cover
Contact Name
Titik Misriati
Contact Email
titik.tmi@bsi.ac.id
Phone
+628999115816
Journal Mail Official
jurnal.abdimas@bsi.ac.id
Editorial Address
Jl. Kramat Raya No.98, Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10450
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 26146711     DOI : http://dx.doi.org/10.31294/jabdimas
Core Subject : Social,
Jurnal Abdimas BSI sebagai bagian dari semangat menyebarluaskan hasil dari pengabdian pada masyarakat. Situs Jurnal Abdimas BSI menyediakan artikel-artikel jurnal untuk diunduh secara gratis. Jurnal Abdimas BSI adalah jurnal ilmiah nasional yang merupakan sumber referensi akademisi di bidang Pengabdian Masyarakat.
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2019): Agustus 2019" : 25 Documents clear
Kreativitas Guru TKIT Al Mishbah Dalam Pengembangan Model Pembelajaran Lab Mini Melalui Terrarium Ekosistem Fatikhatun Nikmatus Sholihah; Anggun Wulandari; Umi Kulsum Nur Qomariyah
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1190.518 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v2i2.6116

Abstract

AbstrakPembelajaran di sentra alam dengan tema lingkungan alam memiliki tantangan tersendiri bagi guru-guru dalam pelaksanaanya dikarenakan lahan yang sedikit. Guru masih banyak menggunakan lembar kerja siswa yang dibeli dari toko-toko buku dan kurang kreatif sehingga tidak mengembangkan media sendiri. Maka dibutuhkan pelatihan pembuatan media yang dapat menggambarkan situasi ekosistem yaitu terrarium ekosistem. Terrarium merupakan media yang terbuat dari kaca baik botol, aquarium atau plastik transparan yang berisi tanaman dengan metode yang unik yang disesuaikan dengan kondisi alam yang sesungguhnya. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan bagi guru TKIT Al Mishbah menciptakan eksosistem mini dalam suatu media kaca agar mempermudah guru dalam mengajarkan Lingkungn Alam yang disebut terrarium. Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama 4 hari mulai 25 juni sampai 28 juni 2019. Metode pelaksanan kegiatan ini dilakukan dengan cara tutorial terbimbing. Pembuatan terrarium meliputi pembuatan terrarium ekosistem gurun, terrarium hutan hujan tropis, dan terrarium savana. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi solusi permasalahan yang dihadapi oleh guru dalam materi ekosistem di sekolah, sehingga guru dapat menyeimbangkan antara teori dengan kondisi alam sesungguhnya. Kata Kunci: Terrarium, Guru TKIT Al Mishbah , Lab Mini.
Penggunaan Alat Penurun Daya Listrik Untuk Mengurangi Biaya Operasional Pada Usaha Mikro Furniture (Mebel) machmud effendy; Zulfatman has
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (824.851 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v2i2.5923

Abstract

Kota Malang memiliki banyak UMKM (usaha mikro kecil dan menengah), salah satunya adalah usaha mikro  furniture (mebel).  Salah satu usaha mikro di kota Malang adalah ”INDAH Mebel” milik bapak Budiyanto yang berada di Kelurahan Polowijen Kecamatan Blimbing. INDAH Mebel menghasilkan produk antara lain  kursi, meja, lemari, kicthen set, interior set dll. Untuk memproduksi hasil mebel membutuhkan beberapa mesin listrik untuk proses pemotongan, penghalusan, pengeboran, pengecatan, dan finsihing. Saat ini INDAH Mebel mengeluhkan tingginya pembayaran listrik akibat banyaknya penggunaan mesin-mesin listrik. Sehingga untuk mengurangi beban pembayaran listrik, tim pengabdi menawarkan alat penurun daya listrik yang mampu menurunkan tegangan dan arus mesin listrik tanpa mengganggu kinerja alat.Alat penurun daya listrik terdiri dari trafo penurun tegangan, rangkaian kontrol, rangkaian pembangkit tegangan terkontrol, sensor arus, dan fuse (pengaman).Alat penurun daya listrik telah berhasil dibuat dan diimplementasikan pada usaha INDAH mebel.Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat penurun daya listrik mampu menurunkan tegangan dan arus listrik saat mesin-mesin listrik dioperasikan. Mesin-mesin listrik dioperasikan selama 7 jam sehari selama 26 hari dalam 1 bulan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa alat penurun daya listrik mampu menghemat daya listrik per bulan sebesar 413 Watt dan menghemat pembayaran listrik sebesar Rp. 110.025, dengan tarif pembayaran listrik dari PLN untuk kelas bisnis kecil sebesar Rp.1467/kWh
MODEL KEMITRAAN DALAM PENYUSUNAN DAFTAR INFORMASI PUBLIK DI PPID UTAMA KABUPATEN ACEH BARAT Afrizal Tjoetra; Nodi Marefanda; Irsadi Aristora; Sudarman Sudarman
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.815 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v2i2.5961

Abstract

Hak atas informasi publik dijamin oleh negara. Namun, pengelolaan informasi publik di Kabupaten Aceh Barat belum berjalan sesuai amanat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. Hal ini dikarenakan masih terbatasnya pengetahuan dan keterampilan sumber daya aparatur pemerintahan dalam pelaksanaan ketentuan undang-undang dimaksud. Untuk itu, pelaksanaan pengabdian menjadi penting untuk percepatan layanan informasi publik di Aceh Barat. Tujuan umum pengabdian untuk meningkatkan kepatuhan badan publik Pemerintah di Kabupaten Aceh Barat dalam melaksanakan UU KIP.  Sedangkan tujuan khususnya terdiri tiga bagian, yaitu menyampaikan umpan balik temuan pengabdian kepada badan publik Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, meningkatkan kesiapan badan publik Pemerintah di Kabupaten Aceh Barat dalam melaksanakan UU KIP melalui penyusunan daftar informasi publik, serta meningkatkan layanan informasi publik di Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam menyediakan dan mengumumkan informasi berkala, informasi yang tersedia setiap saat dan informasi serta merata. Pengabdian  dilakukan melalui empat tahap, yakni melalui pertemuan awal dengan Sekretaris Daerah Aceh Barat selaku Atasan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Utama dan PPID Utama Kabupaten Aceh Barat, sosialisasi hasil pengabdian, workshop penyusunan daftar informasi publik, serta pendampingan dalam penyusunan daftar informasi publik. Berdasarkan pengabdian terhadap PPID Utama dan PPID Pembantu diperoleh bahwa proses koordinasi antara Tim Pertimbangan dan PPID Utama Kabupaten Aceh Barat menjadi penting dan strategis.  Berikutnya, proses pendampingan telah menghasilkan daftar informasi publik PPID Utama dan PPID Pembantu di Kabupaten Aceh Barat, serta adanya kerja sama antara perguruan tinggi, OMS (MaTA), PPID Utama Aceh, dan PPID Utama Kabupaten Aceh Barat semakin mempercepat proses penyusunan daftar informasi publik Kata Kunci: Informasi Publik, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi, Badan Publik, Daftar Informasi Publik, Layanan Informasi Publik, Kabupaten Aceh Barat.
Peningkatan Kapasitas Tenaga Kesehatan dalam Monitoring Penyakit Menular Berbasis Internet of Things Taryudi Taryudi; Daryanto Daryanto; Irma Darmawati; Heni Purnama; Linlin Lindayani
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.32 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v2i2.5672

Abstract

Indonesia merupakan negara tertinggi ketiga didunia  untuk penyakit tuberkulosis (TB). Ditengah perkembangan industri, penyakit TB masih menjadi penyakit yang sulit untuk dikontrol dan dikendalikan tingkat penularannya. Saat ini, sistem survilance yang merupakan elemen penting dalam pencegahan dan penanganan penyakit infeksi masih berdasarkan pada pendekatan tradisional, seperti self-reported dan paper-based. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu meningkatkan soft-skill dan hard-skil tenaga kesehatan dalam pemanfaatan teknologi  berbasis Internet of Things untuk pencegahan penyakit menular (TB). Metode pelaksanaan berdasarkan solusi yang akan dikembangkan dan problems-solved methods. Pelaksanaan pelatihan dilakukan sebanyak dua kali selama satu hari, dengan fokus materi hari pertama befokus pada gambaran umum penyakit infeksi di Indonesia dan penting nya monitoring pasien. Sesi kedua dilanjutkan dengan pelatihan pemanfaatan teknologi untuk monitoring pasien TB sebagai upaya pencegahan yang dilanjutkan dengan demonstrasi dan simulasi. Tahap selanjutnya, membantu melakukan instalasi beberapa aplikasi yang dapat digunakan oleh tenaga kesehatan dan pasien TB, serta pembinaan yang bersifat monitoring pelaksanaan. Setelah dilakukan pelatihan didapatkan bahwa pengetahuan tenaga kesehatan terhadap pemanfaatan teknologi meningkat lebih dari 70%. Sehingga pelatihan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam pemanfaatan teknologi sangat diperlukan dan diperluas diseluruh puskesmas untuk memudahkan pekerjaan tenaga kesehatan.
Pelatihan Penggunaan Media ICT Online bagi Guru, Orang Tua dan Siswa SMP IT Insan Mulia Manokwari berupa Edmodo dan Schoology Achmad Rante Suparman; Fridolin F Paiki
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (843.622 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v2i2.5814

Abstract

Tujuan utama pengabdian masyarakat berupa pelatihan penggunaan media ICT online bagi guru, orang tua dan siswa di SMP IT Insan Mulia Manokwari adalah mengenalkan jenis-jenis media online yang yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran berupa Edmodo dan Schoology. Pelatihan dilakukan dengan terperinci, dengan membagi kelas guru, kelas orang tua dan kelas siswa dalam mempelajari penggunaan media ICT berupa Edmodo dan Schoology. Dalam proses pelatihan dilakukan pendampingan yang dilakukan oleh tim PKM. Disamping pengenalan media ICT, dalam pelatihan ini dilakukan juga penugasan agar lebih memahami tentang penggunaan media ICT online tersebut. Penugasan dibedakan antara tugas guru, tugas orang tua dan tugas siswa. Untuk mengetahui keberhasilan kegiatan pengabdian ini, dilakukan evaluasi tahap akhir. Evaluasi dilakukan dengan dua cara yaitu wawancara dan pengisian angket. Hasil evaluasi tersebut di olah dan dibuat dalam bentuk diagram pelaksanaan kegiatan. Hasil evaluasi dari kegiatan ini disampaikan kepada pihak sekolah dan pihak-pihak terkait. Dari hasil tersebut diperoleh bahwa tingkat kepuasan peserta pelatihan sangat tinggi, dimana 92% puas dengan proses pelatihan, baik dari segi materi, penyampaian materi, proses diskusi, pelatihan individu dan hasil penelitian. Pengabdian ini menambah pengetahuan dan keterampilan peserta pelatihan
Pemanfaatan Permainan Komputer Berlisensi Free Software sebagai Media Pembelajaran Anti Korupsi Pada Anak Rachmat Kriyantono; Bayu Indra Pratama
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.215 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v2i2.5929

Abstract

Korupsi adalah masalah besar yang dihadapi Bangsa Indonesia. Indeks persepsi korupsi Indonesia masih relatif tinggi sehingga perlu upaya penanggulangan secara bersama, termasuk dari kalangan perguruan tinggi. Salah satunya adalah melalui strategi pendidikan sejak usia dini, yakni menyiapkan generasi muda sejak usia dini untuk menghindari perilaku korupsi. Karena itu, tim pengabdian masyarakat mengadakan sosialisasi dan pelatihan tentang pembelajaran anti korupsi. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk permainan game computer sehingga sesuai dengan karakter peserta pelatihan. Pelatihan diselenggarakan di SD Dinoyo Malang dengan mengundang guru dan orang tua anak sekolah dasar di Kota Malang. Hasil pelatihan ini adalah para peserta didik mengenal korupsi dan dapat memainkan permainan game anti korupsi dengan baik. Diharapkan game ini yang jika dilakukan berulang kali, nilai-nilai antikorupsi yang ada dalam kandungan game ini dapat terinternalisasi secara bertahap dalam pikiran peserta didik.Kata Kunci: Game software, Pembelajaran anti korupsi, pengabdian masyarakat.
Pelatihan Pembuatan Laporan Rekapitulasi Keluarga Prasejahtera Pada Kecamatan Karawang Barat Mohammad Syamsul Azis
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.792 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v2i2.5839

Abstract

Komputer adalah perangkat yang tidak bisa lepas dari dunia kerja, apalagi penggunanya terus meningkat dari tahun ke tahun. Sehingga orang tidak bisa lepas dengan satu perangkat ini. Seperti halnya negara kita negara Indonesia yang sebagian besar penduduknya sudah menggunakan perangkat ini untuk meyelesaikan berbagai tugas. Dengan pentingnya manfaat komputer ini tentunya sistem pemerintahan pun wajib menggunkan perangkat ini agar tugas-tugas di negara ini semakain cepat terselesaikan dan lebih tepat sasaran, dibandingkan hanya mengandalakan kemampuan menulis atau teknik-teknik konvensional yang dirasa bisa memakan waktu yang lama dan kurang optimal. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat agar dapat menerapkan program kerja yang berbasis komputer. Kegiatan pertama terdiri dari satu hari membuat laporan dengan menggunakan microsoft excel, kemudian dilanjutkan dengan membuat surat menyurat menggunakan micorsoft word, dan ditutup dengan memberikan ketrampilan masyrakat dalam hal presentasi menggunakan power point. Setelah diadakannya pengabdian ini diharapkannya masyarakat yang terdapat pada lembaga pemerintahan mampu mengoperasikan tugas-tugasnya dengan komputer dengan baik dan menghasilkan hasil yang lebih optimal dibandingkan hasil yang sebelumnya yang masih menggunakan cara konvensional dan manfaatnya bisa dirasakan bagi petugasnya dan masyrakat yang dilayaninya serta bisa menjadi rujukan untuk kegiatan selanjutnya yang sejenis dengan pengabdian masyrakat ini.
Penerapan Pencatatan dan Laporan Akuntansi Pada Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Ade Sri Mulyani; Ety Nurhayaty; Kasmanto Miharja
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.62 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v2i2.5818

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu penggerak perekonomian, walaupun mempunyai kontribusi yang besar, kenyataan menunjukan bahwa Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masih belum dapat mewujudkan kemampuannya secara maksimal, dikarenakan masih kurangnya pengetahuan dari para pelaku usaha dalam melakukan penerapan akuntansi dalam mengelola hasil usaha, jika akuntansi dilakukan secara baik, maka para pelaku usaha dapat mengambil keputusan dalam menjalankan usaha sesuai dengan data yang akurat, bukan berdasarkan pengalaman dan ingatan saja. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dengan kuisioner dan wawancara langsung dengan responden. Penelitian ini menggunakan teknik analisis dekriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) masih belum banyak yang  menerapkan akuntansi sesuai dengan siklus akuntansi, para pelaku usaha baru melakukan tahap awal dari akuntansi seperti mengumpulkan bukti transaksi dan mencatat transaksi yang terjadi. Kendala yang dihadapi oleh para pelaku usaha adalah masih kurangnnya pengetahuan dan kesadaran  yang dimiliki para pelaku usaha untuk melakukan pencatatan dan pelaporan akuntansi, para pelaku usaha beranggapan bahwa hanya dengan melakukan pengumpulan bukti transaksi dan pencatatan transaksi yang terjadi mereka sudah dapat menentukan laba, tanpa perlu membuat laporan keuangan, karena menurut para pelaku usaha membuat laporan keuangan memerlukan biaya yang cukup bear dan waktu yang lama.        
Sosialisasi dan Implementasi Kegiatan ‘’Nata Raga’’ Encourage Healthy Life Style di SMP Negeri 2 Pakisaji Wahyu Djoko Sulistyo; Bagas Gifari Eko Saputra; Deony Tritaufika; Goes Abdul Wahid; Heny Intan Permatasari; Yohannes Iwano Jehaut M; Zelinda Istighfariani
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.886 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v2i2.5638

Abstract

Abstrak: Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan generasi muda bangsa Indonesia, Tim pengabdian masyarakat mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang melakukan kegiatan praksis sosial yang dilakukan secara langsung di SMP Negeri 2 Pakisaji. Kegiatan praksis sosial ini dinamai dengan “Kegiatan Nata Raga”. Kegiatan Nata Raga merupakan kegiatan yang dibentuk oleh Tim pengabdian masyarakat sendiri yang terdiri dari dua kegiatan pokok, yaitu olahraga senam dan sosialisasi mengenai gaya hidup sehat dan bahaya merokok. Kegiatan Nata Raga yang bertema “Encourage Healthy Life Style” ini disasarkan kepada peserta didik kelas VIII D SMP Negeri 2 Pakisaji. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan teori serta praktik mengenai bagaimana cara menjaga kesehatan tubuh generasi muda pada saat ini. Selain itu kegiatan ini juga sebagai upaya untuk menumbuhkan nilai-nilai pendidikan karakter pada peserta didik. Nilai-nilai pendidikan karakter ini berfungsi agar generasi muda dapat tetap menghargai dan memaknai jati dirinya sebagai penerus perjuangan bangsa Indonesia, serta sebagai salah satu usaha sehingga dapat bersaing dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0.Kata Kunci: Nata Raga, Olahraga, Sosialisasi, Pendidikan Karakter
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Pijat Nifas Bagi Kader Di Desa Babakan Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung OD Sari Ningsih
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.812 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v2i2.5143

Abstract

Salah satu cara efektif dalam meningkatkan produktifitas Indonesia adalah melalui pemberdayaan perempuan. Negara perlu melakukan investasi terhadap perempuan dengan menjamin kesehatannya secara menyeluruh. Pemberdayaan perempuan tidak serta merta menjadi tanggung jawab pemerintah. Peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk mendukung program-program dari berbagai sektor. Kesehatan perempuan, dapat dilakukan bersinergi antara pemerintah dan masyarakat. Sekolah Tingi Ilmu Kesehatan Immanuel melalui Program Studi D3 Kebidanan mengambil peluang dalam rangka pengabdian kepada masyarakat khususnya para perempuan. Daerah yang disasar adalah Desa Babakan di Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung. Program-program Kesehatan Ibu dan Anak dan Kesehatan Reproduksi, menjadi salah satu yang diperhatikan. Data menunjukan jumlah kader 28 orang dengan kompetensi yang dimiliki adalah pengelolaan posyandu 5 meja, pendampingan perempuan yang memerlukan rujukan kesehatan dan kegiatan lainnya seperti olah raga. Berdasarkan latar belakang maka dilakukanlah pengabdian kepada masyarakat melalui topik “Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Pijat Nifas Bagi Kader di Desa Babakan Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung”. Tujuan; tercapainya pemberdayaan perempuan melalui kemampuan kader untuk melakukan pijat nifas. Manfaat; pengetahuan, pemahaman dan kemampuan kader dalam hal pijat nifas serta kemampuan untuk menambah pemasukan ekonomi. Metode; Analisis situasi, kajian/survey awal, kajian potensi kader posyandu, perijinan, penyusunan materi , implementasi, evaluasi, perumusan laporan kegiatan dan publikasi. Hasil; Pengetahuan kader tentang pijat nifas sebagian besar berpengetahuan cukup 14 orang, berpengetahuan baik 10 orang dan berpengetahuan kurang 2 orang. Pemahaman kader tentang pijat nifas sebagian besar berpengetahuan cukup 14 orang, berpengetahuan baik 12 orang dan berpengetahuan kurang 2 orang. Kemampuan kader setelah mengikuti pelatihan pijat nifas dengan kemampuan baik 26 orang, kemampuan cukup 2 orang. Sebagai tindak lanjut dari pelatihan ini, maka pelatih berkolaborasi bersama petugas kesehatan dan pemerintahan setempat untuk melakukan pemantauan selanjutnya. Simpulan; pemberdayaan perempuan melalui pelatihan pijat nifas bagi kader bahwa sebagian pengetahuan dan pemahaman kader tentang pijat nifas adalah cukup. Kemampuan kader dalam mengimplemetasikan pijat nifas adalah baik. Manfaat penyerta yang bisa dimanfaatkan bagi kader adalah menambah pemasukan ekonomi. Rekomendasi pelatihan ini diperlukan pendampingan dan pemantauan petugas kesehatan dan pemerintah setempat untuk mengembangkan terus potensi kader dalam rangka pemberdayaan perempuan. Pelatihan pijat nifas ini terbatas, sehingga diperlukan pelatihan-pelatihan lanjutan atau topik lainnya untuk lebih memampukan pemberdayaan perempuan. Ucapan terimakasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Puskesmas Pakutandang Ciparay Kabupaten Bandung dan Kepala Desa Babakan Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung beserta jajarannya.

Page 1 of 3 | Total Record : 25