cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Eduhumaniora is a peer-reviewed scientific journal that publishes different kinds of scientific articles based on the research-article and ideas-article. All topics that we received only articles relating to elementary education fields. For research category, articles can be written using quantitative and qualitative approaches, and can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2009 twice a year every January and July, and published by the collaboration between Elementary Teacher Education Program, Kampus UPI di Cibiru and Himpunan Dosen PGSD Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2: Juli 2019" : 8 Documents clear
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN MELALUI STRATEGI MENULIS TERBIMBING PADA SISWA KELAS III SD NEGERI SIDOREJO Zaenab, Siti; Suhartono, Suhartono; Salimi, Moh
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 11, No 2: Juli 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v11i2.15581

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan langkah-langakah strategi menulis terbimbing, meningkatkan keterampilan menulis karangan siswa, dan mendiskripsikan kendala serta solusi penerapan strategi menulis terbimbing pada siswa kelas III SD Negeri Sidorejo Kebumen tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri Sidorejo yang berjumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data melalui teknik tes, observasi dan wawancara, sedangkan validias data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian yaitu: (1) langkah-langah strategi menulis terbimbing adalah persiapan, penyusunan draf kasar, perbaikan, penyuntingan, dan publikasi; (2) keterampilan menulis karangan siswa meningkat dari siklus I sampai siklus III yaitu pada siklus I persentase ketuntasan 63,95%, siklus II 84,96%, dan siklus III 95,24 %; (3) kendalanya tidak semua siswa berpartisipasi saat berdiskusi, solusinya guru dapat menekankan bahwa diskusi nilainya untuk semua anggota kelompok. Simpulan penelitian ini adalah strategi menulis terbimbing dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan siswa kelas III SD Negeri Sidorejo tahun ajaran 2018/2019
INTEGRASI THE FOUR CS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Helaluddin, Helaluddin; Fransori, Arinah
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 11, No 2: Juli 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v11i2.16977

Abstract

Perubahan zaman menuntut dunia pendidikan untuk mengubah paradigma, strategi, dan pola pembelajarannya. Hadirnya era revolusi industri 4.0 berpengaruh pada bidang pekerjaan yang mayoritas telah dikendalikan oleh kemajuan teknologi. Perubahan secara sporadis tersebut menuntut dunia pendidikan untuk menggeser sistem pendidikannya dalam menghasilkan lulusan yang memiliki keterampilan yang dibutuhkan pada era ini. Ada beberapa keterampilan yang harus dikuasai oleh mahasiswa di era revolusi industri 4.0 ini, yaitu critical thinking skill atau problem-solving, creativity, collaboration, dan communication. Data dalam artikel ini berasal dari berbagai sumber, seperti artikel jurnal nasional dan internasional, artikel seminar, dan buku-buku terkait. Selanjutnya, data tersebut dianalisis untuk menyajikan perspektif tentang implementasi The 4Cs dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Desain pembelajaran tersebut dikhususkan pada pembelajaran menulis dan berbicara dengan memanfaatkan teknologi dan media sosial yang merupakan identitas bagi mahasiswa saat ini
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN UCING SUMPUT UNTUK PEMBENTUKAN KARAKTER KEMANDIRIAN DALAM PEMBELAJARAN IPS Giwangsa, Sendi Fauzi; Novianti, Pupung Rahayu
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 11, No 2: Juli 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v11i2.13042

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya penanaman karakter dalam pembelajran IPS. Hal ini ditandai dengan banyaknya permasalahan siswa seperti mencontek, tidak percaya diri dan kurang terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan pembelajaran IPS identik dengan pembelajaran yang mebosankan dan tidak menyenangkan bagi siswa. Oleh karena itu peneliti melakukan penelitian implementasi model ucing sumput untuk menanamkan karakter kemandirian dalam pembelelajaran IPS. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penanaman karakter kemandirian dengan mengunakan model ucing sumput dalam pembelajaran IPS. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN Pasirhuni Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Berdasarkan hasil analisis, penggunaan model pembelajaran ucing sumput dapat menanamkan karakter kemandirian. Hal ini dapat dilihat dalam persentase kemunculan indicator kemandirian setelah  menggunakan model ucing sumput dalam pembelajaran IPS. Kemunculan indikator percaya diri mencapai 81%, kemunculan indicator bekerja sendiri mencapai 76% dan kemunculan indicator mengambil keputusan sendiri mencapai 79%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran ucing sumput dapat membentuk karakter kemandirian siswa.Kata Kunci: Model Ucing sumput, Kemandirian
METODE PEMBELAJARAN MONTESSORI BERBASIS ALAT PERAGA MATEMATIKA BERBAHAN LIMBAH KARET SPONS TERHADAP PARTISIPASI AKTIF SISWA Susilawati, Susilawati; Jannah, Widia Nur
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 11, No 2: Juli 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v11i2.13497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran montessori berbasis alat peraga matematika berbahan limbah karet spons terhadap partisipasi aktif siswa kelas 5 SD. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen (Pretest-Posttes Control Group Desaign) dengan menggunakan instrumen berupa lembar observasi, lembar angket, dan lembar hasil belajar siswa. Pengaruh dianalisis menggunakan n-gain dan t-test. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 5 yang ada di Kecamatan Klangenan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran montessori berbasis alat peraga matematika berbahan limbah karet spons berpengaruh terhadap partisipasi aktif siswa kelas 5 SD. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata hasil postes siswa kelas eksperimen mengalami peningkatan sebesar 28,70. Adanya perbedaan rata-rata skor posttes hasil belajar siswa dilihat dari nilai signifikansi (P-Value) faktor pembelajaran sebesar 0,000 0,05 H0 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa mata pelajaran matematika materi sifat-sifat bangun datar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah pembelajaran dilaksanakan.
DAFTAR ISI VOLUME 11 NO 2 2019 Editor, EduHumaniora
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 11, No 2: Juli 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v11i2.20094

Abstract

MODEL PEDAGOGIK MULTILITERASI DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BERPIKIR ABAD KE-21 Nuryani, Pupun; Abidin, Yunus; Herlambang, Yusuf Tri
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 11, No 2: Juli 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v11i2.18821

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan dan keterampilan berpikir insan-insan pendidikan Indonesia abad ke-21, khususnya ketermapilan berpikir berpikir kritis dan problem solving. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, salah satu faktor utama ialah, pembelajaran yang belum diorientasikan pada pengembangan keterampilan berpikir abad ke-21 dan masih hanya berfokus pada pencapaian pengetahuan secara parsial-tekstual dan bukan pada pemahaman secara integratif-kontekstual terhadap pengetahuan yang dipelajari. Sejalan dengan hal tersebut, diperlukan upaya meningkatkan keterampilan berpikir insan-insan pendidikan Indonesia. Upaya tersebut harus diawali dengan merekayasa model pendidikan yang tepat guna dan tepat sasaran, salah satunya ialah Pedagogik Multiliterasi. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian campuran tipe eksploratori. Subjek penelitian ini adalah siswa sekolah dasar di seluruh wilayah Indonesia yang akan dipilih secara purposif. Data Penelitian akan dikumpulkan dengan menggunakan multiinstrumen Data hasil penelitian akan diolah dengan menggunakan teknik pengolahan data kualitatif dan teknik pengolahan data kuantitatif dengan uji statistika. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa implementasi model pedagogik multiliterasi telah terbukti lebih baik dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan problem solving siswa jika dibandingkan dengan model terlangsung yang biasanya digunakan di sekolah. Hal ini menandakan bahwa model pedagogik multiliterasi lebih mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan problem solving siswa pada jenjang sekolah dasar secara efektif pada berbagai bidang kajian yang diajarkan dibandingkan dengan model terlangsung yang biasanya digunakan di sekolah dasar.
Pengembangan Media Permainan MONAYA Untuk Meningkatkan Pemahaman Multikultural Anak Usia 7-8 Tahun Firdausi, Melisa Indah; Hapidin, Hapidin; Tarwiyah, Tuti
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 11, No 2: Juli 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v11i2.13871

Abstract

Artikel  ini merupakan hasil Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman multikultural anak usia 7-8 tahun melalui media permainan MONAYA (Monopoli Budaya). Media permainan MONAYA  merupakan permainan Monopoli Budaya yang memiliki konten mengenai keberagaman budaya atau multikultural. Monopoli tersebut dicetak pada banner berukuran 2,5m x 3m dan anak sebagai pion. Permainan didukung dengan dadu dan kartu-kartu pendukung dengan ukuran besar sehingga dapat menarik minat anak dalam kegiatan pembelajaran. Permainan ini menjadi salah satu alternatif media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate) dan telah diujicobakan melalui uji coba satu-satu (one to one), uji coba kelompok kecil (small group) dan uji coba kelompok besar (field group) serta telah divalidasi oleh pakar pendidikan anak usia dini, pakar media dan pakar multikultural. Ujicoba dilakukan di kota Jakarta Timur selama 2 bulan yaitu di bulan Agustus dan September 2018. Adanya peningkatan pada hasil kegiatan pre-test dan post-test dan antusias anak yang sangat tinggi yang menunjukkan bahwa media permainan MONAYA layak digunakan untuk meningkatkan pemahaman multikultural pada anak usia 7-8 tahun.
PROFILE PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (PCK) OF PRIMARY SCHOOL TEACHER IN SCIENCE TEACHING Yuliariatiningsih, Margaretha Sri; Halimah, Lely; Yanthi, Novi; Wahyuningsih, Yona
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 11, No 2: Juli 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v11i2.17481

Abstract

This research is to know pedagogical content knowledge (PCK) of primary schools teacher in science lesson. The research method used survey method. Research subject is determined by purposive sampling technique. Research data were collected by interview technique, questionnaire, test, product assessment, and observation. Data were analyzed by one-way Anova toward civil servant period, certification period, work class, GPA and university origin. The conclusions obtained indicate that the teacher's PCK in teaching science in primary schools depends on the newly-conducted training program such as the Teacher Education and Professional Training (PLPG). There is no correlation between the underlying factors as a teacher and the PCK in significantly teaching science in primary schools. It is recommended that teachers regularly attend training related to the updating of learning materials or related to PCK as the basis of the teaching profession in teaching science through an in service training program.

Page 1 of 1 | Total Record : 8