cover
Contact Name
Fauzi Syarief
Contact Email
fauzi.fzy@bsi.ac.id
Phone
+6282299125269
Journal Mail Official
jurnal.ika@bsi.ac.id
Editorial Address
Jl. Kramat Raya No.98, Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10450
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung
ISSN : 23550287     EISSN : 25493299     DOI : https://doi.org/10.31294/jika/
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Komunikasi (J-IKA) Terbit pertama kali pada 2014. Jurnal ini dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran dan kajian analisis-kritis mengenai penelitian Bahasa dan Komunikasi.
Articles 168 Documents
MOTIF PENDENGAR RADIO DI ERA PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI (STUDI KEPUASAN PENGGUNAAN MEDIA PADA GENERASI Z DI BANDUNG) ulfa yuniati; Euis Evi Puspitasari
J-IKA Vol 6, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.384 KB) | DOI: 10.31294/kom.v6i2.6504

Abstract

Teknologi menciptakan tipe masyarakat. Artinya setiap perkembangan teknologi akan menentukan bagaimana tipe masyarakatnya. Perbedaan tipe masyarakat sekarang dengan 1 abad lalu dipengaruhi oleh perkembangan teknologinya. Maka, individu yang hidup pada masyarakat tertentu harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi komunikasi (Nurudin, 2017). Generasi Z adalah generasi yang telah lahir disebut generasi teknologi artinya mereka mengikuti perkembangan teknologi saat ini jika dibandingkan dengan generasi-generasi sebelumnya yakni generasi baby boomer, silent generation, generasi milenials, dan generasi X. Tidak hanya itu generasi Z pun saat ini cenderung menggunakan internet sebagai cara mereka memenuhi kebutuhan informasi atau hiburan. Tujuan utama penelitian dilakukan untuk mengetahui motif dari pendengar generasi Z di era disrupsi ini sebagai studi kepuasan penggunaan media. Pendengar generasi Z dipilih karena mereka terlahir untuk menggunakan teknologi dan internet. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survey. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motif dari generasi Z adalah mendengarkan lagu-lagu yang diputar serta menghilangkan kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Namun pada penggunaan media, dilihat dari durasi mendengarkan radio, generasi z cukup puas dalam hal ini.
Pengembangan Model Social Media Marketing dan Keputusan Berkunjung: Sebuah Pendekatan Konseptual Lalu Edy Herman; Handry Sudiartha Athar
J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Vol 5, No 2 (2018): JURNAL J-IKA
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.63 KB) | DOI: 10.31294/kom.v5i2.4688

Abstract

Studi ini berangkat dari adanya masalah pembangunan pariwisata yang semakindipandang sebagaialat pentingdalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Pengembangan pariwisata tidak terlepas dari strategi pemasaran sebagai upaya pencitraan dengan membangun destinasi pariwisata yang memadai. Sosial media merupakan fenomena terbaru yang memainkan peran penting dalam pemasaran sebuah produk atau layanan sebuah perusahaan, termasuk industri jasa pariwisata. Namun, sejauh mana efektifitas sosial media sebagai strategi promosi perlu untuk dikaji lebih jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih jauh efektivitas penggunaan sosial media dari sudut pandang pelanggan atau komunitas wisatawan dan pengembangan model empirik social media marketing terhadap keputusan berkunjung. Pendekatan studi kasus dan studi pustaka harus dilakukan untuk mengungkap sejauh mana efektivitas social media marketing dalam menjaring wisatawan lokal maupun mancanegara untuk berkunjung. Studi pustaka mencoba mengungkapkan inovasi-inovasi penggunaan sosial media dalam pemasaran industri pariwisata, sedangkan studi kasus berfokus pada pengaruh sosial media pada wisatawan yang berkunjung ke sebuah destinasi wisata. Temuan konseptual menunjukkan kecenderungan wisatawansaat ini mulai beralih ke media sosial untuk membantu merencanakan perjalanan mereka, sekaligus menjadi sumber inspirasi bagi calon wisatawan yang akan melakukan perjalanan wisata.
Keberhasilan Format Program Drama Dalam Menjaring Penonton Televisi (Studi Kasus Sinetron Ojek Pengkolan RCTI) A. Munanjar; Nina Kusumawati
J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Vol 6, No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1491.456 KB) | DOI: 10.31294/kom.v6i1.6212

Abstract

Persaingan stasiun televisi dalam menjaring penonton dilakukan dengan produksi program semenarik mungkin. Siaran program dikatakan berhasil jika mampu menempatan share dan rating tertinggi. Program yang masih menduduki share dan rating tertinggi hingga saat ini adalah format program drama. Salah satu format drama adalah tayangan sinetron. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang digunakan adalah tayangan sinetron Tukang Ojek Pengkolan yang tayang di stasiun RCTI. Temuan dari penelitian ini adalah format program menjadi kekuatan dalam produksi program siaran dan format program drama adalah format yang paling mampu menjaring penonton televisi.
Pemaknaan Ilustrasi Berita Infografis Pada Media Online : Analisis semiotika pada Instagram CNBC Indonesia Muhammad Nur Arasid; Ramita Hapsari
J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Vol 6, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.192 KB) | DOI: 10.31294/kom.v6i2.6403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna dari ilustrasi berita infografis pada media online instagram CNBC Indonesia melalui analisis semiotik Roland Barthes yaitu makna dari denotasi, konotasi dan mitos yang terkandung didalam ilustrasi berita infografis. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi, wawancara dan observasi terhadap ilustator atau pembuat ilustrasi dari berita yang akan dilakukan penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam setiap ilustrasi pada berita infografis CNBC Indonesia melalui Instagram akan selalu memiliki makna denotasi di dalamnya. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan untuk memahami sebuah ilustrasi kita dianjurkan untuk lebih melihat aspek denotasi dan konotasi dengan mitos sebagai pendamping.
Penayangan Reka Ulang Adegan Kriminalitas Dalam Pandangan Penonton (Studi Kasus Rekonstruksi Trans7) susilowati susilowati; Devy Putri Kussanti
J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Vol 6, No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.729 KB) | DOI: 10.31294/kom.v6i1.5586

Abstract

Pada awalnya kembali lagi hanya sebagai media pemberi informasi, tetapi televisi tidak cukup hanya menyuguhkan berita atau news saja. Kini  media televisi juga  berperan sebagai media edukasi, media dakwah, media bisnis, media belanja. Salah satu program televisi adalah program reka ulang adegan kriminalitas, yaitu menggambarkan kembali tempat kejadian perkara di beberapa stasiun televisi, membuat masyarakat mengetahui lebih detail dan lebih jelas tentang peristiwa dan adegan tindakan kriminal yang dilakukan oleh seseorang. Di antaranya  adalah program "rekonstruksi" yang disiarkan oleh stasiun televisi Trans7, di mana siaran itu dikemas dalam bentuk drama dan menceritakan kronologi rinci kasus-kasus kriminal yang terjadi. Program tersebut menimbulkan berbagai pandangan   masyarakat baik pro maupun kontra. Untuk itu,  penulis melakukan penelitian   metode penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menggunakan metode observasi non-partisipan dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah  program " Rekonstruksi Trans7 "  dapat dijadikan modus kejahatan karena modus kejahatan  secara eksplisit / jelas digambarkan dalam setiap episodenya  dan secara tidak langsung  berdampak pada psikologis massa yang sangat luas,dikarenakan  ditayangkan setiap hari dengan menampilkan beragam modus dari setiap kronologis yang diceritakan   dan menayangkannya dengan nuansa yang mudah dipahami masyarakat, serta acara tersebut dapat digunakan sebagai acara yang memberikan pembelajaran kepada pemirsa tentang tingkat kesadaran masyarakat terhadap kejahatan  
HUBUNGAN DAYA TARIK DAN POLA MENONTON PADA PROGRAM STAND-UP COMEDY INDOSIAR TERHADAP KEPUASAN MENONTON Jaka Atmaja; Chepi Nurdiansyah; Teguh Tri Susanto
J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Vol 6, No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.988 KB) | DOI: 10.31294/kom.v6i1.6240

Abstract

Salah satu program reality show yang menarik perhatian adalah program reality show Stand Up Comedy. Tayangan yang memiliki nilai informasi dan hiburan serta bersifat edukatif mendapatkan porsi yang cukup banyak dihadirkan oleh stasiun televisi di Indonesia. Dari fenomena yang terjadi akibat hubungan tayangan televisi, terdapat perubahan Pola Menonton kepada khalayak yang menonton program acara tersebut.. Pengelola stasiun penyiaran dituntut untuk memiliki kreativitas seluas-luasnya untuk menghasilkan berbagai program yang menarik.
Bahasa dan Identitas Diri Ummahat Manhaj Salafushalihin dalam Komunikasi Kelompok Melalui Media Sosial Whatsapp (Studi kasus di kalangan kelompok Taklim Al-Itqan Pasar Minggu, Jakarta Selatan) Santa Lorita Simamora; Dicky Andika
J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Vol 6, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.702 KB) | DOI: 10.31294/kom.v6i2.6136

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bahasa dan identitas diri ummahat manhaj salafushalihin dalam komunikasi kelompok melalui whatsapp di kalangan kelompok taklim Al-Itqan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Berkembangnya teknologi komunikasi turut memengaruhi cara sebuah kelompok kajian Islam Al-Itqan berkomunikasi. Kelompok Majelis Taklim berkomunikasi tidak hanya secara tatap muka saat kajian rutin sepekan sekali, namun juga melalui media sosial whatsapp. Whatsapp menjadi media kedua anggota majelis taklim dalam sharing ilmu, beropini , saling memberi kabar, bertukar pikir, diskusi tentang berbagai peristiwa ataupun informasi di luar kajian rutin dengan menggunakan bahasa yang mereka pahami serta sadar atau tidak sadar identitas diri anggota grup whatsapp tampak melalui bahasa yang mereka gunakan. Oleh karena itu menjadi menarik mengkaji lebih dalam tentang bahasa yang digunakan kelompok kajian yang sudah memiliki cara memahami Islam sesuai Al-Qur’an dan Hadits tersebut dalam komunikasi kelompok melalui media sosial whatsapp. Subjek dalam penelitian ini ummahat anggota grup whatsapp kelompok taklim Al-Itqan. ditentukan berdasarkan tehnik purposive. Teori yang digunakan dalam penelitian sebagai landasan berpikir peneliti adalah Teori terkait bahasa dan identitas diri. Pendekatan penelitian kualitatif ini menggunakan metode studi kasus. Teknik analisis dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kualitatif dari Hubermas dengan melakukan reduksi dan kategorisasi terhadap hasil data yang dikumpulkan melalui pengamatan non partisipan dan wawancara mendalam kepada subjek penelitian. Data yang telah dikategorisasikan selanjutnya ditampilkan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian ini akan mendeskripsikan bahasa dan identitas diri ummahat kelompok taklim Al-Itqan.
STRATEGI KREATIF PRODUSER DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI PROGRAM MISSION X TRANSTV Murtiadi Murtiadi
J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Vol 6, No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.506 KB) | DOI: 10.31294/kom.v6i1.5197

Abstract

Mission X merupakan salah satu program game show yang ditayangkan oleh TRANS TV, tantangan bagi Produser yaitu penonton atau masyarakat yang kian hari semakin cerdas dalam memilih sebuah tayangan. Hal ini menarik peneliti untuk mengetahui bagaimana strategi kreatif produser dalam mempertahankan eksistensi program Mission X pada stasiun televisi TRANS TV. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana strategi kreatif produser dalam mempertahankan eksistensi program Mission X pada stasiun televisi TRANS TV. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan penelusuran dokumen dan diakhiri dengan analisis. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu bagi Produser dan tim, komunikasi merupakan hal yang mempengaruhi keberhasilan dalam tim. Seorang Produser dalam menentukan strategi kreatif program Mission X berlandaskan pada elemen-elemen sebagai berikut: target penonton, bahasa naskah, format acara, punching line, gimmick and funfare, clip hanger, time and bumper, penata artistik, music and fashion, ritme dan birama acara, andago dan music track untuk ID tune, general rehearsel (GR), dan interactive program. Eksistensi program Mission X dapat bertahan dikarenakan adanya strategi kreatif yang selalu berinovasi dan komunikasi yang sudah terjalin dengan baik.
PEMUDA, DIASPORA DAN PENGGUNAAN MEDIA BARU DALAM GERAKAN SOSIAL SABANGMERAUKE Syaifa Tania; Massageng Widagdhaprasana; Mashita Phitaloka Fandia Purwaningtyas; Maulin Niam
J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Vol 6, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.427 KB) | DOI: 10.31294/kom.v6i2.6408

Abstract

Kajian tentang diaspora saat ini menjadi semakin populer dikarenakan mulai diperhatikannya komunitas diaspora dalam peranannya untuk pembangunan negara atau bangsa di lokasi mereka berada. Di Indonesia, diaspora tidak hanya didominasi oleh generasi-generasi tua akan tetapi para komunitas pemuda diaspora sebagai generasi penerus bangsa mulai mengambil peranan dalam membangun Indonesia salah satunya di bidang pendidikan. SabangMerauke merupakan sebuah organisasi sosial yang dibentuk karena kegelisahan mereka terhadap pendidikan toleransi yang terjadi di Indonesia. SabangMerauke dibentuk oleh tiga pemuda Indonesia yang memiliki pengalaman hidup di lingkungan multikultural yang rawan akan konflik karena banyaknya perbedaan. Tumbuhnya gerakan sosial seperti SabangMerauke yang dipelopori oleh pemuda diaspora di Indonesia juga didukung dengan perkembangan media baru di Indonesia. Dukungan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi berbasis internet terhadap media baru menjadikan media-media ini menjadi sumber informasi alternative dalam melakukan gerakan sosialnya di ruang-ruang maya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara pemuda, diaspora dan penggunaan media baru dalam gerakan sosial yang dilakukan oleh SabangMerauke. Metode penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini untuk mendapatkan data yang medalam melalui studi pustaka, observasi online dan wawancara dengan salah satu pendiri SabangMerauke. SabangMerauke melakukan optimalisasi gerakannya dengan melakukan aktivitas offline dan online untuk menjaga kesinambungan gerakan sosialnya.
E- Sales Promotion Membentuk Impulse Buying Konsumen Elsie Oktivera; F.A Wisnu Wirawan
J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.62 KB) | DOI: 10.31294/kom.v7i1.6899

Abstract

ABSTRAK Pertumbuhan e-commerce yang semakin meningkat semakin mendorong penggunaan transaksi digital payment. Perilaku bertransaksi konsumen mengalami perubahan dari transaksi tunai dengan menggunakan digital payment. Sistem pembayaran digital tersebut semakin diminati masyarakat karena dianggap lebih aman dan lebih memberikan kemudahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi sales promotion yang dilakukan digital payment OVO dalam mendorong perilaku impulse buying pada konsumen serta menganalisa faktor motivasi yang menguatkan perilaku impulse tersebut. Penelitian kualitatif deskriptif ini mengambil metode pengambilan subjek judgmental sample dengan tipe criterion sampling untuk memilih subjek penelitiannya. Penelitian dilakukan dengan tehnik wawancara mendalam. Informan penelitian merupakan pengguna OVO berusia 19 – 23 tahun yang berdomisili di Jakarta dan Bekasi sejumlah 10 orang. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pengaruh e sales promotion OVO yang membentuk pembelian secara impulsive melalui strategi cashback, diskon, dan coupons. Stimulus pesan promo selling pada aplikasi OVO dapat mengubah motivasi konsumen yang awalnya menjadikan aplikasi ini sebagai penunjang kemudahan bertransaksi, menjadi motivasi yang ingin memenuhi hasrat keinginan hedonis Kata kunci: e-sales promotion, impulse buying, perilaku konsumen, digital payment

Page 9 of 17 | Total Record : 168