cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 141 Documents
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA Bahrul Dian Wulaningayu; Wiwi Wikanta
PEDAGO BIOLOGI Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jpb.v8i1.9319

Abstract

Sejauh ini kemampuan berpikir kreatif belum optimal dikembangkan di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, motivasi belajar siswa, mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran, dan mendeskripsikan respon siswa model Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization). Jenis penelitian adalah penelitian kuasi eksperimen, dengan rancangan penelitian menggunakan desain Non Equivalent Kontrol Group Design. Sampel penelitian adalah siswa kelas X SMA Muhammadiyah 10 Surabaya. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes tulis dan angket.  Data dianalisis secara deskriptif kuantitataif dan statistik uji-T. Hasil penelitian menununjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization) terhadap kemampuan berpikir kreatif dengan nilai rata-rata 75,55% pada kelas eksperimen, 63,79% pada kelas kontrol, dan terhadap motivasi belajar siswa dalam kategori tinggi dengan nilai rata-rata 75,36%.  Keterlaksanaan pembelajaran kooperatif Tipe TAI dengan kategori baik sekali. Respon positif siswa terhadap Model pembelajaran kooperatif tipe TAI (Team Assisted Individualization) rata-rata positif dan siswa dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif.
PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING MODEL DENGAN STRATEGI OUTDOOR STUDY PADA TOPIK PLANTAE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN KETUNTASAN HASIL BELAJAR Dyah Ayu Kusuma Wardani
PEDAGO BIOLOGI Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jpb.v8i1.9326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan Ketuntasan Hasil Belajar Siswa, serta mengetahui keterlaksanaan pembelajaran kelas X MIA 1 SMA Miftahul Ulum Ambunten, Sumenep. Penelitian ini merupakan Penelitian Tidakan Kelas (classrom action research) dengan menggunakan design One Shot Case Study. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes hasil belajar dan dokumentasi. Simpulan penelitian ini adalah: (1) Keterlaksanaan penerapan pembelajaran dengan Project Based Learnig Model dengan Strategi Outdoor Study pada topik Plantae terlaksana dengan kriteria cukup baik pada siklus I dan mencapai kriteria sangat baik pada siklus II (2) ada peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan tercapainya indikator keberhasilan nilai rata-rata 91,1% pada siklus II (3) ada peningkatan ketuntasan hasil belajar dan tercapainya indikator keberhasilan dengan rata-rata ketuntasan hasil belajar klasikal pada siklus II sebesar 88,9%.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE POE (PREDICT- OBSERVE- EXPLAIN) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA MATERI EKOSISTEM DI MA MUHAMMADIYAH 09 LAMONGAN Nur Shoimah; Lina Listiana
PEDAGO BIOLOGI Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jpb.v7i2.9314

Abstract

Proses pembelajaran di sekolah belum optimal dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berpikir kritis, aktivitas belajar, mendeskripsikan keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe POE (Predict-Observe-Explain). Jenis penelitian adalah penelitian pre-eksperimen, dengan rancangan penelitian menggunakan desain One Group Pretest Posttest Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas X IPA MA Muhammadiyah 09 Lamongan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes tulis. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan statistik uji-T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe POE (Predict-Observe-Explain) terhadap kemampuan berpikir kritis dengan rata-rata 68,04% dalam kategori kritis, dan terhadap aktivitas belajar kategori sangat baik  dengan nilai rata-rata 86,04%. Keterlaksanaan pembelajaran model kooperatif tipe POE (Predict-Observe-Explain) dengan kategori sangat baik.
PENGGUNAAN MEDIA KARTU PERMAINAN MELALUI STRATEGI THINK PAIR SHARE TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF BIOLOGI SISWA SMA Fathurrohmi Fithriyani; Lina Listiana
PEDAGO BIOLOGI Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jpb.v8i2.9332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh terhadap peningkatan Aktivitas Belajar dan Hasil Belajar Kognitif Biologi siswa kelas XI IPA 1 SMA Muhammadiyah 3 Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experiment dengan menggunakan Non-Equivalent Control Group Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes hasil belajar, angket respon dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah: (1) Adanya pengaruh terhadap aktivitas belajar siswa pada kelas eksperimen sebesar 70% termasuk dalam kriteria aktivitas “Baik”. (2) Adanya pengaruh Penggunaan Media Kartu Permainan melalui Strategi Think Pair Share pada Materi Sistem Reproduksi Manusia terhadap hasil belajar kognitif siswa. Nilai rata-rata ketuntasan secara klasikal pada kelas Eksperimen mencapai 100%.
PENGARUH PEMBERIAN SARI BUAH SUKUN (ARTOCARPUS ALTILIS) TERHADAP AKTIVITAS DIURETIK TIKUS PUTIH BETINA (RATTUS NORVEGICUS) SEBAGAI MEDIA EDUKASI MASYARAKAT Ilmin Nasifah
PEDAGO BIOLOGI Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jpb.v8i1.9327

Abstract

Sukun (Artocarpusaltilis) merupakan salah satu jenis tanaman obat yang memiliki efek diuretik yang disebabkan oleh bahan aktif di dalamnya. Kandungan buah sukun (Artocarpusaltilis) adalah kalsium, kalium, riboflavin, dan niasin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang berbeda dari berbagai konsentrasi ekstrak sukun (Artocarpus altilis) terhadap aktivitas diuretik tikus putih betina (Rattus norvegicus) dan Menyiapkan media edukasi yang sesuai berdasarkan hasil penelitian. . Jenis penelitian adalah eksperimen, desain penelitian RAL dengan 3 kelompok tikus yang terdiri dari kelompok kontrol ekstrak sukun 0% (K0), pemberian ekstrak sukun 50% (P1), dan pemberian ekstrak sukun 100% (P2). Pengujian dilakukan dengan melihat volume urin kumulatif. Setiap perlakuan terdiri dari 9 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata volume urin pada perlakuan P0 adalah 11,94, rerata perlakuan P1 adalah 14,63, rerata perlakuan P2 adalah 16,99. Ada pengaruh ekstrak sukun terhadap aktivitas diuretik tikus putih. Sumber media yang dapat digunakan hasil penelitian ini adalah pamflet bergambar untuk diberikan kepada masyarakat.
PEMANFAATAN DAUN GAMAL (GLIRICIDIA SEPIUM) SEBAGAI BIOKATALISATOR ALAMI DALAM PEMERAMAN BUAH PISANG KEPOK KUNING (MUSA PARADISIACA FORMATYPICA) Qomariyatul Ulva; Ruspeni Daesusi
Pedago Biologi : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jpb.v9i1.9337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh pemberian  daun gamal (Gliricidia sepium) sebagai biokatalisator alami terhadap kematangan buah pisang kepok kuning (Musa paradisiaca formatypica); (2) mengetahui respon masyarakat terhadap tingkat kesukaan organoleptic rasa buah pisang kepok kuning (Musa paradisiaca formatypica). Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan desain penelitian posttest only control design dengan 4 perlakuan dan 6 pengulangan. Sampel penelitian ini adalah sebanyak 30 kg buah pisang kepok kuning (Musa paradisiaca formatypica). Data penelitian ini dikumpulkan dengan teknik observasi berdasarkan parameter organoleptic warna, tekstur dan rasa buah pisang kepok kuning (Musa paradisiaca formatypica) sera respon masyarakat terhadap tingkat kesukaan organoleptic rasa . Data diuji menggunakan statistik non parametrik Kruskal Wallis yang kemudian dilanjut uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan dari pemberian daun gamal (Gliricidia sepium) terhadap kematangan buah pisang kepok kuning (Musa paradisiaca formatypica). Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan yaitu (1) Ada pengaruh pemberian daun gamal (Gliricidia sepium) terhadap kematangan buah pisang kepok kuning (Musa paradisiaca formatypica), (2) respon masyarakat terhadap tingkat kesukaan organoleptic  rasa buah pisang kepok kuning yaitu suka
PENGARUH PEMBERIAN AMPAS KOPI SEBAGAI PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens) Ismy Tsaniyah; Ruspeni Daesusi
PEDAGO BIOLOGI Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jpb.v8i1.9325

Abstract

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik jumlah kafe, kedai kopi dan restoran di Indonesia tumbuh pesat sebesar 15 – 20% di tahun 2014 dan akan terus meningkat seiring berjalannya waktu. Diperkirakan produksi tahunan ampas kopi di seluruh dunia adalah sekitar 6 juta ton. Komposisi kimia ampas kopi mengandung 2,28% nitrogen, fosfor 0,06% dan 0,6% kalium yang dapat menyuburkan tanah sehingga berpotensi dijadikan sebagai pupuk organik. Disisi lain, pemakaian pupuk kimia yang berlebihan akan membuat  kualitas tanah menjadi menurun.Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian ampas kopi sebagi pupuk organic terhadap pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens) Jenis penelitian ini adalah eksperimen menggunakan post test only control design. Penelitian dilakukan di Kecamatan Ujungpangkah kabupaten gresik provinsi jawa timur. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan yaitu menggunakan media tanam berupa tanah saja (control negative), tanah dan urea (control positif),  P1(tanah 2kg dan ampas kopi 1kg) dan P2(tanah 1,5kg dan ampas kopi 1,5kg). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman dan jumlah helai daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ampas kopi tidak memberikan pengaruh  terhadap tinggi tanamaan cabai rawit namun pemberian tanah 2kg dan ampas kopi 1kg memberikan pengaruh yang baik terhadap jumlah helai daun pada minggu keempat.
PENGARUH PENDEKATAN INQUIRY BERBASIS PRAKTIKUM MENGGUNAKAN MODEL SIKLUS BELAJAR 5E TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS DAN KETUNTASAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN Suci Damayanti; Yuni Gayatri
PEDAGO BIOLOGI Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jpb.v7i2.9315

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan literasi sains, ketuntasan hasil belajar siswa dan respon siswa setelah diberikan pembelajaran dengan pendekatan Inquiry berbasis praktikum menggunakan model siklus belajar 5E.  Jenis penelitian ini adalah Pre- Eksperimen dengan desain penelitian menggunakan One- Group Pre-test - Post-test Design. Sampel penelitian yaitu siswa kelas XI- IPA 3 SMA Muhammadiyah Surabaya. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes untuk ketuntasan hasil belajar, teknik non-tes (Observasi) untuk kemampuan literasi sains (pada aspek mengamati, menafsirkan data, membuat kesimpulan dan mengkomunikasikan), dan angket untuk respon siswa terhadap pembelajaran. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan deskripstif kuantitatif dan uji statistik. Hasil penelitian menujukkan bahwa: (1) Kemampuan literasi sains meningkat sebesar 81.48%  dengan kategori sangat baik.  (2) Ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal menujukkan sebesar 72.22%  tuntas dengan kategori baik, dan perhitungan sensitivitas butir soal dikategorikan sensitive. Analisis data statistik uji- t pada ketuntasan hasil belajar nilai F hasil sebesar 60.985 > F tabel. Hasil uji-t menujukkan nilai signifikan 0.000 (p< α). Hasil uji N-Gain diketahui sebagian besar nilai siswa mengalami peningkatan pada kategori sedang. (3) Hasil respon siswa setelah diberikan pembelajaran mendapatkan rata- rata sebesar 85. 90% dengan kategori positif.
STUDI ETNOBOTANI TANAMAN OBAT DI WILAYAH JAWA TIMUR DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI MEDIA EDUKASI MASYARAKAT BERBASIS WEBSITE Ahmad Fauzy; Asy'ari Asy'ari
PEDAGO BIOLOGI Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jpb.v8i2.9333

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan deskripsi data maupun informasi mengenai budaya masyarakat di beberapa wilayah di Jawa Timur dalam memanfaatkan tumbuh-tumbuhan berkhasiat  obat yang tumbuh di lingkungan sekitar tempat tinggal sebagai obat tradisional. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Tanaman obat dalam penelitian ini diperoleh dari hasil penelitian terdahulu mengenai etnobotani tanaman obat di beberapa wilayah di Jawa Timur. Hasil analisis data menunjukkan terdapat 173 tanaman yang digunakan sebagai obat tradisional yang terdiri dari berbagai family yaitu Basellaceae, Piperaceae, Zingiberaceae, Euphorbiaceae, Arceae, Caricaceae, Annonaceae, Agavaceae, Rubiaceae, Apocynaceae, Lamiaceae, Achantaceae, Asteraceae, Malvaceae, Boraginaceae, Moringaceae, Solanaceae, Fabaceae, Moraceae, Rutaceae, Myrtaceae, Verbebaceae, Crassulaceae, Musaceae, Oliaceae, Punicaceae, Pandanaceae, Portulaceae, Thymelaeceae, Convolvolaceae, Caesalpinaceae, Burseraceae, Liliaceae,  Nyctaginaceae. Tanaman yang paling sering digunakan adalah tanaman dari family Zingiberaceae seperti jahe, kunyit, kunci dan temulawak. Organ tanaman yang dimanfaatkan dari masing-masing tanaman juga bervariasi mulai dari akar, rimpang, batang, daun, buah dan bunga. Cara pengolahan yang umum dilakukan di seluruh daerah adalah dengan cara direbus, dikeringkan, dibakar, diparut, ditumbuk, dijus, diseduh, dihirup, dikukus, direndam, dikonsumsi secara langsung, dioleskan, ditempelkan dan diambil getahnya. Masyarakat memperoleh tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat dengan berbagai cara yaitu Budidaya, mengambil dari alam sekitar, dan membeli di pasar.
PENGARUH PEMBERIAN AIR SEDUHAN DAUN PEPAYA (CARICA PAPAYA) DAN AIR SEDUHAN KAYU SECANG (Caesalpina Sappan) TERHADAP JUMLAH SEL TROMBOSIT DARAH MENCIT (Mus Muscullus) Ana Susanti; Peni Suharti
PEDAGO BIOLOGI Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jpb.v8i1.9321

Abstract

Daun pepaya (Carica papaya) terbukti mampu meningkatkan jumlah sel trombosit darah mencit karena memiliki kandungan flavonoid, alkaloid dan tanin (Tahir, 2014). Menurut Karlina dkk (2016) Kayu secang (Caesalpinia sappan)  memiliki kandungan yang hampir sama dengan daun pepaya, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air seduhan daun pepaya (Carica papaya) dan air seduhan kayu secang (Caesalpinia sappan) terhadap jumlah sel trombosit darah mencit (Mus muscullus). Jenis penelitian ini adalah pepenilitian eksperimental jdengan rancangan  post test only design. Sampel penelitian yang digunakaian dalam penelitian adalah mencit (Mus muscullus) sebanyak 30 ekor yang didaptakan dari pusvetma surabaya. . Pengujian  jumlah sel trombosit mencit (Mus muscullus) dilakukan di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya (BBLK). Hasil penelitian berdasarkan hasil uji T pada α = 0,05  menunnjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada jumlah sel tombosit darah mencit (Mus muscullus) yang diberi air dseduhan daun pepaya (Carica papaya) dan air seduhan kayu secang (Caesalpinia sappan). Rata-rata jumlah sel trombosit mencit (Mus muscullus) yang diberi perlakuaan  dengan air seduhan daun pepaya (Carica papaya)  dan kayu seacang (Caesalpinia sappan) secara berturut-turut adalah 244,6 ribu/mm3 dan230 ribu/mm3. Hal ini menunnjukan bahwa kayu secang (Caesalpinia sappan) memiliki efektivitas yang sama dengan daun pepaya (Carica papaya)  dalam meningkatkan jumlah sel trombosit darah

Page 6 of 15 | Total Record : 141