cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
turbo@ojs.ummetro.ac.id
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116 Kota Metro
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
ISSN : 23016663     EISSN : 2477250X     DOI : https://doi.org/10.24127
Core Subject : Engineering,
TURBO ISSN (print version) 2301-6663 & ISSN (online version) 2477-250X is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from the disciplines of mechanical engineering, which includes the field of study (peer) material, production and manufacturing, construction and energy conversion. Articles published in the journal Mechanical include results of original scientific research (original), and a scientific review article (review). Mechanical journal published by the Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, University Muhammadiyah of Metro for publishing two periods a year, in June and December with the number of articles 14-20 per year . Editors receive manuscripts in mechanical engineering from various academics, researchers and industry practitioners.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2017): Desember 2017" : 15 Documents clear
PENGARUH GEOMETRI PIPA KONDENSOR TERHADAP PERPINDAHAN PANAS PADA DESTILASI MINYAK PLASTIK Mafruddin Mafruddin; Untung Surya Dharma; Ahmad Nuryanto
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 6, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.707 KB) | DOI: 10.24127/trb.v6i2.607

Abstract

Sampah plastik merupakan sebuah kendala terbesar di dunia pada saat ini, dan di Indonesia pada khususnya. Hal ini disebabkan oleh budaya konsumtif masyarakat Indonesia akan produk plastik semakin meningkat namun upaya untuk menangani limbah plastik tersebut sangatlah minim. Oleh karena masalah tersebut upaya yang harus dilakukan adalah menciptakan sumber energi alternatif dari limbah plastik dengan metode pirolisis yaitu mengggunakan alat destilasi. Kondensor merupakan salah satu komponen pada alat destilasi minyak plastik yang berfungsi sebagai alat untuk penukar panas. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh diameter dan geometri pada pipa kondensor terhadap perpindahan panas dan koefisien perpindahan panas menyeluruh serta perbandingan minyak plastik yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen nyata dengan memvariasikan diameter pipa yaitu 0,5 in dan 0,25 in dengan diameter geometri lilitan 20 cm dan 30 cm. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa laju perpindahan panas menyeluruh yang tertinggi pada pipa kondensor diameter 0,25 in dengan diameter geometri 20 cm yaitu 3067 Watt dan koefisien perpindahan panas menyeluruh yang tertinggi pada pipa diameter 0,25 in dengan geometri 20 cm yaitu 661,9 W/m2 ˚C. Pipa yang menghasilkan minyak plastik paling banyak yaitu 4,5 liter pada pipa diameter 0,25 in dengan geometri 20 cm.Kata Kunci: Diameter, Geometri, Kondensor, Destilasi Minyak Plastik.
STUDI AWAL BAHAN DASAR PIRANTI SOLAR CELL PADA PASIR SAMBERA MUARA BADAK MENGGUNAKAN XRF DAN XRD Arief Muliawan
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 6, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.685 KB) | DOI: 10.24127/trb.v6i2.549

Abstract

Penelitian tentang karakterisasi pada Pasir Sambera Muara Badak telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk studi awal bahan dasar piranti solar cell berupa Silika (SiO2) yang bersumber dari alam. Sampel pasir kemudian dibersihkan dari kotoran kemudian dihaluskan dengan mengunakan ball milling. Setelah halus kemudian sampel dikarakterisasi menggunakan alat XRF dan XRD. Berdasarkan hasil XRF Pasir Sambera memiliki kandungan senyawa Si sebesar 79.1% dan Al sebesar 14.9%.  Jika dibandingkan dengan hasil XRD Pasir Sambera  jarak bidang difraksi pada intensitas tertinggi (100%) yang dapat dilihat yakni pada sudut  dengan bidang difraksi 3,33Å mengidentifikasi fase kuarsa.
PENGUJIAN MESIN DIESEL YANG DIMODIFIKASI MENJADI BERBAHAN BAKAN GAS LPG Himsar Ambarita
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 6, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.708 KB) | DOI: 10.24127/trb.v6i2.603

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan modifikasi pada sebuah mesin diesel yang awalnya digerakkan dengan menggunakan bahan bakar diesel menjadi berbahan bakar LPG. Telah dirancang suatu alat uji yang menggunakan sebuah mesin diesel silinder tunggal dengan daya 2,5 kW dan 2,8 kW pada putaran mesin 3000 dan 3600 rpm. Kinerja mesin diesel kecil telah diuji dalam dua bahan bakar berbeda yaitu solar dan LPG. Pada penggunaan bahan bakar solar tidak ada perubahan yang dilakukan pada mesin disel. Pada penggunaan bahan bakar LPG mesin diubah menjadi mesin pengapian percikan dengan mengganti pompa oli menjadi busi. Dilihat dari unjuk kerja mesin yang dijalankan pada bahan bakar LPG sebanding dengan putaran mesin pada bahan bakar diesel. Namun, konsumsi bahan bakar spesifik dari mesin dengan bahan bakar LPG rata-rata 17,53% lebih tinggi pada beban 800 W, jika dibandingkan dengan mesin yang dijalankan dengan bahan bakar diesel. Disarankan untuk meningkatkan efisiensi mesin yang dioperasikan dengan bahan bakar LPG dengan modifikasi lebih lanjut dalam rasio kompresi dan sistem injeksi bahan bakar yang lebih baik.Kata kunci : Mesin Diesel, Bahan Bakar Solar dan LPG
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN DAPUR PELEBURAN ALUMINIUM BERBAHAN BAKAR GAS (LPG) Nugroho, Eko; Utomo, Yudi
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 6, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.298 KB) | DOI: 10.24127/trb.v6i2.623

Abstract

Industri pengecoran sangat dibutuhkan dalam pengembangan suatu produk, baik permesinan maupun produk rumah tangga. Dapur peleburan logam (furnace) merupakan suatu alat yang penting dalam menghasilkan suatu produk. Dapur peleburan logam yang tersedia di pasaran sangatlah mahal dan susah untuk mendapatkanya karna harus diimpor dari luar negeri, selain itu juga bahan bakar yang digunakan seperti batu bara, minyak tanah, listrik yang ketersedian terbatas dan memerlukan biaya yang cukup mahal. Menjawab permasalahan tersebut maka dalam penelitian ini perlu adanya perancangan dan pembuatan dapur peleburan alumunium yang sederhana, mudah pembuatanya, mudah dipindah – pindahkan (portable) dan yang paling penting adalah murah harganya sehingga dapat dijangkau oleh industri – industri pengecoran skala rumah tangga ataupun skala laboratorium. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membuat serta mengetahui kalor yang dibutuhkan untuk melebur alumunium, mengetahui lama waktu yang digunakan, serta mengetahui efesiensi termal pada dapur peleburan, dan kapasitas produksi. Metode penelitian ini adalah perancangan dan pembuatan dapur peleburan alumunium menggunakan metode pengujian dapur yaitu dengan melelehkan atau meleburkan alumunium bekas dengan menggunakan bahan bakar gas (LPG) yang dibantu udara dari blower yang dilakukan di Laboratorium Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Metro. Hasil penelitian adalah kalor yang dibutuhkan untuk melebur alumunium 10 kg yaitu 10925,25 kJ, dengan waktu 1 jam 30 menit dan konsumsi bahan bakar yang digunakan adalah 4,9 kg dengan efesiensi dapur peleburan 4,42 % dan efesiensi termal dapur peleburan 97,8 %. Untuk kapasitas produksi yang dihasilkan dari dapur peleburan alumunium yaitu 9 kg dengan diameter cawan 200 mm dan tinggi 360 mm.Kata Kunci: Dapur Peleburan, Alumunium, Bahan Bakar Gas (LPG), Efesiensi.
ANALISIS KEHILANGAN STEAM DAN PENURUNAN TEMPERATUR PADA JARINGAN DISTRIBUSI STEAM DARI PT. KDM KE PT. KNI Ahmad Yani; Ristyohadi Ristyohadi
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 6, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.056 KB) | DOI: 10.24127/trb.v6i2.558

Abstract

Steam adalah sumber energi yang banyak dipakai dalan dunia industri modern saat ini Petro Chemical, Oil and Gas, Healt and Food, fertilliser demikian juga dengan PT. Kaltim Nitrate Indonesia, sebagai penghasil Ammonium Nitrate kelas dunia, tentu memerlukan steam dalam jumlah yang sangat besar. Untuk memenuhi kebutuhan akan steam diperlukan adanya jaringan pipa distribusi atau pipe line steam dari PT. Kaltim Daya Mandiri hingga metering station yang ada di PT. Kaltim Nitrate Indonesia. Berdasarkan data awal pada Direct Control System, ada kehilangan steam (steam loss) sebesar 2.5 ton per jam dan penurunan temperatur yang sangat signifikan yaitu sebesar 96 ᵒC. Line steam ini menggunakan pipa Crommoly berdiameter 8” (200 mm) sepanjang 1008 Meter, terhubung dengan header dengan tekanan tinggi Sehingga tekanan steam sepanjang jalur distribusi relatif stabil. Untuk mengurangi perpindahan panas yang terjadi, di sepanjang jalur distribusi di pasang lapisan pelindung panas (Insulation). Namun demikian karena sifat steam yang mudah kehilangan panas karena konduksi, konveksi dan radiasi maka terjadi perpindahan panas secara simultan yang mengakibatkan steam mengalami kondensasi atau perubahan fase dari uap kering menjadi uap basah atau cairan.  Proses pembuangan air dilakukan oleh steam trap namun sering terjadi malah steam ikut terbuang percuma karena adanya kebocoran pada steam trap hal inilah yang menyebabkan adanya kehilangan steam dan penurunan temperatur di sepanjang jalur distribusi steam dari Kaltim Daya Mandiri menuju Kaltim Nitrate Indonesia.Tujuan penelitian ini dilakaukan untuk mencari penyebab terjadinya kehilangan steam dan penurunan temperature jaringan pipa distribusi atau pipe line steam. Dari hasil penelitian didapatkan penyebab terjadinya kehilangan steam dan penurunan temperature jaringan pipa distribusi atau pipe line steam:Kehilangan steam diakibatkan oleh dua faktor utama yaitu:Laju perpindahan secara simultan yang terjadi pada jalur distribusi.b. Kondisi steam trap yang bocor (leaking)Penurunan temperatur secara signifikan terjadi karena perubaham fase.Perlu pengecekan dan perbaikan berkala sehingga setiap kerusakan yang terjadi dapat diketahui secara dini.  Kata Kunci: kehilangan uap (steam loss), penurunan temperatur, dan jaringan distribusi.
PENGARUH VARIASI JARAK SUMBU KATUP LIMBAH DENGAN SUMBU TABUNG UDARA TERHADAP EFISIENSI POMPA HIDRAM Asep Supriyanto; Dwi Irawan
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 6, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.115 KB) | DOI: 10.24127/trb.v6i2.615

Abstract

Usaha pemenuhan kebutuhan air dalam kehidupan sehari – hari dapat dilakukan dengan memanfaatkan kondisi alam ataupun dengan memanfaatkan peralatan mekanis hasil karya manusia. Pompa hidram merupakan salah satu jenis pompa yang digunakan untuk menaikkan air dari tempat rendah ke tempat yang lebih tinggi secara automatik dengan energi yang berasal dari air itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jarak sumbu katup limbah dengan sumbu tabung udara terhadap debit air keluaran (output) dan efisiensi yang dihasilkan. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan pengujian dengan variasi jarak sumbu katup limbah dengan sumbu tabung udara sepanjang 0,25 m, 0,35 m, dan 0,45 m dan menggunakan katup limbah berdiam 4 inchi. Proses pengujian dilakukan pada masing–masing jarak dengan beban katup limbah 1,5 kg, tinggi terjunan air masuk (H1) 1,7 m, diam pipa air masuk (input) 6 inchi dengan debit input (Qin) 0,084 m3/detik dan tinggi angkat air (H2) 5 m dengan panjang pipa penghantar (PP) 50 m. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan pada variasi jarak 0,25 m mendapatkan debit output 0,0041 m3/detik dengan efisiensi 14%, pada jarak 0,35 m mendapatkan debit output 0,0026 m3/detik dengan efisiensi 9% dan pada pada jarak 0,45 m mendapatkan debit output 0,0023 m3/detik dengan efisiensi 7%.Kata kunci:  Pompa Hidram, Jarak Sumbu, Efisiensi, Beban Katup.
APLIKASI STANDAR AWS UNTUK MENENTUKAN ACCEPTANCE CRITERIA PADA PENGELASAN SMAW MENGGUNAKAN NONDESTRUCTIVE TEST-ULTRASONIC TEST Endramawan, Tito; Sifa, Agus
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 6, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (905.268 KB) | DOI: 10.24127/trb.v6i2.544

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menentukan spesimen uji tersebut bisa diterima berdasarkan aceptance criteria AWS. Penelitian ini menggunakan material mild steel dengan nilai kekerasan 135 HVN dengan ukuran 30 cm x 20 cm x 1,2 cm yang disambungkan dengan proses pengelasan SMAW posisi 3G butt joint dengan elektroda rooting LB 52U diameter 2,6 mm menggunakan arus 70 Amper dan tegangan 380 volt, sedangkan untuk filler menggunakan elektroda LB 5218 diameter 3,2 mm dengan arus 80 Amper dan tegangan 380 volt.Metode untuk menginspeksi hasil lasan menggunakan Non Destructive Test Ultrasonic Testing (NDT-UT) dengan blok standar V1 dan V2 sebagai reference block untuk proses kalibrasi. Probe yang digunakan berupa probe sudut 700 dengan frekuensi 4 MHz merk karl deutch sesuai dengan tabel 6.7 yang hasil pengelasannya merujuk tabel 6.2 tentang UT Acceptance-Rejection Criteria pada AWS D1.1/D1.1M:2010 menurut class indication. Hasil pengujian menunjukkan bahwa base material dari baja karbon rendah dengan kandungan 0,193%C dan 98,713%Fe dengan nilai kekerasan rata-rata 135,2 VHN. Hasil pengujian pada ketiga spesimen diatas menunjukkan bahwa class untuk dincontinuity di kategorikan pada class D berdasarkan nilai dari frekuensi gelombang (d) yang lebih dari +8 dB sehingga discontinuity yang ada harus di accepted tanpa melihat panjang atau lokasi-nya pada lasan. Apabila ada indikasi defect yang rejected maka tindak lanjutnya adalah dengan melakukan perbaikan dengan cara gouging atau digerinda pada bagian yang mengindikasikan adanya cacat tersebut dan kemudian dilas ulang.
PERANCANGAN ULANG ALAT PENGERING BIJI KAKAO TIPE ROTARI SEDERHANA PADA USAHA MANDIRI DI DESA WIYONO KABUPATEN PESAWARAN Ahmad Yudi Eka Risano; Novri Tanti; Maulana Efendi
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 6, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.607 KB) | DOI: 10.24127/trb.v6i2.602

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada alat pengering biji kakao untuk proses pengeringan biji kakao milik Usaha Mandiri di Desa Wiyono, Kabupaten Pesawaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang alat pengering biji kakao tipe rotari sederhana agar proses pengeringan lebih efektif dan didapat kualitas hasil pengeringan biji kakao lebih baik. Perhitungan yang dilakukan meliputi dimensi alat pengering, termal yang terjadi pada alat pengering, dan kebutuhan bahan bakar pada alat pengering biji kakao tipe rotari sederhana, serta dilakukan simulasi pada model alat pengering biji kakao tipe rotari sederhana yang telah dirancang menggunakan Software Autodesk CFD untuk mengetahui sebaran suhu pada model alat pengering yang telah dirancang. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan alat pengering biji kakao tipe rotari sederhana ini memiliki dimensi ruang pengering dengan diameter 90 cm, panjang 108 cm, dan tebal 1,2 mm. sebaran suhu pada ruang pengering sebesar 65,06oC , kalor yang dibutuhkan untuk proses pengeringan biji kakao sebesar 1028906,047 KJ, waktu yang dibutuhkan untuk proses pengeringan ± 8 jam 14 menit dan bahan bakar yang dibutuhkan untuk proses pengeringan sebanyak 302,62 kg atau 0,30260 kubik serta sebaran suhu rata-rata hasil simulasi menggunkan Software Autodesk CFD sebesar 63,5116oC. Kata Kunci: kakao, pengeringan, Autodesk CFD, suhu
ANALISIS PERFORMA SISTEM PENDINGIN RAMAH LINGKUNGAN UNTUK KABIN MOBIL CITY CAR MENGGUNAKAN MODUL TERMO ELECTRIC COOLER TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR Mirza Yusuf; Andika Wisnujati
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 6, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.05 KB) | DOI: 10.24127/trb.v6i2.580

Abstract

Ramah lingkungan menjadi isu yang gencar dalam penelitian. Cloro Fluoro Carbon (CFC) yang digunakan dalam AC konvensional akan menguap ke udara bebas  berdampak kerusakan lapisan ozon. Ditinjau secara micro dalam penggunaan sitem pendingin dapat diterapkan pada pendingin kabin mobil. System pendingin mobil konfensional menimbulkan 2 kerugian yaitu lebih boros bahan bakar karena couple pulley compressor AC membebani putaran mesin dan penggunaan CFC yang tidak ramah lingkungan.   System pendingin ramah lingkunagan dan mampu menghemat bahan bakar mesin tersebut dapat kita temukan pada modul thermoelectric.  terobosan baru sistem pendingin tersebut menggunakan modul pendingin Thermo Electric Cooler (TEC) yang memanfaatkan sisi dingin pada Thermo Electric Cooler (TEC) dengan memanfaatkan seaback effect .  Thermo Electric Cooler (TEC) ketika dialiri tegangan DC (arus searah) pada kedua jalur kabel penghubungnya maka salah satu sisi akan menjadi panas, sementara sisi satunya akan menjadi dingin. Salahsatu cara yang dapat ditempuh untuk memaksimalkan proses pendinginan, maka sisi panas Thermo Electric Cooler (TEC) harus diturunkan temperaturenya serendah mungkin mungkin dengan menggunakan alat penukar kalor heat sink serta dibantu kipas(fan). semakin lama proses pendinginan, maka semakin optimal suhu ruangan yang didinginkan. Dari data Hasil pengujian dapat diketahui perangkat pendingin tersebut mampu bekerja dengan rate penurunan temperature memadai. Selanjutnya dapat dapat diaplikasikan sebagai alat pendingin ruangan yang efektif, efisien dan ramah lingkungan.  Kata kunci:  Kabin mobil, Air Conditioner (AC) konvensional, Cloro Fluoro Carbon (CFC), Thermo Electric Cooler (TEC), komponen sistem pendingin.
STUDY KEGAGALAN AKIBAT KOROSI PADA PIPA ECONOMIZER Acep Wagiman; Gugun Gundara
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 6, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.356 KB) | DOI: 10.24127/trb.v6i2.625

Abstract

Failure analysis to the economizer tube of boiler with operation pressure ± 190 bar, in holding time 6 hour have been investigated. The economizer tube is carbon steel, ASTM A210 Grade C, outside diameter ± 51 mm and thickness ± 6 mm. The investigation cause of failure from the economizer tube included : chemical composition and metallography analysis, visual examination at outer and inner fire side, measuring thickness and densities of the scale at inner fire side and wall side, chemical composition analysis of the at surface crust the economizer tube. From the results of visual investigation to both outer and inner fire side of the economizer tube shown that at fire side occur decrease thickness of the wall tube, with minimum thickness are 1.37 mm and 2,50 mm, respectively. Those caused by erosion corrosion result from effect the fly ash. Beside that, at inner fire side of the economizer tube occur light pitting corrosion result by oxygen corrosion.Keywords : Economizer tube, boiler, fire side, fly ash, erosion corrosion, pitting corrosion, scale, oxygen

Page 1 of 2 | Total Record : 15