cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
turbo@ojs.ummetro.ac.id
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116 Kota Metro
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
ISSN : 23016663     EISSN : 2477250X     DOI : https://doi.org/10.24127
Core Subject : Engineering,
TURBO ISSN (print version) 2301-6663 & ISSN (online version) 2477-250X is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from the disciplines of mechanical engineering, which includes the field of study (peer) material, production and manufacturing, construction and energy conversion. Articles published in the journal Mechanical include results of original scientific research (original), and a scientific review article (review). Mechanical journal published by the Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, University Muhammadiyah of Metro for publishing two periods a year, in June and December with the number of articles 14-20 per year . Editors receive manuscripts in mechanical engineering from various academics, researchers and industry practitioners.
Articles 756 Documents
RANCANG BANGUN MEKANIK ROBOT PHYSIO TERAPY UNTUK PENDERITA KELUMPUHAN PADA LENGAN Ahmad Yani; Joni Kasmara
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v1i2.648

Abstract

Abstrak : Robot physio terapy kamislot adalah merupakan alat bantu dalam kedokteran yang difungsikan untuk membantu memulihkan kembali - organ tubuh penderita kelumpuhan yang diakibatkan kecelakaan atau penyakit strook yang mengakibatkan terjadinya disfungsi motorik pada otak sehingga anggota badan seperti tangan dan kaki tidak dapat digerakan lagi. Terapy fisik (physio terapy) pada pasien biasanya dilakukan secara manual, dengan cara memijit atau menggerak-gerakkan sendi, oleh karena itu dibutuhkan tenaga ahli yang selalu mendapingi pasien pada saat terapy. Sehingga membutuhkan banyak tenaga, waktu, dan biaya untuk perawatan.Jumlah pasien yang kecelakaan atau terkena penyakit strook sangat banyak sehingga dibutuhkan tenaga perawat yang super extra untuk menanggani pasien, untuk mengatasi kendala tersebut maka kita merancang alat bantu physio terapy untuk membantu paramedis dalam menangani terapy pada pasien.Kata Kunci : Physio terapy, Lengan tangan.
PEMANFAATAN UMBI GANYONG SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF BIOETANOL Kemas Ridhuan; Ahmad Sukamto
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v1i2.649

Abstract

Abstrak : Pengembangan energi merupakan hal yang mendesak untuk zaman sekarang ini viralslot. Salah satu sumber energi alternatif yang potensial yaitu umbi ganyong yang dapat diolah sebagai bahan bakar bioetanol. Bioetanol merupakan bahan bakar pengganti bensin yang dapat diolah dari bahan tumbuh – tumbuhan. Umbi ganyong cukup baik karena kandungan patinya cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengolahan umbi ganyong menjadi bioetanol pada proses penyulingan dengan kapasitas bioetanol yang dihasilkan dari umbi ganyong yang yang digunakan.Proses pengolahan umbi gayong dilakukan mulai dari pencucian, lalu umbi gayong digiling atau di parut menjadi bubur tepung, kemudian diperas dan menghasilka pati. Selanjutnya pati ditambah air lalu direbus (proses liquifikasi) kemudian dilanjutkan proses sakarifikasi. Setelah itu dikasih ragi untuk proses fermentasi. Lalu proses akhir pada penyulingan dengan destilasi untuk mendapatkan minyak bioetanol viralslot.Dari umbi ganyong sebanyak 45 kg menghasilkan pati 8,3 kg, pati tersebut ditambah air sebanyak 27 liter, sehingga menjadi 35,3 liter. Selanjutnya pati direbus untuk proses liquifikasi selama 30 menit dengan suhu 105 °C dan dilanjutkan proses sakarifikasi selama 75 menit dengan suhu 95 °C. Setelah selesai turunkan suhu hingga 40 °C dan ditambahkan ragi untuk difermentasi selama 7 hari. Proses penyulingan (distilasi) dengan suhu 78 °C. Hasil dari penyulingan mendapatkan bioetanol sebanyak 3,15 liter.Kata Kunci : Ganyong, energi, bioetanol
PRODUKSI BIOGAS DARI LIMBAH RUMAH TANGGA SEBAGAI UPAYA MENGATASI KRISIS ENERGI DAN PENCEMARAN LINGKUNGAN Marsudi Marsudi
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v1i2.650

Abstract

Abstrak: Limbah rumah tangga merupakan komponen bolawins yang cukup berbahaya jika dibuang begitu saja karena akan menimbulkan bau busuk, penyakit dan mencemari air terutama air tanah yang banyak dipakai sebagai air minum. Untuk itu perlu diolah sebagai energi alternative biogas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana produksi dan karaktristik proses fermentasi limbah, berapa banyak biogas yang dapat dihasilkan, berapa lama waktu permentasi. Metode penelitiannya yaitu pembuatan alat reaktor dan pengujian dengan memasukkan limbah rumah tangga yang dicampur kotoran ternak dan air ke dalam reaktor lalu mencatat hasilnya kemudian menguji biogasnya. Reaktor biogas dengan volume 120 liter terdiri dari tampungan utama limbah dan tampungan biogas. saluran masuk dan saluran keluar limbah, juga saluran keluar biogas. Proses fermentasi berlangsung pada kondisi tanpa oksigen. Prinsip Kerja Reaktor Biogas yaitu limbah cair tahu dimasukkan ke dalam reaktor yang kedap udara, memanfaatkan proses pencernaan yang dilakukan oleh bakteri methanogen yang produknya berupa gas methana (CH4). Proses fermentasi berlangsung selama 50 hari dengan hasil-hasil sebagai berikut dari 100 liter limbah rumah tangga, kotoran ternak dan air yang diproses fermentasi maka didapat biogas sejumlah 0,55432 m3 atau 554,32 liter biogas. Dengan tekanan tertinggi 106,5 kN/m2. Temperatur yang terjadi di dalam reaktor 29 - 31sesuai dengan batas aman yang diisaratkan untuk permentasi yaitu 25 - 40Kata kunci : Limbah, Biogas, Energi
KARAKTERISTIK PEMBAKARAN BRIKET ARANG BERBAHAN BAKU SAMPAH KOTA DENGAN ANALISA TERMOGRAVIMETRY Yudi Setiawan
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v1i2.651

Abstract

Abstrak :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kamislot pengaruh campuran bahan terhadap char yang dihasilkan, energi aktivasi dan karakteristik pembakarannya (ITVM, ITFC, PT dan BT). Proses pirolisis menggunakan 6 sampel uji yaitu benda uji 1 (100% bambu), benda uji 2 (100% daun pisang), benda uji 3 (100% plastik kemasan), benda uji 4 (50% bambu-50% daun pisang), benda uji 5 ( 50% bambu-50% plastik kemasan) dan benda uji 6 (50% daun pisang-50% plastik kemasan) dengan massa 20 gram. Sampel dipirolisis dengan temperatur akhir 400 oC dengan heating rate 10oC/menit. Temperatur dipertahankan selama 30 menit setelah temperatur sampel mencapai temperatur akhir yang diinginkan. Setelah char hasil pirolisis diperoleh kemudian dilakukan pembriketan sebelum pembakaran. Bahan briket memiliki massa 3 gram, yang terdiri dari 2,4 gram arang (80%) dan 0,6 gram binder (2,86% kanji dan 17,14 % air).Untuk bahan tunggal benda uji 2 ( daun pisang) menghasilkan massa akhir pirolisis tertinggi yaitu 32,8% dengan nilai kalor 3.982 kal/gram.Variasi campuran bahan berpengaruh terhadap massa char yang dihasilkan. Campuran bahan uji 4 (bambu-daun pisang) menghasilkan massa akhir pirolisis tertinggi yaitu 30,3% dengan nilai kalor 5.547 kal/ gram. Nilai kalor tertinggi dihasilkan pada campuran benda uji 6 (daun pisang–plastik kemasan) yaitu 8.360 kal/ gram yang kemungkinan disebabkan oleh uap tar yang terkandung dalam volatile matter akan menjadi reaktif. Uap tar dapat mengalami reaksi sekunder berupa cracking menjadi gas-gas hidrokarbon yang terperangkap di dalam pori-pori partikel arang atau mengalami repolimerisasi menjadi arang. Untuk bahan campuran, benda uji 4 (bambu-daun pisang) memiliki energi aktivasi terendah yaitu 22,923 (kJ/mol).Karakteristik pembakaran pada benda uji 4yaitu ITVM =158oC , ITFC=176 oC, PT =376 oC dan BT =729 oC.Kata kunci : pirolisis, char, thermogravimetry
MESIN PERONTOK TANGKAI LADA BERKAPASITAS PRODUKSI 40 KG PER JAM Sugianto Sugianto; Sukamto Sukamto
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v1i2.652

Abstract

Abstrack: The process bolawins shedding is still less effective until now, especially in Bangka-Belitung. The peppers which has been harvested be collected into the sack, after that it is continued to the process of soaking, washing and drying. In fact, it is less efficient because of the collected peppers are still with their stalks. The pepper thresher machine is a rubber roller construction machine system, which in tied up in the thresher shaft. This machine is operated with an electric motor. It is expected that this machine can help the farmer in case of the pepper collecting and decrease the sacks need. One hectare area of peppers agriculture planting have 2.500 peppers tree and they can produces 200 sack peppers before fall off by the stalk. The soaking process of peppers wich stalk peppers together having a need off many sacks. For two hundreds sack pepper with stalk only use 130 sack on peppers without stalk. So the process increase efficiency of using sack until achievement about 30%. Key words : peppers, sacks, rubber and soaking.
PENGARUH PERUBAHAN LAJU ALIRAN TERHADAP TEKANAN DAN JENIS ALIRAN YANG TERJADI PADA ALAT UJI PRAKTIIKUM MEKANIKA FLUIDA Untung Surya Dharma; Galih Prasetyo
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v1i2.653

Abstract

Telah dibuat hagoslot sebuat alat praktikum Mekanika Fluida di Laboratorium Mekanika Fluida Teknik Mesin Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Metro. Untuk mengetahui kinerja alat uji tersebut maka dilakukan penelitian tentang pengaruh perubahan laju aliran terhadap tekanan dan jenis aliran. Pipa uji yang digunakan adalah pipa pvc, pipa acrylic, dan pipa baja. Fluida yang digunakan adalah air, yang digunakan untuk mensirkulasikan fluida ke dalam pipa uji adalah pompa sentrifugal. Alat uji mekanika fluida ini dibuat dalam skala laboraturium atau alat praktikum, sehingga dapat digunakan untuk kegiatan praktikum. Pengujian dilakukan untuk mendapatkan laju aliran dan perubahan tekanan dengan menggunakan flowmeter dan manometer U. Jeniss aliran juga diketahui dengan pengamatan langsung pada saat pengujian dilakukan dan dari peritungan Bilangan Reynold. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa perubahan tekanan yang terjadi pada bagian pipa lurus (P1), pipa pengecilan (ΔP3), pipa belokan (ΔP4), pipa beda bahan (ΔP5) dan pipa lurus (ΔP6) berbanding lurus dengan semakin bertambahnya laju aliran fluida. Sementara perubahan tekanan pada pipa pembesaran (ΔP2) berbanding terbalik dengan semakin bertambahnya laju aliran fluida. Bilangan Reynold yang didapat sebesar 12690,39 sehingga jenis aliran yang terjadi adalah jenis aliran turbulen. Perubahan tekanan paling besar terjadi pada satu titik bagian pipa lurus yaitu sebesar 2354 N/m2.Kata kunci : Laju aliran, tekanan, jenis aliran.
ANALISA PIPA ALUR SPIRAL PADA ALAT PENYULING BIOETANOL Didi Setiawan; Dwi Irawan
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v1i2.654

Abstract

Penyulinganadalahsuatumetodepemisahanbahankimiaberdasarkanperbedaantitikdidihuapnyasehinggazat yang memilikititikdidih paling rendahakanmenguapterlebihdahulu.Pada penyuling terdapat proses wede168 pertukaran kalor dimana pertukaran kalor ini dapat mempengaruhi hasil bioetanol yang dihasilkan. Pada proses penyulingandalampenelitianinialur yang dibuatadalahalur spiral, penyulingan ini dibuat dalam skala laboraturium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa banyak bioetanol yang dihasilkan dan berapa efisiensi penyulingan bioetanol.Hasil dari penelitian ini mendapatkan bioetanol sebanyak 4,55 liter, banyak kalor yang dibutuhkan untuk perebusan 7158,75 kJ, banyaknyakalor yang harusdidinginkan1146,6kJ, banyaknyakalor yang diserapoleh air 1024,8 kJ, efisiesitermal 89,38 %, efisiensipenyulingan 13,18%, lajupenyulinganbioetanol 0,24 liter/jam.Abstrak : Kata kunci: penyulingan, alurspiral, bioetanol.
UNJUK KERJA CAMPURAN BRIKET ARANG AMPAS TEBU DAN TEMPURUNG KELAPA Budi Setiawan; Iman Syahrizal
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 7 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v7i1.677

Abstract

Kebutuhan dan konsumsi energi terus meningkat hagoslot seiring dengan bertambahnya populasi dimuka bumi ini. Hal ini bertolak belakang dengan cadangan energi utama kita minyak bumi dan gas. Kedua bentuk energi tersebut semakin hari semakin berkurang. Maka bercermin dengan hal tersebutlah perlu dicari sebuah energi alternatif yang paling tidak dapat membantu ketergantungan kita terhadap sumber energi berupa minyak dan gas. Salah satu sumber energi tersebut adalah biomassa yang dibuat dalam bentuk briket arang. Briket arang dapat dibuat dari bermacam-macam bahan baku yang mengandung karbohidrat terutama selulosa, salah satunya adalah ampas tebu. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur unjuk kerja campuran briket arang ampas tebu dengan tempurung kelapa sebagai bahan bakar alternatif dalam bentuk briket arang. Penelitian ini dilakukan dengan 3 perlakuan campuran briket arang ampas tebu dan tempurung kelapa, 3 perlakuan komposisi perekat aci, dan perlakuan pengayakan  3 perlakuan perlakuan tingkat kekasaran. Data yang diamati dalam penelitian ini adalah lama proses pembakaran, temperatur pembakaran, dan unjuk kerja briket arang dalam mendidihkan air sebanyak 1 liter air dengan menggunakan kompor briket. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi perekat, tingkat kekasaran dan komposisi campuran antara arang ampas tebu dan arang tempurung memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap kinerja briket. Kinerja terbaik dari briket didapatkan pada perlakuan komposisi  perekat aci 20%, tingkat kekasaran wire mesh 60, dan komposisi campuran antara arang tempurung kelapa dan ampas tebu adalah sebesar 50%, dengan lama selama 128 menit, temperatur pembakaran sebesar 179oC dan kemampuan mendidih air selama 5 menit.
PENGARUH PENAMBAHAN TURBO CYCLONE AKSIAL TERHADAP ALIRAN DAN PERFORMA MOTOR BAKAR Yusuf Rizal Fauzi
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 7 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v7i1.679

Abstract

Complete combustion is a wede168 process that is expected in a burning, this can be achieved when a mixture of fuel and air evenly and fairly homogeneously distributed in the engine cylinder. This research aims to determine the effect of the flow and performance of the Honda GL PRO motorcycles with a cylinder capacity of 156 cc. This test is done to determine the effect of pre-combustion and post-combustion engine using turbo cyclone and the flow passing through the carburetor. This method uses fluent 6.2 software and statistical tests. With the use of axial turbo cyclone, it can improve the performance of gasoline engine with swirl flow obtaining fuel-air mixture better and get the desired performance. The results obtained from testing Effective Power by using turbo cyclone is 0.7239654 HP average, and 0.4151938 HP average without turbo cyclone. Torque by using turbo cyclone 0.2592512 kg.m average, and 0.1486808 kg.m average without turbo cyclone, the value of Effective Fuel Consumption by using turbo cyclone is 0.325596 kg/HP.hour average and 0.9273914 kg/HP.hour average without turbo cyclone. Efficiency Thermic Effective (ηe) by using turbo cyclone is 14.1434058 % average and 6.229145 % average without turbo cyclone.Keywords: Turbo cyclone, performance, and flow.
Hazard identification and risk analysis in apron movement control services at Mopah Merauke airport Peter Sahupala
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14 No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.3662

Abstract

Airside facilities that directly support aircraft operations include runways, taxiways and aprons. As far as possible, these facilities must be free from all forms of potential dangers and disturbances that could impact aircraft operations. The aim to be achieved is to determine the risk tolerance limit for each potential danger that exists on the Apron Movement Control service side at Mopah Airport by carrying out statistical analysis of each risk that may arise.   Methods: The analytical method used is descriptive statistical analysis. Respondents were targeted at 50 (fifty) respondents specifically aimed at related parties, including: AMC Personnel, Regulators/Local Aviation Authorities, Mopah Airport Management, Commercial Airlines and Related Services at Mopah Airport which are closely related to the research. Results: The maximum score of respondents' responses to potential danger (Hazard) in the entire Apron Movement Control service activity at Mopah Merauke Airport is 125 with the highest potential in cleaning services and markings/signs on the side of the apron with a risk matrix of 1A, meaning there needs to be risk control/mitigation. which requires management decisions and the potential to be accepted after reviewing the implementation of operations.   Conclusion: Mopah Merauke Airport's Apron Movement Control service activities are 125 with the greatest potential in cleaning services and markings/signs on the side of the apron. In this service activity, management decisions are needed in an effort to control the risk/mitigation of the existing potential and this potential can be accepted after reviewing implementation of operations.

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 2 (2026): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin (in Progress) Vol 15 No 1 (2026): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 14, No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 14 No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 14 No 1 (2025): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 14, No 1 (2025): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 13, No 2 (2024): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 13, No 1 (2024): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 12, No 2 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 12 No 1 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 12, No 1 (2023): Jurnal TURBO Vol 11, No 1 (2022): Jurnal TURBO Volume 11 Nomor 1 Juni 2022 Vol 11, No 2 (2022): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 11 No 2 (2022): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 11 No 1 (2022): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 10, No 1 (2021): Jurnal TURBO Juni 2021 Vol 10, No 2 (2021): Jurnal TURBO Vol 10 No 2 (2021): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Turbo Desember 2020 Vol 9, No 1 (2020): Jurnal TURBO Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Turbo Desember 2019 Vol 8, No 1 (2019): Juni 2019 Vol 7, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 7 No 1 (2018): Juni 2018 Vol 7, No 1 (2018): Juni 2018 Vol 6, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 6 No 2 (2017): Desember 2017 Vol 6, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 5, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 5, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 4 No 2 (2015): Desember 2015 Vol 4, No 2 (2015): Desember 2015 Vol 4, No 1 (2015): Juni 2015 Vol 4 No 1 (2015): Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): Juni 2015 Vol 3, No 2 (2014): Desember 2014 Vol 3 No 2 (2014): Desember 2014 Vol 3 No 1 (2014): Juni 2014 Vol 3, No 1 (2014): Juni 2014 Vol 2, No 2 (2013): Desember 2013 Vol 2, No 2 (2013): Desember 2013 Vol 2 No 2 (2013): Desember 2013 Vol 2, No 1 (2013): Juni 2013 Vol 2, No 1 (2013): Juni 2013 Vol 2 No 1 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1, No 1 (2012): Juni 2012 More Issue