Madaniyah: Terciptanya Insan Akademis Berkualitas Dan Berakhlak Mulia
Jurnal Madaniyah merupakan salah satu jurnal ilmiah dari STIT Pemalang yang memiliki fokus kajian tentang pendidikan, sosial dan keagamaan. Pada masing-masing edisi yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun, diangkat tema-tema kajian yang berbeda sesuai dengan isu-isu yang berkembang. Jurnal ini dimaksudkan sebagai sarana komunikasi dan publikasi karya ilmiah ilmu pendidikan dan ke-Islaman, melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian yang megacu pada pola induk pengembangan ilmiah STIT Pemalang; penyebarluasan hasil-hasil penelitian dan pengabdian di bidang pendidikan Islam; penerapan hasil-hasil penelitian melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk memberikan kontribusi pada pengembangan pendidikan Islam.
Articles
301 Documents
Home Schooling di Masa Pandemi
Dedi Dedi;
Mursidin Mursidin;
Suriadi Suriadi
Madaniyah Vol 11 No 2 (2021): Edisi Juli 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (250.744 KB)
Penelitian mengkaji tentang home schooling di masa pandemi. Kajian menjelaskan model pendidikan yang bisa dilakukan pada masa pandemi. Islam sangat menekankan akan pentingnya pendidikan terutama pendidikan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan kajian dokumen atau naskah. Penelitian ini disebut sebagai penelitian study literature, dengan cara menelaah jurnal, buku, laporan penelitan, majalah dan literatur lainnya yang sesuai dengan pembahasan yang dikaji dalam penelitian ini. Dalam pengumpulan data kajian studi literatur, penulis melakukan; Pertama, melalui kajian kepustakaan yang sesuai dengan bahan yang diteliti. Home schooling adalah satu di antara model pendidikan yang memperkaya akan khazanah model pendidikan di Indoneisa, dijadikan sebagai lembaga pendidikan alternatif yang menunjang tujuan pendidikan Nasional di Indonesia. Dibawah payung hukum yang ada kehadirannya bukanlah sesuatu yang mesti diragukan. Peluang untuk tumbuh kembangnya di era globalisasi demikian membentang. Maka wajar bila keberadaannya mulai dilirik banyak kalangan. Inilah yang menjadi daya tarik untuk mengenalnya lebih dekat.
Pemanfaatan Teknologi Pembelajaran Dalam Jaringan di Masa Pandemi Covid-19
Yosi Intan Pandini Gunawan;
Asep Amaludin
Madaniyah Vol 11 No 2 (2021): Edisi Juli 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (160.936 KB)
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran dalam jaringan di masa pandemi Covid-19, hal ini menjadi hal penting dalam menghadapi situasi saat ini terutama dalam pendidikan. Akses jaringan internet menjadi paling utama untuk melancarkan proses pendidikan. Kuota menjadi jembatan untuk mencapai sebuah keberhasilan. Pemerintah sudah memberikan bantuan subsidi kuota kepada seluruh elemen pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, guna menginterpretasikan dan menjelaskan objek penelitian, yaitu analisis pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran dalam jaringan di masa Pandemi Covid-19. Dalam penelitian ini peneliti memberikan beberapa penyelesaian dari permaslahan-permasalahan atau problematika yang dialami oleh pendidik, siswa maupun orang tua selama pembelajaran daring. Terdapat banyak platform atau aplikasi yang bisa diakses dan digunakan sebagai media pembelajaran untuk menunjang terselenggaranya pembelajaran daring seperti Whatsapp, Google Meet, Zoom, Google Classroom, Telegram, atau Web yang dibuat khusus untuk pembelajaran. Pembelajaran daring memerlukan alat penunjang atau perangkat-perangkat mobile seperti smartphone atau telepon android, komputer, laptop, dan tablet.
Supervisi Profesionalisme Guru MI Ma’arif NU 01 Blater Kalimanah Purbalingga TP 2019/2020
Mujibur Rohman
Madaniyah Vol 11 No 2 (2021): Edisi Juli 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (212.825 KB)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai Ujian Kompetensi Guru tahun 2015 dan 2016 dengan nilai akumulasi rata-rata 50, hal ini mendeskripsikan belum terpenuhinya indikator guru profesional, apalagi mengarah kepada profesionalisme guru. Problematika tersebut perlu segera dibenahi salah satunya dengan pelaksanaan supervisi pengajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan deskripsi dan proses Supervisi Profesionalisme di MI yang selanjutnya bisa dijadikan role model serta blue print konsep supervisi pada madrasah. Data pada penelitian ini dikumpulkan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga langkah yang dilakukan melaksanakan Supervisi Profesionalisme Guru di MI. Berdasarkan paparan dan interpretasi data, pelaksanaan supervisi pengajaran dapat meningkatkan profesionalisme guru di MI Ma’arif NU 01 Blater Kalimanah Purbalingga yang dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi. Supervisi di MI Ma’arif NU 01 Blater Kalimanah Purbalingga mampu meningkatkan profeisonalisme guru pada kompeteni pedagogik, kepribadian, professional, dan kompetensi sosial.
Teknik Konseling Islami dan Relevansinya pada Proses Konseling
Rifqi Muhammad
Madaniyah Vol 11 No 2 (2021): Edisi Juli 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (417.982 KB)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya riset tentang teknik konseling Islami dan tersedianya khazanah keilmuan dari imam al-Ghazali yang masih perlu dikembangkan melalui penelitian. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nama formula konseling Islami perspektif al-Ghazali; bentuk konseling perspektif al-Ghazali; teknik konseling Islami perspektif al-Ghazali; dan relevansi teknik konseling perspektif al-Ghazali terhadap proses konseling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian riset kepustakaan. Sumber data primer yang digunakan adalah kitab kimiya’ al-sa’adah karya imam al-Ghazali. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Alat yang digunakan dalam menggumpulkan data penelitian yaitu pedoman dokumentasi. Adapun prosedur analisis data menggunakan content analysis. Hasil penelitian menemukan: al-Ghazali menyebut nama formula konseling dengan istilah kimia kebahagiaan; bentuk konseling al-Ghazali adalah konseling spiritual; teknik konseling al-Ghazali yaitu teknik pertanyaan: mengenal diri; serta Relevansi teknik pertanyaan: mengenal diri dalam proses konseling adalah sebagai bagian dari tahapan proses konseling mengenal diri; dan sebagai materi konseling pada tahapan mengenal diri.
Penanaman Nilai Pendidikan Islam Multikultural melalui Mata Pelajaran Aswaja dan ke-NU-an
Arif Muzayin Shofwan
Madaniyah Vol 11 No 2 (2021): Edisi Juli 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (253.973 KB)
Beragam cara untuk penanaman nilai-nilai pendidikan Islam multikultural di sekolah atau madrasah, salah satunya melalui mata pelajaran Aswaja dan Ke-NU-an. Penelitian dengan studi kasus ini bertujuan mengkaji tentang penanaman nilai pendidikan Islam multikultural melalui mata pelajaran Aswaja dan Ke-NU-an di MI Miftahul Huda Papungan 01, Sekardangan, Kanigoro, Blitar, Jawa Timur. Penanaman nilai pendidikan Islam multikultural melalui mata pelajaran Aswaja dan Ke-NU-an dirasakan mampu menjadikan anak didiknya menjadi manusia berkarakter multikulturalis yang mampu menghormati dan menghargai segala keragaman. Adapun penanaman nilai pendidikan Islam multikultural melalui mata pelajaran Aswaja dan Ke-NU-an di MI Miftahul Huda Papungan 01 dalam proses dan hasilnya bisa dikatakan berhasil sebab signifikan dengan pendapat para pakar pendidikan multikultural berdasarkan beberapa kriteria sebagai berikut, di antaranya: Pertama, mengembangkan kemampuan anak didiknya berperilaku saling mengenal, menerima, menghargai, dan merayakan keragaman kultural. Kedua, mengarahkan dan menekankan pembelajaran pada kehidupan demokratis. Ketiga, mengajarkan dan menekankan pembelajaran yang mengarah pada keadilan, bebas dari rasisme, seksisme, bentuk dominasi sosial dan intoleran lainnya.
Penalaran Ta’lili sebagai Metode Istinbat Hukum
Ahmad Komarudin
Madaniyah Vol 12 No 1 (2022): Edisi Januari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (267.584 KB)
|
DOI: 10.58410/madaniyah.v12i1.208
Metode penalaran ta’lili merupakan bagian dalam penemuan hukum syar’i. Lebih jauh metode penalaran ini merupakan bagian dari upaya penentuan hukum untuk kasus yang tidak ada teks hukumnya. Dari sini teks hukum yang sudah ada kemudian diperluas cakupannya sehingga bisa mencangkup kasus-kasus yang tidak ditemukan teks hukumnya. Dalam upaya memahami dan menangkap makna teks dan mempertanyakan ruh dari sebuah aturan syariat maka harus memperhatikan illat hukumnya, pemahaman ini masuk pada penalaran ta’lili. Metode ini bertumpu pada penggunaan akal atau ra’yi. Dalam realisasinya yang masuk pada kategori penalaran ta’lili adalah qiyas dan istihsan. Dalam tataran penemuan dan pembaharuan Islam, pendekatan penalaran ta’lili ini tampak lebih solutif dan responsive dalam rangka menyelesaikan persoalan hukum. Oleh karenanya penting untuk dikaji dan terus dimaksimalkan. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui urgensi penalaran ta’lili sebagai metode istinbat dan pembaharuan hukum Islam dalam menjawab permasalahan kontemporer. Untuk pengumpulan data, kajian ini menggunakan kajian kepustakaan (libary reseach). Hasil dari kajian ini menunjukan bahwa dalam ranah istinbat hukum dan pembaharuan hukum Islam dibutuhkan sebuah metode yang diakui tentang kehujahannya, yakni melalui penalaran ta’lili.
Implementasi Pembentukan Karakter Religius pada Masa Pandemi melalui Kegiatan Pembiasaan Keagamaan
Budi Purnomo
Madaniyah Vol 12 No 1 (2022): Edisi Januari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (704.502 KB)
|
DOI: 10.58410/madaniyah.v12i1.309
Salah satu cara untuk membentuk karakter religius adalah dengan mengadakan pembiasaan kegiatan keagaman di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kegiatan pembiasaan keagamaan dalam pembentukan karakter religius pada masa pandemi di SDN 03 Batursari Pemalang. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek primer dalam penelitian ini adalah siswa kelas tinggi (kelas IV sampai kelas VI), guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, dan kepala sekolah SDN 03 Batursari. Penggalian data dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter religius di SDN 03 Batursari dilakukan dengan kegiatan pembiasaan keagamaan seperti pembacaan nadhom asmaul husna, tadarus dan hafalan surat pendek, kegiatan mengaji, dan pembiasaan solat Dhuha. Karakter religius pada siswa SDN 03 Batursari dapat dibentuk secara bertahap dan berkesinambungan yang disesuaikan dengan kemauan dan kemampuan anak, hubungan sinergi antara guru dan murid, dan kerjasama dengan orang tua dari siswa SDN 03 Batursari.
Profesionalitas Guru dan Motivasi Belajar Siswa terhadap Prestasi Belajar Siswa
Mahruzar Riyadi
Madaniyah Vol 12 No 1 (2022): Edisi Januari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (615.295 KB)
|
DOI: 10.58410/madaniyah.v12i1.322
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh secara simultan profesionalitas guru dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa MIN Pekalongan kecamatan Kedungwuni kabupaten Pekalongan. Kompetensi adalah kemampuan seorang guru, dimana guru mampu menjalankan tugasnya dengan baik sesuai dengan prosedur yang ditetapkan, kompetensi guru juga membuat guru lebih baik dalam mengajar, selalu mempersiapkan dengan baik perangkat pembelajaran yang akan digunakan, serta lebih memiliki konsep dalam pengajaran. Hal tersebut dapat membuat peserta didik lebih mudah dalam memahami pengetahuan yang diberikan oleh guru dan dapat mencapai prestasi belajar yang baik, dan berlaku juga sebaliknya. Kegunaan penelitian ini adalah: diharapkan dapat memberikan sumbangan penelitian kepada guru untuk meningkatkan perannya guna meningkatkan proses pembelajaran siswa yang baik di MIN Pekalongan kecamatan Kedungwuni kabupaten Pekalongan. memberikan sumbangan pemikiran dalam mengembangkan ilmu pengetahuan serta dapat dijadikan referensi penelitian lebih lanjut bagi para peneliti yang akan datang, khususnya terhadap aspek-aspek yang secara rinci belum dapat diungkapkan dalam penelitian ini. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif Pengumpulan data melalui: angket, dokumentasi, dan wawancara. Analisis datanya yaitu uji instrumen penelitian, uji prasyarat dan uji hipotesis.
Implementasi Kejujuran Santri Melalui Jual Beli
Sarja Sarja
Madaniyah Vol 12 No 1 (2022): Edisi Januari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (224.058 KB)
|
DOI: 10.58410/madaniyah.v12i1.386
Fenomena krisis kejujuran sudah merambah ke semua lini dari berbagai strata sosial di masyarakat dari mulai pejabat sampai rakyat bawah. Berbagai kasus ketidakjujuran terus saja bertumbuh subur di semua level, korupsi, berbuat curang, dan sebagainya perbuatan ini dilakukan dari yang terdidik hingga yang tidak pernah mengeyam pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai kejujuran yang dilakukan di Pondok Pesantren Al-Falah Mislakhul Mutaalimin Karangtengah Warungpring Pemalang melalui “Kantin Kejujuran”. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang mengutamakan penelitian lapangan dan menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dari yang di amati atau sumber penelitian dan berfokus pada kantin kejujuran di Pondok Pesantren. Mengimplementasikan teori pengajaran yang berkaitan dengan aqidah akhlah di pesantren yang menghususkan pada nilai kejujuran para santri, dengan adanya kantin kejujuran sebagai sarana untuk menanamkan sifat jujur, karena di kantin Pondok Pesantren Al Falah Mislakhul Mutaalimin Karangtengah Warungpring Pemalang tidak ada pelayanan jual beli ketika para santri membeli. Kantin kejujuran tidak sama dengan kantin yang lain, dampak dari pada kantin kejujuran adalah santri berbicara jujur, jujur dalam berjanji, jujur ketika bermuamalah.
Peran Majlis Taklim Fathul Huda dalam Meningkatkan Pemahaman Agama Islam
Fatkhurrokhman Fatkhurrokhman;
Srifariyati Srifariyati
Madaniyah Vol 12 No 1 (2022): Edisi Januari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (692.816 KB)
|
DOI: 10.58410/madaniyah.v12i1.417
The purpose of this study was to determine the role of Majlis taklim in increasing the understanding of Islam in the Datar Warungpring village community. This study uses a qualitative approach (field research). The primary data sources of this study consisted of caregivers, Teachers and students of Majlis Taklim Fathul Huda, while the secondary data sources were documents, The data collection technique is through observation, interviews and documentation. The results of this study are (1) the role of the administrator and teachers of Majlis Taklim Fathul Huda in Datar village, namely motivating, training and monitoring students to be active in learning, practicing and broadcasting Islam in the community. (2) The activities of the Fathul Huda in Datar village can be grouped into three types, namely the Qur'an recitation which is held after the Asr prayer and after the Maghrib prayer, the Bandungan recitation of the Salaf books using the classical system. Skills education among its activities is Qiro'ah (The art of reading the Qur'an), Simtudduror and speech skills. (3) The understanding of Islam by the students of Majlis Taklim Fathul Huda is good.