cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
turbo@ojs.ummetro.ac.id
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116 Kota Metro
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
ISSN : 23016663     EISSN : 2477250X     DOI : https://doi.org/10.24127
Core Subject : Engineering,
TURBO ISSN (print version) 2301-6663 & ISSN (online version) 2477-250X is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from the disciplines of mechanical engineering, which includes the field of study (peer) material, production and manufacturing, construction and energy conversion. Articles published in the journal Mechanical include results of original scientific research (original), and a scientific review article (review). Mechanical journal published by the Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, University Muhammadiyah of Metro for publishing two periods a year, in June and December with the number of articles 14-20 per year . Editors receive manuscripts in mechanical engineering from various academics, researchers and industry practitioners.
Articles 509 Documents
Manufacturing of Organic Waste Shredding Machine Andriani, Devi; Suhendra, Diky Rahmat; Sutriyatna, Sutriyatna; Yani, Rina Dwi; Pratomo, Tri; Sa'adah, Nurul
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14, No 1 (2025): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i1.4107

Abstract

Organic waste shredders are designed to speed up waste processing by chopping organic matter into smaller sizes, which in turn makes decomposition processes easier, such as composting or biogas production. The effective design of the shredding mechanism is essential for improving machine efficiency and ensuring optimal engine durability. Some factors that need to be considered in the design of an organic waste shredder include the type and characteristics of organic matter, the shredding mechanism used (such as knives, rollers, or hammer mills), motor power and rotation speed, feeding system, and the resistance of the machine's materials to wear. In addition, aspects of safety, user comfort, and noise and vibration reduction are also important elements in machine design. Choosing the right design based on these factors will allow the machine to operate efficiently, produce consistent shredding results, and accelerate the organic waste processing process, ultimately contributing to better and sustainable waste management. Keywords: Chopping Machine, Organic Waste, Enumerating Mechanism, Decomposition, Machine Design
Analisis Efisiensi dengan Pengurangan Downtime dalam Proses Produksi Gravity Casting pamungkas, satriyo Murti; Putra, Mohammad Alexin
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14, No 1 (2025): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i1.3997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan desain cetakan (mold) dalam proses gravity casting guna meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas hasil casting. Proses casting awal menghadapi beberapa masalah, termasuk distribusi suhu cetakan yang tidak merata, tingginya tingkat kecacatan produk (Casting NG Ratio), dan waktu siklus produksi yang kurang efisien akibat lamanya proses bakar mold. Untuk menganalisis isu-isu ini, dilakukan simulasi menggunakan perangkat Computer Aided Engineering (CAE), khususnya Computational Fluid Dynamics (CFD), untuk memodelkan distribusi suhu, pola aliran logam cair, dan transfer panas pada desain cetakan yang digunakan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa desain awal cetakan memiliki kelemahan signifikan, terutama dalam distribusi suhu yang tidak merata, yang menyebabkan cacat seperti porositas, retak, dan penyusutan tidak seragam. Faktor-faktor yang memengaruhi permasalahan ini meliputi desain geometris cetakan, material cetakan, suhu tuang, dan laju pendinginan. Berdasarkan temuan ini, penelitian melanjutkan dengan pengembangan desain cetakan yang lebih baik, termasuk perbaikan geometri cetakan untuk mendukung aliran logam cair yang lebih merata, pemilihan material cetakan dengan sifat termal yang lebih baik, serta penambahan fitur pendukung seperti saluran pendingin dan pengatur aliran logam cair. Desain yang dioptimalkan kemudian diuji melalui simulasi lanjutan, yang menunjukkan peningkatan pencapaian produksi dari 57,28% menjadi 97,54%. Selain itu, waktu henti proses bakar mold berkurang dari 1350 menit menjadi 180 menit, mencerminkan peningkatan efisiensi yang signifikan. Tingkat kecacatan produk juga menurun dari 40,94% menjadi 21,15%. Dengan demikian, penelitian ini membuktikan bahwa optimasi desain cetakan melalui simulasi dan eksperimen dapat menghasilkan cetakan yang lebih efektif dan efisien. Hasil tersebut memberikan solusi terhadap masalah dalam proses casting sebelumnya dan berkontribusi pada peningkatan produktivitas serta kualitas hasil produksi pada skala industri, dengan rekomendasi untuk implementasi desain cetakan yang telah dioptimalkan dalam proses manufaktur yang lebih luas.
Kajian Optimasi Material Pengganti Berbahan Baja Karbon AISI 1018 Pada Perbaikan Planetary Gear Mesin Mixer UMKM An-Nur Aswar, Aswar; Naim, Muhammad; Harjuma, Harjuma; Parekke, Simon
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14, No 1 (2025): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i1.4083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah kerusakan yang terjadi pada komponen roda gigi mesin pengaduk (mixer) milik UMKM An-Nur di Kecamatan Towuti melalui pendekatan teknologi. Hasil investigasi awal menunjukkan bahwa material asli dari besi tuang memiliki keterbatasan kekuatan dan distribusi kekerasan yang tidak merata, menginisiasi kerusakan dini dan retakan pada profil gigi. Untuk mengatasi masalah tersebut, baja karbon rendah (AISI 1018) dipilih sebagai material pengganti karena aspek teknis, ketersediaan, efisiensi biaya, dan kemudahan dalam proses permesinan. Roda gigi berbahan baja karbon dimanufaktur meliputi proses pemotongan, pembubutan, pembentukan profil gigi, dan perlakuan panas, diikuti dengan pemasangan roda gigi ke dalam gearbox. Hasil pengujian kekerasan menujukkan peningkatan kekerasan sebsedar 37,9 HRC pada roda gigi pengganti berbahan baja karbon (AISI 1018) yang dikeraskan diperoleh kekuatan meningkat signifikan dari roda gigi mula dengan kekerasan 19,3 HRC yang berbahan besi tuang. Hasil rakitan diuji fungsi menunjukkan kinerja yang yang baik pada variasi putaran. Penelitian ini memberikan solusi untuk meningkatkan performa mixer dan memperpanjang umur pakai komponen planetary gear pada mesin, menawarkan model perbaikan bagi industri kecil lainnya dengan tantangan yang serupa.
PEMODELAN DAN SIMULASI PROSES PEMBUATAN MOLD KOMPLEKS DENGAN MENGGUNAKAN MESIN CNC MILLING Amir, Amir; Hakim, Afif; Roban, Roban; Aprianto, Muchammad Chusnan; Lutfi, Purnama Imam; Fauzan, Randy Ahmad; Septiana, Muhammad Rahmantio; Maulana, Riyan
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14, No 1 (2025): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i1.3871

Abstract

Makalah Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan dan mensimulasikan proses pembuatan mold kompleks menggunakan mesin CNC milling, dengan fokus pada peningkatan presisi dan efisiensi produksi. Perencanaan pembuatan mold meliputi desain produk, pemilihan material, metode pembuatan, estimasi biaya dan waktu, serta pemilihan vendor. Penelitian eksperimental dilakukan dengan memanipulasi parameter pemotongan seperti kecepatan potong, kedalaman pemotongan, dan laju pemakanan, serta strategi pemesinan seperti urutan pemotongan dan arah pemotongan. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan pengukuran dimensi produk menggunakan alat inspeksi seperti kaliper digital dan height gauge digital. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar dimensi produk mold memenuhi toleransi yang ditetapkan, kecuali satu dimensi yang menunjukkan penyimpangan. Analisis lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab penyimpangan dan mengoptimalkan parameter serta strategi pemesinan untuk meningkatkan presisi dan efisiensi produksi mold kompleks menggunakan mesin CNC milling.
ANALYSIS OF THE EFFECT OF TEMPERATURE AND HEATING TIME ON ASTM A572 STEEL AS A MATERIAL FOR MAKING INCINERATOR COMBUSTION CHAMBER ON THE RATE OF CORROSION Nugroho, Eko; Rajabiyah, Nurlaila; Dharma, Untung Surya; Surono, Bambang; Kristian, Latif
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14, No 1 (2025): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i1.4297

Abstract

Corrosion is the degradation of metal quality caused by a reaction between the environment and the material. Generally, corrosion problems are caused by water. However, there are several factors other than water that influence the corrosion rate, such as temperature. An increase in temperature in a corrosive system will increase the rate of corrosion. This is caused by an increase in the active energy of the particles involved in the corrosion reaction. The aim of this research was to determine the effect of temperature and firing time on the corrosion rate of ASTM A 572 steel material. The research method used was experimental, using ASTM A 572 steel plates measuring 5 cm wide and 7 cm long with a thickness of 5 mm with the heating process used being 3 hours, 5 hours and 7 hours at temperatures of 600oC, 650oC and 700oC. The results of the research on the effect of temperature and firing time on the corrosion rate of ASTM A 572 steel material showed that the lowest average corrosion value was 0,3947 mm/year with a testing time of 3 hours at a temperature of 600oC. Then the highest average corrosion value was obtained, namely 8,0937 mm/year with a testing time of 7 hours at a temperature of 700oC
Pengembangan dan Uji Kinerja Pengering Tipe Rotari untuk Pengeringan Bahan Baku Bubur Pedas Instan suhendra, suhendra; Nopriandy, Feby; Junardi, Junardi
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14, No 1 (2025): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i1.3793

Abstract

Permasalahan dalam pengolahan makanan tradisional bubur pedas instan adalah tahap pengeringan bahan baku. Bubur pedas instan dengan bahan baku berbagai daun-daun membutuhkan proses pengeringan yang efisien untuk menjaga aroma, warna, dan kandungan gizi daun. Berdasarkan permasalah tersebut, dilakukan pengembangan pengering tipe rotari yang sesuai untuk pengeringan bahan baku bubur pedas instan. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah melakukan pengembangan pengering tipe rotari serta melakukan uji performansi pengering tersebut dalam proses pengeringan bahan baku bubur pedas instan. Pengembangan pengering ini dilakukan dengan menambahkan 1 buah drum bagian dalam yang ditutup wiremesh untuk mencegah kontak langsung antara drum pemanas dan bahan baku. Data yang dianalisis dalam penelitian ini mencakup laju pengeringan dan penurunan kadar air. Data tersebut diukur setiap 20 menit dengan waktu proses pengeringan 120 menit. Massa setiap bahan baku yang diuji adalah 200 gram. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengering tipe rotari hasil pengembangan berhasil meningkatkan efisiensi pengeringan. Proses pengeringan selama 120 menit mampu mengurangi kadar air daun pakis 78,69%, daun singkil 61,01% dan daun katuk 54,92%. Kualitas pengeringan menunjukkan hasil yang lebih baik secara visual, dimana  bahan yang dikeringkan lebih hijau.
MONITORING PADA UNIT GRADER 825A-2 DENGAN ALAT DATA LOGGER BERBASIS INTERNET OF THINGS PT KALIMANTAN PRIMA PERSADA JOBSITE INDE Pratama, Argiansyah Bayu; Monasari, Ratna; Khambali, Khambali; Pratama, Rizki Priya
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14, No 1 (2025): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i1.4145

Abstract

The GD825A-2 Grader Unit at PT Kalimantan Prima Persada Jobsite Indehas an average Physical Availability (PA) value of 89%, below the target of 92%, due to the high unscheduled breakdown. Manual monitoring of sensor parameters is one of the causes of delays in damage detection. This study designs and implements an Internet of Things (IoT)-based monitoring tool with a data logger to read sensor data in real-time. The methods used include testing sensor accuracy against manual measuring instruments, descriptive statistical analysis, errors, and process capability tests. The results show a temperature sensor error rate of 2%, oil pressure 5%, and engine rotation 0.11%. All sensors are also proven to be stable, within statistical control limits, and have decent process capabilities. This system allows for accurate, fast, and remote monitoring of unit conditions, thereby reducing the risk of breakdown, and optimizing maintenance costs for the GD825A-2 unit.
Welding Joint Analysis On Three Wheel Transport Ambulance Frame Wilujeng, Auliana Diah; Fatah, Misbakhul; Abdi, Ferly Isnomo; Sufi, Achmad Hikam Ulul
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14, No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.3991

Abstract

Three-wheels ambulance transport is crucial for the mandangin island community, sampang subdistrict, sampang regency. The construction of a three-wheel ambulance utilizes the frame of a typical three-wheeled vehicle. However, according to technical guidelines for ambulance vehicles, the required length exceeds that of the standard three-wheel vehicle. Therefore, the frame of the three-wheel vehicle is extended using additional materials to increase the vehicle's length. The frame extension method employed is welding. Two welding path variations are used: straight and zig-zag. Testing was conducted using SolidWorks simulation and validated through bending tests. The simulation results indicated a stress value of 248 MPa for both variations. Meanwhile, the validation tests produced stress values of 66.99 MPa for the straight weld path and 69.42 MPa for the zig-zag weld path. This demonstrates a significant difference in stress between the simulation and validation results, attributed to residual stresses and distortion changes after welding. Additionally, the variation in welding paths (which may affect weld length) did not yield significant differences in outcomes
The Effect of Composition and Sintering Temperature on the Characteristics of xCu-yNi-5 wt.%W Alloy as a Candidate Electrode Material Siregar, Dwiki Rifhardi; Azmi, Muhammad Farhan; suprianto, suprianto; Akhsal, Muhammad
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14, No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.4124

Abstract

Paduan berbasis Cu banyak digunakan sebagai komponen kelistrikan seperti elektroda. Terdapat beberapa komponen yang dioperasikan pada lingkungan temperatur tinggi, kondisi ini menyebabkan terjadinya penurunan kekuatan paduan logam yang pada akhirnya menyebabkan kegagalan pada komponen tersebut. Permasalahan ini dapat diminimalisir melalui usaha peningkatan kekuatan tanpa mengabaikan penurunan konduktivitas listrik paduan berbaasis Cu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio komposisi Cu/Ni dan temperatur sintering terhadap sifat mekanis dan konduktivitas listrik paduan Cu-Ni-5 wt.%W. Sintesis model paduan Cu-Ni-W dilakukan menggunakan teknik metalurgi serbuk menggunakan serbuk dengan kemurnian tinggi. Proses pencampuran serbuk menggunakan horizontal milling, dilanjutkan kompaksi pada temperatur ruang untuk mendapatkan green material diikuti proses sintering pada temperatur 770-870oC. Bulk material yang diperoleh dari proses sintering dilakukan karakterisasi dengan berbagai cara diantaranya pengujian kekerasan Vickers, tekan, konduktivitas listrik, dan observasi mikrostruktur. Hasil penelitian diperoleh  peningkatan rasio Cu/Ni dan temperatur sintering cenderung meningkatkan sifat mekanis, namun penambahan Ni hingga 30 wt.% menyebabkan penurunan konduktivitas listrik.
Analysis of Energy Transportation and Distribution in Indonesia Simanjuntak, Suganda P; Sinambela, Rismen; Lisapaly, Leonard
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14, No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.3873

Abstract

Energy transportation and distribution are crucial components in the national energy system, serving as the main link between energy sources and consumers. The efficiency of both systems is crucial to maintain the stability of energy supply and minimize energy loss during the distribution process. This study aims to explore the importance of energy transportation and distribution in the context of national energy security and the geographical and energy infrastructure challenges in Indonesia. Using a literature study method, this study collects and analyzes literature from various academic sources and relevant reports. The results show that an efficient energy transportation and distribution system plays a major role in reducing the energy gap between regions, expanding energy access to remote areas, and supporting sustainable economic development. In addition, Indonesia's geographical challenges as an archipelagic country, such as the distance between islands and population inequality, widen the energy infrastructure gap between the western and eastern regions. Investment in energy infrastructure development, especially in disadvantaged areas, and the integration of renewable energy are important steps in strengthening national energy security. This study concludes that in order to achieve better and more equitable energy security, inclusive and sustainable energy infrastructure development policies and strategies are needed.