cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar
Published by STKIP Melawi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 421 Documents
UPAYA MENINGKATKAN DISIPLIN SISWA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DI KELAS XI OTOMOTIF SMK N 1 BELIMBING Muhtar Muhtar
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 3, No 1 (2015): Juni 2015
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.462 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v3i1.36

Abstract

Abstract: This study aimed to increase students discipline over the school regulation through group counseling. The method used in this research was the descriptive method. Result shown that the use of group counseling was effective in upgrading students discipline, where the number of students attendance during the early and last hours of lesson was increased. In addition, the students of grade XI Automotive SMK 1 Belimbing shown a high discipline attitude from cycle 1 to the next cycles.Keyword: students discipline, group counselingAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin siswa terhadap tata tertib sekolah melalui layanan konseling kelompok agar tidak berkelanjutan semester-semester selanjutnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan layanan bimbingan kelompok sangat efektif dalam upaya meningkatkan disiplin siswa yang berdampak pada peningkatan tingkat kehadiran siswa, tingkat disiplin siswa pada awal pelajaran/ masuk kelas, selama proses pembelajaran dan akhiri dari pembelajaran (pulang sesuai jadwal) pada kelas XI Otomotif SMK 1 Belimbing sangat tinggi, dan perilaku disiplin di dalam kelas dan disiplin menepati jadwal terus meningkat dari siklus 1 sampai siklus.Kata Kunci: Disiplin siswa, layanan bimbingan kelompok
UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI MENULIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK Dasmawarti Dasmawarti
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 5, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.123 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v5i2.132

Abstract

Abstract : The purpose of this research is the application of thematiclearning model to improve the competence of students in grade I wrote aState Elementary School 08 Muara Pawan Ketapang. Subjects werestudents of class I SDN 08 Muara Pawan Ketapang many as 21 students.The research object is the competence of the student's writing andimplementation of thematic learning model. The method used in thisresearch is a classroom action research methods sasaranannya researchersas teachers and students of the first grade SDN 08 Muara PawanKetapang.Results of the study are as follows: (1) In the first cycle ofwriting competence of students of class I SDN 08 Muara Pawan based onthe results of the test write 67% of the number of students has reached thecriteria set the gain value ≥70 upwards. While in the second cycle writingcompetence of students of class I SDN 08 Muara Pawan increased by23% to 90%. (2) The effectiveness of the implementation of thematiclearning model is based on the observation of the learning process ofteachers in the first cycle is 75% and increased by 10% so that the secondcycle to 85%. Thus the thematic learning model when applied properlyeffective influence on improving the competence of the students' writingclass I SDN 08 Muara PawanKeywords: Improved writing competence, thematic learning modelAbstrak : Tujuan penelitian ini adalah penerapan model pembelajarantematik untuk meningkatkan kompetensi menulis siswa kelas I SekolahDasar Negeri 08 Muara Pawan Ketapang. Subyek penelitian adalah siswakelas I SDN 08 Muara Pawan Ketapang sebanyak 21 siswa. Sedangkanobyek penelitian adalah kompetensi menulis siswa dan penerapan modelpembelajaran tematik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode penelitian tindakan kelas dengan sasaranannya peneliti sebagaiguru dan siswa kelas I SDN 08 Muara Pawan Ketapang. Hasil penelitianadalah sebagai berikut: (1) Pada Siklus I kompetensi menulis siswa kelas ISDN 08 Muara Pawan berdasarkan hasil tes menulis sebesar 67% darijumlah siswa telah mencapai kriteria yang ditetapkan yakni memperolehnilai ≥70 ke atas. Sedangkan pada siklus II kompetensi menulis siswakelas I SDN 08 Muara Pawan mengalami peningkatan sebesar 23%menjadi 90%. (2) Efektivitas penerapan model pembelajaran tematikberdasarkan hasil observasi proses pembelajaran guru pada siklus Imencapai 75% dan mengalami peningkatan sebesar 10% sehingga padasiklus II menjadi 85%. Dengan demikian model pembelajaran tematik apabila diterapkan secara baik dan benar berpengaruh efektif terhadappeningkatan kompetensi menulis siswa kelas I SDN 08 Muara PawanKata Kunci: Peningkatan kompetensi menulis, model pembelajarantematik
PENGGUNAAN METODE DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) KELAS V SDN NO.14 OYAH KIRI KECAMATAN MENUKUNG Maharan Maharan; Andi Usman; Yakobus Ason
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 2, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.351 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v2i1.6

Abstract

The purpose of this research is to increase the student learning activity of the subject social science by using the discussion method. The research was taken over 15 students of grade V, public elementary school No.14 Oyah Kiri, Menukung District. In order to reach that purpose, the researcher did research action in class through 2 cycles. There was significant increase from the first cycle to the second cycle. First, the student activity in learning social science increased for about 11.27% in the first cycle. Second, the student activity in learning social science increased for about 21.26% from the first cycle to the second cycle. Therefore, the student activity in learning social science was increased for about 32.53%.Key words: The Increasing Learning Activity, Social Science Subject
ANALISIS KETERAMPILAN MENGALIKAN BILANGAN BULAT MENGGUNAKAN METODE JARIMATIKA PADA SISWA KELAS RENDAH Yuliana Gardo Loda; Mohamad Rif'at; Yumi Sarassanti
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 6, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.143 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v6i2.142

Abstract

Abstract : This research intent to describe jarimatika method purpose utilised analysis skill multiplies integer on student brazes to contemn. This observational method utilize Action Research brazes (PTK) Kurt Lewin method. PTK observational design that consisting of planning, conduct, observation, and this reflection is executed deep one cycle with two-time meet. Analysis result meet I cycle I is 6,67% or 1 student have had skills on pretty good category, 53,33% or 8 categorize students well, and 40,00% or 6 enough category students. Meanwhile, analysis result skill multiplies student on meet II is 33,33% or 5 student have had pretty good category skills, and exists 66,67% or 10 student have skills on good category. Key words: Analysis is skill Multiplies, jarimatika method, and Integer Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan metode jarimatika guna menganalisis keterampilan mengalikan bilangan bulat pada siswa kelas rendah. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin. Rancangan penelitian PTK yang terdiri dari perencanaan, perlakuan, observasi, dan refleksi ini dilaksanakan dalam satu siklus dengan dua kali pertemuan. Hasil analisis siklus I pertemuan I adalah 6,67% atau 1 siswa telah memiliki keterampilan pada kategori sangat baik, 53,33% atau 8 siswa dikategorikan baik, dan 40,00% atau 6 siswa kategori cukup. Sedangkan, hasil analisis keterampilan mengalikan siswa pada pertemuan II adalah 33,33% atau 5 siswa telah memiliki keterampilan kategori sangat baik, dan terdapat 66,67% atau 10 siswa memiliki keterampilan pada kategori baik. Key words: Analisis Keterampilan Mengalikan, Metode Jarimatika, dan Bilangan Bulat.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR IPS DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Rianti Dewi Rahayu; Andi Usman; Sri Wahyuni Kristiani
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 2, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.432 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v2i1.15

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SDN 6 Emang Bemban yang bertujuan untuk meningkatkan minat siswa dalam belajar, khususnya pada mata pelajaran IPS. Data penelitian berupa minat belajar siswa diperoleh dari observasi selama kegiatan pembelajaran berlangsung yang diukur dengan menggunakan lembar observasi minat belajar siswa disetiap siklus. Adapun pemecahan masalah dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) pada siswa kelas IV SDN 6 Emang Bemban yang berjumlah 26 orang siswa. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan minat belajar siswa di kelas IV SDN 6 Emang Bemban. Hal ini ditandai dengan persentase ketuntasan minat belajar siswa pada siklus I sebesar 61.54%, meningkat di siklus II menjadi sebesar 80.77%. Berdasarkan data tersebut, menunjukkan bahwa ada peningkatan persentase ketuntasan sebesar 19.23%.Kata Kunci: Minat Belajar, Pembelajaran IPS, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD).
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP PEMAHAMAN LINGKUNGAN PADA ANAK USIA DINIDI TK PELANGI NANGA PINOH Zaevatul Hedawiyah; Clarry Sada; Dina Fitriana
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 4, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.159 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v4i1.99

Abstract

Abstract: The purpose of this research: 1) To know the understanding of the environment in children of early age prior and following the treatment using a scientific approach at Pelangi Kindergarten in Nanga Pinoh. 2) To understand the difference of environmental understanding in children of early ageprior and followingthe treatment of scientific approach at Pelangi kindergarten in Nanga Pinoh. The research method used was quantitative research with the type of quasi-experimental research using ‘one group  Pretest Posttest Design’ model. The results showed that: (1) The understanding of the environment in early childhood prior the treatment obtained a very low average score of 54. (2) The understanding of the environment in early childhood following the treatment achieved a very high average score of 88. ( 3) There is a significant difference between the environment understanding in children of early ageprior and following the application of scientific approach based on t test results that t arithmetic t table is 20.15 1.68.Keywords: scientific approach, environmental understandingAbstrak: Tujuan penelitian ini: 1) Mengetahui pemahaman lingkungan pada anak usia dini sebelum dan sesudah di beri perlakuan menggunakan pendekatan saintifik di TK Pelangi Nanga Pinoh. 2) Mengetahui perbedaan pemahaman lingkungan pada anak usia dini sebelum dan sesudah di beri perlakuan pendekatan saintifik di TK Pelangi Nanga Pinoh. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu dengan menggunakan model one group Pretest Posttest Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pemahaman lingkungan pada anak usia dini sebelum diberikan perlakuan memperoleh nilai rata-rata sangat rendah yaitu 54.(2) Pemahaman lingkungan pada anak usia dini setelah diberi perlakuan memperoleh nilai rata-rata sangat tinggi yaitu 88.(3) Terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman lingkungan pada anak usia dini sebelum dan sesudah diterapkan pendekatan saintifik berdasarkan hasil uji t bahwa t hitung t tabel yaitu 20,15 1,68.Kata Kunci: pendekatan saintifik, pemahaman lingkungan
CODE MIXING DALAM PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA PADA MASYARAKAT DAYAK BIDAYUH DI GUN TEMBAWANG (PERBATASAN INDONESIA-MALAYSIA) LILIAN SLOW; Puji Rahmawati
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 7, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.373 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v7i2.167

Abstract

Abstract: Code mixing is the mixing process between two or more languages in an utterance or a sentence in language phenomena. The phenomena tends to happen to the speakers who speak more than one language in the social interaction. Indonesia has many and hundred ethnic languages and dialect diversities. Moreover, for the people who live in the nation border area is easy to get the possibility to be influenced of the other languages or dialects in that community. One of the border areas in West Kalimantan that directly next to Malaysia border area is Gun Tembawang village, in Entikong sub-district, Sanggau district. The speech community in Gun Tembawang is indicated to use more languages. They usual mix the language using Malay dialect of Malaysia when they speak Bahasa. Some words of the malay dialects are, for instances, cakap (talk/speak), beng (bank), tengok (see), and tengah hari (noon). Therefore, this research conducts to find out the kinds of code mixing that appear in the Gun Temawang people when they speak Bahasa. Method of this research used qualitative descriptive method. It is a survey research used the data collecting by interview technique toward Gun Tembawang people, directly. The data of this research is their utterance in Bahasa. The result of this research shows that the kind of code mixing that appears in Gun Temawang people’s utterance is insertion. It is a process when the speaker mix by insert one word, words or phrase in a sentence.Keywords: code mixing, insertion, alternation, congruent lexicalization, and gun temawang. Abstrak: Code mixing merupakan peristiwa pencampuran dari beberapa bahasa yang digunakan dalam satu ujaran atau satu kalimat. Peristiwa ini cenderung terjadi dalam tuturan masyarakat yang menggunakan lebih dari satu bahasa dalam interaksi sosialnya. Negara Indonesia menjadi salah satu negara dengan ratusan bahasa daerah dan keberagaman dialek. Terlebih lagi pada masyarakat yang berada di daerah peratasan negara yang memungkinkan pengaruh penggunaan bahasa dari negara tetangga tersebut. Salah satu wilayah perbatasan di Kalimantan Barat, di Indonesia yang langsung berbatasan dengan wilayah negara Malaysia, yaitu Dusun Gun Tembawang, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sangggau. Masyarakat tutur di Gun Tembawang terindikasi selalu mencampur bahasa Malaysia ketika mereka berbicara bahasa indonesia. Beberapa kosakata dari  bahasa melayu Malaysia seperti cakap (bicara), beng (bank), tengok (lihat), dan tengah hari (siang).Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui jenis-jenis campur kode apa saja yang muncul dalam tuturan mereka ketika berbahasa indonesia. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan teknik pengamilan data menggunakan wawancara terhadap masyarakat Gun Tembawang. Data yang dianalisis adalah  tuturan mereka ketika proses wawancara berlangsung dengan menggunakan bahasa indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis campur kode yang muncul dalam tuturan masyarakat Gun Tembawang berjenis insertion, yaitujenis campur kode yang menyisipkan kata atau frasa dalam satu kalimat.Kata kunci: campur kode, penyisipan, alternasi, leksikal kongruen, dan gun tembawang.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BACA, TULIS DAN HITUNG MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK Yakobus Ason
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 2, No 2 (2014): Desember 2014
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.671 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v2i2.31

Abstract

Abstract: The purpose of this research is the improvement of thematic learning model in order to increase the reading, writing and counting competency of first grade elementary student in Melawi regency. The subject of the research is the first grade student that include 11 students of Elementary School No.24 Teluk Batu and 15 students of Elementary School No.17 Laman Tanjung. In other hand, the object of this research is the implementation of thematic learning model and the reading- writing- and counting competency of the first grade elementary student. This research used the class action research method with the goal were the teacher, and the student of first grade elementary student. The results of this research are: (1) the first study in Elementary School No.24 shown that 64% of the students have reached the set up reading competency criteria with the score 70 above. The writing ability has reached 73% and the counting ability has reached 55% of the total students. (2) The second study in Elementary School No. 17 in Laman Tanjung shown that 87% of the students have reached the set up reading competency criteria with the score 70 above. The writing ability has reached 93% and counting ability has reached 80% of the total students. The observation of the learning process shown that in the first research there were 68.66% teachers used the arranged thematic learning model, where it was 73.77% in the second research. Therefore, the arranged thematic learning module has helped the teacher in the implementation thematic learning model so that can increase the competency in reading, writing and counting of grade 1 elementary students. Key Words: The ability improvement in reading, writing and counting, the module of thematic learning modelAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah pengembangan model pembelajaran tematik untuk meningkatkan kompetensi Calistung siswa kelas I Sekolah Dasar di Kabupaten Melawi. Subyek penelitian adalah siswa kelas I SDN 24 Teluk Batu sebanyak 11 siswa dan SDN 17 Laman Tanjung sebanyak 15 siswa. Sedangkan obyek penelitian adalah penerapan model pembelajaran tematik dan kemampuan baca-tulis dan hitung siswa kelas I. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas dengan sasarannya guru dan siswa kelas I sekolah dasar. Hasil pelatihan adalah sebagai berikut: (1) Pada penelitian pertama terhadap kompetensi membaca, menulis, dan berhitung siswa SDN 24 Teluk Batu menunjukkan bahwa kemampuan membaca adalah 64% dari jumlah siswa telah mencapai kriteria yang ditetapkan yakni memperoleh nilai 70 ke atas. Kemampuan menulis telah mencapai 73%, dan kemampuan berhitung mencapai 55% dari jumlah siswa; (2) Pada penelitian kedua terhadap kompetensi membaca, menulis, dan berhitung siswa SDN 17 Laman Tanjung menunjukkan bahwa kemampuan membaca adalah 87% dari jumlah siswa telah mencapai kriteria yang ditetapkan yakni memperoleh nilai 70 ke atas. Kemampuan menulis telah mencapai 93%, dan kemampuan berhitung mencapai 80% dari jumlah siswa. Hasil observasi terhadap proses pembelajaran guru mengunakan model pembelajaran tematik berdasarkan modul pembelajaran yang telah disusun adalah pada penelitian pertama telah mencapai 68,66%, sementara pada penelitian kedua mencapai 73,77% dengan demikian modul pembelajaran tematik yang telah disusun membantu guru dalam penerapan model pembelajaran tematik sehingga dapat meningkatkan kompetensi baca, tulis dan hitung siswa kelas I sekolah dasar.Kata Kunci: peningkatan kemampuan, baca, tulis dan hitung, modul model pembelajaran tematik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Masbudi Hartoyo; Rachmat Sahputra; Rosalyna Yoesi Etiovia
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 5, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v5i1.127

Abstract

Abstrak: The purpose of this research was to: 1) Describe the studentlearning outcomes of Mathematics subject, especially after theimplementation of cooperative learning Model type Jigsaw on scientificapproaches; 2) Describe the student learning outcomes of Mathematicssubject, after the implementation of everyday learning model; 3) Observe thedifference in learning outcomes of matematics subject with cooperativelearning method type Jigsaw on the implementation the scientific approach ofeveryday learning. This research was using the pre experimental design withOne Group Pre-Test Post-Test Design. In this study the design of theexperimental and control group were not chosen randomly.The population andsample this research in this study were all five grade students SDS SungaiKehidupan Manggala . The instrument used in this was a objectif test that ismultiplechoice type. The validity and reliability were tested by using thevalidity Product Moment and the equation of coefficient Alpha. Furthermore,the assumption and normality test were using Liliefors test, and linearity test.In the final stage the data analysis test was using the T-test (hypothesis test) inorder to find out the comparison the learning outcome before and after beinggive the treatment. The value of the average grade given outcomes aftertreatment with jigsaw cooperative learning model based scientific approachesof 85.65. Based on data analysis, especially hipotesi test (t-test) at significancelevel of 5% dk = n - 2 = 16-2 = 14 price obtained ttabel 2,145 and thitungprice using the formula of 9.330. Based on these it mean thitung = 9,330 ttabel = 2,145. Thereby takeable results it can be concluded that Ha acceptedthat cooperative learning model jigsaw influential scientific approach basedon learning outcomes math class V SDS Sungai Kehidupan Manggala that isevidenced by the difference in the average value of classroom learningoutcomes after treatmentKeywords: Implementation of Jigsaw type, the Scientific Approach, learningoutcomes of Mathematics Subject.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Mendeskripsikan hasil belajarsiswa dalam pembelajaran Matematika setelah di terapkan modelpembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbasis pendekatan saintifik; 2)Mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Matematika setelahdi terapkan model pembelajaran yang rutin dilakukan; 3) Mengamati pengaruh hasil belajar matematika yang diterapkan menggunakan modelpembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbasis pendekatan saintifik danpenerapan model pembelajaran yang sudah rutin dilakukan. Jenis Penelitianini adalah pre ekperimen design yaitu menggunakan bentuk One Group PreTest Post-Test Design penelitian. Dalam desain penelitian ini tidak terdapatkelompok kontrol tetapi hanya kelompok eksperimen. Populasi dan sampeldalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SDS Sungai Kehidupan.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes objektif yaitupilihan ganda. Untuk menguji kevalidan dan reliabel suatu soal menggunakanValiditas Korelasi Product Moment dan Persamaan Koofisien Alpha.Selanjutnya, untuk melakukan uji asumsi dengan uji normalitas menggunakanuji Liliefors dan uji Linieritas. Dan pada tahap akhir uji analisis data, akan dilakukan uji t (Hipotesis) untuk mengetahui perbandingan antara bagaimanahasil belajar siswa sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Adapun hasilbelajar setelah diberikan perlakuan dengan model pembelajaran kooperatiftipe jigsaw berbasis pendekatan saintifik sebesar 85,65. Berdasarkan analisisdata khususnya uji hipotesi (uji-t) pada taraf signifikansi 5% dk = n – 2 = 16– 2 = 14 didapat harga ttabel sebesar 2,145 dan harga thitung denganmengunakan rumus sebesar 9,330. Berdasarkan hasil tersebut berarti thitung =9,330 ttabel = 2,145. Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa Haditerima yaitu model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbasispendekatan saintifik berpengaruh terhadap hasil belajar matematika kelas VSDS Sungai Kehidupan yang dibuktikan dengan adanya perbedaan hasilbelajar sesudah perlakuan.Kata kunci: Penerapan Tipe Jigsaw, Pendekatan Saintifik dan Hasil BelajarMatematika Siswa.
Peranan Kepemimpinan Kepala Sekolah Dan Profesionalisme Guru Dalam Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Di Sekolah Dasar Ason Ason
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 1, No 1 (2013): Edisi Pertama
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.986 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v1i1.62

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan  untuk mengungkapkan peranan kepemimpinan kepala sekolah dan profesionalisme guru  dalam  implementasi  Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan di Sekolah Dasar.Hipotesis penelitian ini adalah : (1)  terdapat pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan; (2) terdapat pengaruh profesionalisme guru terhadap implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan; (3) terdapat pengaruh  kepemimpinan kepala sekolah terhadap profesionalisme guru.Penelitian dilaksanakan di Sekolah Dasar Kecamatan Menukung Kabupaten Melawi Kalimantan Barat dengan menggunakan metode survey. Total populasi 105 orang guru dan pengambilan sampel menggunakan teknik acak sederhana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh langsung  peranan Kepemimpinan Kepala Sekolah (X1) terhadap Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (X3), dengan persamaan regresi      = 53.909 + 0.692 X1, koefisien korelasi r13 =  0.713, dan p31  = 0.489.  (2) terdapat pengaruh langsung peranan Profesionalisme Guru (X2) terhadap Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (X3), dengan persamaan regresi    = 73.890 + 0.568 X2     koefisien korelasi r23 = 0.661, dan p32  = 0.341.  (3) terdapat pengaruh langsung peranan Kepemimpinan Kepala Sekolah (X1) terhadap Profesionalisme Guru (X2) dengan persamaan regresi     2 = 43.815 + 0.742 X1,  koefisien korelasi r12 = 0.656   dan  p21  = 0.656.  Kata-Kata Kunci:  Kepemimpinan, Profesionalisme dan Implementasi KTSP SD