cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Jurnal Voering
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 83 Documents
ANALISIS TENAGA MOTOR PENGGERAK PADA WIPER MOBIL MITSUBISHI L 300 TONAPA, BONFILIO; BUYUNG, SURIANTO
Jurnal Voering Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Voering - Desember 2021
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v6i2.471

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan daya listrik yang dibutuhkan oleh motor wiper pada saat putaran rendah dan putaran tinggi tanpa fluida dan dengan fluida. Alat yang digunakan dalam penelitian adalah alat stand wiper yang dirancang dan dibuat oleh mahasiswa teknik mesin yang dapat dimanfaatkan untuk masyarakat sebagai acuan dalam mengetahui daya listrik yang di pergunakan sebagai kebutuhan. Fungsi komponen pada sistem wiper dan sebagai berikut: Baterai berfungsi sebagai sumber listrik. Kunci kontak berfungsi memutus dan menyambungkan tegangan listrik ke sistem wiper. fuse berfungsi mencegah arus berlebih ke sistem wiper. Switch wiper berfungsi menghubungkan arus listrik ke motor wiper. Relay intermitttent berfungsi mengontrol aliran arus saat switch wiper pada posisi intermittent. Berdasarkan penelitian dan analisis secara teoritis diperoleh, Daya yang dibutuhkan oleh motor wiper pada pengukuran tanpa fluida untuk putaran rendah sebesar 35,21 Watt di mana tegangan 12,40 Volt, kuat arus 2,84 A, putaran tinggi sebesar 59,15 Watt di mana tegangan 12,40 Volt, kuat arus 4,77 A, sedangkan pada pengukuran dengan fluida untuk putaran rendah sebesar 31,02 watt dimana tegangan 12,36 volt, kuat arus 2,51 A dan putaran tinggi sebesar 40,29 watt, dimana tegangan 12,36 volt kuat arus 3,26 A.
ANALISIS TORSI YANG DI TRANSMISIKAN DARI POROS ENGKOL KE POROS PROPELER JETSKI BERTENAGA MOTOR MATIC 115 CC MOA, VIVALDUS; PAKAN, YANRI
Jurnal Voering Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Voering - Desember 2021
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v6i2.472

Abstract

Indonesia merupakan daerah dengan salah satu garis pantai terpanjang saat ini, hal tersebut juga yang menyebabkan berkembangnya olahraga air salah satunya Jetski. Walaupun permainan Jetski saat ini masih didomonasi oleh kalangan tertentu saja. Jetski merupakan suatu permainan wisata air yang menggunakan boat bertenaga motor. Berdasarkan hal tersebut maka penulis tertarik melakukan pengujian memodifikasi mesin Jetski dengan mengunakan as propeller mesin ketingting (motor laut) untuk mengetahui transmisi putaran dari poros engkol ke poros propeller mesin jetski bertenaga motor matic mio soul. Dari penelitian yang dilakukan maka didapat pada penggunaan Torsi Poros Propeler di Darat dengan menggunakan putaran (rpm) rendah (1000 rpm) menghasilkan momen torsi sebesar 5.793,13 kg.mm dan pada putaran sedang (2000 rpm) menghasilkan 3.612,55 kg.mm sedangkan pada putaran tinggi (3000 rpm) menghasilkan 2.544,20 kg.mm. dan pada penggunaan Torsi Poros Propeler di Laut dengan menggunakan putaran (rpm) rendah (1000 rpm) menghasilkan momen torsi sebesar 491.617,64 kg.mm dan pada putaran sedang (2000 rpm) menghasilkan 77.750,55 kg.mm sedangkan pada putaran tinggi (3000 rpm) menghasilkan 33.919,11 kg.mm. Dari kedua pengujian yang dilakukan terlihat momen torsi yang dihasilkan pada poros propeller yang di uji dilaut lebih tinggi dibandingkan yang di uji didarat.
ANALISIS PERBANDINGAN PENYEMPROTAN INJEKTOR YMJET-FI ADRIAANSZ, RIZKY KIKY; LEWERISSA, YOLANDA J.
Jurnal Voering Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Voering - Desember 2021
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v6i2.474

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui atau mengidentifikasi dan merumuskan masalah yang terkait dengan penyemprotan injector dengan arus yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui besaran arus, tekanan pompa konsumsi bahan bakar yang dibutuhkan. Manfaat dari penelitian ini dapat memprediksi tentang kondisi apakah injector yang digunakan masih dalam kondisi standard dan dapat menjadi acuan kepada peneliti lainnya sebagai referensi untuk membandingkan dengan produk motor injeksi lainnya dengan cc yang sama. Hasil injector yang menggunakan aki konsumsi volumenya stabil dibandingkan injector yang tanpa menggunakan aki yang konsumsi volume bahan bakarnya boros karena arus yang digunakan tidak berada pada posisi stabil (berubah- ubah. Arus yang dibutuhkan oleh injector pada motor yang tidak menggunakan aki adalah 166.6 mA, dan arus pada motor yang menggunakan aki adalah 132.5 mA. Tekanan pada motor yang tidak menggunakan aki dan yang menggunakan aki adalah sama hasilnya yaitu 2,25 Bar. Dengan jarak yang ditempuh sepanjang 6,9 Km, motor yang tidak menggunakan aki mengkonsumsi bahan bakar sebanyak 300 ml Lebih boros dibandingkan motor vixion yang menggunakan aki yang hanya menghabiskan bahan bakar 150 ml dengan jarak yang sama.
DESAIN RANGKA UTAMA MESIN PENGURAI SABUT KELAPA SANJAYA, ASEP SURYA; LEWERISSA, YOLANDA J.
Jurnal Voering Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Voering - Juli 2022
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v7i1.482

Abstract

Mesin pengurai sabut kelapa adalah mesin yang dapat memisahkan serat sabut kelapa dari serbuk sabut kelapa. Mesin pengurai sabut kelapa ini dirancang dengan ukuran atau skala rumah tangga, yang dapat digerakan oleh 1 orang. Mesin pengurai sabut kelapa ini sangat bermanfaat jika ada di sekitar kehidupan bermasyarakat. Masyarakat dapat memanfaatkannya untuk mengolah limbah sabut kelapa menjadi bahan yang dapat diproduksi lagi. Mesin ini dapat didesain dan dibuat sendiri dengan memanfaatkan kemajuan teknologi saat ini. Mesin ini memiliki komponen antara lain rangka, pisau, bearing, saringan, pully dan mesin diesel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses desain dan pembuatan salah satu bagian penting yaitu rangka utama dari mesin pengurai sabut kelapa. Rangka utama dari mesin pengurai ini harus didesain dan dibuat menggunakan jenis bahan yang baik Hasil desain dan pembuatan adalah spesifikasi rangka utama mesin pengurai sabut kelapa yaitu Panjang Rangka Dudukan Mata Pisau 1130 mm, Lebar Rangka Dudukan Mata Pisau 640 mm, Tinggi Rangka Dudukan Mata Pisau 940 mm, Panjang Rangka Dudukan Motor Penggerak 400 mm, Tinggi Rangka Dudukan Motor Penggerak 220 mm, Lebar Rangka Dudukan Motor Penggerak 640 mm dan Panjang Keseluruhan Alat 1530 mm.
PENGARUH UKURAN DIFFUSER TERHADAP LAJU ALIRAN DI DALAM RUANG UJI TEROWONGAN ANGIN ANGGAPUTRA, JOSUA; HERNOWO, SIGIT
Jurnal Voering Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Voering - Juli 2022
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v7i1.483

Abstract

Diffuser pada terowongan angin berfungsi untuk menurunkan kecepatan udara yang telah diselaraskan aliranya oleh honey comb serta kecepatan dan tekanan udara yang telah berubah setelah memasuki tests section yang akan bergerak ke arah kipas hisap agar posisi kipas hisap yang berada pada akhir alat terowongan angin ini tidak menjadi masalah. Selain itu diffuser juga berfungsi untuk memperlambat aliran angin secara teratur dari test section menuju fan. Aliran angin yang masuk menuju fan haruslah serendah mungkin untuk memaksimalkan efisiensi fan. Perubahan kecepatan yang mendadak dari test section menuju fan dapat membuat aliran pada test section menjadi tidak bersih serta mengurangi homogenitas dan hal ini juga membuat daya yang dikeluarkan fan lebih besar. Penelitian ini berlangsung selama 4 bulan (Februari – Juni) 2020 dan bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran diffuser terhadap laju aliran angin pada ruang uji. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah studi pustaka, eksperimen dan observasi. Sementara metode pengambilan data yang digunakan adalah metode komparatif. Data kemudian dianalisis menggunakan persamaan prosedur penelitian diawali dengan mempersiapkan alat dan diikuti dengan pengujian diffuser A, B dan C. Hasil penelitian diperoleh bahwa ukuran diffuser mempengaruhi laju aliran angin di dalam ruang uji berada pada meningkatnya hasil perhitungan kecepatan teoritis yang di pengaruhi oleh besar nilai putaran motor maka terjadi juga peningkatan pada kecepatan pengukuran dan ukuran diffuser akan mempengaruhi nilai rugi-rugi kecepatan.
ANALISIS PENGARUH VARIASI SUHU UDARA MASUK DAN PUTARAN MOTOR TERHADAP DURASI PENYEMPROTAN BAHAN BAKAR PADA SEPEDA MOTOR MATIC 4 TAK LERRYCK, ABRAHAM ANGKI; BUYUNG, SURIANTO; PAKAN, YANRI
Jurnal Voering Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Voering - Juli 2022
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v7i1.484

Abstract

Ilmu pengetahuan dan teknologi semakin berkembang dengan cepat, salah satunya pada dunia permesinan. Penggunaan karburator kini mulai digantikan oleh sistem injeksi bahan bakar karena lebih mudah dan menghemat pengguna bahan bakar serta menekan angka polusi udara melalui gas buangan kendaraan yang tinggi. Injeksi bahan bakar atau EFI (Electronic Fuel Injection) adalah sistem injeksi bahan bakar yang dikontrol secara elektronik. Injeksi ini dapat mengontrol pencampuran bahan bakar dan udara yang lebih tepat, baik dalam porporsi dan keseragaman. Pada pengujian pengaruh variasi suhu terhadap durasi penyemprotan didapatkan bahwa semakin tinggi dan rendah suhu udara masuk maka konsumsi bahan bakar akan mengalami peningkatan konsumsi bahan bakar. Sedangkan pada pengujian pengaruh variasi putaran mesin terhadap durasi penyemprotan bahan bakar rata- rata durasi penyemprotan memiliki hasil 2.0 ms sampai 3.5 ms, dari putaran mesin 1600 sampai 4000 rpm sehigga semakin tinggi putaran mesin maka durasi penyemprotan akan semakin cepat, dan konsumsi bahan bakar akan meningkat.
PENGARUH VARIASI LUBANG MASUK CETAKKAN TERHADAP HASIL CETAKKAN JIG ATAU UMPAN PANCING PARIRI, MARCEL F.; BUYUNG, SURIANTO
Jurnal Voering Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Voering - Juli 2022
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v7i1.485

Abstract

Penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui pengaruh variasi lubang masuk cetakan terhadap hasil cetakan..Untuk mengetahui seberapa besar pengaruhnya maka dilakukan beberapa uji coba dan penelitian terhadap cetakan umpan pancing. Proses pembuatan cetakan dan hasil cetakan adalah tipe cavity, atau cacat pengecoran.yang dibuat di Kota Sorong provinsi Papua Barat. Setelah dilakukan uji coba maka peneliti dapat menarik kesimpulan jika suhu dan posisi penuangan sangat mempengaruhi hasil cetakan. Hasil cetak dengan suhu 500ËšC terdapat cacat pengecoran ekor tikus,kekasaran, dan cacat permukaan. Pada suhu 600ËšC terdapat cacat ekor tikus, dan kekasaran meluas, dan 700ËšC terdapat cacat pengecoran lubang jarum.
PENGARUH BENTUK BENDA UJI TERHADAP POLA ALIRAN ANGIN DI RUANG UJI WIND TUNNEL NIULAI, JAINAL; MUSTIKA, NELCE D.
Jurnal Voering Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Voering - Juli 2022
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v7i1.486

Abstract

Terowongan angin adalah alat uji yang bebentuk seperti sebuah sirkuit dengan memiliki motor penggerak dibagian belakang yang bertugas untuk menggerakan udara untuk masuk kedalam sistem, udara digerakan masuk melalui intake melewati screen dan honeycomb setelah itu masuk kedalam ruang uji yang diisi dengan benda uji berbagai bentuk. Variasi bentuk benda uji mengakibatkan terjadinya variasi pola aliran angin. Penelitian ini membahas tentang pengaruh variasi benda uji kubus, bola, silindris, pyramid dan mobil sedan terhadap pola aliran angin di ruang uji menggunakan metode studi pustaka,analisa visual, dan pengukuran ruang uji, Dari pengujian tersebut pola aliran yang terjadi pada tiap bentuk benda sangat berpengaruh terhadap pembelahan udara yang melewati benda uji tersebut. Mengetahui jenis pola aliran dibutuhkan persamaan gaya gerak fluida pada suatu ruangan, dengan membandingkan mekanika fluida. Proses visualisasi aliran dengan menggunakan media asap, pengaturan kecepatan laju aliran angin berkisar di antara 3,4 m/s demi mendukung proses pengujian yang terarah secara visualisasi pola aliran dan juga perbandingan mekanika fluida. Pola aliran yang berada didalam ruang uji di pengaruhi oleh bentuk benda uji, sesuai dengan teori mekanika fluida dimana, aliran angin yang berinteraksi dengan benda uji yang memiliki beberapa bentukan membuat aliran angin menjadi bergerak dan membentuk pola-pola yang beragam.
ANALISIS EFISIENSI THERMAL MESIN DIESEL MENGGUNAKAN CYCLEPAD LEWERISSA, YOLANDA J.; HETHARIA, MARLON
Jurnal Voering Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Voering - Desember 2022
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v7i2.584

Abstract

Penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui besar efisiensi thermal mesin diesel. Untuk mengetahui besar efisiensi thermal mesin diesel dengan menggunakan cyclepad. Penelitian dilakukan dengan pengambilan data praktis. Data pertama adalah data spesifikasi mesin Diesel tipe Volvo Penta D9-MH yang akan digunakan dalam perhitungan dengan menggunakan software cyclepad. Untuk memulai perhitungan diperlukan juga parameter awal yaitu proses setiap Langkah, Temperatur Awal (T), Tekanan Awal P (Tekanan Atmosfir), massa udara, nilai kalor bahan bakar dan nilai perbandingan udara dan bahan bakar. Dari hasil penelitian menggunakan sofware cyclepad yaitu efisiensi termal untuk mesin diesel tipe Volvo Penta D9-MH diperoleh sebesar 58,43%. Sedangkan efisiensi mekanis mesin sebesar 91,80%, Temperatur maksimum sebesar 3385 °C, Temperatur minimum sebesar 27 °C, Tekanan Efektif Rata-rata sebesar 1907 kPa, Tekanan maksimum sebesar 6722 kPa, Tekanan minimum sebesar 100 kPa, kalor masuk sebesar 42,17 kJ, kalor buang sebesar 17,53 kJ, kerja masuk sebesar 7,91 kJ dan kerja keluar 32,55 kJ.
RANCANG BANGUN DAN PENGUJIAN PROTOTIPE MESIN STIRLING TIPE ALPHA EUREPLEY, MUHAMMAD SAING; HERNOWO, SIGIT; LEWERISSA, YOLANDA J.
Jurnal Voering Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Voering - Desember 2022
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v7i2.585

Abstract

Krisis energi telah menjadikan mesin Stirling salah satu pilihan lagi, karena fleksibel terhadap bahan bakar. Mesin Stirling dapat memanfaatkan panas dari berbagai bahan bakar, termasuk biomassa, biogas, dan energi surya. Langkah pertama dalam membangun prototipe mesin Stirling adalah melakukan perhitungan berdasarkan teori Schmidt. Dari hasil perhitungan didapatkan Temperatur panas sebesar 245 °C atau 519 K, temperatur dingin sebesar 44 °C atau 317 K, sudut antara silinder panas dan dingin sebesar 90°, diameter piston ekspansi sebesar 15 mm, Panjang langkah piston ekspansi sebesar 20,06 mm, diameter piston kompresi sebesar 13 mm, Panjang langkah piston kompresi sebesar 20,06 mm, volume sisa pada piston kompresi sebesar dan volume sisa pada piston ekspansi sebesar Hasil dari pembuatan prototipe mesin Stirling dan dilakukan pengujian, mesin Stirling mampu berputar maksimal 250 rpm tanpa beban. Mesin mampu berputar selama sumber panas yang di berikan pada silinder sisi panas masih menyala. Hasil pengujian mesin dapat berputar selama 5 menit.