cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 355 Documents
Pengembangan Modul Pembelajaran Pecahan Sederhana Kelas III SD dengan Pendekatan Contextual Teaching & Learning (CTL) Dyah Tri Wahyuningtyas; Ester Pratama
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3 No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, April 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n1.p34-37

Abstract

 Modul pembelajaran yang dibuat oleh guru memiliki manfaat dalam perkembangan prestasi siswa. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menghasilkan suatu modul pembelajaran materi pecahan sederhana yang valid, efektif, dan praktis dengan mengembangkan tujuh unsur pada pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model penelitian pengembangan menggunakan model 4-D. Tahap penelitian dilakukan dalam empat tahap, yaitu: (1) Tahap pendefinisian (define); (2) tahap perancangan (design); (3) tahap pengembangan (develop); dan tahap penyebaran (disseminate). Berdasarkan pada tahap pengembangan melalui validasi, diperoleh bahwa modul yang dikembangkan valid dengan ketercapaian validasi modul 96,73% dan ketercapaian validasi materi 76,46%. Kepraktisan modul diperoleh dari ketercapaian persentase aktivitas guru selama dua pertemuan mencapai 82% dan 91,42%. Keefektifan modul diperoleh dari hasil persentase aktivitas siswa selama pertemuan pertama dan kedua mencapai 85,14% dan 90,85%, persentase respon positif siswa terhadap modul pembelajaran mencapai 95,66%, dan rata-rata hasil belajar yang diperoleh oleh siswa mencapai nilai 88. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka modul pembelajaran matematika layak digunakan di lapangan. AbstractThis research generally had purpose to produce a modest fraction of material learning module are valid, effective, and practical by developing the seven elements of the approach Contextual Teaching and Learning (CTL). The research development model used a 4-D model. The study was conducted in four steps: (1) definition step; (2) design step; (3) development step; and (4) the disseminate step. Based on the development step through validation, it is found that the module developed is valid with 96,73% validation module achievement and material validation achievement 76,46%. Module practicality is obtained from the percentage of teacher activity during two meetings reached 82% and 91,42%. The effectiveness of module obtained from the result of the percentage of student activity during the first and second meeting reached 85,14% and 90,85%, the percentage of students positive responses to the learning module reached 95,66%, and the average learning outcomes obtained by students reached 88. Based on the result of the research, it can be concluded that the mathematic learning module is suitable for use in the class.
Pengembangan Bahan Ajar Modul Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) Kelas IV Tema 3 Subtema 1 Prihatin Sulistyowati; Novita Martika Putri
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3 No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, April 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n1.p1-6

Abstract

Proses pembelajaran pada Kurikulum 13 memerlukan komponen pendukung berupa bahan ajar. Bahan ajar yang praktis dapat berupa modul. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan produk berupa bahan ajar modul berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada kelas IV Tema 3 Subtema 1. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan berdasarkan Model 4D yang dimodifikasi oleh peneliti dari 4 langkah menjadi 3 langkah penelitian. Validasi oleh tim pakar, validasi oleh peer reviewer,Uji coba lapangan terbatas terhadap 10 siswa SDN Bandungrejosari 2 Kota Malang, lembar observasi pengamatan aktivitas guru dan siswa. Efektifitas modul dari hasil belajar siswa berupa soal tes. Aspek kelayakan isi, penyajian, kebahasaan dan penilaian kontekstual masing-masing sebesar 92,71%, 91,5%, 93,06%, dan 92% yang berarti œSangat Layak. Validasi yang dilakukan oleh guru kelas IV SD dengan presentase 93,75% yang berarti œValid. Diharapkan penelitian selanjutnya dapat mengembangkan produk ini dengan melakukan uji coba kelompok besar dan produk dapat disebar luaskan.AbstractThe learning process on Curriculum 13 requires supporting components in the form of teaching materials. Practical teaching materials can be modules. The purpose of this research is to develop the product in the form of teaching materials of module based on Contextual Teaching and Learning (CTL) in Grade IV of Theme 3 Subtema 1. This type of research is a research development based on 4D model modified by researchers from 4 steps into 3 research steps. Validation by expert team, validation by peer reviewer, Field trial limited to 10 students of SDN Bandungrejosari 2 Malang, observation observation sheet of teacher and student activity. Effectiveness module is taken from student learning result in the form of test question. The results of the assessment of the appropriateness of content, presentation, compliance and contextual valuation were 92.71%, 91.5%, 93.06%, and 92%, respectively, meaning "Very Eligible". The results of the assessment of the validation conducted by fourth grade elementary school teachers with a percentage of 93.75% which means "Valid". It is expected that further research can further develop this product by conducting large group trials and products can be disseminated.
RETRACTION: Peningkatan Critical Thinking dan Collaborative Skill Matematika melalui Model Group Investigation Berbantuan Magic Ball Keke Citra Wahyu Avisca; Mawardi Mawardi; Suhandi Astuti
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3 No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n2.p97-103

Abstract

Penarikan artikel pada Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Volume 3, Nomor 2, September 2018 dengan judul"Peningkatan Critical Thinking dan Collaborative Skill Matematika melalui Model Group Investigation Berbantuan Magic Ball"Penulis: Keke Citra Wahyu Avisca, Mawardi Mawardi, Suhandi AstutiDOI: 10.26740/jp.v3n2.p97-103dilakukan berdasarkan permintaan dari penulis dan pertimbangan dari tim redaksi Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) mengingat telah terjadi double submission
Pentingnya Pengembangan Geography Virtual Laboratory (Geo V-Lab) sebagai Media Pembelajaran Litosfer Pradika Adi Wijayanto; Muhammad Fatkhur Rizal; Elok Ayu Khumaerok Ertika Subekti; Tiara Annisa Novianti
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3 No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n2.p119-125

Abstract

Laboratorium geografi sangat dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran di Sekolah Menengah Atas (SMA). Keberadaan laboratorium geografi rill dan alami mampu menunjang proses pembelajaran geografi pada materi litosfer menjadi aktif, efektif, serta menyenangkan. Pengadaan laboratorium geografi di SMA memiliki kendala terkait biaya, peningkatan kompetensi profesional pendidik dalam memanajemen laboratorium, serta kurangnya partisipasi dari berbagai pihak. Kendala  tersebut dapat diminimalisir dengan mengembangkan geography virtual laboratory yang berguna untuk mengatasi keterbatasan dalam penyediaan laboratorium geografi rill dan alam. Kajian ini membahas pentingnya pengembangan geography virtual laboratory (GEO V-LAB) yang bermanfaat sebagai media pembelajaran materi litosfer yang praktis, efektif meningkatkan pemahaman konstekstual  siswa, menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter, menghemat waktu dan biaya. Memenuhi  hal tersebut maka pengembangannya diharapkan menjadi solusi alternatif pihak Sekolah.AbstractGeography laboratory is needed in the learning activities at Senior High School (SMA). The existence of a laboratory of natural and natural geography able to support the process of geography learning on lithosphere material to be active, effective, and fun. The procurement of geography laboratories in SMA has cost related constraints, increased professional competence of educators in laboratory management, and lack of participation from various parties. These constraints can be minimized by developing a virtual laboratory geography that is useful to overcome the limitations in the provision of laboratory geography of nature and nature. This study discusses the importance of the development of virtual laboratory geography (GEO V-LAB) which is useful as a learning media of practical lithosphere materials, effectively improving students' contextual understanding, instilling character education values, saving time and cost, Fulfilling it is expected to be the solution school alternative.
Pengaruh Implementasi Model Pembelajaran Role Playing dengan Media Film terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik dalam Pelajaran Sejarah Materi Perang Palembang Kelas X di SMA Srijaya Negara Palembang Orchidta Ikhwani Oktivianto; Hudaidah Hudaidah; Alian Alian
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3 No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n2.p113-118

Abstract

Penelitian ini berjudul œPengaruh Implementasi Model Pembelajaran Role Playing dengan Media Film Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik dalam Pelajaran Sejarah Materi Perang Palembang Kelas X di SMA Srijaya Negara Palembang. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu apakah terdapat pengaruh implementasi model pembelajaran Role Playing dengan media film terhadap motivasi belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran Role Playing dengan media film terhadap motivasi belajar peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Penelitian ini menggunakan bentuk Quasi Experimental Design. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 1 Maret 2018 sampai dengan 17 Maret 2018 selama tiga kali pertemuan. Penelitian ini menggunakan satu kelas yaitu kelas X MIA 2 sebagai kelas eksperimen.  Populasi  dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X di SMA Srijaya Negara Palembang. Penentuan sampel penelitian menggunakan teknik Random Sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket.  Statistik yang digunakan untuk membuktikan hipotesis analisis adalah uji regresi sederhana dengan taraf nyata 0,05. Berdasarkan uji hipotesis analisis didapatkan nilai Fhitung ≤ Ftabel, atau 0,64 ≤ 4,20. jika nilai Fhitung Ftabel maka tolak Ha.  Karena Flinier hitung lebih kecil dibandingkan dengan Ftabel, maka tolak Ha dan terima H0, artinya tidak terdapat pengaruh implementasi model pembelajaran Role Playing dengan media film terhadap motivasi belajar peserta didik dalam pelajaran sejarah materi Perang Palembang kelas X di SMA Srijaya Negara Palembang.
Korelasi Pemahaman Keteknikan dan Kebermaknaan Praktikum dengan Literasi Keguruan Teknik Mahasiswa PTE UM Miftahul Huda; Setiadi Cahyono Putro; Dwi Prihanto
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3 No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n2.p104-112

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui hubungan secara simultan antara pemahaman keteknikan (X1)dan kebermaknaan praktikum (X2) dengan literasi keguruan teknik (Y). Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif korelasional yang bersifat ex post facto. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa S1 PTE FT UM angkatan 2014 sejumlah 113 mahasiswa. Data tingkat pemahaman keteknikan adalah daftar nilai akhir (data sekunder), sedangkan data tingkat kebermaknaan praktikum diungkap dengan angket yang reliabilitasnya 0,728 (alpha cronbachs) dan data literasi keguruan teknik juga diungkap dengan angket yang reliabilitasnya 0,935 (alpha cronbachs). Analisis yang digunakan yaitu analisis regresi ganda. Dari uji hipotesis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan secara simultan antara tingkat pemahaman keteknikan dan tingkat kebermaknaan praktikum dengan literasi keguruan teknik. AbstractThe aims of this study is to know the correlation simultaneously between the understanding of engineering (X1) and the practical significance (X2) with engineering teacher training literacy (Y). This study uses descriptive correlation study design which is ex post facto. Subject in this study is S1 students of PTE FT UM 2014 generation with number of 113 students. The data of engineering understanding is the list of final score (secondary data), while the data of practicum significance is revealed with the questionnaire which reliability 0,728 (alpha Cronbach) and engineering literacy data is also revealed with questionnaire which reliability 0,935 (alpha Cronbach). The analysis used is multiple regression analysis. From the hypothesis test that has been done can be concluded that there is a positive and significant correlation simultaneously between the understanding of engineering and the practical significance with engineering teacher training literacy.
Pengembangan Bahan Ajar Cetak dengan Model Discovery Learning untuk Mata Pelajaran Komputer dan Jaringan Dasar Kelas X Ria Devita Meidy; Syaad Patmanthara; M. Zainal Arifin
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3 No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n2.p126-133

Abstract

Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini diadaptasi dari langkah-langkah penelitian dan pengembangan (RnD) dengan melakukan sedikit modifikasi. Seluruh proses pengembangan terbagi dalam 10 langkah yakni : (1) masalah dan potensi, (2) pengumpulan data, (3) pengembangan produk, (4) validasi ahli materi dan ahli media, (5) revisi produk, (6) uji kelompok kecil, (7) revisi produk, (8) Uji coba kelompok besar, (9) revisi produk, (10) produksi Produk.Hasil penelitian dan pengembangan Buku Ajar Cetak Komputer dan Jaringan Dasar dengan model Discovery Learning yang telah dikembangkan dan divalidasi oleh beberapa ahli yaitu: (1) ahli materi diperoleh 94,1%, (2) ahli media diperoleh 93,54%, (3) uji coba kelompok kecil diperoleh 80,4%, (4) uji coba kelompok besar diperoleh 91,96%, dan rata-rata keseluruhan diperoleh 90,79%.  Berdasarkan hasil validasi tersebut dapat dikatakan bahwa Bahan Ajar Cetak Komputer dan Jaringan Dasar Layak digunakan pada proses pembelajaran di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, khususnya pada mata pelajaran Komputer dan Jaringan Dasar kelas X program keahlian TKJ.AbstractThe development method used in this research and development steps adapted from research and development (RnD) that doing a little modification. The entire development process is divided into 10 steps: (1) problems and potential, (2) data collection, (3) product development, (4) expert validation material and media expert, product revision (5), (6) small group testing, product revision (7), (8) trial, a large group (9) revision of the product, (10) the production of the product.The results of the research and development of the print Textbook of the teaching computer and Basic Network Discovery Learning with a model that has been developed and validated by some experts, namely: (1) expert material retrieved 94.1%, (2) media experts gained 93.54%, (3) test group 80.4%, obtained a small (4) large groups of trials retrieved 91.96%, and overall average gained 90.79%. Based on the results of the validation can be said that the Printed of learning materials of the computer and basic network is feasibility to be used in the learning process in SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, particularly on the subjects of computer and Basic network class X  programs vocational skills on Computer Engineering and Networks (TKJ). 
Profil Miskonsepsi Siswa Kelas X di Sebuah SMA Swasta di Karanganyar As Syaffa Al Liina; Dewi Ekaputri Pitorini; Safina Salma; Salis Khoirun Nisa; Baskoro Adi Prayitno
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3 No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n2.p68-73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil miskonsepsi siswa kelas X di sebuah SMA Swasta di Karanganyar pada materi fotosintesis dan respirasi tumbuhan. Penelitian ini menggunakan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMA kelas X MIA. Teknik sampling menggunakan purposive random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 25 siswa. Miskonsepsi diukur menggunakan tes pilihan ganda Science & Plant For School yang disertai Certainty of Response Index (CRI) pada konsep fotosintesis dan respirasi tumbuhan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa persentase siswa yang mengalami miskonsepsi pada konsep Fotosintesis dan Respirasi Tumbuhan sebesar 41,6%, siswa yang tahu konsep sebesar 38% dan siswa yang tidak tahu konsep sebesar 20,4%. AbstractThis study aims to determine the profile misconception of class X students in a private high school in Karanganyar of photosynthesis and plant respiration material. This study used survey meta-analysis. The study population is all high school students of X class MIA. The sampling technique uses purposive random sampling with the number of samples as much as 25Student. Misconceptions measured were measured using the Science & Plant For School multiple-choice test accompanied by the Certainty of Response Index (CRI) on the concept of photosynthesis and plant respiration. Data analysis used quantitative descriptive analysis. The results showed that the percentage of students who experienced misconceptions on the concept of photosynthesis and plant respiration 41.6%, students who know the concept of 38% and students who do not know the concept of 20.4%.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Terpadu Model Sequenced Tema Berbagai Pekerjaan Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Inggar Drasnitya Vidianto; Yatim Riyanto; Nasution Nasution
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3 No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n2.p92-96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran terpadu model sequenced pada tema berbagai pekerjaan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV di SDN Tambak Sumur Kecamatan Waru. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu tahap persiapan yang bertujuan mengembangkan perangkat dengan mengikuti rancangan 4-D model dari Thiagarajan (1974) yang dimodifikasi menjadi 3-D dilanjutkan dengan tahap pelaksanaan pembelajaran di kelas dengan menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Data hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: hasil validasi perangkat pembelajaran berkatogori baik dan dapat digunakan dengan revisi. Tingkat kesulitan BAS sangat rendah dan mudah dipahami. Tingkat keterbacaan BAS sangat tinggi dan mudah dipahami. Skor keterlaksanaan pembelajaran sebesar 3,34 yang berkategori baik. Frekuensi aktivitas siswa yang menonjol adalah mendengarkan atau memperhatikan penjelasan guru sebesar 26,37%. Persentase respon siswa terhadap model pembelajaran sebesar 94,6%. Skor ketuntasan belajar siswa dari Tes Hasil Belajar (THB) uji coba I soal pretest adalah 66,5 (20%), pada posttest 88 (90%). Uji coba II soal pretest adalah 57,1 (17%), pada posttest 81,5 (92%). Kendala dalam kegiatan pembelajaran adalah media yang dimiliki sekolah sangat sedikit dan pada awal pertemuan ada beberapa siswa yang masih pasif, namun pada pertemuan berikutnya sudah tidak nampak. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran terpadu model sequenced untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dapat dikembangkan dan mempunyai kualitas yang baik, namun masih memerlukan penyesuaian dengan situasi dan kondisi di sekolah.                                                                                                                                AbstractResearch aim to develop an integrated learning device type sequenced in a sub-theme œvarious job to train the critical of student thinking skill of grade 4 in SDN Tambak Sumur Waru. This research is carried out in two stages, namely preparation stage that aims is to develop an equipment to follow the design of 4D models from Thiagarajan (1974) that was modified to 3D continued with the lesson in class with using the draft one group pretest-posttest design. Result of research data is as follows: result of the validation BAS has good category and can be used by revision. Level of difficulty students textbook is very low and easy to understand. High legibility student textbook is very high and it is easy to understand. The score completed learning is 3,34 were categorized as well. The major frequency of dominant students activities are listening or implementing of the teacher explanation is 26,37%. The percentage of students response to learning model is 94,6%. The score completed score of the learning result test (THB) trial I about pretest is 66,5 (20%) in posttest 88 (90%). Trial II, pretest is 57,1 (17%), in posttest 81,5 (92%). The problems of learning activities are a lack of in media school and at the beginning of the meetings, there are a number of students who are passive but do not come in the next meeting. Based on the analysis data result, it can be concluded that integrated learning device type sequenced to train critical of thinking skills can be developed and have a good quality, but still needs adjustment to the situation and conditions in schools. 
Hubungan Pengetahuan Pedagogik Mahasiswa dan Keteladanan Guru Saat Kajian Praktik Lapangan dengan Persepsi Berkarir Sebagai Guru Bagi Mahasiswa Prodi S1 PTI UM Fitriyah Fitriyah; Setiadi Cahyono Putro; Triyanna Widiyaningtyas
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3 No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n2.p74-79

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengungkap hubungan antara pengetahuan pedagogik mahasiswa (X1), keteladanan guru saat Kajian Praktik Lapangan (KPL) (X2) dengan persepsi berkarir  sebagai guru (Y). Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Prodi S1 PTI FT UM angkatan 2014 yang telah menempuh matakuliah kependidikan dan melaksanakan KPL sejumlah 130 responden. Teknik pengumpulan data variabel X2 dan Y pada penelitian menggunakan angket dan variabel X1 menggunakan dokumentasi Data Nilai Akhir (DNA). Hasil data angket yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas yang didapatkan dari skor nilai angket yang diisi oleh responden. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasional parsial dan regresi linier. Dari hasil penelitian didapat persamaan regresi Y = -1,010 + 0,565 X1 + 1,174 X2  dengan signifikan sebesar 0,000 yang artinya ada hubungan positif dan signifikan antara X1, X2 dengan Y secara simultan.The purpose of this research was to reveal the significance of the relationship between studendt knowledge of pedagogic (X1) and teachers exemplary when field practice review (X2), with perception of career as a teacher (Y). This research uses descriptive correlational research design. The sampel of this research is student of S1 PTI FT UM 2014 who has pursued pedagogic knowledge courses and conducts field practice studies a number of 130 respondents. In conducting this research the writer collects the data variable X2 and Y by using the questionnaries and variable X1 by using documentation of DNA. The result of the data that have tasted the validity and reliability which is obtained from the questionnaire scores filled by the respondents. Data analysis technique uses partial correlation analysis and liniar regression. From the research result are obtained the regression equation Y = -1,010 + 0,565 X1 + 1,174 X2 with a significance of 0,000 which means there is a positive and significant relationship between X1, X2, with Y simultaneously.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11, Nomor 1, Januari 2026 Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10, Nomor 2, September 2025 Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 (2025): Volume 10, Nomor 1, April 2025 Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9, Nomor 2, September 2024 Vol 9 No 1 (2024): Vol. 9 No. 1 (2024): Volume 9, Nomor 1, April 2024 Vol 8 No 1 (2023): Vol. 8 No. 1 (2023): Volume 8, Nomor 1, April 2023 Vol 8 No 2 (2023): September 2023 Vol 7 No 2 (2022): Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 7, Nomor 2, September 2022 Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No. 1 (2022): Volume 7, Nomor 1, April 2022 Vol 6 No 2 (2021): Vol. 6 No. 2 (2021): Volume 6, Nomor 2, September 2021 Vol 6 No 1 (2021): Vol. 6 No. 1 (2021): Volume 6, Nomor 1, April 2021 Vol 5 No 2 (2020): VOLUME 5, NOMOR 2, September 2020 Vol 5 No 1 (2020): Volume 5, Nomor 1, April 2020 Vol 5, No 1 (2020): Volume 5, Nomor 1, April 2020 Vol 5, No 2 (2020) Vol 4, No 2 (2019): Volume 4, Nomor 2, September 2019 Vol 4 No 2 (2019): Volume 4, Nomor 2, September 2019 Vol 4, No 1 (2019): Volume 4, Nomer 1, April 2019 Vol 4 No 1 (2019): Volume 4, Nomer 1, April 2019 Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018 Vol 3 No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018 Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018 Vol 3, No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, April 2018 Vol 3 No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, April 2018 Vol 3, No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, April 2018 Vol 2, No 2 (2017): Volume 2, Nomor 2, September 2017 Vol 2 No 2 (2017): Volume 2, Nomor 2, September 2017 Vol 2, No 2 (2017): Volume 2, Nomor 2, September 2017 Vol 2, No 1 (2017): Volume 2, Nomor 1, April 2017 Vol 2 No 1 (2017): Volume 2, Nomor 1, April 2017 Vol 2, No 1 (2017): Volume 2, Nomor 1, April 2017 Vol 1, No 2 (2016): Volume 1, Nomor 2, September 2016 Vol 1, No 2 (2016): Volume 1, Nomor 2, September 2016 Vol 1 No 2 (2016): Volume 1, Nomor 2, September 2016 Vol 1, No 1 (2016): Volume 1, Nomor 1, April 2016 Vol 1, No 1 (2016): Volume 1, Nomor 1, April 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1, Nomor 1, April 2016 More Issue