cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar
Published by STKIP Melawi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 421 Documents
Implementasi Teknik Klarifikasi Nilai Berbantuan Foklor dalam Pembentukan Karakter Ke- Indonesiaan Murid Kelas V pada Pembelajaran PKn Ayu Yulia Rahayu
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 3, No 1 (2015): Juni 2015
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.079 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v3i1.35

Abstract

Abstract: The goal of this research was to to develop the students Indonesian character by implementing a folklore assisted values clarification technique. The implementation of this instruction was based on the recent phenomena of dynamics and problems of Indonesian character occurred at the Elementary School. This study was also made to bridge the problems. This study employed a classroom action research design involving a total number of 32 students of grade V SD Negeri(Elementary School Negeri) No.03 Pontianak, West Kalimantan, at Semester One in 2012/2013. The data were collected by observation and interview, where then analyzed by using statistic descriptive and descriptive qualitative. Based on the results and discussion it could be concluded that the implementation of folklore assisted scores clarification technique could develop the Indonesian character among the students. Accordingly, based on the conclusion it was recommended that the implementation of folklore assisted values clarification technique could be sustainably socialized in order to improve the development of the students Indonesian character since they were in the Elementary School.Keywords: values clarification technique, folklore, Indonesian character, civics instruction.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk membentuk karakter Ke-Indonesian murid melalui implementasi Teknik Klarifikasi Nilai berbantuan foklor. Pengimplementasian pembelajaran ini berdasar pada dinamika dan problematika karakter Ke-Indonesiaan yang terjadi saat ini di sekolah dasar dan bermaksud untuk menjembatani permasalahan tersebut. Rancangan penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan dengan subjek penelitian murid kelas V Sekolah Dasar Negeri 03 Pontianak Selatan Kalimantan Barat , berjumlah 32 orang pada semester I Tahun Ajaran 2012/ 2013. Pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara dengan metode analisis data yaitu metode analisis statistik deskriptif dan deskriptif kualitatif. Analisis hasil penelitian dan pembahasan diperoleh simpulan bahwa implementasi teknik klarifikasi nilai berbantuan foklor dapat membentuk karakter Ke-Indonesiaan murid. Berdasarkan pada penemuan penelitian ini, direkomendasikan agar pengimplementasian teknik klarifikasi nilai berbantuan foklor dapat secara terus-menerus disosialisasikan penggunaannya dalam proses pembelajaran guna membentuk karakter Ke-Indonesiaan murid sejak berada di sekolah dasar.Kata kunci: teknik klarifikasi nilai, foklor, karakter ke-Indonesiaan, pembelajaran PKn
TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP KINERJA DOSEN SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP) MELAWI Ason Ason
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 5, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.816 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v5i2.131

Abstract

Abstract: this research aims to know the level of satisfaction of studentsagainst the performance of a high school Professor of pedagogy andeducational sciences (STKIP) Melawi, by looking at the comparisonbetween prodi PGSD with PProdi Penjeskesrek analysis tool used wasmultiple linear regression, by taking the data using the method of giving adetailed questionnaire on respondent Melawi STKIP students. From theresults of the analysis of each of these variables can be noted that the levelof satisfaction of students STKIP Melawi prodi PGSD 54.65% andamounted to Penjaskesrek of prodi 52.4%. From the results of researchcan also note that the variable performance of lecturers include FactorsDiscipline wakti, Lecture Material Factors, factors of Strategy Evaluationfactor of lectures and Lecture was able to explain the level of satisfactionof students on performance lecturer STKIP Melawi of 53.53%. Thismeans of 46.47%. Student STKIP Melawi dissatisfied against academicservice STKIP Melawi. Thus the value of a performance lecturersimultaneously (simultaneous) affect the satisfaction of studentperformance against the professors, because the value of their significance 0.05.Keywords: Student Satisfaction Rate, the performance of a lecturer.Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasanmahasiswa terhadap kinerja dosen Sekolah Tinggi Keguruan dan IlmuPendidikan (STKIP) Melawi, dengan melihat perbandingan antara prodi PGSDdengan PProdi Penjeskesrek Alat analisis yang digunakan adalah regresi linierberganda, dengan mengambil data menggunakan metode memberikankuisioner pada responden mahasiswa STKIP Melawi. Dari hasil analisismasing-masing variabel dapat diketahui bahwa tingkat kepuasan mahasiswaSTKIP Melawi prodi PGSD sebesar 54,65% dan prodi Penjaskesrek sebesar 52,4%. Dari hasil penelitian juga dapat diketahui bahwa variable kinerja dosenyang meliputi Faktor Disiplin wakti, Faktor Materi Perkuliahan, Faktor StrategiPerkuliahan dan Faktor Evaluasi Perkuliahan mampu menjelaskan tingkatkepuasan mahasiswa terhadap kinerja dosen STKIP Melawi sebesar 53.53%.Ini berarti sebesar 46,47%. Mahasiswa STKIP Melawi tidak puas terhadaplayanan akademik STKIP Melawi. Dengan demikian maka nilai kinerja dosensecara bersama-sama (simultan) mempengaruhi kepuasan mahasiswaterhadap kinerja dosen, karena nilai signifikansinya 0,05.Kata kunci: Tingkat Kepuasan Mahasiswa, Kinerja Dosen.
PENGEMBANGAN TEKS DONGENG LOKAL MASYARAKAT KECAMATAN TUMBANG TITI KALIMANTAN BARAT DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Agustina Fini Widya; Suwardi Endraswara
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 6, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1282.804 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v6i2.141

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengembangkan teks dongeng lokal masyarakat Kecamatan Tumbang Titi Kalimantan Barat dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk siswa Kelas III sekolah dasar, dan (2) mengetahui kualitas materi ajar yang dikembangkan. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan (Research and Development) yang mengacu pada langkah-langkah pengembangan Borg Gall yang meliputi: (a) analisis kebutuhan, (b) melakukan perencanaan, (c) mengembangkan produk, (d) validasi ahli, (e) revisi I, (f) uji coba skala terbatas, (g) revisi II, (h) uji coba lapangan, (i) revisi III, (j) produk akhir. Subjek uji coba lapangan terdiri dari 66 siswa kelas III SD. Pengumpulan data menggunakan wawancara, rekaman, lembar observasi, dan lembar angket untuk ahli materi, ahli media, guru, dan siswa. Data dalam bentuk skala Likert dianalisis dengan cara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini berupa materi ajar teks dongeng lokal berbentuk buku dengan kualitas baik berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli media, dan hasil uji coba lapangan. Kata kunci: pengembangan, teks, dongeng, masyarakat Abstract: This research aims: (1) to develop Indonesian lesson material on the basis of local folktale of society in Tumbang Titi, West Kalimantan to the third grade students of elementary school, and (2) to know the quality of the developed materials. This research is research and development which refers to Borg Gall development steps which include: (a) analyzing the need, (b) conducting the planning, (c) developing preliminary from of product, (d) expert validation, (e) first revision, (f) preliminary field testing, (g) second revision, (h) main field testing, (i) third revision, (j) last product. Field try out subject consists of 66 students of third grade. Data collection used interview, recorder, observation sheet, and questionnaire for content expert, media expert, teacher, and student. Data in Likert scale were analyzed using qualitative and quantitative. The result of this research is a book of learning materials of local folk tales text with a good quality based on the validation result of material expert, media expert, and try out result. Keywords: developing, text, folktale, society
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INDONESIA DENGAN METODE SOSIODRAMA SISWA KELAS V DI SDN 10 TANJUNG PAOH TAHUN PELAJARAN 2010/2011 ahmad sabani; Clarry Sada; Elly Yana
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 2, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.2 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v2i1.14

Abstract

Untuk meningkatkan kemampuan berbicara bagi peserta didik diperlukan metode yang tepat. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode sosiodrama. Dalam metode sosiodrama ini siswa dilibatkan langsung dalam pemeranan tokoh drama, dengan tujuan dapat meningkatkan intensitas siswa dalam berbicara menggunakan bahasa Indonesia. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model siklus. Hasil tes siklus I, sebanyak 6 siswa atau 60.00 % siswa yang tidak tuntas belajar dengan nilai 60 dan sebanyak 4 siswa atau 40.00 % siswa yang tuntas belajar dengan nilai ? 60 dan nilai rata-ratanya 51.7%. Hasil tes siklus I menunjukkan bahwa pembelajaran pada siklus I belum berhasil karena siswa yang tuntas belajar secara individual kurang dari 60% dan nilai rata-ratanya juga kurang dari 60. Melihat dari hasil siklus I yang belum berhasil maka dilanjutkan dengan siklus II yang mengalami peningkatan sebesar 18.3%, siswa yang tuntas belajar menjadi 9 siswa atau 90.00 % siswa dengan nilai ? 60 dan sebanyak 1 siswa atau 10.00 % siswa yang tidak tuntas belajar dengan nilai 60. Nilai rata-rata pada tes siklus II adalah 700. Hasil tes siklus II menunjukkan bahwa proses pembelajaran pada siklus II telah berhasil karena telah terjadi peningkatan ketuntasan belajar siswa secara individual menjadi lebih dari 60 % dengan nilai rata-rata di atas 60. Dari dua siklus penelitian yang dilaksanakan, tampak bahwa peningkatan ketuntasan materi sebesar 18.3%. Peningkatan ketuntasan materi pada siklus I sebesar 40.00% dan pada siklus II menjadi 90.00%Kata Kunci : Kemampuan Berbicara, Metode Sosiodrama.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH TERHADAP ASPEK PERKEMBANGAN MOTORIK DAN BAHASA PADA ANAK USIA DINI Lusi Ana Pista; Yakobus Ason; Waridah Waridah
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 4, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.598 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v4i1.98

Abstract

Abstract: This study aims to see the influence and effectiveness ofcooperative learning model type ‘make a match’ on the motorial development aspect and language in early childhood of children at PAUD Mutiara Hati, Kelakik, Nanga Pinoh Subdistrict. The method used in this research was pre-exprimental design by using one shot case study design, nonparameter statistics with construct validity and cronbach alpha reliability with Mann Whitney hypothesis test. The results showed that the aspect of motorial development obtained an average of 83 from three meetings while the developmental aspects of the language obtained an average of 81 of the three meetings. Mann Whitney hypothesis testing obtained U arithmetic 256 and U table 0,533 with the tangible level of 0.05 therefore using the applied learning model proven to be influential and effective on  motorial development aspect and language.Keywords: make a match type, motorial development and languageAbstrak : Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dan efektifitas model pembelajaran kooperatif tipe make a match terhadap aspek perkembangan motorik dan bahasa pada anak usia dini PAUD Mutiara Hati Desa  Kelakik Kecamatan Nanga Pinoh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini  pre exprimental disgn dengan menggunakan desain one shot case study,  statistika nonparameter dengan  validitas konstruk dan reliabilitas cronbach alpha dengan pengujian hipotesis mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan aspek perkembangan motorik memperoleh rerata  83 dari tiga kali pertemuan dan aspek perkembangan bahasa memperoleh rerata 81 dari tiga kali pertemuan. Pengujian hipotesis Mann Whitney memperoleh U hitung 256 dan U tabel 0,533 dengan taraf nyata 0,05 sehingga menggunakan model pembelajaran yang diterapkan berpengaruh dan efektif terhadap aspek perkembangan motorik dan bahasa.Kata Kunci: model make a match, perkembangan  motorik dan bahasa. 
PENGGUNAAN MEDIA ALAM SEKITAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA SEKOLAH DASAR Sukristin Sukristin; Abang Zainudin
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 7, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.177 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v7i2.166

Abstract

Abstract: The background of this research was the monotonous way in the process of science learning used by the teacher. The process of learning always did in the class room so that the student felt bored and gave negative effect to their final test. The aims of this research were to know how the steps of learning by media from environment, to increase the science learning outcome about the structure of plant, and to know the increasing of science learning outcome after using the media.  This research used class action research method. The research did in two cycles that consisted of three meetings. The subject in this research was 23 students that consisted of 15 men and 8 women. The result of first cycle in the first meeting amounted the average 61,30 and the teacher teaching assessment amounted 2,20. The passing criteria of student in this meeting only amounted 39,1%. In the second meeting, the average of learning outcome has increased to 75,40, but it did not reach yet the standard of the passing criteria. It was 68,9%. Then, the teacher teaching assessment in good enough category, in average 3. In the third meeting, the average of student learning outcome increased to 87,83 with the passing criteria  amounted 95,7%. The teacher teaching assessment amounted 3,75 in good category.Key Words: Student learning outcome, Media from environment. Abstrak: Latar belakang penelitian ini adalah sering dijumpai dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan alam  guru terlalu monoton dalam melaksanakan pembelajaran. Pelaksanaan yang dilakukan terfokus didalam kelas sehingga siswa menjadi jenuh dalam mengikuti pelajaran, sehingga hasil ulanganya rendah.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui langkah-langkah pembelajaran dengan mengunakan media alam sekitar, untuk meningkatkan hasil belajar siswa tentang materi bagian struktur tumbuh-tumbuhan, serta untuk mengetahui sejauhmanakah peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA tentang struktur bagian tumbuh-tumbuhan setelah mengunakan media lingkunagan sekiatar. Metode penelitian ini dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam satu siklus yang terdiri dari 3 kali pertemuan, dengan jumlah subjek siswa sebanyak 23 orang yang terdiri dari 15 orang laki-laki dan 8 orang perempuan.  Hasil belajar Siswa pada siklus 1 Pertemuan pertama nilai rata yang dipelroleh adalah 61,30 dan hasil pengamatan guru mengajar adalah 2,20, untuk kreteria keberhasilan siswa pada pertemuan satu ini baru mencapai 39,1%, pada peretmuan kedua rata-rata hasil belajar siswa sudah ada peningkatann yaitu menjadi 75,40 namun kreteria keberhasilan belum memnuhi standar yang ditentukan karena baru mencapai 68,9%, sedang hasil pengamatan guru mengajar  baru mencapai kategori cukup baik yaitu ratanya 3, selanjutnya pertemua ke 3 rata-rata  hasil belajar siswa meningkat menjadi 87,83 dengan kreteria keberhasilan 95,7%, dan hasil rata-rata pengamatan guru mengajar adalah 3,75 dengan kategori baik. Pengunaan   media alam sekitar secara langsung dengan disertai metode yang tepat pada pembelajaran struktur bagian tumbuh-tumbuhan, dapat menigkatkan hasil belajar siswa, terbukti dari setiap pertemuan hasil belajar siswa mengalami suatu peningkatan.Kata Kunci: Hasil Belajar meningkat, Media Lingkungan Alam Sekitar.
PENGARUH MODEL MISSOURI MATHEMATICS PROJECT DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP KETUNTASAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BANGUN RUANG TABUNG Yakobus Ason
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 2, No 2 (2014): Desember 2014
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.555 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v2i2.30

Abstract

Abstract: The general objective of this research is to know the results of student learning on the material tube room wake up when compared to the results of the ketuntasan study after they are taught using MMP in class IX Junior High Nanga Pinoh Budi County Faithful Melawi. In detail the purpose of the research was to determine: (1) student learning outcomes. the difference in the materials up the space tube if compared between Ketuntasan and Posttest results study.(2) differences in student learning outcome on that matter up space tube if compared between the delayed test results ketuntasan and learn. (3) the activity of the students attend the learning material on MMP model using up space tubes for students of class IX JUNIOR Loyal Budi Nanga Pinoh Melawi Regency. This research uses experimental methods with Pre-experimental design. The design used is the One-Shot Case Study. The population in this research is the entire Junior class IX students loyal to Nanga Pinoh Melawi Regency Budi that consists of one class of 20 students. The technique used is the sample determination of sampling is saturated. Data collecting techniques and tools to ketuntasan using a tool with measurement techniques post-test and Delayed test, using the technique of direct observation activity with the tool in the form of sheets of observation activities, teachers and students. Data processing of the results obtained; the average results of student learning test after being given the post instruction using model Missouri Mathematict Project is the 85,51, and the average results of student learning test delayed was 81.60, students are very active during the follow up on that matter learning space tube by using model Missouri Mathematict Project. Key words: model missouri mathematics project, the learning of mathematics,Abstrak: Tujuan umum dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa pada materi bangun ruang tabung jika dibandingkan dengan ketuntasan hasil belajar setelah mereka diajarkan menggunakan MMP di kelas IX SMP Setia Budi Nanga Pinoh Kabupaten Melawi. Secara rinci tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: (1) Perbedaan hasil belajar siswa pada materi bangun ruang tabung jika dibandingan antara posttest dan ketuntasan hasil belajar; (2) Perbedaan hasil belajar siswa pada materi bangun ruang tabung jika dibandingan antara delayed test dan ketuntasan hasil belajar; (3) Aktivitas siswa selama mengikuti pembelajaran menggunakan model MMP pada materi bangun ruang tabung bagi siswa kelas IX SMP Setia Budi Nanga Pinoh Kabupaten Melawi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan bentuk pre-eksperimental design. Rancangan yang digunakan adalah One-Shot Case Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Setia Budi Nanga Pinoh Kabupaten Melawi yang terdiri dari satu kelas yang berjumlah 20 siswa. Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Teknik dan alat pengumpul data untuk ketuntasan menggunakan teknik pengukuran dengan alat berupa post-test dan Delayed test, aktivitas menggunakan teknik observasi langsung dengan alat berupa lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa. Dari hasil pengolahan data diperoleh; rata-rata hasil belajar siswa post test setelah diberikan pembelajaran menggunakan model Missouri Mathematict Project adalah 85,51, dan rata-rata hasil belajar siswa delayed test adalah 81.60, siswa sangat aktif selama mengikuti pembelajaran pada materi bangun ruang tabung dengan menggunakan model Missouri Mathematict Project.Kata Kunci: model missouri mathematics project, pembelajaran Matematika, ketuntasan hasil belajar siswa.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA MENGGUNAKAN MEDIA TEKS CERITA DI KELAS III SEKOLAH DASAR Muhammad Alamsyah; Ason Ason; Rosalyna Yoesi Etiovia
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 5, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v5i1.126

Abstract

Abstract: This research was conducted in public elementary schools 17Laman Tanjung located in dusun Laman Tanjung desa Batu Amparkecamatan Belimbing. The method used was of classroom actionresearch, in this study the authors used a model draft Kemmis and McTaggart which consists of four components: planning, action /implementation, observation / observation, and reflection. Subjects in thisstudy was the third grade students at SDN 17 Page Tanjung totaling 10students, consisting of 5 boy and 5 girl. This study was conducted in twostages, namely the first cycle and the second cycle. This study aims to seeincreased student reading skill on Indonesian lesson by using story textmedia in third grade students of SDN 17 Laman Tanjung school year2015. This study was conducted in two cycles. The results showed therewas an increase of 30% in the first cycle and closed with a value of 100%on the second cycle the final value of a series of research activities. Thus,an increase from the first cycle to the second cycle of 70% on wellqualification. And the learning quality, in the first cycle researchersobtained a percentage of 70.27%, in the second cycle researchersobtained a percentage of 81.11%.from The teacher activity increased of10.84%. Based on the analysis of research data this class action, it can beconcluded that the application of the text stories media can improvestudent reading skills the Indonesian subject in the third grade students ofSDN 17 Laman Tanjung academic year 2015/2016.Keywords: Reading, Text Story, Indonesian.Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di sekolah dasarnegeri 17 Laman Tanjung yang terletak di dusun Laman Tanjung DesaBatu Ampar Kecamatan Belimbing. Metode penelitian yang digunakanberupa Penelitian Tindakan Kelas, dalam penelitian ini menggunakanrancangan model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari empatkomponen yaitu perencanaan, tindakan/ pelaksanaan, observasi/pengamatan, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelasIII di SDN 17 Laman Tanjung yang berjumlah 10 orang siswa,yangterdiri dari 5 orang laki – laki dan 5 orang perempuan. Penelitian inidilaksanakan dalam dua tahapan yaitu siklus I dan siklus II. Penelitianini bertujuan untuk melihat peningkatan kemampuan membaca siswa pada pelajaran bahasa Indonesia dengan penggunaan media teks ceritapada siswa kelas III SDN 17 Laman Tanjung tahun pelajaran 2015/2016.Hasil penelitian menunjukan terdapat peningkatan 30% pada siklus I danditutup dengan nilai 100% pada siklus II yang menjadi nilai akhir darirangkaian kegiatan penelitian. Jadi, peningkatan dari siklus I ke siklus IIsebesar 70% di kualifikasi baik. Kemudian untuk kualitas pembelajaran,pada siklus I peneliti memperoleh persentase sebesar 70,27%, pada siklusII peneliti memperoleh persentase sebesar 81,11%. Dari siklus I ke siklusII peningkatan kegiatan guru sebesar 10,84%. Berdasarkan analisisterhadap data hasil penelitian tindakan kelas ini, dapat disimpulkanbahwa penerapan media teks cerita dapat meningkatkan kemampuanmembaca siswa dalam pelajaran bahasa Indonesia pada siswa kelas IIISDN 17 Laman Tanjung tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci: Membaca, Teks Cerita, Bahasa Indonesia.
Konsepsi Siswa Mengenai Operasi Hitung Bilangan Bulat Di Kelas V Sekolah Dasar Sugiatno Sugiatno
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 1, No 1 (2013): Edisi Pertama
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.729 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v1i1.61

Abstract

Abstrak: Soal cerita mengenai operasi hitung bilangan bulat ternyata cenderung sulit diserap siswa. Kesulitan ini antara lain disebabkan oleh konsepsinya yang belum sesuai dengan konsep soal cerita. Namun demikian ada klaim, tidak semua soal cerita menyulitkan mereka. Kesulitan siswa diduga tergantung pada konteks soal cerita yang diberikan. Karena itu, tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengungkap konsepsi siswa yang mana cenderung sesuai dengan beberapa soal kontekstual operasi hitung bilangan bulat. Desain eksploratori digunakan untuk mengungkap konsepsi siswa tersebut. Sebanyak 58 siswa kelas V SDN 20 Pontianak yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat soal kontekstual yang bersifat: (1) personal; (2) sesuai dengan  kehidupan siswa di kelas; (3)  sesuai dengan kehidupan siswa di masyarakat;     (4)  sesuai dengan fenomena dan substansi secara saintifik atau berkaitan dengan matematika itu sendiri. Masing-masing sifat ini dapat mengungkap kecen-derungan konsepsi siswa yang sesuai dengan keempat konteks soal tersebut adalah 67%, 53%, 90%, dan 48%. Kata Kunci: konsepsi, kontekstual,  bilangan bulat
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MEDIA KIT DI KELAS VI SEKOLAH DASAR NEGERI 08 BONDAU KECAMATAN MENUKUNG KABUPATEN MELAWI TAHUN AJARAN 2012-2013 Selfinus Selfinus; Sugiatno Sugiatno; Yakobus Ason
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 2, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.076 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v2i1.9

Abstract

The purpose of this research is to increase the student learning result on the subject mathematic, especially by implemented the KIT media on the learning process. The method used in this research was the class action research, where the subject of the research its self was the 25 students of grade VI Public Elementary School No.08 Bondau. The students were including 11 male students and 14 female students. The result of this research shown there was increasing in learning process by using KIT media over the subject mathematic. The class average grade in the first cycle was 66.30, and 83.90 in the second cycle. The increasing of student learning result from 1st cycle to 2nd cycle was 17.60. Keywords: Study Result, Learning on Mathematic Subject, KIT Media