cover
Contact Name
Husnah
Contact Email
husnah@univrab.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.ts@univrab.ac.id
Editorial Address
Redaktur Jurnal RACIC Universitas Abdurrab: Gedung Universitas Abdurrab Pekanbaru Jl. Riau Ujung No. 73 Pekanbaru Riau - Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
RACIC : Rab Construction Research
Published by Universitas Abdurrab
ISSN : 25277073     EISSN : 26203170     DOI : https://doi.org/10.36341/racic
Core Subject : Engineering,
RACIC "Rab Construction Research" (ISSN 2527-7073) adalah Jurnal yang dikelola oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Abdurrab, yang terbit secara berkala dalam dua edisi per tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 165 Documents
PEMANFAATAN PECAHAN KACA (BELING) SEBAGAI AGREGAT HALUS PADA BETON Lilis Indriani
Racic : Rab Construction Research Vol 1 No 02 (2016): Terbitan Kedua Desember 2016
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.678 KB)

Abstract

Di Kabupaten Seruyan khususnya Kuala Pembuang banyak terdapat limbah pecahan kaca (beling) yang sering di jumpai di berbagai tempat contohnya di belakang rumah-rumah, pinggiran sungai, atau di tempat pembuangan akhir (TPA). Limbah pecahan kaca menjadi salah satu masalah besar pada lingkungan, sehingga dengan menjadikan pecahan kaca sebagai bahan tambah beton dapat mengurangi dampak negatif limbah tersebut pada lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan beton yang menggunakan pecahan kaca (beling) sebagai pengganti sebagian agregat halus. Benda uji berupa beton kubus dengan ukuran 15 cm × 15 cm × 15 cm, dengan 3 variasi campuran yaitu beton tanpa beling (B0), beton dengan beling 15% (BNB15) dan beton dengan beling 25% (BNB25). Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur beton 7 dan 28 hari setelah pembuatan beton. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan beling sebagai pengganti sebagian agregat halus kuat tekan akan mengalami kenaikan pada campuran 15% sedangkan pada campuran 25% kuat tekan cenderung mengalami penurunan dibandingkan beton normal.
ANALISA PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA DAN BIAYA PADA PEKERJAAN PASANGAN RANGKA ATAP PADA PEMBANGUNAN PERUMAHAN PANAM VIEW TIPE 48 Rahmat Tisnawan; Saiful Hadi
Racic : Rab Construction Research Vol 1 No 02 (2016): Terbitan Kedua Desember 2016
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.437 KB)

Abstract

Baja ringan adalah bahan bangunan baru yang banyak digunakan sebagai menggantikan kayu dalam hal penggunaanya sebagai materi konstruksi rangka atap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya produktivitas tenaga kerja pada pemasangan rangka atap baja ringan dengan pemasangan rangka atap kayu. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat produktivitas tenaga kerja terhadap pekerjaan struktur rangka atap baja ringan pada rumah type 48 dengan nilai rata-rata LUR sebesar 78,91% lebih besar dibanding produktivitas tenaga kerja terhadap pekerjaan struktur rangka atap kayu dengan type rumah yang sama dengan nilai rata-rata LUR sebesar 77,15%. Dari hasil analisis biaya pada pengerjaan rangka atap baja ringan dengan rangka atap kayu bahwa hasil antara perhitungan total biaya atap baja ringan untuk rumah type 48 sebesar Rp. 9.165.000,- (Sembilan Juta Seratus Enam Puluh Lima Ribu Rupiah), sedangkan total biaya rangka atap kayu untuk rumah type 48 Rp. 9.639.000,- (Sembilan Juta Enam Ratus Tiga Puluh Sembilan Ribu Rupiah). Sehingga pengerjaan rangka atap baja ringan lebih ekonomis daripada rangka atap kayu.
ANALISA KELAYAKAN PADA INVESTASI HOTEL NOVOTEL DI KOTA PEKANBARU Fitra Ramdhani; Dodi Irwandi; Novreta Ersyi Harfia; Doni Rinaldi Basri
Racic : Rab Construction Research Vol 1 No 02 (2016): Terbitan Kedua Desember 2016
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.959 KB)

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisa kelayakan investasi pembangunan Hotel Novotel Pekanbaru dengan cara mengevaluasi dana yang masuk, menghitung masa pengembalian dana serta menghitung masa penerimaan keuntungan. Metode yang digunakan yaitu metode Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PBP).. Hasil Utama dari penelitian ini adalah Nilai Net Present Value dengan discount rate 15,01% adalah sebesar Rp 21.372.648.415 > 0, nilai Benefit Cost Ratio adalah 1,05455 > 1, dan nilai Internal Rate of Return sebesar 16,61% > 15,01%, serta Payback Period adalah 8 tahun 7 bulan. Dari semua metode tersebut menunjukan bahwa investasi pembangunan Hotel Novotel Pekanbaru layak untuk dilaksanakan dan akan mendatangkan keuntungan finansial bagi investor atau perseroan.
ANALISIS INDEKS KEKERINGAN DI DAS ROKAN PROVINSI RIAU MENGGUNAKAN DATA CFSR Novreta Ersyi Harfia; M. Syahril Badri Kusuma; Arno Adi Kuntoro
Racic : Rab Construction Research Vol 1 No 02 (2016): Terbitan Kedua Desember 2016
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6911.457 KB)

Abstract

Salah satu komponen penting dari strategi kekeringan nasional adalah sistem pemantauan kekeringan secara komprehensif yang dapat memberi peringatan pada awal dan berakhirnya kekeringan, menentukan tingkat keparahan, dan menyebarluaskan informasi pada berbagai sektor. Dilatarbelakangi oleh hal tersebut, maka pada penelitian ini dilakukan analisis indeks kekeringan pada DAS Rokan Provinsi Riau. Indeks kekeringan dianalisis dengan menggunakan dua metode yaitu KBDI (Keetch-Byram Drought Index) dan SPI (Standardized Precipitation Index). Karena keterbatasan data dari stasiun observasi yang ada pada DAS Rokan, maka pada penelitian ini digunakan data dari Climate Forecast System Reanalysis (CFSR) dari The National Centers for Environmental Prediction (NCEP). Data hujan CFSR tersebut dikoreksi terlebih dahulu sebelum digunakan. Metode KBDI dan SPI dapat digunakan untuk menganalisis secara spasial dan temporal kekeringan yang terjadi pada DAS Rokan. Hubungan antara sebaran kekeringan dan sebaran hotspot diperlihatkan dengan lebih baik melalui metode KBDI dibandingkan dengan metode SPI.
ANALISA PERENCANAAN BETON MUTU TINGGI (HIGH STRENGTH CONCRETE) DENGAN SEMEN HOLCIM Husnah Husnah
Racic : Rab Construction Research Vol 1 No 02 (2016): Terbitan Kedua Desember 2016
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.65 KB)

Abstract

Berbagai penelitian telah dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan kekuatan beton. Berbagai teknologi bahan maupun teknik pelaksanaan yang diperoleh dari hasil penelitian dimaksudkan untuk menjawab tuntutan yang semakin tinggi terhadap penggunaan beton dan untuk mengatasi kendala-kendala yang sering terjadi pada pelaksanaan pekerjaan lapangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas dan kuat tekan beton yang menggunakan semen Holcim PCC tipe II pada umur 7, 14, 21, dan 28 hari. Benda uji beton yang gunakan adalah spesimen beton berbentuk kubus dengan dimensi 15 x 15 x 15 cm3. Dari penelitian ini, kuat tekan beton yang menggunakan semen Holcim PCC tipe II holcim adalah 53.3 Mpa, 53.4 Mpa, 53.6 dan 54 Mpa, pada umur beton 7, 14, 21, dan 28 hari secara berurutan. Kuat tekan beton pada umur beton 28 hari tidak mencapai kuat tekan rencana 80 Mpa.
PENGARUH MANAJEMEN PENGENDALIAN MATERIAL DALAM MENCEGAH DAN MENGATASI KETERLAMBATAN PROYEK BANGUNAN DI MADRASAH ALIYAH KEJURUAN (MAK) ROKAN HULU Husnah Husnah; doni rinaldi basri
Racic : Rab Construction Research Vol 2 No 02 (2017): Terbitan Keempat Bulan Desember 2017
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.716 KB)

Abstract

Material requirements planning requires information that can support the project activities so that the linkage of supply and use of materials to a work can proceed smoothly and delayed ordering schedule which may cause increased costs to the project as much as may not occur. Given the magnitude of losses caused by material delays, and with the discovery of material factors as one of the factors causing delays in building projects that are quite dominant, it is necessary to attempt to prevent delay factors due to the material. The purpose of this research is to know the ranking (ranking) item of material control program in preventing and overcoming the delay. In this study using a survey with a questionnaire tool which is the main thing for data collection. The results of questionnaires are incarnate in numbers, tables, descriptions and conclusions. By asking written questions about the material control program of building construction projects to the respondents. Prior to filling out the questionnaire, the purpose and objectives of the study were first explained to the respondents. The result of this research is obtained by material control program to prevent delay which is Control Schedule plan of material use for each work item and how to overcome the delay in the way when the delay occurs because Supplier experience something, then use Supplier backup.
ANALISA KEMACETAN DI JALAN AHMAD YANI KOTA PEKANBARU Fitra Ramdhani
Racic : Rab Construction Research Vol 2 No 01 (2017): Terbitan Ketiga Bulan Juni 2017
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.528 KB)

Abstract

Semakin bertambahnya jumlah kendaraan bermotor di Kota Pekanbaru dan tingginya arus lalu lintas khususnya pada jalan Ahmad Yani, maka dilakukan analisis kemacetan sehingga dapat diketahui seberapa besar kemacetan dan prediksi kemacetan di Jalan Ahmad Yani Kota Pekanbaru hingga 5 tahun ke depan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa kemacetan yang tertinggi berada pada titik C yaitu didepan rumah sakit Santa Maria karena Derajat Kejenuhan (DS)>0,75 yaitu sebesar 3,91. Hal ini menandakan bahwa kondisi lalu lintas pada titik C ini tergolong padat. Untuk tingkat pelayanan jalan di lokasi Rumah Sakit Santa Maria yaitu V/C=0,33 smp/jam. Tingkat pelayanan jalan tersebut dapat dikatagorikan pada tingkat pelayanan C. Sedangkan tingkat kemacetan untuk lima tahun yang akan datang yaitu pada tahun 2021 angka derajat kejenuhan mencapai 5,44. Hal ini sudah jauh melampaui syarat yang ditetapkan yaitu lebih dari 0,75 dan kenaikan tiap tahunnya sebesar 0,306. Oleh karena itu, untuk menyeimbangi pesatnya pertumbuhan lalu lintas dan perkembangan wilayah di Kota Pekanbaru khususnya jalan Ahmad Yani maka harus dilakukan peningkatan terhadap pelayanan, pengaturan lalu lintas dan fasilitas kendaraan umum sehingga pengguna jalan lainnya tertarik untuk menggunakan angkutan umum. Dengan begitu volume lalu lintas dan kemacetan pada jam-jam puncak bisa dikurangi.
KARAKTERISTIK MARSHALL PADA CAMPURAN AC-BC DENGAN PENAMBAHAN BAHAN PENGISI (FILLER) FLY ASH gusneli yanti
Racic : Rab Construction Research Vol 2 No 01 (2017): Terbitan Ketiga Bulan Juni 2017
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.446 KB)

Abstract

ABSTRAK Menurut spesifikasi Bina Marga 2010 Revisi 2, semua campuran beraspal harus mengandung bahan- pengisi yang ditambahkan (filler added) harus dalam rentang 1 – 2 % dari berat total agregat. Bahan pengisi (filler) dalam campuran aspal beton adalah bahan yang lolos saringan No.200 (0,075 mm). Jenis bahan pengisi yang dapat digunakan ialah: abu batu, kapur padam, portland cement (PC), debu dolomite, abu terbang / fly ash , debu tanur tinggi pembuat semen atau bahan mineral tidak plastis lainnya. Pada penelitian ini, jenis bahan pengisi (filler ) yang ditambahkan dipilih abu terbang / fly ash. Lokasi penelitian dilakukan di Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau Bidang Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengujian. Pengujian-pengujian material menggunakan metode uji (SNI 1969 : 2008, SNI 1970 : 2008, SNI 2417 : 2008) dan metode Marshall yang ditemukan oleh Bruce Marshall, dan telah distandarisasi oleh ASTM ataupun AASHTO melalui beberapa modifikasi, yaitu (SNI-06-2489-1991). Variasi campuran terdiri dari 3 bagian yang berbeda yaitu : filler fly ash 0% - filler abu batu 100%, filler fly ash 50% - filler abu batu 50%, dan filler fly ash 100% - filler abu batu 0 %. Dari pengaruh sebelumnya diketahui bahwa fly ash sebagai filler untuk campuran AC-BC yang sangat baik sesuai dengan spesifikasi Bina Marga 2010 (Revisi 2). Dari hasil pengujian yang telah dilakukan terhadap bahan-bahan dasar campuran aspal beton dan pengaruh fly ash sebagai filler untuk campuran aspal AC-BC dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan fly ash sebagai filler untuk campuran aspal AC-WC bisa menambah kualitas atau mutu dari pada aspal tersebut. Dengan menggunakan fly ash sebagai filler stabbility dan Marshall Quotient semakin tinggi namun nilai flow atau kelelahan terus menurun, dalam hal ini fleksibilitasnya menjadi jelek. Pengunaan fly ash untuk campuran aspal AC-WC tidak bisa digunakan karena beberapa nilai-nilai Marshall tidak sesuai dengan spesifikasi Bina marga 2010 Revisi 2
the REVIEW OF VEHICLES SPEED ON ZoSS AREA IN THE WEST ROAD PROVINCE RIAU alfian - saleh
Racic : Rab Construction Research Vol 2 No 02 (2017): Terbitan Keempat Bulan Desember 2017
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (895.844 KB)

Abstract

REVIEW OF VEHICLES SPEED ON ZoSS AREA IN THE WEST ROAD PROVINCE RIAU Alfian Saleh,Fitridawati Soehardi dan Lusi Dwi Putri Lecture of Civil Engineering Department Faculty of Engineering Universitas Lancang Kuning Jl.Yos Sudarso Km. 8 Rumbai-Pekanbaru Email: alfian.saleh@unilak.ac.id, fitridawati@unilak.ac.id dan lusidwiputri@unilak.ac.id ABSTRACT The School Safe Zone (ZoSS) is a location/area on a particular road segment that is a time-based velocity zone to regulate vehicle speed in a school setting. Maximum permission speed limit entering ZoSS especially on the western highway is 25 km / h and in general, the speed limit of vehicle permits passing through ZoSS in Indonesia generally is 20-30 km / h. Broadly speaking, vehicle speed through ZoSS location is higher than permission speed. To ensure the average speed of the vehicle and to determine the level of vehicle violations across the ZoSS region, primary data is needed where samples are drawn at random based on a 3-day field survey at a school location with ZoSS facilities, SDN 04 Salo, SDN 012 Salo and TK Jasmine Dharma Wanita Airtiris. As a comparison, schools that do not have ZoSS facilities are SMPN 1 Tambang, SDN 006 Sungai Pinang and SDN 001 Sawah Baru. The data is taken at the rush hour condition at 06.00-08.00 and at 11.00-13.00 WIB. The data obtained is the mileage and travel time of the vehicle. Both data can produce the speed value of either the speed of each vehicle or the average speed of vehicles passing through the ZoSS region The result of the research, the speed of vehicles passing through ZoSS area does not correspond to the permit speed that is 35 km / h while the average speed in the area that does not have ZoSS facility is 37 km / h. This indicates that vehicles passing through ZoSS do not follow ZoSS maximum area rules and can potentially harm elementary school students. Keywords: Distance, Speed, School Safe Zone (ZoSS),Traveling Time TINJAUAN KECEPATAN KENDARAAN PADA WILAYAH ZoSS DI JALAN LINTAS BARAT PROVINSI RIAU Alfian Saleh,Fitridawati Soehardi dan Lusi Dwi Putri Dosen Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning Jl.Yos Sudarso Km. 8 Rumbai-Pekanbaru Email: alfian.saleh@unilak.ac.id, fitridawati@unilak.ac.id dan lusidwiputri@unilak.ac.id ABSTRAK Zona Selamat Sekolah (ZoSS) adalah lokasi/wilayah di ruas jalan tertentu yang merupakan zona kecepatan berbasis waktu untuk mengatur kecepatan kendaraan di lingkungan sekolah. Batas kecepatan izin maksimum memasuki ZoSS khususnya di jalan lintas barat adalah 25 km/jam dan secara garis besar batas kecepatan izin kendaraan yang melewati ZoSS di Indonesia umumnya adalah 20-30 km/jam. Secara garis besar kecepatan kendaraan yang melalui lokasi ZoSS lebih tinggi dari kecepatan izin. Untuk memastikan kecepatan rata-rata kendaraan dan menentukan tingkat pelanggaran kendaraan yang melintasi wilayah ZoSS maka diperlukan data primer yang mana sampel diambil secara acak berdasarkan survey lapangan selama 3 hari pada lokasi sekolah yang memiliki fasilitas ZoSS, yaitu SDN 04 Salo, SDN 012 Salo dan TK Melati Dharma Wanita Airtiris. Sebagai pembandingnya adalah sekolah yang tidak memiliki fasilitas ZoSS yaitu SMPN 1 Tambang, SDN 006 Sungai Pinang dan SDN 001 Sawah Baru. Data diambil pada kondisi jam sibuk yaitu pukul 06.00-08.00 dan pada pukul 11.00-13.00 WIB. Data yang didapat adalah jarak tempuh dan waktu tempuh kendaraan. Kedua data tersebut dapat menghasilkan nilai kecepatan baik itu kecepatan tiap kendaraan maupun kecepatan rata-rata kendaraan yang melewati wilayah ZoSS. Hasil dari penelitian, kecepatan kendaraan yang melewati wilayah ZoSS tidak sesuai dengan kecepatan izin yaitu 35 km/jam sedangkan kecepatan rata-rata pada wilayah yang tidak memilki fasilitas ZoSS adalah 37 km/jam. Hal ini menunjukkan bahwa kendaraan yang melewati ZoSS ini tidak mengikuti peraturan batas maksimum wilayah ZoSS dan dapat berpotesi membahayakan siswa-siswa Sekolah Dasar. Kata Kunci : Jarak Tempuh, Kecepatan, Waktu Tempuh, Zona Selamat Sekolah (ZoSS)
PENGGUNAAN DATA HUJAN SATELIT TERKOREKSI UNTUK ANALISIS KEJADIAN BANJIR DI DAS ROKAN Herry Fardian; SIGIT SUTOKNO; MANYUK FAUZI
Racic : Rab Construction Research Vol 2 No 02 (2017): Terbitan Keempat Bulan Desember 2017
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1261.387 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk analisis pemanfaatan data hujan satelit yang bersumber dari GSMaP_NRT corrected dalam pemodelan hujan-debit (Rainfall-Runoff) di DAS Rokan dengan program bantu Integrated Flood Analysis System (IFAS). Pemodelan hidrologi dan analisis debit banjir pada Sub DAS Rokan Khususnya pada stasiun Lubuk Bendahara. Data AWLR yang digunakan pada bulan Februari 2012, data satelit untuk curah hujan jam-jaman digunakan GSMaP_NRT original dan GSMaP_NRT corrected, selain curah hujan masukan model berupa data elevasi, data tata guna lahan dan data tanah. Parameter yang digunakan untuk menilai akurasi model adalah kesalahan bentuk gelombang (Ew), kesalahan volume (Ev), dan kesalahan debit puncak (Ep) Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada parameter yang sama dengan menggunakan data hujan satelit GSMaP_NRT Corrected pemodelan memberikan hasil yang lebih baik daripada GSMaP­_NRT Original. Hal ini dapat dilihat pada hasil Corrected 5 nilai Ew, Ev dan Ep adalah 5,00 %, 7,42 % dan 7,18 %, sedangkan pada hasil Original nilai Ew, Ev dan Ep adalah 8,12 %, 19,71 % dan 7,76 %.

Page 4 of 17 | Total Record : 165