cover
Contact Name
Titik Misriati
Contact Email
titik.tmi@bsi.ac.id
Phone
+628999115816
Journal Mail Official
jurnal.abdimas@bsi.ac.id
Editorial Address
Jl. Kramat Raya No.98, Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10450
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 26146711     DOI : http://dx.doi.org/10.31294/jabdimas
Core Subject : Social,
Jurnal Abdimas BSI sebagai bagian dari semangat menyebarluaskan hasil dari pengabdian pada masyarakat. Situs Jurnal Abdimas BSI menyediakan artikel-artikel jurnal untuk diunduh secara gratis. Jurnal Abdimas BSI adalah jurnal ilmiah nasional yang merupakan sumber referensi akademisi di bidang Pengabdian Masyarakat.
Articles 293 Documents
PENINGKATAN PEMAHAMAN DAN KETERAMPILAN MASYARAKAT DALAM MEMANFAATKAN LIMBAH CAIR TAHU SEBAGAI BIOGAS DI DUSUN BAPANG KABUPATEN JOMBANG Suci Prihatiningtyas; Fatikhatun Nikmatus Sholihah; Meriana Wahyu Nugroho
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.873 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v3i1.6947

Abstract

yang memiliki home industry tahu dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dengan memanfaatkan limbah cair tahu sebagai biogas di dusun Bapang kabupaten Jombang. Metode penerapan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diawali dengan observasi lapangan, perijinan mitra yaitu pemilik home industry tahu, perencanaan kegiatan meliputi penyiapan alat dan bahan serta rencana kegiatan sosialisasi, penyiapan alat dan bahan, sosialisasi yang diawali dengan penyampaian materi (materi yang disampaikan terkait tentang limbah, kadungan limbah, dan pemanfaatan limbah), demonstrasi pembuatan biodigester dan biogas, dan pelatihan pembuatan biodigester dan biogas. Kegiatan yang sudah dilaksanakan berupa peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah cair tahu sebagai biogas dapat terlaksana dengan baik dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Persentase rata-rata respon peserta setelah mengikuti kegiatan ini sebesar 78,11% yang berarti kegiatan dapat dirasakan manfaatnya karena keterampilan dalam membuat biodigester dapat secara langsung diterapkan pada pembuatan biogas dengan menggunakan limbah cair tahu.Kata Kunci: Biogas, limbah cair tahu, home industry tahu
Pelatihan Pembukuan dan Operasional Koperasi Madrasah Ibtidaiyah Dalam Rangka Perbaikan Kesejahteraan Guru Se-Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang Yustirania Septiani; Rr Retno Sugiharti; Supanji Setyawan
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.143 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v3i1.6534

Abstract

Faktor utama keberlangsungan Koperasi Sekolah adalah pengelolaan yang baik. Pengelolaan dalam koperasi sekolah melingkupi pengelolaan dari sisi pengorganisasian baik struktur organisasi maupun keuangan. Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pelatihan kepada Guru Madrasah Ibtidaiyah se–Kecamatan Secang yang juga berperan sebagai pengelola Koperasi Sekolah terkait struktur organisasi dalam koperasi sekolah, penggunaan pembukuan menggunakan apliksai serta sirkulasi operasional koperasi sekolah yang baik. Harapannya Madrasah Ibtidaiyah se–Kecamatan Secang yang sudah memiliki koperasi sekolah mampu mengelola koperasi tersebut menjadi lebih terstruktur dan sistematis. Meskipun pada dasarnya tujuan Koperasi Sekolah bertujuan untuk kepentingan pendidikan namun diharapkan pula pada akhirnya keberadaan Koperasi Sekolah akan dapat memberikan kontribusi pada peningkatan kesejahteraan guru sekolah tersebut. Pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, tutorial, dan diskusi yang diberikan intensif selama 3 kali pertemuan. Dari kegiatan ini diketahui bahwa rata-rata Koperasi Sekolah yang sudah ada belum berjalan dengan maksimal. Kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya sumber daya pengelola koperasi. Terbatasnya jumlah guru di masing-masing sekolah membuat masing-masing guru telah mengemban tugas yang cukup banyak, sehingga pengelolaan koperasi sekolah sering terbengkalai. Namun dengan adanya otomatisasi pembukuan yang disampaikan pada kegiatan ini memudahkan guru sebagai pengelola koperasi sekolah untuk melakukan pencatatan transaksi di koperasi sekolah. Dari hasil evaluasi kegiatan, kegiatan pelatihan ini telah meningkatkan kemampuan pengelola koperasi sekolah dalam hal ini guru dalam melakukan pengelolaan koperasi khususnya dalam hal pembukuan keuangan.
Sosialisi Menjadi Generasi Pemimpin Milenial Pada Masyarakat Cipinang Melayu Kecamatan Makasar Jakarta Timur Kartika Yuliantari; Kus Daru Widayati
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.52 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v3i1.6895

Abstract

Kepemimpinan milenial berarti kepemimpinan yang dapat mengikuti dengan gaya yang dimiliki generasi masa kini. Pola kepemimpinan milenial berbeda dengan pola kepemimpinan dulu yang berasal dari generasi sebelumnya.  Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mengubah pola mindset peserta agar menjadi generasi pemimpin milenial dan menambah ilmu dan pengetahuan di bidang kepemimpinan. Pengabdian masyaralat ini juga menumbuhkan kesadaran sebagai generasi penerus bangsa yang dapat  mengetahui setiap kelebihan maupun kekurangannya agar menjadi seorang pemimpin milenial yang lebih bijaksana dan dewasa. Sedangkan untuk ibu-ibu PKK menyadari perannya sebagai orang tua dalam mendidik anaknya sedini mungkin, dalam membentuk moral dan pola pikir yang baik untuk menciptakan generasi pemimpin milenial yang mempunyai karakter sesuai dengan Pancasila. Sedangkan kegiatan pengabdian masyarakat ini berguna bagi pihak penyelenggara yaitu dosen Program Studi Administrasi Bisnis, Fakultas Ekonomi dan Bisnis beserta lembaga yang menaunginya adalah memenuhi salah satu kewajiban seperti tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Masyarakat yaitu ikut berperan secara aktif membuka wawasan dan pengetahuan seluruh masyarakat, khususnya generasi muda serta dapat melibatkan perempuan, khususnya seorang ibu yang dapat melahirkan generasi pemimpin milenial. Berdasarkan evaluasi terungkap, bahwa para peserta belum memahami karakteristik generasi milenial. Peserta juga belum memiliki mindset tentang generasi pemimpin milenial dan, begitu juga orang tua belum mengerti bagaimana mendidik anak-anaknya agar menjadi generasi pemimpin milenial di masa yang akan datang. Namun, setelah mengikuti pelatihan, para peserta generasi muda akhirnya dapat memahami karateristik menjadi seorang pemimpin milenial, ibu-ibu PKK mulai menyadari bagaimana mendidik anak-anaknya sedini mungkin, dalam membentuk moral dan pola pikir yang baik agar menjadi seorang pemimpin milenial di masa yang akan datang yang mempunyai karakter sesuai dengan Pancasila dilihat dari tanggapan peserta setelah pelatihan.Kata Kunci: Generasi, Pemimpin, Milenial
Pelatihan Teknis Aplikasi Parenting Control Sebagai Media Pengawas Penggunaan Gadget Pada Anak Untuk Ibu-Ibu PKK Di Kecamatan Baturraden Ika Romadoni Yunita; Fiby Nur Afiana; Primadani Arsi
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.151 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v3i1.6692

Abstract

Pengenalan teknologi/gadget pada anak tidak salah, akan tetapi diharapkan peran orang tua untuk turut serta mengawasi penggunakan gadget pada anak. Penggunaan gadget tanpa pengawasan memberikan beberapa dampak terhadap interaksi sosial seperti mereka lebih nyaman menggunakan gadget daripada berinteraksi atau bermain dengan teman sebayanya. Namun terdapat juga pengaruh positif pengenalan gadget pada anak seperti dapat mengasah kemampuan kognitif, belajar tanggap teknologi dan berfikir lebih kreatif. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini peserta yang terdiri dari Ibu-ibu pengurus dan anggota PKK dapat melakukan pengawasan terhadap gadget yang digunakan anak melalui salah satu aplikasi parenting control Google Family Link yang terdiri dari 2 versi untuk orang tua dan anak dan dapat diunduh secara gratis di play store. Dengan pengabdian ini Orang tua tidak membiarkan begitu saja anak menggunakan gadget tanpa pengawasan karena bisa berdampak buruk terhadap tumbuh kembang anak baik secara fisik maupun psikis. Kata Kunci: Gadget, parenting control, google family link.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI MANAJEMEN WISATA PRIMA DI TAMAN BUNGA MANOHARA DESA PURWODADI KEC.TEGALREJO SEBAGAI ALTERNATIF PENINGKATAN KESEJAHTERAAN Andhatu Achsa; Rian Destiningsih; Heni Hirawati
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.928 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v3i1.6518

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan sistem pengelolaan dan manajemen keuangan masih belum tertata dengan baik, belum adanya paguyuban UMKM di Taman Manohara Desa Purwodadi sehingga transfer ilmu dan koordinasi menjadi sangat kurang efisien dan efektif, pemasaran atau promosi baik lewat media sosial maupun media cetak masih belum memadai untuk terkait konektivitas jaringan yang juga masih kurang, serta tingkat pendidikan masih sangat kurang Taman Bunga Manohara Desa Purwodadi Kecamatan Tegalrejo. Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan gambaran masyarakat tentang Manajemen Wisata Prima Di Taman Bunga Manohara Desa Purwodadi Kecamatan Tegalrejo Kabupaten Magelang terkait pemasaran, pelayanan, pengelolaan. Pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, tutorial, dan diskusi. Hasil dari program kemitraan masyakarat (PKM) antara lain peserta sudah mengetahui manajemen wisata terkait pemasaran, pelayanan dan pengelolaan agar Taman Bunga Manohara Desa Purwodadi Kecamatan Tegalrejo semakin meningkatkan manajemen wisata prima (Pemasaran, Pelayanan, Pengelolaan) guna meningkatkan kesejahteraan. 
Pelatihan Pengelolaan Blog Untuk Remaja Di RPTRA Manunggal Kelurahan Petukangan Selatan Grace Gata; Imelda Imelda; Yuliazmi Yuliazmi; Siswanto Siswanto
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.395 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v3i1.6706

Abstract

Ruang Publik Terpadu Ramah Anak merupakan konsep ruang terbuka hijau berupa taman yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melayani kepentingan komunitas yang ada di sekitarnya. Dalam kegiatan secara teratur masyarakat banyak  berkumpul dan memelihara RPTRA, begitu juga dengan para pemuda yang ikut membantu dalam kegiatan yang dilakukan. Dengan teknologi informasi yang semakin mudah diakses, ketertarikan pemuda akan Blog yang berasal dari kata Web dan Log (WEBLOG) yang berarti catatan online yang berada di web menjadi sangat besar baik untuk membuat web pribadi atau web opini.  Blog adalah situs web yang berisi tulisan, artikel atau informasi bermanfaat yang diperbaharui secara teratur dan dapat diakses secara online baik untuk umum maupun pribadi. Pelatihan komputer bagi remaja Kelurahan Petukangan Selatan  saat ini lebih dipusatkan pada penggunaan Blogbertujuan untuk mengenalkan macam-macam blog, cara melakukan penginstalan dan melakukan pengaturan isi blog sehingga dapat meningkatkan kemampuan ilmu komputer agar dapat menunjang kegiatan kepemudaan. Pelatihan ini dapat menjadi kontribusi yang bermanfaat untuk peningkatan kemampuan remaja serta mengasah jiwa enterpreneur melalui pemanfaatan blog.
PELATIHAN PEMBUATAN SALAD SAYUR HIDROPONIK DAN CARA PEMASARAN YANG TEPAT DALAM E-COMMERCE Juliana Juliana; Sandra Maleachi; Kevin Gustian Yulius; Jimmy Situmorang
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.058 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v3i2.6980

Abstract

Abstrak Salad termasuk ragam makanan yang berdayaguna dibuat tetapi berlimpah dengan faedah. Makanan ini dikreasi dengan mengkombinasikan beragam jenis buah dan sayuran dan memperbanyak bumbu atau saus untuk memperbanyak selera. Karena dimakan mentah, komposisi nutrisi pada sayur-sayuran dan buah-buahan ini masih terpelihara, sehingga konsumen memperoleh faedahnya secara optimal. Salad dikonsumsi dari variasi buah dan sayuran sesuai selera.Ada salad khas buah yang disebut juga salad buah, salad khusus sayuran yang disebut salad sayuran, ataupun campuran keduanya. Dibandingkan salad sayur tentu salad buah mempunyai selera tersendiri yang berbeda karena buah-buahan sangat menonjol memiliki rasa yang lebih manis daripada sayuran. Salad sayuran merupakan salah satu makanan sehat namun masih jarang dikonsumsi oleh masyarakat, dikarenakan faktor utama dari sayuran yang mudah kering dan tidak segar sehingga baik konsumen maupun produsen tidak melakukan penyimpanan berlebih untuk bahan baku salad. Sejalan dengan masalah yang ditemukan maka PkM ini lebih memberikan suatu pengajaran bagaimana memanfaatkan sayuran hidroponik yang ada di Kampung Gerendeng Pulo untuk diolah menjadi salad yang nantinya dapat dikembangkan untuk menaikkan ekonomi masyarakatnya melalui penjualan dengan memanfaatkan e-commerce, tetapi sedikit pengetahuan yang dimiliki oleh masyarakat Kampung Gerendeng Pulo. Pola ajar dengan memberikan resep dan praktik lapangan pembuatan berbagai macam salad sayur dan pencampurannya dengan bahan lain seperti buah dan biji-bijian, serta mengenal jenis kemasan dan cara mengemas dengan baik lalu memasarkannya melalui e-commerce. Diharapkan masyarakat Kampung Gerendeng Pulo menjadi mengerti lebih lagi tentang bagaimana mengolah salad menjadi tahan lama serta dapat membuka peluang untuk menekuni bisnis makanan sehat. Kata Kunci: salad, sayuran, buah, gerendeng pulo, e-commerce AbstractSalad is a  type of practical food that easily made and it is rich of benefits. This salad is usually made by mixing several kinds of fruits and vegetables (most fruits and vegetables are still raw) which later topped by seasoning or salad sauce to enhance its taste. Because most salad are consummed raw, the nutrition parts in vegetables and fruits are still intact, therefore, we could receive its nutrition optimally. Special salad made of fruits is called fruits salad, and special salad made of vegetables is called veggie salad, and there is even special made salad from the combination of those two, called mixed salad. Compare to vegetables salad, people would consume fruits salad more because normally fruits have dominant sweeter end taste compared to vegetables. Even though vegetables salad is considered healthy food, it is rarely consummed by people. One of main reasons that people rarely eat vegetable salad because it is easily dried and looked pale, therefore, most consumers and producers do not store much of vegetables. Thus, this community service is pointing out on teaching how to use the hydroponic vegetables in Kampung Gerendeng Pulo where later it can also benefited them through its sales by using e-commerce. The teaching method is given by giving several recipes and hands-on teaching of making varieties of salad. This involves introducing the right packaging for the product. The people from Kampung Gerendeng Pulo are expected to understand making durable salad and opening a chance to pursue healthy food business. Keywords: salad, vegetables, fruits, gerendeng pulo, e-commerce 
PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN DI ERA BISNIS DIGITAL PADA SMK GLOBE NATIONAL PLUS Hermaya Ompusunggu
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.12 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v3i2.7476

Abstract

Berdasarkan hasil survey dan wawancara dengan Kepala Sekolah SMK National Plus, Bapak Sobri, Permasalahan yang dihadapi di era digital ini adalah dalam mempersiapkan siswa/i jurusan akuntansi siap untuk memasuki dunia kerja/dunia industri, untuk mempersiapkan para siswa tersebut maka perlu diberikan pelatihan penyusunan laporan keuangan di era bisnis digital. Karena hampir seluruh perusahaan dalam menyusun laporan keuangan nya sudah menggunakan sistem aplikasi. Dengan pelatihan penyusunan laporan keuangan di era bisnis digital ini, diharapkan Lulusan SMK Globe national Plus jurusan akuntansi siap memasuki dunia usaha/dunia industri. Sasaran yang menjadi objek pengabdian ini adalah siswa/i kelas XII jurusan akuntansi. Metode yang digunakan adalah observasi, survey ke sekolah dan wawancara dengan kepala sekolah. Pendidikan diberikan dengan memberikan pelatihan terkait dengan topik yang dibutuhkan oleh mitra dalam mempersiapkan siswa/i siap pakai di dunia usaha/dunia industri. Luaran hasil yang diperoleh adalah pemahaman semua siswa/i dalam menyusun laporan keuangan dengan menggunakan aplikasi serta menambah ilmu pengetahuan.
Pengenalan Bulliying dan Dampaknya Pada Pelaku dan Korban Ety Nurhayaty; Ade Sri Mulyani
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.7 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v3i2.8013

Abstract

Akhir-akhir ini, kita di kejutkan kembali dengan maraknya fenomena bullying, baik yang dilakukan di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan sekolah, dimana nampaknya para pelaku ini menikmati tindakannya, yang dibuktikan dengan proses perekaman yang seolah-olah kondisinya telah direncanakan dengan baik. Tanpa mereka sadari, bahwa perilaku bullying dapat memberikan dampak jangka pendek dan juga jangka panjang, khususnya bagi korban bully.  Risiko yang paling berat adalah jika perilaku bully ini menimpa anak-anak, karena mereka akan  lebih berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan, baik secara fisik maupun mental seperti kegelisahan, depresi  yang mungkin akan sulit dilupakan sampai mereka dewasa bahkan yang lebih dikhawatirkan adalah tak jarang mereka yang awalnya adalah korban, suatu saat bisa menjadi pelaku, sehingga memiliki efek berantai yang sulit terputus.Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini  dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Kegiatan ini dimulai dari mencari permasalahan yang umumnya terjadi dikalangan peserta, didiskusikan kemudian dirangkai menjadi solusi.Permasalahan peserta didapat pada saat diskusi kemudian pemecahan masalahdisajikan pada akhir kegiatan. Hasil kegiatan ini  menunjukkan peserta sudah paham akan makna dari bullying, dan dampaknya bagi pelaku maupun korban, sehingga mereka berusaha untuk tidak melakukannya baik terhadap teman di sekolah, di rumah maupun dilingkungan masyarakat
Pelaksanaan Kampanye “#AbsoluteMe” Bersama Into The Light Indonesia Untuk Meningkatkan Penerimaan Diri Remaja Indah Deska Basanti; Achmad Adi Susanto
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5446.506 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v3i2.6871

Abstract

Kampanye “#AboluteMe” bertujuan untuk meningkatkan penerimaan diri pada remaja. Mengingat, munculnya beberapa fenomena di kalangan remaja, yaitu di antaranya tren Finstagram atau second account pada media sosial Instagram yang menurut Elizabeth Santoso (Psikolog) menjadi indikasi adanya dua kepribadian dan dapat berujung pada depresi (Moriand, 2018). Fenomena lainnya berupa tantangan tidak sehat di dunia maya yang diikuti oleh remaja dan tidak jarang menyakiti dirinya sendiri demi ketenaran semata. Pembuat karya berkolborasi bersama Into The Light Indonesia dalam pembuatan kampanye yang mengangkat isu penerimaan diri di kalangan remaja ini. Kampanye “#AbsoluteMe” menggunakan 6 langkah POSTAR menurut Goldsworthy & Morris yang terdiri dari Positioning, Objective, Strategy, Tactics, Administration, and Results. Hasil yang didapat dari pelaksanaan kampanye ini, yaitu sebanyak rata-rata 83% pengikut merasa dengan adanya konten @absoluteme_id pada Instagram dapat membuat mereka lebih puas dengan diri sendiri. Serta, dengan rata-rata 97% pengikut akun @absoluteme_id  merasa kampanye “#AbsoluteMe” memberikan dukungan yang positif dan membantu dalam meningkatkan penerimaan diri.Kata Kunci: Kampanye, Penerimaan Diri dan Remaja