EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar
Eduhumaniora is a peer-reviewed scientific journal that publishes different kinds of scientific articles based on the research-article and ideas-article. All topics that we received only articles relating to elementary education fields. For research category, articles can be written using quantitative and qualitative approaches, and can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2009 twice a year every January and July, and published by the collaboration between Elementary Teacher Education Program, Kampus UPI di Cibiru and Himpunan Dosen PGSD Indonesia.
Articles
11 Documents
Search results for
, issue
"Vol 12, No 1: January 2020"
:
11 Documents
clear
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SEKOLAH INKLUSI SEKOLAH DASAR INTERNATIONAL ISLAMIC SCHOOL (INTIS) YOGYAKARTA
Nuniek Rahmatika;
Dani Ratrianasari;
Hendro Widodo
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 12, No 1: January 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/eh.v12i1.18596
UNESCO mecetuskan bahwa educational for all atau pendidikan untuk semua atau pendidikan disemua kalangan yang berarti bahwa semua siswa berhak mendapatkan apa yang dicita-citakan, dan tanpa diskriminasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kurikulum 2013 dapat diimplementasikan di sekolah inklusi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bertujuan untuk memperoleh gambaran secara menyeluruh dan mendalam mengenai isu atau fenomena di sekolah inklusi. Wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu wakil kepala sekolah bagian kurikulum, koordinator inklusi, wali kelas dan guru pendamping khusus. Hasil penelitian penunjukkan bahwa: 1) Penerapan kurikulum 2013 di sekolah inklusi, dimulai pada perencanaan, pembuatan RPP dan silabus dibuat bersama-sama guru pendamping khusus. penyususnan RPP dan silabus dilakukan sesuai dengan hasil assessmen psikolog berdasarkan apa yang dibutuhkan oleh siswa berkebutuhan. 2) Perbedaan dan kesamaan kurikulum 2013 pada siswa berkebutuhan khusus. berdasarkan hal tersebut, dalam RPP masih belum ada perbedaan dan pemisahan antara siswa berkebutuhan dan siswa reguler. Perbedaan tersebut terletak pada penyampaian metode yang dilakukan oleh guru pendamping khusus. 3) Evaluasi yang diterapkan pada kurikulum 2013 untuk siswa berkebutuhan khusus dengan melakukan laporan perkembangan siswa berkebutuhan bekerjasama dengan guru pendamping khusus. Guru pendamping akan menganalisis perubahan-perubahan yang terjadi pada siswa selama proses belajar mengajar berlangsung.
MODEL PENDIDIKAN HOLISTIK BERBASIS KARAKTER DI SEKOLAH KARAKTER INDONESIA HERITAGE FOUNDATION
Niya Yuliana;
M. Dahlan R;
Muhammad Fahri
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 12, No 1: January 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/eh.v12i1.15872
Rusaknya karakter bangsa menjadikan pendidikan karakter penting ditengah dunia pendidikan saat ini. Perkembangan pendidikan karakter diharapkan mampu memberikan perubahan terhadap tingkah laku pada peserta didik. Karena itu pendidikan karakter tidak hanya menjadi sebuah teori semata, melainkan harus terimplementasi di setiap kegiatan terutama di sekolah. Dalam upaya penerapannya, maka pendidikan karakter membutuhkan model yang tepat agar teraplikasikan dalam kehidupannya. Salah satu pendekatan yang dilakukan oleh lembaga Indonesia Heritage Foundation (IHF) adalah dengan memunculkan model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK). Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan sebuah model PHBK yang berhasil dalam membentuk karakter anak. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dengan menggunakan pengamatan, wawancara, dan dokumentasi guna memperdalam data hasil temuan penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan yang digunakan untuk mengolah data pada pembahasan hasil penelitian. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa model ini telah berhasil dalam menumbuhkan karakter anak pada Sekolah Dasar Karakter IHF. Dalam proses pengajarannya, model ini menciptakan dua bentuk pengajaran yaitu pendidikan karakter yang terintegrasi dengan mata pelajaran, dan secara khusus melalui pengaliran pilar karakter.
MENINGKATKAN KECERDASAN EKOLOGIS MELALUI MODEL MULTILITERASI BERBASIS ECOPEDAGOGY APPROACH
Dede Margo Irianto;
Hana Yunansah;
Yusuf Tri Herlambang;
Tita Mulyati
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 12, No 1: January 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/eh.v12i1.18820
Masalah dalam penelitian ini didasarkan pada temuan adanya realitas kondisi kehidupan manusia yang telah terjebak dalam paradigma pembangunan yang keliru (maldevelopment), sehingga memandang alam sebagai objek, mekanistis, terpecah-pecah, dan terpisah dari manusia sehingga mudah didominasi dan dieksploitasi. Atas dasar pemikiran tersebut, diperlukan solusi nyata sebagai upaya membangun sikap kritis dan kepedulian dalam memahami berbagai fenomena kehidupan yang merugikan lingkungan hidup. Oleh sebab itu, pendidikan ekologis sangat dibutuhkan demi mengasah sensibilitas ekologis serta menumbuhkan kesadaran akan keberadaan lingkungan hidup sebagai bagian dari ekosistem yang berpengaruh terhadap kehidupan manusia. Upaya untuk mewujudkan kondisi tersebut diawali dari merekayasa model pendidikan yang tepat, salah satunya adalah model multiliterasi berbasis ecopedagogy approach.
EFFECTIVENESS OF CRITICAL MULTILITERATION MODEL WITH RADEC MODEL ON THE ABILITY OF WRITING EXPLANATORY TEXT
Dadan Setiawan;
Tatat Hartati;
Wahyu Sopandi
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 12, No 1: January 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/eh.v12i1.17445
Abstract: Developing students' skill in writing scientific explanation is one of the main goals in education. The purpose of this study is to determine the effectiveness of the critical multi-literation model and the RADEC model on the ability in writing explanatory text of elementary school students. This research is conducted on 5th grade students of SDN 122 Cijawura, Buah Batu, Bandung. The samples used in this study are 39 students in the experimental class 1 that used the critical multi-literation model and 38 students in the experimental class 2 that used the RADEC model. The research method used in this study is a quasi-experimental method with a non-equivalent pre-test and post-test control group design. Based on the results of the study, it is found that the pre-test score in the experimental class 1 is 36.6 and the post-test result is 78. Whereas in the experimental class 2 the pre-test score obtained is 48.1 and the post-test score is 68.9. Furthermore, from the results of the independent sample test, the results of the post-test mean difference test are sig = 0.018, so it can be concluded that there are significant differences in the ability to write explanatory text of students between the experimental class 1 and the experimental class 2. Based on these results, the multi-literation model critical is more effective than the RADEC model in developing the ability in writing explanatory text in elementary school students.
ANALISIS PERKEMBANGAN KOGNITIF SISWA PADA PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA KELAS V SDN MAGUWOHARJO 1 YOGYAKARTA
Triwahyu Riyatuljannah;
Suyadi Suyadi
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 12, No 1: January 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/eh.v12i1.20906
Perkembangan kognitif adalah perkembangan komprehensif yang sifatnya non-fisik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan perkembangan kognitif dan pembelajaran matematika serta mengetahui kendala siswa usia dasar dalam pemahaman konsep pada pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan dilaksanakan di kelas V SD Negeri Maguwoharjo 1 Kecamatan Depok Kabupaten Sleman Yogyakarta dan menggunakan teknik tes dan wawancara. Tes yaitu cara yang digunakan sebagai pengukuran dan penilaian yang berbentuk tugas. Wawancara yaitu pertemuan dua individu untuk bertukar informasi dan ide melalui tanya jawab sehingga dapat dikembangkan makna dan ide topik. Hasil penelitian ini adalah pengaruh perkembangan kognitif terhadap pemahaman konsep matematika siswa usia dasar (X). Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan bahwa matematika memiliki pengaruh terhadap perkembangan kognitif (Y). Hasil analisis menyatakan bahwa siswa usia dasar yang menguasai indikator pemahaman konsep matematika lebih baik pada perkembangan kognitifnya dibandingkan siswa lainnya karena indikator pemahaman konsep matematika adalah gambaran individu siswa pada perkembangan kognitif.
HUBUNGAN ANTARA DAYA KETAHANMALANGAN DAN MINAT BELAJAR DENGAN KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA SISWA
Nurul Fadhilah;
Ndara Tanggu Renda;
I Nyoman Laba Jayanta
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 12, No 1: January 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/eh.v12i1.17687
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara: 1) daya ketahnmalangan dengan hasil belajar matematika, 2) minat belajar dengan khasil belajar matematika, dan 3) secara bersama-sama antara daya ketahanmalangan dan minat belajar dengan hasil belajar matematika siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex post facto. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas V di Gugus XII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 220 orang. Pada penelitian ini menggunakan teknik proporsional random sampling dengan jumlah sampel 140 orang.. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode kuesioner dan pencatatan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis regresi sederhana, dan analisis regresi ganda. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara daya ketahanmalangan dengan hasil belajar matematika, minat belajar dengan hasil belajar matematika serta secara bersama-sama antara daya ketahnmalangan dan minat belajar dengan hasil beajar matematika.
DAFTAR ISI JANUARI 2020
EduHumaniora Editor
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 12, No 1: January 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/eh.v12i1.23258
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ULAR TANGGA SAINS UNTUK MENDUKUNG PEMAHAMAN KONSEP BELAJAR IPA DI SEKOLAH DASAR
Sunarti Sunarti;
Amril M;
Rian Vebrianto
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 12, No 1: January 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/eh.v12i1.18508
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran yang berupa permainan yaitu media pembelajaran ular tangga sains pada mata pelajaran IPA yang memenuhi kriteria dan kelayakan sebagai pengembangan sebuah media. Penelitian ini menggunakan metode research and development (RD), model yang digunakan dalam penelitian adalah model ADDIE. Cara menentukan sampel dalam penelitian ini menggunakan random sampling, yaitu untuk uji coba kelompok kecil diambil sampel sebanyak 20 orang siswa dan pada uji coba kelompok besar diambil sampel sebanyak satu kelas besar di SD Negeri 024 Tarai Bangun. Teknik pengumpulan data adalah dari angket dan tes berupa multiple choice reasoning terbuka. Teknik analisis data yaitu dengan kualitatif dan kuantitatif. Media pembelajaran ular tangga sains ini terdiri dari 5 komponen yaitu: (1) bidak permainan (2) dadu (3) kartu informas (4) ampolp tantangan dan (5) topi kerucut. Dari hasil penilaian oleh ahli materi oleh guru kelas dan dosen dalam aspek pembelajaran diperoleh rerata skor 4,23% dengan kategori “sangat layak”, hasil penilaian ahli media oleh dosen ahli dalam bidang IPA diperoleh rerata skor 4,19% dengan kategori “layak”, dan penilaian siswa pada kelompok besar diperoleh rerata skor 4,41% dengan kategori “sangat layak”. Pada pemahaman konsep siswa terjadi peningkatan sebesar 10,34% dari hasil tes siswa sebelum dan sesudah pembelajaran menggunakan media, dengan begitu terdapat pengaruh media yang dikembangkan terhadap hasil pemahaman konsep siswa dengan hasil uji t sebesar 13.614 ≥ t tabel (2,05). Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran ular tangga sains dapat meningkatkan pemahaman konsep belajar siswa.Kata Kunci: Ular Tangga Sains, Pemahaman Konsep Siswa
KEEFEKTIFAN METODE INKUIRI BERBANTU MEDIA SMART CARD (KARTU PINTAR) TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI MOTIVASI SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 SAMBIYAN PADA PEMBELAJARAN TEMATIK
Nuraini Indah Astuti
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 12, No 1: January 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/eh.v12i1.14921
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode inkuiri berbantu media smart card (kartu pintar) terhadap hasil belajar tematik. Penelitian yang dilakukan penulis merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen, desain penelitian yang digunakan yaitu true experimental design dengan bentuk pretest-posttest control grup design. Penelitian ini dilakukan di SDN Bugangan 02 Semarang dan SDN 1 Sambiyan pada kelas IV. Dari penelitian ini ditemukan bahwa: 1) terdapat pengaruh metode belajar inkuiri terhadap hasil belajar tematik, 2) terdapat pengaruh antara motivasi belajar terhadap hasil belajar tematik.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION MELALUI LESSON STUDY TERHADAP PENGUASAAN KONSEP IPA SISWA
Ni Nengah Sudiasih;
I Made Citra Wibawa;
I Gede Margunayasa
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 12, No 1: January 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/eh.v12i1.18543
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran group investigation melalui lesson study terhadap penguasaan konsep IPA siswa kelas IV semester genap SD Gugus VII Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2018/2019. Metode penelitian ini eksperimen semu dengan desain penelitin non-equivalent control onyl post test control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus VII Kecamatan Kubutambahan. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik random sampling undian, sehingga diperoleh SDN 1 Bontihing sebagai kelas kontrol dan SDN 2 Bontihing sebagai kelas eksperimen. Data ini dikumpulkan menggunakan tes objektif pilihan ganda, kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan uji hipotesis diperoleh nilai thitung 2,65ttabel 2,01. Hal ini disebabkan oleh langkah-langkah dari model pembelajaran group investigation dan penerapan lesson study sehingga pembelajaran menjadi berpusat pada siswa. Dengan demikian disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran group investigation melalui lesson study terhadap penguasaan konsep IPA siswa kelas IV semester genap SD Gugus VII Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2018/2019.