.51% - 68.11%, fat content with results 0.45% - 1.41%, Total Plate Count (TPC) with a yield of  110,000 – 120,000 kol/g, and Escherichia coli with a yield of ˂ 3 APM/g
Hubungan panjang-bobot dan faktor kondisi ikan baronang (Siganus guttatus, Bloch 1787) di Perairan Sei Carang Kota Tanjungpinang, Indonesia Yuri Indriyani; Susiana Susiana; Rochmady Rochmady
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 13, No 2 (2020)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.13.2.327-333

Abstract

Sei Carang waters are baronang fish habitat (Siganus guttatus). The research was to determine the length-weight correlationship and condition factors of baronang fish (S. guttatus) in Sei  Carang. Sampling of baronang fish (S. guttatus) in two months (September-Oktober 2019) is taken once a week based on fishing activities and water conditions. Length-weight correlationship of female and male baronang fish (S. guttatus) were W = 2,0895E-05L2,9575 and W = 1,30073E-05L3,0424 respectively, based on this value show that female and male baronang fish (S. guttatus) in Sei Carang have isometric growth patterns (b = 3). Condition factors of female and male baronang fish (S. guttatus) were 1,735 and 1,633 respectively.
Study of the Behavior of Fish Caught with Sero Through Echofishfinder Observation in the Waters of the Tallo River Makassar Ibnu Malkan Hasbi; Jumrawati Jumrawati; Husni Angraeni
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 13, No 2 (2020)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.13.2.464-469

Abstract

The study of fish behavior with echofishfinder observations was carried out to determine the composition of the catch, economic size of the catch and oceanographic parameters of the behavior of fish caught through echofishfiner observations in the Tallo river. This research was carried out in July-October 2020 at five fishing gear points. sero. The research method used is an experimental method which aims to investigate the possibility of a causal relationship by controlling and controlling. Data collection is obtained from the catch of sero fishing gear from fishermen then the catch is separated based on 3 types of catch, namely main, secondary and waste. Research results show that. The data analysis used in this study is the composition of the economic catch and the Tss test for oceanographic parameters. The results showed that the movement of fish was dominated by small fish groups that came schooling and alone (Solitary). The main types of catch are baronang fish (Siagnus Sp), bycatch, namely tembang fish (sardinella), and puffer fish (Diodotinidae). The measured oceanographic parameters were temperature, current velocity, and chlorophyll-a from several parameters that were closest to the total main catch, namely the chlorophyll a parameter.
Proximate Characteristics of Smoked Salted Mackarel Fish Products Vanessa Natalie Jane Lekahena
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 13, No 2 (2020)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.13.2.248-252

Abstract

Salting and smoking fish is a traditional processing method that aims to preserve by adding salt, smoke and heat to the processed product, because it can reduce the moisture content of processed products that inhibit microbial growth so that it has a long shelf life with distinctive taste and aroma. This study aims to determine the proximate characteristics of smoked salted mackerel fish processed using different concentrations of salt solution, while the benefits can be used as input for the development of home industries and fisheries processing farmers in North Maluku. The results of this study stated that the increase the concentration of salt solution used for the process of immersion of fish before the drying and smoking processes affect the proximate characteristics of salted smoked  mackerel fish with moisture content value of 16.1099-22.7264%; ash 15.4686-18.9986%; fat 7.0559-9.6603%; and protein 47.3287-49.6388%, and carbohydrates 0.7752-15.4068%.
Evaluasi dan Pengembangan Disain Kapal Pole and Line di Pelabuhan Dufa-Dufa Provinsi Maluku Utara Umar Tangke
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 2, No 1 (2009)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.2.1.1-9

Abstract

????????????????????????????????????