cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar
Published by STKIP Melawi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 426 Documents
Pengembangan Karakter Peduli Lingkungan Melalui Pembelajaran Pendidikan Pancasila Berbasis Adiwiyata di MIN 1 Sidoarjo Faradina Aulya, Qorriaina; Munawir, Munawir; Nasrul Fuad Erfansyah; Kusronik, Yuni
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 13 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v13i2.4789

Abstract

Abstract: This study aims to explore how Civic Education learning integrated with the Adiwiyata program can foster students’ environmental care character at MIN 1 Sidoarjo. The research is based on the idea that learning should not only introduce values but also involve students directly in activities that relate to their daily lives. A descriptive qualitative method was used, with data collected through observations, worksheets, and student reflections. Throughout the lessons, students took part in activities such as observing their school environment and sorting waste, tailored to their learning styles. The findings show that these activities supported the development of responsibility, collaboration, and environmental awareness among students. The learning process also helped strengthen their understanding of Pancasila values and contributed to the development of the Pancasila Student Profile. Keywords: environmental care character, Civic Education, Adiwiyata program.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembelajaran Pendidikan Pancasila yang diintegrasikan dengan program Adiwiyata dapat membentuk karakter peduli lingkungan peserta didik di MIN 1 Sidoarjo. Penelitian dilatarbelakangi oleh perlunya pembelajaran yang tidak hanya mengenalkan nilai, tetapi juga mengajak peserta didik terlibat langsung dalam kegiatan yang relevan dengan kehidupan mereka. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, lembar kerja, dan refleksi peserta didik. Selama pembelajaran, peserta didik mengikuti kegiatan seperti mengamati lingkungan sekolah dan memilah sampah, yang disesuaikan dengan gaya belajar mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa keterlibatan dalam kegiatan tersebut membantu peserta didik membangun sikap tanggung jawab, kerja sama, dan kesadaran terhadap lingkungan. Pembelajaran ini juga memperkuat pemahaman peserta didik terhadap nilai-nilai Pancasila serta mendukung pencapaian elemen dalam Profil Pelajar Pancasila. Kata Kunci: karakter peduli lingkungan, Pendidikan Pancasila, program Adiwiyata
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PUZZLE MATCH TIME TERHADAP PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS II SDN 06 PONTIANAK TIMUR Rizky Balqis Rahmayani; Eka Hendry AR; Yumi Sarassanti
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 13 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v13i2.4482

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi belajar peserta didik pada pembelajaran matematika, terdapat 21 dari 32 peserta didik yang masih belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen. Dalam penelitian ini sumber datanya yaitu populasi dan sampel. Dengan jumlah populasi 62 orang peserta didik dan sampelnya merupakan peserta didik kelas II A sebanyak 30 peserta didik sebagai kelas kontrol dan kelas II B sebanyak 32 peserta didik sebagai kelas eksperimen. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, diketahui bahwa pengaruh media Puzzle Match Time pada prestasi belajar peserta didik dapat dilihat pada hasil uji hipotesis dengan nilai Sig. sebesar 0.000<0.05 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel X terhadap Y.
HUBUNGAN PENGGUNAAN DAN MOTIVASI PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MAHASISWA Putra, Agung Dian; Nurwahidin, Muhammad; Afwan, Bahtiar; Nurjanah, Siti
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 13 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v13i2.4618

Abstract

Abstract: The use of Interactive Learning Media (ILM) is in line with the deep learning approach to create a conscious, meaningful, and enjoyable learning process. Pedagogically, consistent use of ILM can build positive perceptions, self-confidence, and pedagogical readiness that correlate with the motivation to create ILM independently. This study used a quantitative research approach with a correlation research type. The research sample consisted of 80 students selected using accidental sampling techniques. The results showed that there was no correlation between using and creating IPM based on a significance value of 0.546, which is greater than 0.05, with a very weak relationship based on a correlation coefficient value of 0.069. The absence of correlation is due to the fact that students in creating MPI are still limited to fulfilling tasks (extrinsic motivation) rather than wanting or being interested in creating MPI independently (intrinsic motivation). Keywords: Interactive Learning Media (ILM), Using ILM, Motivation for Creating MPI   Abstrak: Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif (MPI) sejalan dengan pendekatan pembelajaran mendalam untuk menciptakan proses pembelajaran yang sadar, bermakna, dan menggembirakan. Secara pedagogis, penggunaan MPI secara konsisten dapat membangun persepsi positif, kepercayaan diri, dan kesiapan pedagogis yang berkorelasi dengan motivasi untuk membuat MPI secara mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Sampel penelitian berjumlah 80 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Hasilnya, tidak ada korelasi antara menggunakan dan membuat MPI berdasarkan nilai signifikansi sebesar 0,546 yang lebih besar dari 0,05 dengan keeratan hubungan yang sangat lemah berdasarkan niilai koefisien korelasi 0,069. Tidak adanya korelasi dikarenakan mahasiswa dalam membuat MPI masih sebatas pemenuhan tugas (motivasi ekstrinsik) bukan karena keinginan atau tertarik membuat MPI secara mandiri (motivasi instrinsik). Kata Kunci: Media Pembelajaran Interaktif, Penggunaan MPI, Motivasi Pembuatan MPI
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DADU TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS KELAS V DI SD NEGERI 20 MABAH Joeji, Vinsensius; Sukristin, Sukristin
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 13 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v13i2.4633

Abstract

Abstract:  This study investigates the effect of dice-based learning media on fifth-grade students' learning activities during IPAS (Integrated Natural and Social Sciences) lessons at SD Negeri 20 Mabah. Employing a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach, the research involved 13 students as the complete sample. Data were collected via observation sheets and questionnaires on student learning activities, then analyzed using the Shapiro-Wilk normality test and paired sample t-test.​ Results revealed a significance value of 0.000 (< 0.05), indicating a statistically significant difference in mean learning activity scores before (56.46) and after (77.69) the intervention, with a strong correlation of 0.918. Thus, dice learning media significantly enhances student engagement in IPAS instruction. Keywords: dice learning media, student learning activities, IPAS, SD Negeri 20 Mabah Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran dadu terhadap aktivitas belajar siswa pada pembelajaran IPAS kelas V di SD Negeri 20 Mabah. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experimental) dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 13 siswa yang dijadikan sampel keseluruhan. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan angket aktivitas belajar siswa. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji-t berpasangan (paired sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara rata-rata aktivitas belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran dadu. Nilai rata-rata meningkat dari 56,46 menjadi 77,69 dengan korelasi 0,918 yang menunjukkan hubungan sangat kuat. Dengan demikian, media pembelajaran dadu berpengaruh signifikan dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran IPAS. Kata Kunci: media pembelajaran dadu, aktivitas belajar, IPAS, SD Negeri 20 Mabah.
SOCIAL-EMOTIONAL LEARNING PROGRAMS IN ELEMENTARY SCHOOLS: ENHANCING STUDENT COMPETENCIES AND ACADEMIC OUTCOMES Romli, Faiz; Prima, Ellen; Dharin, Abu
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 13 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v13i2.4722

Abstract

Abstract: Elementary education has increasingly recognized social-emotional learning (SEL) as a vital pedagogical framework for promoting comprehensive student growth. SEL encompasses processes through which children acquire knowledge, attitudes, and skills to understand emotions, achieve goals, demonstrate empathy, maintain relationships, and make responsible decisions. This narrative literature review investigates contemporary evidence regarding SEL efficacy, influences on socioemotional capabilities and educational performance, and implementation factors in primary settings. A purposive review of 26 peer-reviewed articles spanning 2017-2025, focused on research from Scopus, ERIC, Google Scholar, and PubMed, synthesized findings thematically. Converging meta-analytic evidence indicates SEL programs positively influence social-emotional development across competency domains. Research documents positive associations between SEL participation and academic outcomes (effect sizes d = 0.17-0.35). However, effectiveness varies substantially based on implementation quality, teacher factors, organizational context, and student characteristics. Whole-school approaches show particular promise for sustainable impact. SEL represents valuable evidence-based strategy requiring adequate teacher preparation, ongoing professional development, organizational support, and contextual attention for successful implementation. Keywords: academic achievement, elementary school, implementation, program effectiveness, social-emotional learning Abstrak: Pendidikan dasar semakin mengakui pembelajaran sosial-emosional (SEL) sebagai kerangka pedagogis vital untuk pertumbuhan siswa komprehensif. SEL mencakup proses dimana anak memperoleh pengetahuan, sikap, dan keterampilan untuk memahami emosi, mencapai tujuan, menunjukkan empati, memelihara hubungan, dan membuat keputusan bertanggung jawab. Tinjauan literatur naratif ini menyelidiki bukti kontemporer mengenai kemanjuran SEL, pengaruhnya pada kemampuan sosioemosional dan kinerja pendidikan, serta faktor implementasi dalam lingkungan pendidikan dasar. Tinjauan purposif terhadap 26 artikel peer-review periode 2017-2025 dari Scopus, ERIC, Google Scholar, dan PubMed, mensintesis temuan secara tematik. Bukti meta-analitik konvergen menunjukkan program SEL mempengaruhi positif perkembangan sosial-emosional lintas domain kompetensi. Penelitian mendokumentasikan asosiasi positif antara partisipasi SEL dan hasil akademik (ukuran efek d = 0,17-0,35). Namun, efektivitas bervariasi substansial berdasarkan kualitas implementasi, faktor guru, konteks organisasi, dan karakteristik siswa. Pendekatan seluruh sekolah menunjukkan janji khusus untuk dampak berkelanjutan. SEL merupakan strategi berbasis bukti berharga yang memerlukan persiapan guru memadai, pengembangan profesional berkelanjutan, dukungan organisasi, dan perhatian kontekstual untuk implementasi sukses. Kata kunci: efektivitas program, implementasi, pembelajaran sosial-emosional, prestasi akademik, sekolah dasar
INTEGRASI DEEP LEARNING DAN PENDEKATAN KONTRUKTIVISME UNTUK PENGUATAN KARAKTER ISLAMI DI ERA PEMBELAJARAN ABAD 21 Azura, Yuni; Thoyib, Hadi; Meilinda, Yulia; Fransiska, Iit; Munawwaroh, Saidatul
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 13 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v13i2.4749

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to examine the integration of deep learning and constructivism, which in this study is defined as deep learning that emphasizes conceptual understanding, active student involvement, and reflection on learning experiences, in improving vocabulary comprehension while supporting the strengthening of students' Islamic character, such as discipline, responsibility, and honesty, in the context of 21st-century learning. This study uses a descriptive qualitative method with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The main data sources were third-grade students and classroom teachers. The results showed an increase in student active engagement, strengthening of vocabulary understanding through visual-interactive learning experiences, and changes in learning behavior that reflected deep learning, marked by increased discipline, responsibility, and honesty among students in the learning process. This study contributes by offering an alternative 21st-century learning model that is relevant to Islamic-based elementary schools and can be a reference for teachers in designing innovative, meaningful learning in line with digital technology developments and character-building needs. Keywords: Deep Learning, Constructivism, Islamic Character   Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji integrasi deep learning dan pendekatan konstruktivisme, yang dalam penelitian ini dimaknai sebagai pembelajaran mendalam yang menekankan pemahaman konseptual, keterlibatan aktif siswa, serta refleksi terhadap pengalaman belajar, dalam meningkatkan pemahaman kosakata sekaligus mendukung penguatan karakter Islami siswa, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, dan kejujuran, pada konteks pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data utama berasal dari siswa kelas III dan guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan aktif siswa, penguatan pemahaman kosakata melalui pengalaman belajar visual-interaktif, serta perubahan perilaku belajar yang mencerminkan pembelajaran mendalam, ditandai dengan meningkatnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan kejujuran siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini berkontribusi menawarkan model alternatif pembelajaran abad ke-21 yang relevan bagi sekolah dasar berbasis Islam serta dapat menjadi rujukan bagi guru dalam merancang pembelajaran yang inovatif, bermakna sesuai dengan perkembangan teknologi digital serta kebutuhan penguatan karakter. Kata Kunci: Deep Learning, Konstruktivisme, Karakter Islami