cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Warta Ardhia : Jurnal Perhubungan Udara
ISSN : 02159066     EISSN : 25284045     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Warta Ardhia is an Air Transport Journal containing research, review related to evaluation policy and technological development with the scope of air transport, airport, aircraft, flight navigation, aviation human resources, flight safety and security. Warta Ardhia is managed by Civil Aviation Research and Development Center of Ministry of Transportation of The Republic Indonesia and published 2 (two) times a year, June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 46, No 1 (2020)" : 6 Documents clear
THE INFLUENCE OF ORGANIZATIONAL CULTURE, JOB SATISFACTION, AND PROFESSIONAL COMMITMENT ON INNOVATIVE BEHAVIOR OF FLIGHT INSTRUCTORS AT THE CIVIL FLIGHT SCHOOL IN INDONESIA Afen Sena
WARTA ARDHIA Vol 46, No 1 (2020)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/wa.v46i1.374.1-17

Abstract

Abstract—In a dynamic and rapidly changing environment, innovation is the crucial factor for organizational success. Innovations that are needed primarily are innovations at the individual level or innovative behavior, which is a source of innovation at the organization level. This study aims to investigate the factors that influence the flight instructor's innovative behavior at flight schools in Indonesia, mainly based on organizational culture, job satisfaction, and professional commitment. The study used a quantitative approach with a survey method with a sample of 98 flight instructors taken through simple random sampling. Data collection is using a questionnaire with a five-point Likert scale and data analysis using path analysis. The findings in the study indicate that organizational culture, job satisfaction, and professional commitment have a positive direct effect on innovative behavior. Organizational culture is also indicating to have a positive direct effect on job satisfaction and professional commitment. Other findings show that job satisfaction does not directly effect on professional commitment. Based on the results of this study, the factors of organizational culture, job satisfaction, and professional commitment must be positioned as a strategic factor in the process of organizational management at flight schools in order to obtain sufficient attention. These three factors must also be continuously improved to strengthen innovative behavior among flight instructors.
Analisa Kesepakatan ASEAN Open Skies Terhadap Lalu Lintas Penumpang dan Pesawat di Asia Tenggara Benny Lala Sembiring
WARTA ARDHIA Vol 46, No 1 (2020)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/wa.v46i1.390.18-25

Abstract

Sektor transportasi udara merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kegiatan perekonomian di suatu negara. untuk mencapai hal tersebut negara-negara yang tergabung di dalam ASEAN (Association of South East Asian Nation) sepakat untuk menjalankan kebijakan liberalisasi transportasi udara atau lebih dikenal dengan ASEAN Single Aviation Market (ASAM) atau ASEAN Open Skies. Tujuan dari kebijakan tersebut adalah meliberalisasi akses pasar dengan mengendurkan hambatan kebebasan transportasi udara (freedom of air) yang ke-3, ke-4 dan ke-5 antar negara-negara anggota ASEAN. Studi ini secara spesifik bertujuan untuk menghitung akibat dari kesepakatan ASEAN Single Aviation Market terhadap volume penumpang internasional dan maskapai penerbangan (low-cost carrier/LCC dan full-service carrier/FSC). Studi ini menggunakan data lalu lintas penumpang dan pesawat yang diperoleh dari OAG (official airline guide) yaitu data lalu lintas udara dengan rute kedatangan dan keberangkatan 30 bandara utama internasional di Asia Timur dan Asia Tenggara, pada periode waktu tahun 2010, 2015 dan 2017). Metode penelitian yang digunakan pada studi ini menggunakan DID (Difference in Differences) fixed effects, dengan jumlah observasi sebanyak 232,437 OD city pair (Origin-destination city pair). Hasil dari studi menunjukkan bahwa kesepakatan ASEAN Open Skies berdampak positif terhadap lalu lintas penumpang dan pesawat, yaitu total penumpang internasional, penumpang LCC, maskapai LCC, dan maskapai FSC pada rute antar-kota di Asia Tenggara, baik rute kedatangan maupun keberangkatan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menambah literatur yang terkait dengan industri penerbangan khususnya tentang liberalisasi transportasi udara.
Percepatan Implementasi Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha Untuk Pengembangan Infrastruktur Bandar Udara di Indonesia Yati NURHAYATI Nurhayati; DEDES KUSUMAWATI KUSUMAWATI KUSUMAWATI; ENY YULIAWATI YULIAWATI YULIAWATI
WARTA ARDHIA Vol 46, No 1 (2020)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/wa.v46i1.359.26-38

Abstract

Minimnya dana yang dimiliki oleh pemerintah dalam membangun infrastruktur transportasi, khususnya transportasi udara menghambat pengembangan dan perbaikan layanan dibidang transportasi udara yang harus diberikan kepada masyarakat. Salah satu layanan vital bagi masyarakat adalah bandar udara. Bandar udara merupakan aset pemerintah yang harus dikelola terus menerus dan merupakan komponen produktif penting dari seluruh perekonomian. Keterbatasan pendanaan yang dimiliki oleh pemerintah dalam pengembangan pada 301 bandar udara yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, memungkinkan terjalinnya pihak badan usaha dalam pengembangan bandara-bandara tersebut melalui Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (Public Private Partnership). Untuk mendapatkan gambaran mengenai negara yang sudah banyak melibatkan keuangan swasta dalam pengembangan, pengoperasian maupaun pemeliharaan sektor publik khususnya bandar udara, dilakukan benchmarking ke negara yang sudah sukses, yaitu negara Jepang. Beberapa hal yang dapat dijadikan sebagai key success factors dan pembelajaran dalam pengelolaan bandara di Jepang antara lain sinergi dengan pemerintah lokal untuk mengoptimalkan industri pariwisata, kreativitas dalam menciptakan pendapatan non-aero, concern dalam penyediaan aksesibilitas bandara, perencanaan kawasan bandara yang komperhensif dan mitigasi risiko yang matang, dan integrasi opersional terhadap semua lini usaha layanan bandara sehingga meningkatkan efisiensi waktu pelayanan dan efisiensi biaya. Kata kunci: Kerjasama Pemerintah Badan Usaha, Bandar Udara, Benchmarking, Key ssucces Factors
Manajemen Stres Pemandu Lalu Lintas Udara (Air Traffic Controller) Studi Kasus: MATSC-Makassar Muhammad Saleh Lalu; Syamsiar Russeng; Andi Wahyuni; Indra Ibnu Fajarwati; Iva Hardi Yanti; Mahfuddin Yusbud
WARTA ARDHIA Vol 46, No 1 (2020)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/wa.v46i1.376.39-46

Abstract

Faktor keselamatan merupakan prioritas utama dalam penerbangan, tidak ada toleransi ataupun kompromi. Peningkatan keselamatan penerbangan di bandara khususnya pada ATC memegang peranan penting. Kesehatan dan keselamatan kerja dari seorang ATC harus diperhatikan agar konsentrasi dalam mengontrol pesawat tetap optimal dan tidak memberikan risiko bagi pelayanan navigasi yang aman dan selamat kepada pilot. Pemahaman karyawan ATC terkait stres menjadi upaya mengenali diri dan beban mental yang dihadapi sehingga dapat mengambil langkah-langkah coping yang tepat untuk mengatasi stres akibat pekerjaan, dan menjadi sumbangsih bernilai untuk meminimalisir risiko human error. Kajian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pelatihan manajemen stres terhadap 21 karyawan ATC dengan membandingkan tingkat pemahaman terkait stres sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan. Hasil uji Wilcoxon signed rank test menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan antara sebelum dan sesudah mendapatkan pelatihan, 38,1% karyawan ATC memiliki pemahaman kurang, dan setelah dilakukan pelatihan terjadi peningkatan pemahaman tentang stres, meskipun masih terdapat 9,5% yang memiliki pengetahuan kurang. Kondisi mental yang kuat dari gangguan stres dapat berpengaruh positif terhadap performance karyawan ATC, karena itu perlu diberikan pelatihan manajemen stres untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya mengenali tanda-tanda stres. Managemen Stres merupakan upaya seseorang ATC mengenali diri dan beban mental yang dihadapi sehingga dapat mengambil langkah-langkah coping yang tepat untuk mengatasi masalah stres akibat pekerjaanya. Manajemen stres juga akan mampu menghindari ATC dari rasa boring dan burnout.
ANALISIS KEBIJAKAN PEMERINTAH TERKAIT PENGATURAN HARGA TIKET PESAWAT DI INDONESIA Mailinda Eka Yuniza; muhammad Jibril; Aicha Grade Rebecca
WARTA ARDHIA Vol 46, No 1 (2020)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/wa.v46i1.354.47-59

Abstract

Deregulation made by Government Regulation No. 40 of 1995 has intensified the competition in the aviation industry. As time passes by, many airlines implement the Low-Cost Carrier (LCC) concept. The negative effect of these LCC is that aviation companies compete to lower their prices, thus neglecting the safety factor. This research method employed in this research is normative research, whereas the material used is secondary data. The result of this research indicates that airplane ticket prices, especially economy class, are regulated in Ministry of Transportation Decree Number KM 106 of 2019 about The Upper Limit Tariff for Passengers in Economy Class Services for Scheduled Domestic Commercial Air Transport. On the other hand, this ministerial decree has not been able to solve the issues that arise in our society. Authors think that airplane ticket price as one of the essential production branches for the country needs to regulated thoroughly in order to achieve the greatest prosperity of the people in accordance with Article 33 of the 1945 Constitution.
Pengaruh Pelayanan dan Fasilitas Digital Terhadap Kepuasan Penumpang di Bandara Internasional Kualanamu Ok Yoga Syah Putra; Sarinah Sihombing; Chaidir Tasran
WARTA ARDHIA Vol 46, No 1 (2020)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/wa.v46i1.383.60-70

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari pelayanan dan fasilitas digital terhadap kepuasan penumpang di Bandara Internasional Kualanamu, Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 sampel penumpang keberangkatan domestik Bandara Internasional Kualanamu. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan yang sangat kuat antara pelayanan dan fasilitas digital terhadap kepuasan penumpang. Nilai dari kontribusi variabel pelayanan dan fasilitas digital sebesar 77,1% mempengaruhi kepuasan penumpang di Bandara Internasional Kualanamu, Medan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6