cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Desain Interior
ISSN : 25272853     EISSN : 25492985     DOI : -
Jurnal Desain Interior (pISSN 2527-2853 eISSN 2549-2985) menerima artikel penelitian penuh di bidang desain interior dan lingkupnya dari bidang subjek sebagai berikut: Sejarah Desain, Sejarah Interior, Budaya Visual Interior, Metodologi Desain, Proses Desain, Wacana Desain, Desain Interior dan Budaya, Sosiologi Desain, Manajemen Desain, interior dan seni kritik, Antropologi dari desain interior, Artifact desain, desain Industri, desain interior, Kerajinan, Arsitektur, Industri Kreatif, Kebijakan desain, psikologis, Perilaku Meruang, Psikologi Desain, Ergonomi, Sain Interior, pendidikan dan konseptual lainnya di interior Desain.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 2 (2025)" : 7 Documents clear
Pengolahan Limbah Kain dari UMKM Tirai Menjadi Produk Interior Primadani, Tiara Ika Widia; Kurniawan, Bambang Kartono; Pramono, Andi; Huda, Miranti Nurul; Putra, Wahyu Waskito
Jurnal Desain Interior Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/jdi.v10i2.8098

Abstract

Limbah yang merupakan sisa dari produksi industri adalah sebuah masalah besar bagi lingkungan. Karena limbah ada yang dapat diolah oleh lingkungan yang disebut dengan limbah organic dan limbah yang tidak dapat diurai oleh lingkungan yang disebut dengan limbah anorganik. Studi kasus pada penelitian ini adalah memanfaatkan limbah dari UMKM tirai yang ada di Kota Malang, dengan memberdayakan UMKM craft yang ada di Kota Malang dan sekitarnya. Permasalahannya, teknik apa saja yang dapat digunakan untuk mengolah limbah kain dari UMKM tirai agar menjadi produk pendukung interior yang mempunyai nilai jual. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan nilai tambah pada limbah dari UMKM kain tirai melalui proses kreatif. Dengan menggabungkan teknik sulam, rajut, lukis dan ecoprint, limbah kain tersebut diubah menjadi produk-produk dekoratif seperti sarung bantal, pouch, hiasan dinding, dan aksesoris fashion. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pelestarian lingkungan, pengembangan ekonomi kreatif di sektor desain interior, serta memperkaya khazanah desain produk ramah lingkungan.
Acculturation of Architectural and Interior Elements in the Conversion of a Colonial Building into Cut Meutia Mosque, Central Jakarta Latif, Fauzia
Jurnal Desain Interior Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/jdi.v10i2.8116

Abstract

The Cut Meutia Mosque in Central Jakarta is a historical landmark that represents the conversion of a colonial-era building into a religious space. Originally constructed as an administrative office during the Dutch colonial period, the structure was later converted into a mosque while preserving its architectural integrity. This study examines the acculturation of colonial architectural features with Islamic interior elements, exploring how European design principles were integrated with religious and cultural needs. Using a qualitative case study approach, the research incorporates direct observation, interviews, and document analysis. Findings indicate that key structural elements, such as high ceilings, large windows, and classical columns, were maintained, while Islamic modifications, including the addition of a mihrab and Arabic calligraphy, enhanced its spiritual identity. This study highlights the significance of adaptive reuse in heritage conservation, demonstrating how historical buildings can retain their original character while accommodating new functions. By analyzing this conversion, the research provides insights into the broader discourse on architectural adaptation and the integration of Islamic identity in converted colonial structures. The findings contribute to discussions on heritage preservation in Indonesia, emphasizing the importance of maintaining historical buildings while addressing contemporary religious and cultural need.
Analisis Proxemics pada Ruang Sosial Perpustakaan Abad 21. Studi kasus: Perpustakaan di Indonesia Widyanti, Nadhila; Widiarini, Nabila Anindya
Jurnal Desain Interior Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/jdi.v10i2.8169

Abstract

Perpustakaan dikenal sebagai tempat untuk membaca dan belajar. Perkembangan teknologi pada abad 21, berdampak pada peran dan fungsi dari bangunan perpustakaan. Perpustakaan yang semula hanya sebagai tempat untuk mendapatkan informasi melalui buku fisik, kini bisa berkembang menjadi pusat komunitas. Tujuan dari studi ini untuk mengetahui perkembangan ruang sosial pada perpustakaan abad 21 di Indonesia. Metode yang digunakan yaitu studi perbandingan, dengan membandingkan area baca dan ruang sosial / komunitas pada 3 perpustakaan di Indonesia, yang didirikan pada abad 21. Analisis pada studi ini menggunakan teori proxemics. Denah pada ketiga perpustakaan dianalisis karakter penataan sosiofugal dan sociopetal. Temuan pada studi ini memperlihatkan bahwa area baca ketiga perpustakaan di Indonesia telah menerapkan penataan sociopetal, karakteristik yang mendorong terjadinya interaksi sosial. Ruang sosial/komunitas pada ketiga perpustakaan tersedia dalam beberapa fungsi ruang. Ruang Sosial telah menjadi bagian dari perpustakaan untuk mendukung peran dan fungsi perpustakaan, dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi pada abad 21 ini.
Gestalt dalam Penataan Ruang dan Cahaya: Analisis Interior Rumah Islam untuk Pengalaman Spiritual Siti Badriyah; Raden Ersnathan Budi Prasetyo; Adrianto, Aditya
Jurnal Desain Interior Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/jdi.v10i2.8308

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan prinsip-prinsip Gestalt dalam desain interior rumah Islam untuk menciptakan pengalaman spiritual penghuni. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada tiga rumah tinggal Muslim di Pasar Kliwon Surakarta, studi ini mengkaji bagaimana elemen visual seperti tata ruang, pencahayaan, dan ornamen keagamaan menerapkan prinsip Gestalt (figure-ground, Prägnanz, continuity) dalam membentuk persepsi sakral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penataan ruang ibadah domestik yang menerapkan kontras visual (mihrab sebagai focal point), kesederhanaan bentuk, dan aliran cahaya terarah ke kiblat secara signifikan meningkatkan kekhusyukan beribadah. Temuan ini memperkuat pentingnya integrasi prinsip psikologi persepsi dengan nilai-nilai Islam dalam desain interior, sekaligus memberikan panduan praktis bagi perancangan ruang hunian yang mendukung pengalaman spiritual. Studi ini berkontribusi pada pengembangan teori desain berbasis persepsi visual sekaligus menawarkan pendekatan baru dalam merancang lingkungan binaan yang responsif terhadap kebutuhan spiritual.
Analysis on the Effectiveness of the Wira-Wiri Suroboyo Feeder in Increasing Urban Mobility Using Participant Observation Method Putri, Andita Wibyasti Sari; Dwitasari, Putri; Prasetyo, Didit; Nur Baiti, Ifanny
Jurnal Desain Interior Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/jdi.v10i2.8349

Abstract

The Feeder Wira-Wiri Suroboyo is a transportation service specifically designed to enhance connectivity and efficiency within Surabaya's public transportation network, particularly by serving areas that are not accessible by regular buses. Despite being a well-managed public transportation service overseen by the city government, this form of transportation has not successfully encouraged widespread participation from the Surabaya community in its utilization.The purpose of this study was to identify operational problems in the Feeder Wira-Wiri Suroboyo using the participant observation method. Observations were conducted on different days and times to evaluate performance and identify strengths and weaknesses in feeder operations. The participant observation method involved researchers who actively used the service to gain direct experience and accurate data. The findings showed that although the feeder operated effectively, especially during peak hours, and provided adequate basic facilities, there were several areas that needed improvement. The primary problems identified include extended waiting times, the absence of an audio information system or notification system, and inaccuracies in application-based tracking. In order to improve operational effectiveness, recommended improvements are in waiting times, development of an audio notification system, and accuracy of application tracking. This study provides a reference for the Surabaya City Government to further improve the Feeder Wira-Wiri Suroboyo service so that it can be an alternative means of transportation to reduce congestion in the city of Surabaya.
Designing Autism-Friendly Learning Space through Integrating Autistic Behavior and Motion Space Mapping Nisrina, Brainnisa Ramadhani Nur; Primadani, Tiara Ika Widia; Michelle Nadine Santoso; Yuvita Wulan Tanemaru
Jurnal Desain Interior Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/jdi.v10i2.8534

Abstract

The increasing number of students with autism in Indonesia has encouraged the development of therapy and educational service centers, including in Malang. At PKBM Ki Hadjar Dewantara, a non-formal educational institution, a notable rise in students diagnosed with autism spectrum disorder (ASD) has been recorded. This study focuses on understanding the behavioral characteristics of autistic students within classroom settings. Autism, as a developmental condition, affects social interaction, communication, emotional regulation, sensory processing, play, and repetitive behavior. Using a qualitative approach, the research employed empirical observation, interviews with educators and therapists, and behavior setting techniques through motion space mapping. The findings highlight the importance of autism-friendly learning spaces, organized into four adaptive zones: the play zone (high stimulation), the learning and creativity zone (transitional), the escape or safe zone (low stimulation), and the multisensory zone (Snoezelen). This zoning strategy reflects an inclusive and adaptive design that accommodates diverse sensory and behavioral needs. The study demonstrates how flexible spatial design in non-formal education can foster engagement, comfort, and development for autistic students while supporting sustainable and inclusive learning practices.
Enhancing Passenger Navigation: A Visibility Index Analysis of Wayfinding Quality in SHIAM Airport Terminal Agrie Pratama Harwinanto; Pribadi Widodo; Deddy Wahjudi
Jurnal Desain Interior Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/jdi.v10i2.8876

Abstract

Complex airport environments pose significant wayfinding challenges for passengers, particularly within large international hubs like Sultan Hasanuddin International Airport (SHIAM) in Makassar, Indonesia. This study examines the quality of wayfinding at SHIAM, aiming to identify areas for improvement and inform future design decisions. Employing a quantitative approach, the study combines objective spatial data from a visibility index (VI) analysis of 23 key terminal facilities with subjective wayfindingexperiences gleaned from existing case studies. The VI analysis assessed visual access, layout complexity, and facility importance, revealing an overall VI score: 0,599, indicating moderate wayfinding difficulties. These findings highlight the need for targeted interventions to address visibility and accessibility issues, particularly in critical facilities. By optimizing wayfinding within the terminal, the airport can enhance passenger experience and operational efficiency.

Page 1 of 1 | Total Record : 7