Jurnal Taman Vokasi
Jurnal Taman Vokasi is a periodic scientific journals that publish research results in the field of Mechanical Engineering Education, Automotive, and vocational education of lecturers, researchers, teachers, students, practitioners and other relevant stakeholders.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 8 No 2 (2020)"
:
12 Documents
clear
Penerapan problem-based learning (pbl) dengan pendekatan tri-nga untuk membangun passion mahasiswa calon guru kejuruan
Siti Mariah;
Setuju Setuju;
Heri Maria Zulfiati;
Enggar Kartikasari
Jurnal Taman Vokasi Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30738/jtv.v8i2.6150
This classroom action research is motivated by the condition of the pre-research that shows students are lacking self-confidence and lack of enthusiasm in participating in educational learning with a teacher center approach. This study aims to introduce Problem-based learning with the Tri-Nga (Ngerti-Ngrasa-Nglakoni) approach to increase student passion to be ready to become vocational teachers. The study uses the Kemmis Taggart model with 2 cycles consisting of planning, implementation, and reflection. Study material for the first cycle of direct instruction and the second cycle of indirect instruction. The research subjects were 29 students of PKK study program in semester 3 of 2019-2020 academic class A in the FKIP UST. Data collection techniques through observation and interviews were analyzed descriptively. The results showed an increase in student passion shown by the aspects of understanding, feeling, and nglakoni which increased significantly. Students can understand the knowledge, attitudes, and skills that must be possessed by vocational teachers by analyzing learning problems in vocational schools, best practice, and reviewing instructional videos, students can appreciate the teaching profession through the study of various learning methods, and students practice learning through teaching simulations.
Literasi digital untuk proses pembelajaran dan bentuk tugas akhir siswa SMK kompetensi keahlian busana butik
wahyu eka priana sukmawaty;
Noor Fitrihana
Jurnal Taman Vokasi Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30738/jtv.v8i2.7754
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan deskripsi bentuk proses pembelajaran literasi digital dan bentuk tugas akhir siswa SMK Kompetensi Keahlian Busana Butik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMK Muh. Berbah. Sumber data terbagi terbagi atas dua yani data primer dan data sekunder. Untuk data primer diperoleh dari guru dan Siswa Kompetensi Keahlian Busana Butik. Sedangkan untuk data sekunder diperoleh dari jurnal dan buku yang sesuai dengan tema penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yakni melalui Teknik observasi, Teknik wawancara, dan dokumentasi. Untuk instrumen pengumpulan data yakni peneliti sendiri dengan menggunakan alat bantu lembar wawancara dan kamera untuk dokumentasi. Metode analisis data menggunakan tahap-tahap yang dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pada SMK Muhammadiyah Berbah, budaya literasi digital masih rendah ditandai dengan penggunaan digital pada pembelajaran masih terbatas. Pembelajaran masih teacher centered yang seharusnya sudah student centered. Bentuk tugas akhir siswa berbasis digital yang sesuai untuk Kompetensi Keahlian Busana Butik dapat berupa catatan siswa pada blog, siswa diarahkan membuat channel youtube yang dapat berisi tutorial-tutorial dibidang Busana, juga diarahkan untuk memasarkan hasil karyanya melalui facebook, Instagram, dan marketplace (shopee, tokopedia, bukalapak, dan Lazada).
Pembelajaran pendidikan vokasional yang efektif di era revolusi 4.0 di SMK
irwanto irwanto
Jurnal Taman Vokasi Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30738/jtv.v8i2.7852
This study aims to examine comprehensively about effective vocational education based on aspects of the learning process, teaching and school culture. The study used qualitative methods with a descriptive approach. The location of the study at State Vocational High School 2 Serang, Banten. Data analysis techniques use interactive analysis which is data reduction, data presentation and conclusion. The results showed that the Vocational Schools were effective, namely: (1) the school had emphasized active, creative, innovative, fun learning, using interactive multimedia learning, varied learning strategies. The management of classes, workshops and laboratories has been effective because it has been used properly in implementation, especially practice. Learning strategies that are usually used are cooperative, contextual, case studies, discussions, realistic and problem-based learning. (2)The existing culture in the school has been effective in implementing theoretical and practical learning.Work culture like in the Industrial World has been carried out. Projects outside the agency that are carried out by the school are teachers and students to complete the project.The positive work culture of the Industrial World in schools will result in effective theoretical and practical learning and graduates who are qualified and ready to work in the industry.
Pengembangan sistem informasi tracer study pada progam studi pendidikan vokasional teknik mesin Untirta
khoirul Munir;
Soffan Nurhaji;
Muhammad Nurtanto
Jurnal Taman Vokasi Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30738/jtv.v8i2.7886
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistim tracer studi yang kredible sesuai dengan kebutuhan pemetaan lulusan dan keterserapan kompetensi yang reliabel atau dalam perkembangan pekerjaan yang lain. Metode research and development (R&D) dengan model Waterfall yang memiliki 5 tahapan penelitian yaitu kebutuhan analisis software, design, coding, testing, maintenance dipakai dalam perumusannya. Subyek pada penelitian ini berjumlah 13 orang, 3 dosen Untirta dan 10 Alumni PVTM. Pengujian perangkat lunak tracer study ini menggunakan standar ISO 9126 yang telah dimodifikasi menjadi 4 pengujian yakni karakteristik functionality, portability, usability dan reliability. Instument pada pengujian functionality menggunakan metode Black Box Testing dengan 14 pertanyaan, pengujian reliability menggunakan software WebServer Strees Tool, pengujian portability menggunakan software powermapper dan browserstack, sedangkan untuk pengujian usability menggunakan angket dari J.R Lewis berisi 19 pertanyaan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil pengujian functionality bernilai 93% dengan kategori sangat baik. Penilaian desain bernilai 90% dengan kategori sangat baik. Hasil pengujian reliability memiliki nilai 99.29% dengan kategori sangat baik. Hasil pengujian usability memiliki nilai 87% dengan kategori sangat baik. dan hasil pengujian portability memiliki nilai 100% dengan kategori sangat baik. Jadi kebutuhan tracer dinyatakan layak untuk digunakan alumni sebagai informasi kompetensi yang relevan bagi progam studi Pendidikan kejuruan.
Pengaruh ukuran butir serbuk arang tempurung kelapa terhadap tingkat kekerasan material aluminium 6061 pada proses pack carburizing
Ahmad Saepuddin;
Talifatim Machfuroh;
Ahmad Zainul Safitri
Jurnal Taman Vokasi Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30738/jtv.v8i2.8414
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran serbuk arang batok kelapa terhadap tingkat kekerasan aluminium 6061 pada proses pack carburizing. Variasi ukuran serbuk arang batok kelapa sebagai sumber karbon pada penelitian ini adalah 40 Mesh, 60 Mesh, dan 80 Mesh. Suhu yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5000C dengan waktu penahanan 45 menit, pemanasan menggunakan oven pemanas nabertherm, kemudian dilakukan quenching dengan air kelapa muda. Pada pengujian aluminium 6061 dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan carburizing, pengujian yang dilakukan yaitu uji kekerasan mikro Vickers menggunakan EW-412AAT, uji struktur mikro dan ketebalan lapisan karbon menggunakan mikroskop metalurgi merk Nikon Japan 59520. Hasil penelitian menunjukan nilai kekerasan aluminium 6061 tanpa perlakuan sebesar 60.37 VHN. Setelah perlakuan carburizing didapatkan nilai kekerasan 34.17, 50.34, dan 33.96 VHN. Hasil menunjukan penurunan nilai kekerasan pada aluminium 6061 setelah diberi perlakuan carburizing, penyebab penurunan nilai kekerasan dikarenakan berubahnya struktur mikro dari aluminium 6061 setelah perlakuan carburizing dibandingkan dengan raw material. Hasil foto mikro menunjukkan spesimen setelah di carburizing didominasi oleh fasa tidak stabil yang homogen fasa ini menjadi faktor penyebab menurunnya nilai kekerasan.
Analisis tegangan, deformasi, dan retak pada gas turbine blade dengan metode elemen hingga
Bella Cornelia Tjiptady;
Mojibur Rohman;
Dwi Agus Sudjimat;
Dianna Ratnawati
Jurnal Taman Vokasi Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30738/jtv.v8i2.8425
Kerusakan gas turbine blade terjadi karena beberapa kondisi yaitu tekanan yang tinggi akibat beroperasi pada temperatur serta kecepatan yang tinggi, kekuatan material (melting point), dan gaya aerodinamis yang melewati sudu turbin. Oleh karena itu diperlukan material dengan standar beban yang mampu digunakan pada temperatur tinggi. Kemampuan material tersebut terdapat pada superalloy. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguji kekuatan material gas turbine blade superalloy IN738LC menggunakan elemen hingga dengan bantuan software ANSYS versi 18.1. Analisis tersebut bertujuan untuk mengetahui tegangan, deformasi, dan uji retakan. Hasil simulasi dengan gaya 10N, 15N, dan 25N yaitu maximum equivalent stress sebesar 166.47 MPa, 166.46 MPa, dan 166.45 MPa. Nilai maximum principal stress tertinggi sebesar 171.96 MPa, 171.93 MPa, 171,88 MPa. Nilai maximum shear stress sebesar 86.084 MPa, 86.072 MPa, dan 86.049 MPa. Total deformation sebesar 9.7081x10-5 mm, 9.7073x10-5 mm, dan 9.7057x10-5 mm. Nilai maxsimum J-Integral sebesar 6,9361.10-7 mJ/mm2 dan 3157.10-7Â mJ/mm2. SIFS (K1) maxsimum sebesar 0.29653 MPa.mm 0.5 dan 19.196 MPa.mm0.5. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa hasil analisis tegangan dan perubahan bentuk menunjukkan bahwa gas turbine blade tidak gagal karena cacat material namun karena adanya korosi. Alasan utama kegagalan dimulai dengan mudah karena lubang-lubang korosi dan kelelahan pada sudu turbin gas.
Pengembangan media pembelajaran pengelasan model shielded metal arc welding (SMAW) bagi siswa SMK
Bambang Sudarsono
Jurnal Taman Vokasi Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30738/jtv.v8i2.8441
This study aims to develop a suitable welding learning media that can increase the interest and learning achievement of Vocational High School (SMK) students. The research design used the Research and Development (R & D) method with the research subjects being students of SMK Ma'arif Kebumen and SMK Ma'arif Wates who were divided into control class and experimental class. Collecting data to determine the feasibility of the media using a questionnaire method (questionnaire). Meanwhile, to determine the increase in learning achievement using performance tests. Test data analysis using normality test, homogeneity test and t-test. The results showed that the SMAW Model Welding Learning Media was very feasible to use for learning media, students' interest in learning did not show differences in practical interest in the experimental class and the control class, meaning that the average practical interest in the experimental class and the control class did not have a significant difference. Student learning achievement in the experimental class was 85.25, while the results of the control class were 73.00. It can be concluded that the use of Shielded Metal Arc Welding (SMAW) learning media is feasible to be used as a welding learning medium, fosters interest in learning and can improve student achievement.
Pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan kemampuan ekoliterasi mahasiswa arsitektur
Sulistianingsih AS;
Cyly Zaudah Arum Dalu
Jurnal Taman Vokasi Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30738/jtv.v8i2.8769
Pelaksanaan perkuliahan khususnya pada matakuliah Pengetahuan Lingkungan masih didominasi dengan metode konvensional yang lebih banyak dengan strategi ceramah atau diskusi sehingga keaktifan ataupun kreativitas mahasiswa masih rendah. Di sisi lain, kaitannya dengan lingkungan, barang bekas atau limbah rumah tangga yang dihasilkan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama dan membutuhkan perhatian semua pihak, tidak terkecuali dari bidang pendidikan. Barang bekas atau limbah rumah tangga atau seperti kardus, botol plastik dan kainkain bekas yang dimanfaatkan secara tepat juga akan berguna atau bermanfaat dalam menunjang proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa arsitektur khususnya pada matakuliah Pengetahuan Lingkungan, dengan memanfaatkan limbah atau barang bekas yang terdapat di lingkungan sekitar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif untuk menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana integrasi model PjBL ke dalam pembelajaran Matakuliah pengetahuan lingkungan untuk meningkatkan kemampuan ekoliterasi mahasiswa arsitektur. Lokasi penelitian dilakukan di STT Stikma Internasional Malang dengan jumlah mahasiswa sebanyak 16 mahasiswa. Prosedur penelitian dilakukan dalam tiga tahap utama mulai persiapan, pelaksanaan, dan tahap akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan ekoliterasi mahasiswa sebanyak 70%-85%. Dari hasil temuan ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis proyek terbukti dapat menunjang dan meningkatkan kemampuan ekoliterasi mahasiswa arsitektur.
Rancang bangun prototype tungku induksi untuk proses perlakuan panas
Muchamad Fajrin Darmawan;
Sulaeman Deni Ramdani;
Moch Fawaid
Jurnal Taman Vokasi Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30738/jtv.v8i2.8830
This research aims for 1). Performance of induction furnace used to heat test objects in the form of iron, stainless steel and aluminum 2). Efficiency of induction furnace in heating test objects in the form of iron, staineless and aluminum. The research method used in this study is purely experimental where data is obtained from the heating of test objects in the form of iron, aluminum and stainless steel. 1). At the time of the induction furnace performance test was conducted 13 experiments, out of 13 tests got the highest temperature of 650o C on the thirteenth experiment and failed on the second, fifth and ninth trials where MOSFET was damaged. 2). Induction furnace in heating iron weighing 5 grams produces a calorific 1302.57 joules and produces 49.16 Watts of power. Induction furnace in heating aluminum weighing 5 grams produces a 5.22 joule calorific and produces 0.029 Watts of power. Induction furnace in heating stainless steel weighing 5 grams produces a calorific 1440.52 joules and produces 42.66 Watts of power. so the induction furnace is more efficient when it is heating test objects in the form of iron and the induction furnace cannot heat test objects that do not have magnetic properties.
Pengembangan e-modul sistem rem pada mata pelajaran pemeliharaan chasis dan pemindah tenaga
Indra Setya Purwaka;
Nurcholish Arifin Handoyono;
Samsul Hadi
Jurnal Taman Vokasi Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30738/jtv.v8i2.8963
Abstrak: Kebijakan pembelajaran daring diterapkan oleh pemerintah indonesia di masa adaptasi kebiasaan baru demi menjaga protokol kesehatan. Belum tersedianya e-modul sebagai bahan ajar mandiri di SMK Muhammadiyah 1 Bantul menjadi kendala dalam pembelajaran daring. E-modul merupakan aktualisasi dari pemanfaatan teknologi untuk memudahkan akses literasi bidang ilmu pengetahuan di masa pandemi Covid 19. Tujuan penelitian pada mata pelajaran pemeliharaan chasis dan pemindah tenaga yaitu menghasilkan e modul. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development. Tahapan pengembangan e modul dengan model pengembangan 4D yaitu: (1) define; (2) design; (3) develop; dan (4) disseminate. Pengumpulan data menggunakan angket dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menujukkan bahwa e-modul melalui uji kelayakan dari ahli media diperoleh persentase 82,08% dengan kriteria “Sangat Layakâ€, dari ahli materi sebesar 78,67% dengan kriteria “Sangat Layakâ€, dari uji coba kelompok kecil 79,94% dengan kriteria “Sangat Layakâ€, dan dari uji coba kelompok besar 79,31% dengan kriteria “Sangat Layakâ€. Dengan hasil uji kelayakan tersebut e-modul yang dikembangkan layak digunakan pada pembelajaran sistem rem.Kata kunci: Pengembangan; E-Modul; Sistem Rem  Abstract: The online learning policy was implemented by the Indonesian government during the adaptation of new habits to maintain health protocols. The unavailability of e-modules as independent teaching materials at SMK Muhammadiyah 1 Bantul is an obstacle in online learning. E-module is an actualization of the use of technology to facilitate access to literacy in the field of science during the Covid 19 pandemic. The aim of research on the subject of chassis maintenance and power transfer is to produce e modules. The type of research used is Research and Development. The stages of e module development with the 4D development model are: (1) define; (2) design; (3) develop; and (4) disseminate. Data collection using a questionnaire with quantitative descriptive analysis techniques. The results showed that the e-module through the feasibility test of media experts obtained a percentage of 82.08% with the criteria "Very Feasible", from material experts of 78.67% with the criteria "Very Feasible", from small group trials 79.94% with the criteria "Very Feasible", and from the large group trial 79.31% with the criteria "Very Eligible". With the results of the feasibility test, the developed e-module is suitable for use in learning brake systems.Keywords: Development; E-Module; Brake System