Articles
103 Documents
RANCANG BANGUN TRAINER AIR CONDITIONER 1/2 PK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PRAKTIKUM SISTEM PENDINGIN
Sigit Hernowo
Jurnal Voering Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Voering - Desember 2024
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32531/05qg6c83
Air Conditoner (AC) merupakan peralatan yang digunakan untuk memindahkan kalor dari ruangan residensial yang penggunaannya sudah cukup luas. Kebutuhan penggunaan AC mendorong kebutuhan tenaga ahli dan terampil pada bidang pendinginan yang dalam pendidikan dan pelatihannya memerlukan alat praktik. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membangun Trainer Air Conditioner yang dapat memenuhi kebutuhan praktikum Sistem Refrigerasi dan Pengkondisian Udara pada Sekolag Vokasi tingkat Perguruan Tinggi. Perancangan didasarkan pada kemudahan penggunaan dengan dasar ergonomic. Pembangunan dilakukan dengan menggunakan metode manukfaktur dasar dan pengujian dilakukan untuk mengetahui kecepatan pendinginan dan kebutuhan energi listrik. Hasil penelitian menunjukkan Trainer berfungsi dengan baik. Kinerja AC diukur dengan kecepatan pendinginan rata-rata 0,398 oC/menit. Kebutuhan listrik diperoleh tegangan rata-rata 217,2 V, arus 1,68 A dan daya 364,7 W atau 0,496 PK.
ANALISIS PENGARUH TEKANAN REFRIGERANT TERHADAP KINERJA SISTEM AIR CONDITIONER 1/2 PK
Markus Sampe Banne
Jurnal Voering Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Voering - Desember 2024
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32531/f2gnjk97
Air Conditioner merupakan seperangkat alat yang mampu mengkondisikan suhu ruangan sesuai yang kita inginkan, terutama mengkondisikan suhu ruangan menjadi lebih rendah suhunya dibanding suhu lingkungan sekitarnya. Pendinginan ruangan ialah proses pengaturan suhu serta kelembapan dan kualitas udara pada suatu ruangan agar tercapai kenyamanan termal. Analisis pengaruh tekanan refrigeran terhadap kinerja sistem Air Conditioner split konvensional sangat penting untuk memahami bagaimana parameter ini mempengaruhi efisiensi dan kinerja keseluruhan dari sistem pendingin udara tersebut. Kinerja mesin pendingin dapat dilihat dari jumlah nilai COP yang didapat, semakin tinggi nilai maka semakin bagus mesin memanfaatkan daya listrik untuk melakukan pendinginan sehingga listrik menjadi lebih hemat. Sebaliknya, jika nilai COP yang didapat rendah maka daya listrik tidak dimanfaatkan dengan baik sehingga listrik menjadi lebih boros. Pada tekanan yang sama tetapi jika berbeda suhu, nilai kinerja atau COP dapat memiliki nilai yang berbeda dengan nilai COP yang telah di dapat sehingga dapat disimpulkan bahwa kualitas mesin pendingin bagus. Untuk menghasilkan kinerja mesin agar selalu bagus maka perlunya perawatan mesin. Mengisi refrigerant jika refrigerant telah berkurang, dan disarankan mengisi refrigerant hanya dengan refrigerant jenis R-32 karena jenis AC ini hanya menyarankan refrigerant jenis ini.
ANALISIS DESAIN MATA PISAU MESIN PENCACAH SAMPAH ORGANIKDENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE SOLIDWORKS
Nelce Muskita
Jurnal Voering Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Voering - Desember 2024
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32531/c107rh58
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain mata pisau mesin pencacah sampah organik menggunakan software SolidWorks melalui metode Finite Element Method (FEM). Analisis dilakukan untuk mengetahui distribusi tegangan, displacement, strain, dan factor of safety pada mata pisau akibat pembebanan statik sebesar 1.000 N. Model simulasi menggunakan material alloy steel dengan sifat mekanik berupa yield strength sebesar 6,20422 × 10⁸ N/m² dan modulus elastisitas sebesar 2,1 × 10¹¹ N/m². Proses simulasi dilakukan menggunakan SolidWorks Simulation dengan metode meshing berbasis blended curvature-based mesh. Hasil analisis menunjukkan bahwa tegangan maksimum von Mises yang terjadi sebesar 223.856.544 N/m², displacement maksimum sebesar 0,51 mm, strain maksimum sebesar 0,0005, serta factor of safety minimum sebesar 2,8. Nilai tegangan yang diperoleh masih berada di bawah batas kekuatan luluh material sehingga desain mata pisau dinyatakan aman terhadap kegagalan struktur. Selain itu, nilai displacement dan strain yang relatif kecil menunjukkan bahwa struktur memiliki kekakuan dan stabilitas yang baik selama proses operasi. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan metode simulasi berbasis FEM pada SolidWorks mampu memberikan analisis yang efektif dalam mengevaluasi kekuatan dan keamanan desain mata pisau mesin pencacah sampah organik sebelum proses manufaktur dilakukan.
RANCANG BANGUN RANGKA MESIN PRESS 50 TON TIPE MANUAL
Surianto Buyung
Jurnal Voering Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Voering Juli 2025
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32531/f48x8g78
Perkembangan teknologi saat ini menuntut peneliti untuk terus mengembangkan kemampuan meneliti dan menghasilkan karya ilmiah-karya ilmiah khususnya dibidang perancangan. Membeli sebuah peralatan baru tentunya membutuhkan dana atau biaya yang besar, oleh karena itu karya perancangan menjadi bagian yang sangat penting bagi peneliti. Laboratorium Teknik Mesin Politeknik Saint Paul Sorong ada beberapa mesin produksi dan mesin perkakas yang juga dapat membantu mahasiswa teknik mesin dalam melaksanakan praktikum tentang permesinan. Walaupun telah banyak jenis mesin produksi dan mesin perkakas di Lab teknik mesin Politeknik Saint Paul sorong, namun mesin press hidrolik belum tersedia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membuat rangka sebuah mesin press 50 ton tipe manual dan menganalisis kekuatan rangka tersebut. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah rangka mesin press dengan spesifikasi rangka tinggi rangka 1,7 m; lebar rangka 1 m; panjang kaki meja 1 m; dengan bahan besi U 200 mm x 80 mm dan besi siku 60 mm x 60 mm. Tegangan yang dialami meja rangka sebesar 198,74 MPa dan mengalami defleski atau lendutan sebesar 1,55 mm.
RANCANG BANGUN RANGKA TRAINER SISTEMBAHAN BAKAR MOTOR DIESEL TIPE IN LINE
Yolanda Jacqueline Lewerissa
Jurnal Voering Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Voering Juli 2025
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32531/xpzrxp50
Perkembangan dunia pendidikan saat ini sedang memasuki era yang ditandai dengan gencarnya inovasi teknologi, sehingga menuntut adanya penyesuaian sistem pendidikan yang selaras dengan tuntutan dunia kerja. Oleh karena itu dunia pendidikan tinggi membutuhkan peralatan yang memudahkan mahasiswa memahami cara kerja dan penyebab kerusakan sebuah mesin tanpa harus menggunakan mesin asli kendaraan. Trainer engine diesel adalah alat simulasi mesin yang memungkinkan mahasiswa untuk memahami komponen dan cara kerja mesin diesel tanpa harus menggunakan mesin asli kendaraan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membuat rangka trainer sistem bahan bakar motor diesel tipe in line dan menganalisis kekuatan rangka tersebut. Metode yang digunakan dalam analisis kekuatan rangka dengan software solidworks. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah rangka trainer dengan spesifikasi rangka tinggi rangka 1730 mm; lebar rangka 1100 mm; lebar rangka tampak samping 680 mm; tinggi rangka dudukan boshpum 740 mm, tinggi rangka dudukan motor penggerak 530 mm, lebar rangka dudukan motor penggerak 350 mm. Tegangan maksimum (von Mises) sebesar 7,80 MPa, jauh di bawah batas luluh material (220,6 MPa), artinya material tidak mengalami deformasi permanen. Perpindahan maksimum sebesar 1,108 mm, menunjukkan bahwa struktur cukup kaku dan tidak mengalami lendutan yang berlebihan. Faktor keamanan (Factor of Safety) terkecil adalah 3,4, menunjukkan bahwa struktur memiliki batas aman yang tinggi terhadap keruntuhan.
ANALISIS DAYA LISTRIK YANG DIHASILKAN GENERATOR DENGAN PENGGERAK TURBIN ANGIN SUMBU HORIZONTAL
Sigit Hernowo
Jurnal Voering Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Voering Juli 2025
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32531/adh3aa45
Kebutuhan energi listrik yang terus meningkat serta menurunnya cadangan energi fosil mendorong pengembangan sumber energi terbarukan, salah satunya energi angin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya listrik yang dihasilkan generator dengan penggerak turbin angin sumbu horizontal serta mengetahui pengaruh perubahan kecepatan angin terhadap daya aktual dan efisiensi sistem. Turbin angin dirancang menggunakan kombinasi komponen hasil permesinan dan material bekas, dengan sudu berbahan polimer berdiameter 350 mm dan generator hasil modifikasi motor kipas. Pengujian dilakukan secara eksperimental di dalam ruangan menggunakan fan sebagai sumber aliran angin dengan variasi kecepatan antara 3,5 m/s hingga 6 m/s. Parameter yang diukur meliputi kecepatan angin, tegangan keluaran, dan arus listrik, sedangkan daya aktual dihitung berdasarkan hasil pengukuran tegangan dan arus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan angin menyebabkan peningkatan daya listrik yang dihasilkan generator. Daya output maksimum yang diperoleh sebesar 3,12 Watt pada kecepatan angin 6 m/s, sedangkan efisiensi sistem berada pada rentang 20,26% hingga 28,50% dengan rata-rata sebesar 24,4%. Hubungan antara daya aktual dan kecepatan angin menunjukkan tren eksponensial mengikuti persamaan Pakt = 0,4677e0,3744V. Hasil penelitian membuktikan bahwa turbin angin sumbu horizontal berpotensi digunakan sebagai pembangkit listrik skala kecil, khususnya untuk daerah terpencil yang belum terjangkau jaringan listrik konvensional.
PENENTUAN UKURAN PULI DAN SABUK PADA TRAINER SISTEM BAHAN BAKAR DIESEL TIPE IN LINE
Nelce D Muskita
Jurnal Voering Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Voering Juli 2025
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32531/3mhpjd96
Sistem bahan bakar diesel tipe in-line merupakan salah satu topik penting dalam bidang otomotif, terutama dalam konteks pembelajaran sistem injeksi bahan bakar. Pemilihan ukuran puli dan sabuk yang tepat sangat penting agar sistem trainer dapat berfungsi secara optimal dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan ukuran puli dan sabuk pada trainer sistem bahan bakar diesel tipe in-line dan juga meliputi observasi langsung di laboratorium, studi pustaka, dan perhitungan teknik berdasarkan parameter teknis dari motor penggerak dan bosh pump. Hasil analisis menunjukkan bahwa diameter puly pada motor penggerak adalah 80 mm dan diameter puli pada bosh pump sebesar 320 mm. Panjang sabuk yang dibutuhkan adalah 1.850 mm dengan tipe sabuk yang digunakan adalah V-belt tipe A. Jarak sumbu poros yang dihasilkan adalah 598,979 mm dan kecepatan keliling puly mencapai 60,288 m/s. Dengan hasil tersebut, maka sistem transmisi mampu bekerja dengan baik, stabil, dan mendukung proses pembelajaran mahasiswa dalam memahami cara kerja sistem bahan bakar diesel. Selain itu, penelitian ini juga menegaskan pentingnya pengembangan media pembelajaran berbasis praktik sebagai sarana peningkatan keterampilan dan pemahaman teknis. Hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi dalam merancang media pembelajaran serupa serta mendukung peningkatan mutu pendidikan vokasi di bidang teknik mesin.
RANCANG BANGUN PROTOTYPE SEPEDA STATIS PENGHASIL ENERGI ALTERNATIF
GABRIELLA JOANNA TELUSSA
Jurnal Voering Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Voering Juli 2025
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32531/fv6s2y59
Ketergantungan kepada energi fosil masih cukup tinggi di Indonesia. Pemanfaatan energi terbarukan merupakan solusi untuk ketergantungan tersebut, akan tetapi di Indonesia masih belum berjalan sebagaimana semestinya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan energi alternatif. Pembangkit listrik yang mengandalkan kayuhan dari pedal sepeda statis dapat dijadikan energi alternatif yang dapat membangkitkan energi listrik sederhana. Proyek ini bertujuan untuk membuat sepeda statis sebagai pembangkit listrik sederhana.. Metode yang digunakan dalam proyek ini adalah metode rancang bangun yang meliputi beberapa tahapan yaitu (1) Analisis kebutuhan, (2) Perancangan sistem, (3) Pembuatan Mock-up, (4) Pengujian untuk kerja alat. Alat ini bekerja menggunakan sumber tenaga manusia untuk mengayuh pedal sepeda statis sehingga dapat memutar generator DC yang kemudian menghasilkan listrik yang dapat digunakan untuk melayani peralatan elektronik rumah tangga sederhana seperti lampu.
ANALISIS PERHITUNGAN TERMODINAMIKA PADA MOTOR BENSIN TIPE YAMAHA MIO-J 113 CC
RAINER KENNET MELKI BALAK;
YOLANDA J LEWERISSA
Jurnal Voering Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Voering - Desember 2025
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32531/9r0f1z11
Analisis perhitungan termodinamika secara komprehensif pada mesin diharapkan dapat memberikan data akurat mengenai efisiensi termal aktual mesin, mengidentifikasi potensi optimasi desain atau operasi untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar (fuel economy) dan menjadi dasar empiris bagi penelitian lanjutan dalam upaya pengembangan mesin yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai besaran-besaran termodinamika pada mesin sepeda motor tipe Yamaha Mio-J 113 cc, dan menggambar diagram indikator P-V dari hasil analisis perhitungan besaran-besaran termodinamika pada mesin sepeda motor tipe Yamaha Mio-J 113 cc. Metode yang digunakan adalah metode kepustakaan, perhitungan dilakukan secara teoritis menggunakan rumus-rumus pendekatan dan data spesifikasi motor. Hasil yang diperoleh adalah Tekanan akhir langkah pengisian 0,09 MPa, Tekanan akhir langkah kompresi 1,958 MPa, Tekanan akhir langkah ekspansi 0,243 MPa, Tekanan pembakaran maksimum 4,046 MPa, Eksponen politropik kompresi 1,38121, Eksponen politropik ekspansi 1,26067 dan gambar diagram P-V termodinamika motor bensin hasil perhitungan.
DESAIN DAN PEMBUATAN POROS MESINPENGOLAHAN BUBUK JAHE DAN MINYAK KELAPA
Nelce D Muskita
Jurnal Voering Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Voering - Desember 2025
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32531/526x2y92
Penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan membuat poros pada mesin pengolahan bubuk jahe dan minyak kelapa yang mampu bekerja secara aman, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan produksi skala kecil hingga menengah. Poros berfungsi sebagai elemen utama penerus daya dan putaran dari motor penggerak menuju sistem pengaduk sehingga memerlukan perencanaan yang tepat terhadap kekuatan, kekakuan, dan ketahanan material. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, studi pustaka, perancangan desain menggunakan software SolidWorks, proses manufaktur, serta pengujian dan analisis kekuatan poros. Material yang digunakan adalah stainless steel AISI 304 karena memiliki ketahanan korosi yang baik dan aman digunakan pada pengolahan bahan pangan. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh diameter minimum poros sebesar 18,7 mm dan dibulatkan menjadi 19 mm sesuai standar manufaktur. Hasil analisis menunjukkan tegangan lentur maksimum sebesar 66,83 MPa dan tegangan geser sebesar 0,296 MPa, sedangkan tegangan Von Mises masih berada di bawah tegangan izin material sehingga poros dinyatakan aman dengan faktor keamanan 3. Hasil simulasi SolidWorks menunjukkan struktur mampu menahan beban statis sebesar 800 N dengan deformasi maksimum 1,6 mm dan distribusi tegangan yang masih berada dalam batas aman. Dengan demikian, desain poros yang dihasilkan dinyatakan layak digunakan pada mesin pengolahan bubuk jahe dan minyak kelapa.