cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 25496328     EISSN : 25496336     DOI : -
Core Subject : Engineering,
JIME (Journal of Industrial and Manufacturing Engineering) is a journal of scientific work in the Industrial Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Medan Area University which presents research results in the fields of Manufacturing, Ergonomics, and Industrial Management. The accepted journal is expected to be related to increasing productivity and current issue
Arjuna Subject : -
Articles 203 Documents
Analisis Penerapan SAK ETAP dalam Penyusunan Laporan Keuangan pada KSU Sumber Rezeki Kota Binjai Zainal Zainal
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol 3, No 2 (2019): EDISI NOVEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v3i2.2978

Abstract

SAK ETAP merupakan solusi dari masalah yang kerap menerpa koperasi, yaitu masalah pengelolaan keuangan. Sebagai standar yang ditujukan untuk memudahkan koperasi dalam membuat laporan keuangan yang dapat dipahami oleh pihak eksternal perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana penerapan SAK ETAP dalam penyusunan laporan keuangan pada KSU Sumber Rezeki Kota Binjai. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi dokumentasi dan wawancara. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Analisis Deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Laporan Keuangan KSU Sumber Rezeki Kota Binjai belum menerapkan SAK ETAP secara benar. Penyusunan laporan keuangan untuk pihak ekstrenal KSU Sumber Rezeki Kota Binjai hanya menyajikan neraca, laporan perhitungan hasil usaha dan catatan laporan keuangan namun belum menyusun laporan arus kas dan laporan perubahan ekuitas sesuai SAK ETAP. Pada laporan neraca dan perhitungan hasil usaha ada beberapa akun yang digunakan kurang sesuai dengan SAK ETAP.
Analisa Sistem Maintenance River Side Pump Dengan Membandingkan Antara Breakdown Dan Preventive Maintenance Di Pabrik Gula Kwala Madu yuana delvika; heru wiranata daulay
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol 1, No 1 (2017): edisi mei
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v1i1.1221

Abstract

Dengan adanya suatu pekerjaan pemeliharaan yang baik dan efektif, maka akan dapat dicegah timbulnya kerusakan (breakdown) sebelum waktunya kerusakan tersebut seharusnya terjadi. Oleh karena itu, pada umumnya bagian pemeliharaan di dalam suatu pabrik merupakan bagian yang membantu dan memberi laporan kepada kepala pabrik atau bagian produksi mengenai keadaan peralatan produksi. Peranan bagian pemeliharaan dalam suatu pabrik akan bertambah penting apabila perusahaan tersebut menggunakan mesin-mesin yang serba otomatis dalam proses produksinya. Preventive maintenance merupakan kegiatan pemeliharaan dan perawatan yang dilakukan untuk mencegah timbulnya kerusakan-kerusakan yang tidak terduga dan menemukan kondisi atau keadaan yang dapat menyebabkan fasilitas produksi mengalami kerusakan pada waktu digunakan dalam proses produksi. Dengan demikian, semua fasilitas produksi yang mendapatkan preventive maintenance akan terjamin kelancaran kerjanya dan selalu diusahakan dalam kondisi atau keadaan siap dipergunakan untuk setiap operasi atau proses produksi pada setiap saat sehingga dapatlah dimungkinkan bahwa pembuatan suatu rencana dan schedule pemeliharaan dan perawatan yang sangat cermat dan rencana produksi yang lebih cepat.
Hubungan Motivasi dengan Produktivitas Pegawai di PT.Semadam Kabupaten Aceh Tamiang Zainal Zainal
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol 3, No 1 (2019): EDISI MEI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v3i1.2516

Abstract

The most important thing in making the employed employees stay and contribute to the company is motivation. The management which is responsible on the matter of Human Resources usually conducts a series of particular attempts to give motovation to its employees. This research is conducted in P.T.Semadam Aceh Tamiang Regency to reveal the relation of motivation with productivity in P.T.Semadam.The respondents of this research are 50 with census sampling technique. The result of the research describes the employees in P.T.Semadam have some adequately high motivation and productivity. This matter is revealed by the disribution of the respondents’ answer to the biggest statement of motivation, that is agreeable 51,73%, very agreeable 20,4%, doubtful 15,87%, disagreeable 12%, and very disagreeable 0%. The disribution of the respondents’ answer to the biggest statement of productivity is agreeable 48,2%, very agreeable 27,6%, doubtful 16,8%, disagreeable 7,4%, and very disagreeable 0%. Based on this answer the relation between motivation and productivity of the employees in P.T.Semadam Aceh Tamiang Regency is influencing each other with its each value as many as 51,73% of motivaton and 48,2% of productivity.
Analisis Sistem Perawatan Boiler di PT. Dewa Rencana Perangin-Angin Yudi Daeng Polewangi
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol 2, No 1 (2018): EDISI MEI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v2i1.2428

Abstract

Boilers are closed vessels made of steel that use to produce steam and be used for heating, turbine driving and so on. Good maintenance for boiler will make the efficiency of boiler higher and save general operational cost. Boiler condition in PT. Dewa Rencana Perangin-angin experiences a decrease in performance and if left constantly will suffer damage which will ultimately lead to downtime. Problems arising from this downtime include production delays, loss of effective time to produce, thus affecting the productivity of the company. The results show the lowest availability ratio value occurred in September 2017, this is because the total downtime is high during 4610 minutes due to trouble and waiting time during 1920 minutes for recovery. Performance efficiency ratio of the amount of fuel used is high at 35 Kg /cm3due to recovery from the beginning. Rate of quality machine shows good results, this is because no reject is happening.
Analisa Tingkat Kebisingan terhadap Karyawan di Lingkungan Kerja Kantor PT. Surveyor Indonesia Cabang Medan Muhammad Fahmi Sahab; Muhammad Banjarnahor; Chalis Fajri Hasibuan
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol 1, No 2 (2017): EDISI NOVEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v1i2.2330

Abstract

Noise is all unwanted sounds to some degree cause hearing loss. In the operation of PT.Surveyor Indonesia laboratory operation using some machines that cause noise that disrupt the workers. From result of research of noise level happened 68.93-89.12 dB and already exceeded the threshold in accordance with regulation of KEP-48 / MENLH / 11/1996. From the results of questionnaires distributed with the number of respondents 30 people. Tested the validity, reliability, and multiple linear regression analysis. The result of validity test value 0.631-0.944 this value> from r table value 0.361 can be summed up all valid questions. The reliability test results of 0.601-0.908 this value> of the cronbach alpha value of 0.600 can be summed up all reliable questions. Result of linear regression analysis obtained equation Y = -0.321-0.031-X1 + 0.076X2 + 1.114X3. Where X1 = communication, there is a negative relationship, X2 = physiology, positive relationship occurs, X3 = Psychology positive relationship occurs. The results of double correlation analysis test R = 0.701 this shows a strong relationship between noise to communication, physiology and psychology. And the result of coefficient test of regresi together with test F, obtained F arithmetic 8,392 and F table 2,975 so F count> F table thus Ho rejected Ha accepted meaning there is influence signifikan between noise to communication, physiology and psikolgi worker.
Analisis Beban Kerja dan Penentuan Tenaga Kerja Optimal dengan Metode Workload Analisis dan ECRS Munadi Ihsan; Lina Dianati Fathimahhayati; Theresia Amelia Pawitra
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol 3, No 2 (2019): EDISI NOVEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v3i2.2647

Abstract

Air Minum Dalam Kemasan di Indonesia (AMDK) memberikan kontribusi yang baik untuk memenuhi konsumsi air minum masyarakat yang semakin meningkat. Industri AMDK merupakan solusi untuk menunjang kebutuhan air minum. Seiring dengan kebutuhan air mium Badan Pengelola Usaha (BPU) UNMUL membuka usaha yaitu depo air minum AMULA. Dalam proses produksinya AMULA masih menggunakan sumber daya manusia sebagai tenaga kerjanya. Untuk melakukan proses kerja ini hanya melibatkan 1 orang pekerja yang proses kerjanya dilakukan berurutan. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu dilakukan mengenai penentuan beban kerja dan jumlah tenaga optimal, salah satu metode yang digunakan adalah metode workload analysis dan ECRS. Perhitungan waktu proses menggunakan stopwatch time study.. Hasil penelitian menunjukan bahwa waktu baku total untuk memproduksi 1 kardus yaitu 22,94 menit. Beban kerja total didapat yaitu sebesar 0,49 untuk memproduksi target yaitu 9 kardus perhari. Berdasarkan hasil dibutuhkan untuk produksi adalah 1 orang. Setelah diketahui beban kerja untuk seluruh proses kerja maka dilakukan efesiensi menggunakan ECRS. Waktu baku yang didapat setelah melakukan penataan kembali yaitu sebesar 17,25 menit dan beban kerja total sebesar 0,38. Hal ini mampu menurunkan waktu baku sebesar 5,72 menit atau sebesar 24,93% dari waktu baku awal dan beban kerja sebesar 0,11 atau 11% dari beban kerja awal.
Analisis Dan Evaluasi Jabatan Dengan Metode Point Sistem Untuk Menentukan Upah Pada PT Astra Internasional Auto 2000 Cabang Medan Maulidani Purba; Raspal Singh; Banjarnahor Banjarnahor
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol 2, No 2 (2018): EDISI NOVEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v2i2.2438

Abstract

PT Astra International 2000 Cabang Medan, dalam memperhatikan kesejahteraan adalah dengan analisis jabatan yang dapat menyeimbangkan antara tanggung jawab yang diemban  kepada karyawan dengan upah yang diterima karyawan tersebut. Studi ini bertujuan untuk mendapatkan nilai-nilai relative dari kelompok jabatan pelaksana didepartemen service yang berstatus karyawan tetap. Metode evaluasi jabatan yang dipergunakan untuk menentukan gaji/ upah karyawan adalah dengan metode point sistem (Metode Angka) karena metode ini lebih objektif dibandingkan metode lain yang ada. Dari hasil analisis dan evaluasi jabatan ini penulis memperoleh nilai point terendah yaitu 139 dengan gaji yang disarankan 1.131.606,04 untuk jabatan lubing dan nilai point jabatan yang tertinggi yaitu 334 dengan gaji yang disarankan 2.686.407,34 untuk jabatan mekanik. Berdasarkan nilai point yang diperoleh maka ditentukan besar gaji yang disarankan dengan metode least square atau jumlah kuadrat terkecil dengan persamaan regresi Y= 23311,78 + 7973,34 (X)
Penentuan Waktu Optimal Pembuatan Dished End Dengan Metode Waktu Standard Pada Sterilizer Door Diameter 2100 mm Dedi Panuju; Haniza Haniza
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol 2, No 1 (2018): EDISI MEI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v2i1.2424

Abstract

In execution of activity of factories required by labour taking charge of to execution of the duties and have membership in the field of its are each. Calculation and usage of careful time will support employment scheduling which have been made for every work process. Data which collected at this researchs are time which required to do an activities identities at each activity units.  Data which tested obtained uniformity of the data with level of convident limit of 95/5%, so that determinable summed up the required observations. After obtained by is cycle time then countable the normal time, by reckoning rating factor (adjustment according to Westinghouse) that is skill factor, effort, consistency and working condition. Based on normal time which then added with diffuseness and adjustment factor which wanted for each element  From result calculation at each working activity unit in making of Dished, End, hence obtained by is standard time as follows : unit standard time Forklift I, unit standard time Marking, unit standard time Inspection I, unit standard time Cutting, standard time Crane I, unit standard time Dishing, unit standard time Inspection II, unit standard time Crane II, unit standard time Flanging, unit standard time Forklift II, unit standard time Sand Blasting, unit standard time Crane III, and unit standard time Turning was. Causing total standard time for finish making an unit Dished End at Sterilizer Door diameter of 2100 mm is 2231,69 minute. working, hence obtained by is standard time.
Analisa Pengendalian Kualitas Mutu Gula Dengan Menggunakan Metode Six Sigma Di PTPN II Pabrik Kwala Madu Stabat kamil mustafa; jansen fernando
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol 1, No 1 (2017): edisi mei
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v1i1.1222

Abstract

Kualitas gula sangat mempengaruhi daya saing perusahaan untuk meningkatkan hasil produksi. Dalam hal ini perusahaan harus terpacu untuk meningkatkan kualitas produk yang dihasilkannya dengan cara peningkatan teknologi, manajemen, bahan baku dan lain-lain. Hal ini dilakukan agar produk dapat diterima oleh konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas gula putih kristal dengan tingkat kecacatan produk dengan menggunakan metode Six sigma. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Six Sigma. Six Sigma adalah suatu metodologi yang dipergunakan untuk melakukan upaya perbaikan dan peningkatan proses yang berkesinambungan atau terus menerus (Continuous Improvement). Six Sigma adalah DMAIC yang memberikan langkah dari menemukan permasalahan, mengidentifikasi penyebab masalah hingga akhirnya menemukan solusi untuk memperbaikinya. Ada beberapa tahapan dalam metodologi DMAIC yaitu Define (mendefinisikan masalah), Measure (pengukuran), Analysis (analisa), Improve (pengembangan), Control (pengendalian). Dari hasil penelitian diperoleh kecacatan yang terdapat di Pabrik Gula Kwala Madu setelah di lakukan perbaikan masih didalam batas normal.
Pemodelan Rantai Suplai Berbasis Economic Production Quantity dengan Menerapkan Kredit Perdagangan Dua Eselon Jaka Permana
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol 3, No 1 (2019): EDISI MEI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v3i1.2497

Abstract

Implementation of the supply chain is felt more important and very useful in today’s era  of industrialization. But in the process of supply chain encountered  various  risks that may affect the flow of the supply chain so it can not run smoothly, such as interference or imperfectness  in transportations. This research  was made to propose a mathematical model for a supply chain under the effect of unexpected disruptions  in transport. Supplier/manufacturer offers the retailer  a trade credit period t1 , then the retailer offers the customer a credit with a period of t2  and finally the retailer receives the revenue from t2  ke T + t2 , where T is the cycle time at the retailer.  Under this situation,  the three cases such as T ≤ t1 ≤ T + t2 , T ≤ T + t1 ≤ t2, and  t1  ≤ t2 are discussed. An EPQ (Economic Production Quantity) based model is established and retailer’s optimal replenishment policy is obtained through mathematical theorems. From the results of testing on several cases, the best solution for the two procedures has been obtained, namely between risk neutral and risk averse solutions based on the level or number of items damaged/defective. If the number of items damaged is 2 units, then solution risk neutral is far better than the risk averse solution, whereas if the number of items is damaged 3 units, then the risk averse solution is far better than the risk neutral solution. 

Page 7 of 21 | Total Record : 203