cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan
ISSN : 24431141     EISSN : 25415301     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Higiene :Jurnal Kesehatan Lingkungan menerbitkan manuskrip tentang segala aspek kesehatan lingkungan, kesehatan masyarakat yang berkaitan dengan paparan dan dampak lingkungan, serta studi terkait toksikologi dan epidemiologi lingkungan
Arjuna Subject : -
Articles 222 Documents
Risiko Kesehatan Lingkungan Paparan Logam Berat Pada Ikan Nilem (Ostoechillus vittatus) di Desa Bakan Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow sri seprianto; Grace Glory Girikallo; Octarens Alik; Viona Velia Liono; Woodford B.S. Joseph; Ricky C. Sondakh
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 8 No 1 (2022): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aliran sungai Desa Bakan hidup yang menjadi lokasi tambang emas, sedangkan ikan nilem (Ostoechillus vittatus) yang dipancing oleh masyarakat di wilayah tersebut dimanfaatkan sebagai bahan konsumsi makanan harian sehingga masyarakat dapat mengalami gangguan kesehatan akibat mengonsumsi ikan nilem (Ostoechillus vittatus) yang telah tercemar logam berat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis risiko kesehatan lingkungan paparan logam berat Cadmium, Merkuri dan Arsen pada masyarakat sekitar sungai yang mengonsumsi ikan nilem (Ostoechillus vittatus) dari Sungai Desa Bakan Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan analisis risiko kesehatan lingkungan (ARKL) sebagai metodenya. Responden penelitian ini sebanyak 73 orang dengan sampel ikan nilem yang diambil dari 3 titik di aliran Sungai Desa Bakan sebanyak 3 ekor. Analisis logam berat Cadmium dilakukan dengan metode Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Hasil analisis pada durasi pajanan secara lifetime yang bersifat non karsinogenik menunjukkan bahwa 46 responden atau 64% memiliki nilai RQ > 1 sehingga dapat dikatakan berisiko terhadap penyakit non karsinogenik yang disebabkan oleh logam berat Arsen (As) dalam 30 tahun yang akan datang. Masyarakat disarankan untuk melakukan lokalisasi pada limbah tailing yang dihasilkan dari kegiatan pertambangan emas setempat, agar tidak membuang secara langsung limbah tailing ke aliran sungai ataupun ke sekitar lingkungan lainnya. Kata Kunci : Ostoechillus vittatus, Cadmium, Merkuri, Arsen, ARKL, Sungai
Tindakan Pencegahan Covid-19 pada Masyarakat Sulawesi Selatan Syahrul Basri; Dian Rezki Wijaya; Nur Hidayat; Abdul Majid H.R. Lagu; Munawir Amansyah; Nurdiyanah Syarifuddin; Andi Susilawaty
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 8 No 1 (2022): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah dinyatakan sebagai global pandemic oleh World Health Organization (WHO) sejak Maret 2020. Penetapan tersebut didasarkan pada sebaran 118 ribu kasus yang menjangkiti di 114 negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan, pekerjaan, tingkat penghasilan, potensi bahaya terpapar, pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan Covid-19 pada masyarakat Sulawesi Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Adapun kesimpulan dari penelitian ini yaitu tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan, pekerjaan, penghasilan, potensi bahaya terpapar dengan tindakan pencegahan Covid-19 pada masyarakat Sulawesi Selatan. Adapun tingkat penge-tahuan dan sikap memiliki hubungan yang signifikan dengan tindakan pencegahan Covid-19 pada masyarakat Sulawesi Selatan. Karenanya, perlu edukasi lebih lanjut mengenai informasi penyakit covid-19 yang spesifik, valid dan tepat sasaran agar dapat meningkatkan tindakan pencegahan masyarakat. Kata Kunci: Pengetahuan, sikap, tindakan, pencegahan Covid-19
Analisis Determinan Kepatuhan Pengobatan Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Dian Ihwana Ansyar; Andi Zulkifli Abdullah
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 8 No 1 (2022): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kepatuhan pengobatan masih menjadi masalah medis serius yang dihadapi tenaga profesional kesehatan. WHO telah melaporkan bahwa sebanyak 50% pasien dengan penyakit kronis tidak memakai obat-obatan mereka sesuai resep dokter dan Indonesia menunjukkan hanya dua pertiga saja dari yang terdiagnosis yang menjalani pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan yang berhubungan dengan kepatuhan pengobatan pada penderita diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Antang Kota Makassar. Jenis penelitian ini menggunakan desain cross sectional study yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Antang pada bulan Februari-Maret 2018 dengan jumlah sampel 127 penderita DM Tipe 2. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner yang telah tervalidasi. Data dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi, analisis bivariat menggunakan uji chi square, dan analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penderita DM Tipe 2 sebagian besar patuh terhadap pengobatan yaitu sebesar 63%. Determinan yang berhubungan dengan kepatuhan pengobatan pada penderita DM tipe 2 adalah status pekerjaan (p= 0,002<0,05; OR=3,350 95%CI 1,552-7,232), komplikasi DM Tipe 2 (p= 0,003<0,05; OR=0,310 95%CI 0,140-0,685), pengetahuan (p= 0,041<0,05; OR=2,750 95%CI 1,017-7,436), Health Locus Of Control (HLOC) internal (p= 0,000<0,05; OR=6,160 95%CI 2,565-14,791), dukungan keluarga (p= 0,003<0,05; OR=7,600 95%CI 2,725-21,199), dukungan tenaga kesehatan (p=0,000<0,05; OR=24,139 95%CI 3,002-194,131). Dukungan tenaga kesehatan merupakan determinan yang paling berhubungan dengan kepatuhan pengobatan diabetes mellitus tipe 2 (p= 0,018<0,05 ; OR=13,746 95% CI 1,554-121,617). Kata Kunci: kepatuhan pengobatan, diabetes mellitus tipe 2, Pengetahuan, health locus of control, dukungan tenaga kesehatan
Keracunan Pestisida Pada Petani Bawang Merah di Desa Pasui Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang Lilis Widiastuty; Ranti Ekasari; Irviani Anwar Ibrahim; Tri Addya Karini; Yudi Adnan; Muhammad Azwar
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 8 No 1 (2022): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan hasil pertanian dan perkebunan dalam rangka memenuhi permintaan pasar, maka petani melakukan program berupa budi daya tanaman dengan cara pengolahan tanah, pemilihan bibit unggul, pemupukan yang tepat, perbaikan bercocok tanam serta sistem pengendalian atau pemberantasan hama terpacu dengan menggunakan pestisida. Petani sebagai pengguna pestisida mempunyai risiko tinggi terpapar pestisida yang mengakibatkan cacat tubuh dan kematian dan hasil peneliti menunjukkan tingginya angka kejadian keracunan di sebabkan oleh pestisida antara 20–50%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui factor yang berhuungan dengan kejadian keracunan pestisida pada petani bawang merah di Desa Pasui Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Sampel sebanyak 157 orang dengan tehnik pengambilan secara Exhautice Sampling. Penelitian dilakukan di Desa Pasui Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang. Dari hasil pengumpulan dan pengolahan data menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,000), penggunaan APD (p=0,000) dan Higiene Perorangan (p=0,000) dengan gejala keracunan pada petani bawang di Desa Pasui Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang. Diharapkan kepada petani bawang di Desa Pasui Kecamatan Buntu Batu agar lebih meningkatkan pengetahuan, menjaga dan meningkatkan derajat kesehatannya, mengingat karena petani bawang tidak terlepas dari penggunaan pestisida sehingga ancaman keracunan akan semakin besar, maka sebaiknya mulai dini gunakan pestisida secara benar dan aman sehingga terhindar dari keracunan akibat pestisida Kata Kunci: Pestisida, Keracunan
Efektivitas Ekstrak Serbuk Daun Pulai (Alstonia scholaris) Sebagai Larvasida Alami Terhadap Larva Aedes sp. Instar III Rachmat Saleh; Andi Susilawaty; Abdul Majid HR Lagu; Muh. Saleh
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 8 No 1 (2022): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tanaman di Indonesia yang dimanfaatkan masyarakat secara tradisional sebagai obat adalah batang pulai (Alstonia scholaris). Bagian tanaman yang sering digunakan adalah daun, kulit batang, dan bunga. Tumbuhan ini mengandung senyawa metabolit sekunder diantaranya flavonoid, alkaloid, steroid dan triterpenoid. Kandungan tersebut merupakan senyawa aktif yang dapat digunakan sebagai larvasida alami untuk membunuh larva Aedes sp. sebagai upaya pengendalian vektor penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD) yaitu nyamuk Aedes sp. Penelitian ini dilakukan pada dua lokasi yaitu Laboratorium Biologi-Farnasi dan Laboratorium Kesehatan Lingkungan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen murni (true experiment) dengan rancangan Posttest Only Control Group Design. Populasi dan sampel pada penelitian ini berjumlah 300 larva Aedes sp. Instar III sebagai hewan uji yang diambil dari Laboratorium Entomologi Universitas Hasanuddin dalam setiap replikasi menggunakan 25 larva. Perlakuan dilaksanakan dengan pemajanan terhadap larva Aedes sp. Instar III dengan konsentrasi 0%, 5%, 10% dan 15% masing-masing 2 gram serbuk daun pulai dengan tiga kali replikasi. Berdasarkan hasil pengamatan, presentase kematian larva Aedes sp. pada kontrol (-) tidak terdapat kematian, pada konsentrasi 5% yaitu 22% kematian dan pada konsentrasi 10% yaitu 46% kematian dan pada konsentrasi 15% yaitu 65% kematian. Dengan uji korelasi Pearson nilai Sig. 0,000<0,05 dan Koefisien korelasi Pearson sebesar 0,975 bahwa terdapat hubungan kuat antar variabel konsentrasi serbuk daun pulai dan jumlah kematian larva Aedes sp. serta semakin tinggi konsentrasi serbuk daun pulai yang diberikan maka semakin banyak larva Aedes sp. yang mati. Berdasarkan hasil uji analisis Probit menunjukkan nilai LC95 sebesar 42.165 atau 42% dan bila dikonversi dengan satuan part per million (ppm) adalah 126.000 ppm atau 12,6 g/l dan LT95 sebesar 2.301 menit atau 38 jam. Saran yang diberikan perlu dilakukan pengujian lebih lanjut terhadap produk serbuk daun pulai untuk melihat tingkat efektifitas dilapangan dan tingkat partisipasi masyarakat dalam menggunakan larvasida alami dari daun pulai. Kata Kunci : Tanaman Pulai, Larvasida Alami, Kematian Larva Aedes sp.
Perilaku Awak Kapal dalam Upaya Peningkatan Perlindungan Dampak Kerusakan Lingkungan I Wayan Rusdiana; Alin Abimanyu
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 8 No 2 (2022): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ship has its own peculiarities in its definition as a work area. In addition to being a place of work, the ship is also used as a place for the crew to live and carry out their functions as a mode of transportation. For this reason, this research is a correlational study consisting of two independent variables, namely attitudes to maintain environmental cleanliness and attitudes to support participatory-based environmental activities and the dependent variable is behavior to improve environmental protection and management. the purpose of this research is to find out whether there is a relationship between the attitude of maintaining cleanliness and the attitude of supporting environmental activities on the behavior of increasing environmental protection and management. This research was conducted on 58 respondents, who work as crew members taken by stratified random sampling. Primary data collection using questionnaire techniques and field observations. Data were analyzed using SPSS 26 program with descriptive statistics, correlation test and simple and multiple linear regression. The research instrument uses a Likert scale with four alternative answers. The results of the correlation and regression tests at a significant level of a = 0.05, got three conclusions, namely there was a direct influence between the attitude of maintaining environmental cleanliness and the behavior of increasing environmental protection and management, 2) there was a direct influence on the attitude of supporting participatory-based environmental activities on the behavior of increasing protection and environmental management with a value of 3) the attitude of maintaining environmental cleanliness and the attitude of supporting participatory-based environmental activities simultaneously directly affect the behavior of increasing environmental protection and management. Keywords: Attitude and behavior, environment, correlation
Analisis Kandungan Kimia pada Sumur Gali Masyarakat Desa Pagerwojo di Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo Rizqi Widi Rahmadani
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 8 No 2 (2022): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Pagerwojo terletak pada Kecamatan Buduran di Kabupaten Sidoarjo. Mayoritas  masyarakat desa memanfaatkan sumur gali yang merupakan sumber air utama untuk keperluan sehari-hari. Berdasarkan survei di lapangan sebagian masyarakat mengeluh dengan kualitas air sumur yang digunakan terutama bau dan menimbulkan bercak kuning pada peralatan rumah tangga. Tujuan diadakan penelitian untuk mengetahui kualitas kandungan kimia pada air sumur. Hasil uji kualitas air dibandingkan dengan baku mutu Permenkes No. 32 Tahun 2017 tentang higiene sanitasi. Metode dalam penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif. Titik sampling sumur gali menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah 6 (enam) titik sumur gali. Pengambilan jumlah sampel air sumur dilakukan satu kali sesaat pada setiap titik. Parameter pengujian air sumur yakni derajat keasaman (pH), mangan, besi (Fe), dan kesadahan. Hasil penelitian ditemukan parameter mangan yang melampaui baku mutu pada 2 (dua) titik sampling. Titik sampling pertama sumur gali yang terletak dekat timbunan sampah <1 meter dengan konsentrasi 1.70 mg/l  dan titik sampling kedua  sumur gali yang terletak dekat industri rumah lidah buaya <2 meter dengan konsentrasi 0.90 mg/l.
Active Charcoal and Zeolite Media to Reduce the Hardness Levels in Wastewater of Polymer Industry Annisa Khoirul Ummah; Mimin Karmini; Dindin Wahyudi; Elanda Fikri; Redi Yudha
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 8 No 2 (2022): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The polymer industrial wastewater has treated the wastewater produced by WWTP and has met the requirements of the XLVII class industrial wastewater quality standards. The wastewater is planned to be reused for non-production activities such as watering plants. The purpose of the study was to determine the effectiveness of the thickness of activated charcoal and zeolite media in reducing the level of hardness in the process of utilizing wastewater into clean water at the chemicals industry. This type of research is experimental with a pretest-posttest without control research design. The population of all Wastewater in the Polymer industry; sample of some of the wastewater taken from the population, the sampling technique is grab sampling, the sample size is 36 samples totaling 19.2L. Data collection tools for hardness tester kits, thermometers, and pH meters. Data collection techniques carried out hardness checks, temperature, and pH measurements. The results of the study - the average level of hardness after treatment with variation A 142.8mg/L, variation B 224.9mg/L, variation C 339mg/L. The percentage of decrease in hardness of variations A 77%, B 65%, C 46%, there is a significant difference between various thicknesses of activated charcoal - zeolite media on hardness, all variations of activated charcoal and zeolite media thickness are effective in reducing hardness. Suggestions can be used variations of activated charcoal and zeolite ratios of 50:50, 75:25, and 25:75 to reduce the level of hardness. Keywords: wastewater, hardness, polymer industry, filter charcoal
Uji Resistensi Larvasida Sintetik Dengan Perbandingan Dosis Pada Larva Culex Sp Di Kelurahan Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar Widya Larasati Ramly; Hamsir Ahmad; Rostina S; Muh. Saleh
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 8 No 2 (2022): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of larvicides is the most common method used by the community to reduce larval habitat. The dosage of temephos based on WHO is 0.02 mg/l. Abate or temephos can cause resistance if not using the appropriate dose. Resistance is the ability of a vector population to survive against a dose of insecticide that normally kills the vector species. Mosquitoes that have been resistant will be immune or do not die even when exposed to insecticides. This type of research is a pure experiment with a post test only design with a control group design using synthetic larvicides (temephos) with the Susceptibility Test method. Resistance test according to WHO guidelines (susceptibility test) aims to determine changes in the level of susceptibility of vectors before, during and after the use of insecticides. The results obtained after 3 trials within 24 hours at a dose of 0.005mg/l the percentage of mortality of Culex sp. larvae was 98.4%, while at a dose of 0.01mg/l the percentage of mortality of Culex sp. larvae reached 100%, and at a dose of 0.015 mg/l mortality percentage of Culex sp. larvae samples also reached 100%. From the results of this study, it can be concluded that the vulnerability status of Culex sp larvae in the Paccerakang Village, Biringkanaya District, Makassar Regency is still in a vulnerable state or resistance has not occurred. Therefore, this research can be a source of information for local communities in developing control strategies using synthetic larvicides (temephos). Keywords: Resistance, Synthetic larvicides (temephos), Culex sp. larvae.
Hubungan Kondisi Sanitasi Dengan Keberadaan Vektor Lalat di Pelelangan Ikan Pasar Makale Kabupaten Tana Toraja  Inrayani Ratu Rante; sulasmi sulasmi; Rasman Rasman
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 8 No 2 (2022): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar Makale hingga saat ini masih memiliki kondisi sanitasi yang kurang bersih, salah satunya pada pelelangan ikannya. Kondisi lantai dan drainase yang rusak dan kotor menyebabkan adanya vektor lalat. Padatnya lalat disuatu tempat dapat menyebabkan timbulnya penyakit seperti diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kondisi sanitasi dengan keberadaan vektor lalat dipelelangan ikan pasar Makale. Jenis penelitian ini adalah Observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional dimana variabel bebas dan variabel terikat diukur secara bersama. Jumlah sampel adalah seluruh pedagang yang berjumlah 70 orang dan kondisi fisik bangunan pelelangan ikan yaitu kondisi lantai, drainase, dan los pedagang yang di analisis secara statistik. Hasil penelitian diperoleh bahwa hubungan kondisi lantai dengan keberadaan lalat diperoleh hasil p=0.034 < ???? 0,05 dan x² hit diperoleh 5.647 > x²hit 3.841 . Untuk hubungan kondisi drainase dengan keberadaan lalat p=0.001 < ???? 0,05 dan x²hit diperoleh 39.558 > x² hit 3.841. Untuk Hubungan Kondisi los pedagang dengan keberadaan lalat p=0.004 < ???? 0,05 dan x²hit diperoleh 9.643 > x² hit 3.841. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kondisi lantai, kondisi drainase, dan los pedagang memiliki hubungan dengan keberadaan vektor lalat. Diharapkan kepada pengelolah pasar bekerja sama dengan petugas kesehatan untuk memberikan penyuluhan dan arahan kepada pedagang mengenai pentingnya menjaga kesehatan lingkungan, serta menyediakan tempat sampah disetiap los pedagang. Kata kunci : Lalat, Los Pedagang, Pelelangan Ikan.