cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 141 Documents
Penerapan Media Google Classroom Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas X Sma Negeri 1 Batulayar Tahun Pelajaran 2022 Lilis Trisnawati; Ida Royani; Ismail Efendi
PEDAGO BIOLOGI Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pb:jppb.v11i1.17966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan media google classroom dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa kelas X SMA Negeri 1 Batulayar Tahun Pelajaran 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kelas X MIPA SMA Negeri 1 Batulayar tahun  pelajaran 2022 dengan jumlah siswa 20 orang. Data penelitian diambil dari siklus I dan siklus II. Teknik pengumpulan data menggunakan 5 butir soal pilihan ganda dan 5 butir soal esay pada siklus I dan 10 butir soal pilihan ganda pada siklus II. Berdasarkan analisis data diperoleh nilai rata-rata pada siklus I adalah 39,3 dan siklus II 73,16 dengan kategori homogen dan terdistribusi normal. Data nilai akhir kedua siklus di uji menggunakan t Critial one-tail diperoleh thitung > ttabel dengan nilai thitung sebesar -15,03 dan ttabel sebesar 1,685 pada taraf  signifikan  5% sehingga Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa penerapan media google classroom dapat meningkatkan  hasil belajar kognitif siswa kelas X SMA Negeri 1 Batulayar.
Perbandingan Media Tanam Limbah Kardus Dan Daun Pisang Kering (Klaras) Terhadap Produktivitas Jamur Merang (Volcariella volvaceae) Agnes Anjani
PEDAGO BIOLOGI Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pb:jppb.v11i1.19366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memenuhi : (1) perbedaan media tanam dari limbah kardus dan daun pisang kering (klaras) terhadap produktivitas jamur merang (Volcariella volvaceae) (2) bentuk media edukasi masyarakat berupa brosur pembuatan media tanam jamur merang dari limbah kardus dan daun pisang kering (klaras) sebagai pengganti media tanam dari jerami. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan Rancangan acak lengkap dengan 6 perlakuan antara lain media tanam menggunakan 100% jerami sebagai media kontrol, media tanam kardus 100%, media tanam kardus 75% dan klaras 25%, media tanam kardus 50% dan klaras 50%, media tanam kardus 25% dan klaras 75% dan media tanam klaras 100%. Setiap perlakuan diulang 4 kali sehingga memperoleh 24 sampel. Data berupa angka dari jumlah dan berat tubuh buah jamur merang dalam setiap pemanenan selama 3 hari yang diujikan secara statistik dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji anova. Jika hasilnya berbeda secara signifikan maka dilanjutkan menggunakan uji Tukey. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa perlakuan yang paling tertinggi dalam jumlah dan berat jamur merang yaitu pada media tanam kardus 25% dan klaras 75% dengan rata-rata jumlah sebanyak 74 helai dan berat 12,5 ons dalam 3 hari pemanenan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu (1) Adanya perbedaan media tanam dari limbah kardus dan daun pisang kering (klaras) terhadap produktivitas jamur merang (Volvariella volvaceae) secara signifikan. (2) Sebagai media edukasi masyarakat yang berupa media brosur yang berisi tentang informasi mengenai perbedaan limbah kardus dan daun pisang kering (klaras) terhadap produktivitas jamur merang (Volvariella volvaceae).
Keefektifan Penggunaan Soal Dengan Sistem Berurut (Systematic Question System) Dan Soal Dengan Sistem Acak (Random Question System) Dalam Meminimalisir Perilaku Menyontek Dan Mengukur Ketercapaian Hasil Belajar Peserta Didik SMA Wachid Hasyim 1 Surabaya Fitri Fajriyah
PEDAGO BIOLOGI Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pb:jppb.v11i1.19367

Abstract

Di masa sekarang peserta didik di sekolah menengah masih melakukan kegiatan menyontek dalam mengerjakan soal. Soal dalam bentuk acak dapat dijadikan alternatif untuk menghindari perilaku menyontek pada peserta didik ketika mengerjakan soal. Penelitian bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan soal dengan sistem berurut (Systematic Question System) dan soal dengan sistem acak (Random Question System)dalam meminimalisir perilaku menyontek dan mengetahui perbedaan hasil belajar peserta didik SMA Wachid Hasyim 1 Surabaya.Penelitian ini merupakan True Experimentaldengan dua sampel kelas (kelas kontrol dan kelas eksperimen). Rancangan penelitian Posttest Only Control Design.Kelompok eksperimen menggunakan jenis soal dengan sistem acak (Random Question System) dan kelompok kontrol menggunakan jenis soal dengan sistem berurut (Systematic Question System). Analisis data secara deskriptif, dan hasil belajar menggunakan uji Mann Whitney Test (U).Hasil Penelitian diperoleh persentase perilaku menyontek di kelas kontrol 7% dan kelas eksperimen 8%, hal ini dapat dilihat dari kriteria telah ditentukan. Perhitungan Uji U diperoleh bahwa ada perbedaan yang nyata antara hasil belajar kelas kontrol dan eksperimen karena p=0,000 (p<α), penggunaan soal dengan sistem berurut (Systematic Question System) dan soal dengan sistem acak (Random Question System) sangat efektif dalam meminimalisir perilaku menyontek dan ada perbedaan hasil belajar peserta didik di SMA Wachid Hasyim 1 Surabaya.
Identifikasi Keanekaragaman Jenis Ikan (Class Pisces) Di Kepulauan Kangean Sebagai Sumber Belajar Biologi Hadijah, Siti; Wikanta, Wiwi
PEDAGO BIOLOGI Vol 12 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i1.19370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui keanekaragaman jenis ikan di kepulauan kangean; (2) Membuat bentuk bahan ajar sebagai sumber belajar  biologi dari hasil penelitian keanekaragaman jenis ikan di kepulauan kangean. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subyek pada penelitian ini adalah tokoh masyarakat atau nelayan pulau kangean yang memiliki pengetahuan  tentang ikan. Sedangkan obyek dari penelitian ini adalah keanekaragaman jenis ikan yang ada di pulau kangean. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dengan menentukan macam, jumlah dan indeks keanekaragaman jenis ikan. Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah (1) terdapat 36 jenis ikan; (2) jumlah 1.072 ekor ikan; dan (3)  indeks keanekaragaman pada plot 1 yaitu pasar ikan desa arjasa memiliki tingkat keanekaragaman sedang sebesar (2,9224), indeks keanekaragaman pada plot 2 yaitu pasar ikan desa kangayan tingkat keanekaragamannya sedang sebesar (2,6363). Kesimpulan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata keanekaragaman jenis ikan secara keseluruhan 36 jenis yaitu (2,7793) yang termasuk kedalam kategori keanekaragaman sedang; Bahan ajar yang dibuat dari penelitian ini berupa buku pengayaan keanekaragaman jenis ikan (class pisces).
PENGARUH PEMBERIAN BIJI LAMTORO (Leucaena leucocephala) MENTAH DAN KUKUS TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT (Mus muscu- lus) Rahmah, Ana Novia
PEDAGO BIOLOGI Vol 11 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v11i2.9148

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian biji lamtoro (Leucaena leucocephala) mentah dan kukus terhadap kadar glukosa darah mencit (Mus musculus) sebagai media edukasi masyarakat. Jenis penelitian adalah eksperimental dengan rancangan pretest-postest kontrol grup. Teknik pengambilan sampel menggunakan RAL terhadap 27 ekor mencit jantan yang terbagi dalam tiga kelompok perlakuan. Tempat pelaksanaan penelitian di laboratorium biologi Kelompok K (kontrol) diberi pakan konsentrat sebanyak 6 gr/20grBB, kelompok X1 (biji lamtoro mentah yang diicampur pakan 6gr/20grBB), kelompok X2 (biji lamtoro kukus yang dicampur pakan 6g/20grBB). Kadar glukosa darah pertama diukur adalah glukosa darah akhir masa adaptasi, dan setelah diberi biji lamtoro mentah dan kukus selama 7 hari. Data dianalisis dengan uji ANOVA dan uji LSD .Hasil penelitian diperoleh rata-rata kadar glukosa darah mencit pada K = 160 mg/dl; X1 = 79.22 mg/dl dan X2 =73.67 mg/dl setelah dilakukan uji ANOVA diperoleh nilai p < 0,000, artinya H1 diterima dan H0 ditolak, yang berarti ada pengaruh yang berbeda dari pemberian tiga perlakuan terhadap kadar glukosa darah. Hasil uji LSD memperlihatkan tidak ada perbedaan yang siginifikan antara kelompok X1 dengan kelompok X2, namun kedua perlakuan x1 dan x2 berbeda secara signifikan dengan kelompok kontrol. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh yang signifikan pemberian biji lamtoro (Leucaena leucocephala) mentah dan kukus terhadap kadar glukosa darah mencit (Mus musculus) dan hasil penelitian dapat digunakan sebagai media edukasi masyarakat dalam bentuk brosur.
Hubungan Pencemaran Lingkungan Laut Terhadap Ekologi Pesisir Pantai Kenjeran Surabaya Febriani, Suci
PEDAGO BIOLOGI Vol 11 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v11i2.13949

Abstract

Garbage in the coastal settlements of Kenjeran Surabaya is a habit that can have an impact on environmental pollution in the area, so the purpose of this study was to determine the waste waste and the composition of waste in the coastal settlements of Kenjeran Surabaya. The method used is a literature study with a qualitative approach, waste and waste composition can be used for management planning in Kenjeran coastal settlements, Surabaya. The condition of the environment and the coastal ecosystem of Kenjeran which had been damaged at that time caused the coastal scenery to become less beautiful, as a tourist place it resulted in Kejeran coastal tourism becoming less desirable. The current government has also taken over to manage and revive tourism on the Kenjeran coast and also further enhance the beauty that has been provided by nature, then reprocessed this policy so that it can help people in the Kenjeran coastal area. to revive the current economy.                                    Keywords: ecology, pollution, tourism                                                       
KUALITAS AIR BAKU DI DUKUH SUTOREJO KECAMATAN MULYOREJO KOTA SURABAYA SEBAGAI EDUKASI MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN AIR BERSIH Qoimah, Siti Nur
PEDAGO BIOLOGI Vol 11 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v11i2.18712

Abstract

ABSTRAKAir memiliki peranan penting kebutuhan bagi makhluk hidup. Setiap saat dan setiap waktu pasti dibutuhkan karena pada dasarnya dalam struktur tubuh makhluk hidup terdapat 80% air di dalamnya. Selain air juga menjadi sarana Kesehatan dan pencegahaan penularan penyakit. Pada penelitian ini menggunakan object air tanah dan air PAMSIMAS. Penelitian ini menggunakan kualitatif Deskriptif dengan tujuan untuk mengetahui perbandingan kualitas air tanah dan air PAMSIMAS berdasarkan secara fisik, kimia dan biologi. Berdasarkan pemantauan dilapangan Air tanah mengandung 6 parameter yang tidak sesuai standart mutu air bersih, sedangkan Pada air PAMSIMAS mengandung 2 Parameter dimana sudah memenuhi standart mutu air bersih dan layak diterapkan sebagai bahan dasar dalam kehidupan. Hasil eksperimen ini dapat diaplikasikan sebagai pengetahuan dan sumber informasi kepada masyarakat dalam bentuk media Brosur.Kata Kunci : Kualitas Air, Air Tanah, Air PAMSIMAS 
PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK TERHADAP PERKEMBANGAN TANAMAN UBI JALAR UNGGU (IPOMOEA BATATAS) SEBAGAI PELUANG BISNIS Perwira, Ahmad
PEDAGO BIOLOGI Vol 12 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i1.18829

Abstract

Pertanian hidroponik menjadi metode budidaya tanaman yang semakin populer dan efisien dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan. Dalam pertanian hidroponik, pupuk merupakan sumber nutrisi utama bagi tanaman, dan pemilihan jenis pupuk dapat mempengaruhi pertumbuhan dan hasil panen tanaman. Dua jenis pupuk yang umum digunakan adalah pupuk organik dan anorganik. Penggunaan pupuk anorganik, seperti pupuk kimia yang mengandung unsur hara yang diperoleh secara sintetis, cenderung memberikan pertumbuhan yang lebih cepat dan hasil panen yang lebih tinggi dalam pertanian hidroponik. Pupuk anorganik juga mudah diatur dosisnya dan dapat memberikan nutrisi yang tepat sesuai kebutuhan tanaman. Namun, penggunaan pupuk anorganik juga dapat menyebabkan akumulasi garam dan perubahan pH dalam larutan nutrisi, yang dapat berdampak negatif pada tanaman hidroponik. Sementara itu, penggunaan pupuk organik, seperti pupuk yang berasal dari bahan organik alami seperti kompos, pupuk kandang, atau pupuk hijau, dapat memberikan manfaat dalam hal kualitas tanaman dan produk. Pupuk organik dapat meningkatkan ketersediaan nutrisi secara bertahap, meningkatkan aktivitas mikroba dalam sistem hidroponik, dan meningkatkan kesuburan tanah. Pupuk organik juga dianggap sebagai pilihan yang ramah lingkungan, karena dapat mengurangi penggunaan bahan kimia sintetis dan mengurangi risiko pencemaran lingkungan.
EFEKTIVITAS EKSTRA DAUN BIDARA UNTUK MENGATASI INSOMNIA Sugiarto, Hanunah Dina
PEDAGO BIOLOGI Vol 11 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v11i2.19251

Abstract

ABSTRAKDi Indonesia terdapat banyak sekali jenis tanaman obat yang digunakan sebagai bahan baku obat. Beberapa jenis herbal ini juga mengandung fitokimia dan efektivitas serta keamanannya telah teruji secara klinis. Salah satunya adalah Bidara atau dikenal dalam bahasa latin dengan nama Ziziphus mauritiana Lam, berdasarkan penelitian sebelumnya diketahui bahwa kandungan dari Bidara ini sangatlah beragam seperti kandungan alkaloid, flavonoid, fenol, tanin, dan saponin, dll. Insomnia adalah gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitan tidur. Beberapa faktor dapat menyebabkan insomnia, seperti: Stres, gangguan mental (depresi, kecemasan, gangguan bipolar atau PTSD), gangguan kesehatan fisik, dll. Saponin merupakan senyawa yang dapat membantu mengatasi insomnia dengan merelaksasikan otot sehingga kualitas tidur dapat meningkat. Selain itu kandungan Alkaloid dan flavonoid menghambat terjadinya depresi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang diuji cobakan kepada 2 penderita insomnia (middle insomnia) selama 6 hari dengan metode filtrasi jelasin perbandingan konsentrasi berapa persen. Dengan penelitian ini dapat disimpulkan daun bidara dijadikan alternatif. Keefektifitasan daun Bidara (Ziziphus mauritiana Lam) responden pertama adalah 62,5% karena insomnia yang diderita sudah kronis sedangkan pada responden kedua efektif 99% mengatasi insomnia. Efek pemberian ekstrak daun Bidara ini dapat berjangka waktu cukup panjang, serta efek dari pemberian ekstrak daun Bidara ini juga bisa mengatasi batuk pada responden pertama.Kata Kunci : Bidara, Efektif, Insomnia. ABSTRACTIn Indonesia, there are many types of medicinal plants that are used as raw materials for medicine. Some of these herbs also contain phytochemicals and their effectiveness and safety have been clinically tested. One of them is Bidara or known in Latin as Ziziphus mauritiana Lam, based on previous research it is known that the content of this Bidara is very diverse such as the content of alkaloids, flavonoids, phenols, tannins and saponins, etc. Insomnia is a sleep disorder characterized by difficulty sleeping Several factors can cause insomnia, such as: Stress, mental disorders (depression, anxiety, bipolar disorder or PTSD), physical health disorders, etc. Saponins are compounds that can help overcome insomnia by relaxing muscles so that sleep quality can improve. Alkaloids and flavonoids inhibit depression. This study used an experimental method that was tested on 2 insomnia sufferers (middle insomnia) for 6 days. The effectiveness of the Bidara leaf (Ziziphus mauritiana Lam) of the first respondent was 62.5% because the insomnia suffered was chronic, while the second respondent was 99% effective in overcoming insomnia. The effect of giving this Bidara leaf extract can be quite long term, and the effect of giving this Bidara leaf extract can also overcome coughing in the first respondent.Key words: Bidara, Effective, Insomnia.
DAMPAK SAMPAH PALSTIK TERHADAP EKOSISTEM LAUT GENDING PROBOLINGGO handayani, vivi putri
PEDAGO BIOLOGI Vol 11 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v11i2.19252

Abstract

ABSTRAKDampak sampah palstik di laut dapat membunuh spesies vertebrata dan invertebrata laut akibat sampah plastik di lingkungan. Akibatnya dapet terkena lilitan, termakan, tersangkut, atau terikat. Sampah di laut dapat dipercepat Invasi spesies asing (invasive species) yang terkait dengan sampah yang dipindahkan ke ekosistem lain, sampah plastik dapat menganggu Pertumbuhan habitat mangrove, terumbu karang, penyu, padang lamun dan biota laut lainnya dapat terhambat dengan adanya sampah plastik di dalam tanah yang merusak ekologi. Penyebab terbesar pencemaran laut adalah manusia, namun ada unsur-unsur tertentu berasal dari alam. Pencemaran laut adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, bahan kimia, energi, atau komponen lain ke dalam lingkungan laut. Akibatnya kualitasnya menurun hingga titik tertentu dan lingkungan laut tidak sesuai dengan baku mutu dan fungsinya.Kata kunci: Ekosistem laut; Probolinggo; sampah palstikABSTRACTThe impact of plastic waste in the sea can kill vertebrate and marine invertebrate species due to plastic waste in the environment. As a result, it can be entangled, eaten, snagged, or bound. Garbage in the sea can be accelerated Invasion of foreign species (invasive species) associated with waste being transferred to other ecosystems, plastic waste can disrupt the growth of mangrove habitat, coral reefs, turtles, seagrass beds and other marine biota can be hampered by the presence of plastic waste in the soil destroying the ecology. The biggest cause of marine pollution is humans, but there are certain elements that come from nature. Marine pollution is the entry or inclusion of living things, chemicals, energy, or other components into the marine environment. As a result, the quality decreases to a certain point and the marine environment does not comply with quality and function standards.Keywords: Marine ecosystem; Probolinggo; plastic trash.

Page 10 of 15 | Total Record : 141