cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Warta Ardhia : Jurnal Perhubungan Udara
ISSN : 02159066     EISSN : 25284045     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Warta Ardhia is an Air Transport Journal containing research, review related to evaluation policy and technological development with the scope of air transport, airport, aircraft, flight navigation, aviation human resources, flight safety and security. Warta Ardhia is managed by Civil Aviation Research and Development Center of Ministry of Transportation of The Republic Indonesia and published 2 (two) times a year, June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 306 Documents
Pengkajian Prilaku Konsumen Terhadap Pemilihan Moda Eny Yuliawati
WARTA ARDHIA Vol 34, No 2 (2008)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9115.405 KB) | DOI: 10.25104/wa.v34i2.65.225-244

Abstract

Iklim dunia usaha penerbangan yang kondusif dan kompetitif menimbulkan persaingan dari masing-masing perusahaan penerbangan untuk memperoleh penumpang sebanyak-banyaknya, kondisi yang demikian tentu saja terdampak pada angkutan jasa penerbangan yang melayani rute Solo-Jakarta dan sebaliknya, pada rute ini selain dengan angkutan udara juga tersedia berbagai alternatif moda untuk melayani jalur ini seperti kereta api, bus maupun jasa travel. Masing masing moda yang melayani rute Solo-Jakarta mempunyai waktu jarak tempuh yang berbeda-beda, waktu yang bila menggunakan pesawat udara dapat sekitar 45 menit, untuk kereta api kelas eksekutif jarak tempuh gekitar 7 jam. Sedangkan menggunakan moda darat jarak tempuh sekitar 12 jam, dengan jarak tempuh yang berbeda-beda tersebut tentu saja biaya yang dipergunakan dari masing-masing moda tersebut beragam. Maksud dari kajian ini udara biaya rendah terhadap angkutan kereta api jurusan Solo-JakartaDari hasil analisa berdasarkan opini responden rata-rata penilaian responden terhadap indikator waktu mereka berpendapat bahwa menggunakan pesawat udara lebih tepat dibandingkan dengan kereta (KA), demikian juga waktu tunggu dan efisiensi waktu yang dipergunakan untuk menunggu keberangkatan pesawat udara ataupun dalam menempuh waktu perjalanan juga lebih singkat dibandingkan menggunakan KA, secara keseluruhan opini responden terhadap variabel waktu mengatakan bahwa menggunakan pesawat udara dari segi waktu lebih efisien dibandingkan menggunakan moda kereta api. Dari hasil data khi-kuadrat dan korelasi diperoleh bahwa penerbangan biaya rendah tidak secara signifikan mempengaruhi pengguna angkutan moda antara variable harga pesawat udara yang rendah dengan tidak secera signifikan mempengaruhi pengguna angkutan moda kereta api hal tersebut terlihat dengan tingkat kepercayaan hanya sebesar 65 % variabel harga pesawat udara yang rendah dengan minat pengguna moda kereta api terdapat hubungan dengan koefisien kontingensi spearman 0,062 jadi dapat diindikasikan hubungan tersebut relatif lemah. Dari opini penumpang kereta api yang diamati di lapangan diperoleh hasil bahwa sebanyak 76 % responden masih berpendapatan bahwa harga tiket kereta api masih cenderung lebih murah dibandingkan dengan harga tiket pesawat udara.
Pelayanan Informasi Meteorologi Penerbangan Di Bandara Fatmawati Bengkulu Yuke Sri Rizki
WARTA ARDHIA Vol 38, No 4 (2012)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.083 KB) | DOI: 10.25104/wa.v38i4.206.396-408

Abstract

Guidelines assesment for aviation meteorological information services is expected to be useful to improve aviation meteorological information services at the airport and will directly improve aviation safety. This assessment will evaluate the guidelines for aviation meteorological information services in order to figure out the obstacles encoutered in the services and part or elements of services that need further improvements, and to make recommendations related to the aviation meteorological information services.Pengkajian pelayanan informasi meterologi penerbangan di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu diharapkan dapat bermanfaat untuk meningkatkan pelayanan informasi meteorologi penerbangan di bandar udara dan secara langsung akan meningkatkan keselamatan penerbangan. Pengkajian ini akan mengevaluasi pelayanan mana yang perlu dilakukan penyempurnaan. Pada akhir analisis akan disusun suatu rekomendasi peningkatan pelayanan informasi meteorologi penerbangan dib bandar udara Fatmawati Soekarno Bengkulu.
Evaluasi Petugas Security Terhadap Pengamanan di Bandara Ngurah Rai Bali Muhammad Yusuf
WARTA ARDHIA Vol 36, No 4 (2010)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6627.996 KB) | DOI: 10.25104/wa.v36i4.98.382-396

Abstract

In the world of flight at this time that a top priority is safety security at the airport. This is of course by looking at the growth of passenger air transport, especially Ngurah Rai Airport in Bali has increased significantly, the airport is one of the international gateway entrances are strongly associated with the level of security safety of flight services.For that security needs to be improved and are strongly associated with its implementation in terms of its is a skill and availability of human resources / security, such as eg often the case in some airports is the escape of drugs, carrying obects that are protected/sharp weapon and others.By looking at the perception of air transport passengers Ngurah Rai Airport in Bali against the security guards, which look at the attitude, behaviors, skills, where the results of an opinion stating casual assessment of the performance of the security guards. This it is to improve the performance of the security guard, so that the establishment of frust against the security of passengers at airports.
Perencanaan Integrasi Transportasi Antarmoda Dalam Pembangunan Bandar Udara (Studi Kasus: Pembangunan Bandar Udara di Kertajati) Dedes Kusumawati
WARTA ARDHIA Vol 42, No 2 (2016)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.081 KB) | DOI: 10.25104/wa.v42i2.239.101-108

Abstract

Bandar udara merupakan infrastruktur vital di suatu wilayah. Bandar udara akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, selain mendukung konektivitas antar wilayah. Perencanaan integrasi transportasi antarmoda menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh perencana bandar udara sejak awal pembangunan bandar udara untuk mempercepat pengoperasian bandar udara serta menghindari adanya permasalahan di kemudian hari. Tujuan dari studi ini adalah untuk menginterpretasikan konsep perencanaan integrasi transportasi antarmoda yang dapat diimplementasikan di Indonesia khususnya infrastruktur bandar udara berdasarkan dari pengalaman negara lain. Studi ini menggunakan metode kualitatif yaitu tinjauan pustaka dan analisis perbandingan. Hasil dari studi ini adalah Indonesia dapat belajar dari kesuksesan negara lain seperti Jerman dalam perencanaan integrasi transportasi antarmoda di bandar udara berdasarkan beberapa aspek integrasi seperti organisasi, operasional, fisik, dan motif. Mewujudkan sistem transportasi yang berkesinambungan dari dan ke bandar udara akan menarik permintaan masyarakat yang lebih tinggi untuk menggunakan bandar udara di Kertajati. [Intermodal Transportation Integration Planning in Airport Development (Case Study: Airport Development in Kertajati)] An airport is the vital infrastructure in a region. Airport will increase the economic growth, besides supporting inter-regional connectivity. Intermodal transportation integration planning should be considered by airport planner since the beginning of airport development time in order to fasten airport operation and to avoid problems in the future. The purpose of this study is to interpret intermodal transportation integration planning concept that can be implemented in Indonesia spesifically for airport infrastructure regarding to the experiences from other country. This study uses qualitative method through literature review and comparative analysis. The result of this study is that Indonesia can learn from the successful of other country like Germany in intermodal transportation integration planning in airport based on some integration aspects like organizational, operational, physical, and motives. Realizing seamless transportation system from and to the aiport will attract the higher people demand for using airport in Kertajati.
Pengkajian Pelaksanaan dan Pengembangan Kapasitas Pengolahan Limbah Padat Dan Limbah Cair Di Bandara Sultan Thaha-Jambi Yuke Sri Rizki; Rosidin Syamsudin
WARTA ARDHIA Vol 40, No 3 (2014)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.679 KB) | DOI: 10.25104/wa.v40i3.131.189-202

Abstract

Assessment of the implementation and development of the processing capacity of solid waste and liquid waste in an airport provides an overview of wastewater treatment systems generated from airport operations. This study takes a case study at Sultan Taha Jambi as airports are managed by PT Angkasa Pura II (Persero) that each year the relative increase in the number of aircraft movements, passenger, baggage and cargo transport. This study uses qualitative descriptive method and forecasting. The results of the analysis in the form of recommendations and the action carried out by the organizers of the airport is the expansion of the TPS (Disposal meantime), completing the construction of the WWTP (Waste Water Treatment Plant), and to separate waste into organic and non-organic at polling locations.Pengkajian tentang pelaksanaan dan pengembangan kapasitas pengolahan limbah padat dan limbah cair di bandar udara memberikan gambaran tentang sistem pengolahan limbah yang dihasilkan dari pengoperasian bandar udara.Pengkajian ini mengambil studi kasus di Bandara Sultan Thaha-Jambi sebagai bandar udara yang dikelola PT Angkasa Pura II (Persero) yang setiap tahun relatif mengalami peningkatan dalam jumlah pergerakan pesawat, penumpang, bagasi dan angkutan kargonya.Pengkajian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan peramalan.Hasil analisis berupa rekomendasi dan program aksi yang dilaksanakan oleh penyelenggara bandar udara yaitu perluasan TPS (Tempat Pembuangan Sementara), menyelesaikan pembangunan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah), dan melakukan pemisahan sampah menjadi sampah organik dan non-organik di lokasi TPS.
Penerapan SNI 03-7051-2004 (pemberian Tanda dan Pemasangan Lampu Halangan (Obstacle Lights) di Sekitar Bandara) di Bandara Juanda Surabaya Yati Nurhayati
WARTA ARDHIA Vol 37, No 3 (2011)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6119.157 KB) | DOI: 10.25104/wa.v37i3.172.276-293

Abstract

Assessment of the Implementation of SNI 03-7051-2004 (The Signs And Installation of Obstruction Lights (Obstacle Lights) vicinity at Airport) For Compulsory Standards at Juanda Airport in Surabaya is to know how the implementation of the provision of signs and installation of lights around the aviation operation Safety area at Juanda Airport Surabaya to support it has required the standards/rules established by the Directorate General of Civil Aviation flight operations in order to ensure aviation safety. Assessment method used quantitative method by decomposition (descriptive), exposure and a detailed explanation based on the compilation of primary data and secondary data that have been processed. The assessment result shows the application of SNI 03-7051-2004 (The Signs and Installation of Obstruction Lights of Airport vacinity at Juanda Airport) vacinit at Surabaya there are still some buildings that do not meet the rules set, there are some buildings should be installed (obstacle lights) to achieve optimum aviation safety. Among these buildings are of BTS Tower buildings and Mall City Of Tomorrow (Cito Mall) that located at the aviation operation area at Juanda airport.
Analisis Kinerja Pelayanan Penumpang Perusahaan Penerbangan M. Herry Purnama
WARTA ARDHIA Vol 34, No 1 (2008)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6745.408 KB) | DOI: 10.25104/wa.v34i1.55.77-90

Abstract

Perkembangan dan peningkatan jasa pelayanan perusahaan penerbangan dari tahun ke tahun semakin mejadi perhatian masyarakat. Hal ini, dapat dilihat dari ketatnya persaingan kualitas pelayanan, harga, dan promosi diantara sekian banyaknya perusahaan penerbangan. Peranan pesawat terbang sebagai sarana transportasi menjadi semakin penting bagi dunia, yang secara langsung mendukung pariwisata dan bisnis internasional. Dalam kondisi persaingan yang ketat tersebut, hal utama yang harus diprioritaskan oleh perusahaan penerbangan adalah kepuasan pelanggan/penumpang agar dapat bertahan, bersaing dengan menguasai pangsa pasar. Perusahaan penerbangan harus tahu hal-hal apa saja yang dianggap penting oleh para penumpang dan perusahaan penerbangan berusaha untuk menghasilkan kinerja (performace) sebaik mungkin sehingga dapat memuaskan pelanggan. Oleh sebab itu perlu dilakukan importance and performance analysis. Dalam menganalisis data penelitian ini digunakan metode deskriptif kualitatif-kuantitatif. Untuk menjawab perumusan masalah mengenai sampai sejauh mana tingkat kepuasan pelanggan/penumpang terhadap kinerja perusahaan penerbangan, maka digunakan Analisis Tingkat Kepentingan dan Kinerja Kepuasan penumpang. Dari hasil penelitian ini diharapkan diperoleh tingkat unsur-unsur yang dijabarkan dan dibagi menjadi empat bagian kedalam diagram kartesius, bisa juga diukur analisis korelasi data kualitatif untuk mengerahui hubungan antara kepentingan pelanggan terhadap tingkat kepuasan jasa pelayanan perusahaan penerbangan.
Dampak Pengoperasian Perusahaan Angkutan Udara PT. Pasific Royale Airways Terhadap Persaingan Jasa Angkutan Udara Yati Nurhayati
WARTA ARDHIA Vol 38, No 3 (2012)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.797 KB) | DOI: 10.25104/wa.v38i3.197.224-239

Abstract

The Study On The Effect Of Airline Company Operation Of PT Pacific Royale Airways Toward Air Service Competition is an evaluation of PT Pacific Royale Airways which has just been operated in terms of how far the market share achieved by the company during its operations in Sam Ratulangi Airport Manado is. From the Market Share analysis result, the number of available seats for Manado-Jakarta route in Sam Ratulangi Airport Manado provided by PT Garuda Indonesia Airways is 19.05%, PT Lion Mentari Air is 60.70%, PT Metro Batavia Air is 13.15%, and PT Sriwijaya Air is 7.10%. Meanwhile, national market share for PT Garuda Indonesia is 19.30%, PT Lion Mentari Air is 38.05%, PT Metro Batavia Air is 13.08%, and PT Sriwijaya Air is 13.55%. If PT Pacific Royal Airways is to fly Manado-Jakarta roundtrip route, they will only get 0.1% of market share.Pengkajian Dampak Pengoperasian Perusahaan Angkutan Udara PT. Pasific Royale Airways Terhadap Persaingan Jasa Angkutan Udara merupakan evaluasi terhadap PT. Pasific Royale Airways yang baru beroperasi, sejauh mana market share yang didapatkan oleh PT. Pasific Royale Airways ketika akan beroperasi di Bandara Sam Ratulangi Manado. Dari hasil analisis Market share kapasitas seat tersedia untuk Manado-Jakarta di Bandara Sam Ratulangi Manado untuk PT. Garuda Indonesia Airways adalah 19,05%, PT. Lion Mentari Air adalah 60,70%, PT. Metro Batavia Air adalah 13,15% dan PT. Sriwijaya Air adalah 7,10%. Sedangkan market share secara nasional untuk PT. Garuda Indonesia adalah 19,30%, PT. Lion Mentari Air adalah 38,05%, PT. Metro Batavia Air adalah 13,08% dan untuk PT. Sriwijaya Air adalah 13,55%. Apabila PT. Pasific Royale menerbangi rute Manado-Jakarta atau sebaliknya, maka market share PT. Pasific Royale hanya sebesar 0,1%.
Evaluasi Pelayanan Penumpang Bandara Mutiara Palu Ari Susetyadi
WARTA ARDHIA Vol 36, No 3 (2010)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3659.254 KB) | DOI: 10.25104/wa.v36i3.89.253-261

Abstract

The airport is an for aviation services, where in variety of good facilities for service to the aircraft as well as for passanger service. Air transport passenger service at airport from time to time require upgrading the performance of services, both from land and air side services. Which became problems as Palu Mutiara airport if the airport is already providing service accordance with the standard of service (level of sercvice). and how the airport in activities of air transport services with limited passenger terminal condition, especially during busy (peak season).
Dampak Masuknya Low-cost Carrier Terhadap Pergerakan Penumpang Internasional pada Bandar Udara Internasional di Asia Putut Purwandono; Yuichiro Yoshida; Keisuke Kawata
WARTA ARDHIA Vol 42, No 2 (2016)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (864.711 KB) | DOI: 10.25104/wa.v42i2.236.57-62

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah mempelajari dampak dari masuknya maskapai berbiaya murah (LCC) terhadap perubahan pergerakan penumpang internasional di 30 bandar udara internasional di wilayah Asia Timur dan Asia Tenggara. Hasil estimasi menggunakan model fixed-effect yang kami peroleh menunjukkan bukti kuat bahwa masuknya LCC menyebabkan naiknya jumlah penumpang internasional secara signifikan. Namun demikian, dampak ini akan menurun ketika jarak antara bandar udara asal dan tujuan semakin jauh dan maskapai non-LCC melayani rute yang sama. Penambahan jumlah LCC yang terus menerus akan memberikan tingkat kenaikan yang semakin menurun. Hasil studi kami mampu menyimpulkan dampak dari masuknya LCC pada rute internasional dan dapat menjelaskan pada kondisi apa masuknya LCC mampu menghasilkan dampak positif yang signifikan. [Impact of Low-cost Carrier Entry on International Air Passenger Movements at International Airports in Asia] This paper primarily studies the impact of low-cost carrier (LCC) entry on the change of international passenger movement at 30 international airports in Northeast and Southeast Asia. Our fixed-effect estimation found enough evidence to claim that LCC entry at international route causes number of passenger to increase significantly. Nevertheless, the positive impact of LCC entry diminishes as distance between origin and final destination airport gets longer and full service carrier (FSC) service exists. Moreover, additional LCC companies brings about lower increase rate in number of international passengers. Our findings justify the positive impact of having LCC entry for international route and explain the condition under which LCC entry gives positive and significant result.