cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 25496328     EISSN : 25496336     DOI : -
Core Subject : Engineering,
JIME (Journal of Industrial and Manufacturing Engineering) is a journal of scientific work in the Industrial Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Medan Area University which presents research results in the fields of Manufacturing, Ergonomics, and Industrial Management. The accepted journal is expected to be related to increasing productivity and current issue
Arjuna Subject : -
Articles 203 Documents
Analisa Postur Kerja pada Aktivitas Pengujian Pegas dengan Menggunakan Metode OWAS JUARNI JUARNI; Marwin Ramadhan
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol 4, No 1 (2020): EDISI MEI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.841 KB) | DOI: 10.31289/jime.v4i1.3242

Abstract

Perbaikan postur kerja penting dilakukan untuk menjaga kenyamanan pekerja dalam melakukan aktivitas kerja.  Pada aktivitas pengujian pegas di PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara Upt. Balai Yasa Pulubrayan, operator mengangkat pegas seberat ±10-20 kg saat melakukan aktivitas pengujian pegas. Pada saat melakukan aktivitas pengujian pegas bila tidak dilakukan dengan benar akan menyebabkan cedera pada system musculoskeletal bagi pekerja. Ovako Work Analisys System (OWAS) merupakan suatu metode untuk mengevaluasi dan menganalisa sikap kerja dari operator yang diamati, yang meliputi posisi punggung, lengan, kaki dan berat beban. Metode ini dapat mengidentifikasi sikap kerja yang berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja pada systemmusculoskeletal berdasarkan penilaian kategori resiko dan tindakan perbaikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperbaiki dan menentukan apakah postur kerja pada aktivitas pengujian pegas aman atau tidak pada system musculoskeletal. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan menggunakan metode OWAS, dari 33 postur kerja didapatkan bahwa postur kerja yang aman pada system musculoskeletal berjumlah 24 postur kerja dan postur kerja yang memiliki resiko pada system musculoskeletal berjumlah 9 postur kerja.
Analisis Kualitas Pelayanan pada Layanan Tes Kesehatan di Klinik Mulawarman Health Center Universitas Mulawarman dengan Menggunakan Metode Service Quality (Servqual) Riduansyah Riduansyah
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol 4, No 1 (2020): EDISI MEI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.001 KB) | DOI: 10.31289/jime.v4i1.3011

Abstract

Klinik Mulawarman Health Center (MHC) sebagai salah satu perusahaan jasa layanan kesehatan harus bisa menjaga dan meningkatkan kualitas layanan agar dapat menghadapi persaingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kualitas pelayanan dan memberikan usulan perbaikan kualitas jasa tes kesehatan di klinik MHC. Pengukuran kualitas layanan menggunakan metode Service Quality (SERVQUAL), merupakan metode pengukuran kualitas pelayanan yang dapat mengetahui aspek kualitas pelayanan yang perlu mendapat perbaikan dan mampu menerjemahkan ekspektasi konsumen yang masih belum terakomodir. Responden pada penelitian ini yaitu mahasiswa-mahasiswi Fakultas Teknik Universitas Mulawarman angkatan 2018. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan nilai rata-rata gap 1 sebesar – 0,5, gap 2 sebesar -0,3, gap 3 sebesar 0,1, gap 4 sebesar -0,4 dan gap 5 sebesar -0,7, artinya konsumen masih kurang puas terhadap pelayanan jasa klinik yang kurang memahami ekspektasi konsumen, spesifikasi kualitas jasa dan penyampaian jasa. Analisis Importance Performance Analisis (IPA) digunakan untuk mengetahui perbaikan apa saja yang akan diberikan berdasarkan variabel yang perlu mendapatkan perbaikan. Usulan perbaikan yang diberikan yaitu memberikan pelatihan kepada sumber daya manusia MHC  agar dapat lebih baik dalam melayani konsumen yang datang ke klinik MHC.
Risiko dan Analisis Keputusan Solusi Material Obsolete Instrument dan Electrical Menggunakan Metode FMEA dan AHP fachri aan silalahi
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol 4, No 1 (2020): EDISI MEI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (949.165 KB) | DOI: 10.31289/jime.v4i1.3031

Abstract

PT XYZ memiliki gudang sebagai tempat menyimpan dan merawat material sebelum digunakan dalam pabrik. Pada saat menyimpan material dalam gudang spare part ada material yang tidak dapat digunakan lagi atau disebut dengan obsolete. Material obsolete merupakan material yang sudah diganti dengan merk atau model atau tipe yang berbeda, telah rusak, telah lewat masa pakainya (expired) ataupun sudah tidak dapat digunakan lagi dipabrik serta material detection flag yang telah dilakukan proses duplikasi atau konsolidasi. Penumpukkan material obsolete terus bertambah dalam rak material penyimpanan merupakan risiko tertinggi dari identifikasi risiko menggunakan metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA) dengan nilai severity 10, nilai occurance 9, dan nilai detection 6 dengan kategori risiko high (H) yang memiliki nilai RPN sebesar 540. Berdasarkan data tersebut diperlukan solusi alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut mulai dari alternatif rent, donation, hingga pemusnahan material yang di proses melalui software expert choice V11 dengan metode Analythical Hierarchy Process (AHP).
Hubungan Motivasi dengan Produktivitas Karyawan di PT. Srikandi Inti Lestari Yudi Daeng Polewangi; Budi Utomo
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol 1, No 2 (2017): EDISI NOVEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v1i2.2334

Abstract

Motivation is very important to be considered by the management if they want every employee make a positive contribution to achieve the corporate goals. Given the importance of motivation, the attention of management regarding to problem of employee motivation is to motivating employees in the company through a series of specific businesses in accordance to company policy, so the employees motivation will be maintained. This study to determine the relationship of motivation with employee productivity at PT. Srikandi Inti Lestari. The results describe employees of PT. Srikandi Inti Lestari has a high motivation and work productivity. Given the distribution of respondents' answers to the biggest motivation questions that agree 50%, strongly agree 20%, hesitate 18%, disagree 12% and strongly disagree 0%. Distribution of respondents' answers to the largest productivity question that is 46% agree, strongly agree 28%, hesitate 18%, disagree 8% and strongly disagree 0%. Based on this it is clear that the relationship between motivation and employee productivity in PT. Srikandi Inti Lestari influence each other with the value of 46% for productivity and 50% for motivation.
Analisa Perawatan Mesin Digester dengan Metode Reliabity Centered Maintenance pada PTPN II Pagar Merbau ninny siregar; Sirmas Munthe
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol 3, No 2 (2019): EDISI NOVEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v3i2.2948

Abstract

PT. Perkebunan Nusantara II, Pagar Merbau merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kelapa sawit. Aktivitas produksi menuntut mesin untuk bekerja optimal. Mesin Digester UDW 3220 memiliki tingkat kegagalan yang paling tinggi dibanding mesin produksi lainnya dengan persentase kerusakan 25% akibat umur mesin sudah mencapai 30 tahun. Dengan adanya penelitian analisa perawatan ini diharapkan masa kehandalan mesin dapat ditingkatkan serta meminimalisir Downtime pada mesin produksi. Berdasarkan kondisi tersebut analisis perawatan dilakukan dengan pendekatan Reliability Centered Maintenance (RCM) untuk memperbaharui sistem pemeliharaan. Dari hasil analisis RCM diperoleh komponen paling kritis adalah sistem Bearing House dan Shaft Driver. Dengan mengeliminasi tingkat kerusakan komponen dapat diperoleh Reliability Bearing House sebesar 72% dan Shaft Driver sebesar 70.5% dengan masa interval perawatan Bearing House 299.6 Jam dan mengalami breakdown sebanyak 5 kali dalam 1 tahun. Dan Shaft Driver 295.65 Jam dan mengalami breakdown sebanyak 6 kali dalam setahun. Hasil dari analisa perawatan mesin digester dengan metode Realibility Centered Maintenance dapat mengurangi breakdown sebanyak 1 kali.
Perancangan Fasilitas Kerja Yang Ergonomi Dengan Menggunakan Metode Rasional Di Dusun Serdang Bedagai Provinsi Sumatra Utara haniza haniza; Billy Frans Siahaan
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol 1, No 1 (2017): edisi mei
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v1i1.1219

Abstract

PT.Florindo Makmur merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan tepung tapioka yang masih menggunakan alat manual. proses pembuatan tepung tapioka banyak menimbulkan keluhan musculoskeletal pada bagian tubuh operator antara pengguna peralatan kerja yang masih sederhana ini membuat operator bekerja dengan kondisi yang tidak mempertimbangkan prinsip-prinsip ergonomis dan posisi kerja yang salah, sehingga pekerja sulit untuk menyelesaikan pekerjaannya secara cepat, hal ini dapat dilihat pada pekerjaan pembuatan tepung tapioka dimana operator harus melakukan pekerjaan manual yang mengakibatkan keluhan-keluhan pada bagian tubuh tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang fasilitas kerja yaitu pembuatan yang ergonomis sesuai dengan dimensi tubuh dan keinginan pengguna sehingga dapat bekerja dengan efektif, nyaman dan aman.Standar Nordic Quetionaire disebarkan untuk mengetahui keluhan bagian tubuh operator yang sakit, hasil dari SNQ menunjukkan bahwa operator banyak mengalami keluhan pada bagian pinggang, punggung, betis kiri, betis kanan, sakit kaku di leher bagian atas dan sakit kaku leher di bagian bawah sakit pada paha kanan dan kiri. Keluhan ini diakibatkan proses kerja yang masih cenderung mengabaikan prinsip-prinsip ergonomi hal ini terbukti dengan hasil penilaian level tindakan postur kerja dengan metode REBA yang sebagian besar beresiko tinggi pada bagian punggung dan pinggang.
Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja Menggunakan Metode Hirarc pada Proses Perbaikan Kapal Tugboat (Studi Kasus PT Marga Surya Shipindo, Samarinda) Willy Tambunan
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol 3, No 1 (2019): EDISI MEI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v3i1.2525

Abstract

Health and safety has been known as one of the requirements in carrying out tasks and a form of human rights factor for workers in carrying out work activities. Lack of awareness and concern for K3 resulted in the existence of work risks, namely the presence of accidents that occur in welding activities carried out on the maintenance of tugboats carried by PT. Margasurya Shipindo like being hit by welding sparks, slipping, touched by hot iron which causes injury to workers. Therefore the purpose of this study is to identify and classify potential hazards, and control risks in work activities at PT. Marga Suryashipindo. Hazard analysis of risk in this study used the Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) method. Based on the results of observations and interviews with 3 maitenance workers and 1 maintenance coordinator, there were 22 potential hazards. Based on the risk assessment, the risk level values were not with the HIGH category, 10 risks were MEDIUM category and 12 risk were LOW category. Control of the above risks is to use APD with the standards of welding workers, carry out administrative controls in the form of the application of SOP welding and K3 supervision to evaluate work activities. In addition, Engineering control is also carried out in the form of holding lift aids and doing maintenance on a regular basis, procuring toolsbox, and arranging tools and materials in the welding location.
Pengendalian Kualitas Produksi Panel Drum Dengan Menggunakan Metode Peta Kontrol Di PT. Atmindo Yan Hari Tama Nasution; Raspal Singh; Ninny Siregar
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol 2, No 1 (2018): EDISI MEI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v2i1.2426

Abstract

In course of its production, many factor which can make the downhill quality production, especially in shares produce the component of panel of drum boiler, even part of Quality Control do not want to accept result of the production because assumed by a handicap. Defect type that happened that is porosity, under cut, weld beat And over mop, becoming main problem is defect type of porosity and weld beat of because at most happened knowable after. The control map in the world of Quality Control in company produce that is method solve of problem which is usually used in the field of industrial technique to control the quality of production. So that be story level of mistake or product handicap earn in minimizing till no mistake. In the world of Quality Control production company, this method in the field of the industrial technique in application in its execution and felt by result benefit and to the staff employees also represent an advantage to company minimizing cost of expenditure of purchasing of material and working hours of employees in the event of repetition of component work which is equal to rebought new other material , because effect of the happening of handicap produce.
Perancangan Fasilitas Kerja Yang Ergonomis Pada Stasiun Penyortiran CV Putra Darma haniza haniza; safri ramadhan
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol 1, No 1 (2017): edisi mei
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v1i1.1225

Abstract

CV Putra Darma adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam industri ekspor biji kopi jenis Arabika yang masih hijau dan bermutu tinggi. Kegiatan produksi CV Putra Darma terdiri dari beberapa proses, salah satunya adalah proses penyortiran biji kopi.Fasilitas berupa lantai sebagai media kerja menimbulkan sikap kerja duduk membungkuk atau menunduk secara terus-menerus yang mengakibatkan pekerja mengalami rasa nyeri pada bagian tubuhnya dan rasa nyeri tersebut disebabkan oleh keluhan musculoskeletal terutama pada bagian pinggang, kaki, paha, punggung dan leher. Perancangan fasilitas kerja yang ergonomis berupa meja kerja dan kursi kerja pada stasiun penyortiran biji kopi CV Putra Darma bertujuan untuk mengurangi keluhan musculoskeletal pekerja.Tahapan yang dilakukan untuk melakukan perancangan fasilitas kerja yang ergonomis adalah dimulai dengan identifikasi keluhan musculoskeletal dengan menggunakan Standard Nordic Questionaire (SNQ), kemudian menilai postur kerja aktual dengan metode REBA.Tindakan yang dilakukan selanjutnya adalah perancangan fasilitas kerja yaitu meja kerja dan kursi kerja berdasarkan pengolahan data antropometri pekerja sebanyak 30 orang
Perancangan Fasilitas Kerja yang Ergonomis Pada Stasiun Penyortiran CV Putra Darma Haniza Haniza
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol 3, No 1 (2019): EDISI MEI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v3i1.1224

Abstract

CV Putra Darma is a company engaged in the export industry of Arabica coffee. The process of coffee bean sorting is one of the production activities that consist in this industry. However, this action is still manually and un-ergonomic which still use the floor as a working medium. This facility may result the Musculoskeletal Disorders (MSDs) to the workers, particularly in the waist, legs, thighs, back, and neck. This study aims to design an ergonomic facility in coffee bean sorting process to avoid the MSDs, and that is work desk and work chair. At first step, the Standard Nordic Questionnaire was used to identify any MSDs from the workers, then to evaluate the actual condition of working posture, REBA method was employed in this study. The next step is to design this facility that is work desks and work chairs according to anthropometric data as much as 30 workers.

Page 5 of 21 | Total Record : 203