cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : 20863098     EISSN : 25027778     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Health Research "Forikes Voice" is a medium for the publication of articles on research and review of the literature. We accept articles in the areas of health such as public health, medicine, nursing, midwifery, nutrition, pharmaceutical, environmental health, health technology, clinical laboratories, health education, and health popular.
Arjuna Subject : -
Articles 1,808 Documents
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN PERKEMBANGAN BAYI USIA 6 BULAN - 1 TAHUN Moch Bahrudin
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 7, No 2 (2016): April 2016
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.211 KB) | DOI: 10.33846/sf.v7i2.20

Abstract

ASI merupakan pilihan terbaik bagi bayi karena didalamnya mengandung antibodi dan lebih dari 100 jenis zat gizi. ASI mengandung rangkaian asam lemak tak jenuh yang sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan otak anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah hubungan pemberian ASI eksklusif dengan pekembangan bayi usia 6 bulan – 1 tahun di Poli Tumbuh Kembang RSUD Sidoarjo. Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian dilakukan di Poli Tumbuh Kembang RSUD Sidoarjo dengan total sampel 19 orang. Variabel independen pada penelitian ini adalah pemberian ASI eksklusif dan variabel dependennya perkembangan bayi usia 6 bulan – 1 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengisian lembar kuisoner pemberian ASI eksklusif dan melakukan observasi dengan DDST II. Hasil pengumpulan data selanjutnya diuji dengan spearman rank menggunakan komputerisasi dengan tingkat kemaknaan p < 0,05 dan didapatkan nilai signifikan p < 0,034 maka diperoleh H1 diterima artinya ada hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan perkembangan bayi usia 6 bulan – 1 tahun di Poli Tumbuh Kembang RSUD Sidoarjo. Memberikan ASI sangat bermanfaat sekali pada bayi. Namun, tidak hanya perhatian dengan ASI saja, karena perkembangan bayi juga berpengaruh dengan stimulasi yang diberikan. Perlu dilakukan dan mempertahankan pemberian ASI eksklusif karena sangat berbeda antara perkembangan bayi yang diberi dan tidak diberi ASI eksklusif sehingga ibu harus rutin dalam memberikan ASI eksklusif serta memberikan rangsangan stimulus kepada bayinya. Kata kunci: ASI eksklusif, perkembangan bayi
IMPLEMENTATION BIRTH PLANNING AND COMPLICATIONS PREVENTIONS PROGRAM (P4K) ON COASTAL COMMUNITIES IN MAMUJU Ashriady Ashriady; Satriani G. Satriani G.; Nurdiana Nurdiana
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.83 KB) | DOI: 10.33846/sf.v8i1.131

Abstract

The results of the 97 countries, there is a significant correlation between aid delivery with maternal mortality (Depkes, 2011). Proportion of birth in Indonesia showed 76.1% in Healthcare Facilities and 23.7% in home and another (Kemenkes RI, 2014). In the coastal community primary choices deliveries take place at home, assisted by shamans because mothers feel safe from evil spirits, and convenient for the family attended (Yunarti, 2013). Scope of delivery assistance by health workers in 2006 - 2011 in West Sulawesi has not reached the target of minimum service standards in 2015 by 90%, obstetric complications handled in 2011 in Mamuju 35.1%. The aim of research to analyze the implementation of Birth Planning and Complications Preventions Program (P4K) based on the knowledge and attitude of Mother on Coastal Communities in Mamuju. This type of research is survey with cross sectional study design. In the study period in August-October 2016. The population is all Mother toddler who visited IHC 330, 149 of the samples obtained by using the formula, taken by accidental sampling method. The results showed 68 (81.9%) of respondents have sufficient knowledge of the implementation of the less well P4K, 113 (79.6%) positive attitude to the implementation mother P4K less good, there is no statistical relationship between knowledge and attitude of mothers with implementation P4K. Midwives need intensive assistance in filling and installation sticker P4K at home mom.
BIOADSORBEN KULIT JAGUNG (Zea Mays ssp. mays) UNTUK MENURUNKAN FOSFAT (PO43-) PADA LIMBAH CAIR Dhea Elok Apriliani; Narwati Narwati; Erna Triastuti
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 8, No 4 (2017): Oktober 2017
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.547 KB) | DOI: 10.33846/sf8410

Abstract

Fosfat yang melebihi nilai ambang batas dapat menyebabkan eutrofikasi dan hiperfosfatemia. Upaya menurunkan fosfat yaitu menggunakan bioadsorben kulit jagung yang komposisi kimianya berupa 44,08% selulosa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kadar fosfat pada limbah cair buatan sebelum dan sesudah penambahan bioadsorben kulit jagung dengan variasi berat 10gr, 30gr, 50gr dan waktu kontak selama 90 menit. Penelitian ini merupakan pra-eksperimental dengan rancangan One Group Pretest and Posttest Design. Populasi dalam penelitian adalah limbah cair buatan. Sampel yang digunakan adalah limbah cair buatan dan besar sampel yaitu 19 sampel. Kadar fosfat diperiksa dengan alat Spektrofotometer FTIR (Fourier Transform Infrared) panjang gelombang 880 nm. Hasil pemeriksaan kadar fosfat pada kontrol adalah 6,018 mg/L, kadar fosfat A (10gr) adalah 3,107 mg/L, kadar fosfat B (30gr) adalah 1,790 mg/L, kadar fosfat C (50gr) adalah 0,377 mg/L. Berdasarkan uji Paired t-test diperoleh hasil P = (0,000) < α (0,05) yang menunjukkan ada perbedaan penurunan secara signifikan antara kadar fosfat pada limbah cair buatan Kontrol dan Kelompok perlakuan. Berdasarkan uji Kruskal Wallis diperoleh hasil p = 0,004 yang menunjukkan ada pengaruh signifikan antara berat bioadsorben kulit jagung terhadap penurunan kadar fosfat pada limbah cair buatan. Disarankan untuk penurunan parameter pencemar lainnya dengan bioadsorben kulit jagung serta meningkatkan konsentrasi larutan NaOH, peningkatan berat bioadsorben kulit jagung, variasi waktu kontak, dan pengendalian oksigen pada limbah cair.
HUBUNGAN PERSEPSI AKSES DAN PELAYANAN KB DENGAN KEJADIAN UNMET NEED atik mawarni
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 7, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.774 KB) | DOI: 10.33846/sf.v7i1.10

Abstract

Pendahuluan: Unmet need adalah kelompok wanita usia subur dengan status menikah yang sebenarnya sudah tidak ingin mempunyai anak lagi atau ingin menjarangkan kehamilannya namun tidak menggunakan kontrasepsi untuk mencegah kehamilan. Dari kabupaten/kota yang berada di Jawa Tengah, unmet need tertinggi adalah kota Salatiga dengan persentase unmet need sebesar 13,3%. Sasaran indikator Kinerja Program KKBPK Provinsi Jawa Tengah sampai dengan bulan Juni 2014, angka unmet need sebesar 5,2%. Metode: Jenis penelitian adalah observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebesar 121 wanita PUS dipilih secara proporsional random sampling. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan antara persepsi pelayanan KB dan akses dengan kejadian Unmet Need. Hasil: Penelitian memberikan hasil responden mempunyai umur termuda 21 th, tertua 50 th dengan rerata 35,73 th. Jumlah anak, minimal 0 dan maksimal 4 . Dari seluruh responden, yang termasuk dalam unmet need sebesar 27,3%. Menggunakan uji Chi Square diperoleh hasil tidak ada hubungan antara persepsi pelayanan KB dengan unmet need (p=1,000) begitu juga tidak ada hubungan antara persepsi akses pelayanan KB dengan unmet need (p= 0,269). Disarankan kepada Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Bapermasper dan KB) untuk dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang keluarga berencana, khususnya mengenai pengetahuan tentang kekurangan, kelebihan dan efek samping dari berbagai alat kontrasepsi yang tersedia. Selanjutnya perlu dilakukan sosialisasi biaya dan tempat pelayanan agar dapat diketahui oleh masyarakat. Kata Kunci: Keluarga berencana, pelayanan, akses, unmet need
EFEKTIVITAS SENAM KEGEL TERHADAP WAKTU PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU POST PARTUM NORMAL Ari Antini; Irna Trisnawati; Jundra Darwanty
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 7, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.462 KB) | DOI: 10.33846/sf.v7i4.70

Abstract

Berdasarkan penelitian Ajenifuja 2010 di Nigeria dari 76 wanita perdarahan post partum primer yang dirawat dari tahun 2002 sampai 2006 disebabkan laserasi jalan lahir (11,84%). Penelitian dengan survey dalam skala besar dilakukan dua bulan pada ibu post partum sebagian besar ibu mengatakan masih merasakan nyeri pada perineumnya, 77% diantaranya adalah primipara dan 52% multipara. Penyembuhan luka pada robekan perineum bervariasi, ada yang sembuh normal (6-7 hari) dan terlambat. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas senam kegel terhadap waktu penyembuhan luka perineum pada ibu post partum normal . Metode penelitian menggunakan desain quasi eksperimen. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat menggunakan uji T. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu nifas hari pertama melahirkan bulan mei sampai dengan nopember 2015 memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Besar sampel didapatkan 30 responden masing-masing baik pada kelompok perlakuan maupun kelompok kontrol. Hasil Penelitian didapatkan Rata-rata waktu penyembuhan luka perineum pada kelompok senam kegel adalah 6 hari dengan batasan minimal 5 hari dan maksimal 7 hari lebih cepat dibandingkan pada kelompok mobilisasi rata-rata adalah 7 hari, batasan minimal 4 hari dan maksimal 9 hari. Hasil analisis bivariat diperoleh nilai P=0,000, sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna lama waktu penyembuhan luka antara ibu melakukan senam kegel dengan ibu melakukan mobilisasi pada ibu post partum. Disarankan bagi tenaga Kesehatan khususnya bidan agar senantiasa mengajarkan senam kaegel pada ibu-ibu khususnya ibu hamil dan ibu post partum. Kata Kunci: Senam kegel, post partum
TRAINING KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN MODEL OF STRUCTURAL REFLECTION (MSR) TERHADAP PERSEPSI KELUARGA KLIEN TENTANG EMPATI DI INTENSIVE CARDIAC CARE UNIT (ICCU) Leni Agustin; Kusnanto Kusnanto; Sulistiawati Sulistiawati
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 8, No 4 (2017): Oktober 2017
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.193 KB) | DOI: 10.33846/sf8401

Abstract

Melalui kemampuan berempati, perawat dapat menurunkan stereotip dan memberikan evaluasi positif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh training komunikasi interpersonal dengan Model of Structural Reflection (MSR) terhadap persepsi keluarga klien di ruang ICCU tentang empati perawat, menggunakan desain pre and post test with control group. Sampel penelitian terdiri atas keluarga klien kelompok perlakuan di ruang ICCU dengan jumlah responden masingmasing kelompok kontrol dan perlakuan sebanyak 48 keluarga klien. Alat ukur menggunakan kuisioner. Data dianalisis menggunakan uji Man-Whitney dan uji regresi multinomial berganda. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil bahwa training komunikasi interpersonal MSR berpengaruh terhadap persepsi keluarga klien dengan peningkatan persepsi keluarga klien pada kelompok perlakuan dibanding kelompok kontrol sebesar 0,01. Training komunikasi interpersonal efektif dilaksanakan dengan menggunakan metode MSR, karena dengan komunikasi interpersonal yang efektif dapat memberikan dampak meningkatkan kualitas hubungan yang saling memuaskan, adanya pengertian dan empati.
PENGGUNAAN MINDFULNESS MEDITATION DALAM MANAJEMEN STRES: SEBUAH SYSTEMATIC REVIEW Nur Hidayati; Putu Indraswari Aryanti; Sofiana Salim; Zuliani Zuliani; Yani Erniyawati; Ah. Yusuf
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 9, No 2 (2018): April 2018
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.605 KB) | DOI: 10.33846/9203

Abstract

Background. Mindfulnes meditation dan intervensi lain berbasis mindfulnes saat ini sedang populer yang terbukti bermanfaat secara luas terutama pada pasien kanker dan tenaga kesehatan profesional. Objectives. Tujuan dari artikel ini adalah melakukan review secara sistematic pada beberapa hasil penelitian terbaru yang menggunakan randomized controlled trials yang mengkaji efek intervensi mindfulness meditation terhadap berbagai kasus. Methods. Pencarian dilakukan di beberapa database elektronik dalam kurun waktu 10 tahun terakhir yang dipublikasikan dalam Bahasa Inggris. Hasil pencarian menyisakan 8 jurnal yang memenuhi kriteria. Conclusion. Mindfulness meditation menurunkan stres, ansietas, dan fatigue secara signifikan, tidak berpengaruh terhadap faktor metabolik pada pasien obesitas, signifikansi kurang kuat pada nyeri, depresi dan kualitas tidur. Perlu penelitian lebih lanjut penggunaan mindfulness meditation dalam menurunkan nyeri, depresi, dan peningkatan kualitas tidur serta penggunaan pada berbagai kasus. Kata kunci: Anxiety, Depression, Mindfulness, Pain, Stress
INTERVENSI NONFARMAKOLOGIK UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN PADA PASIEN PREOPERASI: LITERATURE REVIEW Diana Pefbrianti; Hamdan Hariawan; Setyo Kurniawan; Hery Sasongko; galih Noor Alivian; Ah Yusuf
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 9, No 2 (2018): April 2018
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.035 KB) | DOI: 10.33846/9201

Abstract

Pendahuluan: Kecemasan merupakan suatu hal yang biasa terjadi pada pasien yang akan menjalani pembedahan. Kecemasan yang terjadi pada pasien pre operasi dapat dirasakan sejak mulai dijadwalkan untuk operasi hingga waktu operasi tiba. Intervensi nonfarmakologi dapat diberikan pada pasien yang mengalami kecemasan preoperasi. Tujun literatur review ini untuk memberikan gambaran mengenai beberapa intervensi nonfarmakologi yang dapat diberikan untuk menurunkan kecemasan pada pasien yang mengalami kecemasan preoperasi. Metode: Metode yang digunakan dalam literature review ini diawali dengan pemilihan topik, kemudian ditentukan keyword untuk pencarian jurnal menggunakan Bahasa Inggris melalui beberapa database antara lain Sciencedirect, Ebscho, dan Pro Quest. Hasil: Didapatkan beberapa intervensi nonfarmakologi di dalam review ini yang dapat menurunkan kecemasan pada pasien pre operasi. Intervensi teresebut adalah edukasi preoperatif, pemberian minyak lavender, Wack Wednesday, healing touch, dan hand reflexology. Kesimpulan: Banya intervensi nonfarmakologi yang telah dikembangkan untuk menurunkan kecemasan pasien preoperasi. Pemberian edukasi merupakan cara yang paling sederhana untuk menurunkan kecemasan pasien preoperasi.
PERBEDAAN FREKUENSI ENURESIS SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN BEHAVIOR MODIFICATION (ALARM ENURESIS) Fitria Primi Astuti; Ida Sofiyanti
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 9, No 2 (2018): April 2018
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.493 KB) | DOI: 10.33846/sf.v9i2.233

Abstract

Prevalensi enuresis sebesar 15% pada usia 5 tahun, 10% pada usia 7 tahun dan menurun menjadi 5% pada usia 11-12 tahun. Apabila enuresis tidak segera diatasi dan diabaikan dapat mengganggu kepercayaan diri anak dan hubungan sosialnya. Beberapa metode yang digunakan untuk mengurangi enuresis dengan terapi motivasi, therapy alarm (behavior modification), latihan menahan keluarnya air kencing (bladder therapy training), Terapi melalui makanan, hypnotherapy. Penelitian ini Bertujuan mengetahui perbedaan frekuensi enuresis sebelum dan sesudah pemberian Behavior Modification (Alarm Enuresis) di Kelompok Bermain dan Anak Usia Prasekolah TK Sumurejo Kecamatan Gunung Pati. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen semu (Quasi Experimental) dengan rancangan One Group Pre-test dan Post-test desain, sampel dalam penelitian ini 10 responden. Hasil penelitian ini menunjukan frekuensi enuresis sebelum diberikan Behavior Modivication (Alarm Enuresis) mean Eneuresis malam 8,90 lebih besar dibandingkan dengan Mean frekuensi Enuresis pada siang hari yaitu 1,2. Bahwa frekuensi Enuresis setelah diberikan Behavior Modivication (Alarm Enuresis) dalam satu minggu mean Eneuresis malam 0,40 lebih besar dibandingkan dengan Mean frekuensi Enuresis pada siang hari yaitu 3,30, ada perbedaan sebelum dan sesudah pemberian Behavior Modivication (Alarm Enuresis) dengan p0,012
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMENGARUHI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF TAHUN 2018 Dewi Andariya Ningsih
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 9, No 2 (2018): April 2018
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.326 KB) | DOI: 10.33846/sf.v9i2.263

Abstract

Kecenderungan para ibu untuk tidak menyusui bayinya secara Eksklusif semakin besar. Hal ini dapat dilihat dengan semakin besarnya jumlah ibu menyusui yang memberikan MP-ASI lebih awal sebagai pengganti ASI. Desain penelitian menggunakan metode mixed methods dengan strategi sequential explanatory. Penelitian ini menggunakan total sampling sebanyak 20 ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan terdiri dari 6 ibu yang memberikan ASI Eksklusif dan 14 ibu tidak memberikan ASI Eksklusif. Faktor-faktor yang dikaji yaitu tentang pengetahuan, kondisi kesehatan ibu, persepsi, dukungan keluarga, dukungan petugas kesehatan, promosi susu formula, kebijakan, budaya dan tempat bersalin. Mayoritas karakteristik informan berumur antara 21-35 tahun sebanyak 80%, dengan paritas 1-3 sebanyak 95%, tingkat pendidikan mayoritas menengah sebanyak 50%, dan sebagian besar IRT 55%. Faktor penghambat ASI Eksklusif yaitu Pengetahuan masih kurang dari sebagian besar ibu yang setuju terhadap pemberian makanan pendamping ASI sebelum bayi berusia enam bulan, dari segi kondisi kesehatan ibu banyak ibu yang mengalami baby blues sehingga tidak memberikan ASI dianggap hal biasa, persepsi sebagian besar ibu dengan memberikan ASI saja pada bayi 0-6 bulan masih dianggap kurang jika tidak ditambah dengan MP-ASI. Dukungan petugas kesehatan yang masih minim terkait informasi yang diberikan kepada ibu, dukungan keluarga juga sangat memengaruhi pemberian ASI, gencarnya promosi susu formula sangat memengaruhi pemberian ASI Eksklusif, dari segi kebijakan belum ada program khusus untuk ASI Eksklusif, masih ada budaya dengan pembatasan makan pedas dan asam dan beberapa makanan yang dianggap baik salah satunya daun katuk, dari segi tempat bersalin seluruh informan melahirkan dipetugas kesehatan. Kata kunci: Air Susu Ibu, Faktor-faktor menyusui

Page 10 of 181 | Total Record : 1808


Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 17, No 3 (2026): March 2026 Vol 17, No 1 (2026): January 2026 2026 Vol 16, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 16, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming) Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 15, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 15, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 15, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 2024 Vol 14, No 4 (2023): Oktober - Desember 2023 Vol 14, No 3 (2023): Juli - September 2023 Vol 14, No 2 (2023): April 2023 Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023 2023 Vol 13, No 4 (2022): Oktober 2022 Vol 13, No 3 (2022): Juli 2022 Vol 13, No 2 (2022): April 2022 Vol 13, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Februari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Januari 2021 2022 Vol 12, No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 12, No 3 (2021): Juli 2021 Vol 12, No 2 (2021): April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus November 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus Januari 2021 Vol 12, No 1 (2021): Januari Vol 11, No 3 (2020): Juli 2020 Vol 11, No 2 (2020): April 2020 Vol 11, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Mei-Juni 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Maret-April 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus November-Desember 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Januari-Februari 2020 Vol 11, No 4 (2020): Oktober Vol 10, No 4 (2019): Oktober 2019 Vol 10, No 3 (2019): Juli 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 9, No 4 (2018): Oktober 2018 Vol 9, No 3 (2018): Juli 2018 Vol 9, No 2 (2018): April 2018 Vol 9, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 8, No 4 (2017): Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Juli 2017 Vol 8, No 2 (2017): April 2017 Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Januari 2016 Vol 6 (2015): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional 2010: Template More Issue